Home Blog Page 1755

Kebijakan Penyekatan Mudik Lebaran di Jawa, Bali dan Sumatera Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19

JAKARTA – Kebijakan Polri melakukan penyekatan pemudik saat Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan dalam bagian Operasi Ketupat 2021 dinilai mampu membantu menekan dan mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska menjelaskan, operasi penyekatan tersebut dinilai efektif ikut mencegah ledakan virus corona lantaran pada saat arus mudik dan arus balik, polisi telah melakukan pendekatan tegas namun humanis kepada masyarakat.

“Penyekatan tersebut tentu berkontribusi bagi penurunan potensi angka penyebaran Covid-19,” kata Darul saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Menurut Darul selain melakukan penyekatan, Polri sendiri melakukan pengetasan terhadap seluruh masyarakat dengan Swab Antigen pada saat arus mudik dan balik.

“Karena pada waktu penyekatan juga dilakukan pemeriksaan surat keterangan atau bukti negatif Covid-19,” ujar Darul.

Menurut dia, operasi penyekatan aparat kepolisian memang masih terdapat beberapa catatan untuk proses evaluasi kedepannya. Tetapi, kata Darul, dengan adanya kebijakan tersebut dapat mengurangi pertumbuhan virus corona yang jauh lebih tinggi.

Dengan kata lain, apabila tidak diterapkannya kebijakan penyekatan maka pertumbuhan virus corona dewasa ini akan jauh lebih tinggi.

“Penyekatan belum sepenuhnya efektif tetapi telah membantu berkurangnya penyebaran covid dan meningkatnya jumlah orang terpapar baik di daerah tujuan mudik dan maupun dikota tempat mereka bermukim atau bekerja,” ucap Darul.

Diketahui, Polri memulai Operasi Ketupat 2021 untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung pada 6-17 Mei 2021. Kemudian dilakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) terkait hal itu sampai tanggal 31 Mei.

Titik penyekatan itu tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali. Adapun rincian titik yang disiapkan di masing-masing provinsi ialah, Polda Sumsel (10 titik), Polda Lampung (9 titik), Polda Banten (16 titik), Polda Metro Jaya (14 titik),

Kemudian, Polda Jawa Barat (158 titik), Polda Jawa Tengah (85 titik), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (10 titik), Polda Jawa Timur (74 titik), dan Polda Bali (5 titik).

Kebijakan penyekatan merupakan implementasi dari adanya larangan Pemerintah terkait mudik. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Selain pos penyekatan, Polri juga menyiapkan pos pengamanan untuk mengantisipasi terkait gangguan Kamtibmas dan Kamtibselcarlantas.(Ari)

Kapolresta Mojokerto, Anjangsana ke Anak Yatim Almarhum Anggota Polri

MOJOKERTO – Ditinggalkan orang tercinta didalam keluarga sangat berat, apalagi yang meninggalkan adala tulang punggung Keluarga. Kali ini, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, SIK, MIK didampingi Waka Polresta Mojokerto Bersama pejabat utama melaksanakan anjangsana sekaligus memberikan Tali asih di rumah Anak Yatim dari Keluarga Polresta Mojokerto

Program rutin Jum’at Berkah (JUBAH), dalam bentuk Silaturahmi Kapolresta Mojokerto dan rombongan disambut keluarga almarhum dan anak yatim di rumah Almarhum AIPTU Sudarno di Perum Puskopad Jl.Glatik No.6, Ds.Sooko, Kec.Sooko dan BRIPKA Julik Rahwono di Perum Puskopad Jl.Glatik No.6, Ds.Sooko, Kecamatan Sooko Mojokerto

Kapolresta Mojokerto mengucapkan salam hormat dan tetap menjalin komunikasi dengan keluarga almarhum serta memberikan motivasi sekaligus berdoa selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki hingga bisa mensukseskan putra putri almarhum.

“Dalam situasi lebaran ini, Saya dan Kawan-kawan Polresta Mojokerto tidak pernah lupa dan tetap menjalin Silaturahmi dengan keluarga almarhum, semoga ibu dan putra putri almarhum selalu diberikan Kesehatan,” Ucap Kapolresta Mojokerto

Dalam kunjungan bersama Waka Polresta Mojokerto Kota Bersama pejabat Utamanya, Kapolresta Mojokerto memberikan bingkisan dan taliasih kepada keluarga almarhum.

“Saya juga mohon pamit karena seminggu lagi saya akan dinas sebagai Wakapolres Metro Bekasi Kota, ini ada titipan dari kawan-kawan Semoga Bermanfaat untuk keluarga, kami dari Polres Mojokerto Kota selalu ingat dengan keluarga dan almarhum yang telah banyak membantu kami dalam tugas kepolisian,” Kata AKBP Deddy Supriadi kepada keluarga almarhum.

Dengan suasana Keakraban dirumah Almarhum, “Anak anak ibu seperti anak saya sendiri umurnya, semoga ibu dan keluarga bisa menjadikannya orang sukses, Aamiiin Ya Rabb,” Doa Kapolresta Mojokerto

Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Mojokerto Kota IPDA MK Umam, SE mengatakan, , almarhum AIPTU Sudarno banyak menuai prestasi dalam tugas Kepolisian dibuktikan dengan piagam penghargaan dari Kapolresta Mojokerto Kota, Almarhum terakhir dinas sebagai PS. Kanit Reskrim Polsek Gedeg telah meninggalkan istri dan 3 orang anak yang pertama usia 25 th, Kedua usia 18 th dan yang terakhir usia 12 th,” Kata Umam

“Sedangkan Almarhum BRIPKA Julik Rahwono, Dinas terakhirnya sebagai Bamin Urkes Bagsumda dan meninggalkan istri serta memiliki 2 putri yang masih sekolah SD tinggal bersama orang tua Almarhum di Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto”. Pungkas IPDA MK Umam. (Qomar).

Polda Jatim dan Polres Jajaran Serentak Ngaji Kitab Kuning

SURABAYA — Polda Jawa Timur dan Polres Jajaran, bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten/Kota se-Jatim secara serentak melaksanakan kegiatan keagamaan “ngaji kitab kuning” setiap hari Kamis, di Masjid Polda Jatim dan Polres Jajaran.

Ngaji kitab kuning yang dilaksanakan secara serentak oleh Polda Jatim dan jajaran pada Kamis 3 Juni 2021 kemarin, telah diikuti oleh 2.925 orang anggota Polri dan ASN serta dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, kegiatan keagamaan ngaji kitab kuning yang diikuti oleh anggota Polri dan ASN ini terus dilakukan setiap hari Kamis, namun karena situasi pandemi, maka anggota dapat mengikuti secara bergantian.

“Ibadah ngaji kitab kuning akan di laksanakan setiap hari Kamis secara rutin oleh Polda Jatim dan jajaran. Pelaksanaannya secara bergantian akan diikuti oleh Pejabat Utama 7 orang, anggota Polri 50 orang, dan ASN 15 orang, karena situasi pandemi agar tetap mematuhi prokes Covid-19,” Jelasnya pada Jum’at (4/6/2021).

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan, kegiatan rutin keagamaan ini melibatkan Kyai dan Ulama, serta tokoh dari PWNU dan PCNU di setiap kabupaten/kota.

“Ibadah ngaji kitab kuning dengan melibatkan Kyai, Ulama dan tokoh, dari PWNU dan PCNU di kabupaten/kota sebagai pengajar, serta memimpin do’a usai mengaji,” tambahnya Kombes Gatot, disela waktu mengikuti kegiatan rakernis.

Ibadah ngaji kitab kuning dengan melibatkan para Kyai, Ulama, dan tokoh NU ini dalam rangka menjaga komunikasi serta silaturahmi yang sudah terjalin baik, dengan Polda Jatim dan Polres jajaran.(Qomar)

DPRD Provinsi Kunjungi Sebilan Titik Kordinat Tapal Batas Kalteng-Kaltim

Barito Utara-Penyelesaian tapal batas Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah dengan Kutai Barat(Kubar)Kalimantan Timur,hingga saat ini belum ada penyelesaian, bahkan sudah mengkrak sampai puluhan tahun.

Namun penyelesaian itu nampaknya ada titik terangnya dan akan segera diwujudkan setelah peninjauan ke lapangan,oleh anggota Dewan Provinsi Kalteng. Guna menindaklanjuti arahan gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam letak wilayah termasuk titik awal batas.

Wakil ketua II DPRD Kalimantan Tengah, H.Jimmy Carter bersama lima orang anggota Dewan Komisi I meninjau lokasi di perbatasan Kecamatan Teweh Timur dan Kecamatan Damai,Kutai Barat,Kamis (3/6/2021).

Anggota DPRD Provinsi Kalteng ini juga didampingi oleh kepala bagian tata Pemerintahan setda Barito Utara,BP.Girsang  beserta berapa stapnya.

H.Jimmy Carter.Saat berada di perbatasan Kalteng dan Kaltim Kamis siang(3/6)mengatakan, kunjungan ke lokasi tapal batas ada tiga titik kordinat yang dilihat dengan menggunakan GPS.Hal ini,sesuai dengan peta awal.

Hasil kunjungan ini nanti, akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah,hal ini guna untuķ percepatan penyelesaian. Selain itu juga,hasil kajian di lapangan akan disampaikan kepada kementerian dalam negeri setelah dirumuskan di pemerintah provinsi Kalimantan Tengah,”kata Waket II DPRD Kalteng.

“Kajian di lapangan memang berdasarkan peta awal,dimana titik titik yang kita datangi akan menunjukan bukti,”imbunya.

Menurut Jimmy,ada sembilan titik kordinat didatangi yang berada di wilayah Kalimantan Tengah sesuai Surat Keputusan Mendagri no.458.59,tanggal 25 Mei 1989.”Jadi ini juga yang sudah disepekati tahun 2009,sembilan titik jauh berada di wilayah kalimantan tengah.

Sementara anggota Komisi I Kalimantan Tengah, H.Muhajirin mengatakan,intinya pihak DPRD provinsi mencari data lebih banyak guna untuk disampaikan  Kemendagri.

“Tentu ini juga,agar lebih baik dan percepatan penyelesaian tata batas diduà Kabupaten dan dua Provinsi ini,di tingkat Kementerian Dalam Negeri segera tuntas,”kata Muhajirin.  (SS).

Upaya Bersama Mencegah Covid-19 Dan Memulihkan Perekonomian Kota Surabaya

Surabaya – Kapolrestabes Surabaya bersama dengan tiga pilar Kota Surabaya telah melaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19 pada Kamis (03/06/2021) di Gedung Bara Dhaksa Polrestabes Surabaya.

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak tahun 2019 hingga saat ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah. Mengingat bahwa Kota Surabaya di awal Pandemi, sempat berada di zona hitam.

“Sejak bulan September tahun lalu hingga Juni 2021 saat ini, kita konsisten di warna orange” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Namun, menurut data yang didapat pada saat ini, Kota Surabaya telah konsisten berada di zona orange. Perlu adanya upaya agar Kota Surabaya dapat berubah dari zona orange ke zona hijau. Sehingga dapat dikatakan bahwa Kota Surabaya aman dari adanya Covid-19.
“Tidak bisa hanya satu elemen bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi antar elemen,” lanjutnya.

Beliau menyatakan bahwa kontribusi dari masyarakat khususnya komunitas sangat dibutuhkan. Unsur – unsur pembuat kebijakan juga perlu mendengarkan suara dari komunitas agar kebijakan yang dibuat dapat sejalan dengan keadaan masyarakat saat ini.

Pemerintah juga menyoroti bagaimana perekonomian di Kota Surabaya perlu mengalami perbaikan. Sejalan dengan hal tersebut, perlu adanya sinkronisasi antara perekonomian yang terus berjalan dengan target berakhirnya pandemic Covid-19.

“warga boleh melakukan kegiatan tapi prokes jangan dilupakan,” pungkas Kombes Isir.

Protokol kesehatan menjadi aturan dasar yang perlu dipatuhi oleh masyarakat era New Normal Life. Mengingat bahwa di bulan Juli, sekolah – sekolah mulai memberlakukan tatap muka.

Program vaksinasi yang telah berjalan perlu diimbangi dengan pengoptimalan tracing. Petugas perlu mengoptimalkan penelusuran terhadap masyarakat yang terjangkit Covid-19 agar segera diberi penanganan khusus.

Output yang ingin dicapai adalah, agar masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan tidak meninggalkan prokes. Maka, seluruh elemen masyarakat perlu berkolaborasi dalam mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya di akhir tahun 2021.(Qomar)

AWL adakan Halal Bihalal

LUMAJANG — Satu lagi komunitas wartawan di Lumajang terbentuk, yakni AWL ( Asosiasi Wartawsn Lumajang) dengan sekretariatnya jalan bengawan solo nomor 2 Lumajang.

Eko Andreas selaku ketua dengan Angga Datu selaku sekretaris bertekad untuk memberikan kontribusi terhadap pemerintah Lumajang maupun seluruh Indonesia melalui pemberitaan.

Sebelumnya Angga Datu sendiri juga sebagai Bupati Lira Lumajang, bertekad mendirikan komunitas wartawan dengan harapan terjalin komunikasi yang baik dan saling kordinasi.

Eko Andrias selaku ketua mengharapkan kepada seluruh anggota untuk selalu menjaga integritas profesi sehingga dapat menjaga nama baik profesi juga komunitas.

” Saya harapkan kepada teman teman anggota AWL, untuk menjalankan profesi dengan baik dan menjaga Marwah organisasi,” Ujar Eko Andreas.

Menurutnya, dengan munculnya komunitas yang baru lahir ini akan melahirkan konsep maupun ide ide yang dapat memberikan kontribusi dlpositif terhadap pembangunan Lumajang dari sisi informasi maupun komunikasi. (Mistari)

Dirjen KSDAE Beri Apresiasi Petugas Mitra Balai TN Ujung Kulon

JAKARTA – Menutup bulan Mei 2021, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) memberikan piagam penghargaan kepada beberapa petugas lapangan dan mitra Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di ruang rapat Rimbawan 3 Gedung Manggala Wanabhakti (31/5).

Penghargaan diberikan atas jasa dan konstribusi dalam mendukung dan membantu upaya – upaya pelestarian kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon, terutama perlindungan dan pelestarian Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus).

Dirjen KSDAE menyampaikan bahwa piagam penghargaan yang diberikan dapat dijadikan pemicu semangat staf dan mitra TN Ujung Kulon untuk terus berkreasi dan bekerja lebih baik di masa mendatang, terutama untuk kesinambungan pengelolaan TN. Ujung Kulon.

Sebagai informasi, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon beserta sebagian anggota Rhino Protecting Unit, Rhino Monitoring Unit dan perwakilan masyarakat mitra Balai Taman Nasional Ujung Kulon turut hadir dan berkesempatan menyampaikan informasi perkembangan pengelolaan TNUK serta Populasi Badak Jawa.

Sumber : Balai Taman Nasional Ujung Kulon

Kapolres Lumajang Hadiri Acara Latbakjatrat Terintegrasi TA 2021 Pussenarhanud Kodiklatad

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK., M.Si menghadiri acara Latbakjatrat Terintegrasi TA 2021 yang diselenggarakan oleh Pussenarhanud Kodiklatad.

Acara digelar Lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/6/2021) dihadiri Dankodiklatad Letjen TNI A.M Putranto, Danpussenif Letjen TNI Arif Rahman, Pangdam v/Brw . Mayjen TNI Suharyanto beserta rombongan.

Selain itu juga dihadiri unsur forkopimda Lumajang Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno SIK., M.Si, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos,. M.I.Pol, dan Wakil Bupati Lumajang Ir.Indah.Amperawati, M.Si.

Latihan tersebut melibatkan 500 personel prajurit Arhanud dari seluruh satuan Arhanud yang berada di Indonesia dengan menggelar 39 jenis senjata Artileri Pertahanan udara mulai dari meriam 20 mm sampai dengan Rudal yang terdiri dari Rudal Starstreak dan Rudal Mistral.

Dalam kegiatan tersebut para undangan yang hadir melihat Pesawat Super Tucano dari Lanud Abd Saleh Malang yang disimulasikan sebagai Pesawat musuh dan selanjutnya dilaksanakan Sinkronisasi Radar dan TDAS oleh Pasukan Arhanud untuk Tracking Live Target.

Satbak Rudal Starstreak berhasil menembak tepat sasaran pesawat tanpa awak (drone) Banshee.

Dankodiklatad Letjen TNI A.M Putranto mengatakan, Arhanud memiliki radar dengan kemampuan sampai dengan jarak 250 km ini dari inisiasi atau pengadaan yang digagas oleh bapak KASAD.

“Dahulu radar kita hanya 40 KM, tapi sekarang dari Kepala Staf Angkatan Darat sangat luar biasa karena beli yang 250 Km untuk menjaga NKRI,” ujarnya.

Letjen TNI A.M Putranto menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan Latbak Jatrat Terintegrasi untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengawaki Alutsista yang dimiliki satuan Arhanud dan serta melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman musuh berupa serangan Pesawat udara musuh.

Paursubbaghumas Ipda Shinta menyampaiakan “Dalam kegiatan latihan penembakan tersebut juga dilaksanakan penembakan kehormatan oleh Dankodiklatad beserta tamu undangan VIP termasuk Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti.

“Setelah melakukan penembakan Kapolres Lumajang mendapatkan Brevet Master Gunner yang dipasangkan langsung oleh Danpusserarhanud.” Kata Ipda Andrias Shinta

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan keramik sebanyak 400 dus untuk Mushola dan Masjid Sabilul Rohim, Desa Pandanwangi, kemudian penyerahan bantuan sembako kepada Babinsa, Babinkamtibmas, dan warga. (red)

Serah terima Pengeboran Pompa Air Desa Papar

KEDIRI — Bhakti sosial pengeboran sumur sekaligus pompa air dari KSP Sentosa Makmur terus berlanjut, tentu hal ini sangat meringankan beban kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Apalagi masa pandemi yang Sampai sekarang belum selesai sangat berpengaruh terhadap penghidupan masyarakat, dan kebutuhan kesehatan sangatlah dibutuhkan, salah satunya kebutuhan air bersih, baik untuk memasak, mencuci maupun memasak.

Kepala desa Papar Kelik Priyono, Sidak langssung ke warga yg telah menerima bantuan pengeboran, pompa air sampai pemasangan dari KSP simpan pinjam sentosa makmur jalan r.a. Kartini nomor 121 Kayen Lor Kecamatan Plemahan ini.

Dalam kesempatan itu Kelik Priyono Kades Papar menyempatkan untuk menghadiri serah terima pengeboran plus pompa air sampai pemasangan, mengingat kegiatan yang sifatnya bakti sosial tentu menjadi perhatian khusus.

Babinsa Papar A Rubianto bersama dengan kepala dusun Azis, ikut mendampingi kepala desa dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut.

Juga Suprihanto, selaku kepala cabang KSP Sentosa Makmur juga ikut partisipasi dalam proses pengerjaan sampai selesai amal jariyah pengeboran dari KSP Sentosa makmur pusat.

Di tempat terpisah pimpinan cabang KSP Sentosa makmur Kediri, Suprihanto, menjelaskan kepada wartawan, bahwa bantuan ini benar-benar murni dari KSP Sentosa makmur pusat tanpa ada tendensi apapun baik politik, agama dan kepentingan lainnya.

“Saya sebagai tetangga bapak Supriyanto yang diberi bantuan tahu persis bahwa memang yang kita bantu tidak mempunyai sumur dan kerjanya juga mencari rosok, itupun dengan jalan kaki mencari di sekitar kecamatan Papar” Ujar Suprihanto.

Semoga dengan adanya bantuan ini yang bisa meringankan bapak Supriyanto, dan saya sangat terima kasih kepada bapak kepala desa yang telah menghadiri serah terima bantuan pengeboran dan pompa air ini semoga bapak Kelik Kades Papar diberi kemudahan dilancarkan ekonominya dan diberi kesehatan keluarga, tutup Suprihanto. (Irfandi DP)

Pemkab Bengkalis Dorong UKM Usaha Herbal Cakar Elang

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menyambut baik dan mendorong usaha kecil menengah (UKM) yakni kegiatan pembuatan bahan obat herbal Cakar Elang yang di inisiasi oleh warga desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil.

Hal tersebut disampaikan Bagus Santoso saat berkunjung atas undangan warga Sungai Linau untuk melihat langsung usaha yang telah ditekuni dan menambah pendapatan keluarga pada Rabu, 3 juni 2021.

Kedatangan Bagus Santoso di desa eks transmigrasi disambut meriah dan suka cita oleh warga dan perangkat desa. “Alhamdulillah biar hujan dan jalan rusak Pak Bagus Santoso mendengar dan peduli dengan kami warga desa “kata Dayat ketua kelompok usaha Cakar Elang.

Sambil menyampaikan kegiatan usahanya Wabup Bagus Santoso disiguhi hidangan makanan dan gulai dan goreng ikan asli hasil lokal sungai desa Sungai Linaau.

Mewakili kelompok usahanya Dayat menyampaikan jenis usaha Cakar Elang yang sebenarnya berasal dari jenis tumbuhan lokal yang hidup di kebun dan hutan disekitar tempat tinggalnya.

Jenis tanaman yang disebut Cakar Elang sangat banyak ditemukan terutama di lahan gambut. Hanya saja tidak banyak yang mengetahui akan potensi dan manfaatnya. “Orang kampung menyebutnya tumbuhan “kait kait”. Disebut Cakar Elang karena kalau sudah kering dan di potong potong persis seperti Cakar Elang” jelas Dayat.

Kendala yang dihadapi pada harga karena tempat pemasarannya masih terbatas dan belum ada informasi jaringan lainnya. Untuk saat ini 1 kg Cakar Elang dihargai Rp 30 ribu. “Mohon bantu untuk pemasaran agar kami mendapatkan harga yang terbaik“ harap Dayat.

Menanggapi yang dikemukakan warganya Bagus Santoso pertama mendukung usaha kreatif yang telah dilakukan Dayat dan warga lainnya atas kreatifitas dan inisiasi yang menerobos kegiatan Cakar Elang dan mampu menjadikan tanaman tak diperhitungkan menjadi berharga.

“Ini kreatifitas yang patut di apresiasi dan ditiru warga lainnya. Tanaman dianggap tak berguna ternyata berharga, ini jadi luar biasa” puji Bagus Santoso.

Terkait dengan pemasaran karena ini jenis komoditi yang baru dikenalnya, Bagus Santoso minta waktu untuk menjajaki dengan melibatkan banyak pihak. (red)