Home Blog Page 1854

Musrenbang RKPD Kecamatan Lahei Barat Dihadiri Anggota DPRD

0

BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Lahei Barat bertempat di Aula Kecamatan Teweh Tengah. 

Musrenbang tingkat Kecamatan itu dibuka Asisten Sekda Bidang Administrasi umum Ir. Inriawaty Karawaheni secara virtual ditempat terpisah pada Selasa (9/2/21).

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi umum Inriawaty Karawaheni mengatakan, musrenbang ini merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan, stakeholders di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan.

“Hal yang mendasar pada masukan dari hasil Musrenbang Desa Kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas desa, kelurahan di kecamatan yang bersangkutan. Musrenbang kecamatan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Februari dengan mengeluarkan berupa Dokumen Rencana Pembangunan Kecamatan serta masukan untuk Renja SKPD Kecamatan,” kata Inriaty Karawaheni.

Dikatakannya juga, musrenbang tingkat kecamatan ini dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa dan kelurahan,yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan. 

Inriaty, menambahkan, dalam penentuan-penentuan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan tahun 2022 harus selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023 dalam rangka pencapaian 5 (lima) prioritas pembangunan di Barito Utara.

Adapun lima prioritas pembangunan di Barito Utara yaitu pertama infrastruktur dan energi, kedua pendidikan dan kesehatan, ketiga peningkatan ekonomi masyarakat, ke empat sosial, budaya, pariwisata dan lingkungan hidup dan ke lima reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menanggapi hal tersebut, Surianor, dari partai Demokrat mengatakan usulan itu kita lihat baik semua.
“Kemajuan Lahei Barat dan segala Prioritas sekarang ini cukup diharapkan, kita seĺaku wakil dari masyarakat sebagai anggota DPRD di Barito Utara mengharapkan kepada Pemerintah agar apa yang diusulkan skala prioritas bisa diakomodir dan bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Tanggapan terus dilanjutkan dari anggota Dewan dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Heny Rosgiati Rusli. Dikatakannya, Lahei Barat sekarang sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama pada beberapa tahun terakhir ini.

“Seperti kita lihat bersama Infrastrukturnya sudah berjalan dengan baik, dari segi kesehatan masyarakatnya terlayani dengan baik.Kedepan PLN pun bisa memasuki ke semua wilayah yang ada di Kecamatan Lahei Barat, sehingga Kantor Desa di Kecamatan bisa maju dan berkembang,” terañgnya. (SS)

Polda Aceh Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional

0

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah Aceh, Kamis (11/02/2021) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 353 Kg jaringan internasional dan dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil di Aula Serba Guna Mapolda Aceh.

Konferensi pers tersebut ikut didampingi oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs. Raden Purwadi, S.H, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S. I. K., M. H, Kakanwil Bea Cukai Safuadi, Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol. Ade Sapari, S.I.K., S.H beserta Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, S. H., S. I. K., M. Si.

Kapolda Aceh dalam konferensi pers tersebut mengungkapkan, di satu sisi ini merupakan suatu keberhasilan polri dalam memberantas narkotika, namun di sisi lain Kapolda Aceh sangat prihatin melihat masih ditemukannya narkotika jenis sabu seberat 353 Kg di Aceh.

“Saya prihatin melihat sabu seberat itu masih ada di Aceh, ini sangat berpotensi untuk menghancurkan generasi emas Aceh,” ucap Kapolda.

Kapolda mengharapkan, dalam hal ini awak media agar ikut membantu kepolisian untuk mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkotika dan ikut membantu memberantasnya.

“Awak media harus ikut membantu kepolisian dan kita semua harus bersatu untuk memberantas narkotika. Kalau tidak, mereka akan memanfatkan setiap celah untuk mensuplay narkotika ke Aceh,” ujarnya.

“Kita harus menyamakan visi untuk membebaskan aceh dari peredaran narkotika. Kita dari kepolisian juga siap menindak tegas dan terukur agar mereka tidak coba-coba memasok narkotika ke Aceh,” tegasnya.

“Ini semua kita lakukan untuk menyelamatkan generasi emas Aceh sebanyak 1.760.000 jiwa dari barang haram tersebut,” tegasnya lagi.

Di samping itu, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S. I. K., M. H juga menambahkan, sebenarnya informasi yang kami dapat sudah dari pertengahan Desember. Setelah itu langsung membentuk tim dan melibatkan pihak Bea Cukai karena modus mereka menggunakan jalur laut.

Ia menjelaskan, negara penghasil narkoba terbesar saat ini adalah Meksiko, Myanmar, dan Negara Timur Tengah yaitu Afganistan.

“Nantinya kami juga akan bekerja sama dengan kawan luar negeri dan agenci penegak hukum internasional,” ucapnya.

Oleh karena itu Krisno mengharapkan, semua pihak harus bekerjasama dan pengungkapan ini merupakan hasil dari kerjasama tersebut.

“Kita harus bekerjasama untuk memberantas narkoba ini, karena kejahatan internasional khusus narkotika saat ini juga dilakukan dengan cara teroganisir, maka kita juga harus terorganisir untuk memberantasnya,” pungkas Jenderal bintang satu dari Mabes Polri tersebut. (tim)

Panglima TNI Intruksikan Bombardir RT yang Masuk Zona Merah dengan Prokes Ketat

Forkopimda Jawa Timur, dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melakukan kunjungan kerja. Dalam rangka implementasi dari tenaga tracer di kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Pada Kamis (11/2/2021).

“Untuk membantu sampai dengan tingkat desa melacak, terkait dengan kasus Covid-19, termasuk juga melaksanakan isolasi apabila dinyanyikan Positif Covid-19. ” Ucapnya Panglima TNI, di dampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, saat melakukan kunjungan di Posko PPKM Mikro.

Namun di Kampung Tangguh yang berbasis RT/RW ini kondisinya sudah menjadi wilayah hijau, sehingga fungsi dari tenaga tracer dari Babinsa dan Babinkamtibmas, termasuk unsur dari desa tetap melaksanakan tugas. Tapi hanya sebagai petugas Protokol Kesehatan (Prokes).

“Setiap saya lihat tadi setiap tamu yang masuk pun harus di tegur apabila tidak menggunakan masker, tapi disini sudah menggunakan masker jadi tidak ada yang ditegur, tinggal di awasi saja.” Paparnya Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain itu, Panglima kembali menegaskan, untuk tetap mempertahankan dan menjaga zona hijau ini, dihimbau warga untuk tetap melaksanakan prokes dengan ketat.

“Sesuai laporan deri ibu Gubernur, di Jawa Timur ini yang masuk zona merah ada 210 RT, dan saya sudah perintahkan kepada Pangdam termasuk koordinasi dengan bapak Kapolda untuk terus membombardir 210 RT tersebut, kita kita kroyok dengan melakukan pelacakan, melakukan isolasi, kemudian kita perketat dengan melaksanakan pembatas sosial dan tentunya dari pemerintah daerah akan mengeluarkan peraturan untuk hal tersebut.” Tegas Panglima TNI dihadapkan awak media.

“Saya yakin 210 RT tersebut, dengan sistem Kampung Tangguh yang berbasis RT/RW ini, bisa masuk menjadi wilayah hijau.” Pungkasnya Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. (tim)

Ruas Jalan Kertowono -Tunjung Gucialit Dikeluhkan Warga

LUMAJANG – Tingginya curah hujan menyebabkan ruas jalan Kertowono – Tunjung rusak parah, ditambah ambrolnya jembatan gorong gorong menyebabkan akses jalan di Kecamatan Gucialit ini terputus dan berbahaya.

Kondisi jalan seperti ini pun akhirnya menjadi sumber keluhan warga setempat dan sejumlah pengguna jalan. Pasalnya, akses jalan tersebut licin dan berlubang cukup parah. Tak jarang kendaraan yang lewat tergelincir.

Suparman, warga Desa Kertowono yang setiap hari bekerja membawa rumput, mengaku kesulitan mengendarai motornya, apalagi ketika musim hujan sudah tiba, jalanan utama di wilayah tersebut penuh dengan lumpur tebal.

“Payah mas. Jalannya rusak. Kalau dulu tidak separah ini. Tapi sekarang, apalagi yang di atas itu, jalan berlubang cukup dalam. Banyak mobil tak bisa naik,” kata dia, saat istirahat didekat gorong gorong ambrol sambil menyandarkan kendaraannya di tegakan kayu.

Rusaknya jalan dan ambrolnya jembatan gorong gorong yang tak kunjung diperbaiki ini, membuat warga setempat kecewa kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Jalan dalam kondisi seperti ini sudah lama, dan sering pengendara motor banyak yang jatuh. Tiap dua hari saya melawati jalan ini,” kata Sumardi (40), pedagang gorden keliling asal Desa Kandang Tepus kepada Gempurnews di lokasi, Kamis (11/02/2021).

Hal yang sama disampaikan oleh Suhariadi (45). Menurutnya, jalan rusak seperti ini mulai parah di awal musim penghujan tahun 2016 lalu. Namun hingga saat ini kondisinya makin rusak dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Warga desa menginginkan jalan ini segera diperbaiki. Kasihan kemarin ada ibu-ibu yang sedang hamil melintas di jalan ini, hampir keguguran. Dua hari yang lalu ada orang perempuan “nggelundung” ke situ ” ujar Suhariadi sambil menunjuk ke area gorong gorong bongkar.

Sementara itu ketika dimintai tanggapan tentang jalan rusak dan jembatan ambrol, Kepala Desa Kertowono, Lahin menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkali kali melaporkan kondisi jalan tersebut.

“Sudah mas. Kami sudah melaporkan hal ini kepada pejabat berwenang. Video kondisi jalan rusak juga sudah kami sampaikan. Bahkan Pejabat pun sudah banyak yang tahu. Tinggal tunggu realisasinya saja,” tutur Lahin.

Lahin menjelaskan, jalan tersebut jurusan menuju tiga Desa, dari Desa Kertowono ke Desa Tunjung dan ke Desa Sombo Kecamatan Gucialit. Pihaknya mengaku, setiap ada keluhan dari masyarakat terkait kerusakan jalan, langsung menindaklanjuti dan melakukan survei untuk mengetahui kondisi jalan rusak yang dikeluhkan warga.

“Jalan dan gorong gorong rusak itu sudah kami upayakan. Tim pemeliharaan jalan Dinas PUPR Lumajang juga sudah menerima laporan kami,” jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, ambrolnya gorong gorong dan lubang-lubang yang ada di jalan tersebut memiliki lebar bervariasi, yaitu antara 1-2 meter dengan kedalaman sekitar 15 cm. Hanya saja jarak antara lubang yang satu dengan yang lainnya berdekatan sehingga menyulitkan warga yang ingin melintas. (tim)

Tak Kunjung Diperhatikan, Jalan Gajah Mada Kota Pasuruan Kerap Jadi Genangan Air

PASURUAN – Meski sering terjadi genangan air di jalan Gajah Mada atau tepat di depan Polres Kota Pasuruan hingga kantor Satpol PP akibat luapan air dari gorong-gorong yang diperkirakan tersumbat, namun tidak ada perhatian dari dinas PU Pemerintah Pota Pasuruan.

Kamis, 10 Februari 2021 awak media gempurnews melihat meluapnya air dari gorong-gorong hingga memenuhi setengah bahu jalan. Akibatnya pengendara terganggu karena lebar jalan hanya tinggal separuh karena banyak pengendara yang menghindari genangan air.

Dikatakan Endy, Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, genangan seperti ini sudah terjadi bertahun-tahun.
“Hingga kini belum ada realisasi perawatan maupun normalisasi. Harapan kami agar jalan segera di tinggikan atau di tembok biar air tidak meluap ke jalan,” katanya.

Sampai berita ini ditulis, Gempur News belum mendapat konfirmasi ke pihak dinas PU terkait genangan air tersebut. (arie)

Persatuan Warpas Raya Bantu Warga Balung Anyar

PASURUAN – Persatuan Wartawan Pasuruan (warpas) Raya memberikan bantuan sosial kepada Is, warga desa Balung Anyar kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan pada Kamis (10/02/2021).

Berawal dari group WA para wartawan Pasuruan Raya menerima adanya sebuah kejadian perilaku tidak baik oleh Is.
Di saat pandemi,Is belum pernah menerima bantuan dikarenakan datanya masih jadi satu dengan orang tuanya, sehingga membuat seorang ibu, yang waktu itu sambil menggendong bayinya, nekat mengambil gula dan biskuit di toko warga desa Balung Anyar kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan.

Menurut keterangan Soleh, Kepala Desa Balung Anyar mengatakan bahwa ibu dari bayi itu memang belum menerima BLT sama sekali karena KK-nya masih jadi satu sama orang tuanya.
Namun sekarang telah dipisah dan dalam proses pengajuan untuk menerima bantuan sosial.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh jurnalis yang rela memberi suport bantuan kepada warga kami,” ujar Soleh.

Soleh berharap bantuan ini bermanfaat dapat meringankan beban masyarakat. “Harapan saya kejadian ini tidak terlulang kembali kembali,” terang miftaful. (arie/topa)

Bupati Barut Buka Raker Pemerintahan dan Pembangunan

0

BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengelar, rapat kerja Pemerintahan dan Pembangunan yang dibuka oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah di Balai Antang Muara Teweh, Kamis (11/2/21).

Å”apat diawali dengan penandatanganan berita acara, serah terima jabatan Pemimpin tinggi Pratama dilingkup Pemda Barito Utara. Hadir pada rapat tersebut Ketua DPRD Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP, Sekretaris Daerah, Ir. H. Jainal Abidin, M.AP. Polres, Dandim 1013 Muara Teweh serta Kepala perangkat Daerah Lingkup Pemerintahan Barito Utara. 

Sekretaris Daerah Barito Utara dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan diadakannya rapat kerja pemerintahan dan pembangunan ini adalah untuk mengembangkan kesamaan pemahaman, dan solidaritas pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam melaksanakan tugas dibidang pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan. 

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa, rapat kerja pemerintahan dan pembangunan ini, menjadi tolok ukur kerhasilan kinerja dari SKPD, agar pembangunan daerah benar-benar Strategis dan dapat dirasakan oleh masyarakat Barito Utara kedepan. 

:Oleh karena itu dalam program pembangunan, rapat ini merupakan sarana untuk silaturahim, sekaligus mengevaluasi dan mereview kembali sejauh mana keberhasilan maupun kendala yang kita hadapi didalam pelaksanaan tugas, yang kita emban pada tahun 2020 selanjutnya sebagai bahan perbaikan pada tahun 2021,” pungkas Nadalsyah. (SS)

PPKM Mikro, Polda Jatim Kerahkan 6. 043 Personil Babinkamtibmas.

SURABAYA – Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, pada Kamis (11/2/2021) di lapangan Mapolda Jatim. Untuk membantu melaksanakan tracer dan Vaksinator Covid-19 di Jawa Timur.

Sebanyak 6.043 personil Babinkamtibmas diturunkan, dan akan berkolaborasi bersama tenaga kesehatan (nakes) jajaran Polda Jatim, dalam rangka membantu pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro di Jatim.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, Babinkamtibmas sudah disiapi bekal untuk men-tracing masyarakat apabila ada yang terpapar Covid-19. 

Mereka akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan warga masyarakat yang ditunjuk dalam gugus tugas wilayah, di tingkat RT, RW.

“Diharapkan kehadiran Babinkamtibmas dapat mendeteksi terkait adanya dampak dari masyarakat yang terpapar. Baru nanti medis bersama-sama untuk melakukan tugasnya sesuai fungsi kesehatan,” ujar Slamet didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (11/2/2021).

Sementara untuk tenaga medisnya langsung  menggunakan tenaga medis di rumah sakit Polri.

“Yakni rumah sakit Bhayangkara Surabaya, Malang Batu, Kediri, Nganjuk, Bojonegoro, Lumajang, Bondowoso,” tandasnya.

Nantinya di lapangan, Babinkamtibmas dan nakes akan bergabung dengan Dinas Kesehatan yang ada di masing-masing wilayah.

“Sehingga peran dari pada nakes kepolisian betul-betul ikut berperan di dalam penurunan, pencegahan covid-19,” pungkasnya Wakapolda Jatim. (tim)

Koramil Bersama BPBP dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Sikuy

0

BARITO UTARA – Koramil 1013-03 Teweh Tengah bersama anggota BPBD dan warga gelar gotong royong membersihkan bantaran sungai Sikuy, di Desa Sikuy Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara Kalteng, Rabu (10/2/21).

Kegiatan membersihkan sungai yang ada di sekitar desa Sikuy bertujuan agar saat musim penghujan arus air sungai tidak tersumbat yang bisa mengakibatkan bencana banjir.

Danramil 1013-03 Teweh Tengah Lettu Inf M. Guntur mengajak masyarakat  untuk aktif bergotong royong membersihkan bantaran sungai agar tercipta arus air sungai menjadi lancar serta bersih dan nyaman dipandang mata.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan dari seluruh anggota Koramil Teweh Tengah, BPBD dan komponen masyarakat Desa Sikuy dalam menjaga kebersihan lingkungan. Meskipun kerap mengalami banjìr, namun Desa ini harus tetap digelorakan agar bisa menjadi Desa maju dan mandiri,” kata Danramil 1013-03.

Di samping itu, imbuh Danramil, kegiatan gotong royong tersebut, secara khusus bagi TNI, merupakan pengamalan delapan wajib TNI. Sedangkan secara umum bagi semuanya, merupakan pelestarian nilai-nilai karakter bangsa Indonesia yaitu gotong royong.

“Semoga dengan adanya kegiatan yang seperti ini masyarakat akan lebih peduli, tentang pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga nilai tradisi yang sangat luhur,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Sikuy, Saperani sangat mengapresiasi anggota Koramil dan masyarakat yang sangat antusias dan kompak dengan bergotong royong dalam membersihkan bantaran sungai Sikuy.
“Mudah-mudahan dengan rampungnya bakti sosial gotong royong bersama Koramil Teweh Tengah, aliran air sungai kembali seperti  arus awal bersih, sehingga nyaman untuk warga dalam beraktivitas di sungai sikuy ini,” ungkap Kades Sikuy. (SS)

Kapolda Beri Penghargaan Anggota Teladan dan Kampung Tangguh Semeru Terbaik Di Jatim

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, berikan penghargaan kepada anggota teladan di seluruh Jawa Timur, dan Kampung Tangguh Semeru (KTS) terbaik dari masing-masing Polres Jajaran.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan dalam acara Kapolda Jatim Award 2021, yang berlangsung pada Kamis (11/2/21) di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim,Jalan Ahmad Yanii 116 Surabaya.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan diikuti oleh seluruh Polres Jajaran ini dilaksanakan secara virtual dari masing-masing Polres.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan selamat bagi anggota, KTS, dan Kesatuan yang telah mendapatkan penghargaan.

“Bukan berarti yang lainnya tidak bagus, tetapi dari beberapa parameter penilaian dan perdebatan yang sengit, sehingga diputuskan pemenangnya,” ujar Kapolda Jatim mengawali sambutannya.

Kapolda Jatim menghimbau dan mengajak kepada seluruh anggota yang ada di jajaran Polda Jatim, pimpinan kampung tangguh, dan kesatuan yang lain, untuk tetap semangat dalam bekerja.

“Mari kita tetap melaksanakan tugas wewenang dan tanggung jawab, dengan baik,karena dimanapun kita bertugas, selama kita mendapat Surat Keputusan, maka Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab melekat kepada kita,”tegas Irjen Nico.

Selain itu, Kapolda Jatim juga berpesan kepada anggotanya untuk membangun komunikasi yang baik, karena dengan komunikasi yang baik merupakan kunci keberhasilan, dan pekerjaan akan lebih baik.

“Pasalnya tidak semua orang mempunyai pemikiran yang sama seperti yang kita pikirkan, maka diperlukan jalinan komunikasi yang baik antara anggota, dengan pimpinan, dengan lingkungan, maupun dengan masyarakat, untuk mencapai satu tujuan,”tambah Irjen Nico.

Untuk itu lanjut Irjen Nico perlu melaksanakan anev dan komunikasi, sehingga tujuan organisasi bisa tercapai.

Menurut Irjen Nico jika ada kesatuan berhasil, anggota berhasil, Kabag, kasat bisa berhasil, pasti komunikasinya baik. Karena bisa menyampaikan apa yang diinginkan sehingga tujuannya bisa tercapai.

“Hasil tidak akan menghianati proses,” tegas Irjen Nico.

Sementara itu dikomfirmasi secara terpisah,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan,pemberian reward ini dilakukan sebagai motivasi kepada anggota di seluruh Jawa Timur, yang sudah bekerja dengan baik.

” Penilaian dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk oleh bapak Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, untuk menjaring dan melakukan parameter penilaian kepada setiap anggota yang telah bekerja dengan baik,” kata Kombes Pol Gatot usai kegiatan penyerahan penghargaan oleh Kapolda Jatim.

Adapun kategori penilaian yang paling utama adalah masalah Kampung Tangguh Semeru, selanjutnya penilaian untuk anggota yang bekerja dengan terbaik, dan kepada Kasat atau Kabag yang bekerja dengan baik serta Polres terbaik, dari 39 Polres di Jatim.

Penilaian dari tim penjaring dimulai sejak 6 bulan lalu, yakni bulan Oktober 2020,untuk mencari orang yang tepat mendapatkan penghargaan.

Penilaian tersebut kata Kabid Humas Polda Jatim dilihat dari pembinaan maupun operasionalnya, namun untuk anggota teladan dinilai dari sikap-sikap perwujudan tribratanya, dan sikap-sikap perwujudan catur prasetyanya.

“Dari mulai kejujuran, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas, dan ditunjuk 10 anggota teladan, dari seluruh anggota di Jawa Timur,” pungkas Kabid Humas. (tim)