Home Blog Page 1845

Selain Bagikan Masker, Satlantas Polresta Pasuruan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Fasum

PASURUAN – Pandemi covid-19 yang masih melanda negeri ini tak lantas membuat anak bangsa ini menyerah menghadapinya.

Berbagai elemen masyarakat terus meningkatkan usaha untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.

Salahsatunya dilakukan oleh Satlantas Polres Kota Pasuruan yang terus melakukan pengawasan dan imbauan tentang penerapan protokol kesehatan.

Jumat (19/02/2021) dipimpin oleh Kasatlantas Polresta Pasuruan, kesatuan bhayangkara ini membagikan masker di fasilitas umum. Tepatnya di jalan Soekarno – Hatta yang kerap jadi pangkalan Mobil Penumpang Umum (MPU).

Tak hanya membagikan masker, jajaran Satlantas Polresta Pasuruan juga melakukan penyemprotan disinfektan pada armada MPU dan becak-becak yang sedang mangkal di jalan utama Kota Pasuruan itu.

Kasatlantas, AKP Yudiyono, SH dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka menyampaikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat Kota Pasuruan, khususnya di pasar dan angkutan umum tentang pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan agar memutus wabah / pandemi covid 19.

“Selain membagikan masker, kita melaksanakan penyemprotan desinfektan guna strerilisasi MPU dan becak becak di pasar besar Pasuruan kota untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Kasatlantas. (tofa/qomar)

Koramil 06 Lahei Imbau Kepada Warga Agar Patuhi Protkes Covid-19

0

Muara Teweh Barito Utara.Gempurnews.com-Babinsa Koramil 06 Kecamatan Lahei,Kabupaten Barito Utara,Kalteng. Mensosialisasikan dan menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Lahei agar mematuhi dan mentaati pada Protokol Kesehatan Covid-19,pada Kamis (18/02/21).

Turut hadir dalam kegiatan Imbauan Protkes tersebut,Babinsa Koramil 06 Lahei dan Bhabinkamtibmas Polsek Lahei serta warga disekitar Kelurahan Lahei.

Beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM sekala mikro yaitu  melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya Kecamatan Lahei,melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin protkes dan membantu pendistribusian logistik pendukung(masker, bansos).

Adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya melakukan pendeteksian kasus baru Covid-19,pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus probable dan suspek,melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa,RT.RW,satgas Covid-19 dan pemerintah daerah,  terkait persiapan dalam rangka pelacakan kontak erat,menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat dan keluarga yang bersumber dari puskesmas,Dinkes, mengidentifikasi kasus suspek dari semua kontak erat. 

Danramil 06 Lahei,Kapten Inf.Joko Sutikno,menyebutkan Ada beberapa langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyeketan yaitu, menempatkan Rambu -rambu atau tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, 

“Mengatur giliran jaga warga di cek point, sehingga dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup,arus  keluar dan masuk warga baik didalam wilayahnya maupun keluar wilayah selama dalam penyekatan,”tegasnya. (SS).

Koramil 06 Lahei Imbau Warga Patuhi Protkes Covid-19

0

BARITO – Babinsa Koramil 06 Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, mensosialisasikan dan menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Lahei agar mematuhi dan mentaati Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19, pada Kamis (18/02/21).

Turut hadir dalam kegiatan Imbauan Protkes tersebut, Babinsa Koramil 06 Lahei dan Bhabinkamtibmas Polsek Lahei serta warga disekitar Kelurahan Lahei.

Beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM sekala mikro yaitu melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya Kecamatan Lahei, melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin prokes dan membantu pendistribusian logistik pendukung (masker, bansos).

Adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya, melakukan pendeteksian kasus baru Covid-19, pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus probable dan suspek, melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa, RT RW, Satgas Covid-19 dan pemerintah daerah,  terkait persiapan dalam rangka pelacakan kontak erat, menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat dan keluarga yang bersumber dari puskesmas, Dinkes, mengidentifikasi kasus suspek dari semua kontak erat. 

Danramil 06 Lahei, Kapten Inf.Joko Sutikno, menyebutkan ada beberapa langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyeketan yaitu, menempatkan rambu -rambu atau tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, 

“Mengatur giliran jaga warga di cek point, sehingga dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup,arus  keluar dan masuk warga baik didalam wilayahnya maupun keluar wilayah selama dalam penyekatan,” tegasnya. (SS).

Pilih Jurusan Vokasi, Bisa Langsung Kerja atau Usaha Mandiri

0

BANDUNG–
Apa sih jurusan atau program studi vokasi relevansinya dengan dunia industri atau mo bikin usaha mandiri.
Dari waktu ke waktu jurusan vokasi semakin banyak diminati para calon mahasiswa, kenapa demikian, karena jurusan vokasi lebih banyak melakukan simulasi praktik nyata pada tugas dan karya saat dilakukan di bangku kuliah. Tentu jadi sangat mengasikan bagi para peserta pada setiap mata kuliah. Apa saja yang harus diketahui pada jurusan vokasional itu ?.

Pertama, kuliah vokasi lebih banyak praktik di laboratorium, studio, bengkel dan lapangan saat praktik kerja nyata. Tidak heran jika setiap lulusan akan terus banyak terpakai di beberapa perusahan sebidang dengan jurusannya.
Kedua, selain melahirkan para ahli terapan juga diberi tambahan ilmu pengetahuan/ wawasan dan sikap yang cakap dan baik untuk mengatur ritme dalam alur proses kerja sesuai dengan prosedur ketetapan pekerjaan.
Ketiga, jurusan atau program studi khusunya di perguruan tinggi program vokasional wajib lulus tepat waktu dari sejumlah sks per semester yang telah ditentukan atau dapat mempercepat ke lulusan dari biasanya.

Ketiga urusan proses studi diatas lebih banyak diminati para calon mahasiswa sekarang. Selain itu juga, para pengajar di jurusan vokasional selalu di buat kombinasi tenaga pendidik, yakni antara dosen dan praktisi dari kalangan industri terkait. Tentu hal ini akan jadi lebih cepat menerima adaptasi karena para praktisi melakukan keterlibatan langsung dengan para mahasiswa. Selain proses pratika di lab atau studio yang tidak kalah menariknya adalah proses belajar dengan model konsultasi, dimana setiap mahasiswa mendapat bimbingan secara intens.

Ilmu dan pengetahuan yang mereka pelajari cenderung lebih fokus  mengedepankan praktik dengan topik yang lebih spesifik terhadap kasus nyata Sebagai contoh, pada jurusan atau program studi Multimedia; seperti menekuni Character Design dan Editing dan Visual Effect serta masih banyak lagi yang dapat menjadi bekal sebagai keahlian khusus itu.

Pendidikan vokasi ini akan mendapatkan gelar Ahli Madya untuk jenjang diploma (D3), sedangkan jenjang (D4) akan menyandang Ahli dengan gelar Sarjana Terapan. Oh yaa, untuk D3 bisa keluar dulu untuk kerja atau lanjut studi ke D4 dinamakan terminasi jenjang (D3/D4). Program terminasi ini sebagai jeda atau antara bekerja dahulu setelah lulus D3 atau terus melanjutkan ke D4 . Lalu jika ingin studi lanjut ke program magister bagaimana ? – tentu bisa lanjut ke S2 atau Spesialis (Sp2), untuk yang terakhir ini belum banyak diselenggarakan baik perguruan tinggi negeri atau swasta.

Dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, diperkenalkan standar kompetensi multimedia, perangkat lunak, animasi, produksi siaran televisi, dan
produksi sebuah film.

Penyelenggara pendidikan vokasi bidang studi dan keahlian profesi terapan untuk bidang Desain Komuniasi Visual itu baru ada di Universitas Widyatama dengan 3 jurusan atau program studi unggulan  yakni: program studi Desain Grafis (D4), program studi Multimedia (D3) serta program studi Film dan Televisi (D4) khususnya di Kota Bandung.

Tips memilih pendidikan vokasi; memilih atau pilih jurusan atau program studi yang diminati. Perhatikan jenjang diploma (D3) atau diploma (D4), lihat kurikulum, karena akan memperlihatkan sejumlah mata kuliah yang banyak digemari atau tidak.
Kalian boleh tanya dosen dan praktisi pengajarnya. Lihat lab dan sarana kampusnya asik gak buat kamu belajar. Dan yang terpenting lainnya kalian harus menghitung dan merencanakan anggaran kuliah selama waktu jenjang 3 atau 4 tahun itu supaya kalian tidak melakukan keluar saat proses studi dari kampus tersebut. Selamat untuk memilih dan meraih sukses di bangku kuliah vokasional.

Sumber : DKV UTama
Achmad/Edison

Pelatihan Kewirausahaan Untuk Peserta Program Rehabilitasi Klien Binaan BNN Provinsi Jawa Barat

0

BANDUNG – Salah satu bagian dari Tridharma perguruan Tinggi adalah melaksanakan pengabdian Kepada Masyarakat. Hal ini pun dilaksanakan oleh dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Widyatama.

Salah satu satu Kegiatan PKM yang dilakukan dengan mengambil topik “Pelatihan Kewirausahaan Untuk Peserta Program Rehab Berkelanjutan.
Bagi Klien Binaan Yang Mendapatkan Pemantauan dan Pendapingan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Dan Pegawai BNN Provinsi Jawa Barat” pada Kamis, 18 Februari 2021, secara daring ( secara on line ).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dapat terselenggara atas kerjasama dari FEB Universitas Widyatama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan ini dimulai pada pukul 09.00 dan dibuka oleh salah satu ketua Cluster Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Widyatama yaitu Yelli Eka Sumadhinata SE., M.M. yang menjabat juga sebagai Kepala Pusat Karir Universitas Widyatama.

Ketua Bidang Rehabilitasi (Konselor Ahli Madya) Dr. Anas Saepudin M.S.i. menyampaikan, sebagai pesertanya yaitu dari klien Binaan yang mendapatkan pemantauan dan pendapingan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pegawai BNN seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 96 peserta.

Lebih lanjut diungkapkan pula, tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan motivasi bagi Klien Binaan yang mendapatkan pemantauan dan pendampingan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka pengembalian klien binaan ke masyarakat dan pembinaan karir mereka karena eksistensinya sebagai anggota masyarakat masih dibutuhkan.

Materi – materi yang disampaikan adalah bagaimana memulai usaha bagi calon -calon wirausaha dalam memulai usahanya dan digitalisasi usaha dengan menghadirkan para pembicara para wirausaha muda yang merupakan alumni dari Universitas Widyatama juga yaitu Ulfah Nurfebrianti dan Gumelar Bayu Fadilah.

Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan materi -materi dan kiat -kiat untuk menjadi wirausaha dan dapat memperkokoh perekonomian.

Harapannya, lebih lanjut, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat berhasil menjelma menjadi sumber penggerak ekonomi baru di Indonesia.

Reporter: Edison

Kapolri: Kita Butuh Bersatu Melawan Covid-19

0

JAKARTA— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak acara Dies Natalis HMI ke-74 yang digelar di Aula Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis malam (18/2/2021).

Acara yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan itu, turut dihadiri oleh senior-senior HMI seperti Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kepala BPKM Bahlil Lahadalia serta diikuti oleh tokoh HMI Akbar Tanjung melalui virtual.

Dalam sambutanya, Jenderal Listyo Sigit mengingatkan bahwa saat ini dunia khususnya bangsa Indonesia tengah mengalami masa-masa sulit yakni menghadapi pandemi Covid-19.

“Ini bukan masalah biasa, ini masalah yang luar biasa,” kata Kapolri.

Situasi pandemi Covid-19, sambung Sigit, tidak hanya berdampak kepada kesehatan melainkan juga perekonomian dan aspek lain. Untuk itu, ia mengingatkan bahwa saat ini, dibutuhkan persatuan dari seluruh elemen mahasiswa tak terkecuali pemuda dan mahasiswa.

Mantan Kapolda Banten ini sadar, bahwa polarisasi saat ini masih terasa dan terus timbul di tengah masyarakat dampak dari pemilihan kepemimpinan negara. Namun, Listyo menekankan, perbedaan akan selalu ada disetiap perjalanan pergantian kepemimpinan.

“Kapan kita harus berbeda pendapat dan kapan kita harus bersatu. Itu yang terpenting. Bukan untuk siapapun tapi untuk menjaga NKRI dan membawa negara kita keluar dari masa krisis global ini,” tekan Sigit.

Orang nomor satu di Korps Kepolisian ini lantas mengingatkan kalau elemen bangsa tidak bersatu maka dikhawatirkan pihak luar akan memanfaatkan kelengahan dan mengambil sumber daya alam yang kita miliki.

“Polarisasi ini belum selsai, kita lagi butuh persatuan karena masalah yang kita hadapi ini serius,” tandas mantan Kabareskrim Polri ini.

Disisi lain, Kapolri juga mengajak elemen pemuda dan mahasiswa khususnya HMI turut bersama-sama memberikan edukasi dan soslialisasi akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan bahasa-bahasa mahasiswa agar lebih efektif dan mudah diterima oleh masyarakat.

“Ini penting, dan perlu peran dari rekan-rekan untuk mengajak masyarakat dengan bahasa rekan-rekan sendiri. Kalau dengan bahasa mahasiswa ini seperti apa. Intinya adalah keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” pungkasnya. (tim)

Hadiri Dies Natalis HMI Ke-74, Kapolri: Kita Butuh Bersatu Melawan Covid-19

0

JAKARTA— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak acara Dies Natalis HMI ke-74 yang digelar di Aula Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis malam (18/2/2021).

Acara yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan itu, turut dihadiri oleh senior-senior HMI seperti Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kepala BPKM Bahlil Lahadalia serta diikuti oleh tokoh HMI Akbar Tanjung melalui virtual.

Dalam sambutanya, Jenderal Listyo Sigit mengingatkan bahwa saat ini dunia khususnya bangsa Indonesia tengah mengalami masa-masa sulit yakni menghadapi pandemi Covid-19.

“Ini bukan masalah biasa, ini masalah yang luar biasa,” kata Kapolri.

Situasi pandemi Covid-19, sambung Sigit, tidak hanya berdampak kepada kesehatan melainkan juga perekonomian dan aspek lain. Untuk itu, ia mengingatkan bahwa saat ini, dibutuhkan persatuan dari seluruh elemen mahasiswa tak terkecuali pemuda dan mahasiswa.

Mantan Kapolda Banten ini sadar, bahwa polarisasi saat ini masih terasa dan terus timbul di tengah masyarakat dampak dari pemilihan kepemimpinan negara. Namun, Listyo menekankan, perbedaan akan selalu ada disetiap perjalanan pergantian kepemimpinan.

“Kapan kita harus berbeda pendapat dan kapan kita harus bersatu. Itu yang terpenting. Bukan untuk siapapun tapi untuk menjaga NKRI dan membawa negara kita keluar dari masa krisis global ini,” tekan Sigit.

Orang nomor satu di Korps Kepolisian ini lantas mengingatkan kalau elemen bangsa tidak bersatu maka dikhawatirkan pihak luar akan memanfaatkan kelengahan dan mengambil sumber daya alam yang kita miliki.

“Polarisasi ini belum selsai, kita lagi butuh persatuan karena masalah yang kita hadapi ini serius,” tandas mantan Kabareskrim Polri ini.

Disisi lain, Kapolri juga mengajak elemen pemuda dan mahasiswa khususnya HMI turut bersama-sama memberikan edukasi dan soslialisasi akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan bahasa-bahasa mahasiswa agar lebih efektif dan mudah diterima oleh masyarakat.

“Ini penting, dan perlu peran dari rekan-rekan untuk mengajak masyarakat dengan bahasa rekan-rekan sendiri. Kalau dengan bahasa mahasiswa ini seperti apa. Intinya adalah keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” pungkasnya.

Terobosan Inovasi Dispendukcapil “DESAKU TUNTAS”

MALANG — Dalam waktu dekat ini masyarakat akan di berikan oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang pilihan layanan administrasi kependudukan yang di beri nama “DESAKU TUNTAS”, dalam layanan tersebut masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Kecamatan atau Dispendukcapil Kabupaten Malang cukup mendatangi kantor Desa setempat. Di Desa nantinya masyarakat akan di bantu oleh petugas Kader Adminduk yang sudah ditunjuk.

Adapun layanan yang dapat diakses oleh masyarakat ada 6 jenis layanan, diantaranya Permohonan pencetakan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Surat Pindah, Permohonan KTP-El dan KIA.

Dari jumlah Desa yang ada di Kabupaten Malang sebanyak 390 saat ini sebagai percontohan untuk kegiatan layanan ” DESAKU TUNTAS” masih 43 Desa yang sudah memiliki Kader Adminduk, rinciannya setiap Kecamatan akan di wakili oleh satu petugas yang sudah di tunjuk, dan ditambah Kecamatan Dau yang mengikutsertakan semua desa sebagai kader adminduk.

Dalam proses pembentukan Kader Adminduk, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil telah memberikan pelatihan dan pembinaan perihal bagaimana proses layanan adminduk beserta syarat-syarat yang harus di penuhi oleh masyarakat, dengan demikian masyarakat akan semakin mudah untuk memenuhi kebutuhan akan dokumen administrasi kependudukan. ( sjn )

Kompetisi Sepak Bola Diizinkan, Kapolri Ingatkan Komitmen Penegakan Prokes

0

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengizinkan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola tanah air di tengah situasi pandemi Covid-19. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, keputusan ini diambil usai pihaknya melakukan kajian mendalam.

“Kami kemudian melaksanakan rapat koordinasi, kita mencoba untuk kemudian mempelajari bersama terkait dengan kondisi terkini yang ada. Bahwa olahraga, khususnya Sepak Bola tetap harus berjalan,” kata Listyo Sigit usai menerima kunjungan Menpora di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Kendati demikian, Kapolri menekankan, semua pihak harus mempedomani bahwa keselamatan rakyat tetap salah satu faktor yang utama. Oleh karena itu, penyelenggara kompetisi sepak bola tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Dalam rapat kita sepakat untuk kita berikan kesempatan. Tentunya dengan catatan bahwa penegakan Prokes itu menjadi syarat utama. Dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub bola, pemain, suporter. di manapun nantinya apabila ini diselenggarakan penegakan prokes itu jadi prioritas,” tekan Kapolri.

Untuk itu, Polri, kata Sigit memberikan kesempatan bagi pihak-pihak penyelenggara untuk menyelenggarkan pra kompetisi. Hal ini, tekan Sigit, untuk melihat komitmen dan sudah sesuai atau tidaknya penegakan protokol kesehatan ketika nanti kompetisi benar-benar bergulir.

“Kalo syarat itu bisa dilaksanakan, kita evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggara kegiatan bisa semakin baik. Tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen,” pungkas Listyo Sigit.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menpora Zainudin Amali menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan kesempatan kompetisi sepak bola tanah air kembali bergulir.

“Ini sekaligus menjadi ujian, apakah hal-hal yang sudah disampaikan pada saat memohon izin dari pihak PSSI dan LIB itu dipatuhi tidak. Polri akan melihat itu, kalau turnamen pramusim ini berhasil dengan baik. maka tntu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022,” jelas Menpora. (tim)

Pohon Tumbang di Piket Nol, Jalan Penghubung Malang -Lumajang Macet

0

LUMAJANG – Angin puting beliung sangat kencang mengakibatkan banyaknya pohon tumbang di beberapa wilayah Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Rabu (17/02/2021).

Bersamaan dengan itu, terjadi tanah longsor di kawasan piket nol di Kilometer 55, jalan penghubung Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang Jawa Timur.

Pohon berjenis aren dengan diameter 30 cm tersebut tumbang menutup akses jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tertutup total dan mengakibatkan kemacetan.

Pihak BPBD Lumajang, setelah menerima laporan dari salah satu relawan yang berada di lokasi, segera bertindak cepat dengan mengirimkan tim untuk membersihkan jalan.

Kasi Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, pihak BPBD dibantu warga melakukan pembersihan jalan secara manual.

“Ya, dibersihkan untuk mengurai kemacetan jalan yang terjadi akibat pohon tumbang menutup jalan,” kata Wawan.

Ia menjelaskan bahwa untuk penanganan selanjutnya akan dilanjutkan besok pagi, mengingat situasi dan kondisi.

“Saat ini tidak memungkinkan untuk beraktifitas di tengah angin kencang, bisa membahayakan para relawan.” Jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil dalam kejadian tersebut, hanya saja arus lalu lintas tujuan Malang-Lumajang sempat macet. (Markasan)