Home Blog Page 268

Bupati Barut Terpilih H. Shalahuddin, ST. MT Peringati Maulid Nabi SAW Ajak Masyarakat Teladani Nilai Akhlak Mulia 

0

BARITO UTARA- Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam (SAW) berlangsung Syahdu di Café Kopi Itah, Muara Teweh, malam Rabu (23/09/2025). Acara yang dicetuskan oleh Bupati Barito Utara terpilih, H.Shalahuddin, ST., MT. ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur Forkopimda, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barito Utara, para tuan guru, alim ulama, tokoh masyarakat, hingga tamu organisasi masyarakat lainnya.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini, dibuka dengan pembacaan ayat suci Al- Qur’an yang menghadirkan suasana penuh keimanan dan kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yaser Arafat, ST., MT., menyampaikan bahwa Maulid Nabi merupakan momen penting untuk merefleksikan nilai- nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari- hari.

“Maulid Nabi selalu menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah. Nilai- nilai inilah yang harus kita pegang teguh dalam memegang amanat. Mari kita bersama- sama mendoakan Bupati terpilih agar senantiasa diberi kemudahan dan kekuatan dalam memimpin Kabupaten Barito Utara,” ujar Yaser Arafat.

Sementara itu, Bupati Barito Utara terpilih, H. Shalahuddin, ST. MT pada acara Maulid Nabi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi yang menurutnya menjadi pengingat penting akan akhlak mulia dan kepemimpinan Rasulullah SAW.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga sebagai momentum untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan beliau (Rasulullah-red). Nilai- nilai keteladanan ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari- hari, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam membangun daerah tercinta,” ucap Shalahuddin.

“Semoga semangat Maulid Muhammad SAW yang kita peringati ini menjadi penguat persatuan dan semangat gotong royong untuk kemajuan Kabupaten Barito Utara kedepannya,” tambahnya.

Bupati Barito Utara terpilih H Shalahuddin berharap peringatan Maulid Nabi ini dapat mempererat tali ukhuwah islamiyah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Barito Utara dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiah oleh Guru M.  Noval Arni Al Amshari, Pengasuh Majelis Ta’lim Attazkiah, serta KH Iwan M. Arsyad Amrullah, S. Ag., Pengasuh Pondok Pesantren Nurul ‘Ain Sampit. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama seluruh tamu yang hadir.   (SS)

Giat Poskamling Dialogi dengan Warga, Polsek Beji Perkuat Keamanan di Gunung Gangsir

0

PASURUAN – Polsek Beji melaksanakan patroli sambang pos kamling di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (23/9/2025) dini hari.

Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat komunikasi dengan warga sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto S, S.H., M.H., menegaskan bahwa sambang pos kamling menjadi upaya penting dalam membangun kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Petugas patroli berdialog dengan warga dan mengingatkan agar jika ada hal-hal yang mencurigakan segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek Beji. Tujuannya, warga merasa lebih aman dan terlindungi,” jelas Kompol Sukiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Gunung Gangsir, Aiptu Slamet Riyadi, bersama Babinsa Sertu Zaenal Arifin, turut hadir. Mereka berdialog langsung dengan warga dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar lingkungan tetap kondusif.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengapresiasi langkah Polsek Beji yang menggandeng warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan sambang seperti ini menunjukkan sinergi aparat dan masyarakat. Kami berharap warga semakin peduli dan aktif menjaga lingkungan dari potensi gangguan,” tegas AKBP Jazuli.

P3NA Dukung SICAMLING solusi Pertanian Ramah Lingkungan

0

Jagong santai memperingati Hari Tani Nasional (HARTANAS) membahas Inovasi petani selalu muncul untuk menjawab tantangan global di dunia pertanian saat ini, hingga saat ini petani belum bisa dikatakan sejahtera dan terkesan masih lemah
Inovasi SISCAMLING yang dikembangkan sekelompok anak muda yang bermarkas di dusun munder desa tukum kabupaten Lumajang perlu diapresiasi dan dukungan agar inovasi ini membawa dampak secara finansial
Kepanjangan dari SISCAMLING adalah “Sistem Integrasi Berbasis Cacing Ramah Lingkungan”, ini menjawab keresahan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga, dengan satu sentuhan kecil bermedia Kotoran hewan, cacing dan limbah rumah tangga tersebut diolah sendiri yang endingnya ada nilai ekonomis dari cacing yang dihasilkan, hal ini juga bisa mendukung program pemerintah Kabupaten Lumajang dengan tagline MAMARISA, yang merupakan kepanjangan dari “Masyarakat Mandiri Sampah”.
Ide inovasi bermula dari cacing yang dikembangbiakkan. Cacing tersebut dapat menghasilkan 2 produk yaitu cacing itu sendiri dan vermikompos Cacing digunakan sebagai PAKET (Pakan Alternatif Ternak) untuk budidaya ayam dan lele, dimana inovasi PAKET tersebut dapat menekan biaya pakan hingga 60%, dari segi analisa usaha taninya akan juga menekan biaya produksi sehingga pendapatan petani akan meningkat, di sisi lain vermikomposnya dapat digunakan sebagai pupuk untuk tanaman. Tanaman menjadi lebih cepat panen, kualitasnya juga lebih bagus dan bebas dari bahan kimia atau bisa kita maknai sebagai “makanan sehat”
Kami sangat mengapresiasi inovasi ini kata Iskhak Subagio Selaku ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional Propinsi Jawa Timur, jika inovasi ini dilakukan banyak penghematan yang dilakukan sehingga usaha tani para petani akan makin kompetitif, disisi lain munculnya produk tanaman sehat adalah salah satu upaya menjaga kesehatan, dengan konsumsi pangan yang sehat minimal mengurai resiko masyarakat dari penyakit berbahaya dan disisi lain masalah pencemaran lingkungan akan terkelola dengan baik, lingkungan sehat, masyarakat kuat dan jangan lupa ada cuan yang juga didapat sambunganya (mandaER)

Polres Ponorogo Kembali Gelar Baksos Apresiasi Tukang Becak dan Ojol Solid Jaga Kambtimas

0

PONOROGO – Ratusan tukang becak dan pengemudi ojek online (Ojol) tampak sumringah berkumpul di halaman Polres Ponorogo Polda Jawa Timur (Jatim), Selasa (23/9/25).

Pasalnya, Polres Ponorogo Polda Jatim kembali berbagi bantuan sosial kepada para pekerja jalanan itu.

Mereka tidak hanya menerima paket bantuan, tetapi juga mengikuti sarapan bersama jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim.

Pengakuan salah para pengemudi Ojol, hal ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Polres Ponorogo Polda Jatim yang peduli kepada komunitas Ojol dan tukang becak.

“Awal bulan September kemarin kami juga dapat sembako dari Polres Ponorogo,” kata Siti Hamidah seorang driver ojol perempuan kepada wartawan.

Kali ini dengan menggandeng salah satu pengusaha otomotif di Bumi Reog, Polres Ponorogo kembali mewujudkan kepeduliannya terhadap masyarakat kecil.

Sebanyak 500 paket bantuan diberikan kepada tukang becak dan driver ojek online yang ada di Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo didampingi Waka Polres Ponorogo, Kompol Ari Bayuaji, Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo dan Pengurus Cabang Bhayangkari Ponorogo.

“Iya, untuk kali ini ada 140 tukang becak dan 360 driver ojek online yang hadir,” kata AKBP Andin.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan bantuan sosial ini diberikan sebagai salah satu wujud kepedulian Polres Ponorogo Polda Jatim kepada masyarakat.

Selain itu kata Kapolres Ponorogo, bantuan diberikan sebagai bentuk ucapan terimakasih dan apresiasi kepada para tukang becak dan pengemudi ojol yang solid dalam turut serta menjaga Kamtibmas di Bumi Reog.

“Saya atas nama pribadi dan Polres Ponorogo menyampaikan terimakasih kepada masyarakat termasuk rekan – rekan ojol dan abang becak yang telah turut menjaga konduaifitas Bumi Reog ini,” ungkap AKBP Andin.

Ia juga mengatakan kegiatan serupa akan dilaksanakan rutin setiap bulan dengan sasaran masyarakat kecil. 

“Kami berharap baksos ini bisa memperkuat rasa kebersamaan di Ponorogo,” pungkasnya. (*)

Gerak Cepat Polres Madiun Ungkap Pria Pamer Organ Intim yang Viral di Medsos Pelaku Punya Riwayat Gangguan Jiwa

0

MADIUN – Menindaklanjuti unggahan yang beredar di media sosial (Medsos) tentang seorang pria yang menunjukkan organ intim kepada pengguna jalan di ruas Klorogan–Kebonsari, Polsek Geger Polres Madiun gerak cepat mengungkap terduga pelaku.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara melalui Kapolsek Geger AKP Hafiz Prasetia Akbar bersama dengan anggota melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Geger mengatakan bahwa hasil pengecekan di TKP, memeriksa rekaman CCTV yang ada di seputaran lokasi, serta keterangan para saksi mengarah pada seorang pria warga desa Klorogan kecamatan Geger Kabupaten Madiun berinisial AS (30).

Dari hasil pemeriksaan keluarga AS, menyampaikan bahwa AS memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa dan pernah mendapat rujukan perawatan.

“Saudara AS pernah mendapatkan perawatan gangguan kesehatan jiwa, namun proses perawatan terkendala kondisi ekonomi keluarga,”kata Kapolsek Geger, Selasa (23/9/25).

Menyikapi hal tersebut, Polsek Geger dan Tiga Pilar Desa Klorogan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk merujuk AS ke fasilitas kesehatan jiwa.

“Pelaku kami rujuk ke RS Radjiman Wediodiningrat Malang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut guna memastikan perawatan tetap berjalan meski keluarga tidak mampu,” pungkas Kapolsek Geger.

Antisipasi kejadian tersebut, Polsek Geger juga meningkatkan patroli dan pemantauan di kawasan yang sepi pengawasan guna mencegah kejadian serupa.

Kapolsek Geger mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor bila menemukan peristiwa yang meresahkan kepada Bhabinkamtibmas atau Kantor Polisi terdekat. (*)

Gelar KRYD di Kota Pasuruan Polisi Berhasil Temukan Motor Warga Malang yang Hilang 5 tahun

0

KOTA PASURUAN – Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa Patroli yang digelar Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, Selasa (23/9/2025), membuahkan hasil.

Saat patroli tersebut, Polisi membubarkan sekumpulan pemuda yang diduga melakukan balap liar di Jalan Panglima Sudirman.

Begitu petugas mendekat, para remaja itu langsung melarikan diri dan meninggalkan beberapa kendaraan di lokasi.

Motor-motor yang tertinggal kemudian diamankan ke Mapolsek Purworejo untuk diperiksa lebih lanjut.

Unit Reskrim melakukan pengecekan nomor mesin dan rangka sesuai prosedur identifikasi.

Dari pemeriksaan, satu unit Honda Beat putih merah terdeteksi sebagai kendaraan curian yang dilaporkan hilang di wilayah hukum Polres Malang Polda Jatim.

“Begitu terdeteksi, kami langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Malang untuk tindak lanjut,” ujar Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono,Rabu (24/9/25).

Setelah koordinasi antar Polres, motor tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada pemilik sahnya di Mapolsek Purworejo Polres Pasuruan Kota.

Suasana penyerahan berlangsung penuh haru. Pemilik motor, Mohamad Nurbuat, tidak menyangka kendaraannya bisa kembali setelah lama hilang.

“Alhamdulillah motor saya bisa kembali. Saya sangat berterima kasih kepada kepolisian atas kerja kerasnya,” ungkap Nurbuat.

Kompol Muljono menegaskan patroli balap liar tidak hanya bertujuan menekan aksi ugal-ugalan di jalan, tetapi juga mampu mengungkap tindak pidana lain seperti curanmor.

“Patroli rutin terbukti efektif bukan hanya mencegah balap liar, tapi juga mengungkap kejahatan jalanan. Kami mengimbau masyarakat terus bekerja sama menjaga keamanan wilayah,” tegasnya.

Polres Pasuruan Kota dan seluruh Polsek yang ada di jajarannya memastikan intensitas patroli dan razia akan ditingkatkan di titik-titik rawan.

“Sesuai petunjuk dan arahan bapak Kapolres, langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi yang lebih aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Pasuruan,” pungkasnya. (*)

32 Peserta Ikuti Konsultasi Publik Penyusunan RPPLH 2025, 

0

BARITO UTARA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito  Utara, Kalimantan Teengah (Kalteng) menggelar kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Barito Utara tahun 2025, yag diikuti 32 orang peserta berasal dari unsur perangkat daerah Barito Utara, yang dilaksanakan betempat di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) lantai I, Selasa (23/9/2025). 

Hadir pada kegiatan RPPLH ini, Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE  MPA, Seekda Drs. Muhlis, Plt. Kadis LH, Camat Teweh Baru, Camat Lahei Barat, Camat Gunung Timang, Camat Lahei dan segenap staf Dinas Lingkungan Hidup. 

Plt. Kepala DLH Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati, menjelaskan bahwa penyusunan RPPLH merupakan amanat Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2025 tentang Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Kegiatan konsultasi publik pada hari ini merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RPPLH sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan PP Nomor 26 Tahun 2025. Dokumen RPPLH nantinya akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan,” ujar drg. Dwi Agus Setijowati.

la menyampaikan bahwa tahapan penyusunan dokumen RPPLH Kabupaten Barito Utara mencakup persiapan, inventarisasi, konseptualisasi kegiatan, kajian geometri, survei primer dan sekunder, analisis data (termasuk identifikasi permasalahan, isu strategis, analisis jasa lingkungan, serta daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup), analisis kebijakan, integrasi perencanaan, perumusan arah kebijakan, strategi dan program, hingga penyusunan dokumen lengkap RPPLH. Dokumen ini akan menjadi acuan perencanaan lingkungan hidup hingga 30 tahun ke depan.

Lebih lanjut, Plt Kadis menjelaskan bahwa penyusunan dokumen RPPLH Kabupaten Barito Utara dikerjakan oleh DLH bekerja sama dengan LPPM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan jangka waktu pelaksanaan tiga bulan, dan didanai dari Alokasi Umum APBD DLH Kabupaten Barito Utara Tahun 2025.

Penjabat. (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA menyampaikan bahwa RPPLH merupakan instrumen penting dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan yang bertujuan menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam bertanggung jawab dan berkeadilan. secara

“Penyusunan RPPLH bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban peraturan, tetapi merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk menjaga pembangunan dan kelestarian lingkungan,” tegas Indra Gunawan. keseimbangan antara

la menambahkan, dokumen RPPLH ini akan memetakan kondisi aktual lingkungan hidup, potensi, permasalahan, dan arah kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang. RPPLH juga menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembangunan daerah seperti RPJPD dan RPJMD.

Lebih lanjut, Pj. Bupati menekankan bahwa keberhasilan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. “Kita membutuhkan dukungan dari akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat yang menjaga lingkungannya masing-masing,” ujarnya.   (SS)

“Wabup Pakpak Bharat Hadiri Rapat Konsolidasi Koperasi Desa Merah Putih”

0

Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menghadiri Rapat Konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi dan Satgas Kabupaten/Kota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan (19/09/2025). Rapat Konsolidasi ini dihadiri langsung Ketua Satgas Koperasi Merah Putih Nasional Zulkifli Hasan yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI.

Dalalam rapat ini Zulkifli Hasan mengatakan, Koperasi Desa Merah Putih akan mulai bisa mengajukan proposal pinjaman minggu depan. Sehinggga diharapkan Koperasi Desa bisa mulai berjalan dan aktif melakukan kegiatan ekonomi guna membantu masyarakat.
 
Ternyata untuk menurunkan anggaran ke Koperasi Desa Merah Putih dari Kementerian Keuangan itu tidak sederhana, banyak regulasi yang harus diselesaikan, mudah-mudahan dengan Menteri yang baru akan lebih lancar, Senin atau Rabu, saya rasa koperasi sudah bisa ajukan proposal pinjaman, ungkap Zulkipli Hasan.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan menjadi instrumen penting kemajuan ekonomi masyarakat. KDMP diyakini akan mendongkrak perekonomian dari desa. Satuan Tugas (Satgas) KDMP akan melakukan percepatan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh tanah air. Bukan hanya secara kelembagaan, tetapi juga aktif membantu perekonomian masyarakat.(Tumangger)

Kerahkan Kader Dasawisma, Lurah, Kades Camat, Hingga OPD, Banyuwangi Genjot Pendaftaran Digitalisasi Bansos

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Kabupaten Banyuwangi telah ditunjuk pemerintah pusat sebagai daerah percontohan nasional untuk program digitalisasi bantuan sosial (bansos). Uji coba pendaftaran bansos melalui aplikasi Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial), telah dilaksanakan sejak 18 September 2025. Memperluas cakupan pendaftaran, Banyuwangi mengerahkan kader Dasawisma, Lurah, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi agen Perlinsos.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menjelaskan upaya ini untuk memperluas akses masyarakat kurang mampu yang selama ini belum terdata dalam sistem bansos.

Hingga saat ini, proses pendaftaran digitalisasi bansos telah berjalan signifikan. Dalam enam hari terakhir mulai 17 hingga 23 September siang, sebanyak 18.170 kepala keluarga telah didaftarkan dalam digitalisasi bansos.

“Kami sudah meminta para kepala OPD, camat, hingga lurah untuk menjadi agen Perlinsos. Mereka akan kerja bareng para agen perlinsos lain,” kata Ipuk saat menghadiri Rakor Sinergitas Tiga Pilar di Banyuwangi, Selasa (23/9/2025).

Agen perlinsos saat ini terdiri dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), operator data kemiskinan di desa/kelurahan.

“Untuk mempercepat dan memperluas pendaftaran bansos, kami juga menambahkan agen perlinsos. Kami libatkan seluruh kepala OPD, camat, lurah dan kades, termasuk ribuan kader dasa wisma se-Banyuwangi untuk menjadi agen perlinsos. Dengan bantuan meraka, agen perlinsos di Banyuwangi bisa mencapai sekitar 2 ribu orang,” kata Ipuk.

Sekedar diketahui, pendaftaran bansos cara baru ini dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, secara mandiri via aplikasi Perlinsos. Syaratnya, pendaftar harus memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena sistem terhubung langsung dengan data kependudukan.

Kedua, melalui agen Perlinsos. Agen perlinsos akan jemput bola mendatangi warga atau kelompok warga untuk mendaftarkan mereka. Selain itu, warga juga bisa mendatangi kantor desa, kelurahan, atau kecamatan untuk mendaftarkan bansos.

“Harapannya, lebih banyak masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan tetapi selama ini terlewat dari pendataan bisa terakomodasi. Padahal, sebenarnya mereka sangat layak. Ini yang menajdi prioritas kita juga,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, keberadaan agen Perlinsos sangat penting bagi warga yang kesulitan mendaftar mandiri. Selain itu para agen ini juga berperan dalam menyosialisasikan cara baru mendapatkan bansos.
Digitalisasi bansos ini diharapkan menjadi program yang mempermudah proses pendaftaran, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (*)

Puluhan Siswa dari Berbagai Daerah di Indonesia Ikuti Olimpiade Matematika Gasing Nasional di Banyuwangi

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah Olimpiade Matematika Gasing Tingkat Nasional (OGN) Tahun 2025. Sebanyak 45 pelajar SD dari berbagai daerah di Indonesia berkompetisi menyelesaikan soal-soal matematika dengan metode Gasing yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya.

Olimpiade matematika gasing berlangsung empat hari (22-25 September 2025). Mereka berasal dari Jayapura, Bitung, Batanghari, Halmahera Tengah, Bangli, Humbang Hasundutan, Kediri, dan Bojonegoro. Banyuwangi sendiri menerjunkan 5 tim peserta yang sebelumnya telah melewati seleksi ketat di tingkat kabupaten.

Pembelajaran matematika metode Gasing (gampang, asik dan menyenangkan) dikembangkan Prof. Yohanes Surya, pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI).

Prof Yohanes Surya menyampaikan, metode Gasing bukan sekadar belajar berhitung. Lebih dari itu, Gasing adalah sebuah gerakan untuk mengajarkan anak-anak untuk lebih percaya diri, mengasah logika, belajar disiplin dan menumbuhkan semangat pantang menyerah.

“Lewat Olimpiade Gasing ini, kita ingin membuktikan bahwa matematika bukanlah momok, melainkan sahabat yang tidak perlu ditakuti,” kata dia.

Sejak 2023 lalu, Pemkab Banyuwangi berupaya mencetak ribuan jagoan matematika yang berasal dari desa-desa di Banyuwangi dengan mengenalkan metode “Smart Gasing”.

“Banyuwangi potensinya luar biasa. Anak-anaknya juga luar biasa, bahkan ada salah satu anak didik Banyuwangi hasil pembelajaran metode Smart Gasing berhasil meraih medali emas di ajang Internasional di Korea. Namanya Felicia Dahayu,” ungkap Prof. Yohanes.

Felicia berasal dari Dusun Krajan, Kecamatan Siliragung merupakan siswa SMP Lazuardi Tursina yang sempat bertemu dengan Elon Musk. Felicia hadir bersama pelajar dari Papua, Jose Nerotou. Dalam pertemuan tersebut, Elon Musk sempat memberikan tes kepada dua bocah tersebut.

Felicia juga didaulat berbagi pengetahuan matematika di Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih.

“Setelah mengenal Gasing saya jadi cinta sama matematika. Dengan cara lama, dulu saya merasa jenuh, tapi sekarang malah enjoy belajar matematika. Terima kasih Ibu Bupati telah memberikan kami kesempatan belajar Gasing bersama Prof. Yohanes,” ujar peraih medali emas dalam lomba coding internasional yang digelar di Korea Selatan pada tahun 2024.

Dalam olimpiade ini, ada lima ujian yang dipertandingkan. Yaitu, uji kemampuan numerasi; uji kreatif membuat alat peraga inovatif, berhitung sambil bermain. Peserta juga ditantang mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran matematika; uji berhitung cepat yang melatih cara berpikir cepat, tepat dan percaya diri.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan olimpiade tingkat nasional ini akan menjadi inspirasi bagi anak Banyuwangi untuk menjadi siswa yang memiliki kompetensi unggul.

“Mereka bisa berkompetisi dengan banyak kontingen dari daerah lain. Semoga bisa saling memotivasi dan yang penting bisa saling mengenal dan saling sharing,” kata Ipuk.

Ipuk berharap ajang ini bisa dimanfaatkan para peserta dari Banyuwangi untuk memperluas jejaring. “Jangan hanya bertanding, tapi gunakan kesempatan ini untuk menambah relasi, yang nantinya bisa bermanfaat bagi kalian di kemudian hari,” pesan Ipuk. (*)