Home Blog Page 261

Rajin Upload Struk Belanja ke Smart Kampung Banyuwangi, Gadis Asal Bajulmati Dapat Hadiah Motor

0

Banyuwangi | Gempurnews โ€“ Perasaan kaget dan gembira dirasakan Diah Ayu Prestia Putri saat menerima kabar sebagai pemenang sepeda motor undian Sipundi Wangi langsung dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (28/9/2025).

Nama Diah keluar sebagai pemenang Undian Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) tahap I yang diumumkan di area Community and Food Day (CFD), Minggu pagi (28/9/2025).

โ€œSelamat, Diah berhasil mendapatkan hadiah utama sepeda motor pada pengundian perdana program Sipundiwangi,โ€ imbuh Ipuk.

“Alhamdulillah,โ€ jawab gadis asal Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

Diah mengaku rutin mengupload struk belanja kuliner ke aplikasi Smart Kampung sejak dia mengetahui ada program Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) yang dimulai pertengahan Juli lalu.

Ipuk menjelaskan, Sipundiwangi adalah program yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang tertib administrasi.

Masyarakat yang makan di resto, rumah makan, depot, kafe, warung kopi, dan tempat kuliner lainnya di Banyuwangi bisa mendapat undian berhadiah. Terdapat 83 tempat kulineran yang pelanggannya bisa mengikuti undian berhadiah untuk pelanggan mereka.

Puluhan tempat kulineran tersebut yang telah memasang alat perekam transaksi Tax Mapper, Sijakawangi (Sistem Informasi Pajak Daerah Kabupaten Banyuwangi).

Selain kulineran, masyarakat yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), juga secara otomatis menjadi peserta undian berhadiah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Banyuwangi Samsudin menambahkan, undian tahap pertama ini berlaku bagi masyarakat yang telah mengupload struk belanjanya pada periode 1 Juli โ€“ 24 September 2025. Berikutnya, tahap kedua akan diundi saat peringatan Hari Jadi Banyuwangi pada 18 Desember 2025 mendatang.

โ€œPada tahap kedua nanti sasarannya lebih luas. Selain kulineran dan PBB, juga akan menyasar konsumen perhotelan dan wajib pajak kendaraan bermotor,โ€ ungkapnya.

Ditambahkan dia, Pemkab akan menggulirkan sejumlah program stimulus. Di antaranya, penghapusan sanksi denda pajak PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebagai bentuk keringanan kepada para wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran.

“Juga ada insentif pajak barang dan jasa tertentu sebesar 10 persen,” tutup Samsudin. (*)

Polsek Winongan Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Warga Sumberjo

0

PASURUAN โ€“ Polsek Winongan menyalurkan bantuan sosial berupa 2.000 liter air bersih kepada warga Dusun Dukuh Kidul, Desa Sumberjo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/9/2025).

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, S.H. mengatakan, penyaluran dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. โ€œHari ini kami bersama perangkat desa menyalurkan dua tandon air bersih kepada warga Dusun Dukuh Kidul yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, distribusi air bersih diambil dari sumber mata air Banyu Biru dan langsung dibagikan kepada masyarakat setempat. โ€œAlhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib, dan disambut antusias oleh warga,โ€ kata Nanang.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. โ€œKegiatan ini sangat baik dan bermanfaat langsung untuk masyarakat. Semoga bisa terus berlanjut sebagai wujud hadirnya Polri di tengah rakyat,โ€ ucapnya singkat.

Sebelumnya, warga Dusun Dukuh Kidul diketahui mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bluefire Ijen KOM Sukses Digelar, PB ISSI: Banyuwangi Tak Pernah Gagal Membuat Event Balap Sepeda

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 sukses digelar, Sabtu (27/9/2025). Seri penutup dalam rangkaian Mainsepeda Trilogy ini berjalan lancar dan meriah. Sebanyak 394 cyclist dari berbagai kota se-Indonesia, serta melibatkan sembilan negara ini mengaku puas dengan kelancaran rute sepanjang 86,9 kilometer ini.

Sejak start dari Pantai Marina Boom dan berakhir di Paltuding, Ijen, para cyclist melewati sejumlah ikon Banyuwangi. Seperti Bandar Udara Banyuwangi, GOR Tawang Alun, gerbang Ijen Geopark, hingga kemudian tanjakan hors categorie (HC) di erek-erek Ijen.

Para pesepeda juga dimanjakan dengan spot-spot indah Banyuwangi di sepanjang rute. Melewati hamparan sawah hijau, perkampungan, perkebunan, hingga wilayah menyusuri lansekap kaki Gunung Ijen yang menawan.

Kelancaran ajang bergengsi yang digelar Pemkab Banyuwangi bersama Mainsepeda ini tidak lepas dari peran seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, hingga masyarakat.

Komiser Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Fajar Widianto, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya ajang ini. Ia mengatakan Banyuwangi selalu berhasil menghadirkan event balap sepeda yang berkelas dan berkesan bagi peserta.

โ€œEvent ini saya rasa event yang sangat bagus, Banyuwangi tidak pernah gagal dalam membuat event,โ€ kata Fajar.

Sebelumnya beberapa event kejuaraan balap sepeda nasional maupun internasional telah digelar di Banyuwangi tahun ini. Ada Kejurnas Balap Sepeda (27-30 Juni), Tour de Banyuwangi Ijen (28-31 Juli), Banyuwangi Ijen Geopark Downhill (20-21 September), dan masih ada satu lagi Banyuwangi BMX, 15-16 November mendatang.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama penyelenggara dan para peserta yang datang dari berbagai negara dan daerah di Indonesia.

Ipuk berharap kedatangan para cyclist ke Banyuwangi akan membekas di hati. โ€œSilakan bersepeda di sini, Banyuwangi telah dikenal sebagai kota yang asyik untuk bersepeda,โ€ kata Ipuk, Minggu (28/9/2025).

Ipuk berkomitmen terus memperkuat event berbasis sport tourism di Banyuwangi dan membuka ruang bagi siapa saja yang ingin menggelar event berskala besar disini.

Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025 melahirkan juara baru. Di kelas men elite, Muhammad Raihan Maulidan (Ponti Wijaya Racing Team) keluar sebagai juara umum, mengalahkan Dimas Nur Fadhil Rizqi (Jakarta Pro Cycling) di urutan kedua, semenetara posisi ketiga diamankan Agung Ali Sahbana (NC Pro Cycling).

Sedangkan di kelas women elite Nihayatuzzain Asshofi dari NC Pro Cycling berhasil keluar sebagai juara, urutan kedua diamankan Maghfirotika Marenda yang membela GCC Racing Team dan Crismonita Dwi Putri dari tim SUB Jersey harus puas di urutan ketiga.

Selain diikuti para atlet profesional, ajang ini juga diramaikan komunitas dan pecinta balap sepeda. Bahkan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce turut menjajal rute Ijen, ada juga mantan Dirut Pertamina dan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dan lainnya. (*)

Para Pramuka Penggalang Banyuwangi Disiapkan Jadi Agen Pencegahan Stunting

0

Banyuwangi | Gempurnews.com โ€“ Sebanyak 228 Pramuka penggalang Banyuwangi mengikuti Jambore Bina Gizi yang digelar di areal kampus STIKES Banyuwangi pada 27-28 September 2025. Para siswa SMP/MTs se- Banyuwangi ini salah satunyadiajak untuk meningkatkan pengetahuan seputar pencegahan stunting.

Selama dua hari, mereka mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Mulai dari pembekalan materi gizi seimbang (isi piringku), teknik perencanaan menu harian, kampanye cegah stunting, hingga lomba memasak makanan sehat.

โ€œKami berharap mereka memiliki lengetahuan pe tingnya gizi sejak dini. Dan harapannya bisa diterapkan di rumah,โ€ kata Wakil Bupati Banyuwangi, sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Mujiono, Minggu (28/9/2025).

Mujiono memberikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh Racana Pramuka STIKES Banyuwangi tersebut. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan secara holistik bersama banyak pihak.

“Mereka telah dilatih dan disiapkan menjadi agen pencegahan stunting. Mereka dibekali berbagai pengetahuan tentang gizi agar bisa menularkannya kepada keluarga maupun lingkungan,” ujar Mujiono.

Sementara itu, panitia Jambore Bina Gizi Erik Toga menjelaskan, peserta terdiri atas 228 pramuka penggalang dari 17 SMP/MTs se- Banyuwangi.

โ€œIni akan kita perluas sasarannya ke jenjang SMA/MA. Tujuannya agar anak-anak muda memahami pentingnya gizi seimbang dan membangun kesadaran mereka untuk ikut terlibat dalam program pencegahan stunting yang terus dilakukan oleh pemkab,โ€ urainya. (*)

Eksotisme Musik Tepi Sawah Banyuwangi, Cara Menikmati Ijen dengan Cara Berbeda

0

Banyuwangi | Gempurnews.com โ€“ Perhelatan Musik Tepi Sawah yang dilaksanakan di halaman penginapan Teras Ijen di di Desa Segobang, Kecamatan Licin Banyuwangi pada Minggu, 28 September 2025 berlangsung meriah. Tak hanya menampilkan panorama hijau dari bentangan sawah terasiring khas kaki gunung Ijen sebagai latar syahdu mendengarkan alunan musik.

Sempat diguyur hujan ringan namun tidak menyurutkan antusias pengunjung baik pengunjung dari luar kota maupun masyarakat setempat untuk menyaksikan salah satu pagelaran musik yang rutin digelar Banyuwangi. Di tengah rintik hujan, para penonton bergeming menunggu alunan musik yang dibawakan oleh Letto dan Neo Jibles.

Festival ini berlangsung di tengah hamparan persawahan dengan latar megah Gunung Ijen. Wisatawan menikmati konser sambil duduk di kursi maupun lesehan di bawah pohon cengkeh dan kelapa, merasakan kesejukan angin pegunungan.

Sejak sore, penonton sudah berdatangan. Begitu masuk ke area festival, mereka disambut pemandangan hamparan sawah hijau, pohon cengkeh yang berbaris di tepi area, dan semilir angin pegunungan. Matahari sore yang perlahan tenggelam menambah nuansa syahdu.

Alunan musik akustik pembuka berpadu dengan suasana alam. Dari panggung, kolaborasi musik etnik Banyuwangi hingga tiupan Saxophone menemani senja di kaki Ijen. Banyak penonton mengabadikan momen langka itu dengan latar gunung dan sawah.

โ€œVibes-nya keren sekali. Menikmati musik sambil memandang gunung dan banyak areal persawahan. Nafas berlimpah oksigen di sini,โ€ kata Ayik, salah satu pengunjung dari Surabaya.

Saat malam tiba, lampu-lampu kecil di area persawahan mulai menyala. Suasana semakin semarak ketika Neo Jibles menaiki panggung. Lagu-lagu mereka menggema di antara persawahan, membuat penonton larut dalam suasana. Tak lama kemudian, giliran Letto yang paling ditunggu, membius ribuan penonton.

Festival Musik Tepi Sawah diselenggarakan di area di bawah kaki Gunung Ijen. Selain menjadi salah satu agenda musik di Banyuwangi, Festival Musik Tepi Sawah juga mempunyai misi untuk mengangkat kearifan lokal, dan sederet hidden gem di kawasan tersebut. Mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal dengan cita rasa yang menggugah selera, hingga tempat staycation yang keren-keren.

Dikatakan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, bukan tanpa alasan festival musik digelar di kaki Gunung Ijen, yang mempunyai banyak potensi. Aneka wisata alam, kuliner lokal, adanya penginapan dan beberapa homestay artistik di tengah pedesaan.

โ€œMusik Tepi Sawah ini sebenarnya hanyalah triger. Sejatinya kita sedang mempromosikan berbagai potensi wisata yang berkembang pesat di sekitar kaki gunung Ijen, khususnya dj Kecamatan Ijen dan sekitarnya,โ€ terang Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (29/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga meluncurkan paket wisata lengkap 3 Hari Dua Malam (Hot Deals 3D2N) dan Ijen Golden Route di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi. Inisiatif ini, jelasnya, merupakan bentuk kolaborasi seluruh pelaku wisatadi kawasan tersebut agar manfaat ekonomi bisa dirasakan bersama.

โ€œDalam Golden Route ini wisatawan bisa menikmati pengalaman lengkap, mulai hotelnya, destinasinya, atraksi seninya, hingga kulinernya, semua dalam satu paket perjalanan. Harapannya dapat meningkatkan perekonomian warga setempat,โ€ tutur Ipuk. (*)

Kapolresta Banyuwangi Anugerahkan Kenaikan Pangkat Pengabdian

0

Banyuwangi โ€“ Polresta Banyuwangi menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian di halaman Mapolresta Banyuwangi, Senin (29/9/2025).

Dua personel menerima penghargaan ini, yakni AKP Arif Wahyudi yang resmi naik pangkat menjadi Kompol yang menjabat Kasubag Strajemen Bagren, serta Aiptu Sukamdi Ka SPKT 3 Polsek Tegaldlimo yang mendapat kenaikan menjadi Ipda.

Upacara berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.

Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan integritas yang ditunjukkan oleh personel penerima kenaikan pangkat pengabdian.

โ€œKenaikan pangkat ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan etos kerja, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,โ€ tegas Kapolresta.

Usai upacara, prosesi dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari pimpinan dan rekan sejawat dalam suasana hangat penuh kebersamaan. (*)

STEMBI AL-AZIZAH Menjadi Pioner Inovasi Dalam Mengatasi Permasalahan Daerah Dan Menjadi Jembatan Pengetahuan Antar Perguruan Tinggi

0

Gempurnews | Pemalang โ€“ Wakil Bupati Pemalang Nurkholes minta para alumni STEMBI Al Aziziyah Randudongkal dapat memberikan berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Pemalang. Permintaan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STEMBI Al-Aziziyah di Kampus tersebut Sabtu (27/9/2025).

โ€œSaya berharap pada alumni STEMBI Al Aziziyah ini, yang sudah lulus nanti kalau yang belum bekerja bisa menjadi pekerja sosial ini bisa di kolaborasikan dengan Pemkab, artinya ini bisa cepat mendongkrak (nama) kampus,โ€ ungkapnya.

Selain mensupport para mahasiswa untuk semangat belajar dan rajin mengikuti perkuliahan, Wabup juga mengingatkan mereka untuk bangkit dan memotivasi diri kemudian bergerak agar dapat berkontribusi dalam kegiatan akademik dan non akademik.

Menurut Wabup, kontribusi perguruan tinggi terhadap Kabupaten Pemalang dapat dilakukan melalui pengabdian kepada masyarakat saat Kuliah Kerja Nyata (KKN).

โ€œKontribusi Perguruan tinggi untuk Kabupaten Pemalang yang jelas dengan KKN, bisa juga nanti di mata kuliahnya bisa dimasukan materi tentang contoh permasalahan di Pemalang,โ€ sambungnya.

Dalam kesempatan itu Wabup menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menandaskan, sebagai generasi terdidik, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pioner inovasi dalam mengatasi permasalahan daerah dan bisa menjadi jembatan pengetahuan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Narasumber lain dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STEMBI Al-Aziziyah yaitu Kepala Pusat Kerukunan Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, Adib Abdhusomad dan Kepala Kantor Kemenag Pemalang Syarif Hidayat sebagai moderator.

Acara yang diikuti 75 mahasiswa baru STEMBI Al Aziziyah, dihadiri Ketua STEMBI Al Aziziyah Hanif Abdillah, Camat Belik Maksum, para dosen dan diikuti oleh 75 mahasiswa baru STEMBI Al-Alzizah.

(yn26)

Polres Probolinggo Rekrut Pelajar Duta Kamtibmas, Wujudkan Pelajar Berkarakter Pancasila

0

PROBOLINGGO,
Polres Probolinggo Polda Jatim menggandeng pelajar SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Probolinggo untuk menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) 2025.

Program ini resmi diluncurkan Satuan Binmas Polres Probolinggo Polda Jatim di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Jum’at (26/9/2025).

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan, PDK dibentuk untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, sekaligus menjadi pelopor terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas pengaruh negatif.

“Pelajar Duta Kamtibmas diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan kepolisian, serta mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban,” kata AKBP Latif.

Sebelum dikukuhkan, para pelajar mendapat sejumlah materi dari pemateri mulai dari topik tentang pelajar berkarakter pancasila, modernisasi di kalangan muda beragama, menangkal anarkisme dan kenakalan remaja, pencegahan narkoba, serta etika berlalu lintas.

Melalui program ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap pelajar di Kabupaten Probolinggo bisa menjadi garda terdepan menjaga lingkungan sekolah tetap aman, bebas narkoba, dan menjauhi kenakalan remaja.

“Kami harap para PDK yang terpilih ini dapat menjadi contoh bagi pelajar lainnya dalam upaya menjaga kamtibmas di lingkungan sekolahnya sehingga dapat menuntut ilum dengan baik dan meraih cita-cita yang diinginkan,”ujar AKBP Latif.(Ali)

DIKSAR XII KSR UIN KHAS JEMBER : RELAWAN BARU DIGEMBLENG MANAJEMEN BENCANA

0

Jember, GempurNews – Korps Sukarela (KSR) PMI Unit UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember memulai Pendidikan Dasar (DIKSAR) ke-12 yang berpusat pada materi kritis Manajemen Relawan dan Manajemen Kebencanaan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus UIN KHAS Jember mulai Jumat, 26 September 2025, dan akan berlangsung hingga 12 Oktober 2025. Total 40 mahasiswa terlibat dalam DIKSAR kali ini. Mereka akan menjalani 67 Jam Pelajaran (JP) yang meliputi materi pelatihan dasar Palang Merah di ruang kelas dan lapangan.

Ketua KSR PMI Unit UIN KHAS Jember, Elsa Damayanti, menjelaskan bahwa pekan pertama pelatihan dikonsentrasikan pada pembekalan teoritis. “Hari ini, Ahad, (28/9/2025) adalah hari ketiga DIKSAR Ruang yang sudah dimulai sejak hari Jumat. Fokus materi pada pekan ini adalah tentang manajemen relawan dan manajemen kebencanaan, mulai dari pengantar hingga konsep dasar,” ujar Elsa.

Menurutnya, materi-materi ini merupakan bekal esensial bagi para anggota Korps Sukarela (KSR) sebelum mereka diterjunkan dalam fungsi penugasan sosial dan kemanusiaan oleh Palang Merah Indonesia.

Selama tiga hari pertama, para peserta dilaporkan sudah mulai memahami konsep dasar siklus bencana dan manajemen relawan. Mereka juga mulai menyusun peta konsep siklus bencana beserta program aksinya sebagai pandangan awal untuk melakukan rencana aksi sosial kemanusiaan.

Pelatihan ini tidak hanya membekali mereka dengan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan peran strategis. Para mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan di masyarakat, berkontribusi aktif menuju kehidupan sosial yang lebih baik, terutama dalam menghadapi dan merespons situasi kebencanaan.(son)

RAPAT RT BUKAN FORUM PERSIDANGAN, LBHAM: MENDORONG KIAI MIM MEMPROSES HUKUM RT YANG DIDUGA MENGUSIR !

0

Oleh: Faizuddin Fil Muntaqobat
Ketua Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) dan Mantan Aktivis HMI Malang

JOMBANG – gempurnews.com. Mencermati pemberitaan Kiai Imam Muslimin yang diusir dari tanah dan rumahnya sendiri di kawasan Kavling Depag Jl. Joyo Agung Kota Malang, Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) mendesak Ketua RT agar diproses hukum karena sudah melampau kewenangan dalam melaksanakan tugasnya sebagi Ketau RT 09/RW 09 Perumahan Joyogrand Kavling Depag Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Pada dasarnya, tugas Ketua RT adalah membantu Kepala Desa atau Lurah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan masyarakat, serta mengelola data kependudukan, memelihara kerukunan, menggerakkan partisipasi masyarakat melalui gotong royong, dan menyalurkan aspirasi warga kepada pemerintah.

Bahkan, Ketua RT tidak memiliki wewenang untuk mengadili warga apalagi menjadi eksekutor pengusiran. Itu sudah melampau batas wewenangnya walau dengan dalih rapat tingkat RT. Forum rapat tingkat RT tidak boleh menjelma menjadi forum persidangan dengan mengadili seseorang benar atau salahnya dalam menjatuhkan sanksi karena menurut Undang-Undang No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, serta UU khusus yang mengatur masing-masing badan peradilan tersebut.

Lembaga peradilan di Indonesia meliputi Mahkamah Agung dan empat badan peradilan di bawahnya: Badan Peradilan Umum, Badan Peradilan Agama, Badan Peradilan Militer, dan Badan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN), serta Mahkamah Konstitusi (MK). UU yang mengatur hal ini antara lain. Dasar hukum yang mengatur tugas Ketua RT adalah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018, ketua RT tidak memiliki kewenangan hukum untuk mengusir warga berdasarkan undang-undang atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas utama ketua RT adalah membantu Kelurahan/Desa dalam mengkoordinasikan dan mengawasi kegiatan masyarakat, serta menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah, bukan tindakan pengusiran yang bersifat memaksa.
Peraturan tentang RT ini termakatub dalam Permendagri Nomor 18 Tahun 2018.

Tindakan yang melanggar norma atau peraturan bisa dilaporkan dan diproses melalui mekanisme yang ada. Bukan oleh Ketua RT secara langsung. Jika ada permasalahan antar warga atau pelanggaran yang dilakukan oleh warga, Ketua RT sebaiknya berupaya menyelesaikan melalui musyawarah. Jika tidak berhasil, masalah tersebut dapat dilaporkan kepada ketua Rukun Warga (RW) atau pejabat Kelurahan/Desa yang lebih tinggi. Apabila, Ketua RT melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang ada, program pemerintah, dan norma-norma kehidupan masyarakat, Hak Asasi Manusia atau diskriminatif. Karenanya, Ketua RT tersebut dapat diberhentikan sebelum habis masa jabatannya, karena telah melakukan tindakan tercela atau tidak terpuji serta melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan masyarakat.

Jeratan Hukum Ketua RT yang Melakukan diskriminasi
Pada dasarnya, setiap orang berhak atas perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia, tanpa diskriminasi, nah dari sinilah Ketua RT 09/RW 09 Joyogrand Kavling Depag diduga melakukan pelanggaran Pasal 1 angka 3 UU HAM mengenai diskriminasi terhadap warganya berinisial IM dengan mengajak rapat seluruh warga RT 09/RW 09 perumahan Joyogrand Kavling Depag kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru kota Malang hari minggu 7 September 2025 bertempat di Mushollah Al-Ikhlas, sementara rapat tersebut tidak menghadirkan 3 Pilar dan Kiai MIM, yang berakibat pengurangan, penyimpangan atau penghapusan pengakuan, pelaksanaan atau penggunaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam kehidupan baik individual maupun kolektif dalam ekonomi, hukum, sosial, budaya dan aspek kehidupan lainnya yang dimiliki saudara IM. Selain diduga ada pelanggaran UU HAM oleh Ketua RT, juga bisa diduga ketua RT melanggar Pas