Home Blog Page 208

DPD LAKI PROVINSI JAWA BARAT,SELAMAT DAN SUKSES DR.TAUPIK HIDAYAT,S.H.,M.H.DILANTIK SEBAGAI KORDINATOR KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT

0

Bandung,Rabu(05/11/2025)
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr.Hermon Dekristo,S.H.,M.H.melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap sejumlah pejabat eselon III di lingkungan kerja Kejati Jawa Barat, Bandung, Selasa 28 Oktober 2025.

Pelantikan ini menindaklanjuti Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor Kep.IV- 1425 Tahun 2025 yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI, pejabat struktural Eselon III di lingkungan Kejaksaan RI dan satuan kerja di Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri, tertanggal Senin 13 Oktober 2025.

Selamat dan Sukses ditujukan kepada salah seorang jaksa yang turut dilantik,beliau adalah DR.Taupik Hidayat,S.H.,M.H.,
Dia dilantik untuk menduduki jabatan sebagai Koordinator Kejati Jawa Barat yang Sebelumnya,DR. Taupik Hidayat menjabat Kepala Seksi Pertimbangan Hukum pada Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Bangka Belitung.

Sosok jaksa putra daerah dari kabupaten Tasikmalaya ini diberi amanah menapaki karir baru sebagai Koordinator pada Kejati Jawa Barat di Bandung,Capaian karir ini terbangun lewat profesionalitas, dedikasi dan disiplin ketat yang tertanam dalam dirinya serta DR. Taupik Hidayat sebagai Dosen Bangka Belitung (DBB).

Sosok DR.Taupik Hidayat sebagai aparat penegak hukum Kejaksaan Republik Indonesia sudah malang melintang berdinas di sejumlah daerah. Begitu banyak torehan prestasi yang mampu dibanggakan dari kinerja pria alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini.

Komitmen dan dedikasi seorang Taufik Hidayat tidak diragukan, khususnya dalam berbagai inovasi pelayanan dan penegakan hukum Kejaksaan profesional, berintegritas dan humanis.

Karakter yang berwibawa dan tegas mampu menaruh perhatian institusi Adhyaksa untuk proses karir jaksa pemilik gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang ini.

Kolega, sohib dan rekan kerjanya di Pangkalpinang Bangka Belitung mendoakan kesuksesan bagi karir DR.Taupik Hidayat dan mendoakan yang terbaik bagi capaian karir Taupik Hidayat, yang juga Ketua Umum Paguyuban Warga Pasundan, Provinsi Bangka Belitung.

“Dia adalah salah satu Insan Adhyaksa yang mampu menjaga reputasi, integritas dan profesionalitas. Taufik Hidayat salah satu tokoh masyarakat Pasundan yang ada di Provinsi Babel, yang terus memberikan kepedulian membangun dan merawat silaturahmi bagi sesama masyarkat Pasundan Babel.Kang DR.Taupik Hidayat Jabat Koordinator di Kejati Jabar,” Ucapan dari para sohib dan koleganya serta memberi selamat atas pelantikannya yang cita-citanya akan menjadi Guru Besar kedepan.

DR.Taupik Hidayat mengaku bahwa menjalani profesi sebagai aparat penegak hukum jaksa di Kejaksaan Republik Indonesia merupakan impiannya kala masih berstatus mahasiswa di kampus UII Yogyakarta,dengan beragam pengalaman bertugas di sejumlah daerah, pria berkulit kuning langsat ini mampu menjalani pekerjaannya itu dengan penuh tanggung jawab dan profesional.

Saya bersyukur bersyukur bisa mengabdi bertugas dan kembali ke tanah Pasundan, hari ini dilantik sebagai Koordinator Kejati Jawa Barat,” ujar DR.Taupik Hidayat,S.H.,M.H. kepada ADHYAKSA digital.

Seiring tingginya kepercayaan masyarakat atas penegakan hukum Kejaksaan, profesi jaksa di Indonesia dituntut untuk terus belajar dengan keadaan yang terus berkembang, baik skala nasional maupun global.

“Public Trust Kejaksaan saat ini tidak dipungkiri berkat dukungan semua elemen masyarakat. Peran media begitu besar dalam memberitakan setiap kegiatan maupun program kerja Kejaksaan,”Pungkas Taupik Hidayat, alumni pendidikan jaksa tahun 2007.

Achmad Syafei

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025

0

PASURUAN – Polres Pasuruan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan relawan menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Sarja Arya Racana Mapolres Pasuruan, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai instansi dan organisasi masyarakat sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, dan dihadiri oleh Kasdim 0819/Pasuruan Mayor Inf Teguh Heri Wigyono, Kadinkes dr. Ani Latifah, M.Kes, Kadishub Digdo Sutjahjo, S.E., M.Si, Kasatpol PP Ridho Nugroho, serta Kepala BPBD Sugeng Hariyadi.

Dalam amanatnya, Kapolres Jazuli menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana yang berpotensi terjadi di Pasuruan.

“Apel ini menjadi momentum memperkuat langkah nyata kita dalam mempercepat respons dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman bencana. Pasuruan memiliki kondisi geografis dan topografis yang kompleks—dari pegunungan, dataran rendah, hingga wilayah padat penduduk—semuanya memiliki risiko bencana tinggi,” ujar AKBP Jazuli.

Ia juga menyampaikan bahwa tren kejadian bencana di Jawa Timur sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data BPBD Provinsi Jawa Timur, hingga Oktober tercatat lebih dari 300 kejadian bencana, terutama banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Di Pasuruan sendiri, beberapa wilayah seperti Tutur, Purwodadi, dan Tosari baru-baru ini mengalami tanah longsor yang memerlukan evakuasi cepat. Di sisi lain, kebakaran lahan juga menjadi ancaman serius,” jelasnya.

Untuk itu, Kapolres menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral, peningkatan kemampuan deteksi dini, dan kesiapan sarana prasarana evakuasi. Ia meminta setiap kecamatan memiliki satuan tugas tanggap darurat yang aktif dan memiliki jalur komunikasi jelas ke posko siaga kabupaten.

“Tugas kita memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Semua unsur harus bergerak cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.

Apel tersebut juga diisi dengan penyematan tanda peserta, pemeriksaan kesiapan personel dan peralatan tanggap bencana, serta foto bersama sebagai simbol sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan lintas instansi dalam menghadapi cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.

“Kabupaten Pasuruan memiliki kerawanan cukup tinggi terhadap bencana seperti banjir di Gempol, Beji, dan Bangil, serta tanah longsor di wilayah pegunungan. Apel ini menjadi bentuk kesiapan kita dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Melalui apel ini, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah situasi darurat.

Gelar Tasyakuran sekaligus ajang Silaturahmi di kediaman Gus Sulthon

0

Jember, GempurNews – Gelar Tasyakuran sekaligus ajang Silaturahmi di kediaman Gus Sulthon, jalan karimata Gang murni No 191 Sumbersari – Jember, Senin, 03/11/2025.
Di hadiri kapolsek, Camat, Lurah, RT, RW setempat, dan kerabat, hadir juga ketua Tanfidhiyah MWC NU Sumbersari, Syuriyah, Panitia HSN beserta jajaran pengurus lengkap, serta Lora Ishan, ketua LTMNU, ketua LDNU, ketua LAZISNU, ketua LESBUMI, ketua LPNU, ketua LPBNU, serta Pac Ansor Sumbersari.
,” pada malam hari ini kita berkumpul tujuannya mengglobal hanyalah tasyakuran, jadi bukan hanya saya sendiri yang Tasyakuran, juga Panjenengan sedoyo (kita semua), ucap Gus Sulthon mengawali acara tersebut.
Sementara ditempat yang sama kapolsek mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati dengan maraknya aksi begal, penipuan yang akhir-akhir ini marak terjadi, namun meskipun pelaku berhasil ditangkap kita tetap waspada, dengan harapan kejadian tersebut tidak terulang lagi, tegasnya.
Selanjutnya sapaan oleh PLT Camat sumbersari pada hadirin.
Acara Tasyakuran berdo,a bersama, serta memohon rahmat mendo,akan para leluhur yang telah meninggal dunia untuk mengenang dan menghormati serta memohon ampunan Allah bagi mereka. ” Semoga kita semua yang hadir ditempat ini diberikan rahmat, keberkahan dan perlindungan serta tetap selalu menjaga iman, Tutur Gus Sulthon pada akhir acara.
Acara mulai awal hingga akhir berjalan lancar dan sukses, ditutup dengan ramah tamah, ngopi bareng sendau-gurau keakraban yang senantiasa harus tetap terjaga, dengan harapan kegiatan acara seperi pada malam hari ini dapat berkelanjutan. (Son)

Bupati Barito Utara Diwakili Staf Ahli Bupati, Resmi Buka Kegiatan Sosialisasi Laboratorium

0

BARITO UTARA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan sosialisasi Laboratorium Lingkungan, program kerja dalam rangka peningkatan pemahaman dan pelayanan pengujian lingkungan kepada maayarakat, duni usaha, dan perangkat daerah serta dalam tujuan untuk memperkenalkan keberadaan Laboratorium lingkungan, Dinas Lingkunan Hidaup Kabupaten Barito Utara yang diselenggarakan bertempat pada Aula DLH. Rabu (5/11/2025)

Kegiatan sosialisasi laboratorium ini di buka dengan resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT yang diwakili melalui Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, S. Pd.

Turut hadir pada kegiatan ini Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan Barito Utara, Hery Jhon Setiawan, S. Pd, Plt. Kadis LH, drg. Dwi Agus Setijowati, Kepala Laboratorium DLH Yohana Yamiso Yuliana, S. ST. MM, yang mewakili Dandim 1013 Muara Teweh, Pasi Pers Letda Inf. Tony, Danramil Gunung Purei, Pelda Hery Cahyono, mewakili Kapolres Barito Utara AKP. Ricy Hermawan, S.TrK. SIK, Kajari Barut diwakili jaksa fungsional, Arif Irfan, SH. Polsek Montallat Kanit Provos Aiptu Imam, Polsek Gunung Timang Aiptu Nanang, Polsek Lahei Kanit Reskrim Aiptu Wakit, Camat, Kades dan dari perwakilan Perusahan serta dunia usaha.   
 
Pkt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati dalam laporannya mengatakan, bahwa Keberadaan Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, sehingga hasil pengujian lingkungan yang dikeluarkan dapat diakui secara nasional dan memiliki nilai hukum yang sah.

“Hal ini juga dikatakan Plt. Kadis LH. Peserta kegiatan terdiri dari unsur perangkat daerah, camat, kepala desa, perusahaan, serta instansi vertikal di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Melalui kegiatan ini seluruh pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya keberadaan laboratorium lingkungan, sebagai sarana pengawasan dan perlindungan kualitas lingkungan hidup di daerah kita,” ujar Plt. Kadis LH.

Saat kegiatan sosialisasi dilangsungkan Plt. Kadis LH Barito Utara,  mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Barito Utara, atas dukungan penuh terhadap pengembangan laboratorium lingkungan ini serta kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT dalam Pidatonya dibacakan melalui Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, S. Pd, Hari ini merupakan momentum penting bagi kita semua, karena laboratorium lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, telah berhasil memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tanggal 18 maret 2025 sampai dengan tanggal 17 maret 2030 dan teregistrasi secara resmi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berlaku sejak 10 oktober 2025 sampai 17 maret 2030

“Dikatakanya, Ini merupakan pengakuan nasional atas kompetensi, integritas, dan mutu layanan laboratorium kita dalam melakukan pengujian kualitas lingkungan. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim laboratorium dan Laboratorium lingkungan memiliki peranan strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. 

Hasil uji dan analisis laboratorium menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan, pengawasan kegiatan industri serta perlindungan kualitas air, udara, dan tanah di wilayah kita. Namun lebih dari itu, keberadaan laboratorium lingkungan yang terakreditasi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” harap Bupati Shalahuddin.

Melalui layanan pengujian sampel air, udara, emisi, limbah, dan lainnya, laboratorium kita dapat menjadi sumber penerimaan daerah yang sah dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi layanan laboratorium ini, baik oleh perusahaan maupun instansi pemerintah, maka selain kita memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, kita juga turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan PAD Kabupaten Barito Utara,” jelas Bupati melalui Staf Ahli.   (SS)

POLANTAS MENYAPA: Satpas dan Samsat Satlantas Polres Blitar Kota Berikan Pelayanan dan Edukasi kepada Masyarakat

0

Gempur News Blitar, Rabu 6 November 2025 – Petugas pelayanan Satpas dan Samsat Satlantas Polres Blitar Kota melalui program Polantas Menyapa memberikan pelayanan serta penyuluhan kepada masyarakat mengenai standar pelayanan di Samsat berdasarkan jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, petugas berupaya memberikan pelayanan yang optimal dan transparan kepada masyarakat, khususnya bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sedang melaksanakan proses permohonan baru maupun perpanjangan.

Selain itu, petugas Satlantas Polres Blitar Kota juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa tertib dalam berlalu lintas sebagai bentuk upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kota Blitar.

Kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan salah satu bentuk komitmen Satlantas Polres Blitar Kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menumbuhkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.

“2 Guru Pakpak Bharat Raih Apresiasi Terbaik se- Sumatra Utara”

0

Dua guru dan tenaga pendidik asal Kabupaten Pakpak Bharat, romulus Butar-Butar dan Lasma Nova Rini Berutu menerima apresiasi sebagai Guru dan Tenaga Kependidikan terbaik se Sumatere Utara.Romulus Butarbutar, Kepala SMP Negeri 2 Tinada Satu Atap sebagai Terbaik I (Pertama) Provinsi Sumatera Utara, Kategori Kepala Sekolah SMP Dedikatif, sementara Lasma Nova Rini Berutu, Guru SD Negeri 036568 Sibongkaras sebagai Terbaik I (Ketiga) Kategori Guru SD Dedikatif.

Diketahui dalam rangka Bulan Guru Nasional, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Apresiasi Guru Dan Tenaga Kependidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat mengirimkan Guru Dan Tenaga Kependidikan untuk mengikuti kegiatan Apresiasi GTK Tahun 2025.

Romulus dan Rini menerima apresiasi ini dari Kepala BBGTK Sumatera Utara, Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si dalam Peringatan Bulan Guru Nasional Tingkat Sumatera Utara di Le Polonia Hotel Dan Convention, Medan.

Sungguh sebuah Anugerah yang tidak terhingga, tidak saya sangka bahwa saya bisa mendapatkan prestasi ini, terimakasih atas dukungan dari semuanya, dari bapak Bupati Pakpak Bharat, Kepala Dinas Pendidikan dan semua teman-teman saya, semoga membawa manfaat bagi kemajuan Pendidikan di Pakpak Bharat, pesan Romulus Butar-Butar.

Prestasi ini sekaligus mengantar langkah Romulus Butar-Butar mewakili Sumatera Utara ditingkat Nasional dalam Kategori Kepala Sekolah Dedikatif Tingkat SMP.

Atas prestai ini, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan selama. Dia berharap hal ini menjadi sebuah inspirasi bagi para guru di KAbupaten Pakpak Bharat untuk terus berinovasi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten ini.

Selamat kepada Guru Dan Tenaga Kependidikan hebat Pakpak Bharat yang telah menerima apresiasi, teruslah menginspirasi. Semoga Pakpak Bharat semakin Nduma melalui karya inovasi seluruh Kepala Sekolah dan seluruh guru di kabupaten Pakpak Bharat, pesan Bupati.(Tumangger)

Senyum Ceria Pelajar Sambut Makan Bergizi Gratis dari Polres Ngawi

0

NGAWI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapat sambutan hangat dari para siswa penerima manfaat di Kecamatan Kasreman.

Sebanyak 1.003 pelajar dari 11 satuan pendidikan di wilayah Desa Jatirejo dan Cangakan tampak antusias saat menerima makanan bergizi yang disalurkan langsung oleh tim SPPG Polres Ngawi.

Makanan yang dikemas rapi dan higienis tersebut berisi nasi putih, sayur, lauk, buah dan susu.

Salah satu siswa SDN 2 Jatirejo, bernama Rani (10), mengaku senang dan berterima kasih atas program ini.

“Terima kasih Pak Polisi, makanannya enak dan sehat. Saya jadi semangat ke sekolah,” ujar Rani dengan wajah ceria.

Polres Ngawi Polda Jatim memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam hal pemenuhan gizi anak sekolah melalui program MBG

Program ini sangat bermanfaat bagi siswa, selain membantu mencukupi gizi harian, juga mengajarkan anak-anak pentingnya pola makan sehat bagi para penerima manfaat

Kegiatan tersebut tidak hanya sekadar pembagian makanan bergizi gratis, namun juga bentuk nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan bahwa apresiasi dan kebahagiaan masyarakat menjadi motivasi bagi jajaran Polres Ngawi Polda Jatim untuk terus menjalankan program serupa dengan lebih baik.

“Ucapan terima kasih dari pihak sekolah dan para siswa menjadi penyemangat bagi kami,” ujar Kapolres Ngawi, pada Selasa (4/11/2025)

Kegiatan pendistribusian MBG Polres Ngawi Polda Jatim berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan, menandai awal baru dalam pelayanan sosial kepolisian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan sinergi antara Polri, sekolah, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, semangat belajar, dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Ngawi Jawa Timur.(*)

SPPG Polres Tulungagung Penuhi Standar Higiene Terima SLHS Komitmen Sukseskan MBG

TULUNGAGUNG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung Polda Jatim yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, menjadi SPPG pertama di Kab. Tulungagung yang memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Sertifikat dengan Nomor 400.7.11/7101/35.04.24/2025 itu diterbitkan pada 31 Oktober 2025 sebagai bentuk pengakuan bahwa dapur pengolahan pangan SPPG telah memenuhi standar keamanan dan sanitasi pangan yang berlaku.

SLHS merupakan sertifikat kelayakan yang memastikan bahwa tempat pengolahan makanan memiliki sanitasi lingkungan yang baik, peralatan bersih, penyimpanan bahan yang aman, proses pengolahan yang higienis, serta jaminan kesehatan tenaga kerja.

Sertifikat ini menjadi persyaratan penting dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polres Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah, dengan adanya sertifikat ini, SPPG Polres Tulungagung dinilai mampu menjamin kualitas pangan yang diproduksi, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar lebih terjamin higienitas dan keamanannya,” terang AKBP Taat, Senin (3/11).

Tidak hanya itu, Polres Tulungagung Polda Jatim juga memastikan pengawasan kualitas dilakukan secara ketat melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) serta ahli gizi.

Setiap hari, seluruh menu yang diproduksi SPPG diuji menggunakan metode laboratorium dan organoleptik.

“Pengujian dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya,” lanjut AKBP Taat.

Parameter pengujian meliputi pemeriksaan kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, serta uji organoleptik terhadap rasa, aroma, dan tekstur makanan.

AKBP Taat menegaskan komitmen Polres Tulungagung dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan status laik higiene sanitasi ini, produksi makanan yang disalurkan melalui program-program kepolisian dapat makin dipercaya dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima,” pungkasnya.(*)

Cegah Konflik Pelajar, Wali Kota Tekankan Pentingnya Pendampingan Remaja

PROBOLINGGO,
Puluhan pelajar dari SMK Negeri 2, SMK Negeri 3, dan MAN 2 mengikuti kegiatan Sosialisasi Pencegahan Dini Konflik Antarpelajar, Senin (3/11) pagi di Aula SMK Negeri 2 Probolinggo. Kegiatan sosialisasi yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo tersebut dibuka oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, serta menghadirkan pemateri dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo menjelaskan aspek psikologis terkait pentingnya pendampingan pada masa remaja bagi para pelajar tingkat lanjut tersebut.

“Situasi dan kondisi psikologis pada masa adik-adik ini masih penuh dengan berbagai kemungkinan. Pada fase ini, adik-adik sering kali masih bingung dan cenderung ingin mencoba banyak hal. Secara perkembangan psikologis, usia 16–17 tahun memang merupakan proses mencari jati diri,” jelas wali kota.

Menurut dr. Amin, bagi seorang remaja, sosok yang paling dipercaya pada usia tersebut adalah teman sebaya. Oleh karena itu, wali kota berpesan agar para pelajar lebih selektif dalam memilih teman pergaulan.

“Pada masa sekolah lanjutan atas, masukan yang lebih dipercaya biasanya datang dari teman-teman sebaya. Karena itu, pesan Bapak, pilihlah teman dengan baik dan bijak, ya,” pesannya.

Ke depan, orang nomor satu di Kota Probolinggo itu berharap ilmu yang diperoleh ini dapat disebarluaskan kepada teman-teman lainnya, sehingga dapat tercipta generasi muda Kota Probolinggo yang unggul.

“Harapannya, informasi ini dapat dipahami dan disampaikan kembali kepada teman-teman, agar apa yang telah disampaikan tadi dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Kegiatan tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat, baik untuk jenjang pendidikan selanjutnya maupun dalam proses membentuk adik-adik menjadi sumber daya manusia yang unggul,” harap dr. Amin.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol, Muhammad Sonhadji, menerangkan bahwa digelarnya sosialisasi ini di beberapa sekolah, termasuk SMK Negeri 2, bertujuan untuk mendukung terciptanya rasa aman dan nyaman di Kota Probolinggo.

“Bertujuan untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Probolinggo khususnya di kalangan pelajar dalam rangka pencegahan dini konflik antar pelajar di Kota Probolinggo,” kata Kepala Bakesbangpol itu.

Berikutnya, untuk menekan potensi keterlibatan peserta didik dalam konflik antar pelajar, Kepala SMK Negeri 2 Warnoto juga mendorong para siswa untuk aktif dalam kegiatan yang bersifat edukatif. Serta mengajak peran serta orang tua dan pendamping untuk memberikan dukungan motivasi.

“Caranya adalah dengan memberikan kesibukan yang positif, seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan aktif dalam pembelajaran. Selain itu, perlu juga sering diberikan nasihat atau pesan-pesan moral, disertai dengan contoh nyata dalam keseharian,” ucapnya.(Ali)

Pengukuhan Pengurus DPC PKDI Kabupaten Pemalang : Satu Komando Bersama Sampai Akhir

Gempurnews | Pemalang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Pemalang resmi dikukuhkan pada hari Selasa, 4 November 2025, di Wisata Edukasi Gatra Kencana, Bojongnangka, Pemalang. Acara ini menandai babak baru bagi organisasi yang bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi kepala desa di wilayah tersebut.

Acara pengukuhan dihadiri oleh  tokoh Dewan Pembina DPP PKDI, Gus Ulil Al-Bab, Ketua DPD PKDI Jawa Tengah, Sharokah, S.I.P, Sekretaris DPD PKDI Jawa Tengah, Jidan, serta para kepala desa se-Kabupaten Pemalang.

Ketua DPC PKDI Kabupaten Pemalang terpilih, Suwana, S.Pd (Kades Kecepit), dalam sambutannya menyampaikan,
“Rumah ini menjadi saksi bisu perjuangan rekan-rekan Kades Pemalang, mulai dari pemenangan Prabowo-Gibran, strategi politik, hingga kemenangan Bapak Muhammad Yasin. Di sini pula, kita bersatu membangun jaringan untuk kemenangan Bapak Lutfi, yang kini menjadi Gubernur dan Dewan Pembina kita” ujarnya

PKDI Kabupaten Pemalang terbilang baru, namun  rekan-rekan yang dilantik hari ini memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membawa warna baru bagi Pemalang. Sebagai koordinator yang mewakili rekan-rekan Kades, amanah ini terasa berat, apalagi di tengah kesibukan membangun desa masing-masing.

“Harapan utama kita adalah realisasi Banprov. Saya telah melaporkan kepada Ibu Ketua dan Bapak Munil Albab terkait kendala yang dialami rekan-rekan Kades akibat kesalahan input data oleh admin. Insya Allah, tahun 2026, kita bersama tim akan mengawal proses ini semaksimal mungkin. Saya yakin Ibu Ketua dan Bapak Pembina akan terus memperjuangkan nasib kita” kata Suwana

Terkait Banprov yang belum ada tindak lanjut, Suwana  menyongsong cakrawala baru PKDI Indonesia yang akan memberikan kesejahteraan dan kenyamanan bagi seluruh anggota.

“Buktinya, hari ini hadir lawyer dan advokat dari Buminata Office, Saudara Erlangga G. Buana, S.H., M.Kn., sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam memaksimalkan kinerja” ungkap Suwana dengan semangat.

“Menjadi Kades di era Jokowi dan Prabowo membutuhkan ketelitian dan kecermatan lebih. Kades ibarat ikan dalam akuarium, diawasi oleh semua pihak. Oleh karena itu, rasa aman dan nyaman perlu kita teguhkan dengan hadirnya pendampingan hukum” pungkasnya.

Ketua DPD PKDI Jawa Tengah Sharokah, S.I.P dalam sambutannya menyerukan kekompakan dan pentingnya penyampaian aspirasi anggota dalam acara pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Pemalang. Acara ini menjadi wadah silaturahmi dan konsolidasi organisasi untuk memperjuangkan kepentingan kepala desa.

Acara pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Pemalang dihadiri oleh anggota PKDI dan tokoh masyarakat, menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak dan permohonan maaf atas keterbatasan kehadiran anggota karena bersamaan dengan adanya kabar duka.

Ketua DPD PKDI Jawa Tengah Sharokah, S.I.P menekankan beberapa poin penting, DPD PKDI Jawa Tengah bertanggung jawab penuh atas keberadaan PKDI di Kabupaten Pemalang dan PKDI diharapkan menjadi wadah aspirasi bagi anggota, terutama terkait masalah bantuan provinsi (Banprov).
Kepala desa diharapkan aktif menyampaikan usulan terkait anggaran dana desa, terutama karena adanya potensi pengurangan anggaran di tahun 2026.

Anggota PKDI Pemalang harus solid dan satu komando dalam memperjuangkan aspirasi, Sharokah, S.I.P menyoroti adanya kesalahan judul program yang diajukan dan meminta agar kesalahan tersebut tidak dilimpahkan ke PKDI provinsi maupun daerah.

Perluasan PKDI sudah hadir di 10 provinsi dan terus berupaya mengembangkan kepengurusan di seluruh Indonesia untuk PKDI Jawa Tengah menargetkan seluruh kepengurusan di tingkat daerah dapat segera dikukuhkan secara legal agar dapat mengajukan bantuan operasional dari pemerintah daerah.

Sharokah, S.I.P mengajak seluruh anggota untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyampaikan keluhan atau permasalahan yang ada. Ia juga menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait masalah keamanan dan program pemerintah.

Ia mengingatkan kembali slogan PKDI, yaitu “Satu Komando Bersama Sampai Akhir”. Ia mengajak anggota PKDI yang tidak lagi menjabat sebagai kepala desa (karena periodisasi) untuk tetap bergabung sebagai anggota biasa dan tetap memberikan kontribusi.

Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) adalah organisasi yang beranggotakan Kepala Desa dari seluruh Indonesia. PKDI bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan kepala desa, serta mendukung program-program pembangunan Pemerintah.

(yn26)