Home Blog Page 1857

Sambangi KPK, Kapolri Bicarakan Penguatan SDM, Pencegahan Hingga Joint Investigasi

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka silaturahmi usai dilantik sebagai Kapolri yang baru.

Listyo disambut langsung oleh Ketua KPK RI Komjen Firli Bahuri beserta jajaran Pejabat Utama KPK RI. Ada beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan hangat dan cair itu, antara lain penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) antara Polri dan KPK juga upaya pencegahan korupsi.

“Seperti yang tadi sudah disampaikan oleh bapak pimpinan KPK ada beberapa hal yang memang ke depan akan semakin kita perkuat. Salah satunya adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan kegiatan di bidang penguatan SDM, karena kita memang ada MoU,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/2).

Adapun upaya pencegahan korupsi ini, menurut Sigit sangat diperlukan mengingat pemerintah yang banyak melalukan recofusing alias pengalihan anggaran untuk digunakan menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.

“Tentunya ini harus kita jaga agar bisa berjalan dengan baik dan kemudian program tersebut bisa tepat waktu, tepat sasaran dan tentunya kita kurangi resiko-resiko kebocoran yang ada,” tandas Listyo.

Lalu kemudian di lapangan dalam hal ini penindakan, Polri tekan Listyo sepakat untuk bersinergi dengan KPK dalam bentuk joint investigasi.

“Tentunya kami sepakat melakukan sinergi dalam bentuk joint investigasi,” tandas Sigit. (tim)

Kepergok Bawa Sapu Lidi, Babinsa dan Babinkantibmas Dipuji Kapolda

JOMBANG – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, meninjau lokasi banjir yang terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Usai mengunjungi korban banjir di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo. Kapolda Jatim melihat ada Anggota Babinkantibmas dan Babinsa, yang sedang membawa sapu lidi ditaruh di motor dinas mereka.

Kapolda Jatim Irjen Nico, sontak mempertanyakan kepada kedua anggota tersebut. “Buat apa bawah sapu lidi”? Kedua anggota itupun langsung menjawab dengan tegas, ” Siap, sapu lidi ini untuk membersihkan rumah warga pasca banjir” ucap anggota tersebut.

Kapolda Jatim pun memuji dan bangga dengan kesigapan kedua anggota tersebut, baik dari babinkantibmas maupun babinsa yang selalu siap untuk membantu masyarakat membersihkan rumah korban banjir.

Kesigapan anggota ini lantas mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jatim. Berharap, bencana yang terjadi di Jatim, khususnya di Kabupaten Jombang. Bisa segera berakhir, dan masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing. (tim)

PWI Barut Bersama Pemda Ikuti Acara Puncak Peringatan HPN ke-75

0

BARITO UTARA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara, Kalteng memperingati puncak acara HUT PWI dan Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 yang dilangsungkan secara virtual di rumah Dinas Bupati Barito Utara, Selasa (9/2/21).

Untuk menyemarakan acara HPN ke-75 yang telah dilangsungkan itu, PWI Barut menyalurkan batuan sosial melalui Pemda yang diserahkan secara simbolis oleh, Wakil Bupati Baŕito Utara, Sugianto Panala Putra,SH.

“Pembagian Sembako secara simbolis merupaķan hasil kegiatan Bakti Sosial (Bàksos) PWI Barut, antara lain berupa sembako dan penyerahan penghargaan pada juara satu lomba Jurnalis Umum PWI Barito Utara.

Peringatan HPN di Barito Utara yang bertemakan “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselator Perubahan” berlangsung meriah. Dihadiri oleh Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 1013 Muara Teweh, Pimpinan DPRD, unsur FKPD dan pimpinan SKPD lainnya.
 

Dari Seluruh rangkaian kegiatan, dalam acara HPN yang diselenggarakan oleh PWI Pusat dengan PWI Barito Utara bersama Muspida.
Dalam sambutannya, ketua PWI Pusat, Atas Sembiring Depari dan juga Pidato Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo melalui aplikasi Zoom Meeting.

Sementara itu, ketua PWI Barito Utara, Herman mengungkapkan, dalam memperingati HUT PWI sekaligus peringatan HPN ke-75 ini, PWI menggelar berbagai rangkaian kegiatan seperti bakti sosial, lomba jurnalistik untuk umum, dan juga penyerahan bibit kepada Desa binaan PWI Barito Utara.
“Jadi ada beberapa kegiatan yang benar-benar kami laksanakan, demi untuk memeriahkan HUT PWI sekalihgus HPN ke -75 yang telah berlangsung pada hari,” kata Ketua PWI Barut. (SS)

Kapolda Berikan Bansos Saat Tinjau Posko Kesehatan di Jombang

JOMBANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (9/2/2021) siang, meninjau tempat pengungsian bencana banjir di Balai Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang.

Kapolda Jatim Irjen Nico menyebutkan, bahwa jajaran TNI, Polri siap membantu masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. Nantinya, jajaran TNI, Polri akan disiagakan untuk bisa membantu korban bencana banjir yang terjadi di Jombang.

“Kami khususnya TNI, Polri siap membantu masyarakat korban bencana banjir di Kabupaten Jombang,” sebut Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai meninjau di posko kesehatan.

Selain meninjau di Balai Desa Gondangmanis, tempat untuk mengungsi warga yang sekaligus posko kesehatan. Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial kepada korban bencana banjir. Hal ini untuk meringankan beban warga yang terdampak akibat bencana banjir.

“Bantuan yang kami berikan ini berupa beras dua ton, paket bantuan berisi obat-obatan dan juga dua ribu masker, semoga bantuan ini bisa meringankan beban korban bencana,” tambahnya.

Usai meninjau lokasi pengungsian, Kapolda Jatim melanjutkan meninjau rumah-rumah warga yang masih terkena banjir yang sampai saat ini belum surut.

Dengan menggunakan sepatu boots dan berjalan kaki, Kapolda Jatim menuju rumah warga yang masih terendam banjir. Ditengah perjalanan, Kapolda Jatim menyempatkan tegur sapa dengan masyarakat yang mengungsi didalam tenda darurat.

Saat menuju lokasi ke rumah warga yang masih terendam banjir, Kapolda Bersama Wakil Bupati Kabupaten Jombang. Menaiki perahu karet milik Sat Brimob. Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang masih bertahan didalam rumah.

Jika masih ada masyarakat yang ada didalam rumah maupun tenda darutat, diharapkan nantinya dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Hal ini dikarenakan untuk mmengantisipasi jika hujan kembali turun.

“Jika masih ada masyarakat yang bertahan di rumah kaupun tenda, nantinya bisa segera dievakuasi ke posko kesehatan,” jelasnya.

Selain itu untuk membantu korban bencana yang terjadi di Jawa Timur. Kapolda Jatim, Irjen Nico, juga telah membentuk “Satgas Bencana”, mereka ini dari jajaran Brimob dan Samapta.

Satgas ini nantinya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah di Jatim, terkait dengan bencana alam yang terjadi. Untuk melakukan pengecekan dan pencegahan jika terjadi bencana. (tim)

PPKM Secara Micro Diperlakukan, Polda Jatim Targetkan 7.043 KTS Dalam 100 Hari

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur, yang terdiri dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin malam (8/2/2021), menggelar rapat koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Rapat koordinasi PPKM Mikro ini dihadiri oleh satgas Covid-19 Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta Pejabat Utama Kodam V Brawijaya.

Selain itu, rapat PPKM Mikro ini juga di ikuti oleh Forkopimda Kabupaten, Kota di Jawa Timur secara virtual. Mereka berkesempatan menyampaikan permasalahan atau penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Seperti yang di sampaikan oleh perwakilan Bupati, dan Walikota yang mengikuti PPKM Mikro, dalam tanggapannya secara virtual mereka mengatakan siap untuk melakukan PPKM Mikro di daerahnya masing-masing.

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, PPKM Mikro ini akan dilakukan pada tanggal 9 sampai dengan 22 Februari, yang berbasis pada RT / RW, dan Poskonya ada di Desa.

Untuk pemetaan yang telah dilakukan oleh Polda Jatim, untuk RT ada 210 yang masuk kategori zona merah, untuk orange ada 1.245, Kuning 10.023, dan zona hijau sebanyak 81.730 yang tersebar di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur.

“Oleh karena itu, maka koordinasi dengan Kabupaten Kota memang menjadi penting, untuk membreakdown secara lebih detail. Karena zonasi itu sangat detail sekali, setiap hari Selasa kita selalu mendapat update zonasi di masing-masing Kabupaten Kota, perhari ini Kabupaten Madiun dan Trenggalek masuk dalam zona merah, namun update permalam ini kabupaten tersebut tidak lagi zona merah tapi Jombang dan Mojokerto, begitu juga nanti di RT dan RW, ” ucapnya Gubernur Jatim dihadapan awak media.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menyampaikan, PPKM Mikro supaya sama-sama efektif, semua membatasi dengan kriteria-kriteria tertentu, dengan prosentase dan jam tertentu, serta area tertentu.

“Diharapkan efektivitas PPKM berskala Mikro ini lebih signifikan, dan rencananya Kamis depan pak Pangdam akan menggelar apel bersama pak Kapolda dan bersama-sama dengan kami. Artinya seluruh armada dari Kodam V Brawijaya, dari Polda Jatim, dan tentu dari Kabupaten Kota akan berseiring dengan maksimalisasi PPKM berskala Mikro ini supaya lebih signifikan lagi.” Imbuhnya

Dalam rapat PPKM Mikro ini, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan akan memperkuat Babinsa untuk Mendukung program PPKM Mikro meliputi Tracing pasien, mendukung PPKM Mikro di Desa dengan melakukan pembentukan posko, penegakan disiplin, penerapan SOP, serta sosialisasi.

“Membantu distribusi bantuan dan akan dilaksanakan apel gelar pasukan Operasi PPKM Mikro. Keberhasilan PPKM adalah berhasilnya pelaskanaan testing dan Melakukan input data perkembangan secara Rill.” Ucapnya saat Rapat PPKM Mikro di Gedung Negara Grahadi, pada Senin Malam.

Selain itu, Kapolda Jawa Timur juga secara penuh mendukung upaya penekanan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, dengan Pemberlakuan PPKM berskala mikro, dan melakukan upaya pemetaan zonasi di daerah dengan skenario pengendaliannya.

Selanjutnya, juga melakukan optimalisasi Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang sudah terbentu sebanyak 3.449 yang sebelumnya hanya 2.906, dan rencana minggu depan akan menambah 2.104 kampung tangguh, jika dihitung dari jumlah Polres sebanyak 39, dalam satu minggu akan menambah 50 sampai dengan 100 KTS. Sehingga dalam satu minggu akan terbentuk 5.603 KTS di Jatim.

“Berdasarkan informasi, pengalaman, analisa dan evaluasi, ternyata KTS sangat efektif dalam penanganan Covid-19, sedangkan dalam 100 hari dari tiga bulan sekarang akan menjadi 7.043 KTS, selain optimalisasi, kami juga akan memberikan edukasi, karena Jawa Timur berbasis islam kultural, sehingga kami menindak lanjuti arahan dari bapak mentri agama, untuk bekerja sama dalam mensosialisasikan protokol kesehatan melalui kegiatan agama, khususnya di hari Jumat,” Paparnya Kapolda Jawa Timur dalam Rapat.

Selain itu, kapolda juga menambahkan, untuk berpartisipasi dengan tokoh berpengaruh, tokoh formal, atau Informal. Kemudian dengan komunitas dan organisasi, serta mendorong jajaran untuk menggunakan sarana budaya dalam menyampaikan misi atau pesan terkait dengan protokol kesehatan dan 3M, lalu pemasangan banner indor juga telah dilakukan dilokasi atau titik strategis.

“Selain strategi preemtif kami juga melakukan strategi preventif dengan pembagian masker, dan strategi penindakan hukum dengan melakukan operasi yustisi, dengan bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP. Tentunya akan melaksanakan PPKM dengan penerapan RT yaitu Merah, Orange yang menjadi utama kami.” Jelasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Tak hanya itu, program donor Plasma Darah Konvalesen yang dilakukan oleh personil juga sudah dilakukan, dan kapolda juga sudah lakukan pengecekan secara langsung.

“Kami akan berkoordinasi terus dengan dokter Joni, Kabid Dokes Kami, dengan PMI sehingga darah anggota yang lulusan universitas Covid-19 bisa menyerahkan darahnya kepada PMI.” Pungkasnya Putra daerah, berpangkat Jendral Polisi Bintang dua itu.

Polda Jatim juga sudah menyiapkan Rumah sakit Polri yang tersebar diseluruh jajaran di Jawa Timur, dan dapat digunakan untuk masyarakat. Selanjutnya untuk pelaksanaan 3M dan vaksinasi menjadi bagian penting serta pengawasan zonasi juga menjadi atensi bersama. (tim)

DKKC Dapatkan Dana Hibah Pertama Dari Pemkot

0

CIMAHI – Untuk pertama kalinya Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kota Cimahi setelah sekian lama berdiri dan berkiprah. Anggaran yang dialokasikan sebesar 200 juta, diambil dari APBD Kota Cimahi melalui mekanisme dana hibah melalui proposal yang diajukan sebelumnya.

Ketua DKKC, Hermana HMT S.Sn berkata, “Sinergitas DKKC dengan pemerintah semakin terasa dan di tahun 2021 ini DKKC mendapat kucuran dana hibah dari pemerintah Kota Cimahi sebesar 200 juta rupiah.”

Dia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas dana hibah yang diterimanya, kendati masih jumlahnya masih belum mencukupi untuk menjalankan program-program DKKC.
“Kita bersyukur telah menerima dana hibah ini meski belum cukup untuk menjalankan program kegiatan,” tutur Hemana saat diwawancarai melalui HP pada Selasa (09/02/2021).

Lebih lanjut, Hermana menambahkan, jika dihitung untuk biaya setahun program DKKC yang memiliki banyak program kegiatan, serta 10 Komite dan sejumlah pengelola kesekretariatan, nilai 200 juta terbilang masih minim.
Namun, imbuhnya, nilai tersebut membuat DKKC dan pelaku seni budaya dapat bernapas lega ditahun 2021

Menanggapi pemberian dana hibah tersebut, salah satu anggota Dewan dari partai Gerindra yang juga sebagai pemerhati Seni budaya di Kota Cimahi, Kang Hendra mengatakan, tahun ini DKKC sudah mendapatkan perhatian khususnya Dana hibah dari pemerintah Kota Cimahi yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan hibah.
“Hanya perlu saya ingatkan bahwa dana ini harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang sudah diprogramkan, serta harus bisa dipertanggungjawabkan agar kesenian yang ada bisa terakomodir. Jangan sampai hanya kepentingan segelintir oknum saja seperti yang terjadi dulu hanya kegiatan tertentu saja yang diprioritaskan. Masing-masing komite harus mengajukan anggaran kegiatan yang disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Dia juga berharap juga agar anggaran yang diterima nanti agar lebih diperhatikan dari sisi kemaslahatannya juga disamping pengembangan kegiatan berkesenian di Kota Cimahi.

“Alhamdulillah cuitan saya ternyata didengar saya bersyukur walaupun tidak terlibat langsung disisi seni budaya namun selaku putra daerah yang sangat memperhatikan seni budaya dan olahraga saya mengapresiasi perhatian pemerintah Kota Cimahi dengan turunnya Dana hibah bagi DKKC.” terang Hendra melalui WA.

Wartawan : Achmad/Edison

2.878 Nakes Probolinggo Hadir Penuhi Undangan Suntik Vaksin Sinovac

PROBOLINGGO – Dari total 3.134 nakes yang diundang untuk disuntik vaksin Sinovac, hanya sekitar 2.878 nakes atau 92 persen yang datang memenuhi undangan. Dengan kata lain, terdapat sekitar 256 nakes yang hingga Rabu (3/2/2021) lalu, belum datang memenuhi undangan vaksinasi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi, setelah hampir sepekan jalannya proses vaksinasi terhadap ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Probolinggo.

dr. Dewi menyebutkan, Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Probolinggo telah sukses memvaksin sekitar 2.218 nakes atau 71 persen dari target nakes keseluruhan.

“Dari jumlah kehadiran dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak tahap I dosis 1 bagi tenaga kesehatan yang dimulai Jumat, 29 Januari 2021 lalu, ketika dilakukan skrining di meja 2, tenaga kesehatan yang dapat divaksinasi sebanyak 2.218 orang (71 persen) dari total sasaran vaksinasi 3.134 orang,” ungkapnya.

Ia menerangkan, dari 34 faskes pelayanan vaksinasi Covid-19, Puskesmas Gending adalah puskesmas yang tingkat kehadirannya mencapai 102,2 persen.

“Dari kehadiran tersebut, yang divaksinasi 33 orang (71,7 persen), ditunda 7 orang (15,2 persen) dan 7 orang (15,2 persen) yang tidak dapat diberikan vaksinasi,” ungkapnya.

dr. Dewi menambahkan bahwa setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 1 bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo selesai, kemudian pelaksanaan dosis 2 nanti dapat dilakukan pada minggu ke 2 bulan Februari.

“Kami terus mengawal capaian vaksinasi Covid-19 ini agar terus bertambah sehingga semua tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo mendapatkan vaksinasi Covid-19,” ujarnya (ali/wln).

Mendagri Terbitkan Instruksi PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Covid-19 Tingkat Desa

0

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Coronavirus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 pada tanggal 5 Februari 2021.

Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginstruksikan agar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk diperpanjang dengan berbasis mikro dan membentuk Posko Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di tingkat Desa dan Kelurahan.

Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, pada Senin (8/2/2021), Mendagri telah memerintahkan seluruh gubernur se-Jawa dan Bali beserta bupati/wali kota untuk mengatur PPKM yang berbasis mikro (PPKM Mikro) di wilayah masing-masing.

“Mengatur PPKM yang berbasis mikro yang selanjutnya disebut PPKM Mikro sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19,” demikian bunyi instruksi Mendagri diktum ke satu.

Selain para gubernur, instruksi ini juga ditujukan kepada para bupati/wali kota dengan prioritas wilayah.

“Jawa Timur dengan prioritas wilayah Surabaya Raya, Madiun Raya, dan Malang Raya. Terakhir, Bali dengan prioritas wilayah Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar, dan sekitarnya,” kata Mendagri seperti tertuang dalam diktum kedua.

Menurut Mendagri, para gubernur dapat menambahkan prioritas wilayah pembatasan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah dan memperhatikan cakupan pemberlakuan pembatasan.

Menurut Mendagri, pada diktum kedua, PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

Untuk wilayah Zona Hijau, tidak ada kasus Covid-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala.

“Zona Kuning, jika terdapat 1-5 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam 1 RT selama 7 hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat,” ujarnya. (tim)

Pasca Divaksin, Dandim 1013 Muara Teweh Ungkapkan Tetap Bugar

0

BARITO UTARA – Setelah daerah lain mencanangkan vaksinasi, kali ini giliran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melaksanakan kegiatan vaksinasi bertempat halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (8/2/21).

Kegiatan Pencanangan vaksinasi ini dengan bertema “Vaksin Aman dan Halal.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah, didampingi Wakilnya,Sugianto Panala Putra, SH, berkesempatan hadir untuk menyaksikan kegiatan vaksinasi pada para Nakes.

Turut hadir dalam kegiatan pelaksanaan vaksinasi yakni, Ketua DPRD, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP, Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Kav. Rinaldi Irawan, M. Han, Wakapolres Kompol Masharsono, SH.,MH, Kepala Kejaksaan Negeri, Iwan Catur Karyawan, SH, Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh, Leo Sukarno, SH, Wakil Ketua I DPRD H.Permana Setiawan,ST, Wakil Ketua II DPRD, Sastra Jaya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda, Drs.H. Masdulhaq, M. AP. Plt. Kadis Kesehatan H. Siswandoyo, SKM. M. Kes. Direktur RSUD Drg. Dwi Agus Setyowati, Ketua PD Muhammadyah, Rahmat Muratni, Sekretaris PCNU, Alpiansah, Unsur FKPD dan SOPD Barito Utara. 

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo mengatakan, vaksinasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor. 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaannya dalam rangka, penanggulangan pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19). 

“Adapun tujuan pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal, juga untuk meningkatkan antibodi dalam melawan Covid-19, guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 baik secara pribadi maupun kelompok,” terangnya.

Lebih lanjut, Kadis Kesehatan menambahkan, pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Barito Utara tahap pertama dengan sasaran yaitu, tenaga Kesehatan Barito Utara.
Vaksin yang telah diterima sebanyak 840 vial/dosis yang telah digunakan pada bulan januari tanggal 28 yaitu,di RSUD Muara Teweh sebanyak 220 Vial,Puskesma Muara Teweh, 420 Vial dan Puskesmas Lanjas 200 Vial.

Vaksinasi dilaksanakan dari bulan Januari sampai bulan April 2021,dengan sasaran sebanyak 1.461 orang Nakes dan sasaran vaksinasi selanjutnya yaitu pejabat publik,tokoh agama dan tokoh masyarakat serta petugas pelayanan publik lainnya,” ungkap Siswandoyo.

Masih ditempat yang sama, usai divaksinasi, Dandim 1013 Muara Teweh mengatakan, dalah satu upaya pemerintah untuk menekan laju penularan covid-19. “Pemberian vaksin kepada seluruh anggota TNI. Setelah  divaksinasi, kondisi tubuh  tetap bugar. Jadi masyarakat jangan ragu meskipun telah divaksin.Kita harus tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yaitu memakai masker,mencuci tangan dengan sabun anti septic, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” tandasnya. 

Dengan langkah-langkah tersebut, maka laju penyebaran covid-19 dapat diatasi dengan baik. “Mari masing-masing diri kita, berkomitmen untuk menjadi pelopor ketaatan terhadap protokol kesehatan,” tuturnya. (SS)

Disambangi Menpora, Kapolri Bahas Kegiatan Olahraga Saat Pandemi

0

JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Menpora bersama Kopolri membahas bagaimana kegiatan-kegiatan olahraga dan yang bersifat kepemudaan tetap bisa terselenggara ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Bagaimanapun kegiatan-kegiatan itu tetap harus kami komunikasikan dan koordinasikan dengan pihak Mabes Polri. Karena sekarang kita sadari bahwa situasi kita masih posisi menyatasi pandemi Covid-19,” kata Zainudin Amali di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/2).

Zainudin mengatakan, dirinya meminta saran dan masukan kepada Kapolri lantaran Polri dalam masa pandemi Covid-19 ini sebagai salah satu institusi yang jadi garda terdepan menghadapi, menurunkan sekaligus memutus rantai penularan Covid-19.

“Maka saya sampaikan ke pak Kapolri untuk cari jalan keluar yang terbaik. Penerapan prokes secara disiplin dan ketat dan kegiatan masyarakat khususnya di bidang pemuda dan olahraga itu tetep bisa berjalan,” tandas Zainudin.

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan, Polri selalu telibat dalam upaya-upaya yang diambil pemerintah dalam rangka menurunkan Covid-19 mulai dari penerapan PSBB, PPKM hingga PPKM Mikro memiliki kewajiban untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Kami dari kepolisian membuka ruang untuk dibicarakan lebih lanjut terkait dengan hal-hal yang perlu disiapkan baik yang bersifat administrasi mengutamakan penegakan aturan terkait dengan protokol kesehatan namun demikian juga kegiatan yang terkait dengan kepemudaan dan olahraga bisa dilaksanakan,” tandas Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Dalam hal ini tentunya, kata Sigit, diperlukan adanya kesepakatan-kesepakatan. Jika dalam kegiatan olahraga maupun kepemudaan yang dilaksanakan melanggar ketentuan protokol kesehatan, maka berdampak kepada pelaksanaan acara alias diberikan sanksi. Hal ini penting, sehingga fokus pemerintah dalam menurunkanv Covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi bisa berhasil.

“Ini yang nanti tentunya akan kita bicarakan secara detil dan intensif. Jadi itu tentunya yang ke depan kita akan laksanakan dan nanti akan diinformasikan lebih lanjut Bagaimana aturan mainnya,” pungkas Sigit. (tim)