Home Blog Page 187

Operasi Zebra Semeru Ditlantas Polda Jatim Beri Reward Bagi Pengendara Tertib

0

SURABAYA,- Andio Margi Saeni, (35) warga Tandes Kidul, Kecamatan Tandes, Driver Ojek Online (Ojol) di Surabaya, menerima reward Rider Of The Week, berupa voucher belanja dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, sebagai pengendara yang tertib berlalulintas pada gelaran Operasi Zebra Semeru 2025.

Andio, saat menerima reward menjelaskan bahwa, ia tidak menyangka kalau dirinya terpilih sebagai penerima reward pengendara tertib berlalulintas.

Ia mengucapkan syukur dan terima kasih kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim.

“Alhamdulillah saya dapat rezeki, terima kasih untuk jajaran Polantas Polda Jatim,” ucap Andio.

Ia pun mengajak masyarakat khususnya pengendara sepeda motor yang lain untuk tertib berlalulintas, baik ada operasi zebra semeru maupun tidak ada, karena keselamatan sangat penting untuk diri sendiri dan orang lain.

Selain itu ia juga menyampaikan, bahwa dirinya kaget saat mendapat telefon dari polda jatim.

“Iya saya sempat kaget pas di telfon, saya kira ada apa, tapi ternyata saya terpilih mendapat reward sebagai pengendara yang tertib, baik secara administrasi kendaraan maupun kelengkapan kendaraan seperti spion maupun helm,”ujar Andino.

Sementara itu AKBP Edith Yuswo Widodo, Kasubditkamsel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, mengatakan direktorat lalu lintas memberikan reward berupa voucher belanja kepada pengendara yang tertib.

“Hari inj satu orang pengendara sepeda motor yang tertib berlalulintas baik secara administrasi maupun kelengkapan kendaraan terpilih mendapatkan reward,”kata AKBP Edith Yuswo Widodo, Jumat (21/11/2025).

Mekanismenya anggota Direktorat lalulintas hunting sistem mencari pengguna jalan tertib lalulintas secara administrasi maupun kendaraan bermotornya.

Sementara untuk penilaian pengendara yang mendapat reward adalah mereka tertib saat dijalan selama gelaran Operasi Zebra Semeru 2025 menggunakan helm standar, gunakan spion dan melengkapi atribut untuk dirinya seperti jaket.

“Pengendara yang tercapcure atau terfoto akan dihubungi oleh anggota guna dilakukan verifikasi data dan harus ada SIM, STNK, pajak kendaraan masih hidup dan plat nomor sesuai dengan pemilik kendaraan,” terangnya.

Jika memang ada pengendara yang tercapcure atau terfoto tetapi ternyata pada saat verifikasi data tidak punya SIM, maka pengendara tersebut batal mendapatkan reward. (*)

Wabup Barito Utara Hadir Mengikuti Rakor Penanggulangan Kemiskinan di Palangka Raya

0

BARITO Utara, Palangka Raya- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md hadir dan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan tahun 2025, yang diselenggarakan Pemerintah Provinai Kalimantan Tengah (Kalteng) dilaksanakan bertempat pada Aula Kantor Baperida Palangka Raya, Kamis (20/11/2025) kemarin.

Kegiatan Rakor ini dipimpin Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, S. Sos. MM dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Wakil Wali Kota se- Kalteng, termasuk Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md. Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188. 44/83/2022 mengenai tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Provinsi Kalteng tahun 2022- 2026.

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, S. Sos. MM menegaskan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan harus sejalan dengan komitmen nasional, dan global melalui Sustainable Development Goals (SDGS).

“Pertama SDGS ini bertujuan adalah untuk mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya, yang tidak hanya terkait keterbatasan finansial, tetapi juga akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kualitas hidup secara umum,” ujar Wagub Edy Pratowo.

Pelaksana Tugas. (Plt) Sekretaris Daerah Kalteng, Ir. Leonard S. Ampung, MT melaporkan bahwa Rakor bertujuan untuk mengkoordinasikan upaya penanggulangan kemiskinan dari pusat hingga daerah, mengevaluasi program yang sudah berjalan, serta menjaring masukan untuk Rancangan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Kalteng Tahun 2025- 2029.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md dalam paparannya kondisi di Barito Utara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng tahun 2025, Kabupaten Barito Utara menempati peringkat ke- 9 dengan jumlah penduduk miskin sebesar 744. 000 jiwa atau 5, 52% dari total penduduk.

Penyebab peningkatan angka kemiskinan di Barito Utara antara lain, yakni terlambatnya pertumbuhan ekonomi daerah dari 2, 92% (Triwulan I) menjadi 2, 48% (Triwulan II) 2025. Meningkatnya Garis Kemiskinan dari Rp. 590. 832 (2024) menjadi Rp. 628. 429 (2025) akibat inflasi dan tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4, 71% (2024),” kata Felix.

“Dikatakannya, untuk mengatasi hal ini, Kabupaten Barito Utara telah menetapkan target penurunan persentase kemiskinan, dalam Rancangan Awal RPJMD 2025- 2029, dengan target mencapai 4, 6% pada tahun 2030.

“Masih lanjut Wabup Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen melaksanakan tiga strategi utama, yang pertama pengurangan beban pengeluaran masyarakat, melalui operasi pasar murah, gerakan pasar murah on the road (GEPAMOR), serta bantuan sosial. (PKH, BPNT, JKN- PBI, dan BLT dana desa),” terang Wabup.

Dan Strategi yang kedua, peningkatan pendapatan masyarakat, dengan penguatan kelembagaan ekonomi, dukungan pertanian, pendidikan dan penguatan vokasi serta penguatan kapasitas pelaku UMKM. Dan yang ke tiga, penurunan kantong-kantong kemiskinan, melalui peningkatan layanan kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan, perbaikan sanitasi, dan pembangunan Sekolah Rakyat,” jelas Wabup Barito Utara.

Pemkab Barito Utara juga berkomitmen untuk mengendalikan inflasi daerah, yang hingga minggu kedua November menunjukkan angka minus 0, 41 persen. Selain itu Rakor ini mendorong Pemkab Barito Utara, untuk segera menyusun RPKD Kabupaten yang sinergis dengan RPKD Provinsi Kalteng” tutup Wabup Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md. (SS)

DPRD Lumajang Komisi D Perkuat Sinergi Toleransi Beragama Rapat Bersama FKUB dan Organisasi Masyarakat

0

Lumajang – Gardanusantara,com/
Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang gelar rapat Kerja untuk perdalam sinergi dan memperkuat program toleransi serta kerukunan antar umat beragama di wilayah Lumajang. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Supratman, S.H., bersama sejumlah anggota di antaranya Ibu Busana, Hj. Heri Nani Hariyati, S.P., Ibu Ratih Damayanti, serta H. Yusuf Al Zaenuri.

Rapat ini turut menghadirkan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Perempuan Kerukunan Umat Beragama (FPKUB), serta organisasi kepemudaan Gema Utama (Generasi Muda Antar Umat Beragama). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mempererat komunikasi dan kolaborasi terkait pembinaan toleransi sosial.

Dalam forum tersebut, Komisi D dan peserta rapat membahas sejumlah isu strategis yang dirumuskan menjadi tiga poin penting:

  1. Evaluasi Aset untuk Sekretariat FPKUB

FKUB diminta meninjau aset daerah yang memungkinkan untuk dialokasikan sebagai kantor sekretariat FPKUB agar kegiatan kelembagaan dapat berjalan optimal.

  1. Penguatan Moderasi Beragama di Sekolah

Muatan lokal moderasi beragama dan wacana pengadaan kendaraan operasional akan dibahas lebih lanjut bersama dinas terkait guna mendukung kegiatan edukasi dan sosialisasi.

  1. Komitmen DPRD Mengawal Anggaran FKUB Tahun 2027

Komisi D menegaskan komitmen memperjuangkan penambahan anggaran operasional FKUB pada 2027, agar program pembinaan kerukunan dapat direalisasikan lebih maksimal.

Ketua Komisi D, Supratman, S.H., menegaskan bahwa kekuatan sinergi antara DPRD, FKUB, FPKUB, dan elemen masyarakat seperti Gema Utama sangat berperan penting dalam menjaga keharmonisan sosial di Lumajang.

“Kerja sama ini adalah fondasi agar Lumajang tetap menjadi daerah yang rukun dan menjunjung tinggi nilai toleransi. Kolaborasi seperti inilah yang mampu menjaga kehidupan sosial tetap harmonis,” tegasnya.

Melalui rapat kerja ini, DPRD Lumajang berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam melaksanakan program moderasi beragama sekaligus memperkuat kerukunan sosial di Kabupaten Lumajang.(Djk.P)

Cegah Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Beri Penyuluhan kepada Perangkat Desa

0

PASURUAN — Polres Pasuruan melalui Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada 50 perangkat Desa Gading Maju, Kecamatan Winongan, Jumat (21/11/2025).

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan IPTU Yoyok Hardianto, S.H., M.H. menegaskan bahwa perangkat desa memegang peran penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. “Perangkat desa harus menjadi garda terdepan dalam mengawasi, mengedukasi, dan melindungi warganya. Narkoba adalah ancaman serius yang harus kita tangani bersama,” ujarnya.

Penyuluhan ini menghadirkan dua pemateri, yakni IPDA M. Fajar Indranata, S.H. selaku KBO Satresnarkoba dan Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H. Keduanya menyampaikan materi mengenai pengertian dan jenis narkoba, faktor penyebab penyalahgunaan, cara peredaran narkoba, tips menghindari narkoba, hingga sanksi hukum bagi penyalahguna dan pengedar.

IPTU Yoyok Hardianto juga menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat desa terhadap modus-modus baru peredaran narkoba.

“Ancaman narkoba saat ini tidak hanya menyasar remaja, tetapi semua lapisan masyarakat. Edukasi seperti ini harus terus dilakukan agar warga semakin paham dan tidak mudah terjebak,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta terlihat antusias menggali lebih dalam informasi mengenai pola peredaran serta langkah-langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.

Penyuluhan dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB dengan lancar. Satresnarkoba Polres Pasuruan berkomitmen melanjutkan edukasi serupa ke desa-desa lain demi memperkuat upaya pencegahan narkoba di Kabupaten Pasuruan.

“Sekardadu” Korsda Pesanggaran Ingin Jadiian Sungai Sebagai Project Based Learning Tematik Tentang Lingkungan.

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Melalui Program Inovasi Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Pesanggaran ingin menjadikan Sungai sebagai Project based learning tematik tentang Lingkungan.

Hal ini disampaikan langsung Korsda Pesanggaran, Sugiyono melalui Pelaksana Program, Prastyo Riyadi, dalam pelaksanaan Sekardadu yang berlokasi di DAM Kudung, Jum’at (21/11/2025).

“Tujuan dari program Sekardadu ini sendiri adalah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang lebih peduli terhadap lingkungan perairan, menjaga dan merawat kebersihan sungai. Intinya Sekardadu mendorong kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam, agar ekosistem terjaga dengan baik, dengan program ini kita ingin menjadikan sungai sebagai project based learning tematik tentang lingkungan, utamanya ekosistem sungai,” Tandasnya.

Sekardadu merupakan upaya Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan Banyuwangi dalam memelihara aliran sungai dengan melibatkan lintas sektor seperti lembaga pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi (Universitas) program ini mengajak pelajar dan mahasiswa bergerak. Masing-masing menjaga kebersihan sungai di wilayah sekitar masing-masing.

“Sekardadu merupakan program kolaboratif yang melibatkan lintas sektoral termasuk pelajar dari semua tingkatan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk bersama-sama merawat kebersihan sungai yang ada di sekitar lingkungannya,” Terangnya.

kegiatan kali ini merupakan kesebelas kalinya dari lima belas lembaga pendidikan yang ditargetkan dalam satu tahun program Sekardadu dimasing-masing Korsda.

“Masing-masing Korsda ditargetkan 15 lembaga pendidikan namun karena luasnya wilayah dengan jangkauan antar lembaga pendidikan yang jauh tidak memungkinkan untuk kita laksanakan secara bersamaan,”

Sebanyak 99 Siswa dari SDN 6 Kesilir mengikuti kegiatan, didalamnya siswa tidak hanya sekedar mendapatkan edukasi materi, melaikan dapat terjun langsung dalam berbagai kegiatan.

“Jadi anak-anak dari pagi tadi setelah kita berikan edukasi tentang pemahaman dasar bagaimana merawat aliran air setelahnya kita ajak anak-anak melaksanakan berbagai kegiatan, dari penanaman pohon hingga pembersihan wilayah sungai,” Terang Prasetyo.

Sementara itu, Ardoan Tri Hartanto selaku Kepala Sekolah SDN 6 Kesilir memberikan apresiasinya dan berharap kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut.

“Alhamdulillah kegiatan ini banyak mengedukasi anak-anak untuk lebih perduli terhadap lingkungan, utamanya sungai. Saya mewakili lembaga sekolah berharap kegiatan semacam ini bisa terus berjalan, kita bisa terus berkerja sama berkolaborasi tentunya dengan program yang lebih inovatif kedepannya.” Terangnya. (*/Sgt)

Kajari Barito Utara Gelar Coffee Morning Dengan PWI, Sinergi Komunikasi Penegakan Hukum 

0

BARITO UTARA- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara, Fredy Feronico Simajutak, SH. MH menganjurkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Utara untuk mempererat sinergi dan komunikasi dalam mendukung berbagai tugas dan program Kejaksaan. Ajuran dimaksud disampaikan saat gelar kegiatan coffee morning bersama, Ketua dan Anggota PWI Barito Utara di Aula Kejaksaan Negeri Barito Utara, Jumat (21/11/2025) pagi.

Dalam pertemuan yang dilangsungkan penuh semangat santai dan bermakna, meskipun penuh keakraban tersebut, Kajari Fredy F. Simanjuntak, SH. MH memperkenalkan diri dan memaparkan perjalanan panjang tugasnya di berbagai daerah, sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara, penugasan ke-11 dalam kariernya.

“Kajari Barito Utara, bahwa dirinya berharap melalui pertemuan ini kita dapat membangun hubungan yang baik. Teman- teman PWI adalah mitra strategis kami, terutama dalam penyampaian informasi dan komunikasi publik,” ujar Fredy F. Simanjuntak.

Ia menjelaskan bahwa banyak tugas Kejaksaan, khususnya di bidang Intelijen, membutuhkan dukungan data dan informasi yang akurat dan berimbang dari media. Mulai dari penyusunan laporan informasi harian, laporan informasi khusus, hingga pengumpulan bahan keterangan lainnya.

“Begitu juga dengan rekan di bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) yang memerlukan dukungan pemberitaan sejak proses penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Semua ini tidak lepas dari peran penting teman- teman media,” jelasnya.

Fredy F. Simanjuntak, SH. MH menegaskan bahwa Kejaksaan saat ini tengah mendorong citra positif dengan menunjukkan hasil kerja nyata, seperti penyelesaian perkara- perkara besar dan urusan menyangkut hukum. Namun menurutnya, keberhasilan tersebut tidak akan tersampaikan dengan optimal tanpa ada komunikasi yang baik kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kejaksaan sekarang memiliki paradigma atau disebut juga kerangka berpikir baru dalam penegakan hukum. Komunikasi yang baik hanya akan tercapai bila hubungan kita juga baik. Karena itu saya sangat berharap sinergi kita kian kuat ke depan, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Barito Utara (Kalteng), H Deni Hariadi, SE pada pertemuan ini menyambut baik ajakan tersebut, dan menyatakan kesiapan seluruh anggota PWI untuk menjalin kerja sama yang harmonis dengan Kejaksaan Negeri Barito Utara, demi keterbukaan informasi yang sehat dan berimbang kepada masyarakat, dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik,” ungkap Ketua PWI Barito Utara.

Pertemuan coffee morning ini menjadi langkah awal memperkuat kemitraan antara Kejaksaan Negeri Barito Utara, dan insan pers yang tergabung dalam organisasi PWI Barito Utara, demi mendukung tugas penegakan hukum serta pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.  (SS)

Kapolres Pasuruan Berikan Penghargaan dan Hadiah Umrah kepada Anggota Berprestasi

0

PASURUAN — Polres Pasuruan menggelar Apel Pemberian Penghargaan kepada Anggota Berprestasi serta Penyerahan Hadiah Umrah di Lapangan Apel Sarja Arya Rancana, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh anggota Polres Pasuruan.

Dalam apel tersebut, Kapolres Pasuruan memberikan penghargaan kepada personel Polri Nonpegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang dinilai berprestasi dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, Kapolres juga memberikan hadiah umrah kepada anggota terpilih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Dalam amanatnya, AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan pentingnya kehati-hatian dan profesionalitas dalam bertugas.

“Rekan-rekan harus berhati-hati dalam bertindak saat ini, karena institusi kita sedang disorot kinerjanya. Benteng terakhir kita adalah kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga meminta para pimpinan satuan kerja untuk memperkuat soliditas internal.

“Saya minta para pimpinan Satker agar lebih dekat dengan anggotanya untuk menjaga kekompakan dan menyambung silaturahmi,” ujarnya.

“Reward dan punishment harus diberikan untuk menjaga semangat anggota dalam bekerja,” tambah Kapolres.

Acara Berlangsung Khidmat
Apel dimulai dengan persiapan pasukan, penghormatan, serta laporan komandan apel. Prosesi pemberian penghargaan dilakukan secara resmi, dimulai dari pembacaan keputusan Kapolres hingga penyerahan tanda penghargaan kepada penerima.

Ngopi Bareng Awak Media, Polres Pasuruan Ajak Wartawan Tangkal Hoaks

0

PASURUAN — Polres Pasuruan melalui Seksi Humas menggelar kegiatan PIRAMIDA (Ngopi Bareng Bersama Awak Media) di Warung Ganjaran Rosella (WGR), Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara Polres Pasuruan dan insan pers.
Dalam sambutannya, Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno SH menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kehadiran para jurnalis dari berbagai media.

“Terima kasih atas kebersamaan dan kekompakan teman-teman media yang selalu mendukung kegiatan Polres Pasuruan. Semoga sinergi ini terus terjaga,” ucapnya.

Joko juga menegaskan pentingnya pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab, terutama untuk menangkal penyebaran informasi palsu di tengah masyarakat. “Kami berharap rekan-rekan menulis berita yang benar, berimbang, dan tidak mengadu domba. Mari bersama-sama memerangi hoaks demi menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau agar awak media tidak ragu menyampaikan masukan apabila menemukan kekurangan dalam pelayanan kepolisian. “Jika ada pelayanan kami yang kurang maksimal, segera informasikan agar bisa kami perbaiki,” tambahnya.

Acara PIRAMIDA berlangsung hangat dalam suasana santai sambil menikmati kopi dan makan bersama. Selain diskusi seputar pemberitaan dan situasi keamanan wilayah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemitraan antara Polres Pasuruan dan media lokal.

PIRAMIDA merupakan agenda rutin Humas Polres Pasuruan sebagai upaya meningkatkan transparansi, memperkuat kolaborasi, serta memastikan informasi publik tersampaikan secara akurat dan bertanggung jawab melalui peran jurnalis.

Polsek Purwosari Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Depan Indomart

0

PASURUAN — Polsek Purwosari mengamankan tiga remaja pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda berusia 16 tahun di depan Indomart Purwosari, Jalan Niaga II, Kelurahan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/11/2025) dini hari.

Kapolsek Purwosari menyampaikan bahwa ketiga pelaku diamankan sekitar pukul 02.30 WIB usai petugas menerima laporan dari korban.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung bergerak dan berhasil mengamankan sembilan remaja. Namun, setelah interogasi hanya tiga orang yang terbukti melakukan pengeroyokan,” ujar petugas Polsek Purwosari.

Korban bernama Ridho Kurniawan (16), warga Desa Kedung Gagak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Ia mengalami luka di bagian kepala dan tangan kiri akibat dianiaya para pelaku.

“Korban memakai kaos bertuliskan Bonek Mojokerto warna hitam saat kejadian. Setelah dikeroyok, para pelaku langsung kabur meninggalkan korban,” terang penyidik.

Korban kemudian melaporkan insiden tersebut ke Polsek Purwosari sehingga petugas segera melakukan pengejaran.

Adapun tiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing adalah:
M.E., warga Purwosari
L.A., warga Purwosari
M.M., warga Purwosari

Sementara enam remaja lain yang turut diamankan sebelumnya dipulangkan setelah tidak terbukti terlibat dalam tindak kekerasan tersebut.

Dari keterangan saksi-saksi yakni IP, MD, dan MA, aksi pengeroyokan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, “Para pelaku menyerang korban secara bersama-sama tanpa alasan jelas,” ungkap salah satu saksi saat dimintai keterangan.

Petugas menyatakan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan motif para pelaku, “Terhadap tiga terduga pelaku kini sedang dilakukan pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut,” kata penyidik.

Fogging Digelar di Dusun Sumbersari, Kapolsek Lumbang: “Upaya Penanggulangan Wabah Chikungunya Harus Cepat dan Terarah”

0

PASURUAN — Gerak cepat penanggulangan wabah chikungunya yang sempat menyerang warga setempat, petugas BPBD Kabupaten Pasuruan bersama Puskesmas Lumbang melakukan fogging di Dusun Sumbersari, Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kamis (20/11/2025).

Kapolsek Lumbang AKP Marti, SH., MH. mengatakan bahwa kegiatan fogging dilakukan karena adanya peningkatan kasus di wilayah tersebut. “Kami melakukan pendampingan penuh dalam giat fogging ini. Upaya penanggulangan wabah chikungunya harus cepat, terarah, dan menyasar titik-titik yang terdampak,” ujarnya.

Fogging berlangsung mulai pukul 10.15 hingga 11.45 WIB dengan sasaran rumah-rumah warga yang tertular maupun area sekitar permukiman. Tim dari BPBD yang hadir terdiri atas Purnomo dan Juwaini, sedangkan dari Puskesmas Lumbang hadir Rifki dan Mujib selaku petugas TRC.

Selain itu, Kanit Intelkam Polsek Lumbang Aiptu Sumarjono SH, Bhabinkamtibmas Aiptu Jamaadi S. Sos., Kepala Desa Watulumbung H. Riduwan, serta Kepala Dusun Sumbersari turut memantau jalannya kegiatan.

“Kami berharap fogging ini dapat memutus rantai penularan, karena rata-rata penderita berasal dari satu keluarga,” tambah Kapolsek.

Berdasarkan data terbaru per 20 November 2025, sebanyak ±12 warga Dusun Sumbersari dirawat di RS Grati, sementara ±7 warga lainnya menjalani perawatan di rumah. Mereka di antaranya Sri Utami, Sutamin, Erna, Diah, Joe, Fatma, Ani, Iksan, Mbok Endah, Wiwit, Amel, Linda, Nanda, dan Wandyo.

Pelaksanaan fogging berjalan lancar dan situasi selama kegiatan berlangsung kondusif. Polisi dan pemerintah desa mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta menghilangkan sarang nyamuk sebagai langkah pencegahan lanjutan.