Home Blog Page 240

Polres Lamongan Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Dua Lokasi

0

LAMONGAN – Tegas berantas perjudian, jajaran Polres Lamongan Polda Jatim bongkar arena judi sabung ayam di Dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Kecamatan Pucuk dan Kecamatan Brondong, pada Jumat (10/10) pekan yang lalu.

Penggerebekan dilakukan pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, di area jalan sawah perbatasan antara Desa Padenganploso dan Desa Kalanganyar, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengatakan pembongkaran arena judi sabung ayam itu setelah Polisi menerima laporan dari masyarakat.

“Petugas langsung melaksanakan pengecekan ke TKP dan memang benar ditemukan adanya kegiatan sabung ayam di lokasi yang dilaporkan lalu melakukan penggerebekan dan penangkapan.” ungkap Ipda Hamzaid,Senin (13/10).

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 3 buah sangkar ayam, 2 ekor ayam, 1 buah bandang (alat adu ayam), dan 1 buah kiso (alat membawa ayam).

Karena lokasi hanya memiliki satu akses jalan dan kondisi sudah mulai gelap, petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti tanpa pelaku.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kegiatan sabung ayam di lokasi tersebut tidak dilakukan setiap hari, melainkan pada waktu-waktu tertentu.

Sementara itu, beberapa jam sebelumnya penggerebekan juga dilakukan oleh Polsek Brondong pada Jumat siang (10/10) sekitar pukul 13.30 WIB.

Petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas sabung ayam di belakang sebuah Warung di Dusun Pambon, Desa Brengkok, Kecamatan Brondong.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dua anggota melakukan pengecekan lapangan dan mendapati adanya kegiatan sabung ayam di TKP.

Petugas kemudian menghubungi Kapolsek Brondong untuk melakukan tindakan.

Tak lama berselang, Kapolsek Brondong bersama anggota mendatangi lokasi menggunakan mobil patroli 802.

Namun, saat petugas tiba di depan warung, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan arena.

Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 4 ekor ayam jantan, 2 buah kandang ayam bundar, 1 unit HP Oppo warna hitam, 1 buah area sabung ayam (kalangan) warna biru muda, dan 2 buah kiso (tempat ayam).

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Brondong untuk proses lebih lanjut.

Menanggapi dua penggerebekan tersebut, Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd menegaskan bahwa Polres Lamongan tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam.

“Polres Lamongan berkomitmen menindak tegas segala bentuk praktik perjudian. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dan segera melaporkan bila mengetahui kegiatan serupa agar dapat ditindaklanjuti.” tegasnya. (*)

Sambut HKGB ke-73, Bhayangkari Bojonegoro Gelar Bakti Sosial di SLB Putra Harapan

0

BOJONEGORO – Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025, Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang Bojonegoro menggelar kegiatan bakti sosial di Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Harapan, Jalan Rajekwesi, Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro selaku Pembina Bhayangkari, AKBP Afrian Satya Permadi didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro, Ny. Dita Afrian.

Turut hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro, para ketua seksi, serta kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa SLB Putra Harapan.

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Kapolres Bojonegoro dan Ketua Bhayangkari menyerahkan bantuan sosial kepada pihak sekolah serta para siswa.

Bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar terus berprestasi dan mandiri.

AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan sosial.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak SLB, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat,” ujarnya.

AKBP Afrian menambahkan, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKGB ke-73 tahun 2025.

“Momentum HKGB kami maknai dengan kegiatan positif yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Kapolres Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Putra Harapan, Endar Dwi Wahyuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Bojonegoro dan Bhayangkari atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bhayangkari dan jajaran Polres Bojonegoro. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami,” ujarnya.

Endar berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi siswa-siswi berkebutuhan khusus.

“Kehadiran bapak dan ibu dari Polres serta Bhayangkari menjadi penyemangat bagi kami semua,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan foto bersama serta penyerahan simbolis bantuan kepada pihak sekolah dan siswa. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian acara tersebut. (*)

Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

0

Sigi – Divisi Humas Polri melalui Tim Subsatgas Banops Humas Polri menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Kontra Radikal, salah satu program prioritas Kapolri. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di wilayah Sulawesi Tengah.

FGD dibuka secara resmi oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Ia didampingi Ketua Tim Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polres Sigi, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Ustadz Imron, eks narapidana terorisme yang kini aktif sebagai Ketua Yayasan Lingkar Perdana Poso dan menjadi figur inspiratif dalam gerakan deradikalisasi di Sulawesi Tengah.

Dengan mengangkat tema “Terorisme Musuh Kita Bersama”, kegiatan FGD juga dihadiri Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono dan Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga.

Selain itu, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda turut hadir, menandai komitmen bersama untuk menjaga perdamaian dan memperkuat ketahanan sosial di daerah yang pernah menjadi episentrum konflik beberapa waktu lalu yang kini sudah aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta menegaskan bahwa aktivitas terorisme di wilayah Gunung Biru, Kabupaten Poso, kini sudah tidak ada lagi. Namun, ia mengingatkan bahwa paham dan ideologi radikalisme masih berpotensi tumbuh jika tidak diantisipasi bersama.

“InsyaAllah di Sulawesi Tengah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menangkal paham dan ideologi radikalisme. Mari kita jaga kampung yang kita cintai ini, siapa yang mo jaga kampung yang kita cintai ini kalau bukan torang,” ucap Brigjen Helmi dihadapan para tokoh.

Brigjen Helmi Kwarta juga menyoroti perlunya menghapus stigma bahwa terorisme identik dengan umat Islam. Menurutnya, terorisme adalah persoalan individu manusianya, bukan agama.

“Kita harus hilangkan pandangan bahwa terorisme itu identik agama Islam. Semua yang berperilaku buruk, yang menebar ketakutan, itulah terorisme,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menjelaskan bahwa program Kontra Radikal merupakan bagian dari strategi Polri dalam membangun ketahanan ideologis masyarakat.

“Kontra radikal adalah upaya membangun personal untuk mencegah paham radikalisme dan separatisme yang kini banyak dihembuskan melalui berbagai elemen sosial, budaya, dan politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh Polri, tetapi harus melibatkan seluruh unsur, termasuk Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, adat, dan pemuda.

“Kami berharap peserta FGD dapat mengikuti seluruh rangkaian acara, menyimak materi dengan baik, dan menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat sekitar,” pesan Kombes Erdi.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Imron turut berbagi pengalaman hidupnya melalui materi bertema “Habis Gelap Terbitlah Terang, Cahaya Kebangsaan.” Ia menceritakan bagaimana dirinya dulu terjerumus dalam jaringan terorisme, hingga akhirnya sadar dan bertekad membantu negara melawan radikalisme dan terorisme musuh kita bersama.

“Alhamdulillah saya ucapkan kepada Divisi Humas Polri yang telah memberikan kesempatan kepada kami menyampaikan pengalaman sebagai Eks Napiter. Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi pelajaran sehingga kedepannya indonesia ini terlepas dari paham radikalisme dan aksi terorisme, pungkasnya.

Peringati Hari Kesehatan Jiwa sedunia RSUD Haryoto Lumajang berikan Tips.kepada Masyarakat.

0

Lumajang, Gempur,News.

–RSUD Dr. Haryoto Lumajang dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Se dunia, mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan mental dengan menyediakan Klinik Psikiatri dan Klinik Psikologi yang dilengkapi dengan tenaga profesional. Mereka juga membagikan 10 tips sederhana untuk menjaga kesehatan mental, antara lain¹[7]:

  • 1. Pola Hidup Sehat: Makan makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik teratur, dan menghindari minuman berkafein serta tinggi gula.
  • 2. Kelola Stres: Mengenali stres, mempelajari teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi, serta melakukan aktivitas yang menyenangkan.
  • 3. Cukup Beristirahat: Luangkan waktu untuk beristirahat, tidur yang cukup, dan melakukan aktivitas yang disukai.
  • 4. Tetap Terhubung: Mempertahankan hubungan baik dengan keluarga dan orang lain, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain.
  • 5. Waktu untuk Diri Sendiri: Melakukan hobi, perawatan diri, dan refleksi diri untuk menjaga keseimbangan hidup.
  • 6. Menerima Diri: Menerima diri sendiri, menetapkan tujuan yang realistis, dan tidak terlalu keras pada diri sendiri.
  • 7. Cari Hal yang Patut Disyukuri: Menuliskan hal-hal yang disyukuri setiap hari untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan.
  • 8. Hindari Alkohol, Rokok, dan Obat Terlarang: Menghindari zat-zat yang dapat merusak kesehatan mental dan fisik.
  • 9. Bicarakan Perasaanmu: Membuka diri kepada orang lain untuk menghadapi masalah dan merawat kesehatan mental.
    1. Minta Bantuan: Mencari bantuan profesional jika merasa sulit mengendalikan stres atau kecemasan.

RSUD Dr. Haryoto Lumajang juga menyediakan layanan kesehatan mental yang dapat diakses melalui Klinik Psikiatri dan Klinik Psikologi. Jika Anda membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi mereka.( JOE).

SMKN 1 Lumajang Lakukan Kegiatan Ke Jogyakarta Abaikan Himbauan Pemerintah

0

Lumajang, — Gardanusantaranews,com/Program Kunjungan Industri yang rencananya akan dilaksanakan oleh SMK Negeri 1 Lumajang untuk siswa kelas XI jurusan Bisnis Digital dan Bisnis Ritel menjadi polemik serta kritikan dari sejumlah orang tua /wali murid siswa. Karena kegiatan yang sudah dijadwalkan dan akan berlangsung pada( 14–17 Oktober 2025 ) tersebut yang disebut-sebut lebih menyerupai kegiatan wisata ketimbang kegiatan edukatif sebagaimana semestinya.

Kemudian berdasarkan jadwal resmi yang sudah beredar, rombongan akan berangkat menuju Yogyakarta pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025. dalam agenda tersebut, selain kunjungan ke industri seperti PT Sumbertaman Keramika Industri, Pabrik Kaos Omah Oblong, dan bapia juwara 1, tercantum juga sejumlah agenda kegiatan yang bernuansa rekreasi, seperti kunjungan ke Candi Prambanan, Heha Sky View, dan destinasi wisata malam Malioboro city.

Adapun yang merasa keberetan seorang wali murid yang tak mau disebutkan namanya menyampaikan keberatanya terhadap agenda dan progam tersebut.

“Dia keberatan dengan biaya yang terlalu besar, hingga mencapai Rp.1,5 juta per anak/murid.Kami sebagai orang tuanya siswa siswi sangat terbebani, apalagi kondisi ekonomi yang sekarang lagi sulit. Anak kami diwajibkan ikut, padahal kalau benar untuk kunjungan industri, mestinya bisa dilakukan di wilayah sekitar lumajang saja,” tuturnya dengan nada sangat kecewa.

Iapun juga menyoroti bahwa adanya kegiatan tersebut tidak mencerminkan kegiatan industri yang sesungguhnya.

“Yang akan dilihat malah tempat wisata, makan di hotel serta, jalan-jalan malam. Hasilnya tidak jelas, tidak ada laporan pembelajaran yang bisa dipertanggungjawabkan nantinya setelah pulang dari jogja tersebut, Jadi ini lebih layak disebut seperti liburan pakai dalih pendidikan,”jelasnya.

Kritikan juga muncul karena adanya kegiatan tersebut yang dilaksanakan di tengah imbauan pemerintah agar sekolah tidak melakukan perjalanan luar kota. Baik Bupati Lumajang maupun Gubernur Jawa Timur sebelumnya telah menegaskan agar lembaga pendidikan menahan diri dari kegiatan yang berpotensi menimbulkan risiko di perjalanan serta memberatkan wali murid.

Banyak pihak menilai, jika tujuan kegiatan tersebut adalah benar untuk menambah wawasan industri, seharusnya sekolah bisa mengadakan kunjungan ke perusahaan atau pelaku industri yang ada di sekitar Lumajang atau wilayah Jawa Timur bagian timur. Selain lebih hemat biaya, kegiatan juga bisa lebih efektif dan relevan dengan kondisi siswa dan kondisi sekarang ini,”tutupnya(Djk.P)

Sementara hingga berita ini diturunkan, pihak SMKN 1 Lumajang belum memberikan klarifikasi resmi terkait kritik dari wali murid dan masyarakat terhadap pelaksanaan program kunjungan industri ke Yogyakarta tersebut

Pemkab Barito Utara Selenggarakan Kick Off Meeting RPJMD 2025- 2029 

0

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara selenggarakan Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025- 2029, yang dilaksanakakan bertempat di Gedung Pertemuan Balai Antang Muara Teweh, Senin (13/10/2025).

Penyelenggaraan Kick Off Meeting tersebut menjadi langkah awal penting dalam merumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan Bupati H Shalahuddin dan Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan.

Kick Off Meeting RPJMD 2025- 2029 ini turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Barito Utara, Forkopimda, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD, Camat Se- Barito Utara, Ketua DAD, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat.

Bupati Barito Utara dalam sambutannya H Shalahuddin, ST. MT menegaskan bahwa penyusunan RPJMD merupakan kerja besar, komitmen kolektif, dan ikhtiar bersama untuk merancang masa depan Barito Utara yang lebih baik, maju, dan sejahtera.

“Sebuah kerja besar, sebuah komitmen kolektif, dan sebuah ikhtiar untuk merancang masa depan yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera untuk seluruh masyarakat. Dokumen ini adalah kompas yang akan memunculkan arah kebijakan, program prioritas, dan sekaligus menjadi kontrak sosial antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Shalahuddin.

la menekankan, RPJMD 2025- 2029 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan dokumen hidup yang berpihak kepada masyarakat. Dokumen tersebut harus menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan visi, misi, dan janji kampanye yang telah disampaikan kepada rakyat Barito Utara.

Lebin lanjut, Shalahuddin menjelaskan penyusunan RPJMD dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2025, yang mengamanatkan agar peraturan daerah tentang RPJMD ditetapkan paling lambat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah. Namun, ia menargetkan dokumen tersebut dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan.

“Kalau enam bulan, ketentuannya kami menargetkan tiga bulan sudah selesai. Karena ini erat kaitannya dengan visi- misi dan program yang telah kami janjikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menguraikan 11 program unggulan yang menjadi prioritas pemerintahan saat ini, di antaranya, Perbaikan ruas jalan dan jembatan, Pendidikan gratis 16 tahun dan beasiswa prestasi, layanan kesehatan gratis dan prima, Peningkatan akses jaringan telekomunikasi dan digitalisasi, program pemberdayaan ekonomi masyarakat serta bantuan sosial bagi penyandang disabilitas dan insentif bagi aparat desa.

“Kami berharap visi, misi, dan program- program unggulan yang kami janjikan bisa termuat seluruhnya dalam RPJMD ini. Walaupun anggaran kita terbatas, namun dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, Insyaallah dapat terealisasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih cukup sehat, dengan saldo lebih (saving) sekitar 4,14 persen dari total APBD sebesar Rp. 4, 2 triliun.

la optimistis, dengan pengelolaan keuangan yang baik dan kerja sama lintas sektor, pembangunan di Barito Utara akan semakin terarah dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Bupati Shalahuddin menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah, agar melakukan penyusunan RPJMD dengan pendekatan teknokratis dan partisipatif, melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk DPRD, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda.

Dengarkan suara mereka, karena pembangunan yang baik adalah cermin dari kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Kita tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Mari bergandengan tangan, meninggalkan perbedaan yang ada, bersatu padu membangun Barito Utara agar lebih maju, lebih sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.  (SS)

Sinergi dan Sportivitas: Polresta Banyuwangi Meriahkan Turnamen Voli di APPM Hebat Cup 2025

0

BANYUWANGI – Menyemarakkan ajang olahraga pemuda, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. turut ambil bagian dalam pertandingan exhibition match Turnamen Bola Voli APPM Hebat Cup 2025 yang berlangsung di Lapangan Gelora Kebangsaan, Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro, Minggu (12/10/2025).

Dengan penuh semangat dan antusias, Kapolresta bergabung memperkuat tim “Cobra” Polresta Banyuwangi, menghadirkan suasana kompetisi yang meriah dan penuh kebersamaan.

Turnamen yang diinisiasi oleh Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) bersama Karang Taruna Putra Harapan ini diikuti 160 tim dari berbagai kecamatan di Banyuwangi — menjadikannya salah satu turnamen voli terbesar di daerah.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polresta Banyuwangi itu mendapat sambutan hangat masyarakat. Kombes Pol Rama Samtama Putra tampak membaur dengan para pemain dan warga, menampilkan sisi humanis serta menularkan semangat sportivitas dan kekompakan.

Dengan permainan yang energik, Kapolresta dan timnya memperlihatkan kerja sama yang solid dan semangat pantang menyerah. Riuh tepuk tangan penonton mengiringi setiap aksi di lapangan, mencerminkan dukungan masyarakat terhadap kegiatan positif ini.

“Turnamen seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan karakter generasi muda yang kuat serta sportif. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Banyuwangi harus terus dijaga,” ujar Kombes Pol Rama Samtama Putra usai pertandingan.

Kapolresta Banyuwangi Raih Penghargaan “Inspiring Professional & Leadership Award 2025”

0

BANYUWANGI— Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menerima penghargaan bergengsi “Inspiring Professional & Leadership Award 2025” dengan kategori “Best Innovator and Visionary Leader 2025”.

Acara penganugerahan tersebut digelar pada Sabtu (11/10/2025) dan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, akademisi, serta pimpinan lembaga pemerintahan dan swasta yang dinilai berprestasi dalam bidang kepemimpinan dan inovasi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi Kapolresta Banyuwangi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang modern, humanis, serta berbasis teknologi melalui berbagai program unggulan Polresta Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan pribadi, tetapi juga hasil kerja keras seluruh jajaran Polresta Banyuwangi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh anggota Polresta Banyuwangi yang terus berinovasi dan bekerja dengan hati demi terciptanya rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.

Penghargaan ini menegaskan kiprah Polresta Banyuwangi sebagai institusi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan semangat Presisi Polri menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Relawan PMI Jember evakuasi Pohon tumbang ke rumah warga

0

Jember, GempurNews – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur jember pada senin siang (13/10/25) menyebabkan sejumlah lokasi khususnya dikawasan kota dilanda bencana pohon tumbang. Pohon yang menjulur tinggi dan terletak dipinggir jalan tumbang hingga menutupi ruas jalan. Kondisi tersebut menyebabkan pengguna jalan yang akan melintas terganggu.

Informasi pertama yang diterima Posko Bencana PMI Jember adalah pohon tumbang di jalan S.Parman, ditempat tersebut pohon tumbang ke jalan dan langsung dievakuasi oleh TRC BPBD dan relawan PMI Jember. Selanjutnya relawan PMI Jember mendatangi bencana pohon tumbang di rumah Tri Soedja’i. Jl Bangka Raya Gg IV No:28 kelurahan sumbersari, Jember.

Ditempat tersebut, sebuah pohon mangga berukuran besar yang ada di halaman rumah milik Tri Soedja’i tumbang saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan perumahan padat penduduk. Pohon mangga dengan diameter 80 centimeter tumbang kearah timur dan mengenai rumah milik Mien sunardi warga jalan Bangka Raya Gg IV No:26.

“Tadi hujan dan angin disini, awalnya pohon mangga ini biasa biasa saja meski diterpa angin, namun seiring kerasnya tiupan angin menyebabkan pohon roboh hingga mengenai rumah sebelah,” kata Sunardi, Pemilik rumah.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 2 jam karena relawan dari PMI Jember, TRC BPBD, TNI/POLRI dan pihak kelurahan Sumbersari harus berhati hati dalam melakukan pemotongan batang pohon, apalagi posisi batang pohon menggantung di bagian atap rumah sebelah timur bahkan tiang penyangga rumaah yang tertimpa retak dan beberapa diantaranya sudah miring.

“Karena posisi pohon mangga sudah miring dan menggantung diatap rumah warga, kami dari relawan PMI Jember harus pelan dan hati hati dalam melakukan evakuasi. Pemotongan batang pohon dilakukan sedikit demi sedikit agar kerusakan rumah yang tertimpa tidak semakin parah,” ujar Faiturahman, Staf Penanggulangan Bencana Markas PMI Jember saat ditemui di lokasi bencana.

Dengan menggunakan mesin pemotong kayu, akhirnya batang pohon mangga bisa dipotong meski membutuhkan waktu lama. Selain demi keselamatan, juga diatas pohon penuh dengan kabel listrik dan kabel telkom. “PMI Jember akan terus membantu masyarakat termasuk saat terjadi bencana seperti pohon tumbang ini, dengan peralatan dan relawan yang ada, kami akan hadir demi keselamatan masyarakat jember,” ujar Zainollah, Ketua PMI Jember.

Dan pada Senin petang, TRC BPBD jember juga tiba dilokasi untuk membantu melakukan pemotongan batang pohon mangga bagian bawah yang berukuran besar. BPBD Jember masih terus melakukan pendataan bencana angin kencang yang melanda kabupaten jember pada senin siang.(son)

DPRD Barito Utara Gelar RDP dengan Pemkab. Terkait Tidak Ada Perizinan Tersus PT. LHL

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Terkait tidak ada Perizinan Terminal Khusus, (Tersus) Steling Pond dan Steling Dam milik PT. Lautan Hutan Lestari (LHL) di wilayah desa Kamawen Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlangsung di ruang rapat DPRD, Senin (13/10/2025).

Rapat yang membahas terkait Perizinan Tersus PT. Lautan Hutan Lestari (LHL) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M.IP., didampingi Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, SP. MM serta diikuti oleh 14 anggota DPRD dari masing- masing Komisi, dan juga dihadiri 25 orang Eksekutif, Plt. Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Plt. Kadis LH, Kabit DLH, Kabag Hukum Setda, Kades Kamawen, Staf Dishub dan Staf Perizinan dan selanjutnya 

Dalam notulen resmi rapat, disebutkan bahwa RDP ditunda dan akan dijadwalkan kembali sesuai dengan surat dari Direktur PT. Lautan Hutan Lestari (LHL) Nomor: 196/surat-tanggapan/PT.LHL/IX/2025 tertanggal 11 Oktober 2025. 

Penundaan RDP ini dilakukan oleh semua pihak DPRD Barito Utara dan Eksekutif, pasalnya Perusahaan yang disebutkan yani PT. Lautan Hutan Lestari (LHL) tidak hadir pada rapat yang gelar. Agar rapat lanjutan dapat menghadirkan pihak PT. LHL dan pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dianggap relevan dengan pembahasan.

Kendati rapat tersebut ditunda dan akan dijadwalkan kembali. Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP menegaskan bahwa rapat dengar pendapat ini merupakan bagian dari upaya DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan perizinan dan aktivitas perusahaan di daerah.

“Kami di DPRD berkewajiban untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilakukan pihak perusahaan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. Rapat ini bukan untuk menghambat, tetapi untuk mencari kejelasan dan kepastian agar tidak terjadi pelanggaran di kemudian hari,” ujar Ketua DPRD Barito Utara. 

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan instansi teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup sangat penting untuk memberikan penjelasan menyeluruh terkait aspek perizinan dan dampak lingkungan.

“Kami ingin rapat berikutnya lebih komprehensif, dengan menghadirkan pihak yang berwenang menjelaskan secara teknis. Tujuannya agar hasil rapat ini bisa menjadi solusi, bukan sekadar formalitas,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Barito Utara, Arson, S.T., M. Eng., menyampaikan bahwa pihak eksekutif siap memberikan klarifikasi dan data tambahan pada jadwal RDP berikutnya. (SS)