Home Blog Page 217

Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI

0

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.
“Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun,” kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan.

“Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali,” ujar Prabowo.

Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas.

“Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,”ujar Prabowo.

214,84 Ton Narkoba Dimusnahkan
Polri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.

“Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).

Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu ‘pencegahan dan pemberantasan narkoba’,” kata Kapolri.

Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.

Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.

Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.

Pembinaan Penyalahgunaan Narkoba
Polri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba.

“Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba,” katanya.

Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial.

“Polantas Menyapa” Satlantas Polresta Sidoarjo Turut Mendukung Program Pemutihan Pemda Jawa Timur

0

Surabaya, Ada hal yang baru di Samsat Sidoarjo Kota Kini semua wajib pajak bisa lebih muda dan cepat mengurus dokumen kendaraan di Samsat Sidoarjo Kota melalui “Polantas Menyapa”.
( 30-10-2025 )

Innovasi pelayanan di Samsat Sidoarjo Kota merupakan arahan dari Dirlantas Polda Jatim. Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengevaluasi kinerja personil yang ada di pelayanan, Ujar Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Jodi Indrawan.

Kasatlantas juga menambahkan bahwa Polantas Menyapa merupakan innovasi baru yang ada di Samsat Sidoarjo Kota, semua ini kami lakukan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan proses pengurusan dokumen kendaraan.

Sesuai tugas fungsi pokok kami sebagai anggota polri kami selalu mengedepankan, Melayani dan Mengayomi Masyarakat, Jelas Kasatlantas yang murah senyum tersebut.

Jika ada kesulitan di pelayanan Samsat Sidoarjo Kota maupun Krian saya dan anggota siap untuk memberikan arahan hingga semuanya selesai, Itulah tujuan dari innovasi Polantas Menyapa. Kami juga menyediakan layanan informasi yang selalu siap melayani selama jam kerja kantor Samsat Sidoarjo Kota dan Krian, Tutup Akpol lulusan 2012 ini.(Qomar)

“SMP Negeri 1 Salak Peringati Hari Sumpah Pemuda dengan Fashion Show Busana Adat”

0

Dunia pendidikan Pakpak Bharat kembali menapak prestasi nasional. Adalah Imelda Norma br Barus, pelajar kelas IX di SMP N 5 Satu Atap Kerajaan, kini menjadi salah satu finalis diajang “Bintang Sobat SMP tahun 2025″.

Marlinang Sihite, S.Si, M.Pd, Kepala Sekolah menjelaskan, sebagai Finalis BSS tahun 2025 Imelda menyusun program khusus sebagai implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebelum nanti akan berangkat ke Jakarta di bulan November yang akan datang. Di Jakarta nanti dia akan mendapatkan pembekalan dan pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi yang bermanfaat sebagai Role Model murid SMP se-Indonesia.

Saat ini dia sedang giat melaksanakan aksi-aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dia sebut dengan “AKSI CILIK” sebagai implementasi kebiasaan Gemar Belajar dan Bermasyarakat. Saya mohon doanya dari bapak dan ibu semua semoga ananda Imelda Barus bisa mendapatkan hasil yang maksimal dalam ajang ini, ucap Marlinang Sihite.

Imelda Norma Br Barus kini duduk dibangku kelas IX, dia putri ke enam pasangan almarhum M. Barus dan Nurheni Anakampun. Dimata Marlinang Sihite, bungsu enam bersaudara ini tergolong cerdas dan mudah bergaul. Dia juga punya cita-cita tinggi menjadi seorang dokter. Sejumlah prestasi akademik pernah dia raih bahkan hingga tingkat Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya Juara 1 melukis tahun 2023,Juara 3 lomba menggambar 2024, Juara 2 Lomba Sains 2025 , Juara 2 Lomba Story teling 2025.

Di sekoah dia cerdas dalam akademik dan non akademik, dari kelas VII hingga kelas IX dia selalu juara 1 di kelas. Imelda mengikuti jejak kakaknya, Intan Boangmanalu yang tahun lalu berhasil menjadi Bintang Sobat SMP tahun 2024 yang sekarang sudah menjadi siswa salah satu SMA Negeri di Pakpak Bharat, jelas Marlinang Sihite.(Tumangger)

Polres Blitar Luncurkan Program Coaching Clinic SOLUSI untuk Bantu Masyarakat Lulus Ujian SIM

0

Gempur News Blitar – tanggal 30 oktober 2025 Dalam upaya meningkatkan kemampuan mengemudi serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Polres Blitar meluncurkan program Coaching Clinic SOLUSI (Semangat & Optimis Lulus Ujian SIM). Program ini ditujukan bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang belum lulus dalam ujian teori maupun praktik.

Melalui Coaching Clinic SOLUSI, peserta akan mendapatkan bimbingan dan pelatihan langsung dari petugas, termasuk pembahasan kisi-kisi soal ujian teori serta simulasi ujian praktik. Dengan metode ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan percaya diri saat mengikuti ujian SIM berikutnya.

Program Coaching Clinic SOLUSI ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan mengemudi dan lulus ujian teori maupun praktik SIM,” ujar Kasat Lantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo, S.I.K., M.M.

Lebih lanjut, AKP Rio menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat lulus ujian, tetapi juga menanamkan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Dengan meningkatnya kemampuan dan kesadaran pengemudi, Polres Blitar berharap angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya dapat terus ditekan.

Program Coaching Clinic SOLUSI merupakan salah satu inovasi Polres Blitar dalam memberikan pelayanan publik yang edukatif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat di jalan raya.

Atlet Tingkat Pelajar Barito Utara Siap Bertanding di POPNAS  XVII Jakarta

0

BARITO UTARA- Audensi Kunjungan pamid telah dilakukan para atlet cabang olahraga sepak takraw, dan karate tingkat pelajar asal Kabupaten Barito Utara yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah, dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII tahun 2025 di Jakarta. Audensi pamid para atlet tersebut diterima Bupati Barito Utara, Shalahuddin, ST. MT di Rumah Jabatan, pada (29/10/2025) kemaren.

Kegiatan PoPNAS ini menjadi wadah bergengsi bagi para pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sesuai dengan bakat dan harapan serta cita- cita demi mengharumkan Kabupaten Barito Utara. 

Para atlet Barito Utara yang terpilih merupakan hasil dari seleksi daerah pra POPNAS tingkat Kalimantan Tengah tahun 2024 di Palangka Raya, di mana mereka berhasil meraih medali emas, sekaligus membuktikan kualitas pembinaan olahraga pelajar di daerah ini.

Sebanyak lima atlet sepak takraw yang akan memperkuat Kalimantan Tengah berasal dari SMA Negeri- 1 Gunung Timang dan SMP Negeri- 1 Gunung Timang. Sementara itu, lima atlet karate berasal dari berbagai sekolah di Barito Utara, yakni MTsN Barito Utara, SMPN- 2 Muara Teweh, SMAN- 1 Muara Teweh, dan SMAN- 4 Muara Teweh.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para atlet muda yang akan berlaga di tingkat nasional.

“Kami bangga atas prestasi dan semangat juang para atlet. Dalam  keikutsertaan di POPNAS 2025, ini sebagai pengalaman berharga dan motivasi untuk terus berprestasi, mengharumkan nama Barito Utara dan Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” ujar Shalahuddin.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Barito Utara juga memberikan uang saku tambahan secara pribadi sebesar Rp. 2. 000. 000, kepada masing-masing atlet serta pelatih dan pendamping yang akan mengikuti POPNAS XVII di Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Budpapora) Barito Utara, Annisa Cahyawati, menyampaikan bahwa total kontingen yang berangkat berjumlah 15 orang, terdiri dari atlet, pelatih, dan pendamping.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Barito Utara, Bapak H. Shalahuddin, yang telah memberikan perhatian besar kepada para atlet. Semoga dengan dukungan semua pihak, kontingen Barito Utara dapat mengukir prestasi di kancah nasional sesuai harapan Bapak Bupati dan kita semua,” tutur Annisa Cahyawati.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, para atlet pelajar Barito Utara bertekad memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Kalimantan Tengah dalam  ajang POPNAS XVII tahun 2025 di Jakarta.   (SS) 

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Terima Audiensi Senkom Mitra Polri

0

PASURUAN – Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla menerima audiensi dari pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/10/2025) pagi di Gedung Bale Paseban Polres Pasuruan.

Pertemuan tersebut membahas koordinasi dan strategi bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan mengapresiasi kedatangan jajaran Senkom sebagai mitra strategis kepolisian. Ia menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan yang kondusif.

“Tanpa dukungan dari seluruh elemen kamtibmas, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak akan berjalan optimal. Kami mengajak semua pihak memperkuat langkah-langkah pencegahan sejak dini,” ujar AKBP Jazuli.

Kapolres menjelaskan bahwa saat ini Polres Pasuruan terus meningkatkan upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, terutama kecelakaan lalu lintas, kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor), aksi gangster, serta berbagai tindak kriminal lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan preventif seperti patroli, sosialisasi, dan bakti sosial.

“Sebelum masyarakat merasa terganggu, kegiatan preventif harus sudah digerakkan. Kita juga akan mengaktifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada akhir pekan dengan pola patroli skala besar,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres menyoroti potensi provokasi yang muncul di masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia mengingatkan bahwa provokasi bisa menjadi ancaman serius terhadap stabilitas kamtibmas. Karena itu, diperlukan wadah komunikasi bersama melalui rapat koordinasi lintas instansi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga membuka peluang kerja sama antara Polres Pasuruan dan Senkom dalam pemanfaatan teknologi komunikasi. Aplikasi internal milik Senkom akan dikaji untuk diintegrasikan dengan layanan pelaporan darurat call center 110 agar koordinasi di lapangan semakin cepat dan efisien.

Sementara itu, Ketua Senkom Kabupaten Pasuruan, Nur Ali Mahfudin, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian.

“Senkom siap mendukung Polres Pasuruan, baik dalam pengamanan lapangan maupun pemantauan arus informasi di media sosial yang kini sering dimanfaatkan untuk provokasi,” ujarnya.

Nur Ali menjelaskan bahwa Senkom memiliki aplikasi komunikasi internal layaknya handy talky (HT) namun lebih efisien karena tidak memerlukan repeater. Melalui teknologi tersebut, pihaknya berharap dapat membantu kepolisian dalam pelaporan situasi kamtibmas di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan secara real-time.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polres Pasuruan dan Senkom Mitra Polri. Ke depan, kedua pihak akan melakukan langkah bersama dalam kegiatan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan.

Hadiri Pelantikan Pimpinan Cabang dan Ranting Muslimat NU Banyuwangi, Bupati Ipuk Ajak Pengurus Baru Bersinergi Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak organisai perempuan Muslimat Nahdatul Ulama (NU) untuk bersinergi bersama pemerintah daerah menjadi agen perubahan yang aktif di masyarakat. Hal ini disampaikan Ipuk saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dan Pimpinan Ranting Muslimat Nu se Banyuwangi, di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (29/10/2025).

Pada pelantikan tersebut dilantik Nyai Hj. Istianah sebagai Pimpinan Cabang Muslimat NU Banyuwangi dan 293 orang Pimpinan Ranting NU dari 25 Kecamatan se Banyuwangi. Pelantikan ini dihadiri Sekretaris Pengurus Wilayah Muslimat NU Mariam Baharudin, Ketua PBNU Banyuwangi KH. Sunandi, Muktasyar NU KH. Ir. Achmad Wahyudi, Ketua MUI Banyuwangi Muhaimin Asmuni. Juga turut dihadiri perwakilan Forpimda Banyuwangi

Bupati Ipuk menyampaikan saat ini daerah menghadapi berbagai macam persoalan di masyarakat. Mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, kemiskinan, hingga permasalahan sosial seperti kenakalan remaja.

“Butuh sinergi dan kolaborasi banyak pihak guna menyelesaikannya, salah satunya peran dari Muslimat NU yang kegiatannya langsung menyentuh masyarakat,” kata Ipuk.

Ipuk berharap pelantikan ini menjadi titik awal memperkuat sinergi antara Muslimat NU dan Pemerintah Daerah. Para pimpinan yang hari ini dilantik diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang aktif mengatasi persoalan masyarakat.

“Sebagai organisasi perempuan dengan pengalaman panjang kami percaya Muslimat NU memiliki kemampuan itu. Mari bersama, kita wujudkan masyarakat yang lebih baik, produktif, berakhlakul karimah, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan Banyuwangi,” uja Ipuk.

Pemerintah daerah juga siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah nyata Muslimat NU untuk meningkatkan kapasitas para anggotanya. “Kami siap bersinergi untuk memfasilitasi pelatihan, kolaborasi program, serta fasilitasi jejaring antar ranting,” ungkap Ipuk.

“Selamat bertugas kepada Pimpinan Cabang dan seluruh Pimpinan Ranting yang dilantik. Kami juga berterima kasih pada pengurus sebelumnya yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” pungkas Ipuk. (*/S)

Ciptakan Pemerintahan Bersih : Disparpora Pemalang Bersama Inspektorat Gelar Sosialisasi Zona Intergritas Menuju WBK Dan WBBM

Gempurnews | Pemalang – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian Dwi Ardi Wibowo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Intergritas dan Pencegahan Korupsi terutama di Lingkungan Disparpora Kabupaten Pemalang. Rabu (29/10/25)

Sosialisasi ini merupakan bagian penting dari komitmen Disparpora Pemalang dalam mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, dan pencegahan gratifikasi, dalam hal ini perlu meningkatkan SDM berintergritas serta penguatan dan pengawasan untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian, Dwi Ardi Wibowo memberikan pengarahan tentang pembangunan zona Intergritas,revormasi birokrasi menjadi komitmen seluruh staf dan jajaran Disparpora Pemalang yang beretika dan profesional memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “ucap Ardi.

Di kesempatan yang sama Auditor dari inspektorat, Chika juga menyampaikan ini salah satu upaya di lingkungan Kabupaten Pemalang untuk membangun pencegahan korupsi di masing masing OPD menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.

Kami ingin memastikan seluruh aparatur di lingkungan Disparpora Pemalang mahami resiko dan konsekuensi hukum dari tindak pidana korupsi serta grativikasi, dan diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini semakin meneguhkan semangat aparatur dalam menolak segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan memperkuat kepercayaan masyarakat tentang kinerja di lingkungan Disparpora Pemalang. “jelasnya.

Kegiatan ini laksanakan di Aula Disparpora Pemalang yang dihadiri oleh Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak dari 3 bidang di lingkungan Disparpora Kabupaten Pemalang. 

(yn26)

Dugaan Curas, Dua Oknum Mengaku Wartawan Dilapor ke Polres Dairi

0

Ilustrasi”GEMPUR NEWS

DAIRI.GEMPUR NEWS Sidikalang – Diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dua oknum yang mengaku wartawan dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Dairi, Sumatera Utara.

Hal itu sebagaimana laporan polisi Nomor: LP/B/428/X/2025/SPKT/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara, tanggal 28 Oktober 2025, oleh pelapor seorang wanita, S. Marpaung (59), warga Kecamatan Sidikalang.

Salah seorang keluarga S Marpaung membenarkan kejadian dan laporan polisi dimaksud kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Kronologi kejadian, sebagaimana dimuat dalam laporan dimaksud, pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 19.30 Wib, korban yang sedang menjaga kiosnya di Jalan Sitellu Nempu Sidikalang, didatangi dua oknum berpakaian baju bertuliskan pers, diketahui inisial LTH dan BN.

Saat itu, korban baru saja menerima uang sebanyak Rp 1,5 juta dari warga pembeli BBM ketengan dari kiosnya, yang hendak dibawa ke Desa Kentara, Kecamatan Lae Parira.

Kedua orang dimaksud, meminta 2 bungkus rokok Surya. Namun karena pelapor hanya memiliki 1 bungkus saja, maka korban memutuskan untuk memberikan rokok Sempurna.

Namun tiba tiba LTH berkata bahwa ia tidak mau rokok Surya dan memaksa meminta uang yang dipegang oleh korban.

Korban kemudian memberikan beberapa lembar uang yang sedang dipegangnya kepada LTH.

Kemudian BN, rekan LTH, juga meminta. “Dia kau kasih uang, aku juga mau,” kata BN. Korban kemudian memberi beberapa lembar uang kepada BN.

Setelah menerima uang dan rokok tersebut tiba-tiba LTH berkata, “Udahlah sama kami lah ini semua”, kemudian mengambil seluruh sisa uang yang masih dipegang korban secara paksa, selanjutnya keduanya meninggalkan lokasi itu.

Atas peristiwa itu, korban merasa keberatan dan rugi Rp 1,5 juta, sehingga melaporkannya ke Polres Dairi.(Tumangger)

Semangat Sumpah Pemuda Polresta Banyuwangi Komitmen Berantas Narkoba : Ungkap 22 Kasus Amankan 25 Tersangka

0

BANYUWANGI – Semangat Sumpah Pemuda yang menjadi simbol persatuan dan kebangkitan generasi muda direspons nyata oleh Polresta Banyuwangi Polda Jatim melalui komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba.

Dalam kurun waktu satu bulan, sejak 19 September 2025 hingga 27 Oktober 2025, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengungkap 22 kasus tindak pidana narkotika dan obat keras berbahaya (Okerbaya) dengan total 25 orang tersangka.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa dari total kasus tersebut, 19 merupakan kasus narkotika, sementara 3 lainnya adalah kasus Okerbaya.

Dari hasil pengungkapan ini, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengamankan berbagai barang bukti antara lain sabu seberat 223,74 gram, pil daftar G sebanyak 39.264 butir, 9 butir ekstasi, uang tunai Rp 2.013.000, 14 unit sepeda motor, 32 unit handphone, serta 9 buah timbangan elektrik.

Dari seluruh pengungkapan, terdapat Tiga kasus menonjol yang menjadi perhatian utama, yaitu tersangka AR alias K, dengan barang bukti 16.000 butir pil Trihexyphenidyl di Muncar.

Tersangka WU, dengan barang bukti 96,59 gram sabu di Giri, Banyuwangi dan tersangka I alias G, dengan barang bukti 33,02 gram sabu di Sempu, Banyuwangi.

“Seluruh tersangka akan dijerat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol. Rama, Selasa (28/10).

Kapolresta Banyuwangi menutup dengan pesan bahwa perjuangan melawan narkoba sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari narkoba adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa,” pungkas Kombes Pol. Rama Samtama Putra.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol Nanang Sugiyono mengatakan untuk kasus narkotika, penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana seumur hidup atau penjara antara 5 hingga 20 tahun,” jelasnya.

Sedangkan untuk kasus Okerbaya, para pelaku dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) subsider Pasal 436 ayat (2) jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp 5 miliar.

Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H., menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi.

“Kami terus memperkuat pola pengawasan dan penindakan berbasis informasi masyarakat. Sinergi ini sangat penting karena banyak kasus terungkap berkat laporan dan kepekaan lingkungan sekitar,” ujar Kompol Nanang.

Kasat Narkoba juga menegaskan, jajaran Satresnarkoba akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan edukatif.

“Selain penegakan hukum, kami juga rutin melakukan penyuluhan ke sekolah, kampus, dan komunitas pemuda agar mereka tidak menjadi korban atau pelaku. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba,” tegasnya.(*)