Home Blog Page 1789

Kapolres Pasuruan Kota Turut Dampingi Menteri Perdagangan Lepas Ekspor Produk Cystein ke AS

PASURUAN – Selasa (20/04/2021) sekira pukul 11.00 WIB, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, S.I.K., M.Si turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi di Jl. Raya Arjosari Dsn. Sarirejo Ds. Arjosari Kec. Rejoso Kab. Pasuruan, dalam rangka pelepasan ekspor produk Cystein ke Amerika Serikat.

Dalam kunjungan tersebut, juga tampak hadir yakni Sekjen Kementerian Perdagangan Drs. Suhanto, M.M.; Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Syailendra; Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggriono Sutiarto; Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Dr. Ir. Kasan, M.M.; Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak B.Bus., M.Sc.

Selain itu juga Sekda Kab. Pasuruan, Anang Saiful Wijaya S.H, M.H.; Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.Si.; Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman, M.Tr. (Han).

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan RI mengatakan di masa pandemi virus corona saat ini, Presiden sangat senang dengan pelaksanaan ekspor untuk kemajuan Indonesia.

“Apalagi yang kita ekspor adalah bahan penting dalam pertanian, peternakan dan kebutuhan pangan bagi masyarakat internasional,” ujar Menteri.

Lutfi juga menegaskan, Presiden selalu mengingatkan kepada menterinya, untuk jaga investasi yang masuk Indonesia.

Dia mengimbuhkan, dengan jumlah penduduk Indonesia yang terbesar No. 5 di dunia, dengan adanya industri besar yang berinvestasi di Indonesia dapat mengentas kemiskinan melalui potensi tenaga kerja.

“Saya berharap kepada PT. CJI Indonesia tidak berhenti dalam memproduksi bahan pakan ternak, semoga dapat dikembangkan lagi dengan produksi lainnya,” pungkasnya. (tofa)

Polres Pasuruan Tembak Mati Residivis dan Bandar Sabu Bersenjata Api

PASURUAN – Satresnarkoba Polres Pasuruan memberikan tindakan tegas terukur kepada seorang bandar sabu. Karena bandar sabu tersebut melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap oleh polisi.

Informasi yang dihimpun bandar sabu tersebut dengan inisial B alias Arip, atau biasa disapa Abah dan Boy. Dia merupakan warga asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Dia ditangkap di daerah Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/4) pagi dini hari.

Ketika hendak diamankan di tempat tinggalnya tersebut, Arip memilih melarikan diri ke belakang rumahnya. Dia memasuki wilayah hutan.

Tak mengenal menyerah petugas kemudian terus memburunya. Saat itu petugas lanjut memberikan tembakan peringatan yang diarahkan ke udara sebanyak enam kali.

Namun, Arip tetap tak menghiraukan peringatan petugas ini. Dia justru berusaha menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis kujang.

Akhirnya terpaksa Arip dilumpuhkan dengan ditembak pada bagian kaki. Saat tertembak itu Arip langsung terjatuh dan membentur bebatuan tubuhnya.

Setelah itu petugas kemudian coba membawanya ke rumah sakit Bhayangkara di Porong, Sidoarjo. Namun, sayang nyawanya tak tertolong.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.IK membenarkan adanya peristiwa ini. “Ditangkap tiga tersangka di tempat terpisah. Dua hidup, satu meninggal ditembak karena melawan,” ujarnya.

Dari tersangka Arip petugas mengamankan beberapa barang bukti seperti 73 gram sabu, dan satu kardus klip untuk wadah sabu. Selain itu ada juga 13 STNK, 2 BPKB. Sementara untuk senjata api yang ditemukan yaitu sebuah senapan angin kaliber 5,5 mm, satu pistol rakitan dan tujuh butir peluru kaliber 32. “Dan ada lima sajam,” imbuh perwira dengan pangkat dua melati ini.

Selain bandar sabu, pelaku memiliki jejak rekam kejahatan lain sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan. Tertangkapnya Arip ini setelah dua pelaku lain dengan inisial IM dan S tertangkap sebelumnya lebih dahulu. (qomar/tofa)

Satgas Pangan Polda Jatim, Bersama Menteri Perdagangan Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo

SURABAYA – Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Selasa (20/4/2021) pagi, bersama dengan Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Surabaya. Memantau stok dan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional Wonokromo, Surabaya.

Hal ini dilakukan sebagai langka antisipasi terjadinya kelonjakan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran selama bulan suci ramadhan. Dan menyambut Idul Fitri 1422 H.

Selain dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim dan Wali Kota Surabaya, dalam kegiatan tersebut juga hadir, Menteri Perdagangan, Moh. Luthfi; Sekjen Kemendag, Suhanto; Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra; Dirjen Perlindungan Konsumen dan  Tertib Niaga, Very Anggrijono; Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan; Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman; Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur, Darajat Irawan; Wakil Pimpinan Perum Bulog dan Ketua KPPU Jawa Timur, Dendy.

Setelah dilakukan peninjauan secara langsung, Menteri Perdagangan menyebutkan, bahwa harga kebutuhan bahan pokok di Jawa Timur masih terbilang stabil jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Selain harga masih stabil, stok kebutuhan bahan pokok seperti di pasar Wonokromo masih aman sampai lebaran nanti,” jelas Menteri.

Berikut Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo Surabaya;
Harga Cabe Rawit Rp. 50.000/kg.
Untuk Harga Cabe Merah Besar Rp. 40.000.-/Kg. Harga Cabe rawit hijau Rp. 25.000/kg.
Sedangkan harga Bawang merah Rp. 32.000/kg. Bawang Putih Rp. 23.000/kg.
Komoditas daging Ayam Rp. 38.000/kg, Daging Sapi Rp. 110.000/kg, Telur Ayam Boiler Rp. 24.000/kg.
Pada produk Gula Rp. 12.000/kg dan harga Minyak Goreng Curah Rp. 14.000/kg (tim)

Harga Bahan Pangan di Pasar Meroket Diperkirakan Hingga Lebaran Mendatang

BANGKALAN – Sejak memasuki bulan ramadan, harga bahan pangan di pasar terus meroket. Beberapa bahan pangan seperti daging ayam dan telur mengalami kenaikan. Kenaikan ini diperkirakan hingga lebaran mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan dan Penyaluran Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan, Siti Fitriah berdasarkan pemantauan menjelang bulan puasa.

Ia mengatakan, pada awal bulan ramadhan tahun 2021 ini beberapa barang pangan di pasar mengalami kenaikan, salah satunya harga daging ayam potong.

“Yang lagi melonjak tinggi ayam potong. Sebelum puasa harganya sekitar Rp 34 ribu hingga Rp 35 ribu. Kini sudah mencapai Rp 40 ribu. Jenaikan ini merata di seluruh pasar di Bangkalan,” kata dia, Kamis (15/4/2021).

Sebelumnya, dia telah melakukan survei di beberapa pasar sebagai sampel bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bangkalan. Ada lima pasar yang dijadikan lokasi survei yakni Pasar Socah, Kwanyar, Modung, Bangkalan dan Kamal.

“Daging juga mengalami lonjakan hingga Rp 130 ribu perkilo. Kenaikan menyeluruh, paling hanya selisihnya 1000 hingga 2000 karena memang penjual ini kan mengambil daging berbeda tempat,” ujarnya.

Begitu pula dengan cabe besar perkilonya mencapai Rp 50 ribu. Sedangkan cabe rawit, hasil pemantauan Siti malah mengalami penurunan yang sebelumnya melonjak tinggi.

Setiap hari, kata dia, pihaknya terus melakukan pemantaun tiga pasar yang menjadi rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pasar tersebut yakni pasar Ki Lemah Dhuwur, Seninan dan Kamal.

“Meski mengalami kenaikan, yang penting stok aman dan kulakan tidak sulit,” jelasnya.

Kenaikan ini terjadi akibat permintaan yang juga tinggi saat bulan ramadhan. Ia menyebut kenaikan harga akan semakin tinggi menjelang lebaran nanti. Namun, dia memastikan akan memantau kembali harga bahan pangan ini pada pertengahan bulan nanti.

“Jika pertengahan bulan ramadhan nanti turun, kemungkinan menjelang lebaran akan kembali naik,” tukasnya. (tim)

Sowan ke Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Naikkan PNBP

JAKARTA—Dirjen Bea Cukai Askolani bersilaturahmi dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Askolani berharap dukungan Polri terkait tugas-tugas kepabeanan. “Meminta dukungan terhadap Polri berkaitan dengan menaikkan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) di lingkungan bea cukai agar pendapatan negara bisa maksimal,” kata Sigit dalam keterangannya.

Disamping itu, Dirjen Bea Cukai meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran.

“Kami Polri, tentunya mendukung terkait upaya Bea Cukai guna menaikan PNBP sehingga pemasukan terhadap negara meningkat,” tandas Sigit.

Diketahui, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Polri telah lama menjalin kerja sama dengan memperkuat sinergitas kegiatan. Hal itu untuk mencegah berbagai praktik ilegal seperti penyelundupan barang-barang ilegal termasuk narkoba. Tujuannya untuk meningkatkan pendapat negara sebagaimana diintruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (tim)

Satlantas Polres Lumajang Amankan 10 Sepeda Motor Tidak Sesuai Spesifikasi Standar

0

LUMAJANG – Dalam rangka antisipasi balapan liar, Sat Lantas Polres Lumajang melakukan patroli hunting di wilayah Kabupaten Lumajang.

Patroli hunting dilaksanana pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Bayu Halim Nugroho.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menjelaskan kegiatan patroli serta hunting, guna mencegah terjadinya aksi kegiatan balap liar yang dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan lain.

“Patroli hunting ini akan terus dilakukan biar tidak menimbulkan keresahan masyarakat dengan adanya kendaraan yang tidak sesuai standar, dan mengantisipasi balap liar yang meresahkan masyarakat,” ujar Shinta.

Hasilnya dari patroli hunting polisi berhasil mengamankan 10 sepeda motor yang tidak sesuai standar.

Para pengendara motor yang sepeda motornya tidak sesuai standar langsung diberi tindakan tilang.

“Saat ini 10 sepeda motor tersebut di amankan di kantor Satlantas Polres Lumajang,” ujar Ipda Andrias Shinta.

Lanjut Shinta, untuk pengendara yang ingin mengambil sepeda motor yang diamankan setelah Bulan Suci Ramadhan.

“Syaratnya untuk mengambil sepeda motor harus mengganti sesuai dengan standar,” imbuhnya.

Selain itu juga personil yang patroli juga melakukan himbauan protokol kesehatan kepada warga yang ditemui tidak menggunkan masker.

“Mensosialisasikan pelaksanaan operasi Keselamatan Semeru 2021 kepada masyarakat untuk mewujudkan kamseltibcarlantas di tengah mewabahnya Pandemi Covid 19.” pungkas Ipda Andrias Shinta. (tim)

DPRD RDP, Perusahaan Tambang Pakai Jalan Desa Wajib Memperbaikinya

BARITO UTARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Barito Utara dari Komisi III, menanyakan keseriusan baik itu Investor Perusahaan di sektor perkayuan maupun Tambang Batu Bara yang beroperasi di Kecamatan Lahei Barat,untuk membantu menangani perbaikan jalan di Desa Luwe Hulu dan Hilir agar cepat fungsional.

Ketua komisi III DPRD Barito Utara,H.Tajeri  mempertanyakan ke pihak perusahaan yang semula menyetujui perbaikan jalan, akan tetapi hingga saat ini tidak tuntas dikerjakan,  sehingga masalah ini terkesan dibiarkan begitu saja.

“Rapat dengar pendapat ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, karena sudah dilaksanakan rapat yang dipimpin Dinas terkait tapi hingga kini pihak Perusahaan belum melakukan pekerjaan,”kata Tajeri,saat RDP dilangsukan,Senin (19/4/2021).

Menurut Tajeri,harusnya rapat yang sudah disetujui oleh beberapa Perusahaan dilakukan secepatnya,  agar kerusakaan badan jalan tidak parah.

Perwakilan PT.Medco Energi,M.Idrus mengatakan memang rapat bersama telah dilakukan,baik dari pihak perusahaan,  masyarakat dan Dinas terkait seperti PUPR dan Camat setempat.

Menurutnya ,pihak Perusahaan tentu saja berkomitmen dalam membantu warga,apalagi dibidang infrastruktur, masalah ini juga sudah menjadi tanggung jawab perusahaan.Pasalnya,  dalam melakukan kegiatan ada juga yang memerlukan perubahan.Seperti jalan di wilayah titik rendah, sehingga bila banjir jalan pasti tergenang air.

“Masalah ini tentu saja,kita juga menunggu keputusan managemen dari Pusat,karena kita tidak bisa mengambil keputusan,”kata M.Idrus.

Kadis PUPR Barito Utara,M.Iman Topik mengatakan,anggaran yang diperlukan untuk cor rigit beton jalan lintas Kecamatan di Desa Luwe Hilir sepanjang 700 meter,mencapai Rp.1,2 Miliyar.Dengan lebar 4,5 meter sedangkan bahu jalan disisi  kiri dan kanan Masing-masing 1,2 meter.

Sementara itu Pimpinan RDP.Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST mengungkapkan kesepakatan yang dicapai. Pihak Perusahaan melakukan koordinasi kembali,dalam jangka waktu dua Minggu.
Hal ini tentu untuk mengambil langkah percepatan penyelesaian jalan rigit beton di Desa Luwe Hilir,sebagai tindak lanjut pada berita acara tanggal 1 Januari 2021, sesuai rencana anggaran biaya yang dibuat oleh Dinas PUPR.
Kemudian dari hasil kesepkatan yang telah ditandatangani,akan dirapatkan kembali pada 3 Mei 2021.

Selanjutnya,PT.Victor Dua Tiga Mega dalam waktu satu Minggu akan melakukan rapat internal, mengenai penyelesaian status  jalan Desa Jangkang Baru menuju Luwe Hulu pada saat ini masih ada bangunan Kantor yang ditempati oleh PT. Victor Dua Tiga Mega.Hasil rapat tersebut nantinya,akan disampaikan kepada pemerintahan Kecamatan dan Desa.  (SS).

Polres Lumajang Serahkan Hadiah Sepeda Motor Kepada Kampung Tangguh Semeru Terbaik

LUMAJANG – Kapolsek Sumbersuko mewakili Kapolres Lumajang menyerahkan hadiah Kampung Tangguh Semeru Terbaik di Polres Lumajang dari Polda Jatim kepada Kepala Desa Purwosono.

Penyerahan hadiah Kampung Tangguh Semeru terbaik diberikan langsung Kapolsek Sumbersuko Iptu Nur Khamim kepada Kepala Desa Purwosono Hendrik Dwi Martono, Senin (19/4/2021)

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menyampaikan, Kapolsek secara langsung menyerahkan hadiah satu unit sepeda motor beat kepada kepala desa Purwosono sebagai kampung tangguh semeru terbaik di Polres Lumajang.

“KTS Purwosono merupakan juara lomba kampung tangguh semeru pelopor keselamatan berlalu lintas, kampung tangguh semeru cipta lagu dan kampung tangguh semeru nusantara,” ujarnya.

Sebelumnya penghargaan tersebut diberikan Kapolda Jatim saat acara gelar Kapolda Jatim Award 2021 yang berlangsung pada Kamis 11 Februari 2021 lalu di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Ipda Andrias Shinta menyampaikan, Kapolres Lumajang mengucapkan selamat kepada pemenang lomba kampung tangguh semeru dan berharap tidak cepat puas atas prestasi yang didapat sebab peran kampung tangguh belum tuntas justru didapatkannya prestasi tersebut menjadi penyemangat untuk melakukan tugas menjadi benteng pertahanan atas ancaman covid-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Purwosono yang telah berhasil meraih juara utama lomba kampung tangguh semeru, semoga prestasi yang telah dicapai dan diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Kepala Desa Purwosono Hendrik Dwi Martono menyampaikan ucapan banyak terima kasih dengan hadiah ini setelah dinyatakan menjadi kampung tangguh semeru terbaik di Polres Lumajang oleh Polda Jatim, ini akan membuat semangat untuk bisa mempertahankan prestasi ini.

“Dengan hadiah ini menambah semangat di masa Pandemi, dan kami harus lebih meningkatkan sinergitas dengan Polres Lumajang setelah mendapakan penghargaan dan prestasi,” ujarnya (tim)

Kemenag : Larangan Warung Nasi Berjualan Siang Hari Selama Puasa Berlebihan

SERANG – Imbauan tentang larangan restoran, rumah makan dan kafe berjualan pada siang hari selama bulan Ramadan oleh Pemerintah Kota Serang, Banten dinilai Kemenag terlalu berlebihan.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Iimbauan Bersama Nomor 451.13/335-Kesra/2021. Jika pihak restoran atau rumah makan nekat beroperasi pada waktu yang dilarang, maka terancam sanksi berupa hukuman 3 bulan penjara. Tak hanya itu, pengelola juga bisa terkena denda maksimal Rp50 juta.

Juru bicara Kementerian Agama Abdul Rochman dalam keterangan tertulis menyampaikan kebijakan ini tidak sesuai dengan prinsip moderasi dalam mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang dan cenderung berlebihan.

Menurut dia, larangan itu membatasi akses sosial masyarakat dalam bekerja atau berusaha. Terlebih kehadiran rumah makan dan sejenisnya dibutuhkan bagi mereka yang tak berkewajiban menjalankan ibadah puasa.

Dia menegaskan larangan berjualan yang tertuang dalam kebijakan tersebut juga diskriminatif dan melanggar hak asasi manusia terutama bagi orang atau umat yang tidak berkewajiban menjalankan puasa Ramadhan, aktivitas pekerjaan jual beli, dan berusaha.

Ia meminta kepada otoritas setempat untuk mengkaji ulang larangan tersebut. Sebab, yang mesti dikedepankan yakni sikap saling menghormati dan menghargai baik bagi mereka yang berpuasa maupun tidak berpuasa.

“Saya harap ini bisa ditinjau ulang. Semua pihak harus bisa mengedepankan sikap saling menghormati. Bagi mereka yang tidak berpuasa, diharapkan juga bisa menghormati yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sebaliknya, mereka yang berpuasa agar bisa menahan diri dan tetap bersabar dalam menjalani ibadah puasanya,” kata dia. (tim)

Pemuda Grati Dianiaya Dua Orang Tak Dikenal di Ranu Gratitunon

PASURUAN – Senin (19/04/2021) di area tepi danau ranu yang terletak di Dusun Parasan Kelurahan Gratitunon Kecamatan Grati Kab. Pasuruan, Mukhamad Ramadhani (19) menjadi korban penganiayaan oleh 2 orang lelaki tak dikenal.

Saat itu, korban yang berasal dari Dsn. Tegalan I Desa Kalipang Kecamatan Grati Kab. Pasuruan datang ke tepi danau ranu untuk acara makan-makan bersama temannya.

Tiba-tiba, datang dua orang lelaki sekitar umur 30an mendatangi korban. Seorang terduga pelaku memiliki ciri tubuh pendek kekar, agak brewok, rambut samping cepak, rambut atas tebal, menggunakan masker, membawa tas berisi bondet, jaket warna hitam.

Sedangkan pelaku lainnya berciri-ciri laki-laki, kurus, agak tinggi, menggunakan jaket warna hitam, helm hitam, celana hitam. Terduga pelaku mengendarai sepeda motor honda vario warna hitam nopol N.2351 WI.

Saat kejadian, terduga pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang makan makan di tepi danau ranu.

Sembari marah-marah, salah satu pelaku membanting helm milik korban. Lantas terduga pelaku tersebut mengambil bahan peledak sejenis bondet dari dalam tas dan menghantamkannya ke arah kepala bagian kiri belakang korbam.

Tak ayal, korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan pada bagian pergelangan tangan kanan akibat hantaman bondet.

Setelah menghantamkan bondet, dua terduga pelaku tersebut berlari kearah hutan yang berada di tepi danau ranu.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada barang milik korban yang hilang.

Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Grati Kompol H. Suyitno mengerahkan jajarannya untuk segera menyelidiki peristiwa tersebut.

Kapolsek mengatakan, dati kejadian itu polisi mengamankan barang bukti berupa 1(satu) unit sepeda motor Honda Vario Warna Hitam Nopol N. 2351 WI yang diduga milik pelaku. 1(Satu) Unit Sepeda Motor Honda Vario Warna Hitam Nopol L 4765 YS milik korban, dan 1(Satu) unit sepeda motor Honda Beat Warna Putih Nopol N 4692 TCU milik saksi. (tofa)