Home Blog Page 1742

Ditresnarkoba Polda Jatim Resmikan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Sidoarjo

0

SIDOARJO – Menindak lanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim, melaksanakan Peresmian resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba, di Kantor Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (16/6/2021).

Peresmian ini dihadiri oleh Dirresnarkoba Polda Jatim, Kabid Berantas BNNP Jatim, KasiTer Korem Bhaskara jaya, Kanwil Bea Cukai Jatim, Kalapas Sidoarjo, BPB Linmas Jatim, Kapolsek waru, Danramil Waru, BPD Pepelegi, LPMD Pepelegi, Ketua PKK, Kepala Desa Pepelegi, Karang Taruna, dan Para Kabag, Kasubdit, Penyidik Madya dan Staf Ditresnarkoba.

Dalam peresmian Inovasi Kampung Tangguh Bersih Narkoba ini juga dilakukan tes urine, terhadap barisan pemuda Kampung Tangguh Bersih Narkoba, Polda jatim. Selain itu, di tempat ini juga terdapat ruang konsultasi dan rehabilitasi narkoba, dan perpustakaan mini.

Kombes Pol Hanny Hidayat, Dirnarkoba Polda Jatim menjelaskan, tugas pemberantasan narkoba bukan hanya penindakan, tapi juga pencegahan perlu dilaksanakan, tentunya harus melibatkan stake holder terkait. Karena dengan komunikasi serta kordinasi yang baik, tentunya kolaborasi dalam pemberantasan dan Pencegahan narkoba dapat terlaksana dengan baik.

“Sehingga Jawa Timur bisa zero narkoba, ribuan anak bangsa dapat terselamatkan, pemulihan ekonomi nasional suatu daerah dapat berjalan dengan baik, menuju Indonesia bebas narkoba,” jelas Dirnarkoba Polda Jatim saat bertemu di ruang kerja, pada (17/6/2021).

Lebih lanjut Kombes Pol Hanny Hidayat menambahkan, ditengah pandemi covid-19, kampung tangguh bersih narkoba di tingkat kecamatan/desa, perangkat desa, serta stake holder memiliki peranan penting untuk memberikan penjelasan kepada pemuda dan anak-anak, guna meminalisir dan menurunkan tingkat penyalahgunaan narkoba.

“Secara serentak Kampung Tangguh Bersih Narkoba di wilayah Jawa Timur telah terbentuk, dan ini akan kita lakukan secara berkesinambungan, dengan melibatkan stake holder terkait,” pungkas Kombes Pol Hanny Hidayat. (tim)

Desa Pendem Batu Bentuk Kampung Tangguh “Bersinar”

BATU – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Batu bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, terkait pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba, di Desa Pendem junrejo Batu, pada Rabu (16/6/2021). Komitmen pemberantasan narkoba ini dilakukan dengan melibatkan stakeholder terkait.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso, Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0818 Malang – Batu Kapten CZI Widagdo, Kabid pembinaan lapas kelas 1 Lowokwaru Sigit Darmono, Sub koordinator P2M BNN Kota Batu
Kompol Edi Hari Adi Kartika, Camat Junrejo Dian Saraswati, dan Perwakilan Mahasiswa serta masyarakat Desa Pendem Junrejo.

Kapolres Batu AKBP Catur menyampaikan, kegiatan ini merupakan perintah dari Kapolri, dan Kapolda Jatim juga menyampaikan agar melaksanakan perintah tersebut, dengan membentuk Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar).

“Kami sudah mempersiapkan Kampung Tangguh Bersinar, dengan melibatkan pemerintah kota Batu, BNN Kota Batu, dan lapas Lowokwaru Kota Malang. Kegiatan ini telah dilaksanakan atas perintah Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta,” ucap Kapolres Batu, saat ditemui di Mapolres Batu, pada Kamis (17/6/2021).

Menurut Kapolres, koordinasi persiapan kegiatan ini secara cepat, dan bersama-sama komitmen membentuk Kota Batu bersih dari Narkoba.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun sinergitas, sebagai aparat negara seyogyanya kita memiliki satu visi terutama dalam rangka komitmen bersama untuk melakukan pemberantasan narkoba,” ungkap
AKBP Catur.

AKBP Catur menambahkan, pemberantasan narkoba bukan hanya penindakan, tapi juga pencegahan dengan melibatkan stakeholder terkait.

“Saya yakin dengan komunikasi serta koordinasi yang baik, pemberantasan dan pencegahan narkoba dapat terlaksana dengan baik. Pencanangan Kampung Tanguh Bersih Narkoba ini adalah salah satu bentuk komitmen dalam rangka pencegahan,” tambahnya Kapolres Batu.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Walikota Batu Punjul Santoso,
Ia mengajak agar semua masyarakat ikut memerangi narkoba dimulai dari diri sendiri.

“Harapannya Kota Batu bisa zero narkoba dan juga di Indonesia, ribuan anak bangsa dapat terselamatkan, pemulihan Ekonomi Nasional suatu daerah dapat berjalan dengan baik menuju indonesia bebas narkoba, dan kami berharap Desa Pendem bisa menjadi Influencer pertama, mewakili sebagai Desa yang bersih dari Narkoba,” harapnya Wakil Walikota Batu.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba adalah musuh kita bersama, karena sudah meracuni semua golongan, dari tingkat masyarakat yang paling redah hingga strata tertinggi, tak luput dari jeratan narkoba.

“Untuk itu marilah kita bekerjasama baik dengan masyarakat, BNN, dan dari Kepolisian dalam hal ini Satresnarkoba Polres Batu, dengan penuh Komitmen untuk memberantas Narkoba,” pungkas Punjul Santoso. (tim)

Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram guna memberangus pungli dan premanisme di Pelabuhan seluruh Indonesia.

Telegram ini keluar atas perintah Presiden Jokowi yang meminta Kapolri untuk menuntaskan pungli dan preman yang bikin sopir pelabuhan mengeluh. 

Surat Telegram bernomor ST/1251/VI/HUK.7.1/2021 tanggal 15 Juni 2021 ini ditujukan kepada para Kapolda dikarenakan maraknya aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) di kawasan pelabuhan dan sekitarnya, sehingga menimbulkan keresahan dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lemahnya daya saing nasional serta menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Guna mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional, kamtibmas harus kondusif,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Rabu 16 Juni 2021.

Agus menyampaikan, saat ini program pemulihan ekonomi nasional terus di genjot oleh pemerintah, jangan sampai aksi premanisme dan pungutan liar menjadi penghambat. “Negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi premanisme tersebut”, ucap Agus.

Surat Telegram yang bersifat perintah ini menekankan 5 hal yang harus dijalankan oleh Kapolda.

  1. Melaksanakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) di Kawasan Pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing dengan sasaran aksi premanisme.
  2. Melaksanakan penegakan hukum terhadap segala aksi premanisme di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing.
  3. Meningkatkan upaya pencegahan pungutan liar bersama unit pemberantasan pungli di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.
  4. Penegakan hukum bersama APIP terhadap aksi pungli yang terjadi di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.
  5. Melaporkan hasil kegiatan kepada Kapolri Up Kabareskrim. (tim)

Forkopimda Jatim Gelar Rapat Koordinasi Strategi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sampang

SAMPANG – Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Mayjen Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi di Sampang Rabu (16/6/2021) siang, melaksanakan Rapat Koordinasi Terkait Antisipasi dan Strategi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sampang bertempat di Ruang Rapat Pendopo Kabupaten Sampang.

Selain forkopimda jatim, hadir pula dalam kegiatan tersebut yakni, Sekda Prov. Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat utama Polda Jatim, Ka OPD Prov. Jatim, Bupati Sampang, Dandim 0828 Sampang, Kapolres Sampang, Dirut R.S. Sutomo, Dirut R.S. Saiful Anwar dan Dirut R.S.J. Menur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bahwa semua harus meningkatkan langkah mitigasi melalui vaksinasi seiring dengan kita melaksanakan protokol kesehatan.

“Strain India sudah masuk ke indonesia, penularannya sangat cepat perlu diambil langkah langkah cepat oleh Forkopimda Sampang untuk mengantisipasi atau mencegah masuknya virus varian baru ini ke wilayah Sampang,” kata Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/6/2021) siang.

Sementara itu Pangdam V/Brawijaya menyebutkan, terkait kepatuhan prokes masyarakat sampang harus terus ditingkatkan Untuk itu Forkopimda Sampang harus terus bersinergi agar penyebaran covid bisa ditekan.

“Pelaksanaan Vaksinasi agar terus dilakukan dan pelaksanaannya jangan terpusat tapi bisa dibagi dibeberapa tempat. Laksanakan pengetatan penyekatan dengan penambahan personil di titik batas daerah terutama dengan bangkalan karna berbatasan langsung,” sebut pangdam.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dalam pertemuan itu menyebutkan, perlu sinkronisasi data dan lakukan anev secara rutin sehingga bisa ambil langkah penanganan Covid-19 yang tepat. Laksanakan analisa data untuk menentukan zonasi PPKM mikro guna mencegah menyebarnya penularan Covid-19.

“Terkait pendataan, tolong betul-betul detail, setelah pelaksanaan antigen agar yang reaktif dan non reaktif dipisahkan dan setelah itu tindak lanjutnya dibawa ke tempat karantina sambil menunggu hasil PCR,” sebutnya.

Selain itu Bupati Sampang Slamet Junaidi menyatakan, Forkopimda Sampang serius dalam menangani permasalahan Covid-19 di Kabupaten Sampang. Untuk meningkatkan Kesadaran masyarakat kami melakukan pendekatan ke tokoh-tokoh agama untuk membantu membangun kesadaran masyarakat.

“Kami juga sudah mulai melakukan penyekatan dibeberapa titik perbatasan dengan Bangkalan di Kecamatan Banyu Ates yang berbatasan langsung dengan Bangkalan. Selain itu juga sudah membangun komunikasi dengan Bupati Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep terkait Langkah langkah antisipasi yang harus dilakukan ke depannya,” pungkasnya. (tim)

Forkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan Baik

SAMPANG – Forkopimda Jawa Timur pastikan vaksinasi di kabupaten Sampang berjalan dengan baik, vaksinasi yang dilaksanakan di pendopo dan alun-alun kabupaten Sampang serta di halaman asrama kodim 0828/sampang, pada Rabu (16/6/2021).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Sekdaprov Jatim, Bupati Sampang, pejabat utama Kodam V/Brawijaya dan pejabat utama Polda Jatim serta didampingi forkopimda kabupaten Sampang meninjau secara langsung jalannya vaksinasi kepada Lansia, tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan masyarakat umum di wilayah Sampang

Pelaksanaan vaksinasi kali ini ditargetkan 1. 400 peserta dapat mengikuti vaksinasi, yang dilaksanakan oleh 20 Tim Vaksinator, terdiri dari dari 13 tim Dinkes, 4 tim TNI dan 3 Tim Polri.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bersama Pangdam dan Kapolda jatim melakukan kunjungan ini antara lain adalah ingin memastikan bahwa, proses vaksinasi bisa dijalankan dengan baik.

“Jadi kami tadi malam juga melakukan koordinasi dengan seluruh bupati /walikota dan tim Kapolres serta Kodim se-Jawa Timur, salah satu yang kita harapkan bisa mewujudkan kekebalan komunitas dengan melakukan vaksinasi,” ujar Gubernur Jatim.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur menjelaskan, daerah-daerah yang proses pelaksanaan vaksinasinya harus didorong, saya mohon seluruh elemen strategis di Kabupaten Sampang, bersama masyarakat Sampang, terus melakukan ikhtiar memaksimalkan vaksinasi di Kabupaten Sampang.

“Oleh karena itu, cara untuk bisa melakukan kekebalan berbasis komunitas herd immunity adalah memaksimalkan vaksinasi, dan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat,” papar Khofifah usai memastikan jalannya vaksinasi di asrama Kodim 0828 Sampang.

Gubernur memohon diantara kita semua saling mengingatkan, bahwa menggunakan masker adalah cara untuk bisa menjaga diri kita dan lingkungan kita, supaya aman dari kemungkinan terpapar covid-19.

“Kalau sama-sama kita menggunakan masker yang aman, maka itu cara yang paling aman bagi kita semua, untuk menjaga diri kita dan lingkungan kita,”Jelasnya dihadapan awak media.

“Menjaga untuk tidak berkerumun, menjaga untuk mengurangi mobilitas mencuci tangan, ini salah satu dari cara-cara untuk bisa menjaga supaya diri kita sehat lingkungan kita sehat,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menerangkan, proses untuk bisa menegakkan protokol kesehatan diikuti dengan vaksin, ini 2 pilar yang harus saling kita bangun keberseiringannya.

“Jadi saya menyampaikan terima kasih, saya melihat banyak camat, para kepala desa yang ada di Sampang sudah mengajak warganya dan tokoh-tokoh masyarakat, saya mohon para kiai, para ulama, pengasuh-pengasuh pesantren di Sampang bersama-sama ikut mendukung proses vaksinasi yang dilakukan di kabupaten Sampang,” harapannya Gubernur.

Vaksinasi ini dilakukan di 216 negara di dunia. 216 negara di dunia ini sama, mereka juga melakukan vaksinasi.

“Oleh karena itu, apa yang menjadi ikhtiar kita untuk bisa membangun kehidupan yang sehat. Tolong semua berseiring untuk bisa menyukseskannya,” Pungkasnya Gubernur Jatim, didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. (tim)

Sidang Paripurna II Fraksi Pendukung DPRD Sampaikan Pemandangan Umum

BARITO UTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Barito Utara, menggelar Sidang Paripurna II dalam rangka Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi pendukung DPRD,terhadap Pidato Pengantar Bupati Barito Utara,mengenai Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1. tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD)Barito Utara tahun 2018-2023.Sidang Paripurna tersebut telah dilansungkan pada Gedung DPRD,Rabu(16/6/2021).  

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Barito Utara,Ir.Hj.Mery Rukaini,M.IP didampingi Wakil Ketua I DPRD,Parmana Setiawan,ST ,Wakil Ketua II DPRD,Sastra Jaya serta 18 oraang Dewan dari anggota Komisi I,II dan III.

Dalam sidang Paripurna II  penyampaian Fraksi-fraksi Pendukung Dewan,dihadiri  Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah beserta Wakilnya,Sugianto Panala Putra,SH,Sekretaris Daerah,Ir.H.Jainal Abidin,M.AP, unsur FKPD, 18 Anggota DPRD dan Kepala Perarangat Daerah lingkup Pemda Barito Utara.

Terhadap perubahan RPJMD Barito Utara tahun 2018-2023.Fraksi Demokrat menyampaikan pandangannya,yang merupakan amanat dari Undang-undàng dan didasari peraturan Presiden,Peratuaran Pemerintah dan Permendagri nomor.19 tahun 2019 tentang klasifikasi,kodèfikasi dan Nomenklatur perencanaan dan keuangan daerah.Fraksi Partai Demokrat DPRD Barito Utara,dapat menerima dan siap untuk dibahas bersama.

Selanjutnya ada tiga poin yang diaampaikan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(PPP)diantara tiga poin tersebut,yaitu menyampaikan pandangan dan sorotan terkait isu strategis yang termuat dalam Raperda,tentang perubahan atas Perda nomor.1 tahun 2019 tentang RPJMD Barito Utara tahun 2018-2023.

Bahwa terdapat beberapa program indikator kinerja perangkat daerah yang berubah,yaitu perogram yang semula berjumlah 235 menjadi 133.Indikator sasaran yang semula berjumlah 28 menjadi 24,indikator kinerja utama perangkat daerah semula 178 menjadi 177.Fraksi PPP meminta penjelasan pada rapat pembahasan nanti,sesuai jadwal Badan Musyawarah (Banmus).

Begitu guja dari Fraksi Partai Gerindra,ada empat poin diantaranya menanyakan persoalan dalam perubahan RPJMD,agar menjadi bahan perhatian khusus Pemerintah Barito Utara.

Dimasa Pandemi Covid-19 saat ini,sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi,diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Barito Utara tahun 2019 adalah 5,42 persen dan dimasa Pendemi seperti ini,pertumbuhan èkonomi menurun 2,24 persen.sehingga berdampak pada Pembangunan di Barut.

Bagaimana strategi Pemerintah  Daerah untuk,mendorong pertumbuhan ekonomi yang àda di Barito Utara.Fraksi Partai Gerindra siap membahas dan mengkaji sesuai peraturan Perundang-undangan yang berlaku,pada pembahasan gabungan antara eksekutif dan legislatif sesuai jadwal yang ditentukan. (SS)

Selesai Kegiatan Semua Petugas Wajib Jalani Swab

SURABAYA – Beragam sudut pandang masyarakat, mengenai penyekatan dan pemeriksaan swab antigen yang dilakukan oleh satgas Covid-19, di pos penyekatan Suramadu, baik dari sisi Bangkalan maupun Surabaya. Penyekatan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 atau virus varian baru menyebar di masyarakat.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, pemerintah sedang berjuang untuk keselamatan masyarakat dari bahaya covid-19, yang dapat dengan mudah menyebar luas.

“Semua yang kita lakukan ini hanya untuk keselamatan masyarakat, bukan untuk hal lain. Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan maupun Forkopimda Kota Surabaya, ini semua berjuang agar masyarakat semua terbebas dari covid-19,” tandasnya Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Lanjut Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, terkait video yang beredar di media sosial itu. Kami menjelaskan bahwa semua petugas telah dilakukan swab antigen, baik yang di Bangkalan Maupun Surabaya.

“Petugas yang di pos penyekatan itu semua telah dilakukan Swab antigen, setelah mereka selesai bertugas, sebelum pulang bertemu dengan keluarganya masing-masing wajib dilakukan Swab antigen,” terangnya.

“Mari kita bersama-sama berjuang melawan covid-19 dengan melakukan 3T (Testing , Tracing, Treatment), memastikan diri kita terbebas dari covid-19, dengan melakukan swab antigen secara berkala, dan menerapkan Protokol kesehatan dengan 5M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas,” pungkasnya Kombes Gatot. (tim)

Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15 aplikasi layanan publik berbasis teknologi informasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan polisi seperti semudah memesan makanan Pizza.

Menurut Sigit, hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen ketika dirinya melakukan Fit and Proper Test di Komisi III ketika berstatus calon Kapolri kala itu.

“Saat ini, Polri telah menerapkan 15 aplikasi pelayanan publik dengan online system dan delivery system sehingga pelayanan publik Polri dapat lebih cepat, mudah, serta transparan dengan prosedur yang sederhana agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan Pizza,” kata Sigit dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Adapun ke-15 aplikasi layanan
tersebut, yakni SIM Internasional online, SIM Nasional Presisi (SINAR), Ujian Teori SIM online (EAVIS), E-PPSI (Elektronik Pemeriksaan Psikologi), E-Rikkes (Elektronik Pemeriksaan
Kesehatan), BOS (Binmas Online Sistem).

Lalu, Polri TV Radio, Samsat Digital Nasional (SIGNAL), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, Patrolisiber.id, Dumas Presisi dan Propam Presisi.

Sigit menambahkan, saat ini, Polri juga telah menyediakan nomor tunggal layanan Hotline 110 untuk masyarakat yang kapanpun dan siapapun membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian.

“Sejak hotline nomor layanan Polisi 110 di launching pada 20 Mei 2021, kurang lebih 20 hari, telah menerima 1.455.954 panggilan. Hotline layanan tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana kontrol pimpinan dalam menilai kinerja satuan dibawahnya,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menekankan soal implementasi peningkatan kesejahteraan personel melalui program perumahan dan kesehatan. Saat ini telah terbangun 108.795 perumahan untuk pegawai negeri pada Polri yang melebihi target awal dengan kenaikan persentase personel yang memiliki rumah sebesar 5,36%.

“Program ini akan terus berlanjut
sehingga seluruh anggota Polri
dapat memiliki rumah yang layak,” kata mantan Kapolda Banten ini.

Dari segi kesehatan, Polri saat ini tercatat memiliki 52 Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. 570 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan 11.484 tenaga kesehatan. (tim)

PLN UP-3 Cimahi Gelar Apel Siaga Pastikan Pasokan Listrik Aman.

CIMAHI – Paska Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Bandung Raya Siaga I Darurat Covid-19, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP-3) Cimahi segera melaksanakan apel gelar pasukan siaga guna memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah PT PLN (Persero) UP3 Cimahi aman khususnya di pusat layanan kesehatan dan rumah sakit di wilayah Cimahi.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas PLN mulai dari petugas pelayanan teknik hingga petugas pengamanan dan dilaksanakan sesuai ketentuan protokol kesehatan.
Manager PLN UP-3 Cimahi, Ansats Pram Andreas Simamora mengatakan,” bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan personil dan peralatan siap untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat di Cimahi dan Bandung Barat.” Terangnya, Rabu(16/06/2021).
Dalam kegiatan tersebut ia juga mengingatkan kembali tentang protokol kesehatan saat bekerja di lapangan kepada petugas.
Kemudian Ansats Andreas Simamora Menamabahkan,”Di tengah situasi pandemi, PLN selalu siap melayani pelanggan. Untuk mendapatkan pelayanan PLN, saat ini masyarakat tidak perlu datang ke kantor PLNKarena dapat memanfaatkan aplikasi New PLN Mobile. Dengan aplikasi ini, pelanggan dapat menikmati layanan PLN dalam genggaman.”Pungkasnya. (Achmad Edison)

Forkopimda Menganalisa dan Evaluasi Penerapan PPKM Mikro di Wilayah Jatim

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Mayjen Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (15/6/2021) malam, melakukan koordinasi terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Sekda Provinsi Jatim, Danrem 084/Bhaskara Jaya, PJU Kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kepala OPD Provinsi Jatim, Kapolres Tanjung Perak dan Forkopimda Kabupaten/kota, yang dilakukan secara virtual.

Tujuan dilaksanakan koordinasi terkait dengan PPKM Mikro ini, untuk menganalisa dan mengevaluasi pelaksanaan PPKM Mikro di Provinsi Jatim dan menentukan tindak lanjut khususnya Kabupaten Bangkalan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jati menyampaikan, adanya penurunan BOR Cobid-19 setelah diperlakukannya PPKM Mikro. Namun, perlu juga diwaspadai terhadap kenaikan BOR Covid-19 setiap adanya libur Panjang.

“Kapasitas tempat tidur ICU tersedia masih mencukupi dan kapasitas tempat tidur ICU terpakai mengalami peningkatan. Kapasitas tempat tidur Isolasi tersedia masih mencukupi dan kapasitas tempat tidur Isolasi terpakai mengalami penurunan,” kata Kadinkes Jatim, Herlin Ferliana, Selasa (15/6/2021) malam.

Ditambahkan, bahwa BOR ICU Covid-19 sebesar 48% dan BOR Isolasi Covid-19 sebesar 45%. BOR ICU Covid-19 lebih banyak dibandingkan dengan BOR Isolasi Covid 19, hal tersebut menunjukan pasien dengan kondisi berat/kritis lebih banyak dirawat di RS Rujukan Covid 19.

“Data PPKM Mikro tren harian zonasi hijau dan kuning terjadi penurunan sedangkan untuk zonasi kuning dan merah mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid-19 Jatim menyebutkan, upaya strategis Pemkab Bangkalan dalam rangka penanganan Covid-19. Menyediakan tempat Konversi BPWS Madura sebagai ruang isolasi terpusat di Bangkalan dengan kapasitas 72 orang dan terisi 55 orang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, Kepala daerah agar melaksanakan monitoring update data peningkatan kasus aktif Covid-19 serta ketersediaan BOR di Rumah Sakit masing-masing daerah.

“Sehingga dapat cepat mengambil tindakan upaya antisipasi guna mencegah dan meminimalisir penularan virus Covid-19,” jelasnya.

Lanjut Khofifah, tingkatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan PPKM Mikro. Hal ini dilakukan guna mengurangi kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Covid-19.

“Konsultasikan kepada Satgas Covid-19 Provinsi Jatim kegiatan PPKM Mikro agar kegiatan yang dilaksanakan dapat optimal,” lanjut dia.

Selain itu Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menjelaskan, dedepan penyekatan agar di laksanakan di dua arus perbatasan baik masyarakat Madura yang akan berpergian ke Surabaya, maupun masyarakat Surabaya yang akan berpergian ke Pulau Madura.

“Penyekatan dua arah ini bertujuan agar tidak adanya diskriminasi bagi masyarakat madura bahwa pemerintah provinsi hanya melindungi kota Surabaya sedangkan masyarakat surabaya bebas keluar masuk pulau madura tanpa harus dilaksanakan swab,” ucap dia.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya menyatakan, agar seluruh kepala daerah yang mendapat amanah memimpin daerahnya untuk senantiasa memiliki tanggung jawab dalam rangka mengikuti kegiatan rapat kordinasi yang di laksanakan Pemerintah Provinsi Jatim. Hal ini sebagai wujud mempertajam pelaksanaan PPKM Mikro.

“Tingkatkan Solidaritas Forkopimda Kabupaten/ Kota dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Media sosial  berperan penting dalam memberikan gambaran kepada masyarakat tentang betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” jelas Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Mayjen Suharyanto.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, pelaksanaan kegiatan seperti pembagian masker, penyemprotan Disinfektan, pemasangan spanduk himbauan protokol kesehatan, operasi yustisi serta pemberian sembako adalah upaya yang harus terus di laksanakan dengan berkolaborasi antara TNI, Polri maupun Pemerintah daerah.

“Mempersiapkan tiga titik penyekatan di wilayah zona merah di Kabupaten Bangkalan. Baik secara stationer maupun mobile di perbatasan wilayah guna mengurangi mobilitas masyarakat,” jelas kapolda jatim.

“Operasi yustisi harus terus di tingkatkan sampai masyarakat memiliki kesadaran diri bahwa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19,” pungkasnya. (tim)