Home Blog Page 207

Polda Jatim Bersama Pemprov Siagakan Personel Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

0

SURABAYA – Mengantisipasi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur, Polda Jatim menyiapkan lebih kurang 1.400 personel tanggap bencana.

Sementara itu di seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda Jawa Timur juga telah menyiagakan lebih kurang 6.000 personel.

Seluruh personel gabungan dari berbagai instansi tersebut akan dikerahkan untuk penanganan bencana alam.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si usai memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Rabu (5/11/2025).

“Kami berkolaborasi dengan Pemda, TNI, BNPB, dan semua stakeholder terkait, termasuk masyarakat,” ujar Irjen Pol Nanang.

Kapolda Jatim berharap dengan kesiapan dan kesigapan personel ini, dapat merespons dengan cepat dan tepat dalam penanganan bencana alam.

“Diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan dan ketahanan masyarakat Jawa Timur, karena ini menyangkut pertolongan terhadap jiwa,” tegas Irjen Pol Nanang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jatim dan jajaran dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat sinergitas lintas instansi untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.

“Diharapkan koordinasi dan respons penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan terukur, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Gubernur Khofifah. (*)

Polda Jatim Kembalikan Motor kepada Pemiliknya Usai Ditemukan Saat Operasi Sikat Semeru 2025

0

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menyerahkan kembali satu unit sepeda motor Honda Beat hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor dalam Operasi Sikat Semeru 2025.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko mengatakan pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan kepolisian yang transparan dan akuntabel.

“Kami memastikan setiap prosesnya dilakukan sesuai prosedur, cepat, dan tanpa dipungut biaya,” tegas Kombes Widi, Rabu (5/11/2025)

Dirreskrimum Polda Jatim menjelaskan Operasi Sikat Semeru 2025 yang digelar Polda Jatim dan Polres jajarannya itu untuk menekan angka kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat.

Sementara itu pemilik kendaraan, Misbahul Munir warga Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengapresiasi respon cepat pihak kepolisian atas laporan kehilangan beberapa waktu yang lalu.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan kehilangan motor sehingga dalam waktu 1 minggu saja bapak – bapak Polisi sudah menemukan dan saat ini dikembalikan ke saya tanpa biaya apapun,” ungkap Munir.

Munir menceritakan bahwa motornya hilang beberapa waktu lalu akibat dicuri orang tidak dikenal.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tidak berselang lama, sekitar satu minggu setelah laporan dibuat, ia mendapat kabar dari Tim Jatanras Polda Jatim bahwa motornya berhasil ditemukan dalam rangkaian penindakan Operasi Sikat Semeru 2025.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan kecocokan data, Munir kemudian dihubungi untuk mengambil kembali motornya.

“Saat pengambilan, saya hanya diminta membawa kelengkapan seperti STNK, BPKB dan KTP. Semuanya gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun,” ujar Munir.

Di kesempatan yang sama Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Operasi Sikat Semeru 2025 merupakan operasi kepolisian yang difokuskan pada penindakan kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, curas, curat, hingga premanisme.

“Melalui operasi ini, Polda Jatim berupaya menekan angka kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan bahwa terkait pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah adalah komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan tidak dipersulit.

“Ini salah satu bagian dari wujud komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan tidak dipersulit,” pungkas Kombes Abast.

Diketahui dari hasil pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, sebanyak 1.443 kasus kejahatan berhasil diungkap dengan 1.135 tersangka diamankan oleh Polda Jawa Timur dan Polres jajarannya.

Rinciannya, Target Operasi (TO) sebanyak 270 kasus dengan 276 tersangka, sedangkan Non-TO mencapai 1.173 kasus dengan 859 tersangka.

Kasus yang paling banyak diungkap adalah Curat (636 kasus) disusul Curanmor (539 kasus).

Capaian ini menunjukkan over prestasi, karena pengungkapan TO mencapai 100 persen dan Non-TO bahkan melampaui target hingga 434 persen.

Selain pelaku, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti hasil kejahatan.

Di antaranya 316 unit sepeda motor, 34 mobil, 6 truk, uang tunai Rp 75 juta lebih, 197 handphone, 94 kunci T, senjata tajam dan senjata api, amunisi, serta hewan dilindungi seperti burung Cenderawasih dan Namdur.

Barang lain yang diamankan antara lain kotak amal, ikan asin, tepung sagu, dan bawang merah. (*)

Sat Binmas Polres Pasuruan Bekali Satpam Gada Pratama dengan Wawasan Antinarkoba dan Komunikasi Efektif

0

Pasuruan — Dalam upaya membentuk sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan bebas dari pengaruh negatif narkoba, Sat Binmas Polres Pasuruan menggelar kegiatan pembinaan kepada peserta pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Gelombang XIII di Aula UPT Balai Latihan Kerja Pandaan, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 21.00 WIB ini diikuti oleh 53 peserta dengan penuh antusias. Inspektur Satu Bambang, S.Sos., selaku KBO Binmas Polres Pasuruan, tampil sebagai narasumber dengan membawakan dua materi penting, yaitu komunikasi efektif dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Dalam pemaparannya, Iptu Bambang menegaskan bahwa kemampuan berkomunikasi yang baik adalah kunci utama bagi seorang Satpam dalam menjalankan tugas pengamanan. “Dengan komunikasi yang efektif, Satpam mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis, membangun kepercayaan masyarakat, serta mencegah potensi konflik di lingkungan tugas,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan individu maupun organisasi. Para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang jenis-jenis narkotika, dampak buruknya terhadap fisik dan psikologis, serta strategi pencegahan di lingkungan kerja dan masyarakat.

Melalui gaya penyampaian yang interaktif dan disertai sesi tanya jawab, peserta tampak aktif dan bersemangat. Banyak di antara mereka mengaku semakin termotivasi untuk menjadi Satpam yang tidak hanya sigap dan tangguh, tetapi juga menjadi teladan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Pasuruan dalam mencetak personel pengamanan yang profesional, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian sosial tinggi demi terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

” Dua Guru Pakpak Bharat Raih Apresiasi Terbaik se- sumatera Utara”

0

Dua guru dan tenaga pendidik asal Kabupaten Pakpak Bharat, romulus Butar-Butar dan Lasma Nova Rini Berutu menerima apresiasi sebagai Guru dan Tenaga Kependidikan terbaik se Sumatere Utara.

Romulus Butarbutar, Kepala SMP Negeri 2 Tinada Satu Atap sebagai Terbaik I (Pertama) Provinsi Sumatera Utara, Kategori Kepala Sekolah SMP Dedikatif, sementara Lasma Nova Rini Berutu, Guru SD Negeri 036568 Sibongkaras sebagai Terbaik I (Ketiga) Kategori Guru SD Dedikatif.

Diketahui dalam rangka Bulan Guru Nasional, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Apresiasi Guru Dan Tenaga Kependidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat mengirimkan Guru Dan Tenaga Kependidikan untuk mengikuti kegiatan Apresiasi GTK Tahun 2025.

Romulus dan Rini menerima apresiasi ini dari Kepala BBGTK Sumatera Utara, Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si dalam Peringatan Bulan Guru Nasional Tingkat Sumatera Utara di Le Polonia Hotel Dan Convention, Medan.

Sungguh sebuah Anugerah yang tidak terhingga, tidak saya sangka bahwa saya bisa mendapatkan prestasi ini, terimakasih atas dukungan dari semuanya, dari bapak Bupati Pakpak Bharat, Kepala Dinas Pendidikan dan semua teman-teman saya, semoga membawa manfaat bagi kemajuan Pendidikan di Pakpak Bharat, pesan Romulus Butar-Butar.

Prestasi ini sekaligus mengantar langkah Romulus Butar-Butar mewakili Sumatera Utara ditingkat Nasional dalam Kategori Kepala Sekolah Dedikatif Tingkat SMP.

Atas prestai ini, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan selama. Dia berharap hal ini menjadi sebuah inspirasi bagi para guru di KAbupaten Pakpak Bharat untuk terus berinovasi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten ini.

Selamat kepada Guru Dan Tenaga Kependidikan hebat Pakpak Bharat yang telah menerima apresiasi, teruslah menginspirasi. Semoga Pakpak Bharat semakin Nduma melalui karya inovasi seluruh Kepala Sekolah dan seluruh guru di kabupaten Pakpak Bharat, pesan Bupati.(Tumangger)

Polantas Menyapa, Samsat Surabaya Barat Optimalkan Pelayanan

0

Surabaya, – Sesuai arahan Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si Polisi Lalu Lintas merupakan fungsi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan, dengan adanya program polantas menyapa masyarakat dapat merasakan dan lebih dekat dengan kehadiran polisi lalu lintas khususnya anggota yang bertugas di Kantor Samsat.

Dirlantas Polda Jawa Timur terus melakukan inovasi  dalam bidang layanan publik. Berbagai inovasi dan terobosan itu adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di wilayah jawa timur.

Upaya perbaikan serta terobosan yang berkesinambungan itu kini hasilnya mulai dirasakan masyarakat. Pelayanan di Samsat dinilai lebih cepat, transparan, dan ramah kepada wajib pajak. Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan bermotor bisa lebih baik dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Rabu (05/11/2025) Samsat Surabaya Barat memberikan contoh melalui Polantas Menyapa kini Masyarakat dan Polisi jadi lebih dekat. Sebagai bentuk Apresiasi dari Samsat Surabaya Barat untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Polres Lumajang Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana, Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan

0

Lumajang– Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menghadapi potensi bencana di musim hujan, Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di halaman Mapolres Lumajang, Rabu (5/11/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, dan dihadiri oleh pejabat utama Polres Lumajang, Forkopimda, serta berbagai instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI, dan unsur masyarakat lainnya.

AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan bahwa apel ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, namun merupakan langkah nyata untuk memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi ancaman bencana alam di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Penanggulangan bencana bukan hanya tugas BPBD, Polri, atau TNI. Ini tanggung jawab kita bersama. Kuncinya ada pada sinergi, kesiapsiagaan, dan koordinasi,” tegas Alex

AKBP Alex menambahkan, kegiatan apel serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen nasional dalam menghadapi potensi bencana di musim penghujan tahun ini.

“Melalui apel ini kita melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, peralatan, serta mekanisme pemantauan dan penanggulangan bencana yang mungkin terjadi di wilayah Lumajang,” jelasnya.

AKBP Alex juga menyebut, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari pelatihan peningkatan kemampuan, pembentukan kring bencana di wilayah rawan, hingga pembentukan peleton tanggap cepat yang siap dikerahkan sewaktu-waktu bersama para stakeholder.

“Kita sudah melakukan berbagai pelatihan yang bersifat edukatif dan kolaboratif. Tujuannya agar saat dibutuhkan, semua unsur sudah dalam kondisi siap dan sigap untuk bergerak,” ujar AKBP Alex.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan seperti sekitar bantaran sungai, lereng gunung, maupun wilayah yang kerap dilanda banjir dan longsor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Bila tinggal di area rawan bencana, sebaiknya segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Selalu jaga keselamatan diri, keluarga, dan harta benda,” pesannya.

AKBP Alex menegaskan bahwa seluruh unsur Polres Lumajang bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait siap memberikan perlindungan dan penanganan cepat jika terjadi bencana di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Ini bagian dari amanah Bapak Presiden, bahwa kekuasaan yang kita miliki harus digunakan untuk melindungi masyarakat, termasuk dari ancaman bencana. Kami pastikan Lumajang siap dan siaga,” pungkasnya.

Polres Kediri dan Forkopimda Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana

0

KEDIRI– Menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan, Polres Kediri Polda Jawa Timur menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan apel Mapolres Kediri, Rabu (5/11/2025).

Apel yang dipimpin Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, S.T. itu diikuti Kapolres Kediri, Dandim 0809/Kediri, Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kadin Perhubungan Kabupaten Kediri, Kadinsos Kabupaten Kediri, Kepala BPBD Kabupaten Kediri, serta para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran dan personel Polres Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kediri membacakan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang dinamis dan kompleks.

Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 300 kejadian bencana di berbagai daerah, mulai banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran dan gempa lokal, yang menuntut kesiapan seluruh unsur untuk bertindak cepat, tepat, dan terukur dengan komunikasi publik yang informatif.

Untuk itu, apel ini menjadi momentum memperkuat koordinasi, mempercepat respons, serta meningkatkan kemampuan penyelamatan jiwa dan penanganan dampak bencana di Jawa Timur.

Apel diakhiri dengan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, memastikan seluruh peralatan siap digunakan dalam situasi darurat, khususnya di wilayah Kabupaten Kediri.

Ditemui usai kegiatan, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata seluruh unsur dalam menjaga keselamatan masyarakat.

“Sinergi dan kesiapsiagaan menjadi kunci. Kita harus hadir lebih cepat saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Karena setiap detik berarti dalam upaya penyelamatan,” tandas Beliau.

Pemkab Selenggarakan Rakor Camat Se- Barito Utara tahun 2025

0

BARITO UTARA- Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se- Kabupaten Barito Utara, tentang menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara pemerintah Kabupaten dengan seluruh Kecamatan di Barito Utara, khususnya menyonsong pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2026, sebagai tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Utara 2025- 2029, dilaksanakan bertempat pada Gedung pertemuan Balai Antang, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan Rapat Koordinasi Camat se- Kabupaten Barito Utara tahun 2025 ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah serta seluruh camat dari sembilan kecamatan di se- Kabupaten Barito Utara. 

Pada penyelenggaraan kegiatan rapat Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis dalam Pidato pengantarnya, Rakor ini memiliki arti yang sangat penting, karena menjadi wadah untuk menyatukan Visi, memperkuat Koordisnasi serta memastikan arah pembangunan di setiap Kecamatan, selaras dengan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah sebagai pondasi awal pencapaian Visi Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara priode 2025- 2029. Tentunya terwujud Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan.

Berdasarkan dokumen rancangan awal RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025- 2029, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahap pertama pembangunan, dengan fokus pada peningkatan pembangunan Infrastruktur secara adil dan merata dalam menunjang peningkatan kualitas pembangunan di semua sektor.

Pada tahun 2026 nanti kita bersama diarahkan untuk, 1. Meningkatkan akases antara wilayah, 2. menjamin pemerataan pelayanan publik hingga ke seluruh pelosok, 3. mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah, 4. meningkatkan kapasitas kelembagaan dan tata kolola pemerintahan di Kecamatan dan desa.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, ST. MT didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md  dalam sambutannya bahwa  pentingnya peran camat sebagai ujung tombak pemerintahan daerah dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan tahun 2026. 

Dikatakan Bupati, “memiliki posiai strategis Camat bukan hanya pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi juga pemimpin yang bertanggung jawab dalam sinkronisasi program lintas sektor di wilayahnya.

Bupati, masih dalam sambutannya menekankan empat prinsip utama pembangunan daerah yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program tahun 2026, yaitu pemerataan dan keadilan, keterpaduan dan kolaborasi, efisiensi dan akuntabilitas, serta keberlanjutan (sustainability).

“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap lahir kesepahaman, kesatuan langkah, dan rencana kerja nyata yang dapat langsung diimplementasikan di lapangan serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin juga menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh camat di Kabupaten Barito Utara: 1. Mengimplementasikan program dan visi-misi Kabupaten di wilayah masing-masing, 2. Menjadi teladan dan pemimpin yang mengayomi masyarakat, 3. Menumbuhkan semangat baru dan semangat perubahan menuju arah yang lebih baik.

Bupati menambahkan bahwa setiap camat harus memiliki semangat Iya Mulik Bengkang Turan”, menjadi contoh dan penggerak bagi masyarakat di wilayahnya.

“Camat harus mampu menjadi influencer bagi masyarakat dalam menularkan semangat positif dan membangun kebersamaan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh camat untuk terus menjalin kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga dunia usaha. “Kolaborasi dan sinergi adalah kunci keberhasilan pembangunan.  (SS)

Kapoda Jatim Bersama Gubernur Tinjau Kesiapan Alat Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung kesiapan peralatan Search and Rescue (SAR) yang dimiliki oleh jajaran Polda Jatim, meliputi Korps Brimob, Direktorat Polairud, dan Dit Sabhara.

Kegiatan peninjauan dilaksanakan usai apel siaga bencana secara serentak di seluruh Polres/ta/tabes jajaran Polda Jawa Timur, Rabu (5/11/2025).

Apel tersebut sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur, seiring meningkatnya intensitas curah hujan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim melihat satu per satu peralatan yang dimiliki, mulai dari perahu karet, kendaraan taktis penyelamatan, peralatan penyelam, alat evakuasi banjir, drone pemantau hingga perlengkapan pertolongan medis lapangan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh perangkat dalam kondisi siap pakai dan dapat digerakkan kapan pun saat terjadi bencana.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur SAR menjadi prioritas utama mengingat Jawa Timur termasuk wilayah dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

“Kami memastikan bahwa seluruh peralatan dan personel dalam kondisi siap bergerak kapan saja,” tegas Irjen Pol Nanang.

Menurut Kapolda Jatim, kesiapsiagaan ini bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kemampuan personel untuk merespons cepat di lapangan.

“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder menjadi kunci penanganan bencana yang efektif,”ujar Irjen Pol Nanang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jatim dan jajaran dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat sinergitas lintas instansi untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.

“Diharapkan koordinasi dan respons penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan terukur, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Gubernur Khofifah. (*)

Kapoda Jatim Bersama Gubernur Tinjau Kesiapan Alat Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung kesiapan peralatan Search and Rescue (SAR) yang dimiliki oleh jajaran Polda Jatim, meliputi Korps Brimob, Direktorat Polairud, dan Dit Sabhara.

Kegiatan peninjauan dilaksanakan usai apel siaga bencana secara serentak di seluruh Polres/ta/tabes jajaran Polda Jawa Timur, Rabu (5/11/2025).

Apel tersebut sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur, seiring meningkatnya intensitas curah hujan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim melihat satu per satu peralatan yang dimiliki, mulai dari perahu karet, kendaraan taktis penyelamatan, peralatan penyelam, alat evakuasi banjir, drone pemantau hingga perlengkapan pertolongan medis lapangan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh perangkat dalam kondisi siap pakai dan dapat digerakkan kapan pun saat terjadi bencana.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur SAR menjadi prioritas utama mengingat Jawa Timur termasuk wilayah dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

“Kami memastikan bahwa seluruh peralatan dan personel dalam kondisi siap bergerak kapan saja,” tegas Irjen Pol Nanang.

Menurut Kapolda Jatim, kesiapsiagaan ini bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kemampuan personel untuk merespons cepat di lapangan.

“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder menjadi kunci penanganan bencana yang efektif,”ujar Irjen Pol Nanang.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jatim dan jajaran dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat sinergitas lintas instansi untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.

“Diharapkan koordinasi dan respons penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan terukur, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Gubernur Khofifah. (*)