Home Blog Page 269

Bandara Banyuwangi Kian Ramai, Penerbangan Surabaya – Banyuwangi Kembali Beroperasi, Mulai 24 September

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Penerbangan rute Surabaya – Banyuwangi kembali beroperasi mulai besok, Rabu 24 September 2025 besok. Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Wings Air dengan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 orang penumpang.

“Setelah sempat terhenti selama covid, Wings Air kembali buka rute Surabaya – Banyuwangi. Mulai besok Rabu 24 September 2025. Alhamdulillah sudah banyak yang pesan di online,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Selasa (23/9/2025).

Bupati Ipuk mengatakan kembali beroperasinya penerbangan rute ini akan semakin melengkapi pilihan perjalanan ke Banyuwangi bagi pelaku bisnis, wisatawan, maupun masyarakat karena waktu tempuh yang lebih cepat.

“Aksesibilitas Banyuwangi semakin bertambah. Makin banyak pilihan ke Banyuwangi. Bandara Banyuwangi tidak hanya layani rute Jakarta – Banyuwangi tiap hari, namun kini kembali layani Surabaya – Banyuwangi,” kata Ipuk.

“Kami mengapresiasi Maskapai Wings Air yang kembali membuka rute ini, tentunya ini akan berdampak bagus untuk Banyuwangi. Mendorong perekonomian daerah,” imbuhnya.

Jadwal penerbangan di rute ini akan beroperasi dua kali dalam sepekan, pada Rabu dan Minggu, dengan waktu tempuh 50 menit. Pesawat berangkat dari Surabaya pukul 12.10 WIB, dan tiba di Bandara Banyuwangi pukul 13.00 WIB. Adapun dari Banyuwangi, pesawat bertolak pukul 13.20 WIB, dan tiba di Surabayai pukul 14.05 WIB.

“Saat ini tiket sudah bisa dipesan online. Harganya juga cukup bersaing Rp. 700 ribuan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komang Sudira Atmaja.

Komang mengatakan saat ini penerbangan memang baru dua kali dalam sepekan. “Seiring jumlah penumpang yang akan terus berkembang, pihak maskapai akan melakukan penyesuaian,” ujarnya.

Selain melalui udara, jalur Banyuwangi – Surabaya juga dilayani kereta api. Komang menambahkan, catatan KAI rute Surabaya – Banyuwangi merupakan salah satu rute terpadat. Terdapat enam rangkaian kereta dalam satu hari.

“Di Banyuwangi juga tersedia kapal cepat yang menghubungkan Banyuwangi dan Denpasar, Bali. Waktu tempuhnya hanya 2,5 jam penumpang sudah bisa sampai ke Denpasar. Penumpang bisa beli tiket di aplikasi Express Bahari,” kata Komang. (*)

Gandeng Banyuwangi, BAZNAS RI Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Umat

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mewujudkan program pemberdayaan umat. Tiga program sekaligus yang diluncurkan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, pada Senin (22/9/2025).

Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad menegaskan bahwa program yang diluncurkan di Banyuwangi adalah wujud nyata kehadiran zakat yang dikelola secara profesional untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini, kita bersama-sama meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani. Semua ini adalah bukti konkret bahwa zakat mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kemandirian mustahik, bahkan insyaAllah menjadikan mereka suatu saat menjadi muzaki,” ungkap Kiai Noor.

Peluncuran program ini menandai babak baru sinergi antara Baznas RI, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Dengan mengusung semangat Zakat untuk Negeri, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Tiga program strategis Baznas RI untuk masyarakat Banyuwangi. Balai Ternak diperuntukkan bagi 20 peternak mustahik yang akan mendapatkan pendampingan intensif melalui pola pembibitan dan penggemukan, sehingga mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi.

Program Zmart diberikan kepada 50 pemilik warung kecil dengan dukungan renovasi, branding, permodalan, hingga digitalisasi rantai pasok agar lebih berdaya saing.

Sementara itu, Ambulance Madani Gratis (Ambumanis) akan melayani masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat tanpa biaya, terutama di wilayah pelosok.

Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Dengan wilayah yang luas dan potensi ekonomi rakyat yang besar, Banyuwangi dinilai strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan.

“Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan dukungan BAZNAS RI bersama mitra kepada masyarakat Banyuwangi.

“Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” ucapnya.

Kabupaten Banyuwangi, imbuh Ipuk, terus mendorong ekonomi arus bawah yang berbasis keumatan. Seperti halnya memperkuat UMKM bisa naik kelas, berbagai pelatihan hingga akses pasar.

“Alhamdulillah, upaya kami berkorelasi erat dengan menurunnya jumlah kemiskinan di Banyuwangi dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah,” papar Ipuk.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusan dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari – Aksesmu Viendra Primadia l, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Lukman Hakim dan jajaran Forum Pimpinan Daerah lainnya. (*)

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2024, Ditetapkan Pada Sidang Paripurna DPRD Barito Utara

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan rapat paripurna masa sidang I dalam rangka pengumuman penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Barito Utara tahun 2024, bertempat di Gedung DPRD Barito Utara, Selasa (23/9/2025).

Rapat Paripurna masa siadang I ini dihadiri Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA, Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, Staf Ahli Bupati, drg. Dwi Agus Seetiowaty, Asisten Sekda, yang mewakili Kapolres Barito Utara, Kabag Log Kompol Edang Suprianto, yang mewakili Dandim 1013 Muara Teweh, Pasi OPS Kapten Inf. Trio Pramono, yang mewakili Kajari Barito Utara, Kasi Intelijen M. Danil Dirja serta unsur Vertikal lainnya.

Sidang Paripuna Masa Sidang I dipimpin langsung Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP dadampingi Wakil Ketua I Beni Siswanto dan Wkil ketua II DPRD, Henny Rosgiaty Rusli, SP. MM dan anggota DPRD dari masing- massing komisi serta Sekwan dan jajarannya.

Mengenai kehadiran anggota DPRD disampaikan oleh Plt. Sekretaris DPRD. Dari total 25 anggota, sebanyak 23 orang yang hadir, sehingga berdasarkan Pasal 121 Peraturan DPRD Kabupaten Barito Utara nomor 1 tahun 2025 tentang tata tertib DPRD, rapat dinyatakan memenuhi kuorum.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Paripurna secara resmi saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD saat membuka rapat paripurna masa sidang I.

Dalam rapat tersebut, diumumkan secara resmi penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Utara tahun 2024 yang telah melalui proses pemungutan suara ulang (PSU) sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi atas perselisihan hasil pemilihan.

Berdasarkan Berita Acara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara Nomor 160/PL.02.7-BA/6205/2025 tanggal 20 September 2025, pasangan calon nomor urut 1 ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan perolehan suara sebanyak 40. 400 suara atau 52,20 persen.

Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini menyampaikan, bahwa rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengamanatkan DPRD untuk mengumumkan penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

“Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, kami menyampaikan selamat kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Barito Utara tahun 2024. Kami berharap agar kepemimpinan yang baru nantinya dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Barito Utara,” ujar Hj. Mery Rukaini.

la juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan pembangunan daerah.

“Semoga dengan ditetapkannya pasangan calon terpilih ini, roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara optimal,” tutupnya.   (SS)

GERAKAN AKSI BERGIZI DALAM DEKLARASI POS KESEHATAN PESANTREN BAITUL ANSHOR KOTA CIMAHI TAHUN 2025

0

CIMAHI,Selasa(23/09/2025)
Pemerintah Kota Cimahi menggelar Gerakan Aksi Bergizi dalam Deklarasi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Baitul Anshor pada Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari santri husada, santriwan-santriwati, serta warga pesantren.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam sambutannya menegaskan bahwa pesantren berperan penting sebagai benteng moral dan intelektual bangsa. Oleh karena itu, kualitas pesantren harus ditopang tidak hanya oleh aspek keilmuan, tetapi juga fasilitas kesehatan yang memadai.
“Poskestren merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat di lingkungan pondok pesantren, dengan prinsip dari oleh, dan untuk warga pondok pesantren, yang mengutamakan pelayanan promotif, preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif, dengan binaan puskesmas setempat,” ujarnya.
Wali Kota menambahkan, Pesantren Baitul Anshor dipilih sebagai model Poskestren melalui tahapan advokasi, sosialisasi, hingga deklarasi. Ke depannya, Poskestren akan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan santri secara mandiri untuk mewujudkan lingkungan serta santri yang sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat akal.
Ngatiyana berharap dengan berdirinya Poskestren ini, seluruh warga pesantren khususnya para santri dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan dasar, edukasi mengenai pola hidup sehat, serta penanganan awal bilamana terjadi masalah kesehatan. Selain itu, Wali Kota meminta agar Poskestren menjadi pusat informasi dan aksi nyata untuk membiasakan pola hidup yang lebih bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
“Mari kita dukung bersama program Poskestren agar berjalan dengan optimal, dan saya yakin, dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita akan mampu mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga tangguh secara fisik,” imbaunya.
Ditemui di sela kegiatan, Wali Kota Cimahi menegaskan bahwa program Pesantren Sehat merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Ngatiyana juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan pesantren agar tetap bersih dan sehat.
“Ini salah satu gagasan ataupun program yang dilakukan oleh pemerintah untuk melaksanakan model terhadap pesantren-pesantren yang ada di kota ini. Insya Allah kita berlanjut ke daerah lain atau pesantren-pesantren yang lain,” ungkapnya.
Ngatiyana berpesan bahwa lingkungan yang bersih dan asupan gizi yang cukup sangat menentukan kesehatan jasmani dan rohani para santri. “Kita tekankan jangan membuang sampah sembarangan yang akan bisa mengakibatkan kesehatan masyarakat terganggu,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Reri Marliah dalam laporannya menjelaskan, tujuan umum kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian warga pesantren dalam berperilaku hidup sehat. Salah satu tujuan khususnya yaitu meningkatkan kolaborasi lintas sektor pusat dan daerah terkait dalam rangka penyelenggaraan pesantren sehat dan aksi bergizi di sekolah.
“Tujuan khusus, meningkatkan literasi warga pesantren tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga atau aktifitas fisik, dan konsumsi gizi seimbang di kota cimahi. Meningkatkan pelayanan kesehatan dasar yang fokus pada promotif dan preventif, meningkatkan komitmen sekolah untuk melaksanakan kegiatan aksi bergizi secara rutin di Kota Cimahi,” jelasnya.
Reri menambahkan, kegiatan ini mendapat dukungan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dan Puskesmas Cibeureum yang memberikan bantuan alat kesehatan, tempat sampah, dan pendampingan. Dukungan juga datang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan tanaman obat keluarga dan pendampingan, Dinas Pangan dan Pertanian dengan tanaman hias dan pendampingan, serta pihak lainnya.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Agama Provinsi dan Kota Cimahi, Forkopimda Kota Cimahi, perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Cimahi, Ketua TP PKK Kota Cimahi beserta jajaran, para pengurus pesantren, santri dan santriwati Pondok Pesantren Baitul Anshor.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

Jawaban Pemkab Barito Utara Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda Perubahan APBD 2025

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Paripurna III  Masa Sidang I, dalam rangka penyampaian jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi- fraksi DPRD terhadap Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara tahun Alanggaran 2025, yang dilangsubgkan bertempat di ruang sidang Paripurna Gedung DPRD Barito Utara, Selasa (23/9/2025). 

Paripurna III ini dihadiri Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA, Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, yang mewakili Kapolres Barito Utara, Kabag Log Kompol Edang Suprianto,yang mewakili Dandim 1013 Muara Teweh, Pasi OPS Kapten Inf. Trio Pramono, yabg mewakili Kajari Barito Utara, Kasi Intelijen M  Danil Dirja.

Sidang Paripuna III Masa Sidang I  dipimpin langsung Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP dadampingi Wakil Ketua I Beni Siswanto dan Wkil ketia II DPRD, Henny Risgiaty Rusli, SP. MM dan anggota DPRD dari masing- massing komisi serta Sekwan dan jajarannya.

Mengenai kehadiran anggota DPRD disampaikan oleh Plt. Sekretaris DPRD. Dari total 25 anggota, sebanyak 23 orang yang hadir, sehingga berdasarkan Pasal 121 Peraturan DPRD Kabupaten Barito Utara nomor 1 tahun 2025 tentang tata tertib DPRD, rapat dinyatakan memenuhi kuorum.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Paripurna I secara resmi saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD saat membuka rapat pariurna I.

Dalam pidatonya, Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA menyampaikan apresiasi atas penerimaan fraksi- fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD 2025 dengan sejumlah catatan dan masukan.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan mengarahkan anggaran untuk mendukung prioritas pembangunan daerah, seperti peningkatan daya saing ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan secara efektif, efisien dan akuntabel agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

la juga menjelaskan alokasi belanja daerah dalam Raperda Perubahan APBD 2025, antara lain fungsi pendidikan sebesar 20, 70 persen, kesehatan 14, 06 persen, dan infrastruktur publik 55, 46 persen.

Pemerintah daerah juga menyiapkan jaminan sosial berupa jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja bagi pekerja rentan dan non- ASN. 

Indra mengungkapkan Gunawan juga pengurangan belanja transfer tahun 2025 antara lain akibat dialihkannya bantuan keuangan untuk pembangunan rumah sakit rehabilitasi korban narkotika di Kalimantan Tengah ke lembaga rehabilitasi di Kabupaten Barito Utara sesuai kesepakatan dengan BNN Provinsi dan instansi terkait.

Selain itu, Pj. Bupati juga menjelaskan adanya pengurangan pendapatan transfer pemerintah pusat dan kenaikan belanja daerah sebesar 11,02 persen untuk mengakomodasi usulan SKPD terkait belanja barang dan jasa, hibah, dan belanja modal.

Kenaikan belanja tersebut menyebabkan defisit bertambah sebesar Rp343,34 miliar sementara pendapatan turun Rp42,03 miliar.

“Pemerintah daerah akan memperkuat pondasi keuangan daerah, memperluas basis pendapatan serta menajamkan fokus belanja pada sektor-sektor yang berdampak luas dan berkelanjutan. Kami berharap pembahasan selanjutnya di DPRD berjalan lancar hingga Raperda ini ditetapkan menjadi Perda,” tutup Indra Gunawan.  (SS)

Kapolri Berikan Bansos dan Salurkan Bahan Pangan Murah di Semarang

0

Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan 50 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pada acara peninjauan Operasional SPPG Polri di Pabelan, Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

Adapun paket sembako yang dibagikan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, kecap manis, mie instan, teh, kopi, tepung, dan sarden.

Pada kesempatan yang sama, Jenderal Sigit juga meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Jawa Tengah di lokasi tersebut. Total, 20 ribu ton beras SPHP yang disalurkan dalam Gerakan Pangam Murah ini.

“Hari ini kita baru saja juga meninjau pelaksanaan kegiatan Pori dalam mendukung program Gerakan Pangan Murah yang sampai dengan hari ini Polda Jawa Tengah telah membantu menyalurkan kurang lebih 20 ribu ton dari beras SPHP yang dipersiapkan oleh Bulog dan kita bantu menyalurkan,” ujar Kapolri, Selasa (23/9/25).

Diakui Kapolri, antusias masyarakat yang mengikuti penyaluran tersebut sangat tinggi dan patut diapresiasi. Masyarakat terlihat sangat bahagia karena mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran. “Alhamdulillah, masyarakat yang saya tanya senang karena memang harganya lebih murah dibandingkan membeli di pasar” ungkap Kapolri.

Menurut Kapolri, terdapat 72.567 ton beras yang disalurkan Polri di 54.454 lokasi. Artinya, sudah 27 persen beras SPHP disalurkan ke masyarakat.

“Jadi ini dibantu, disalurkan dari rekan-rekan jajaran Pori. Tentunya kita mengharapkan bahwa ini juga bisa bermanfaat untuk menjaga ketersediaan pangam, khususnya beras, sehingga harganya tetap bisa kita jaga untuk mendekati stabil, baik yang medium maupun premium,” ungkap Kapolri.

Lebih lanjut disampaikan Kapolri, berdasarkan laporan Kapolda Jawa Tengah bahwa hampir lebih dari 30 provinsi di Jawa Tengah, saat ini telah menyalurkan beras di pasaran dengan sesuai Harga Eceran Terendah (HET). Hal itu dipastikan untuk beras jenis premium di pasar tradisional maupun di retail dan beras medium.

“Jadi ini tentunya menjadi tugas bersama untuk terus menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, agar betul-betul bisa terjangkau oleh masyarakat,” jelas Kapolri.

Tinjau Langsung SPPG Pabelan, Kapolri Tekankan Perkuat Food Security

0

Semarang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pabelan, Polres Semarang, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Sigit meminta jajarannya untuk memperkuat pengawasan kualitas makanan atau Quality Control melalui penerapan Food Security.

Langkah ini, kata dia, untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersaji aman dan higienis bagi para penerima manfaat.

“Saya selalu sampaikan pesan ke jajaran agar terkait dengan proses masak, distribusi sampai dengan di tempat selalu dilakukan Quality Control dengan melaksanakan tes Food Security. Sehingga memastikan bahwa pada saat makanan sampai di sekolah semua dalam keadaan higienis siap saja karena itu menjadi penekanan kita khususnya di jajaran SPPG di bawah naungan Mabes Polri dan Polda jajaran,” ujar Sigit.

Sigit mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 617 SPPG Polri dengan rincian 103 SPPG telah operasional, 31 SPPG tahap persiapan operasional, dan 483 SPPG masih dalam tahap pembangunan. Jika seluruhnya beroperasi, layanan tersebut diperkirakan dapat menjangkau 2.159.500 penerima manfaat dan menyerap 30.850 tenaga kerja.

Menurutnya, SPPG Pabelan Polres Semarang mulai beroperasi pada 22 September 2025 dengan melibatkan 50 orang pekerja untuk melayani 3.497 penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu menyusui, hingga ibu hamil.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyalurkan beras SPHP. Hingga 22 September 2025, Polri tercatat telah menyalurkan 72.567 ton beras SPHP pada 54.454 lokasi di seluruh Indonesia.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai modal utama menggapai visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Brimob Polda Jatim Panen Melon dan Semangka, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

0

SIDOARJO – Satuan Brimob Polda Jawa Timur menggelar panen raya buah melon dan semangka di Kesatrian Guruh Arif Darmawan, Mako Kompi 4 Yon D Pelopor, Sidoarjo pada Selasa (23/9/2025).

Kegiatan yang merupakan wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan ini dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jatim.

Hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kapolresta Sidoarjo, Wadansat Brimob, Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimob Daerah Jatim beserta pengurus, Pejabat Utama Satbrimob Polda Jatim, Danden Gegana, para Danyon Pelopor jajaran Satbrimob Polda Jatim, serta Kelompok Tani Makmur dari Desa Tarik, Sidoarjo.

Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan Kapolda Jatim dan seluruh pihak yang berkolaborasi dalam program ini.

Menurutnya, pemanfaatan lahan di lingkungan Satuan Brimob Polda Jatim ini menjadi langkah nyata Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dalam mendukung kemandirian pangan.

“Kami memanfaatkan lahan seluas 10 hektare di pekarangan Mako Brimob, dengan 1 hektare di antaranya digunakan untuk menanam melon jenis Amanda dan semangka kuning,”terang Kombes Pol Suryo.

Dalam panen kali ini, Brimob Polda Jatim memetik sekitar 10 ribu buah melon dengan total berat 25 ton dan 3 ribu buah semangka dengan berat 7 ton.

“Ini adalah panen kedua setelah sebelumnya berhasil pada bulan Juli yang lalu,” ujar Kombes Pol Suryo.

Dansat Brimob Polda Jatim ini menyampaikan sebagian hasil panen akan disalurkan kepada kelompok tani Makmur dan anggota Brimob, sementara sisanya dipasarkan melalui mitra UD Sahabat Buah.

Selain meningkatkan ketersediaan pangan, hasil panen juga diharapkan memberi manfaat gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

“Brimob senantiasa siap mendukung program pemerintah termasuk ketahanan pangan menuju Indonesia emas,”tegas Kombes Suryo.

Ia juga menegaskan sikap dan tindakan Brimob harus selalu berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara. (*)

Tersangka RM Diduga Maling HITACHI Diamankan Unit Reskrim Polsek Teweh Tengah 

0

BARITO UTARA- Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara melalui jajaran Polsek Teweh Tengah mengamankan seorang laki- laki berinisial RM 30 (tiga Puluh) tahun, diduga pelaku tindak pidana pencurian 1 (Satu) sebuah alat elektronick berupa Hitachi merk Smizu milik Majid Ainur Ridha desa Sikuy, Kecamatan Teweh baru dan tersangka telah ditangkap dan berhasil diamankan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek tanpa perlawanan pada, Senin (22/09/2025) kemaren.

Sebelumnya, diketahui pada Jumat (19/09/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, pelapor pengurus Masjid Ainur Ridha inisial ZN 30 tahun, menerima kabar dari saksi DS (42) bahwa sebuah alat elektronik berupa hitachi merek SMIZU milik masjid telah hilang. Atas kejadian tersebut, pelapor ZN mengalami kerugian sebesar Rp1.400.000 dan segera melapor ke Polsek Teweh Tengah dan setelah diselidiki oleh pihak polisi, ternyata diketahui  inisial RM yang malingnya.

Berkat respons cepat dan penyelidikan intensif, tersangka akhirnya berhasil diamankan hanya dalam waktu tiga hari setelah laporan diterima. Barang bukti berupa 1 (satu) buah hitachi merk SMIZU turut berhasil diamankan.

Tersangka berinisial RM (30) diamankan Minggu malam pada hari Senin sekitar pukul 22. 50 WIB di depan RSUD Muara Teweh, Jalan Yeteo Singseng, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara. Penangkapan dilakukan setelah Polsek Teweh Tengah.  

Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., membenarkan penangkapan tersebut dan mengapresiasi kerja cepat jajaran Polsek Teweh Tengah.

“Penangkapan ini merupakan bukti nyata kesigapan dan keseriusan jajaran kami dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kami imbau seluruh warga agar tidak ragu melapor apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana di sekitarnya,” ujar Iptu Novendra.

Saat ini, tersangka RM telah dibawa ke Polsek Teweh Tengah untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
Polres Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Barito Utara.   (SS)

Polres Malang Tetapkan 21 Tersangka Perusakan Kantor Polisi, 6 Diantaranya ABH

0

MALANG – Satreskrim Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) menetapkan total 21 orang tersangka dalam kasus perusakan sejumlah pos Polisi dan kantor Polsek Pakisaji pada Minggu (31/8/2025) dini hari bulan lalu.

Dari jumlah tersebut, 15 tersangka merupakan orang dewasa dan 6 lainnya masih dibawah umur atau Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., menegaskan penanganan perkara akan terus dikembangkan.

Polisi sebelumnya mengamankan beberapa pelaku di lokasi kejadian, kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan lanjutan hingga pertengahan September 2025.

Perkembangan terbaru, dari hasil penyelidikan dan pengembangan, total sudah ada 21 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka.

“Proses hukum terhadap seluruh pelaku berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata AKBP Danang dalam konferensi pers di Polres Malang, Senin (22/9/2025).

Danang menambahkan, aksi perusakan itu dipicu provokasi di media sosial.

Sejumlah pelaku terlibat langsung dalam perusakan dengan cara melempar batu, merobohkan tenda, hingga merusak kaca pos polisi.

“Motifnya karena terprovokasi situasi yang berkembang di media sosial,” jelasnya.

Menurut Kapolres Malang, para tersangka bergerak konvoi, lalu melakukan pelemparan dan perusakan terhadap fasilitas Polri.

“Ini jelas tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi,” tegas AKBP Danang.

Kapolres Malang menegaskan kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk aksi anarkis yang mengganggu ketertiban.

“Kami pastikan Kabupaten Malang tetap kondusif. Tidak boleh ada yang main-main dengan keamanan,” pungkas AKBP Danang.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menjelaskan penangkapan para tersangka dilakukan bertahap.

Tiga orang pelaku berhasil diamankan saat kejadian, kemudian pada 31 Agustus Polisi kembali menangkap 10 orang.

Penangkapan berlanjut pada 15 September dengan 6 tersangka, dan 2 orang terakhir ditangkap pada 16 September.

Dikatakan oleh Kasatreskrim Polres Malang, seluruh tersangka sudah ditetapkan perannya masing-masing.

Ada yang melempar batu, merusak fasilitas, hingga menyebar provokasi lewat WhatsApp Group.

“Semua ini kami tuangkan dalam berita acara pemeriksaan,” ujar AKP Nur.

Ia menegaskan barang bukti berupa motor, ponsel, hingga batu yang digunakan untuk merusak pos Polisi telah disita penyidik.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, salah satunya Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang maupun orang, dengan ancaman pidana hingga 7 tahun penjara.

“Penanganan perkara terus kami kawal secara profesional dan transparan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan tersangka anak sesuai aturan hukum yang berlaku,”tutup AKP Nur. (*)