Home Blog Page 248

Kapolres Barito Utara Beserta Jajarannya Laksanakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025

BARITO UTARA- Polisi Resor (Polres) Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteg) yang dipimpin Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Febiyanto, SH. SIK beserta jajarannya melaksanakan kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV, dalam rangka mendukung Swasembada pangan tahun 2025 berlangsung di lokasi kelompok tani Krida Tani Jaya Kelurahan Lanjas Muara Teweh, pada Selasa (8/10/2025).

Kapolres Barito Utara, AKBP. Siangih Pebiyanto, SH. SIK pada Kegiatan ini, mengatakan bahwa program nasional swasembada pangan yang diusung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV diberbagai wilayah termasuk dilahan Poktan Krida Tani Jaya, merupakan wujud nyata sinergitas antara berbagai elemen Pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya optimalisasi lahan melalui program seperti Kapolda Kalteng 1 Hektare 1 Desa/Kelurahan, yang telah mulai diterapkan di wilayah Barito Utara.

“Upaya kita bersama dalam memperluas areal tanam, termasuk di lahan-lahan produktif lainnya, adalah langkah cerdas dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ini menjadi bagian dari komitmen kita mendukung program swasembada yang menjadi prioritas nasional,” tambahnya.

AKBP. Singgih Pebiyanto juga menyoroti kondisi global yang penuh tantangan, seperti krisis pangan dan dinamika geopolitik, yang memperkuat urgensi ketersediaan pangan dalam negeri.

“Polri, khususnya kami di Polres Barito Utara, mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, dan menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kami siap bersinergi dengan semua pihak demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap para sukarelawan dan petani yang tetap bersemangat di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan ekonomi global.

“Semangat ini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada jagung nasional. Keberhasilan program ini tidak akan tercapai tanpa kerja sama dari semua pihak,” jelas Kapolres Barito Utara. 

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta menjadi simbol harapan dan kemakmuran bagi masyarakat Barito Utara.

“Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan semangat gotong royong, persatuan, dan kerja keras. Semoga tanaman jagung yang kita tanam hari ini membawa keberkahan dan kemakmuran bagi kita semua,” tutup Kapolres.   (SS)

DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 34 Identitas Jenazah Korban Ambruknya Ponpes

Surabaya. Proses identifikasi korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, terus berlanjut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap identitas 17 jenazah tambahan, sehingga total 34 korban kini telah teridentifikasi.

“Pada Selasa, 7 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part. 18 kantong jenazah cocok atau match dengan 17 nomor ante mortem,” ujar Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Dr dr Mohammad Khusnan Marzuki di RS Bhayangkara, Rabu (8/10/2025).

Dari 17 jenazah yang teridentifikasi, 13 di antaranya teridentifikasi melalui DNA dan medis. Dua melalui medis dan properti, satu melalui sidik jari dan medis, serta satu lainnya melalui gigi dan medis.

Di RS Bhayangkara Surabaya, total ada 29 jenazah yang teridentifikasi dan dua body part. Sejak Jumat (3/10) hingga Senin (6/10), rumah sakit ini telah menerima 62 kantong jenazah.

Kini masih ada 33 jenazah yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara. Sebanyak 14 sampel DNA telah dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampai dengan hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 34 korban (5 di Sidoarjo dan 29 di RS Bhayangkara) dari 67 kantong jenazah yang diterima (5 di Sidoarjo dan 62 di RS Bhayangkara). Saat ini proses operasi DVI masih berjalan dengan melakukan pendalaman dari ante mortem dan juga post mortem,” pungkasnya.

Staf Ahli Bupati Mewakili Pj. Bupati Barito Utara Melaksanakan Kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV  Tahun 2025

BARITO UTARA- Yang mewakili Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), drg.  Dwi Agus Setijowati melaksanakan  kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di lahan kelompok tani di Jalan Pendreh, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, pada Rabu (8/10/2025) pagi. 

Kegiatan tanam jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam mendukung program nasional swasembada pangan serta peningkatan tarap hidup dan kesejahteraan petani di wilayah Barito Utara.

Kegiatan tanam jagung serentak ini, dihadiri yang mewakili Pj. Bupati Barito Utara, Staf Ahli Bupati, Kadis Pertanian, Kajari Barito Utara, Kapolres Barito Utara, Ketua Pebgadilan Muara Teweh, yang mewakili Dandim 1013 Muara Teweh, Pasi Log Dim, Kapten Inf. M. Guntur, Poktan Krida Tani Jaya, Kepala balai penyuluh dan Lurah Lanjas.

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya melalui staf ahli Bupati drg. Dwi Agus Setijowati menyampaikan bahwa komoditas jagung memiliki potensi besar tidak hanya untuk konsumsi masyarakat, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak dan industri.

la menegaskan bahwa kegiatan tanam jagung serentak ini bukan sekadar menanam, melainkan  menjadi simbol perjuangan bersama dalam menghadapi,  tantangan ketahanan pangan di tengah arus globalisasi dan perdagangan bebas.

“Kita harus bekerja keras dan saling mendukung mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul hingga pemeliharaan tanaman jagung. Kualitas hasil pertanian harus menjadi perhatian utama agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional,” ujar Indra Gunawan dalam sambutan tertulisnya.

Pj l. Bupati juga mendorong para petani untuk menggunakan teknologi pertanian modern dan sistem budidaya yang ramah lingkungan demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Menurutnya, keberhasilan program ini diharapkan dapat membawa keberkahan dan kemakmuran bagi para petani dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Indra Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Barito Utara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan daerah, khususnya komoditas jagung.

“Dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian, merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup, merata, dan terjangkau di Barito Utara,” dalam sambutannya dibacakan melalui Dwi Agus Setijowati.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.   (SS)

Polres Ngawi Gelar Bakti Kesehatan Gratis Warga Padas : Terima kasih Pak Polisi

0

NGAWI — Polres Ngawi Polda Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Dusun Pancuran, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan kegiatan ini melibatkan Si Dokkes Polres Ngawi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar AKBP Charles yang hadir di lokasi, Rabu (8/10).

Dalam pelaksanaannya, warga mendapat layanan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemberian obat gratis sesuai dengan keluhan yang dirasakan oleh warga.

Kegiatan bakti kesehatan gratis yang diikuti 100 warga ini, merupakan wujud nyata dukungan Polres Ngawi Polda Jatim terhadap program pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujar AKBP Charles P. Tampubolon.

Kegiatan bakti kesehatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan sejak pagi hari.

Selain memberikan pelayanan medis, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kesejahteraan bersama.

“Terima kasih Pak Polisi. Alhamdulillah dapat vitamin dan obat pusing gratis,” ujar Siti (46) yang mengeluhkan sakit kepala. (*)

Polres Gresik Terjunkan Water Cannon Respon Keluhan Warga Soal Jalan Berdebu Imbas Proyek Pelebaran

0

GRESIK – Mobil operasional Water Cannon Satuan Samapta Polres Gresik Polda Jawa Timur tampak diterjunkan di jalan raya Yosowilangun – Suci Kabupaten Gresik.

Kali ini Polisi menerjunkan mobil tersebut bukan untuk menghalau massa aksi demo, melainkan mengusir debu jalanan imbas proyek pelebaran jalan raya tersebut.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Heri Nugroho, mengatakan tindakan ini merupakan respon cepat Polres Gresik terhadap keluhan masyarakat.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga dan penyemprotan ini untuk mengurangi debu sementara sambil menunggu pihak proyek melakukan penanganan yang lebih permanen,” ujar AKP Heri Nugroho, Rabu(8/10).

Kasat Samapta Polres Gresik itu mengatakan Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang merasa terganggu oleh debu proyek yang sudah berlangsung sekitar Satu bulan terakhir.

“Kurang lebih Satu bulanan, warga di sini terganggu debu imbas proyek ini,” ujarnya.

Oleh karena itu jajaran Sat Samapta Polres Gresik Polda Jatim mengambil inisiatif turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait debu tebal dari proyek pelebaran jalan di kawasan Jalan Yosowilangun – Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Debu tersebut mengganggu aktivitas warga, terutama pengendara motor dan pedagang di sekitar lokasi.

“Sebagai bentuk kepedulian kami untuk mengurangi dampak debu yang beterbangan di sepanjang jalan,” tambah AKP Heri.

Langkah cepat yang dilakukan Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik ini menuai apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan upaya penyemprotan jalan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat respon cepat menindaklanjuti laporan warga melalui Cukup hubungi Call Centre 110, atau langsung WhatsApp ke Hotline “Lapor Cak Roma” di 0811-8800-2006.

Bisa juga lewat Instagram @rovanrichardmahenu, @polresgresik_official, bahkan akun X (Twitter) dan TikTok Kapolres. (*)

Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu di Gempol, Amankan 8 Poket Siap Edar

0

PASURUAN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Gempol. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 17.00 WIB itu, petugas meringkus seorang pelaku berinisial MY (31), warga Dusun Raos Baru, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kasus tersebut terungkap setelah Satresnarkoba Pasuruan menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Petugas segera menindaklanjuti laporan itu dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan delapan poket sabu siap edar dengan total berat bersih 7,767 gram,” ujar AKBP Jazuli, Kapolres Pasuruan, Kamis (2/10/2025).

Selain sabu, polisi juga menyita satu unit timbangan elektrik, satu bendel plastik klip kosong, sebuah secrop dari sedotan warna hitam, dan satu unit ponsel merek Redmi warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi.

Dalam pemeriksaan, MY mengaku berperan sebagai pengedar dengan keuntungan Rp100.000 per gram. Ia juga mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial BA, yang kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

“Pelaku mengedarkan sabu untuk mencari keuntungan sekaligus bisa menggunakan secara gratis. Saat ini kami masih memburu pemasok utamanya,” jelas AKBP Jazuli.

Lebih lanjut, AKBP Jazuli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Kasus ini menjadi bukti bahwa kami terus berkomitmen memutus mata rantai peredaran narkoba. Kami ingin Pasuruan bersih dari narkotika dan generasi mudanya terlindungi,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka MY dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau pidana mati.

Kontes Kambing Senduro di Desa Penanggal: Momen Kebersamaan dan Pelestarian Budaya Lokal

Lumajang, 5 Oktober 2025 – Kontes Kambing Seni Peras Senduro yang digelar di Desa Penanggal, Lumajang, menjadi ajang yang sangat spesial bagi para peternak dan pecinta kambing seni. Kontes ini tidak hanya menampilkan keindahan dan keunikan kambing Senduro, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.

Dengan diikuti oleh puluhan peserta peternak dan pecinta kambing seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang dan sekitarnya, kontes ini menjadi ajang yang sangat dinantikan. Kambing Senduro, sebagai ras unggulan asli Lumajang, menjadi bintang utama dalam kontes ini.

Momen Kebersamaan dan Pelestarian

Kontes Kambing Senduro menjadi momen kebersamaan bagi para peternak dan pecinta kambing seni. Mereka berkumpul untuk memamerkan keindahan dan keunikan kambing Senduro, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memelihara kambing.

Selain itu, kontes ini juga menjadi ajang pelestarian budaya lokal. Kambing Senduro merupakan salah satu sumber daya genetik lokal yang sangat berharga bagi Kabupaten Lumajang. Dengan mempromosikan dan melestarikan kambing Senduro, masyarakat dapat membantu meningkatkan perekonomian dan melestarikan budaya lokal.

Dukungan dan Partisipasi

Kontes Kambing Senduro mendapatkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk Forkopimca Candipuro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, dan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Lumajang.

Kepala Desa Penanggal, Cik Ono SH, menyatakan apresiasi dan antusiasme masyarakat serta peserta kontes. “Kontes ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga upaya nyata melestarikan potensi lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Masa Depan Kambing Senduro

Dengan kontes ini, diharapkan kambing Senduro dapat menjadi ikonik bagi Kabupaten Lumajang dan Indonesia. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk melestarikan dan mempromosikan kambing Senduro.

Sebagai penutup, Kepala DKPP Kabupaten Lumajang, Ir Retno Wulan Andari M Si, menyatakan bahwa kontes ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan sumber daya genetik lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami berharap kontes ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan kambing Senduro,” ujarnya.

Cimahi Mantapkan Langkah Menuju Pemerintahan Digital: Kolaborasi Jadi Kunci Sukses SPBE

CIMAHI,Rabu(08/10/2025)
Di tengah derasnya arus digitalisasi nasional, Pemerintah Kota Cimahi membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang tak hanya siap beradaptasi, tetapi juga berinovasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kamis (2/10) di Ballroom Mal Pelayanan Publik Cimahi.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran perangkat daerah, narasumber dari Telkom University, serta perwakilan Diskominfo Provinsi Jawa Barat mempertegas semangat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin digital, efisien, dan transparan.

Digitalisasi: Dari Regulasi Menjadi Kebutuhan

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan kebutuhan nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penerapan SPBE bukan hanya sekadar kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan nyata agar layanan publik lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi digital merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 serta RPJMN 2025–2029, yang menempatkan digitalisasi sebagai prioritas nasional.

Dan hasilnya, tak main-main. Cimahi berhasil meraih Indeks SPBE 4,15 pada tahun 2024, menempatkannya di peringkat kelima terbaik se-Jawa Barat. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti konkret komitmen Kota Cimahi dalam menerapkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Efisiensi dan Kolaborasi: DNA Pemerintahan Modern

Menurut Ngatiyana, teknologi digital tak hanya soal kecanggihan, tapi juga tentang efisiensi. Dengan sistem elektronik, berbagai kegiatan seremonial kini dapat dilakukan secara daring, menghemat anggaran tanpa mengurangi produktivitas.

“Penerapan sistem berbasis elektronik berdampak pada integrasi sistem, efisiensi anggaran, dan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan,” jelasnya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan transformasi digital ini.

“Tidak ada satu pun pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, Cimahi siap menjadi kota dengan tata kelola digital yang modern dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Diskominfo: Sinergi Jadi Kekuatan Utama

Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan SPBE adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

“Indeks SPBE Kota Cimahi meningkat dari 4,02 pada 2023 menjadi 4,15 pada 2024. Pencapaian ini hasil sinergi semua OPD yang telah mengintegrasikan layanan digital masing-masing,” ujarnya.

Diskominfo terus mendorong inovasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Beberapa inovasi andalan antara lain:

Portal PolaKami Layanan publik digital terpadu.

Aplikasi PoladKami Administrasi kepemerintahan berbasis elektronik.

WA Mantap (WhatsApp Mantap) Kanal pelayanan publik dan aduan masyarakat berbasis WhatsApp yang memudahkan warga mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke kantor pemerintahan.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang hadir langsung di genggaman warga Cimahi.

Menuju Cimahi Campernik yang Smart City

SPBE menjadi fondasi penting menuju Cimahi Smart City. Integrasi data antarperangkat daerah kini menjadi keharusan agar tak terjadi tumpang tindih dan pemborosan anggaran. Wali Kota juga menekankan pentingnya regulasi daerah—baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Wali Kota sebagai payung hukum untuk memperkuat implementasi SPBE.

Rapat koordinasi kali ini juga menjadi forum strategis untuk memperkenalkan arah baru Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) yang akan diterapkan secara nasional mulai 2026. Para peserta dari seluruh OPD diharapkan memahami indikator baru tersebut, termasuk tata kelola data dan budaya kerja digital aparatur.

Cimahi,Kota yang Siap Berlari di Era Digital

Dengan capaian, inovasi, dan komitmen kuat seluruh perangkat daerahnya, Pemerintah Kota Cimahi optimistis mampu mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat posisinya sebagai kota percontohan dalam pengelolaan SPBE di Indonesia.

Cimahi kini tak lagi sekadar mengikuti arus transformasi digital dan kota ini sedang menjadi bagian penting dari peta besar Indonesia Digital Nation.

Achmad Syafei

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Surabaya – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menyampaikan perkembangan identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Selasa (7/10/2025).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, sebelum memaparkan perkembangan terbaru, pihaknya terlebih dahulu mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Pondok Pesantren Al-Khoziny.

“Izinkan kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para korban. Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran terus berupaya maksimal dalam penanganan identifikasi jenazah, dengan tetap menjunjung tinggi kehormatan para korban,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, dihadapan awak media.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan, penanganan jenazah dilakukan melalui Operasi DVI yang melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur, Pusdokkes Polri, tim Inafis, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta para ahli dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

Tim DVI bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh sejak hari pertama kejadian, dengan mengutamakan ketelitian, kecepatan, dan rasa hormat terhadap para korban.

“Tim bekerja seakurat mungkin dan secepat mungkin, namun tetap dengan penuh kehati-hatian serta penghormatan terhadap jenazah,” tambahnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh jenazah yang tersisa dapat segera teridentifikasi dan keluarga korban diberi ketabahan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga korban, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses berlangsung, termasuk media yang terus menginformasikan perkembangan sejak hari pertama.

“Semoga seluruh korban segera dapat teridentifikasi dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kemanusiaan ini,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, memaparkan hasil identifikasi terbaru yang dilakukan oleh tim DVI.

“Hari ini, Selasa tanggal 7 Oktober 2025, tim DVI Polda Jawa Timur telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah, yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part,” ungkap Kombes Pol Khusnan.

Dari 18 kantong jenazah tersebut, 17 di antaranya telah teridentifikasi dengan kecocokan data Ante Mortem melalui berbagai metode, termasuk pemeriksaan DNA, medis, gigi, sidik jari, dan properti atau barang milik korban.

Berikut beberapa nama korban yang telah berhasil teridentifikasi:

  1. Mohammad Anas Fahmi (15), asal Bangkalan.
  2. Muhammad Reza Syfai Akbar (14), asal Surabaya.
  3. Afifuddin Zarkasi (13), asal Surabaya.
  4. Moh. Rizki Maulana Saputra (16), asal Sidoarjo.
  5. Moh. Ubaidillah (17), asal Bangkalan.
  6. Virgiawan Narendra Sugiarto (16), asal Lamongan.
  7. Moch Ali Sirojuddin (13), asal Surabaya.
  8. Muhammad Azam Habibi (14), asal Surabaya.
  9. M. Maulidy Hasany Kamil (16), asal Bangkalan.
  10. Ach Fathoni Abil Falaf (17), asal Bangkalan.
  11. M. Azam Alby Alfa Himam (17), asal Bangkalan.
  12. Khoirul Mutaqin (18), asal Kediri.
  13. Farhan (17), asal Surabaya.
  14. Syafiuddin (15), asal Sampang.
  15. Achmad Ghiffary Haekal Nur (17), asal Gresik.
  16. Muhammad Ubay Dillah (15), asal Kalimantan Barat.
  17. Achmad Alby Fahri (13), asal Surabaya.

Dengan identifikasi terbaru ini, total sebanyak 34 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima oleh tim DVI Polda Jatim.

“Proses operasi DVI masih terus berjalan dengan melakukan pendalaman data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM). Kami berkomitmen menyelesaikan proses ini hingga seluruh korban teridentifikasi,” tegas Kombes Pol Khusnan. (*)

Disparpora Pemalang Gelar Forum Komunikasi Publik (FKP) Wujudkan Ide Kratif Dan Peningkatan Pelayanan Di Sektor Pariwisata

Gempurnews | Pemalang – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka meningkatkan standar pelayanan publik bagi kelompok masyarakat yang di layani agar lebih mudah dan tepat sasaran.

Forum Komunikasi Publik (FKP) ini diselenggarakan di Aula Disparpora Kabupaten Pemalang pada hari Senin ( 6/10/25) pagi, Pada kesempatan ini Stakeholder yang hadir berasal dari unsur OPD yang ada Kabupaten Pemalang,pihak swasta (Penyedia Jasa) dan perwakilan dari masyarakat.

Sobirin., S.Pd.,M.M., selaku Sekretaris Disparpora mengatakan Kegiatan FKP ini bertujuan untuk menyempurnakan standar pelayanan yang di inisiasi oleh Disparpora dalam proses perencanaan dan pengawasan penyelenggara program Pemerintah serta menjadi evaluasi dan monitoring kebijakan yang telah ditetapkan melalui feedback langsung dari pengguna layananan.

Sementara itu Kepala Sub bagian Umum dan Kepegawaian, Dwi Ardi Wubowo selaku moderator Kegiatan ini menyebutkan bahwa para tamu undangan yang hadiri, Disparpora membuka ruang Komunikasi yang lebih luas untuk memastikan bahwa program dan layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “jelas Ardi.

Lebih lanjut Ardi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Brainstroming Pariwisata dalam mengumpuklan data dan ide ide kreatif dan solusi untuk mengembangkan dan memecahkan masalah di sektor Pariwisata. “tambahnya.

Dengan adanya masukan dari seluruh Stakeholder terutama masyarakat,standar Pelayanan akan memudahkan kelompok masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang ada di Disparpora Kabupaten Pemalang.

Saat acara berlangsung para tamu undangan bebas menyampaikan pendapat,atau gagasan, semua pendapat ataupun gagasan akan dicatat dan dikumpulkan untuk di evaluasi dan dikembangkan lebih lanjut.

(yn26)