Home Blog Page 186

900 Meter Drainase di Jalan Soehat, Kota Malang Sudah Terpasang

0

MALANG KOTA – Pengerjaan proyek drainase di Jalan Soekarno-Hatta terus berjalan. Sampai kemarin (21/11), progresnya mencapai 70 persen. Panjang drainase yang sudah terpasang sekitar 900 meter, dari total target 1.300 meter.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, di depan Politeknik Negeri Malang (Polinema), saluran drainase kini sudah tertutup. Sehingga tampak seperti trotoar biasa. Pengerjaan kini difokuskan dia area depan Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ).

Humas Tim Teknis Eksternal DPU SDA Jatim Bagus Akbar menjelaskan, pengerjaan ini masih sesuai jadwal. Dengan progres 70 persen, diperkirakan proyek bakal rampung sebelum 25 Desember nanti.

Bagus menerangkan, kesesuaian progres itu tak terlepas dari skema contraflow yang diterapkan pada jam jam tertentu. Dengan rekayasa itu, perpindahan alat berat menjadi semakin mudah. ”Saat ini di depan Polinema sudah dipasang kanstin (penutup). Semen tara segmen lainnya masih ada yang pemasangan drainase,” ujarnya.

Skema contraflow saat ini masih terbatas. Bagus men jelaskan, skema itu hanya diberlakukan hari Senin hingga Kamis. Waktunya pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Pada malam hari, sisi timur Jalan Soehat difokuskan untuk pengerjaan drainase.

Sedangkan sisi barat di gunakan untuk lajur dua arah. Karena kebijakan itu berdampak positif, pihaknya mengusulkan skema contra flow bisa diterapkan pada hari Minggu. ”Jadi ada kemungkinan Minggu sampai Kamis. Masih didiskusikan dengan dinas perhubungan dan kepolisian,” ungkap Bagus.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, tim PU SDA dibagi dalam tiga segmen. Segmen pertama di depan Polinema, kemudian depan Ruko Soehat dan ketiga di depan RS Universitas Brawijaya. ”Khusus di RS UB, kami kerjakan pipa PDAM dulu. Saat ini sudah beres pipanya, kemudian tinggal drainase dipasang,” terang Bagus.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nur Akhmadi menekankan, meski itu proyek provinsi, Pemkot Malang diharapkan bisa mendorong percepatan. Sebab, dampak dari proyek itu sangat dirasakan pelaku usaha di kawasan Soehat.

Semakin lama pengerjaan, kerugian yang dialami pelaku usaha terus bertambah. Diharapkan, pemerintah bisa memperhatikan itu dan bisa mempercepat proyek tersebut. ”Dampak macet juga dirasakan masyarakat. Saya berharap sebelum akhir tahun benar-benar rampung,” tutur Dito. **

Memasuki Hari Ketiga Erupsi Semeru di Pengsuian Mulai Terserang Penyakit

0

LUMAJANG – Memasuki hari ketiga, sejumlah warga ditempat pengungsian SD Negeri 04 Supiturang Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Lumajang, mulai terserang penyakit.

Petugas medis dari Puskesmas Pronojiwo yang bersiaga, bergantian memeriksa kondisi kesehatan para pengungsi. Rata rata warga mengeluhkan sakit demam, diare hingga batuk pilek.

Diduga karena mereka tidur hanya beralaskan karpet, ditengah suhu dingin pada malam hari.

Sementara itu, stock obat obatan di pos kesehatan yang disediakan untuk para pengungsi mulai menipis.

Total warga yang berada di tempat pengungsian dampak erupsi Gunung Semeru, mencapai 1 116 jiwa tersebar di sejumlah titik pengungsian.

Sementara petugas Kepolisian Polres Lumajang khususnya Polwan, Psikologi Polri dan sejumlah relawan memberikan trauma healing kepada puluhan anak anak korban erupsi Gunung Semeru di tempat pengungsian SD Negeri 04 Pronojiwo, Jum’at (21-11-2025) pagi.

Layanan trauma healing ini dilakukan dengan cara bernyanyi hingga melakukan berbagai permainan, seperti bermain cekatan aba aba serta bermain kereta api.

Bahkan, anak anak di tempat pengungsian terlihat komet antusias dan riang gembira karena mereka mendapatkan hadiah dari petugas.

Layanan ini diberikan sebagai bentuk psikologi kepada anak yang terdampak bencana, agar di tempat pengungsian, mereka tidak stres dengan musibah yang dialami. **

Bangunan Kosong Bekas Pasar Buah Dan Sayur Dihuni Penghuni Liar, Pemerintah Kalah Pamor

0

Gempurnews | Pemalang – Bangunan kosong bekas pasar sayur dan buah lama di Pemalang kini dihuni oleh penghuni liar, menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan keselamatan warga sekitar. Bangunan bekas pasar buah yang dulunya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan buah dan sayur kini menjadi tempat tinggal bagi mereka yang tidak memiliki ijin tinggal.

Berdasarkan pantauan media penghuni tersebut kesehariannya berprofesi sebagai pengamen yang berkeliling di seputar kota Pemalang,
Penghuni liar ini seringkali tidak memiliki akses legal untuk menempati bangunan tersebut, sehingga menimbulkan risiko keamanan keselamatan dan kesehatan. Selain itu, kehadiran mereka juga dapat mengganggu ketertiban dan kebersihan lingkungan sekitar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail angkat bicara mengenai permasalahan yang terjadi di bangunan kosong bekas pasar buah dan sayur yang kini di tempati oleh penghuni liar.

Aris Ismail mengatakan terkait adanya penghuni liar Ia meminta untuk dinas terkait mengecek asal usul status mereka, kalau memang mereka asli dari Kota Pemalang,Ia meminta untuk dinas terkait bisa memberikan solusi tempat tinggal, dan kalau mereka bukan orang sini maka untuk di bina dan di pulangkan ke tempat tinggal asalnya. ” Kata Aris Ismail saat dimintai keterangan nya oleh awak media. “jumat (21/11/25)

Aris Ismail juga menyoroti dalam beberapa kasus, bangunan kosong juga telah diubah menjadi tempat usaha ilegal, seperti warung atau tempat hiburan, yang dapat menimbulkan kebisingan dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan penertiban yang lebih ketat untuk mengatasi masalah ini,dan Ia berharap agar Pemerintah khususnya dinas dinas terkait untuk segera mengambil tindakan mengatasi masalah ini. “tegas Aris Ismail.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu Kepala Satuan Pamong Praja, Achmad Hidayat menyampaikan pihaknya sudah pernah menertibkan penghuni liar tersebut yang tinggal di kawasan eks pasar buah tanpa ijin dan pihak nya akan segera koordinasi dengan dinas sosial dan Diskoperindag Kabupaten Pemalang untuk langkah selanjutnya. “ucapnya. 

(yn26)

Ops Zebra Semeru 2025, Polsek Wates Edukasi Tertib Lalu Lintas untuk Anak-Anak KB-TK Al-Minhaaj

0

KEDIRI– Polsek Wates Polres Kediri menerima kunjungan puluhan anak KB-TK Al-Minhaaj, Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, dalam kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas yang dikemas secara menyenangkan sebagai bagian dari dukungan terhadap Operasi Zebra Semeru 2025, Kamis (20/11/2025).

Sejak pagi, anak-anak datang dengan wajah penuh antusias, ditemani para guru dan orang tua. Mereka diajak mengenal tugas kepolisian, belajar tentang rambu-rambu lalu lintas, cara menyeberang yang aman, hingga pentingnya menggunakan helm. Semua disampaikan dengan metode yang mudah dicerna sesuai usia mereka.

Untuk menambah keseruan, personel Polsek Wates membuka sesi tanya jawab interaktif. Setiap pertanyaan memancing semangat anak-anak, sementara sejumlah bingkisan diberikan kepada pemenang sebagai bentuk apresiasi.

Tak hanya itu, anak-anak juga diajak berkeliling ruang pelayanan Polsek Wates serta diperkenalkan pada kendaraan patroli. Banyak di antara mereka yang antusias mencoba menaiki motor patroli dan berfoto bersama anggota.

Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto, S.H. mengatakan bahwa edukasi keselamatan memang paling efektif dilakukan sejak usia dini.

“Kalau anak-anak belajar tertib berlalu lintas dari kecil, mereka akan tumbuh dengan kebiasaan yang baik dan lebih peduli terhadap keselamatan,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa metode interaktif seperti ini sangat membantu dalam penyampaian pesan keselamatan.

“Yang penting anak-anak senang dulu. Kalau mereka menikmati, pesan keselamatannya ikut masuk dengan sendirinya,” imbuh Kapolsek Wates.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama serta imbauan kepada para orang tua agar selalu memberi contoh yang baik dalam berkendara, sejalan dengan semangat Ops Zebra Semeru 2025 yang mengedepankan keselamatan sebagai budaya bersama.

Pemkot Probolinggo Salurkan Bantuan ASN Peduli untuk 2.671 Duafa dan Lansia

0

Mayangan,
Pemerintah Kota Probolinggo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan kaum duafa. Pada Jumat (21/11), digelar penyaluran Bantuan ASN Peduli Duafa Kota Probolinggo Tahun 2025, sebuah program kolaborasi antara Pemkot dan Baznas yang menyasar 2.671 jiwa penerima manfaat dari kalangan duafa dan lansia di seluruh wilayah kota.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, didampingi Pj. Sekdakot Probolinggo Rey Suwigtyo, Forkopimda, para asisten, serta staf ahli menyalurkan bantuan serentak secara daring dari 29 lokasi, dengan masing-masing kepala OPD hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada warga di titik yang telah ditentukan.

Ketua Baznas Kota Probolinggo, Hakimuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat. “Kami berharap santunan ini benar-benar digunakan sesuai kebutuhan, jangan sampai disalahgunakan, apalagi dijual. Semoga bantuan dari para ASN ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para penerima,” jelasnya.

Penyerahan bantuan berupa beras 10 kg secara simbolis diberikan langsung oleh Wali Kota kepada 10 penerima manfaat, yang kemudian diikuti serentak pada seluruh titik lokasi lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menekankan pentingnya semangat berbagi, terutama di bulan Jumadil Awal yang identik dengan amal dan sedekah. “Semoga di bulan-bulan mendatang kegiatan berbagi ini dapat terus dilakukan. Kita berdoa agar Kota Probolinggo selalu aman, dan para ASN diberi kesehatan sehingga dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Aminuddin juga menegaskan bahwa program ASN Peduli merupakan wujud nyata kepedulian ASN Kota Probolinggo terhadap pengentasan kemiskinan. “Dengan niat yang tulus, kita ingin bantuan ini tepat sasaran. Insyaallah para ASN yang terlibat akan mendapat pahala yang berlipat dari Allah. Kami juga berharap para penerima manfaat tetap produktif, menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya, karena itu menjadi modal penting dalam pembangunan,” tambahnya.

Salah satu penerima bantuan, Tiana (80), tampak haru saat menerima paket sembako dirinya. “Saya bahagia sekali,” ujar Tiana dengan wajah sumringah. “Setiap hari saya cuma berjualan es, jadi bantuan beras ini sangat membantu mengurangi pengeluaran saya. Terima kasih untuk Pak Wali dan semua ASN yang sudah memberi rezeki ini.”

Program ASN Peduli Duafa ini diharapkan terus menjadi gerakan kebaikan yang membawa keberkahan serta semakin memperkuat solidaritas sosial di Kota Probolinggo.(Ali)

Kegiatan Rutin Jumat Berkah, MPC- PP Pemalang Bagikan Ratusan Nasi Kotak Kepada Masyarakat Dan Pengguna Jalan

0

Gempurnews | Pemalang – Markas Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC- PP) kembali menggelar kegiatan rutin Jumat Berkah dengan membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan di depan halaman kantor MPC – PP dan dihadiri oleh Ketua MPC PP Aris Ismail berserta para anggotanya.

Kegiatan Jumat Berkah ini merupakan salah satu program unggulan Ormas Pemuda Pancasila MPC Pemalang, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu masyarakat yang kurang mampu. Nasi kotak yang dibagikan berisi makanan bergizi dan siap saji, sehingga masyarakat dapat langsung menikmatinya.

Ketua MPC PP Pemalang Aris Ismail, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami juga ingin mengajak masyarakat untuk berbagi kebahagiaan dan kepedulian kepada sesama,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Pemuda Pancasila bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk lembaga sosial, dan para donatur. Mereka semua berpartisipasi dalam kegiatan Jumat Berkah ini dengan membagikan nasi kotak bagi para pengguna jalan.

Salah satu penerima manfaat warga Kelurahan Pelutan, yang tidak mau disebutkan namanya, mengucapkan terima kasih atas kegiatan Jumat Berkah ini. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan nasi kotak ini. Kami sangat membutuhkan bantuan ini karena kondisi ekonomi yang sulit,” kata warga.

Kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak. MPC- PP Pemalang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. (yn26)

Semeru Naik Status Level IV Masyarakat Diminta Perhatikan Imbauan Evakuasi

0

LUMAJANG – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, mengimbau warga yang berada di zona merah Gunung Semeru untuk segera menempuh langkah aman dengan mengungsi ke lokasi evakuasi yang telah disiapkan pemerintah.

Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level IV (Awas) per pukul 17.00 WIB. Imbauan ini ditujukan khusus bagi warga Desa Sumberwuluh, Jugosari, Kecamatan Candipuro, serta Kecamatan Pronojiwo.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Evakuasi ini dilakukan agar setiap keluarga terlindungi, dan prosesnya sudah dirancang dengan aman dan tertib,” ujar Bunda Indah dalam keteranganya, Rabu (19/11/2025).

Pemerintah daerah dan BPBD Lumajang telah menyiapkan lokasi evakuasi yang layak, serta melakukan koordinasi dengan aparat desa dan relawan untuk mempermudah mobilisasi warga. Setiap keluarga diimbau membawa perlengkapan penting secara sederhana, seperti masker, air minum, obat-obatan, dan dokumen penting.

Bunda Indah menekankan bahwa langkah ini adalah langkah pencegahan, bukan tanda kepanikan.

“Dengan kesiapsiagaan yang tepat, kita menghadapi situasi ini dengan tenang. Pemerintah bersama masyarakat selalu siap mendukung dan menjaga keselamatan warga,” tambahnya.

BPBD Lumajang dan pemerintah daerah terus memantau kondisi Semeru secara real-time dan akan memberikan informasi terbaru melalui kanal resmi.

Masyarakat diingatkan untuk mengutamakan informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi, sehingga rasa aman dan tenang tetap terjaga. **

Kapolri Cek Langsung Personel-Sarpras Polda DIY, Pastikan Siap Hadapi Potensi Bencana

0

DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan,” kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11/2025).

Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal.

Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata.

Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat.

“Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh.

“Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam.

“Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas,” tutur Sigit.

Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap,” tutup Sigit.

Scoopy Makin Fashionable Warna Baru Resmi Mengaspal di Kepri

0

Batam – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperkuat posisinya di segmen skutik fashionable lewat penyegaran warna pada New Honda Scoopy. Kehadiran warna-warna baru ini semakin menegaskan Scoopy sebagai trendsetter yang digemari pecinta skutik unik dan stylish, termasuk di wilayah Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pasar penting bagi Honda.

Penyegaran ini hadir melalui dua tipe dengan tiga varian berbeda. Pada varian Fashion, konsumen kini dapat memilih kombinasi warna baru yang semakin modern dan lembut, yaitu Fashion Black, Fashion Red, Fashion Cream, dan Fashion Mint. Varian ini menyasar pengendara muda yang ingin tampil beda dengan gaya urban kekinian.

Varian Prestige yang telah dibekali Smart Key juga tampil semakin berkelas dengan hadirnya warna baru Prestige Red. Warna ini melengkapi dua pilihan sebelumnya Prestige Black dan Prestige White yang tetap membawa kesan premium dan eksklusif. Sementara itu, varian Stylish hadir dengan tiga warna memikat, Stylish Grey sebagai warna baru, serta Stylish Green dan Stylish Beige yang tetap mempertahankan nuansa elegan namun tetap modis.

Manager Sales PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, Duri Yanto, menyampaikan bahwa penyegaran warna ini disambut positif oleh konsumen di Kepri. “New Honda Scoopy selalu menjadi pilihan utama masyarakat Kepri karena desainnya yang unik, fitur modern, dan karakter fashionable yang kuat. Dengan hadirnya warna terbaru ini, kami berharap Scoopy bisa semakin menginspirasi gaya berkendara para anak muda di Batam dan Tanjungpinang,” ujarnya.

Menyambut kehadiran warna terbaru ini, PT Capella Dinamik Nusantara menawarkan program khusus bagi konsumen di wilayah Kepulauan Riau. Untuk konsumen di Tanjungpinang, New Honda Scoopy dapat dibawa pulang dengan DP mulai Rp 1,8 jutaan, hemat hingga Rp 666 ribu, potongan angsuran 2 bulan, serta bonus Jaket Cari Aman, Plat Holder, dan Panel Step Floor. Sementara untuk konsumen di Batam, tersedia DP mulai Rp 1,6 juta, hemat Rp 600 ribu, potongan angsuran 2 bulan, dan bonus perlengkapan yang sama untuk menambah gaya berkendara.

Selain warna baru, New Honda Scoopy tetap menghadirkan desain retro-modern yang menjadi ciri khasnya. Lampu depan LED berteknologi crystal block membuat tampilannya semakin menarik sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara. Panel meter digital berdesain modern, handle cover tertutup, hingga USB Type-C Charger memberikan kemudahan bagi pengguna di aktivitas harian. Kesan retro semakin kuat dengan velg 5 palang yang memberikan identitas unik skutik ini.

Dari sisi fitur, Scoopy tetap dibekali teknologi unggulan Honda Smart Key System pada tipe tertentu, lengkap dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm untuk keamanan. Digital Panel Meter menampilkan beragam informasi penting seperti speedometer, jam digital, konsumsi bahan bakar, indikator Smart Key, indikator baterai, hingga indikator ECO sebagai panduan berkendara hemat. Fitur praktis lain seperti Multi-Function Hook semakin menambah fungsionalitas skutik ini dalam mendukung mobilitas masyarakat Kepri.

Dengan rangkaian penyegaran dan penawaran khusus ini, Capella Honda Kepri berharap New Honda Scoopy semakin diminati dan mampu menjadi pilihan terbaik bagi konsumen yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan kepraktisan dalam berkendara.

(Gokkon)

Polres Lumajang Lakukan Trauma Healing, Anak – anak Pengungsi Semeru Kembali Ceria

0

LUMAJANG— Sebanyak 30 anak-anak pengungsi di SD Negeri 4 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, tampak kembali ceria setelah mendapatkan pendampingan trauma healing dari Polres Lumajang Polda Jatim bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar ini menjadi angin segar bagi anak-anak yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Para Polwan Polres Lumajang Polda Jatim terlihat aktif mengajak anak-anak bernyanyi, bermain tebak-tebakan, dan mengikuti berbagai permainan edukatif yang memancing tawa mereka.

Selain kegiatan bermain, anak-anak juga diberikan snack untuk membantu mengurangi beban psikologis sekaligus menambah kenyamanan selama berada di pengungsian.

AKBP Alex mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya konkret Polri, khususnya Polres Lumajang Polda Jatim, untuk memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Anak-anak menjadi prioritas karena mereka adalah kelompok yang paling rentan secara psikologis dan membutuhkan perhatian khusus,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Ia mengungkapkan, Polwan Polres Lumajang bersama tim dari Universitas Brawijaya Malang akan terus menggelar trauma healing secara berkelanjutan di dua titik pengungsian yang saat ini aktif, yakni SDN 4 Supiturang dan SDN 2 Supiturang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak melupakan rasa takut maupun pengalaman menyedihkan akibat erupsi. Kami ingin mereka kembali aktif, ceria, dan dalam kondisi psikologis yang stabil,” tambahnya.

AKBP Alex Sandy memastikan bahwa Polres Lumajang tetap berkomitmen mendampingi para pengungsi, baik anak-anak maupun lansia.

Selain trauma healing, berbagai kegiatan sosial lainnya akan terus dilakukan guna memperkuat pemulihan kondisi masyarakat pasca erupsi.

“Insya Allah kami akan terus hadir untuk anak-anak dan seluruh pengungsi, memberikan pendampingan hingga mereka benar-benar pulih,” tegas AKBP Alex.

Dengan kehadiran Polres Lumajang Polda Jatim dan dukungan berbagai pihak, diharapkan pemulihan psikologis anak-anak korban erupsi Semeru dapat berjalan lebih cepat sehingga mereka bisa kembali menjalani aktivitas dengan perasaan aman dan gembira.

Suasana bahagia terlihat jelas di wajah para anak pengungsi, salah satunya Nadia (8) yang mengaku sangat senang ikut kegiatan tersebut.

“Aku senang diajak main sama Bu Polisi. Tadi nyanyi, terus dapat snack juga. Jadi nggak takut lagi,” ungkapnya polos. (*)