Home Blog Page 260

Respons Cepat 110, Polres Malang Tangani Bencana di Kepanjen

0

MALANG – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (28/9/2025) sore. Akibatnya, 21 rumah warga di Desa Mangunrejo mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Angin kencang menerjang beberapa RT di Dusun Mangir, Desa Mangunrejo, hingga membuat warga panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan laporan kejadian awal diterima melalui layanan darurat Call Center Polri 110.

Personel Polsek Kepanjen bersama aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk membantu warga.

“Begitu laporan masuk melalui 110, tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, hingga pemerintah desa langsung bergerak melakukan penanganan. Kami pastikan respons cepat selalu diberikan untuk membantu masyarakat,” kata Bambang, Senin (29/9/2025).

Ia menambahkan, petugas bersama relawan telah melakukan pembersihan material serta memberikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah warga yang rusak.

Selain itu, dilakukan pula pendataan untuk penyaluran paket sembako bagi keluarga terdampak.

“Kerusakan tercatat pada 21 rumah, kategori ringan di bagian atap. Untuk kebutuhan mendesak, sudah disiapkan terpal dan paket sembako agar masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan baik pascakejadian,” jelas AKP Bambang.

Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat mulai dari BPBD, TNI-Polri, Muspika Kepanjen, Tagana, pemerintah desa, hingga kelompok masyarakat setempat.

Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi pascaangin kencang.

“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika ada kejadian darurat, segera hubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan respons cepat,” pungkas AKP Bambang. (*)

Polda Jatim Bantu Evakuasi Korban Runtuhnya Bangunan Pesantren di Sidoarjo

0

SIDOARJO – Suasana duka menyelimuti Lembaga Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, setelah bangunan di lingkungan pondok pesantren tersebut roboh pada Senin (29/9/2025) sore.

Insiden ini terjadi saat para santri putra tengah bersiap melaksanakan salat asar berjemaah di musala.

Bangunan yang roboh diketahui merupakan gedung berlantai tiga, sementara diatasnya baru dilakukan pengecoran untuk lantai berikutnya, dan bagian lantai dasar digunakan untuk musala.

Hingga saat ini, penyebab robohnya bangunan tersebut masih belum dapat dipastikan.

Petugas gabungan bersama pihak keamanan pondok pesantren masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan peristiwa tersebut.

“Data Sementara jumlah total sebanyak 83 korban yang berhasil di evakuasi,”kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat ditemui dilokasi kejadian,Selasa malam (29/9).

Menurutnya, pihak kepolisian gabungan telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi.

Kombes Pol Abast juga mengatakan Polda Jatim menurunkan 1 pleton Sabhara, 1 pleton Brimob, serta didukung 3 SSK dari Polresta Sidoarjo.

“Hingga kini, puluhan korban sudah dievakuasi ke Tiga rumah sakit, yakni RS Siti Hajar, RSUD Sidoarjo, dan RS Delta Surya Sidoarjo,” ungkap Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Adapun data rincian korban per pukul 20.30 WIB, di RS Siti Hajar tercatat 45 orang, terdiri dari 44 korban luka berat maupun ringan, serta 1 korban meninggal dunia, sedangkan di RSUD Sidoarjo terdapat 34 korban luka-luka, dan di RS Delta Surya 4 korban luka-luka.

“Jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan, mengingat proses evakuasi dan penyisiran reruntuhan bangunan masih berlangsung hingga malam ini,”pungkas Kombes Pol Abast.

Aparat kepolisian bersama tim SAR, TNI, BPBD, serta relawan terus berupaya mengevakuasi korban dan melakukan langkah pengamanan lanjutan. (*)

PT. PAMA dan PT. BEK Gelar Program Karyawan Mengajar Kursus Komputer Bagi Siswa SMAN l- 1 Teweh Timur

0

BARITO UTARA PT. Pamapersada Nusantara Distrik BEKB bekerja sama dengan PT. Bharinto Ekatama menggelar  Program kegiatan Karyawan Mengajar Kursus Komputer di SMAN- 1 Teweh Timur Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (27/9/2025). 

Program ini merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, (CSR) yang bertujuan memberikan keterampilan komputer dasar kepada siswa- siswi di sekolah tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan mingguan yang terdiri dari sepuluh sesi pembelajaran, dengan rincian empat sesi untuk Microsoft Word, tiga sesi untuk Microsoft Excel, dan tiga sesi lagi untuk Microsoft Power Point.

Program ini juga melibatkan karyawan kedua perusahaan yang memberikan materi pembelajaran tentang pengenalan komputer dan penggunaan aplikasi Microsoft Office.

Bayu Handoko, salah satu perwakilan dari PT.  Pamapersada Nusantara distrik BEKB menjelaskan bahwa pentingnya pengenalan Ms. Word bagi siswa, tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga sebagai bekal memasuki dunia kerja. 

“Dunia kerja kini tidak lepas dari penggunaan aplikasi perkantoran, terutama Ms. Word, baik untuk menyusun CV maupun dokumen administrasi lainnya,” ujarnya, Senin (29/9).

Program ini merupakan langkah nyata dalam memenuhi kebutuhan pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknologi, khususnya dalam penggunaan Ms. Office, sebagai persiapan bagi siswa menuju dunia kerja dan bisnis digital,” tambah Bayu.

Erpan Anggeriawan, Wakil Kepala Kesiswaan SMAN- 1 Teweh Timur, mengungkapkan apresiasinya terhadap program pelatihan yang diberikan oleh PAMA dan BEK.

“Kursus komputer ini sangat membantu siswa kami, khususnya dalam memahami penggunaan aplikasi perkantoran yang sangat dibutuhkan di dunia digital saat ini,” katanya.

Erpan Anggeriawan mènjelaska. Sebanyak 22 siswa SMAN- 1 Teweh Timur ikut serta dalam program ini, dengan harapan mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. 

Pihak sekolah juga berencana untuk terus mengembangkan program serupa untuk memperluas keterampilan siswa di bidang teknologi.    (SS)

Pengurus Pusat Perwabara Pasti Gelar Simposium Nasional Masyarakat Adat Tahun 2025

0

BARITO UTARA- Pengurus Pusat Perkumpulan Warga Barito Utara (Batara) Mandiri Peduli Sosial dan Investasi (Perwabara Pasti), menggelar kegiatan Simposium mayarkar adat tahun 2025, dengan tujuan konstitusional terhadap eksistensi masyarakat hukum adat dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia, yang dilansungkan bertempat di Gedung petemuan Balai Antang Muara Teweh, Senin (29/9/2025

Sebanyak 22 organisasi yang tergabung dalam Perwabara Pasti, bertekat mendapatkan peran kursial dalam dunia investasi di  daerah ini, dengan diawali dalam  kegiatan Simposium Nasional Masyarakat Adat tahun 2025. Kegiatan ini bertema; Masyarakat Adat Sebagai Pelaku Penting Dalam Dunia Investasi.

Simposium ini dihadiri dari berbagai kalangan baik lokal, regional Kalimantan, dan nasional.( Dosen hukum tata negara dan konsiltasi, Universitas Muslim Indonesia) Dr. Fachri Bachmid, Rico Septian Noor, dan M. Armen Lukman. Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, yang mewakili Kajari Barito Utara, Staf Seksi Intelijen M. Danial Dirja, para Kepala Desa serta peserta Simposium.

Ketua Panitia Simposium Nasional Gusti Rahmadijaya mengatakan, kegiatan pertama berskala nasional ini terlaksana sebagai buah pemikiran dari berbagai tokoh di Kabupaten Barito Utara, Kami mengundang berbagai kalangan, termasuk para kepala desa yang berinteraksi dengan imvestor,” kata Gusti.

Ketua Perwabara Pasti Ajidinnor menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi semua pemangku kepentingan, agar investasi bisa menyentuh dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, ada nilai- nilai yang perlu diselaraskan berkaitan dengan investasi di Barito Utara. “Perwabara Pasti ikut memberikan sumbangsih,” ucapnya.

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA yang pada saat itu diwakili oleh Sekda Drs. Muhlis dalam sambutannya, juga sempat mengemukakan bahwa potensi gas di Barito Utara belum terserap secara optimal, sehingga hasil yang diperoleh daerah relatif kecil, masih jauh dibawah dari hasil pendapatan di beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Kaltim.  

Pj. Bupati melalui Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, mengatakan pemerintah terus mendorong peran serta dan keterlibatan masyarakat adat dalam pengembangan investasi, jadikan momentum ini sejalan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat adat dalam bidang ekonomi, keuangan dan kewirausahaan.   (SS)

Apel Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Probolinggo Berikan Penghargaan pada Anggota Polri, TNI, dan Masyarakat Berpestasi

0

PROBOLINGGO,
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif, bersama Dandim 0820/Probolinggo yang diwakili Kasdim Mayor Inf Herawadi Kurnawan memimpin apel sinergitas TNI dan Polri di Lapangan Apel Mapolres Probolinggo pada Senin (29/9).

Selain apel sinergitas dalam momen ini Kapolres juga memberikan penghargaan (reward) kepada 55 penerima penghargaan diantaranya personel Polres Probolinggo, anggota Kodim 0820/Probolinggo, Bea Cukai, masyarakat dan pelajar yang berprestasi.

Kapolres Probolinggo menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas dedikasi anggota dalam melaksanakan tugas, baik di lapangan maupun di staf. Ia juga menegaskan bahwa Polri dan TNI adalah satu kesatuan dalam mendukung tugas pemerintah, meskipun dengan fungsi yang berbeda.

“Mari kita tingkatkan sinergitas dalam tugas. Saya sangat mengapresiasi rekan-rekan Kodim 0820/Probolinggo yang hadir bersama kami ditengah-tengah masyarakat, baik dalam mensukseskan program pemerintah maupun bahu-membahu dalam menjaga harkamtibmas di Kabupaten Probolinggo ini,” kata Kapolres.

Adapun penghargaan yang diberikan oleh Kapolres Probolinggo diantaranya respon cepat penanganan kecelekaan bus di Desa Boto, Lumbang, ungkap kasus pembunuhan di Sukapura, ungkap kasus pil okerbaya dengan barang bukti 269.000 pil, Juara III Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan Ditlantas Polda Jatim, dan berbagai penghargaan lainnya.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada anggota Polres Probolinggo, instansi samping, dan masyarakat yang telah bekerja melampaui dalam tugasnya sehingga dampak positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tutur Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi anggota lainnya, bahwa kerja keras, dedikasi, dan loyalitas tidak akan pernah luput dari perhatian pimpinan.

“Saya bangga dengan dedikasi dan kerja keras rekan-rekan semua. Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa disiplin, kerja keras, dan loyalitas akan selalu membuahkan hasil. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, karena tantangan ke depan akan semakin kompleks,” ujar Kapolres.

Dikesempatan yang sama Mayor Inf Herawadi Kurnawan menyampaikan pesan dari Dandim 0820 yang memberikan apresiasi kepada Kapolres Probolinggo atas pemberian penghargaan kepada anggotanya.

“Bapak Dandim berpesan TNI-Polri di Kabupaten Probolinggo akan terus menjalin sinergitas sehingga kamtibmas tetap kondusif dan masyarakat dapat hidup dengan aman dan nyaman,” ucap Mayor Inf Herawadi.(Ali)

RM Diamankan Polsek Teweh Tengah, Diduga Terkait Kasus Penggelapan Barang Elektronik

0

BARITO UTARA- Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Teweh Tengah, Polisi Resor (Polres) Barito Utara, Polisisi Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil menangani laporan terkait kasus penggelapan yang terjadi pada Sabtu, 13 September 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, di sebuah gudang service elektronik yang terletak di Jalan Kelapa Sawit, RT 023A, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara.

Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Febiyanto, SH. SIK melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P, pada Minggu (28/9/2025) kemaren  menyampaikan bahwa proses penyidikan kasus ini sedang ditangani pihaknya, dan ini juga  dimenunjukkan kesigapan personel merespon laporan masyarakat. dalam merespon laporan masyarakat.

“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan serius. Dalam kasus ini, personel kami bergerak cepat untuk mengamankan terduga pelaku serta barang bukti yang berkaitan. Saat ini, proses penyelidikan masih berjalan untuk menelusuri barang bukti lain yang belum ditemukan,” ujar Iptu Novendra.

Dalam laporan yang diterima pihak kepolisian, korban berinisial LS (51) mengaku telah menjadi korban penggelapan oleh RM (41), yang meminjam satu unit sepeda motor Kawasaki ZX 130 Warna merah jigga serta membawa satu unit TV 14 inci merek VITRON warna hitam bergaris merah, dengan dalih ingin menunjukkan barang tersebut kepada calon pembeli. Namun, setelah diserahkan, barang- barang tersebut tidak pernah dikembalikan.

Akibat kejadian tersebut, korban LS mengalami kerugian senilai Rp. 6.500.000 dan akhirnya melaporkan insiden tersebut ke Polsek Teweh Tengah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Teweh Tengah di bawah koordinasi Polres Barito Utara, berhasil mengamankan terduga pelaku serta satu unit TV sebagai barang bukti dan bukti yang lainnya masih dalam proses pencarian.

Polres Barito Utara menegaskan bahwa proses hukum terhadap terduga pelaku RM akan terus berlanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yakni Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan/atau Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Dengan keberhasilan ini, Polres Barito Utara kembali menunjukkan bahwa tidak akan memberi ruang bagi pelaku tindak kriminal di wilayah hukum Kabupaten Barito Utara, serta berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.   (SS)

Peringati Hari Aborsi Aman Internasional, PERMAMPU Gelar Diskusi Kritis HKSR

0

Pakpak Bharat ,(Gempur news)
Konsorsium PERMAMPU, yang terdiri dari delapan lembaga penguatan perempuan di Pulau Sumatera, menyelenggarakan diskusi kritis memperingati Hari Aborsi Aman Internasional yang jatuh setiap 28 September.

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dengan tema “Otonomi Tubuh, Hati, dan Pikiran Perempuan”, diikuti dari 30 titik zoom yang tersebar di 37 kabupaten/kota di delapan provinsi, dengan total 391 peserta.
Peserta terdiri dari 369 perempuan akar rumput, 37 perempuan muda, tiga penyandang disabilitas, serta 22 laki-laki pada Sabtu 27 September 2025.

Koordinator PERMAMPU, Dina Lumbantobing, menekankan bahwa Hari Aborsi Aman merupakan momentum penting untuk pendidikan publik terkait Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) perempuan.

“Salah satunya adalah hak perempuan menentukan apakah akan hamil, kapan ingin hamil, dan apakah akan mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan atau tidak direncanakan. Itu harus menjadi keputusan perempuan dewasa secara mandiri,” ujarnya.

Dina juga mengulas temuan lapangan dari penelitian PERMAMPU, mulai dari Kehamilan Tidak Diinginkan (2014) hingga pencegahan perkawinan anak di bawah usia 19 tahun (2023).

Hasilnya menunjukkan banyak perempuan menghadapi kehamilan tidak diinginkan akibat perkosaan, KDRT, pernikahan usia anak, hingga ketidakpahaman soal perimenopause. Minimnya akses kontrasepsi, informasi, dan pendidikan kritis memperburuk keadaan.

Diskusi kritis ini mencatat empat temuan utama:

  • Masih maraknya praktik aborsi tidak aman yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa tenaga medis, berisiko pada kesehatan hingga kematian perempuan.
  • Aborsi tidak aman tidak hanya terjadi pada perempuan belum menikah atau korban perkosaan, tetapi juga pada perempuan menikah akibat kegagalan kontrasepsi, KDRT, atau alasan lain.
  • Perkawinan paksa masih dijadikan solusi kehamilan tidak diinginkan di daerah pedesaan dan 3T, bahkan hingga “dilelangkan” kepada laki-laki yang bersedia menikahi.
  • Kurangnya akses informasi, pendidikan kritis, dan kontrasepsi memicu meningkatnya kehamilan tidak diinginkan.

Atas temuan tersebut, Konsorsium PERMAMPU menyatakan sikap bahwa aborsi aman adalah hak asasi perempuan yang harus dijamin negara.

PERMAMPU mendorong revisi Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Reproduksi, agar akses layanan aborsi aman lebih dekat, profesional, dan bebas dari birokrasi berbelit.

“Cara pandang yang menuduh perempuan berdosa atau bersalah karena aborsi harus diubah menjadi perspektif hak atas kesehatan seksual dan reproduksi,” tegas Dina.(Tumangger)

Komitmen Berantas Narkoba Polres Gresik Amankan Dua Tersangka Pengedar Sita Sabu 84 Gram

0

GRESIK – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim kembali menorehkan prestasi dalam upaya memberantas peredaran narkoba.

Dua pria berhasil diringkus setelah diduga kuat menjadi pengedar sekaligus perantara jual beli narkotika jenis sabu.

Dari tangan keduanya, Polisi menyita barang bukti sabu dengan berat bersih mencapai 84 gram.

Penangkapan dilakukan pada Senin (22/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Gubernur Suryo Gg 5B/20, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik.

Kedua tersangka yakni R (49), warga Tlogopojok, dan SA (44), warga Kramatinggil yang berdomisili di Tlogopojok, Gresik.

Kasat Resnarkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti tim Satresnarkoba.

“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sabu seberat total 84 gram yang terbagi dalam delapan plastik klip,” ujar AKP Ahmad Yani,Senin (29/9).

Ia mengungkapkan, saat dilakukan penangkapan, Polisi menemukan Barang haram itu disimpan dalam sebuah tas kresek hitam dan tempat kacamata.

Selain itu, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya Satu set alat hisap (bong) bekas pakai, Satu pak plastik klip kosong, Satu timbangan digital, Uang tunai Rp7.000.000, Dua unit ponsel Samsung yang diduga dipakai untuk transaksi

“Kedua tersangka kini diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP A.Yani.

Atas perbuatannya Dua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba yang sangat merusak kesehatan dan masa depan.

Kapolres Gresik juga mengajak warga berperan aktif membantu kepolisian dalam pemberantasan narkoba.

“Jika menemukan adanya tindak pidana narkotika, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan hotline Lapor Kapolres Gresik, WhatsApp di nomor 0811-8800-2006 (LAPORCAKROMA). ” ujarnya. (*)

Polres Kediri Kota Amankan Lima Tersangka Pengeroyokan 2 Diantaranya ABH

0

KOTA KEDIRI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jatim berhasil mengamankan Lima pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan hingga pembacokan di Jalan Dworowati Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Peristiwa pengeryokan dan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban berinisial RAS (20) asal Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengalami luka-luka hingga dirawat di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan peristiwa bermula korban bersama temannya sedang perjalanan pulang usai ngopi di utara SPBU Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto.

Saat itu, mereka berpapasan dengan rombongan sekitar 10 motor dari arah utara menuju selatan. Saat di TKP itulah, korban diteriaki cah opo we (anak apa kamu).

“Rombongan pelaku mengejar sampai di depan Dealer Yamaha Jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Ngampel. Lalu memukul salah satu teman korban menggunakan ruyung,” terang AKP Cipto, Sabtu (27/9).

Menurut AKP Cipto, kelompok korban sempat berhenti untuk melihat luka yang dialaminya akibat pemukulan tersebut.

Ketika melakukan upaya balik arah untuk pulang ke rumah, mereka dihampiri oleh kelompok terduga pelaku.

Hingga akhirnya, terjadilah pemukulan dan pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit di utara Simpang Empat Mrican.

“Setelah dapat laporan, kami respon cepat untuk penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar TKP. Alhamdulillah Rabu (24/9/2025) terduga pelaku berhasil kami amankan,” ucap AKP Cipto.

Ia menyampaikan, ada sebanyak 10 orang berhasil diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota.

Dari hasil pemeriksaan penyidik berdasarkan peran dan perbuatannya, pihaknya menetapkan sebanyak 5 orang sebagai tersangka.

Sedangkan, sisanya dikembalikan ke rumahnya karena tidak memiliki peran dan statusnya sebagai saksi.

Adapun peran dari lima tersangka masing-masing berinisial FJ (18), anak berhadapan hukum (ABH) berinisial SSK (16) dan RT (16) yang membacok korban menggunakan celurit sebanyak satu kali mengenai pinggang korban.

Selanjutnya, FRA (17) menendang korban sebanyak satu kali menggunakan kaki kanan dan MTM (17) memukul sebanyak satu kali menggunakan ruyung dan memukul sebanyak 5 kali.

“Pasal yang kita sangkakan ada dua yakni 170 ayat 1 dan 170 ayat 2 kesatu menyebabkan luka-luka,” kata AKP Cipto.

Ia menegaskan, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Kediri.

“Kami berharap ke depannya tidak ada yang melakukan aksi kekerasan maupun premanisme di Kota Kediri,” pungkasnya. (*)

Rajin Upload Struk Belanja ke Smart Kampung Banyuwangi, Gadis Asal Bajulmati Dapat Hadiah Motor

0

Banyuwangi | Gempurnews – Perasaan kaget dan gembira dirasakan Diah Ayu Prestia Putri saat menerima kabar sebagai pemenang sepeda motor undian Sipundi Wangi langsung dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (28/9/2025).

Nama Diah keluar sebagai pemenang Undian Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) tahap I yang diumumkan di area Community and Food Day (CFD), Minggu pagi (28/9/2025).

“Selamat, Diah berhasil mendapatkan hadiah utama sepeda motor pada pengundian perdana program Sipundiwangi,” imbuh Ipuk.

“Alhamdulillah,” jawab gadis asal Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

Diah mengaku rutin mengupload struk belanja kuliner ke aplikasi Smart Kampung sejak dia mengetahui ada program Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) yang dimulai pertengahan Juli lalu.

Ipuk menjelaskan, Sipundiwangi adalah program yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang tertib administrasi.

Masyarakat yang makan di resto, rumah makan, depot, kafe, warung kopi, dan tempat kuliner lainnya di Banyuwangi bisa mendapat undian berhadiah. Terdapat 83 tempat kulineran yang pelanggannya bisa mengikuti undian berhadiah untuk pelanggan mereka.

Puluhan tempat kulineran tersebut yang telah memasang alat perekam transaksi Tax Mapper, Sijakawangi (Sistem Informasi Pajak Daerah Kabupaten Banyuwangi).

Selain kulineran, masyarakat yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), juga secara otomatis menjadi peserta undian berhadiah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Banyuwangi Samsudin menambahkan, undian tahap pertama ini berlaku bagi masyarakat yang telah mengupload struk belanjanya pada periode 1 Juli – 24 September 2025. Berikutnya, tahap kedua akan diundi saat peringatan Hari Jadi Banyuwangi pada 18 Desember 2025 mendatang.

“Pada tahap kedua nanti sasarannya lebih luas. Selain kulineran dan PBB, juga akan menyasar konsumen perhotelan dan wajib pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, Pemkab akan menggulirkan sejumlah program stimulus. Di antaranya, penghapusan sanksi denda pajak PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebagai bentuk keringanan kepada para wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran.

“Juga ada insentif pajak barang dan jasa tertentu sebesar 10 persen,” tutup Samsudin. (*)