Home Blog Page 1791

Forkopimda Jatim Berikan Bansos Bagi Korban Bencana Alam dan Siapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

MALANG,- Sepekan terakhir bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Peristiwa ini membuat sebagian rumah warga alami rusak sedang bahkan rusak parah.

Seperti yang terlihat di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Sebagian rumah warga mengalami keretakan hingga tak sedikit yang roboh akibat bencana alam gempa bumi.

Guna membantu masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri, membantu secara bersama-sama dan gotong-royong untuk membersihkan puing-puing bekas reruntuhan material rumah.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu 17 April 2021 sore, meninjau serta memberikan bantuan sosial kepada warga korban bencana alam.

Saat tiba di lokasi, Forkopimda Jatim Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, secara berganti memberikan bantuan kepada perwakilan masyarakat terdampak bencana alam.

Bantuan sosial yang diberikan diantaranya, Mie instan, Peralatan mandi, Selimut, Obat obatan, Kebutuhan wanita, Sembako dan Peralatan sekolah. Selain memberikan bantuan sosial kepada korban bencana.

Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur, juga menyiagakan tim trauma healing untuk mengembalikan trauma bagi warga maupun anak-anak sekitar.

Usai memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi, dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan rumah sederhana yang ditandai peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Bagi rumah warga yang roboh, warga diungsikan ke tenda darurat milik BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan rumah warga yang masih bisa ditempati, mereka masih tetap tinggal di rumah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa proses untuk bisa menyampaikan data harus tervalidasi yang bisa diumumkan melalui kantor kelurahan.

“Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan dan sedang akan dilakukan swakelolah yang rusak berat mendapatkan 50 juta rupiah,” jelas Gubernur Jatim, Sabtu (17/4/2021) sore.

Ditambahkan Khofifah, agar mereka tidak berada di tempat pengungsian nantinya TNI dan Polri bersama-sama dan gotong royong dengan masyarakat melakukan percepatan-percepatan pembangunan rumah sederhana.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa anggota TNI dan Polri siap disiagakan di lokasi bencana untuk bisa bersama-sama membantu masyarakat.

“Disini yang diterjunkan ada ribuan anggota TNI dan di bantu dari Polri,” tutup Pangdam V Brawijaya. (tim)

Rawat Kebhinekaan Sekaligus Launching Buku, Forkopimda Jatim Silaturahmi ke PW Muhammadiyah

MALANG – Forkopimda Jawa Timur diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Nico Afinta pada hari Sabtu tanggal 17 April 2021 pukul 12.30 WIB, melaksanakan Silaturahmi ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dalam rangka Penanganan Gempa, Merawat Kebhinekaan sekaligus Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur bertempat di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda Jatim yang telah bersedia bersilaturahmi ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama PW Muhammadiyah Jawa Timur Membahas terkait penanganan musibah Gempa sekaligus PW Muhammadiyah menitipkan bantuan berupa makanan kepada Forkopimda Jawa Timur untuk diserahkan kepada para korban gempa.

Selain itu juga Forkopimda Jawa Timur dan PW Muhammadiyah membahas terkait bagaimana Merawat Kebhinekaan yang ada di Jawa Timur sehingga terjalin Harmonisasi serta Toleransi antara satu dengan lainnya dan diharapkan akan menciptakan Situasi kamtibmas yang kondusif dan terkendali di wilayah Jawa Timur.

Kegiatan dilanjutkan dengan Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur antara lain:

  1. Buku yang berjudul “Membangun Kepribadian” karangan Prof. Dr. Thohir Luth, M.A.
  2. Buku yang berjudul “Jangan Tinggalkan Aku Sendiri” Karangan Nur Cholis Huda
  3. Buku yang berjudul “Menyuarakan Kewarasan Publik dalam Politik” Karangan Zainudin Maliki. (tim)

Selain Bansos, Forkopimda Jatim Siapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

MALANG – Sepekan terakhir bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Peristiwa ini membuat sebagian rumah warga alami rusak sedang bahkan rusak parah.

Seperti yang terlihat di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Sebagian rumah warga mengalami keretakan hingga tak sedikit yang roboh akibat bencana alam gempa bumi.

Guna membantu masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri, membantu secara bersama-sama dan gotong-royong untuk membersihkan puing-puing bekas reruntuhan material rumah.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu 17 April 2021 sore, meninjau serta memberikan bantuan sosial kepada warga korban bencana alam.

Saat tiba di lokasi, Forkopimda Jatim Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, secara berganti memberikan bantuan kepada perwakilan masyarakat terdampak bencana alam.

Bantuan sosial yang diberikan diantaranya, Mie instan, Peralatan mandi, Selimut, Obat obatan, Kebutuhan wanita, Sembako dan Peralatan sekolah. Selain memberikan bantuan sosial kepada korban bencana.

Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur, juga menyiagakan tim trauma healing untuk mengembalikan trauma bagi warga maupun anak-anak sekitar.

Usai memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi, dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan rumah sederhana yang ditandai peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Bagi rumah warga yang roboh, warga diungsikan ke tenda darurat milik BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan rumah warga yang masih bisa ditempati, mereka masih tetap tinggal di rumah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa proses untuk bisa menyampaikan data harus tervalidasi yang bisa diumumkan melalui kantor kelurahan.

“Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan dan sedang akan dilakukan swakelolah yang rusak berat mendapatkan 50 juta rupiah,” jelas Gubernur Jatim, Sabtu (17/4/2021) sore.

Ditambahkan Khofifah, agar mereka tidak berada di tempat pengungsian nantinya TNI dan Polri bersama-sama dan gotong royong dengan masyarakat melakukan percepatan-percepatan pembangunan rumah sederhana.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa anggota TNI dan Polri siap disiagakan di lokasi bencana untuk bisa bersama-sama membantu masyarakat.

“Disini yang diterjunkan ada ribuan anggota TNI dan di bantu dari Polri,” tutup Pangdam V Brawijaya. (tim)

Jum’at Barokah Bagi Warga Desa Sumber Anyar

BONDOWOSO – Pemerintah Desa Sumber Anyar Kecamatan Jambesari ds Kabupaten Bondowoso, melalui kepala desanya, Sayidi, S.Sos, menyerahkan bantuan berupa mesin jahit dan mesin obras , bertempat dikantor desa Sumber Anyar, jum’at (16/4/2021).

Penyaluran bantuan barang berupa 13 mesin jahit dan 3 mesin obras tersebut, di hadiri kasi PMD, Yusra Riyanto S.sos,MM.

Ada 16 orang penerima bantuan ini, harapan dari kasi PMD agar bantuan ini bisa di manfaatkan untuk membatu perekonomian masyarakat, dan yusrapun berpesan agar mesin ini tidak di jual ,karena nantinya akan ada pemeriksaan dari pihak kabupaten.

Bantuan mesin tersebut diserahkan secara simbolis oleh kepala desa Sumber Anyar Sayidi S.Sos, MM, didampingi perangkat desa dan kasi PMD kecamatan Jambesari ds.

“Saat ini kami menyalurkan bantuan mesin jahit dan meain obras, dari dana desa (DD), semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi covid 19,” ujar sayidi.

Pada waktu yang lalu telah di salurkan bantuan alat pertukangan, bantuan mesin jahit ini merupakan bantuan tahap kedua dan masih banyak bantuan batuan yang lain berupa alat rumah tangga” lanjut sayidi.

salah satu penerima bantuan mesin B. Holifah warga Desa Sumbar Anyar ,menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya bantuan mesin jahit dan mesin obras, karena sangat membantu meringankan beban biaya hidup sehari – hari selama pandemi covid 19, dan bisa berkarya untuk kemajuan desa Sumber Anyar khususnya, apalagi sekarang masa sulit untuk mencari penghasilan di masa pandemi seperti sekarang ini.

  • Alhamdulillah, saya berharap bantuan ini dapat sebagai modal dalam mencari nafkah”, ujar Holifah.

Acara penyerahan Bantuan mesin jahit dan obras di desa Sumber Anyar Kec Jambesari ds Kabupaten Bondowoso, berjalan dengan situasi aman dan lancar dengan tetap mengedepankan prosedur protokol kesehatan Covid 19.(ARI/SAY)

Cegah Kriminalitas, Sat Sabhara Polres Lumajang Patroli Jelang Sahur

LUMAJANG – Dalam mencegah gangguan kambtibmas selama bulan Ramadhan, Sat Sabhara Polres Lumajang melaksanakan patroli menjelang sahur diwilayah Lumajang, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Anggota polisi dengan mengendarai mobil patroli melaksanakan patroli di Seputaran Jalan Lintas Timur (JLT) dan perumahan warga di seputaran Kota Lumajang.

Kasat Sabhara Polres Lumajang AKP Jauhar Maarif melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, patroli menjelang menjelang sahur dan subuh terus dilakukan oleh anggota Sabhara ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas.

“Kegiatan patroli ini untuk antisipasi perampasan sepeda motor pada jam rawan dan antisipasi balap liar setelah sahur. Tak hanya dinihari saja, namun juga sore hari menjelang buka puasa” ujar Shinta.

Selain melaksanakan patroli, polisi juga memberikan himbuan kepada warga yang melintas hati-hati dan waspada serta peduli terhadap keamanan diri dan barangnya.

“Hal ini adalah salah satu upaya kami untuk menjaga keamanan dan menekan angka kriminalitas di Kabupaten Lumajang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ipda Shinta menjelaskan, patroli dilakukan anggota polisi ini dalam rangka melaksanakan implementasi “Presisi kapolri, Transformasi Operasional Program Pemantapan Kinerja Harkamtibmas.

“Patroli sahur untuk meningkatkan keamanan saat bulan suci Ramadhan sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadanya dengan khusuk, diharapkan dengan kegiatan patroli rutin ini di jam rawan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lumajang tetap aman dan kondusif,” tegasnya. (tim)

Antisipasi Wajib Pajak ‘Nakal’, Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim

SURABAYA – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Jumat (16/4/2021) pagi, menerima audiensi dari Ditjen Pajak Provinsi Jatim di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sementara dari Ditjen pajak hadir Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim II, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim III dan Supervisor Pemeriksa Pajak.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyebutkan, untuk mengantisipasi wajib pajak yang ‘nakal’ kedepan mungkin bisa dibentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak. Sehingga, nantinya kerjasama ini bisa mengamankan penerimaan pajak di Indonesia khususnya di jawa timur.

“Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari pajak, sehingga kedepan kita bentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak,” jelas Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima audiensi dari ditjen pajak, Jumat (16/4/2021) pagi.

Sementara itu Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I menyebutkan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada polda jatim yang telah menerima audiensi dari ditjen pajak jatim.

“Harapan kami kerjasama lebih luas dalam rangkah pengamanan penerimaan kami, dan pengamanan penegakan hukum bagi wajib pajak,” ungkap Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim I.

Ditambahkan oleh Irawan Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II menyatakan, bahwa kerjasama dengan Polri (polda jatim) ini sangat baik selama empat tahun terakhir. Ini dibuktikan selalu mendapat penghargaan untuk penyidikan.

Selain itu, saat ini banyak wajib pajak ‘nakal’ dimana, mereka selalu berusaha untuk mempailitkan perusahaannya untuk menghindari membayar pajak. Sehingga butuh kerjasama antara ditjen pajak dengan polda jatim.

“Tugas kami ada di pemeriksaan, penagihan dan intelijen. Kami sering mendapatkan kesulitan pada saat penagihan, sehingga butuh kerjasama dengan polda jatim untuk mengantisipasi wajib pajak yang nakal,” pungkasnya. (tim)

Polda Jatim Bongkar Pembuat dan Pengedar Scampage/ Website Palsu Mencairkan Dana PUA Warga AS

SURABAYA,- Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bongkar perkara pembuatan dan penyebaran Scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan negara Amerika. Tujuan tersangka untuk mendapatkan data pribadi milik warga negara Amerika yang diduga disalahgunakan untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) dan untuk dijual.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman dan Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (14/4/2021) sore mengatakan, Aksi kejahatan yang dilakukan dua tersangka berhasil diketahui tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim pada 1 Maret 2021 disalah satu kamar hotel di surabaya selatan.

“Kedua tersangka yang terlibat berinisial SFR (penyebar scampage) dan MZMSBP (pembuat scampage). Sedangkan korban orang yang mengisi data pribadinya ke dalam scampage/website palsu, khususnya Warga Negara Amerika,” jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, usai menggelar konfrensi pers di Gedung Rupatama Polda Jatim, Kamis (15/4/2021) sore.

Ditambahkan Kapolda, modus operandi tersangka memperoleh keuntungan pribadi. Keuntungan yang didapat tersangka berupa mata uang Krypto Bitcoin yang bisa dikonversikan menjadi mata uang rupiah yang diberikan oleh tersangka berinisial S (DPO diduga WN India) karena perbuatan kedua tersangka tersebut atas permintaan tersangka S.

“Menurut percakapan mereka, data pribadi tersebut digunakan oleh S untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) atau dana bantuan untuk pengangguran warga negara Amerika senilat USD $2,000 setiap 1 data orang, dan juga untuk dijual lagi seharga USD$ 100 setiap 1 data orang,” tambahnya.

Data pribadi milik warga negara Amerika yang telah didapatkan oleh tersangka SFR dan telah diberikan kepada S via percakapan whatsapp dan telegram sekitar 30.000 data.

“Keuntungan yang telah diterima oleh tersangka SFR selama melakukan perbuatan tersebut diatas kurang lebih sebesar USD $30.000/ sekitar Rp. 420.000.000 (Kurs Rupiah),” ungkap kapolda jatim

Sedangkan keuntungan yang telah diterima oleh tersangka MZMSBP selama melakukan perbuatan tersebut diatas sekitar Rp 60.000.000.

Kronologis kejadian pada 01 Maret 2021 petugas Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mendapati adanya kegiatan penyebaran scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan Amerika melalui SMS, yang dilakukan oleh tersangka berinisial SFR, yang mana dalam perangkat Laptop dan handphonenya ditemukan bukti-bukti scampage/website palsu dan juga data data pribadi milik Warga Negara Amerika yang didapatkan dari penyebaran scampage/website palsu tersebut.

“Dari keterangan tersangka SFR menjelaskan, jika scampage tersebut dibuat oleh tersangka MZMSBP, selanjutnya petugas Siber Polda Jatim menemukan tersangka MZMSBP di dekat Stasiun Kereta Api Pasar Turi Surabaya, lalu menemukan adanya script scampage/website palsu yang tersimpan di dalam laptopnya,” cetusnya.

Kedua tersangka bisa membuat website palsu dengan cara otodidak, sedangkan satu tersangka lain kuliah jurusan ITE. Kegiatan ini sudah dilakukan kedua tersangka mulai bulan Mei sampai sekarang.

“Anggota siber melakukan penyelidikan selama tiga bulan, karena harus koordinasi dengan Mabes Polri dan FBI. Setelah mendapatkan bukti, baru keduanya ditangkap,” terang kapolda jatim.

Para pelaku sendiri dalam melakukan aksinya dengan cara mengirim SMS yang berisi web yang palsu dengan menggunakan software SMS Blast dan mereka mendapat kode negara bagian, dari situ mereka mengirim secara otomatis.

“Tersangka membuat website palsu, dan disebar melalui sms blast ke warga amerika, warga amerika yang tidak sadar mengisi website tersebut,” tutup kapolda.

Pasal 32 ayat (2) Jo pasal 48 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan/atau denda paling banyak 3 Milyar.

Jelang Berbuka Puasa, Kapolres Bagikan Ta’jil Pada Santri Asal Papua

PASURUAN – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI bersama PJU dan anggota Polres Pasuruan Kota beserta santri asal Papua melaksanakan bagi-bagi takjil di depan Mapolres Pasuruan Kota Jl. Gajah Mada No. 19 Pasuruan, Kamis (15/4/2021).

Bersama santri asal papua, Kapolres dan PJU Polres Pasuruan Kota langsung turun ke jalan memberikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga pengguna jalan yang melintas di Jalan Gajah Mada depan Mapolres Pasuruan Kota.

Kapolres mengatakan, Selaku orang tua asuh Kapolres turut mengajak santri asal papua untuk berbagi takjil kepada para pengguna jalan tidak sempat berbuka di rumah. Ia menyebutkan, kegiatan bagi-bagi takjil itu dilakukan untuk mendekatkan hubungan antara Polres Pasuruan Kota dengan masyarakat.

“Kami sebagai orang tua asuh adek adek santri berasal dari Papua yang sedang menimba ilmu di Pondok Sunniyyah Salafiyah Pasuruan, kami mengajak adek adek untuk berbagi ta’jil dan makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat, pengendara yang lewat terutama kepada tukang becak kami memberikan bantuan sosial berupa Paket Sembako dan makanan untuk berbuka puasa, semoga hal ini menjadi amal ibadah kita semua dan bentuk kepedulian Polri kepada sesama supaya masyarakat juga saling tolong menolong peduli kepada sesama di Bulan Suci Ramadhan 1442 H ini” terang AKBP Arman.

Kapolres menambahkan “Pelaksanaan bagi- bagi takjil ini kami sengaja mengajak adek adek masyarakat Papua untuk berbagi takjil ini guna mengajarkan sikap kepedulian kepada sesama di bulan suci Ramadhan 1442 H” .

Polres Pasuruan Kota menyediakan 600 bungkus takjil yang habis diberikan kepada masyarakat dalam waktu singkat. Kegiatan bagi-bagi takjil oleh petugas itu dilakukan sekaligus untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami berharap suasana aman, damai dan tertib bisa terwujud saat kita menghadapi ibadah di bulan Ramadhan ini, sehingga masyarakat Kota Pasuruan menjalankan ibadah puasanya dengan khusyuk,” Kata Kapolres.

Pada saat proses pembagian takjil tersebut, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak terjadi penumpukan pengendara yang lewat yang dinilai berisiko terjadinya penyebaran virus corona.

Setelah bagi bagi ta’jil Kapolres Pasuruan Kota selaku Orangtua asuh mengajak santri asal Papua untuk berbuka puasa bersama dan Ibadah Sholat Maghrib berjamaah di Masjid At-Taqwa Polres Pasuruan Kota. (tofa)

Akibat Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Dibulan Puasa, Pemkab Akan Bentuk Satgas Pengawas Distribusi

BONDOWOSO – Kelangkaan Gas LPG 3 kg di Bondowoso Pemkab membentuk tim pengawasan pendistribusian dari Pertamina sampai ke masyarakat, hal itu untuk menghindari permainan oleh pedagang nakal, hal itu disampaikan saat press Release di Gedung Sabba bina Praja 2 kamis (15/04/21).

Dalam acara tersebut dihadiri Wabup H.Irwan Bactiar Rachmat, Kabag Perekonomian, Ka Diskoperindag, Plt Dinas Kominfo, Perwakilan PSBE dan Kasi Intel Polres Bondowoso.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rachmat mengaku kaget, ketika tahu peredaran tabung gas LPG 3 Kg di masyarakat sangat langka dan mahal di awal Puasa Ramadhan 1442 H ini.

Dan akibat kelangkaan tersebut, harga gas melon melambung, Dari harga ecer tertinggi (HET) Rp 16 ribu, naik Rp25 ribu hingga Rp 30 ribu, Untuk mengantisipasi kelangkaan selama Ramadan dan jelang Idul Fitri, Bupati sudah bersurat ke Pertamina agar ada penambahan tabung.

“Setelah kami lakukan evaluasi kemarin. Kami melakukan rapat terbatas, kok masih ada kelangkaan semacam ini, padahal sudah melakukan upaya-upaya” kata Irwan.

Dari keterangan Wabup, kelangkaan ini diduga karena pendistribusian Lpg 3 Kg itu tidak benar. Seharusnya dari Pertamina ke SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Lpg) kemudian ke agen dan terakhir ke pangkalan.

“Seharusnya dari pangkalan ini langsung ke masyarakat, akan tetapi masih ada yang namanya pengecer-pengecer” kata Irwan.

Pihaknya menganalisis, ada dugaan dari jalur pengecer inilah harganya bisa melambung, Irwan juga mengaku tidak ada Satgas pengawasan peredaran gas LPG 3 kg di Bondowoso.

“Ada dugaan ada upaya penimbunan- penimbunan, dan pemeritah akan membentuk Satgas pengawas gas melon, yakni terdiri dari unsur pemerintah, kepolisian dan kejaksaan.

Nantinya akan memantau pendistribusian gas, mulai dari agen hingga pangkalan, tidak boleh ke pengecer sehingga tidak ada upaya penimbunan” pungkasnya.(Tim)

Peduli Bencana Alam, Kapolda Jatim: Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 untuk Penanggulangan Bencana di Flores NTT

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (15/4/2021) pagi, menyerahkan bantuan bahan kontak dan pelepasan KRI Tanjung Kambani-971, untuk penanggulangan Bencana Alam di Flores Timur Provinsi NTT.

Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 serta penyerahan bantuan ke Flores Timur. Dilaksanakan di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya.

Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dari rasa empati dan simpati untuk para korban yang tertimpa bencana dampak siklon tropis seroja.

“Kita pernah bersama-sama mengirim untuk bantuan saudara-saudara kita yang terkena gempa dan banjir bandang. Waktu itu banjir bandang di Kalimantan Selatan dan gempa Sulawesi Barat, dan hari ini saudara kita di Nusa Tenggara Timur terutama di Flores Timur yang terkena bencana banjir bandang dan siklon tropis,” jelas Gubernur Jatim.

Pengiriman bantuan tersebut juga sebagai bentuk kebersamaan dalam memberikan kepedulian dan saling berbagi. Selain itu juga sebagai wujud dari kegotongroyongan dan keguyup rukunan dalam membangun penguatan persaudaraan terharap sesama.

“Mudah-mudahan memberikan manfaat yang besar dan bisa menjadi bagian dari sedikit penyelesaian masalah yang mereka hadapi. Karena ada persoalan-persoalan secara psikososial, ada persoalan-persoalan secara finansial, dan persoalan-persoalan secara sosial. Barangkali inilah yang menjadi bagian dari kepedulian kita untuk berbagi bersama saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan menyebutkan, bahwa hari ini pelepasan KRI Tanjung Kambani ke NTT yang membawa bahan kebutuhan bahan pokok untuk korban bencana alam yang terjadi di NTT. Pelepasan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. Yang telah bersama-sama membantu masyarakat di NTT yang terkena bencana alam,” jelas Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan, Kamis (15/4/2021) pagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengungkapkan, bahwa bantuan sosial yang diberikan untuk korban bencana alam yang terjadi di Flores Timur Provinsi NTT.

Berupa bahan kebutuhan bahan pokok, hal ini untuk meringankan beban masyarakat yang ada di NTT, yang menjadi korban bencana alam.

“Ada beras, air mineral, hand sanitizer, mie instan, pakaian yang masih bisa digunakan serta kebutuhan peralatan mandi, selimut, serta obat-obatan,” jelas kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta, usai melepas KRI Tanjung Kambani-971 di dermaga madura Koarmada II di ujung surabaya, pungkas kapolda jatim. (tim)