Home Blog Page 239

Capella Honda Kepri dan PMI Batam Kumpulkan 52 Kantong Darah

0

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda), distributor utama sepeda motor Honda di wilayah Kepulauan Riau, kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial melalui kegiatan donor darah yang digelar untuk kedua kalinya pada tahun ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan bentuk dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada pilar kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Batam, kegiatan donor darah berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari karyawan, komunitas pengguna Honda, hingga masyarakat sekitar.

Sebanyak 52 kantong darah berhasil dikumpulkan, menunjukkan peningkatan partisipasi dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Capaian ini sekaligus mencerminkan semangat sosial dan kepedulian tinggi di lingkungan Capella Honda.

Selain donor darah, Capella Honda juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi seluruh peserta. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan konsultasi kesehatan ringan.
Fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara, Syaiful, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap nilai kemanusiaan.

“Kegiatan donor darah ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga menyelamatkan nyawa. Kami bangga karena antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan kesadaran sosial yang semakin tumbuh di lingkungan kita,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya semangat untuk berpartisipasi. Banyak peserta mengaku senang karena selain dapat membantu sesama, mereka juga memperoleh kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan secara gratis. Hal ini menjadikan kegiatan donor darah tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga edukatif dan preventif.

Salah satu peserta, Indralis, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang diadakan oleh PT Capella Dinamik Nusantara. Harapan saya, kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga saya bisa ikut kembali pada program berikutnya, dan semoga pesertanya semakin banyak,” tuturnya.

Lebih dari sekadar kegiatan sosial, program donor darah ini turut memperkuat budaya solidaritas dan kepedulian di lingkungan internal perusahaan. Momen ini menjadi ajang yang menyatukan karyawan dan masyarakat dalam satu tujuan positif, yakni berbagi untuk kehidupan yang lebih baik.

Program donor darah Capella Honda juga merupakan bagian dari implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang dijalankan secara konsisten. Melalui berbagai kegiatan sosial berkelanjutan, perusahaan membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dan kontribusi sosial dapat berjalan berdampingan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Capella Honda menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program CSR yang relevan, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Perusahaan berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk bergerak bersama mewujudkan kehidupan yang lebih sehat, peduli, dan penuh solidaritas.

(Gokkon)

Dua Pengedar Arak Jalani Sidang Tipiring di PN Banyuwangi

0

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum terkait peredaran minuman keras tanpa izin.

Melalui jajaran Satuan Samapta, kepolisian melaksanakan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap dua pelaku pengangkutan dan penjualan minuman keras tradisional jenis arak di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Selasa (14/10/2025).

Sidang dipimpin oleh Hakim Tunggal Ni Nyoman Mei Melianawati, S.H., M.H., yang memutus kedua terdakwa, TSB (25) warga Malang dan J (29) warga Wonogiri, terbukti bersalah melakukan pengangkutan dan penjualan miras tradisional

Kedua terdakwa dijatuhi hukuman denda sebesar Rp1.000.000,- atau kurungan selama 4 hari, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan barang bukti dirampas oleh negara dan untuk dimusnahkan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa sidang tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi penindakan miras yang dilakukan sebelumnya oleh Sat Samapta.” tegasnya

Kasat Samapta Kompol Basori Alwi, S.H., M.H. mengatakan Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras.

Tujuannya bukan semata-mata penegakan hukum, tapi juga menjaga generasi muda dari dampak negatif penyalahgunaan alkohol,” tegas Kompol Basori.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus ini meliputi 36 dus berisi 1.800 botol arak dari tangan TSB, dan 24 dus berisi 2.300 botol arak dari tangan J.

Melalui langkah penegakan hukum yang tegas, profesional, dan humanis, Polresta Banyuwangi terus berupaya menciptakan lingkungan sosial yang aman, tertib, dan sehat dari peredaran minuman keras ilegal.

Polresta Banyuwangi juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran miras tanpa izin, demi menjaga ketertiban umum dan masa depan generasi muda Banyuwangi.(*)

Kolaburasi Polres Pasuruan Dan Satpam Mengadakan Donor Darah Dalam Rangkan HUT Satpam Ke-45

0

PASURUAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45, para anggota Satpam di wilayah Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan sosial berupa donor darah di Pabrik Indolakto Purwosari, Selasa (14/10/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus pengabdian para Satpam di luar tugas pengamanan sehari-hari.

Sebanyak 32 Satpam dari berbagai perusahaan di Pasuruan bersama 57 karyawan Indolakto berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Proses donor darah dilaksanakan oleh enam petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan dengan tetap memperhatikan standar kesehatan dan kenyamanan peserta. Hall Visitor Gedung Indolakto disulap menjadi ruang donor yang tertata rapi dan kondusif.

Kegiatan ini turut dihadiri Kasat Binmas Polres Pasuruan Iptu Sunarti, S.H., M.H., dan KBO Binmas Iptu Bambang, S.Sos. Kehadiran jajaran kepolisian tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang diinisiasi para Satpam. Dalam sambutannya, Iptu Sunarti mengapresiasi kepedulian sosial para Satpam yang telah mendonorkan darahnya. “Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukan hanya aksi kemanusiaan, tetapi juga amal ibadah yang bernilai tinggi,” ujarnya.

Pihak manajemen Indolakto melalui perwakilan HRD juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama Satpam dan Polres Pasuruan. “Kami bangga atas semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan donor darah dalam rangka HUT Satpam ke-45 berjalan aman, lancar, dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat sinergi antara Satpam, karyawan, dan kepolisian, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat Pasuruan.

Polres Blitar Berhasil Amankan Tersangka Begal 2 Bulan Beraksi di 18 TKP

0

BLITAR – Kepolisian Resor Blitar Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kerja keras dan penyelidikan intensif, jajaran Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim berhasil mengungkap 18 kasus tindak pidana yang dilakukan oleh Satu orang pelaku residivis.

Pelaku diketahui bernama DA (laki-laki), 28 tahun, warga Dusun Krisik, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan dalam kurun waktu Dua bulan, pelaku sudah 18 kali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian sepeda motor di beberapa lokasi di Kabupaten Blitar.

“Pelaku merupakan residivis sudah Empat kali masuk penjara kasus pencurian dan penjambretan,” kata Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, Senin (13/10/2025). 

Dari hasil pengungkapan kasus ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 (tiga) unit handphone, 5 (lima) unit sepeda motor, serta 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Jupiter yang saat ini masih dalam pencarian.

Dalam setiap aksinya, pelaku membuang barang-barang hasil curian berupa handphone milik korban, sementara uang dan sepeda motor hasil kejahatan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan lainnya.

“Adapun modus operandi pelaku selain melakukan perampasan, yaitu memanfaatkan kelengahan korban dengan mencuri sepeda motor yang kunci kontaknya masih tertancap di kendaraan,”tambah AKBP Arif.

Kapolres Blitar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam mengungkap kasus ini.

“Pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polres Blitar dalam menindak tegas pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ujar Kapolres Blitar.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan pribadi dengan cara menerapkan kunci ganda atau alat pengaman tambahan, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum maupun di sekitar rumah.

“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Gunakan kunci ganda pada kendaraan, dan segera laporkan kepada pihak kepolisian jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” tambahnya.

Dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Blitar semakin aman, tertib, dan kondusif, serta masyarakat merasa semakin percaya terhadap kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)

Berkat CCTV Polisi Berhasil Ungkap Aksi Pencurian Pompa Air 6 Tempat Ibadah di Kota Pasuruan

0

KOTA PASURUAN – Program 10.000 CCTV untuk Kota Pasuruan Aman kembali menunjukkan hasil nyata.

Berkat rekaman kamera pengawas di Musholla As-Siddiq, petugas Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus pencurian pompa air yang terjadi di enam tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah Kota Pasuruan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 27 September 2025 sekira pukul 12.48 WIB di Musholla As-Siddiq, Jl. KH. Samanhudi, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Pengurus masjid setempat, baru menyadari kehilangan saat hendak melaksanakan salat Maghrib dan mendapati pompa air di musholla sudah tidak ada.

Setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV, terlihat seorang pria berusia sekitar 50 tahun menggunakan sepeda motor bebek warna hitam dan menutupi wajah dengan kain sedang mengambil pompa air tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Polres Pasuruan Kota melalui Unit Reskrim Polsek Purworejo segera melakukan penyelidikan.

Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono mengatakan dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui terduga pelaku adalah NC (50), warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan pencurian pompa air di 6 lokasi berbeda, meliputi sejumlah masjid dan musholla di wilayah Kota Pasuruan.

“Sudah kami periksa dan saat ini kami tahan karena yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka,”ujar Kompol Muljono,Selasa (14/10).

Dari hasil ungkap tersebut Polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit pompa air merek Shimizu,1 unit sepeda motor bebek warna hitam tanpa surat kendaraan dan sejumlah peralatan yang digunakan untuk beraksi.

Dikomfirmasi terpisah, Kapolres Pasuruan Kota,AKBP Davis Bucin Siswara membenarkan adanya ungkap kasus pencurian tersebut berkat rekaman CCTV.

“Benar, kasus sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Purworejo,” ujar AKBP Davis.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran penting rekaman CCTV di tempat ibadah.

“CCTV menjadi alat bantu utama kami dalam mengidentifikasi dan melacak pelaku,” kata AKBP Davis.

Program 10.000 CCTV lanjut AKBP Davis terbukti efektif dalam mempercepat pengungkapan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

“Melalui program 10.000 CCTV di seluruh titik strategis dan tempat publik atau peribadatan, Polres Pasuruan Kota terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkas AKBP Davis. (*)

Pelatihan Aksi Cegah Stunting,  Memperkuat Koordinasi Lintas Sektor dan Komitmen Bersama

0

BARITO UTARA- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis melalui staf ahli bidang hukum dan politik, Drs. Ardian, M. Pd membuka dengan resmi kegiatan Pelatihan Aksi Cegah Stunting, yang bertemakan “Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stanting melalui sis5im rujukan berjenjang dan tatalaksana gizi buruk” dilaksanakan pada Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Narasumber Kepala Deft IKA RSUD Ukin Banjarmasin, (Kalsel) dr. Arief Budiarto, S. PA (K) Moderator Kepala Bidang Kesmas, Inayastika, S  Pi. M. Si, Fasilitator Diskes, Jatiningsih, SP. MM, Ketua TP- PKK Barito Utara, Kepala Dinas Kesehatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Pariadi, AR. SKM dalam sambutannya, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu prioritas besar pemerintah daerah, yang memerlukan keterlibatan lintas sektor, mulai dari tingkat desa hingga fasilitas kesehatan rujukan.

Menurut Pariadi, prevalensi stunting masih menjadi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, langkah- langkah strategis berbasis intervensi spesifik dan sensitif terus digalakkan melalui sistem kesehatan yang terintegrasi.

“Upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara komprehensif, dimulai dari pelayanan di tingkat Puskesmas hingga rumah sakit. Semua tenaga kesehatan, baik dokter, bidan, maupun kader posyandu, memiliki peran krusial dalam pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak,” ujar Pariadi.

Dalam sambutan tertulis Sekda Drs. Muhlis yang disampaikan Staf Ahli Bupati Drs. Ardian, M. Pd  menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting.

“Masalah stunting merupakan persoalan serius yang berdampak pada pertumbuhan fisik, kemampuan intelektual, serta potensi anak. Melalui deteksi dini dan intervensi yang tepat, kasus stunting dapat kita cegah bersama,” ujarnya.

Ardian, juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas menjadi kunci utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Pembangunan SDM di bidang kesehatan akan meningkatkan kualitas dan daya saing manusia yang sehat, cerdas, adaptif, inovatif, terampil, dan berkarakter,” tambahnya.

la berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dan komitmen bersama dalam pencegahan stunting,” jelas Staf Ahli Bupati. Drs. Ardian, M.Pd.

“Saya berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, mengedukasi masyarakat serta mengawal intervensi, terutama pada seribu hari pertama kehidupan anak,” pesan Sekda melalui Staf Ahli Bupati Ardian.  (SS)

Awak Media Temukan Pratik Jual Beli Seragam Sekolah di SMAN Candiouro

0

Lumajang, — Gardanusantaranews,com/16 Oktober 2025 – Sejumlah awak media mendatangi SMAN 1 Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (16/10/2025), untuk mengonfirmasi dugaan praktik jual beli seragam sekolah kepada peserta didik baru. Namun, kepala sekolah tidak bersedia menemui wartawan dan hanya diwakilkan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Humas.

Awalnya, pihak sekolah sempat membantah adanya praktik jual beli seragam di lingkungan sekolah. akan tetapi, setelah awak media menunjukkan bukti-bukti pendukung, pihak sekolah akhirnya mengakui bahwa siswa memang diarahkan untuk membeli seragam di koperasi sekolah yang sudah tersedia.

Salah satu orang tua siswa kelas X mengungkapkan, pihak sekolah mematok harga seragam cukup tinggi, yakni sebesar Rp.1.800.000 untuk siswa perempuan dan Rp.1.600.000 untuk siswa laki-laki.

“Kedatangan kami hanya ingin memastikan kebenarannya, karena ada laporan dari orang tua dan siswa, siswi bahwa seragam dijual dengan harga cukup mahal. Setelah dikonfirmasi, ternyata benar siswa diarahkan untuk beli di koperasi sekolah,” jelas salah satu awak media di lokasi.

Praktik tersebut dinilai bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 50 Tahun 2022 tentang pakaian seragam sekolah serta PP Nomor 17 Tahun 2010 dan dikuatkan dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 47 Tahun 2011 yang menegaskan bahwa sekolah negeri tidak diperbolehkan menjual seragam sekolah kepada siswa, termasuk mewajibkan pembelian melalui koperasi atau pihak ketiga yang ditunjuk sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lumajang belum memberikan tanggapan resmi terkait adanya,dugaan pelanggaran tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap agar pihak berwenang segera menindaklanjuti persoalan ini untuk memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap aturan pendidikan yang berlaku di kabupaten lumajang. (Djk.P)

“Bupati Pakpak Bharat Bertemu Dirjen Perkebunan,Bahas Pembangunan Sektor Pertanian”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bertemu Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP, M.Si di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

Dalam kesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor memaparkan kondisi sektor perkebunan di Kabupaten Pakpak Bharat. Dia menjelaskan kondisi riil Perkebunan Sawit Rakyat di Kabupaten Pakpak, tanamaan kopi, kakao, peluang pengembangan sektor peternakan, serta beberapa komoditas lainnya yang sangat berpeluang besar untuk dikembangkan.

Dikesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan dokumen-dokumen pendukung serta proposal permohonan bantuan tanaman kopi, gambir dan kakao berkwalitas premium untuk Kabupaten Pakpak Bharat, permohonan bantuan pembangunan irigasi dan tambahan alsintan, serta usulan bantuan ternak berbagai jenis untuk Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025.

Kabupaten Pakpak Bharat adalah salah satu Kabupaten yang berada di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan termasuk Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN) sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam peningkatan produksi tanaman pangan terutama diantaranya peningkatan populasi dan produksi peternakan sehingga dapat mewujudkan program ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat. Kita memilikipotensi lahan yang sangat luas untuk pengembangan tanaman pangan yang sangat besar, untuk itu diperlukan biaya produksi yang tinggi. Salah satu kendala yang dialami petani dalam peningkatan produksi peternakan adalah keterbatasan modal untuk bibit ternak. Mengingat keterbatasan kesediaan anggaran pada pemerintah Kabupaten Pakpak ini kami bermohon kepada Bapak Menteri Pertanian untuk mengalokasikan bantuan ternak, bantuan bibit pertanian, dan beberapa program lainnya, jelas Bupati di Jakarta.

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP, M.Si menyambut baik usulan-usulan ini. Pihaknya juga akan segera menurunkan tim dalam rangka menghadapi serangan OPT (organisme pengganggu tanaman) tanaman Kopi di Kabupaten Pakpak Bharat.

Akan segera kita kirim tim ke sana, Pakpak Bharat, untuk melihat langsung kondisi dan menghitung kebutuhan di sana, pokoknya akan kita bantu, ucap Abdul Roni Angkat.(Tumangger)

“Bupati Pakpak Bharat Dukung Peternakan Ayam Petelur di Desa”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengunjungi peternakan ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa Arih Mersada di desa Penanggalan Binanga Boang. Ayam-ayam petelur ini tumbuh sehat dan kini mulai menghasilkan telur-telur berkwalitas baik.

Ini yang kita harapkan, masyarakat dan pemerintah desa harus jeli melihat peluang pasar. Telur misalnya, kita masih tergantung dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan telur. Jadi sangat besar peluang usaha ini, ucap Bupati.

Direktur BUMDes Arih Mersada, Sepianto Bancin menjelaskan dari 300 ekor ayam petelur milik mereka, 60 persen diantaranya telah menghasilkan telur-telur berkwalitas.

Sudah menghasilkan sekitar 60 persen dari total 300 ekor. Untuk pemasaran kita jual setiap hari ke kios-kios masyarakat sekitar sini. Sampai sekarang distribusi lancar, karena kebutuhan telur ini memang cukup tinggi dimasyarakat. Mudah-mudahan kedepan semakin baik, ucap Sepianto.

Sementara itu Kepala Desa Penanggalan Binanga Boang Tri Sudrino Bancin berharap, BUMDes Arih Mersada yang ini bisa berkembang menjadi usaha yang besar dimasa yang akan datang.

Semoga usaha ini berkembang, maju dan maju dimasa datang. Kami tentunya akan terus berbenah diri, kami mohon dukungan dari semuanya, dari bapak Bupati dan segenap jajaran, demi kemajuan Penanggalan Binanga Boang tentu kami siap, ucap Tri Sudrino.(Tumangger)

Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang Luncurkan Skrining Kesehatan Mandiri untuk Mempercepat Pelayanan Kesehatan

0

Lumajang, Gempur,News.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang meluncurkan program skrining kesehatan mandiri bagi masyarakat yang hendak berobat ke fasilitas kesehatan. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah, skrining kesehatan mandiri dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN atau website (tautan tidak tersedia). “Dengan melakukan skrining kesehatan mandiri, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara mandiri sebelum mendapatkan pelayanan di Puskesmas,” ujarnya.

dr. Rosyidah menjelaskan bahwa pengisian kuesioner skrining kesehatan mandiri tidak memakan waktu lama dan dapat dilakukan secara online kapan saja. “Cukup login ke aplikasi Mobile JKN, pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan, lalu isi pertanyaan yang tersedia. Setelah itu, hasilnya akan muncul otomatis dan bisa ditunjukkan saat berkunjung ke Puskesmas,” tambahnya.

Program skrining kesehatan mandiri ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kesehatan di Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Dengan demikian, masyarakat dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat jika memiliki risiko penyakit tertentu.

“Nantinya, petugas kesehatan dapat lebih cepat melakukan asesmen awal dan memberikan pelayanan yang sesuai dengan kondisi kesehatan pasien,” kata dr. Rosyidah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang mengimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program skrining kesehatan mandiri ini guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri.( Joe).