Home Blog Page 1929

Plt.Gubernur Kalteng Hadiri Rakor Secara Virtual

BARITO UTARA – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi, dalam rangka analisa dan evaluasi pelaksanaan kampanye pimilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020. Rakor yang melalui  Vidcon di laksanakan pada Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Jum’at (2/10/20).

Pelaksanaan Rakor ini melalui vidcon bersama Menkopolhukam, Mendagri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN dan Kepala BNPB,

Rakor yang dilangsungkan Jum’at pagi, di pimpin oleh Menkopolhukam menyampaikan bahwa, Protokol kesehatan yang akan dijadikan salah satu regulasi pada pilkada tahun ini, adalah menjadi salah satu kewajiban moral yang harus selalu kita ingatkan kepada masyarakat. 

Pilkada yang kita harap bisa berlangsung Aman, Damai dan semua sehat, bukan hanya pilkadanya sukses tapi cluster Covid 19 dapat dikendalikan. 

Kampanye pilkada harus semakin kreatif, agar visi dan misi calon tetap tersampaikan ke masyarakat dan protokol cegah Covid-19 harus tetap terjaga, pihak KPU pusat juga, mengharapkan kampanye para paslon diadakan secara tidak langsung bertatap muka.

Mengingat pandemi covid- 19 kampanye bisa lewat media sosial online,atau pun dengan beragam cara untuk menghidari kerumunan massal.walaupun demikian tetap harus mematuhi anjuran dari Protokol Kesehataam, menyediakan wadah tempat cuci tangan di tempat umum, memakai masker dan penggunaan hand hanitizer. 

Rakor secara Virtual melalui Vidcon di Kabupaten Barito Utara ini, dihadiri Plt.Gubernur Kalimantan Tengah H.Habib Ismail Bin Yahya, didampingi Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, SH Ketua KPU Barut dan Ketua Bawaslu Barut. (SS).

Edy Pratowo Cawagub Kalteng, Silaturahmi Ke Desa Bukit Sawit

 
BARITO UTARA Pasangan calon Kepala Daerah Kalimantan Tengah nomor urut 2, H.Edy Pratowo mulai menyasar pemilih di lumbung suara wilayah DAS Barito.Kali ini melalui silaturahmi ke Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Jumat (2/10/20).

Edy bersama rombongan datang  dengan menggunakan helikopter. Di dalamnya terdapat tokoh utama politik Kalimantan Tengah,seperti Dewan Pembina Golkar Kalteng juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng H. Abdul Razak, Ketua DPW PAN Kalteng sekaligus mantan Wagub Kalteng dua periode H.Ahmad Diran, didampingi oleh H Aprianor dari partai Golkar.

Rombongan disambut Tim Pemenangan,Sugianto Sabran-Edy Pratowo di Barito Utara. 

Ketua Tim Pemenangan, Taufik Nugraha didampingi Koordinator kegiatan Sastra Jaya, Henny Rosgiaty Rusli pimpinan parpol pengusung dan pendukung di Barito Utara, tokoh serta warga Desa Bukit Sawit, langsung bersilaturahmi dengan rombongan.

Abdul Razak mengapresiasi kegiatan silaturahmi ini dan berharap dapat berjalan secara baik dan lancar sebagai wadah pembelajaran politik buat masyarakat Bukit Sawit. 

Sesepuh Kalteng Ahmad Diran,mengaku sangat terkesan. Sebagai tokoh Jawa, ia hadir mendampingi Edy Pratowo.

“Saya sangat terkesan dalam pertemuan ini,apalagi ada suguhan makanan singkong dalam kemasan yang di buat oleh masyarakat yang dikoordinir oleh Karang Taruna Karya Bhakti Remaja,”ujar Diran.

Edy Pratowo melayani warga Bukit Sawit melalui paparan dan sesi tanya jawab. Dalam sesi dialog, tokoh pemuda Dede Sudirman mengucapkan terima kasih atas kehadiran Edy Pratowo dan dua tokoh teras Kalteng. Terpilihnya Desa Bukit Sawit,menjadi tempat silaturahmi pertama merupakan kepercayaan dan kehormatan yang luar biasa bagi warga setempat.

Koordinator Silaturahmi sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Barito Utara Sastra Jaya mengatakan,  kegiatan ini merupakan rangkaian safari dari Edy Pratowo.Sebagai calon Wakil Gubernur Kalteng untuk mengenal lebih dekat warga di Kabupaten Barito Utara.

“Kami berterima kasih atas antusisme warga.Mereka bisa bertemu, langsung bersilaturahmi,dan mengenal dari dekat calon pemimpinnya,”ucap Sastra. (SS).

Pemerintah Salurkan 10 Juta Bantuan Subsidi Gaji

0

JAKARTA – Pemerintah telah menyalurkan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah kepada 10.180.341 penerima atau sebesar 87,35 persen dari total penerima tahap I-IV sebanyak 11,6 juta orang.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 28 September 2020, penyaluran subsidi gaji/upah tahap I telah mencapai 2.484.429 penerima (99,38%); tahap II mencapai 2.981.602 penerima (99,39%); tahap III mencapai 3.476.123 penerima (99,32%); dan tahap IV mencapai 1.238.187 penerima (46,65%).

“Penyaluran bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja ini berjalan dengan baik. Namun begitu, masih ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji/upah,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, hari Selasa (29/9).

Beberapa catatan atau kendala penyaluran subsidi gaji/upah, jelas Menaker, di antaranya adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, dan dibekukan. Selain itu, kendala lainnya adanya rekening yang tidak sesuai dengan NIK dan rekening tidak terdaftar.

“Untuk itu, bagi pekerja yang sesuai kriteria penerima subsidi namun hingga saat ini belum mendapatkan subsidi gaji/upah, kami imbau agar berkomunikasi dengan pemberi kerja, khususnya terkait data rekening para pekerja, guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening bank ke BPJS Ketenagakerjaan,” kata Menaker Ida.

Menaker menambahkan, subsidi gaji/upah adalah salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Oleh karenanya, Kami berharap pekerja/buruh yang mendapatkan subsidi ini digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, khususnya produk UMKM kita,” ujarnya.

Masyarakat, pekerja, atau buruh yang ingin mengecek informasi subsidi gaji/upah dapat mengunjungi SISNAKER Kemnaker di www.kemnaker.go.id atau melalui aplikasi SISNAKER yang dapat diunduh di Google Play Store. *

Pembagian Nasi Jum’at Berkah Di Jalan Raya Plosorejo Kediri

KEDIRI — Pada hari jumat tanggal 02 oktober 2020 pukul 10.00 Wib, telah dilakasanakan pembagian nasi kotak jumat berkah
di jalan umum desa Plosorejo kabupaten Kediri dari ibu Sunarti.

Hal ini merupakan kepedulian dari ibu sunarti kepada pengguna jalan raya di daerah tersebut.

Sasaran jumat berkah bukan hanya di satu tempat saja. Pada tiap jumatnya secara rutin menyalurkan secara acak di jalan umum wilayah kabupaten Kediri..

Selain membagikan nasi kotak, ibu Sunarti dan rekan rekan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap virus corona yang sedang menjadi pandemi, dengan tetap mematuhi anjuran pemerintah seperti rajin cuci tangan dan selalu memakai masker.

Mudah mudahan dengan bantuan dari kami ini.dapat membantu warga meskipun hanya bingkisan nasi bungkus semoga sama sama mendapat keberkahan dari allah swt, Ujar ibu sunarti

Warga terlihat antusias menerimanya.
Sementara itu salah seorang warga pengguna jalan mengucapkan terimakasih kepada Ibu sunarti dan rekan rekan.

Alhmdullah hari ini kami dapat rejeki.
Kami doakan untuk yang telah membagikan nasi ini agar rejekinya lancar dan berlimpah, kata pengguna jalan tersebut

“Semoga allah senantiasa memudahkan segala urusan memberikan keberkahan untuk setiap ikhtiar dan membukakan pintu rezeki serta segala pintu kebaikan untuk kita semua,” sahut ibu sunarti.(Ruri)

Anggota Banggar DPRD Bangkalan Pertanyakan Pembelian Kardus Sampah Medis

BANGKALAN – Salah satu anggota Banggar (Badan Anggaran) DPRD Bangkalan, Hotib mempertanyakan pembelian kardus sampah medis yang mencapai hingga Rp 18 miliar.

Hal itu ia ketahui dari beberapa item yang masuk dalam pembahasan realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan,

Pembelian kardus sampah medis tersebut dianggap nilainya cukup besar. “Beberapa yang kami pertanyakan salah satunya dana Rp 18 Miliar yang dibelikan kardus sampah medis,” jelasnya, Kamis (1/10/2020).

Dalam lampiran rincian penggunaan BTT tahun anggaran 2020, tercatat dana Rp 18 miliar itu untuk pembelian kardus sampah medis ukuran 70x50x40 sebanyak 600 buah.

Selain masalah itu, Hotib juga mempertanyakan adanya bantuan sosial bagi disabilitas dan santri. Kemudian ia meminta agar timgar (tim anggaran) memberikan data penerima by name by address.

“Kami tidak mempersoalkan penggunaan dana tersebut, namun penerimanya siapa saja dan santri dari mana saja,” lanjutnya.

Ia menilai, hingga kini tak ada data rinci penerima bansos tersebut. Bahkan, jumlah penerima di ponpes dan berapa jumlah santri tak diberikan secara detail.

“Menurut rekomendasi gubernur, tiap OPD yang menggunakan dana BTT harus melampirkan secara detail agar nantinya tak ada temuan pelanggaran,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan setempat, Sudiyo enggan menjelaskan secara detail pembelian kardus sampah tersebut. Ia hanya menegaskan sampai saat ini serapan anggaran baru mencapai Rp 10 miliar. “Dari Rp 18 miliar hanya terserap Rp 10 Miliar,” tandasnya. (tim)

Kreasi Batik Santai Yosowilangun

YOSOWILANGUN — Batik Lumajang tak melulu terkesan formal, ada pula model batik yang bisa digunakan untuk bersantai. Seperti hasil besutan tangan pengrajin batik Elly Hartini asal Desa Yosowilangun Lor. Perempuan ini mampu berinovasi dengan membuat batik untuk keperluan non formal.

“Batik ini bisa digunakan santai, kain yang kami gunakan juga menggunakan kain kloyor yang lebih nyaman digunakan santai,” ujar Elly Hartini.

Pemilik Rangsang Batik tersebut berhasil mengemas batik menjadi pakaian ready to wear yang bisa diaplikasikan dalam baju santai untuk sekedar travelling, kondangan atau kegiatan santai lainnya. Namun dijelaskan Elly bahwa batiknya tersebut juga pantas digunakan untuk acara formal.

Elly menjelaskan bahwa awal pembuatan batik tersebut saat usahanya mengalami penurunan permintaan akibat hantaman pandemi Covid-19 yang berimbas pada penurunan daya beli masyarakat. Waktu yang lebih luang tersebut akhirnya ia gunakan untuk membuat inovasi batik-batik baru.

Dari hasil kreasinya, akhirnya ia tercetus menciptakan batik motif kembang sepatu menggunakan batik cap. Elly menjelaskan bahwa dipilihnya media batik cap karena dapat menekan harga produksi sehingga harga jualnya lebih murah dibandingkan dengan batik tulis.

“Untuk harganya tentu lebih murah, kami menjualnya 120 ribu per potong, tentu ini lebih ramah di kantong,” pungkasnya. (tim)

Tegakkan Perwali Dan Perda, Petugas Gabungan Sweeping Hiburan Malam

SURABAYA — Meski aparat gencar menutup cafe dan karaoke, beberapa tempat hiburan malam tetap nekad beroperasi di masa pandemi.

Petugas Polrestabes dan Polisi Militer angkatan darat Denpom V Brawijaya turun tangan. Operasi penertiban diadakan pada rabu (30/9/2020).

Seperti diketahui bahwa penyebaran Covid-19 dalam beberapa pekan di Indonesia cukup memprihatinkan,
sebagai upaya preventif dalam menekan penyebaran Covid-19 semua lini dimaksimalkan termasuk pembatasan operasi hiburan malam.

Terkait hal ini, Petugas Gabungan Polrestabes Surabaya bersama Detasemen Polisi Militer angkatan darat (PM AD) melakukan sweping tempat hiburan malam.

Dalam kegiatan ini, petugas berhasil mengamankan setidaknya 130 orang yang terdiri dari 62 pria  dan 68 wanita, dari pendataan yang dilakukan di Mapolrestabes, jumlah ini diketahui sebagai pengunjung dan karyawan cafe.

Dari hasil penelusuran awak media, didapati informasi bahwa paling tidak ada empat lokasi yang ditertibkan petugas pada Rabu (30/9/2020).

Beberapa tempat hiburan yang berhasil ditindak tegas oleh petugas,  Cafe ALEXIS Jalan Manukan Dalam, Cafe D’LOVE jalan Manukan Dalam, Cafe GODHONG JATI Jalan Manukan Tengah No. 68 dan Cafe BREAKSHOT jalan Kenjeran No. 432 Surabaya.

Tindakan tegas petugas merupakan upaya penegakan Perwali 33 dan perda no.2 tahun 2020, sekaligus menjadi pesan terhadap tempat hiburan lain yang tetap beroperasi tanpa mengindahkan aturan yang berlaku. (Tius)

Satu Tahun Pendakian Semeru Ditutup, Kini Dibuka

LUMAJANG — Jalur Pendakian Gunung Semeru akhirnya dibuka setelah hampir selama

Satu tahun jalur pendakian gunung Semeru ditutup akibat adanya kebakaran hutab dan mewabahnya pandemi Covid-19, kini dibuka kembali.

“Ini tidak dibuka full 100 persen, mekanismenya ada di TNBTS melalui online, yang mendapatkan akses dan izin yang boleh mendaki,” ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq usai membuka Jalur Pendakian Gunung Semeru di Ranu Pani, Kamis (01/10/2020).

Dijelaskan bahwa pendaki harus melalui tahapan-tahapan sebelum mendaki, termasuk harus menjalani tes kesehatan untuk memastikan pendaki sehat dan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Kita siapkan dari Dinkes untuk cek kesehatan, sebelum mendaki wajib melalui proses cek kesehatan termasuk memastikan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia berpesan agar para pendaki tetap memperhatikan protokol kesehatan. Nantinya pelaksanaan pendakian akan dilakukan evaluasi 2 mingguan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), John Kenedie menjelaskan bahwa pendakian dibatasi 20 persen dari daya dukung atau sekitar 120 pendaki setiap harinya. Masyarakat yang ingin mendaki dapat booking secara online melalui situs https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org/.

“Aturannya 20 persen dari daya dukung 600 jadi 120, bookingnya melalui online, kalau sudah tercukupi bisa daftar untuk keesokan harinya. Rombongannya minimal 3 dan tidak boleh lebih dari 7, harus membawa masker, kita batasi sampai Kalimati selama 2 hari 1 malam,” jelasnya. (tim)

Dua Hari Diwilayah Kediri, Dua Mobil Terbakar Akibat Kelistrikan

KEDIRI –Siang ini terjadi lagi mobil terbakar didekat SPBU Kandangan daerah Kediri, sebelumnya telah terjadi hal yang sama, kejadian di SPBU Kelurahan Semampir Kota Kediri.

Tidak ada salahnya yang melakukan modifikasi perkabelan dalam bidang audio dan atau video atau karena faktor umur, untuk dipastikan jalur kelistrikan dan BBM tetap aman serta segera dibenahi jika dicurigai ada suatu kondisi yang membahayakan.

Kapolsek Kandangan Polres Kediri, IPTU Gatot Pesantoro, S.H mengatakan, untuk evakuasi dan pemadaman kendaraan yang terbakar, arus lalu lintas dialihkan lewat jalur dalam.

Mobil Avanza warna putih dengan Nopol S 1556 ZA milik Ali Mukson, warga Desa Sangrahan Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang terbakar saat akan mengisi BBM di SPBU Kacangan, Kandangan, Kediri sekitar jam 12.10 WIB.

Api pertama kali terlihat dari jok mobil bagian belakang, kemudian merembet ke bagian depan mobil.

Ali Mukson awalnya mengisi BBM jenis pertalite mengunakan dua jerigen, masing-masing jurigen berisi 20 liter, jurigen ditaruh di jok belakang mobil.

Selesai mengisi mobil miliknya dimundurkan sekitar 3 meter, karena akan antri mengisi mobilnya dengan BBM jenis premium.

Saat mundur tersebut bagian belakang mobil Ali Mukson, mengeluarkan percikan api, diduga sumber api dari gelombang elektrik karena ada yang bermain HP di dalam mobil.

Petugas SPBU mencoba untuk memadamkan api dengan alat pemadam di lokasi, tetapi api sudah terlanjur membesar sehingga petugas melaporkan ke Mako Damkar Kabupaten Kediri.

Satu mobil diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang melahap hampir seluruh body kendaraan.

IPTU GATOT menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Ali Mukson dan anaknya bernama M Izam, selamat.

Lalu lintas disekitar lokasi sempat ditutup dan dialihkan untuk proses evakuasi. Saat ini lalulintas sudah kembali dibuka, Ungkap Kapolsek.(Arga).

Covid 19, Tak Surutkan Semangat Peringati Hari Kesaktian Pancasila

LUMAJANG — Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020, yang diselenggarakan secara virtual di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (1/10/2020).

Ditemui usai mengikuti kegiatan tersebut, Agus Triyono mengatakan bahwa upacara peringatan hari kesaktian pancasila kali ini tidak dilakukan sebagaimana tahun sebelumnya, mengingat kondisi pandemi Covid-19.

“Tahun ini, ini merupakan yang pertama kita lakukan bersama dengan Bapak Presiden secara virtual, kalau tahun kemarin masih normal upacara di lapangan secara terbuka, tahun ini karena situasi pandemi kita seluruh pejabat di Indonesia mengikuti upacara di jakarta,” jelasnya.

Namun demikian, Agus Triyono berharap meskipun situasi pandemi yang saat ini terjadi mengharuskan seluruh masyarakat untuk patuh protokol kesehatan termasuk menjaga jarak, tidak menyurutkan semangat persatuan sebagaimana isi dari pancasila itu sendiri.

Sementara di Kabupaten Lumajang pendidikan pancasila telah dilakukan dengan pembinaan idelogi pancasila di masing-masing sekolah, kegiatan tersebut tetap dilaksanakan secara daring untuk memupuk kesadaran sebagai warga negara Indonesia agar cinta pancasila dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dirinya juga berharap dalam peringatan hari kesaktian pancasila, masyarakat Indonesia pada umumnya wajib hukumnya untuk hafal pancasila dan diterapkan kepada kehidupan sehari-hari.

“Prinsipnya kita harus hafal pancasila, kemudian sebagai tindaklanjutnya kita harus mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (red)