Home Blog Page 247

Pj. Bupati Barito Utara Secara Simbolis Laksanakan Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Mako Polres

BARITO UTARA- Penjabat. (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA secara simbolis melaksanakan pemancangan tiang pertama pembangunan Markas Komando (Mako) Polisi Resor (Polres) Barito Utara, menandai dimulainya pekerjaan pembangunan gedung Polres yang representatif, sebagai upaya memperkuat sistem keamanan di wilayah Barito Utara, yang dilangsungkan bertempat di jalan Nasional kilometer 5 Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Selasa (8/10/2025).

Kegiatan pemancangan tiang pertama ini, dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polres Barito Utara, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Teweh Baru dan Teweh Tengah.

Pj. Bupati Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pembangunan Mako Polres ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga simbol komitmen bersama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, aman, dan damai di Kabupaten Barito Utara.

“Keberadaan Mako Polres yang representatif akan memberikan dampak positif, baik bagi internal institusi Polri dalam menjalankan tugasnya, maupun bagi masyarakat yang mengharapkan pelayanan cepat, tepat, dan humanis,” ujar Indra Gunawan.

la juga menegaskan bahwa pembangunan Mako Polres yang berstandar tinggi merupakan wujud nyata peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, sekaligus menjadi fondasi utama agar setiap tugas dan fungsi kepolisian dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, Indra berharap proses pembangunan gedung Mako Polres dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberi manfaat besar bagi seluruh masyarakat.

la juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan damai, karena pembangunan hanya akan berhasil jika didukung suasana yang tenteram dan harmonis.

“Mari kita dukung penuh pembangunan Mako Polres ini sebagai bentuk nyata memperkuat kelembagaan kepolisian di daerah kita, demi menjaga stabilitas keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal,” tutupnya. (SS)

TPS 3R Karetan Banyuwangi Mulai Dibangun, Bakal Kelola 160 Ton Sampah Per Hari

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Pemkab Banyuwangi terus mendorong pengelolaan sampah secara sirkular. Setelah sebelumnya Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) di Desa Balak, Kecamatan Songgon dan di Desa Tembokrejo, Kec. Muncar, kini sedang dibangun di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo.

Pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau, hasil kolaborasi korporasi Borealis, Austria dan Clean Rivers, Uni Emirate Arab.

“Penanganan sampah ramah lingkungan dengan membangun fasilitas pengolahannya ini adalah bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 2,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (8/10/2025).

Fasilitas TPS 3R Karetan ini akan menjangkau 37 desa di delapan kecamatan di sekitar Kecamatan Purwoharjo, dengan kapasitasnya sekitar 160 ton per hari.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, para mitra negara, dan Project Stop, dan Perhutani Selatan yang telah menyediakan lahan, yang telah mendukung daerah dalam program pengelolaan sampah secara berkelanjutan,” kata Ipuk.

Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi Dwi Handayani, pembangunan TPS Karetan saat ini masih pada tahap cut and fill untuk penyiapan lahan konstruksi. Pembangunannya terus berprogres. Saat ini masih pengerjaan pondasi, pembuatan pagar keliling, dan bangunan penyangga lain

“Targetnya Juni 2026 bisa tuntas, sehingga bulan berikutnya bisa mulai beroperasi,” kata Yani panggilan akrab Dwi Handayani.

Selain TPS3R Karetan, imbuh Yani, nantinya juga dibangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA), di Kelurahan Kertosari Kecamatan Banyuwangi dan Desa Setail, Kecamatan Genteng.

Pembangunan fasilitas SPA ini merupakan pengembangan fase 3 dari program Banyuwangi Hijau, dengan dukungan dari Clean Rivers, Uni Emirates Arab. Masing-masing SPA tersebut akan dibangun dengan kapasitas 50 ton sampah per hari.

Dengan demikian, total kapasitas dari tiga fasilitas baru ini nantinya mencapai 260 ton sampah per hari, dengan kemampuan melayani hingga 1,4 juta populasi.

“Dengan total populasi Banyuwangi sebanyak 1,7 juta, artinya Banyuwangi Hijau akan bisa menjangkau hampir seluruh warga. Sementara sisanya, akan dilayani dengan support pihak lain. Seperti Sungai Watch, Clean Oceans Through Clean Communities (CLOCC) Norwegia, dan lainnya,” kata Yani. (*)

Produksi Tembus 199 Ribu Ton, Banyuwangi Genjot Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan Presiden

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Setelah melangsungkan panen raya jagung kuartal III pada 27 September lalu, Pemkab bersama Polresta Banyuwangi kembali melakukan tanam jagung serentak di areal persawahan Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini bagian dari tanam jagung serentak kuartal IV nasional yang dipimpin Wakil Presiden Gibran Rakabuming bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo di Kabupaten Tangerang, Banten di hari yang sama.

Melalui sambungan virtual, Wapres Gibran dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang terus mendorong tercapainya swasembada pangan.

“Terima kasih atas kerja keras dan kontribusinya. Kerja keroyokan lintas sektor dan instansi, melibatkan masyarakat, kampus, swasta, hingga pesantren ini harus kita teruskan, kita tambah lagi untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden yaitu Swasembada Pangan,” kata Gibran.

Tanam jagung di Lingkungan Wonosari, Banyuwangi berada areal persawahan seluas 2,5 hektare. Selain di lahan ini, penanaman jagung juga dilakukan bersama petani di lahan sekitar 505 hektare, tersebar di seluruh Banyuwangi.

Tanam jagung serentak tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra bersama petani. Turut mengikuti perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi, perwakilan Danlanal dan Bulog Banyuwangi.

“Dengan kolaborasi seluruh pihak, Banyuwangi terus mendukung program ketahanan pangan nasional Presiden,” kata Mujiono.

Wabup menyebut, produksi jagung Banyuwangi mulai Januari-September 2025 telah mencapai 199.878 ton. Meningkat 16 persen atau 27.659 ton dari tahun sebelumnya di periode yang sama yakni 172.218 ton.

“Sementara kebutuhan jagung Banyuwangi di Januari-September mencapai 52.496 ton. Sehingga jagung kita masih surplus sekitar 147.382 ton,” terangnya.

Luas panen jagung juga meningkat. Dari Januari hingga September mencapai 30.441 hektare, meningkat 9.168 hektare atau 43 persen dibandingkan luas panen jagung tahun 2024 di periode bulan yang sama yakni 21.243 hektare.

“Setiap tahun kita selalu surplus jagung dari yang diproduksi dibandingkan dengan konsumsi masyarakat. Luas baku lahan yang ditanami juga kita tambah untuk mendongkrak produksi,” kata Mujiono.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mengatakan, tanam jagung ini juga dilakukan secara serentak oleh jajaran Polsek. Bhabinkamtibmas turut mendampingi para petani di wilayah kecamatan dan desa masing-masing.

Selain di lahan seluas 505 hektare yang sudah ditanami jagung, Polresta Banyuwangi juga mendorong percepatan pemanfaatan lahan di kawasan perhutanan sosial.

“Dari target 650 hektare, saat ini baru tertanam sekitar 350 hektare, dan ini terus kita percepatan untuk proses penanaman,” kata Rama. (*)

Antisipasi Banjir, Pemkab Banyuwangi Normalisasi Dam Garit Alas Malang

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Antisipasi banjir, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan normalisasi di Dam Garit, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh.

Timbunan material setinggi sekitar tiga meter di dasar bendungan dikeruk menggunakan alat berat. Normalisasi ini telah dilakukan sejak 2 Oktober dan ditargetkan rampung dalam waktu sepuluh hari kerja.

Plt. Kadis PU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby mengatakan, luapan air sungai karena intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi pada Juni lalu di Alas Malang, menyebabkan penumpukan sedimentasi di kawasan bendungan.

Volume endapan material yang terbawa aliran sungai bahkan mencapai sekitar 8.268 meter kubik.

“Dari pengalaman sebelumnya, luapan air disebabkan karena tersumbatnya jembatan di kawasan bendungan. Makanya kita lakukan normalisasi, supaya sungai memiliki daya tampung yang cukup sebelum air masuk ke jembatan,” kata Riza, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, normalisasi dilakukan sebagai respon atas permintaan warga setempat. Terlebih sebentar lagi akan memasuki musim penghujan.

“Normalisasi ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan banjir, sesuai harapan warga,” sambungnya.

Selain itu, Riza menjelaskan bahwa Dam Garit berfungsi mengairi sekitar 475 hektare sawah yang tersebar di enam desa.

Karena itu, pembersihan dilakukan secara intensif agar aliran air yang mengalir ke petak sawah para petani kembali normal.

“Normalisasi ini sudah menjadi kegiatan rutin kami, tidak hanya di Dam Garit, tapi saluran lainnya yang membutuhkan penanganan berkala,” ucapnya. (*)

Pelaksanaan Calon Perangkat Desa Sanankulon Berlangsung Lancar dan Transparan

0

Gempur News Blitar, Selasa, 8 Oktober 2025 — Pelaksanaan ujian perekrutan calon perangkat Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, telah berlangsung dengan tertib, lancar, dan profesional. Ujian ini diselenggarakan guna menjaring calon perangkat desa yang memiliki integritas, pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan desa.

Bekerja sama dengan Tim Panitia Lokal dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang, proses seleksi dilaksanakan secara menyeluruh, objektif, dan transparan.

Para peserta memasuki ruang ujian yang telah disterilkan sebelumnya oleh tim panitia. Tepat pukul 07.30 WIB, peserta mulai mengerjakan ujian tertulis berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT) sebanyak 100 soal pilihan ganda, dengan durasi 90 menit.

Setelah itu, peserta mengikuti ujian praktik pengoperasian teknologi informasi (IT) selama 30 menit, dimulai pukul 09.35 hingga 11.15 WIB. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi wawancara dalam bentuk Leaderless Group Discussion (LGD) selama 45 menit, yang dilaksanakan mulai pukul 10.30 hingga 11.45 WIB. Dari 20 jumlah Peserta calon
Nilai terbaik Enam Peserta dengan Nilai Tertinggi,
Ricky Very Kurniawan Total Nilai: 72,20
Nezia Octa Dayana Total Nilai: 70,60
Muhamad Indra PurnamaTotal Nilai: 63,80
Mohamad Nasrulloh Total Nilai: 63,40
Daimatul Munasaroh Total Nilai: 61,80
Grevaldo Laksamana Pratiisara WiryaTotal Nilai: 57,00
Keenam peserta dengan nilai terbaik tersebut akan diserahkan kepada Kepala Desa Sanankulon untuk dipilih tiga orang terbaik yang akan mengisi kekosongan jabatan perangkat desa, yaitu pada posisi,
Kepala Seksi Pemerintahan
Kepala Seksi Pelayanan
Kepala Dusun (Kasun/Kamituwo)
Transparansi dan Harapan Masyarakat
Proses seleksi ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan desa yang profesional, jujur, dan kompeten. Seluruh tahapan dilakukan secara adil, objektif, dan transparan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui proses ini, diharapkan akan terpilih aparatur desa yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelaksanaan ujian ini turut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Sanankulon, antara lain,
Plt Camat Sanankulon
Kapolsek Sanankulon
Danramil
Perwakilan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta BPD (Badan Permusyawaratan Desa)
Kehadiran para pihak ini turut memastikan bahwa seluruh tahapan ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur.

wakil dari ketua panitia muhamad Agung Prabowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran proses perekrutan calon perangkat perangkat desa Sanankulon. Kami berharap perangkat desa yang terpilih dapat menjalankan tugas dengan amanah. Profesional dan membawa perubahan positif bagi kemajuan desa apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini terdapat kekurangan atau kesalahan. Kami selaku panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya, ujarnya “

Dengan selesainya seluruh rangkaian seleksi ini, ketua DPD JPKP Kabupaten Blitar,fuad sekalian pembina forum masyarakat peduli Blitar raya menyatakan bahwa perangkat desa yang terpilih nantinya mampu mengemban amanah dengan baik dalam adanya permasalahan atau aspirasi dimasarakat harus tanggap dan membawa perubahan kemajuan bagi desa sanankulon tercinta. ulasanya (Fd/sdr)

Peringati Hari Jadi Ke-90 Jatim, Samsat Sidoarjo Kota Menggelar Program Pemutihan Dendam Pajak Kendaraan

0

Sidoarjo – Samsat Sidoarjo kota menggelar Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor untuk memperingati hari jadi ke-90 Jawa Timur. Rabu (8/9/2025).

Program pembebasan pajak ini, mencakup penghapusan sanksi administratif keterlambatan, pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea, balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pembebasan pengenaan PKB progresif, serta pembebasan tunggakan PKB tahun 2024 dan sebelumnya.

Pembebasan tunggakan PKB tahun 2024, dan sebelumnya khusus untuk kendaraan roda 2 atas nama penerima program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Selain kendaraan roda 2, juga kendaraan roda 2 ojek online, dan kendaraan roda tiga untuk usaha.

Pemprov Jatim menggelar program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor yang efektif, berlaku 60 hari, mulai 1 Oktober hingga 30 November 2025.

Menurut Kasubnit Regident Iptu Ayudina Warga Sidoarjo, dengan adanya program tersebut masyarakat berbondong-bondong mendatangi Samsat Sidoarjo, untuk melakukan wajib pajak kendaraan bermotor.

“Tentu Samsat sangat banyak wajib pajak yang datang, tapi kita upayakan memberikan pelayanan sebaik mungkin sebagai petugas wajib pajak.”tutup Iptu Ayudina.

Jurnalis : Qomaruddin.

Implementasi Asta Cita Presiden; Polresta Banyuwangi Tanam Jagung Serentak Kuartal IV 2025

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Wujud dukungan itu ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak yang digelar di Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, pada Rabu (8/10/2025) pagi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.,bersama Wakil Bupati Ir. H. Mujiono,M.Si, Stake Holder terkait, pejabat utama Polresta, Forkopimka Sobo, Dinas Pertanian, mahasiswa, serta kelompok tani Sumbersari. langsung ke area persawahan untuk memimpin kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung hibrida di atas lahan seluas 43.125 hektare yang tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. Untuk wilayah Kecamatan Banyuwangi sendiri, penanaman dilakukan di lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Sobo.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, tetapi juga upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu kesejahteraan masyarakat. Program ketahanan pangan ini adalah langkah konkret menuju kemandirian pangan di daerah,” ujar Kombes Pol Rama.

Melalui gerakan ini, Polresta Banyuwangi berharap produksi jagung nasional terus meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan. (***)

Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Arak di Jalur Banyuwangi–Jember

Banyuwangi — Tim Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Pada saat melaksanakan patroli di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, Kecamatan Kabat, tepatnya didepan RTH Kedayunan petugas berhasil menggagalkan pengiriman minuman keras jenis arak yang akan didistribusikan ke luar kota, Rabu pagi (08/10/2025).

Kendaraan yang diamankan berupa truk Colt Diesel berwarna merah dengan nomor polisi N-8653-UG. Truk tersebut dikemudikan oleh TAS (26), warga Dusun Krajan, Gedangan, Kabupaten Malang.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui truk tersebut membawa 36 karton arak, dengan setiap karton berisi 50 botol, sehingga total mencapai 1.800 botol minuman keras.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan, penindakan ini berawal dari patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi yang digelar pada jam rawan. Petugas mencurigai kendaraan yang melintas, kemudian melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ribuan botol arak tanpa dokumen resmi. Sopir bersama barang bukti langsung diamankan,” ujarnya.

“Keberhasilan anggota di lapangan ini merupakan wujud nyata dari upaya Polresta Banyuwangi dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif. Peredaran minuman keras ilegal seperti arak dapat menimbulkan gangguan ketertiban dan berpotensi memicu tindak kriminal,” ungkap Kombes Pol. Rama.

Untuk saat ini petugas mengamankan sopir beserta barang bukti dan membawa kendaraan ke Mapolresta Banyuwangi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.(**)

Dukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Desa Martopuro

0

PASURUAN — Polres Pasuruan berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Wujud nyata dukungan tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV tahun 2025 yang digelar di lahan pertanian Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan, serta dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andy Purnomo, S.H., M.H., PJU Polres Pasuruan, unsur Muspika Purwosari, dan berbagai pihak terkait, termasuk Bulog Divre Malang, BPS Kabupaten Pasuruan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta perwakilan mahasiswa dan petani setempat.

Acara dimulai dengan doa bersama, penyerahan bantuan sosial secara simbolis, dan dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres Pasuruan beserta jajaran undangan. Selain itu, turut dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan hasil panen kepada Kepala Bulog Malang, peninjauan gerakan pasar murah, bakti kesehatan, dan ramah tamah bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut juga tersambung secara Zoom Meeting nasional yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Gubernur Banten Andra Soni, S.N., M.AP.

Dalam arahannya, Wapres menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan hasil pertanian nasional serta memastikan kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan ini, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla. berharap sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, swasta, dan petani dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Dandim 1013 Muara Teweh : TMMD ke- 126 Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

BARITO UTARA- Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, Kembali menggelar Kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)  Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 126 tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan,  SE., MPA, di desa Jamut Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada hari Rabu (08/10/  2025).

Kegiatan TMMD kali ini mengusung tema “Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Wilayah”, yang mencerminkan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama di daerah tertinggal, terpencil, dan terisolir.

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya,  menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan nasional.

“TMMD bukan sekadar kegiatan fisik membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Melalui TMMD, kita ingin memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga pelosok desa,” ujar Pejabat Bupati Barito Utara.

Komandan kodim 1013 Muara Teweh, Kolonel Inf.  Agussalim Tuo, SH. M.IP juga menyampaikan Program TMMD ke- 126 ini akan dilaksanakan selama 30 hari, dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik seperti peningkatan badan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, dan perbaikan Sekolah. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan non- fisik, berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, dan penyuluhan kesehatan, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga desa sasaran.

“Dikatakanya. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan TMMD ini  menjadi bukti kuat, bahwa semangat gotong royong masih tertanam kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara TNI dan rakyat juga menjadi pondasi utama dalam memperkuat ketahanan wilayah dari segala bentuk ancaman.

Dengan terlaksananya TMMD ke- 126, diharapkan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara langsung, sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun bersama. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara, Tutup Dandim 1013 Muara Teweh.  (SS)