Home Blog Page 1856

Subdit Jatanras Polda Bekuk Penyelundup Kendaraan Bodong ke Timor Leste

SURABAYA – Subdit Jatanras Direskrimum Polda Jatim, mengungkap kasus ekspor kendaraan bermotor curian, dari Surabaya Jawa Timur menuju Timor Leste, pada Rabu (10/2/2021) di Mapolda Jatim. Lima tersangka berhasil diamankan dan menyita ratusan barang bukti kendaraan bermotor.

Berbekal informasi dari masyarakat, Subdit Jatanras Direskrimum Polda Jatim menangkap AP (35 tahun), warga Sidoarjo yang berperan sebagai pencari kendaraan. SH (36 tahun), warga Jombang berperan sebagai pencari kendaraan. DI (40 tahun), warga Surabaya yang berperan sebagai pengepul. M (45 tahun), warga Surabaya berperan sebagai pengepul, dan PA (43 tahun), warga Surabaya yang berperan sebagai pembuat dokumen ekspor.

“Ini pengungkapan kasus penjualan kendaraan roda empat dan roda dua (curian) ke luar negeri,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko dihadapan awak media.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, AKBP Nasrun Pasaribu menuturkan, kasus itu diungkap pada Januari 2021 lalu. Para tersangka sudah beraksi sejak tahun 2017. Ratusan kendaraan yang dijual tersangka ke Timor Leste merupakan hasil tindak pidana, seperti hasil curian atau hasil kredit yang sengaja tidak dibayar, lalu digelapkan dengan dijual ke pihak lain.

Sebelum diekspor, kendaraan roda dua dan roda empat yang diperoleh tersangka, disimpan di gudang di Jalan Greges Nomor 61 Kota Surabaya.

Selanjutnya, komplotan pengepul kendaraan bermotor bodong ini mengirim ke Timor Leste melalui jalur laut. “Setiap bulannya selalu ada (motor) yang dikirim (tersangka) ke Timor Leste,” ujar AKBP Nasrun Pasaribu, Wadir Reskrimum Polda Jatim.

Lebih lanjut Wadir Reskrimum menjelaskan, tersangka mengirim kendaraan-kendaraan bodong itu dua kali dalam sebulan. Jumlahnya sesuai permintaan, bisa sepuluh sampai lima belas unit.

Untuk motor rata-rata bandrol dengan harga Rp7 juta per unit. Kendaraan itu kemudian diterima oleh jaringan tersangka yang di Timor Leste.

“Salah satu tersangka pernah kerja di Timor Leste sehingga punya jaringan di sana,” Lanjutnya Nasrun saat melakukan konferensi pers.

Sesampainya di Timor Leste, kendaraan bodong tersebut diganti dengan dokumen yang diduga palsu, menyesuaikan aturan di negara Timor Leste.

“Di Timor Leste sudah ada penampungnya atau penyandang dananya. Kendaraan dari Indonesia yang hanya ada STNK, di sana diubah semua dan yang tidak ada dibuatkan (dokumen kendaraan),” Ungkapnya.

Selain menangkap lima tersangka, polisi juga menyita ratusan motor sebanyak 25 kontainer dan beberapa kendaraan roda empat sebagai barang bukti. Para tersangka dijerat Pasal 481 KUHPidana Subsider Pasal 480 KUHP Juncto 55 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara. (tofa)

Kapolda Usulkan Perubahan Tipe Polres Gresik Ke Mabes Polri

GRESIK – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Pada Rabu (10/2/2021). Meresmikan Mapolres Gresik yang baru, sebelumnya bertempat di Jalan Basuki Rahmat, kini pindah di Jalan, Dr. Wahidin Sudirohusodo. Dalam peresmian ini Kapolda Jatim akan mengusulkan tipologi Polres Gresik menjadi Polresta.

Peresmian ini dihadiri pula oleh, Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta Pejabat Utama Polda Jatim. Selain itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik H.Moh. Qosim, berserta jajaran.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Gresik atas dukungannya dalam pembangunan Mapolres baru, serta diharapkan dalam pembangunan tahap berikutnya sinergitas dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Gresik terus terjalin dengan baik.

Terkait dengan tipologi Polres Gresik menjadi Polresta, Kapolda Jatim mengatakan itu menjadi rencana kedepan, karena dengan pertimbangan luas wilayah, jumlah penduduk kemudian gangguan kamtibmas kiranya sudah cocok, Polres Gresik menjadi Polres Kota.

“Hal ini akan diusulkan ke Mabes Polri, mudah-mudahan bisa disetujui sehingga meningkatkan kinerja. Dengan adanya tipologi meningkat, tentunya akan menambah anggaran, penambahan anggota, jumlah polsek dan Bhabinkamtibmas yang bertujuan untuk melayani masyarakat.” Ujarnya Irjen Pol Nico Afinta usai meresmikan Mapolres Gresik.

Peresmian ini, sekaligus sebagai pertanda bahwa pelayanan masyarakat juga pindah di Mapolres Gresik yang baru. Sedangkan Mapolres Gresik yang lama akan digunakan kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Gresik. (qomar/tofa)

Kapolsek Beserta Forkopimka Yosowilangun Sosialisaikan Vaksin Covid 19

YOSOWILANGUN – Kapolsek bersama Forkopimka Yosowilangun melaksanakan sosialisai dan pembinaan SKD Desa Yosowilangun Lor, di Balai Desa, Rabu ( 10/02/2021).

Dalam kesempatan tersebut disampaikan kepada anggota Satuan Keamanan Desa (SKD) Yosowilangun Lor, bahwa vaksin Covid 19 dinyatakan halal oleh pemerintah.

Kapolsek Yosowilangun AKP Hariyanto, SH berharap agar masyarakat mendapatkan pembinaan dan penyuluhan terkait vaksin Covid 19 ini.

“Diharapkan, melalui pembinaan dan penyuluhan kepada SKD tentang Covid 19, masyarkat dapat mengetahui bahwa vaksin Covid 19 aman dan halal,” kata Kapolsek Hariyanto.

Dengan sosialisasi dan pembinaan ini maka Kapolsek Yosowilangun berharap agar masyarakat tidak ragu ragu dengan adanya vaksin Covid 19 ini. (bam)

Perkuat Pengaman Tingkat RT/RW, Pasukan PPKM Mikro Gelar Apel

0

SURABAYA – Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, didampingi oleh Kaskoarmada II, Laksma TNI Dafit Santoso, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, memimpin apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/2/2021).

Pasukan-PPKM-Mikro
Pasukan PPKM Mikro

Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer COVID-19 itu merupakan tindak lanjut dari pemberlakukan PPKM Berskala Mikro di Jawa Timur, sebagai implementasi dari intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan Covid -19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19.

Dalam kesempatan ini Pangdam V Brawijaya menyampaikan, terjadi angka penurunan kasus Covid-19, 4 Minggu yang lalu angka positif dijawa timur berkisar 800 sampai 1000 , sementara beberapa terakhir 400 sampai 500 , bahkan kemarin februari 2021 angka positifnya 440 kasus baru, begitu juga jumlah yang meninggal masih tinggi, tetapi ada trend penurunan yang vukup baik.

“Hal ini membuktikan PPKM efektif untuk menurunkan angka terinfeksi baru ataupun yang meninggal, sehingga kebijakan pusat ini dilanjutkan PPKM Mikro ditingkat desa kelurahan dan tingkat RT dan RW.” Jelasnya Pangdam V Brawijaya usai pimpin apel.

Keterkaitan dari TNI dan POLRI ini mengedepankan babinsa babinkamtibnas, bintara potensi kemaritiman (Babinpotmar) dan bintara potensi kedirgantaraan (Babinpotdirga) untuk membantu satgas covid di tingkat RT/RW di desa, dalam hal tracer. Tracer ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat terkait bahayanya covid dan membantu kepala desa , ketua RT-RW menjelaskan tata cara merawat pasien covid yang sesuai dengan ketentuan.

“Selanjutnya akan mengamankan dan mencari informasi orang – orang yang kontak dengan pasien positif covid, jangan sampai mereka masuk kampung dan tidak ketahuan. Serta memberikan assistensi memberikan masukan kepada kampung desa kelurahan terkait dengan pengaman, masyarakat di data dan warga baru masuk dites terlebih dahulu , jadi mejaga ujung kampung juga.” Lanjutnya.

Diharapkan dengan dilaksanakannya PPKM mikro ini kedepan, angka kasus covid di Jawa Timur lebih menurun lagi, tentunya tugas ini dapat terlaksana apabila sinergitas dan soliditas terbangun penuh. (tofa/tim)

Tingkatkan Pelayanan Kualitas Pendidikan, Universitas Widyatama Lakukan Re-Akreditasi

0

BANDUNG – Program Studi Multimedia D3 Universitas Widyatama telah melaksanakan visitasi re-akreditasi secara daring dalam upaya berkelanjutan untuk peningkatan pelayanan dan kualitas pendidikan pada Senin dan Selasa tanggal 8-9 Februari 2021 di Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama, Jl. Cikutra No.204A kota Bandung.

Pelaksanaan re-akreditasi ini menurut Deden Maulana, Drs., M.Ds, Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama (FDKV UTAMA) menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.

“Tidak semata nilai akhir dari hasil visitasi yang akan di raih tetapi lebih mengedepankan mutu pelayan pendidikan kepada masyarakat khususnya para mahasiswa yang akan terjun ke dunia industri kreatif.” terang Deden kepada Awak media Gempur News, Selasa (9/2/21).

Lebih lanjut Deden mengatakan FDKV UTAMA, sebagai fakultas dalam bidang ilmu dan keprofesian bidang desain komunikasi visual dengan jenjang profesional (D3 dan D4) sebagai jalur jenjang yang mengarahkan para lulusan menjadi seorang profesional/praktisi sejati baik sebagai pekerja atau berwirausaha.

“Kegiatan visitasi re-akreditasi di bawah pengawasan dan kendali BAN PT tentu menjadi jaminan yang layak sebagai salah satu ketentuan yang dapat di ikuti perguruan tinggi pada umumnya,” katanya.

Sebelumnya pada tahun 2020 Program Studi Desain Grafis D4 telah terakreditasi A. Salah satu program studi yang banyak diminati, sebagai program studi “gaul” dengan berbagai bentuk kreatifitas visual bermuatan pesan bermakna.

Sedangkan Program Studi Multimedia D3 adalah program studi yang juga banyak digemari karena adanya trend di era digital yang akan terus meningkatkan, berbagai program dan kegiatan kemitraan ke berbagai lembaga dan industri akan terus dilakukan agar melahirkan percepatan lulusan yang berkualitas dengan harapan serapan pengguna dapat selaras sesuai dengan kebutuhan usaha dan industri.

Pada tahun ajaran akademik 2020/2021 ini, FDKV UTAMA konsisten mengembangkan sistem pendidikan desain vokasional, telah merancang dan menerapkan kurikulum baru yang disesuaikan dengan kebijakan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar.
“Selain itu, FDKV UTAMA telah membuka program studi baru yakni Film dan Televisi dengan jenjang terapan D4 hal ini akan melengkapi FDKV UTAMA menjadi fakultas yang dapat menjawab tantangan kebutuhan industri kreatif ke arah masa depan lebih baik,” pungkasnya.

Reporter: Achmad/Edison

Peringati HPN, F-Jinlu Gelar Baksos dan Renungan Malam

LUMAJANG – Bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), masyarakat Indonesia juga memperingati Hari Pers Nasional (HPN) pada tanggal 9 Februari.

Peringatan HPN setiap tahun dapat menjadi penyemangat sekaligus menantang para insan pers untuk selalu mempertanyakan peran pers pada zamannya, termasuk pada saat pandemi Covid-19 saat ini.

Pada tahun 2021 ini, peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021 ini mengusung tema “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi dengan Pers sebagai Akselerator Perubahan”. Sebagai refleksi peringatan HPN, Forum Jurnalis Independen Lumajang (F-Jinlu) menggelar renungan malam di monumen Pancasila yang berada di perempatan jalan utama Kota Lumajang.

Sebelumnya, tepatnya pada Selasa (9/02/2021) siang F-Jinlu juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian sembako pada janda-janda tua.

Sesaat setelah renungan, Ketua F-Jinlu, Mohammad Misdi, SH, MH mengatakan, HPN telah ditetapkan sebagai momen perjuangan kebebasan pers dan kebebasan ekspresi menuju pemerintahan yang demokratis.

“Kita berharap, di HPN pers berperan menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah dan masyarakat serta terus membangun optimisme dan menjaga harapan,” ucap Misdi kepada Gempur News.

Misdi juga mengimbuhkan, HPN juga harus menjadi bentuk koreksi dan evaluasi, baik untuk jurnalis itu sendiri maupun perusahaan media.

Sementara itu, Sekretaris f-jinlu, Eko Santoso, yang juga merupakan jurnalis Jawa Pes menuturkan, dipilihnya monumen Pancasila sebagai lokasi refleksi peringatan HPN karena kesakralan lambang negara ini dalam mempersatukan negeri.

Menutup pembicaraannya, Eko juga menuturkan, seorang jurnalis harus mampu menyampaikan informasi sesuai fakta di lapangan, tanpa membuat sebuah opini yang bisa memperkeruh suasana.

“Jurnalis juga harus bisa menciptakan sebuah karya jurnalistik yang membangun dan menangkal hoaks, karena di era digital ini informasi sangat cepat tersebar dan mudah berkembang,” pungkas Eko. (agus)

Menyangkut Nama Baik Keluarga, Polri Enggan Ungkap Penyakit Maaher

0

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) enggan mengungkap penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher At-Thuwailibi sebelum meninggal di Rutan Bareskrim Polri,

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membeberkan sakit yang diderita oleh Maaher. Adapun pertimbanganya, Polri tak mau mencoreng nama baik keluarga Maaher lantaran penyakitnya sangat sensitif.

“Ini karena sakit. Saya tak bisa sampaikan sakitnya apa karena sakit yang sensitif,” kata Argo dalam jumpa pers, Selasa (9/2/2021).

“Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. Jadi kita tidak bisa sampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa karena penyakitnya adalah sensitif, ini masalahnya,” tambah Argo menekankan.

Maheer sempat mendapatkan perawatan di RS Polri, Kramat Jati. Perkara Maaher sendiri sudah masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diaerahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit.

Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” ungkap Argo.

Menurut Argo, setelah tahap 2 selesai barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa Maaher kembali mengeluh sakit.

Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia.

Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Maaher ditangkap untuk menindaklanjuti adanya laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020. Ia ditangkap terkait unggahan ujaran kebencian di akun media sosial Twitter @ustadzmaaher_. (tim)

Kapolda Jatim : TNI, Polri Disiagakan Bantu Korban Bencana Banjir di Jombang.

JOMBANG – Jajaran TNI, Polri siap membantu masyarakat terdampak bencana, nantinya, jajaran TNI, Polri akan disiagakan untuk bisa membantu korban bencana banjir yang terjadi di Jombang.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Nico saat meninjau tempat pengungsian bencana banjir di Balai Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, Selasa (9/2/2021).

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

“Kami khususnya TNI, Polri siap membantu masyarakat korban bencana banjir di Kabupaten Jombang,” sebut Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai meninjau di posko kesehatan.

Selain meninjau di Balai Desa Gondangmanis, tempat untuk mengungsi warga yang sekaligus posko kesehatan. Untuk meringankan beban warga yang terdampak akibat bencana banjir, Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial kepada mereka.

“Bantuan yang kami berikan ini berupa beras dua ton, paket bantuan berisi obat-obatan dan juga dua ribu masker, semoga bantuan ini bisa meringankan beban korban bencana,” terangnya.

Usai meninjau lokasi pengungsian, Kapolda Jatim melanjutkan meninjau rumah-rumah warga yang masih terkena banjir yang sampai saat ini belum surut.

Dengan menggunakan sepatu boots dan berjalan kaki, Kapolda Jatim menuju rumah warga yang masih terendam banjir. Ditengah perjalanan, Kapolda Jatim menyempatkan tegur sapa dengan masyarakat yang mengungsi didalam tenda darurat.

Saat menuju lokasi ke rumah warga yang masih terendam banjir, Kapolda Bersama Wakil Bupati Kabupaten Jombang. Menaiki perahu karet milik Sat Brimob. Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang masih bertahan didalam rumah.

Jika masih ada masyarakat yang ada didalam rumah maupun tenda darutat, diharapkan nantinya dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Hal ini dikarenakan untuk mmengantisipasi jika hujan kembali turun.

“Jika masih ada masyarakat yang bertahan di rumah kaupun tenda, nantinya bisa segera dievakuasi ke posko kesehatan,” jelasnya.

Selain itu untuk membantu korban bencana yang terjadi di Jawa Timur. Kapolda Jatim, Irjen Nico, juga telah membentuk “Satgas Bencana”, mereka ini dari jajaran Brimob dan Samapta.

Satgas ini nantinya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah di Jatim, terkait dengan bencana alam yang terjadi. Untuk melakukan pengecekan dan pencegahan jika terjadi bencana. (tim)

Kapolri Ucapkan Hari Pers Nasional 2021

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) tahun 202 yang diperingati pada hari Selasa (9/2/2021).

Listyo meminta kepada Pers yang menjadi pilar keempat demokrasi untuk terus mencerahkan masyarakat Indonesia dalam memberikan informasi.

“Saya Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mengucapkan selamat Hari Pers Nasional tahun 2021. Semoga Pers senantiasa menjadi garda terdepan dalam mencerahkan masyarakat sebagai pilar keempat Demokrasi,” kata dia dalam tayangan video ucapan Hari Pers Nasional.

Sigit juga berharap kepada Pers atau insan media untuk ikut membantu menangkal serta memerangi penyebaran hoaks yang dapat memcah belah bangsa dan negara.

“Serta membantu Polri dalam menangkal timbulnya hoaks dan ujaran kebencian yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Dengan munculnya semangat yang sama untuk menjaga keutuhan NKRI itu, Sigit menekankan, hal itu dapat semakin memperkuat kebhinekaan yang ada di Indonesia.

“Sehingga turut membangkitkan semangat kebhinekaan yang mendorong produktivitas dan optimistisme bangsa,” ucap Sigit.

Hari Pers Nasional diperingati tanggal 9 Februari tiap tahunnya. Pada tahun ini tema yang diangkat “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi”.

Hari Pers Nasional digelar secara virtual lantaran dilakukan di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

Meski digelar secara virtual, semangat Hari Pers Nasional pun tak ikut luntur. Pasalnya, kegiatan tetap dilakukan. Tak hanya itu, sejumlah pejabat negara ikut terlibat, salah satunya adalah Presiden Indonesia Joko Widodo beserta jajarannya. (jen)

Maheer Tutup Usia di Rutan Mabes Polri

0

JAKARTA – Maheer At-Thuwailibi meninggal di Rutan Mabes Polri, Senin, (8/2/ 2021). Maheer tutup usia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur sejak akhir Januari 2021 karena sakit.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan penjelasan seputar meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata.

Dijelaskannya, perkara Ustad Maaher masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diaerahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

Argo mengunhkapkan, lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia.

“Jadi perkara Ustad Maaher ini sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa,” tambah Argo.

Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (tim)