Home Blog Page 1790

Pemuda Grati Dianiaya Dua Orang Tak Dikenal di Ranu Gratitunon

PASURUAN – Senin (19/04/2021) di area tepi danau ranu yang terletak di Dusun Parasan Kelurahan Gratitunon Kecamatan Grati Kab. Pasuruan, Mukhamad Ramadhani (19) menjadi korban penganiayaan oleh 2 orang lelaki tak dikenal.

Saat itu, korban yang berasal dari Dsn. Tegalan I Desa Kalipang Kecamatan Grati Kab. Pasuruan datang ke tepi danau ranu untuk acara makan-makan bersama temannya.

Tiba-tiba, datang dua orang lelaki sekitar umur 30an mendatangi korban. Seorang terduga pelaku memiliki ciri tubuh pendek kekar, agak brewok, rambut samping cepak, rambut atas tebal, menggunakan masker, membawa tas berisi bondet, jaket warna hitam.

Sedangkan pelaku lainnya berciri-ciri laki-laki, kurus, agak tinggi, menggunakan jaket warna hitam, helm hitam, celana hitam. Terduga pelaku mengendarai sepeda motor honda vario warna hitam nopol N.2351 WI.

Saat kejadian, terduga pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang makan makan di tepi danau ranu.

Sembari marah-marah, salah satu pelaku membanting helm milik korban. Lantas terduga pelaku tersebut mengambil bahan peledak sejenis bondet dari dalam tas dan menghantamkannya ke arah kepala bagian kiri belakang korbam.

Tak ayal, korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan pada bagian pergelangan tangan kanan akibat hantaman bondet.

Setelah menghantamkan bondet, dua terduga pelaku tersebut berlari kearah hutan yang berada di tepi danau ranu.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada barang milik korban yang hilang.

Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Grati Kompol H. Suyitno mengerahkan jajarannya untuk segera menyelidiki peristiwa tersebut.

Kapolsek mengatakan, dati kejadian itu polisi mengamankan barang bukti berupa 1(satu) unit sepeda motor Honda Vario Warna Hitam Nopol N. 2351 WI yang diduga milik pelaku. 1(Satu) Unit Sepeda Motor Honda Vario Warna Hitam Nopol L 4765 YS milik korban, dan 1(Satu) unit sepeda motor Honda Beat Warna Putih Nopol N 4692 TCU milik saksi. (tofa)

Bupati Barut Tinjau Jalan Alternatif Lemo – Simpang Batapah

BARITO UTARA – Jalan Tembus Lemo-Simpang Batapah yang merupakan jalur alternatif dari Kota Muara Teweh menuju Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, kembali menjadi perhatian serius Bupati Barito Utara. Terlebih saat ini,hampir setiap hari di wilayah Kabupaten Barito Utara telah diguyur hujan dimana,jalur alternatif tersebut berada di Km.16 mengalami banjir dan terdapat genangan air.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah didampingi Sekretaris Dinas PUPR, Simamoraturahman melaksanakan peninjauan sekaligus mengecek dilokasi,titik kerusakan jalan alternatif Lemo tembus simpang Batapah tersebut.peninjauan jalan telah dilakukan pada, Senin (19/4/2021). 

Kondisi jalan pasca hujan memang terdapat titik yang mengalami banyak kerusakan, dalam peninjauan orang nomor satu di Barito Utara itu.

Agar para pekerja secepatnya memperbaiki jalan yang rusak serta masih ada,kena genangan air akibat dari banjir maupun disebabkan curah hujan yang cukup tingi, pinta Nadalsyah.

Agar jalan alternatif tersebut dapat digunakan masyarakat luas,baik yang bertujuan dari Kota Muara Teweh ke Palangka Raya maupun sebaliknya, kami tetap serius berupaya agar jalan alternatif ini cepat selesai dan fungsional, meskipun saat ini belum banyak masyarakat yang tahu jalur alternatif tersebut, lebih dekat ke Ibu kota Provinsi, harap Bupati Nadalsyah. 

Seiring waktu berjalan, dengan kian baiknya kondisi jalan, pada jalur alternatif Lemo-Simpang Batapah, masyarakat luas akan semakin banyak yang akan melewatinya.

“Apalagi nantinya Ibukota Negara Baru dibangun di Kaltim, tentu Kabupaten Barito Utara menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibukota Negara Baru,”jelas H.Nadalsyah.  (SS).

Gandeng Artis, Kapolres Pasuruan Sosialisasikan Tak Mudik Lebaran

PASURUAN – Pemerintah saat ini tengah melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik lebaran. Penyebabnya, situasi pandemi Covid-19 masih belum selesai.

Tak mau ketinggalan mensosialisasikan hal tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.IK menyampaikan pesan ini bareng artis ibu kota, Bemby Putuanda.

Keduanya membuat video singkat di halaman Mapolres Pasuruan. Dengan durasi singkat sekitar 2,44 menit.

Dalam video itu Kapolres Pasuruan menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudik kembali tahun 2021 ini. “Saya menghimbau untuk tahun ini, tahun ke dua massa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dia berharap untuk seluruh warga yang masih di luar Pasuruan tidak perlu untuk mudik ke Pasuruan. “Saya berharap silaturahmi itu bisa dilaksanakan secara virtual dan kekeluargaan tidak harus berkumpul,” tuturnya.

Dia melanjutkan himbauan ini sebelumnya sudah disampaikan mulai dari Presiden, Kapolri hingga Kapolda. “Kemudian diturunkan dan dijabarkan oleh polres di wilayah di Indonesia ini. Mari kita dukung untuk tidak melaksanakan mudik di 1442 hijriah,” imbuh perwira dengan pangkat dua melati ini.

Sementara itu Bemby Putuanda menambahkan agar masyarakat tidak usah mudik walau badan sehat. “Nantinya kita bisa jadi virus carrier yang bisa menularkan ke orang tua, keluarga dan tetangga,” ujarnya.

“Ingat pandemi masih tetap ada, protokol kesehatan harus tetap dijaga melaksanakan 5 M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” imbuhnya. (qomar)

Satgas Preventif Ops Keselamatan Semeru Polres Lumajang Bantu Trailer Alami Selip

LUMAJANG – Sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat satgas preventif Operasi Keselamatan Semeru Polres Lumajang melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas akibat kendaraan trailer yang mengalami selip.

Kendaraan trailer mengalami selip akibat tidak kuat menanjak terjadi di Tanjakan jalan Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, awalnya anggota Satlantas Polres Lumajang mendapatkan informasi adanya truk trailer yang mengalami selip saat menanjak di Ranuyoso.

Mendapati laporan tersebut, personil satgas dan unit turjawali Satlantas mendatangi kendaraan trailer yang mengalami selip karena tidak kuat menanjak.

“Anggota langsung melakukan evakuasi dengan menggunakan seling untuk segera menepikan kendaraan yang mengalami selip,” ujar Shinta.

Sebelum melakukan evakuasi trailer, anggota dibantu warga melakukan pengepokan atau pemindahan muatan terlebih dahulu kemudian dilakukan penarikan dengan menggunakan kendaraan besar lain.

“Selesai memindahkan muatan, truk trailer langsung dievakuasi menggunakan seling dengan cara ditarik dengan menggunakan kendaraan besar lainnya,” ungkap Ipda Andrias Shinta.

Untuk melakukan evakuasi, anggota Satlantas melakukan pengaturan buka tutup arus lalu lintas.

“Anggota yang lain melakukan buka tutup arus lalu lintas biar tidak ada kemancetan cukup panjang di jalan Ranuyoso,” ujar Ipda Andrias Shinta lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan pengaturan arus lalu lintas sebagai langkah preventif yang bertujuan untuk kelancaran arus lalu lintas.

“Diharapkan dengan adanya personil Polri dilapangan juga memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkas Puar Subbag Humas. (Hum/*)

Pemdes Banyuwulu Salurkan BLT-DD Tahap dua

BONDOWOSO– Masyarakat Desa Banyuwulu Kecamatan Wringin yang terdaftar sebanyakb112 sebagai Keluarga Penerima Manfaat(KPM), bisa bernafas lega, mengingat di bulan Romadhon ini tepatnya 19 April 2021, mereka menerima kucuran bantuan tunai langsung- dana desa(BLT- DD)

Dalam penyampaian bantuan tersebut,kepala desa Banyuwulu, Rudi Hartono, mengharapkan kepada warga penerima bantuan untuk menggunakannya sesuai kebutuhan sehari hari.

Pada tahap awal tahun 2021, diserahkan satu tahap , yakni untuk bulan januari, akan tetapi pihak pemerintah desa Banyuwulu
berusaha keras sehingga menjelang hari raya idhul Fitri, dapat menyalurkan bantuan sampai bulan Maret ( tiga tahap).

Hal itu diungkapkan oleh kapala desa Banyuwulu dan diharapkan pula untuk perangkat desa bekerja all out menggarap administrasinya, sehingga untuk penyaluran dapat tepat waktu dan lancar.

” Saya harapkan kepada warga penerima bantuan, untuk menggunakan dengan baik, terutama untuk kebutuhan pokok”, kata kades Rudi Hartono”

Disampaikan juga kepada warga tentang sumberdana tersebut, sehingga warga masyarakat memahami jika dana tersebut diambilkan dari Dana Desa yang sebelum adanya wabah virus Corona, dana tersebut peruntukannya sebagai pembangunan infrastruktur.

Dalam pelaksanaan penyerahan bantuan tersebut, pihak pemerintahan desa tetap menerapkan protokol kesehatan.(Ari/dar)

Sat Sabhara Polres Lumajang Kawal dan Amankan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST)

LUMAJANG – Personel Sat Sabhara Polres Lumajang melaksanakan pengawalan dan pengamanan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh PT. Kantor Pos Indonesia Kabupaten Lumajang.

Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) bulan April 2021 dari Kemensos bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang akan di salurkan beberapa desa wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang.

Kasat Sabhara Polres Lumajang AKP Jauhar Maarif melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, personil sabhara melaksanakan pengawalan atau penjagaan PT. Pos Indonesia kabupaten Lumajang untuk melaksanakan penyaluran BST kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pengawalan dan pengamanan pada Minggu 18 April 2021 oleh Personel Sabhara dibagi tiga tim. Untuk tim 1 melaksanakan pengamanan di Desa Grati, Labruk Kidul, Sumbersuko, Purwosono, Mojosari, dan Sentul. Sedangkan tim kedua melaksanakan pengamanan di Desa Gucialit.

“Tim 3 melaksanakan pengamanan Desa Tanggung, Marakan, Kali Semut, Kedawung, dan Padang,” ujar Shinta.

Dalam pelaksanaan kegiatan penyaluran BST oleh personel sabhhara Polres Lumajang melaksanakan pengawalan perjalanan dari PT. Pos Indonesia Kabupaten Lumajang menuju ke desa yang menjadi sasaran penyaluran BST.

“Nantinya pengamanan pada saat penyaluran di back up oleh, Bhabinkamtimas , Babinsa serta Satgas Keamanan Desa masing masing dengan pengawasan oleh Forkopinca,” terang Ipda Andrias Shinta.

Lebih lanjut ia menambahkan, dalam pengamanan penyaluran BST tersebut, petugas polisi telah melakukan koordinasi dan bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, sehingga kegiatan pembagian BST berlangsung lancar dan tepat sasaran.

“Saya berharap warga yang mendapatkan bantuan BST wajib menerapkan prokes dengan memakai masker dan jaga jarak,” pungkas Paur Subbag Humas (tim)

Pemdes Sumbermujur Salurkan BLT-DD Tahap Awal

0

LUMAJANG – Masyarakat Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat(KPM), bisa bernafas lega, mengingat di bulan Romadhon ini mereka menerima kucuran bantuan tunai langsung- dana desa(BLT- DD).

Dalam sambutannya Camat Candipuro, Agni.A. Megatrah, SSTP, M.Si, mengharapkan kepada warga penerima bantuan untuk menggunakannya sesuai kebutuhan sehari hari, atau sedapatnya bisa ditabung karena untuk tahun depan belum tentu dapat bantuan yang sama.

Pada tahap awal tahun 2021, diserahkan satu tahap , yakni untuk bulan januari, akan tetapi pihak pemerintah desa Sumbermujur berusaha keras sehingga menjelang hari raya idhul Fitri, dapat menyalurkan bantuan sampai bulan Maret ( tiga tahap).

Hal itu diungkapkan oleh camat, dan diharapkan pula untuk perangkat desa bekerja all out menggarap administrasinya, sehingga untuk penyaluran dapat tepat waktu dan lancar.

” Saya harapkan kepada warga penerima bantuan, untuk menggunakan dengan baik, terutama untuk kebutuhan pokok”, Ujarnya.

Disampaikan juga kepada warga tentang sumberdana tersebut, sehingga warga masyarakat memahami jika dana tersebut diambilkan dari Dana Desa yang sebelum adanya wabah virus Corona, dana tersebut peruntukannya sebagai pembangunan infrastruktur.

Dalam pelaksanaan penyerahan baantuan tersebut, pihak pemerintahan desa tetap menerapkan protokol kesehatan.(Bamb)

Petugas Gabungan 3 Pilar Gelar Apel Kompi Siaga B

LUMAJANG – Petugas Gabungan 3 Pilar menggelar apel Kompi siaga B di Mapolres Lumajang, Sabtu (17/4/2021) pukul 20.00 Wib.

Apel ini digelar guna menekan penyebaran Covid-19 melalui operasi yustisi dan juga untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas melalui patroli skala besar.

Petugas gabungan itu terdiri dari Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Satpol PP dan Dishub Lumajang.

Adapun giat operasi digelar sekitar pukul 20.30 WIB dilakukan didepan Mapolres Lumajang dan seputaran Alun-Alun Lumajang.

Dengan melakukan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, serta memberikan masker dan teguran.

“Petugas gabungan menggelar giat operasi yustisi dengan mengedepankan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes Covid-19,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melaui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Shinta mengatakan, kegiatan operasi dimalam minggu karena banyak masyarakat yang melakukan aktivitas terutama disekitaran daerah perkotaan.

“Untuk itu kita perlu melakukan himbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah persebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Selama melakukan giat operasi yustisi prokes covid-19, pihaknya telah menindak sekitar 120 orang yang tidak menggunakan masker.

“Masyarakat yang tidak menggunakan masker hanya diberikan teguran secara humanis dan diberikan masker oleh petugas,” terang Shinta.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19, baik menjaga jarak sosial, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Kami terus melakukan himbauan kepada masyarakat, untuk terus mematuhi 5 M dan juga himbauan untuk tidak mudik. Demi kebaikan kita bersama,” tambahnya

Selain itu, perugas juga menggelar patroli skala besar ini yakni untuk mengantisipasi 3 C, curat, curas, curanmor.

“Antisipasi 3 C ini sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktifiras malam hari,” tutur Ipda Andrias Shinta.

Patroli Skala Besar digelar di seputaran kota, daerah rawan kriminalitas, pemukiman, daerah pertokoan serta tempat ibadah, dimana masyarakat banyak beraktivitas di malam hari.

“Harapan kita masyarakat aman dan tenang dalam menjalankan ibadah maupun aktivitas lain di bulan Ramadhan ini.” pungkasnya (tim)

Polres Pasuruan Fasilitasi Pelajar Papua Ujian SIM C

PASURUAN – Satlantas Polres Pasuruan memfasilitasi para pelajar asal Papua untuk mendapatkan SIM (Surat Ijin Mengemudi) C untuk mengendarai motor roda dua.

Beberapa pelajar asal Bumi Cendrawasih itu nampak begitu dilayani dengan baik saat proses pengajuan SIM.

Mereka mendapatkan arahan mulai ketika hendak memasuki Mapolres Pasuruan hingga Satpas SIM oleh petugas yang berjaga.

Dan setibanya di Satpas SIM ini para pelajar lebih dahulu harus menjalani protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Seperti harus melakukan pengecekan suhu tubuh hingga cuci tangan terlebih dahulu.

Setelah mendaftar mereka kemudian dites dengan melakukan ujian teori terlebih dahulu dengan menggunakan komputer.

Usai dinyatakan lolos dengan nilai yang cukup para pelajar ini lanjut mendapatkan ujian selanjutnya. Kali ini adalah ujian praktik mengendarai motor.

Namun, sebelum itu mereka lebih dahulu mendapatkan Coaching Clinic SAKERA. Kepanjangan dari Sadar Berkendara, Tertib dan Aman (Sakera).

Setelah dinyatakan lulus ujian teori maupun praktik tak lama mereka pun mendapatkan SIM. Kartu SIM dicetak hari itu juga oleh Satlantas Polres Pasuruan.

Salah satu pelajar pemohon SIM, Patrick Jitmau menyatakan pelayanan Satpas Polres Pasuruan sangatlah ramah dan mudah. “Terima kasih Kapolres Pasuruan,” ujarnya.

Pemohon lain Hanace Homer menyatakan dia terlebih dahulu mendapatkan pelatihan berkendara sebelum melakukan ujian praktik. “Sehingga kita bisa lulus dan mendapatkan SIM,” imbuhnya.

Seperti diketahui bersama, Korlantas (Korp Lalu Lintas) Mabes Polri saat ini tidak membatasi pengajuan SIM dengan batas wilayah berdasarkan KTP asal daerah. Sehingga setiap Warga Negara Indonesia (WNI) bisa melakukan pemohonan SIM di Polres manapun juga. (qomar/tofa)

Polres Lumajang Lakukan Patroli Antisipasi Konvoi Kelulusan Siswa SMA/SMK

LUMAJANG – Mendapatkan informasi adanya pelajar akan melaksanakan konvoi kelulusan, Polres Lumajang melakukan patroli mengantisipasi konvoi kelulusan siswa SMA/SMK. Selain juga melibatkan personel Polsek Jajaran yang berada di kecamatan-kecamatan.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan 6 orang pemuda, 4 diantaranya pelajar SMK.

Awalnya mereka saat itu sedang menggelar konvoi diseputaran kota Lumajang.

Mereka diamankan Polisi di jalan H. Husni Thamrin, dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, sabtu (17/4/2021). Keenam pemuda ini langsung dibawa ke Mapolsek Lumajang Kota.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, para pelajar yang diamankan itu terjaring saat pihaknya melaksanakan patroli Antisipasi Konvoi Kelulusan SMA/SMK.

“Yang kita amankan sebanyak 6 orang, 4 diantaranya pelajar SMK, dan 2 orang bukan pelajar. Selain itu polisi juga mengamankan 3 sepeda motor yakni Honda Beat, Supra X, dan Honda CB 150, 3 botol spray pilox dan 4 spidol,” tuturnya.

Selanjutnya, kata Shinta, setelah berhasil menjaring 4 pelajar SMK kemudian memanggil guru 2 SMK tersebut untuk datang ke Mapolsek Lumajang Kota dan dilakukan pembinaan.

Pihaknya, kemudian juga melakukan pemanggilan orang tua dan dibuatkan surat pernyataan, dan diberikan himbuan dan pembinaan.

“Untuk Kendaraan yang bawa pelajar langsung kita lakukan penilangan karena tidak mematuhi saat berkendara,” ujar Ipda Andrias Shinta.

Paur Subbag Humas menjelaskan, awalnya mendapatkan informasi dari Kapolsek Rowokangkung tentang rencana aksi konvoi yang dilakukan oleh siswa SMA di wilayah Jalan Lintas Selatan (JLS).

“Untuk mengantisipasi konvoi kelulusan, personel siaga Kompi B Polres Lumajang melakukan patroli wilayah JLS, namun tidak ditemukan siswa melakukan konvoi kelulusan,” terangnya.

Tim lain yang berasal dari Anggota Sat Intelkam bersama dengan Unit Patroli Polsek Kota Lumajang melaksanakan giat antisipasi kumpulnya Siswa Konvoi di depan salah satu SMK.

Siswa yang mendapati mobil Patroli Polsek berada di depan sekolah selanjutnya putar balik dan melakukan aksi kumpul – kumpul di Jl. Musi Kab. Lumajang, Jl. Gajah Mada Kab. Lumajang dan Seputan JLT Kab. Lumajang

Ipda Andrias shinta mengatakan, konvoi atau arak-arakan kelulusan SMA/SMK dilarang. Apalagi saat ini dalam masa pandemi Covid-19.

“Kami akan sosialisasikan tidak boleh ada konvoi atau arak-arakan siswa yang merayakan kelulusan. Jangan sampai akibat konvoi ada anak kita justru tertular Covid-19. Mungkin ini juga kurangnya pengawasan dari orang tua.” paparnya.

Dimana sesuai peraturan Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 23 tahun 2020 sesuai Pasal 7 ayat 1 menjelaskan kelulusan SMK atau sederajat ditetapkan pada tanggal 3 Mei 2021.

Namun demikian, surat edaran pemberitahuan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember bahwa tanggal 17 April 2021 menginstruksikan Kepala Sekolah agar menghimbau peserta didiknya tidak melakukan konvoi, tidak melakukan corat coret dan segera mengambil langkah untuk antisipasi kegiatan konvoi atau corat coret oleh peserta didik di lembaganya. (Hum/tim)