Home Blog Page 282

Diskominfosandi Barito Utara Ikuti Bimtek E-Katalog V6, dan Penerapannya

0

BARITO UTARA, Banjarmasin- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai pedoman dalam implementasi terkait penerapan E-Katalog V6, E- Purchasing, Penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tahun 2024- 2025, serta Bimtek Input Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Aplikasi SIPD- RI di Hotel Fugo, jalan A Yani Km, 2 Banjarmasin, (Kalsel) Senin (15/9/2025)

Penerapan e-Katalog Versi 6 adalah berdasarkan Peraturan Kepala LKPP Nomor. 177 tahun 2024 dan Keputusan Kepala LKPP Nomor 294 tahun 2024, yang mengharuskan semua transaksi pengadaan barang dan jasa Pemerintah menggunakan sistem ini mulai tahun 2025. Versi baru ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas melalui fitur-fitur seperti sistem yang lebih responsif, integrasi dengan SAKTI untuk pembayaran, dan proses digitalisasi Berita Acara Serah Terima (BAST).
Menggantikan E- Katalog versi 5.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Saroya, S. Sos. MIP, diikuti para pejabat pengelola keuangan dan operator teknis lingkup Diskominfosandi Barito Utara, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan belanja pemerintah serta keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis aplikasi digital.

Ditempat terpisah Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE MPA memberikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan bimtek yang diikuti oleh para pejabat Diskominfosandi Barito Utara ini.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam memahami mekanisme E- Katalog, penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta penggunaan aplikasi SIPD- RI. Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan pengelolaan belanja pemerintah daerah dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta mendukung pemanfaatan produk dalam negeri sesuai dengan kebijakan nasional. Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus mendorong penerapan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan, sehingga pelayanan publik semakin efektif dan efisien.”

Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochamad Ihsan, AKS menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan upaya untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

“Melalui bimtek ini, para peserta dapat memahami secara menyeluruh mekanisme E- Katalog dan E- Purchasing dan penerapan TKDN, sekaligus mampu mengoperasikan aplikasi SIPD- RI dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan kita semakin transparan, efisien, dan akuntabel,” ujar H. Mochamad Ihsan.

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa penerapan E- Katalog dan SIPD- RI bukan hanya sekadar kewajiban administrasi, melainkan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan Kabupaten Barito Utara.

Dengan adanya bimtek ini, aparatur pemerintah daerah semakin siap menghadapi tantangan pengelolaan anggaran berbasis teknologi informasi, sekaligus mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai ketentuan TKDN,” harap Kadiskominfosandi.

Kegiatan bimtek ini dilaksanakan selama dua hari, sejak tanggal 15- 16 September 2025, dengan narasumber M. Kasman, Pengelola PBJ Ahli Madya dari Biro PBJ Setda Provinsi Kalimantan Selatan. Selain diikuti oleh pejabat pengelola keuangan dan operator teknis, kegiatan ini juga diikuti oleh pejabat fungsional dan staf pelaksana dari Bidang Infokom, E- Government serta Persandian dan Statistik. (SS)

Polisi Amankan 14 Unit Motor Diduga Terlibat Bali di Kedungkandang Kota Malang

0

KOTA MALANG – Aksi balap liar (Bali) yang meresahkan masyarakat di Kedungkandang wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim dihentikan oleh Polisi.

Belasan pemuda yang nekat balapan liar beserta motornya digiring ke Polsek Kedungkandang jajaran Polresta Malang Kota, Sabtu dinihari (13/9/25).

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Ipda Yudi Risdyanto mengatakan, sebelumnya Polisi telah mendapat laporan warga setempat yang merasa resah dengan aksi balap liar tersebut.

“Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Kedungkandang dipimpin Plh. Kapolsek Kedungkandang AKP Sugeng Iryanto meluncur ke lokasi dan berhasil menghentikan aksi para pelaku balap liar,” kata Ipda Yudi, Senin (15/9/25).

Dari lokasi balapan liar itu, Polsek Kedungkandang berhasil mengamankan 14 Kendaraan R2 yang terlibat aksi balap liar disepanjang Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Arjowinangun, perbatasan Kota Malang–Kabupaten Malang.

Polisi sempat kejar-kejaran dengan Pelaku, akhirnya seluruh pelaku berhasil diamankan dan digelandang ke Mapolsek Kedungkandang beserta sepeda motor mereka yang rata-rata tidak ada plat Nopolnya.

“Untuk pelalu diberi pembinaan disiplin berupa push up serta menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Ipda Yudi.

Sementara itu Plh Kapolsek AKP Sugeng mengatakan bahwa pihaknya juga memanggil seluruh orangtua memberikan kabar terkait anaknya yang terlibat balap liar.

“Dari 14 Kendaraan R2 yang diamankan, para pemiliknya baik pelaku balap liar maupun penontonnya kami lakukan pembinaan dengan didampingi orangtua,” jelas AKP Sugeng.

Sementara itu untuk seluruh sepeda motor yang diamankan menggunakan knalpot brong dilakukan penindakan dan bisa dibawa pulang dengan catatan mengembalikan kondisi motor sesuai standart pabrikan.

“Sebagai bentuk edukasi, para remaja diwajibkan mengganti knalpot dengan standar sesuai aturan, langsung di hadapan orangtua dan aparat Kepolisian,” jelas AKP Sugeng.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota Polda Jatim telah menekankan bahwa penindakan balap liar dilakukan dengan tegas untuk melindungi keselamatan masyarakat dan mencegah fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Polresta Malang Kota Polda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua, agar lebih memberikan pengawasan aktivitas anak-anak di luar rumah.

“Sinergi antara aparat, orangtua dan lingkungan menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kembali aksi balap liar yang membahayakan keselamatan bersama,” pungkas AKP Sugeng. (*)

Polres Madiun Kota Launching SPPG Distribusikan 858 MBG

0

KOTA MADIUN – Walikota Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, SH, MM, M.Pd bersama Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, SIK melaunching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun Kota Polda Jatim,Senin (15/9/25).

Acara tersebut berlangsung di Jalan Ciliwung, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun Jawa Timur.

Program ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi bagi anak-anak di Kota Madiun.

Pada tahap awal uji coba operasional, program ini akan menyasar 858 penerima manfaat.

Menu yang disajikan pada hari peluncuran meliputi nasi, beef slice teriyaki, salad wortel kubis, pisang, dan susu.

Prosesi peluncuran ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota Madiun bersama Kapolres Madiun Kota dan Jajaran Forkopimda Kota Madiun .

Acara dilanjutkan dengan peninjauan dapur SPPG serta pemberangkatan pendistribusian paket Makan Bergizi (MBG) ke sekolah-sekolah TK dan SD di Kota Madiun.

Walikota Madiun, Maidi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program MBG melibatkan 16 dapur yang akan menyediakan makanan bergizi untuk 51.000 anak.

Keterlibatan SPPG Polri sebagai sentra pendistribusian diharapkan dapat memperluas jangkauan program ini.

“Mulai dari pengadaan bahan pokok, kami telah bekerja intensif selama 45 hari terakhir dan bulan depan, seluruh 16 dapur akan beroperasi penuh,” ungkap Walikota Madiun.

Ia menyebut fasilitas baru ini merupakan bagian dari dukungan kepolisian, sedang dalam tahap finalisasi.

Maidi menambahkan mulai Oktober 2025 dipastikan ketersediaan bahan pokok, termasuk yang paling ekonomis, tanpa mengorbankan kualitas.

“Dengan pengiriman langsung, kami dapat memantau dan menjamin mutu makanan yang sampai ke tangan anak-anak,”tambahnya.

Lebih lanjut, Walikota menegaskan komitmennya untuk memastikan 51.000 anak di Kota Madiun mendapatkan asupan gizi yang memadai.

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto SIK. menekankan bahwa SPPG di Jalan Ciliwung menjadi titik awal distribusi untuk 3.800 penerima manfaat, mulai dari anak TK, SD, SMP, SMA, hingga ibu hamil dan ibu menyusui, yang turut diawasi Dinas Kesehatan.

“Saat ini sudah berjalan untuk 858 penerima manfaat, semuanya diatur Kepala SPPG,” kata AKBP Wiwin.

Ia menegaskan, kegiatan ini juga diawasi Dinas Kesehatan Kota Madiun dan Tim Dokter Polres Madiun Kota agar terjamin kelayakan dan keamanan konsumsi. (*)

Kapolsek Rembang Bersama Tiga Pilar Himbau Warga Aktifkan Siskamling

0

PASURUAN – Kapolsek Rembang AKP Mulyono, S.Sos., M.H. bersama unsur Tiga Pilar menggelar himbauan kamtibmas kepada warga Kecamatan Rembang, di Pos Kamling Desa Rembang, Minggu malam (14/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling guna mencegah gangguan kamtibmas.

“Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi berita bohong di media sosial. Gunakan medsos secara arif dan bijak. Kami juga meminta RT, RW, hingga kepala dusun menggerakkan kembali siskamling di wilayahnya,” ujar AKP Mulyono.

Hadir dalam kegiatan itu jajaran personel Polsek Rembang, Koramil Rembang, Satpol PP, dan Banser. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai, langkah Polsek Rembang bersama Tiga Pilar dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Aktivasi siskamling akan sangat membantu kepolisian dalam mencegah potensi kerawanan di tengah masyarakat,” tegas Kapolres.

Polres Lamongan Amankan Dua Pengedar Sabu dalam Operasi Tumpas Narkoba

0

LAMONGAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lamongan Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

Dalam rangkaian Operasi Tumpas Narkoba 2025, petugas berhasil mengamankan Dua orang pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Brondong dan Paciran.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, keberhasilan ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai peredaran narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif.

“Dari hasil penyelidikan yang mendalam, kami berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yang tidak saling berkaitan, beserta barang bukti sabu siap edar,” ungkapnya, Senin (15/9).

Pelaku pertama, berinisial AP alias The Bung, seorang nelayan asal Brondong, diamankan pada Selasa (09/09) sekitar pukul 16.30 WIB di samping rumahnya, Dusun Brondong RT 04/RW 05, Kecamatan Brondong.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 10 klip sabu dengan berat kotor ± 1,33 gram, 1 unit timbangan elektrik, 1 bendel plastik klip kosong, 1 botol plastik putih, 1 skrop plastic, 1 unit handphone serta perlengkapan lainnya.

AP alias The Bung kemudian digelandang ke Mapolres Lamongan untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara di hari yang sama, Selasa malam (09/09) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas kembali berhasil mengamankan pelaku kedua berinisial AS alias Cek’e di pinggir Jalan Raya Sultan Agung, Lingkungan Gowah, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran.

Dari tangan AS alias Cek’e, diamankan barang bukti berupa 7 klip sabu dengan berat kotor ± 1,81 gram, 1 unit timbangan elektrik, 3 bendel plastik klip kosong, 1 kotak hitam, 1 dompet coklat, 1 skrop plastik, dan 1 unit handphone.

Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Polres Lamongan Polda Jatim juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam memberikan informasi penting terkait peredaran narkoba di wilayahnya.

“Keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Informasi yang diberikan sangat membantu kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika,” jelasnya.

Dengan keberhasilan ini, Polres Lamongan Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari bahaya narkotika. (*)

Babinsa Kodim 1013/Mtw Laksanakan Patroli Bersama Linmas 

0

BARITO UTARA, Murung Raya- Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1013- 16 Barito Tuhup Raya (Batura) Kabupaten Murung Raya, Provinsi melaksanakan patroli Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama dengan anggota Satuan perlindungan masyarakat (Linmas) di wilayah binaan desa Makunjung Rt. 2 dan Rt. 3, Senin (15/09/2025).

Kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan serta mempererat sinergi antara TNI, perangkat desa, dan Linmas dalam memberikan rasa aman kepada warga. Patroli ini dilakukan menyusuri pemukiman warga dan  fasilitas umum, serta di titik- titik rawan gangguan kamtibmas.

Danramil 1013- 16 Batura Kabupaten Murung Raya Serka Didin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama Babinsa dan Linmas ini,  merupakan bentuk nyata kerjasama aparat keamanan di tingkat desa. 

“Babinsa hadir bersama Linmas untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Sinergi ini penting agar masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Babinsa yang terlibat dalam patroli juga mengajak warga,  untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kepedulian bersama agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” jelas Serka Didin.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar.   (SS)

Perjalanan Sang Jenderal: Polisi Humble yang Mengabdi di Bumi Blambangan

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Penunjukan jabatan Kapolresta Banyuwangi tidaklah sembarangan. Pimpinan tertinggi Polri tentu memiliki pertimbangan matang dalam memilih figur yang dinilai mampu memegang tongkat komando di daerah strategis. Sosok itu kini jatuh pada Kombes Pol Rama Samtama Putra, seorang perwira yang dikenal humble dan humanis.

Sejak awal bertugas di Bumi Blambangan, Kombes Rama menunjukkan gaya kepemimpinan yang akrab dengan masyarakat. Ia mudah membaur, bisa bercanda dengan siapa saja, termasuk insan media yang kerap ia rangkul sebagai mitra kerja sekaligus teman diskusi. Kerendahan hatinya membuat banyak orang merasa nyaman saat berinteraksi.

Bagi Kombes Rama, kondusifitas kamtibmas tetap menjadi prioritas utama. Namun, lebih dari itu, ia juga mendorong inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah dan cepat saat berurusan dengan Polresta maupun Polsek jajaran. Prinsip pelayanan prima, disiplin, dan integritas selalu ia tekankan, baik di ruang rapat maupun ketika turun langsung ke lapangan.

Di bawah arahannya, situasi kamtibmas di Banyuwangi terjaga stabil. Hal ini bukan hanya hasil pendekatan keamanan semata, melainkan berkat jalinan emosional dan kepercayaan yang berhasil dibangun antara polisi dan masyarakat. Ia membuktikan bahwa keamanan terbaik lahir ketika aparat dan warga bersatu padu.

Tidak berhenti pada aspek internal kepolisian, Kapolresta Banyuwangi juga peduli pada isu-isu sosial. Program seperti penguatan kamtibmas berbasis masyarakat, edukasi hukum, hingga respons cepat melalui call center menjadi langkah nyata dalam membangun Polri yang modern dan dipercaya publik.

Dengan rekam jejak bersih, loyalitas tinggi terhadap institusi, serta kemampuannya membangun kepercayaan di berbagai lapisan, Kombes Pol Rama dinilai layak menjadi role model pimpinan Polri masa kini. Sosok calon jenderal ini membuktikan, di manapun ia bertugas, polisi akan semakin dicintai jika mengabdi dengan hati. (*/Biro)

Kapolres Probolinggo Pastikan Penanganan Maksimal Laka Bus di Jalur Bromo

0

PROBOLINGGO,-Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di jalur Bromo tepatnya di Jalan Sukapura tepatnya di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025) siang.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan bus pariwisata yang ditumpangi rombongan tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Bina Sehat Jember.

Dari kejadian tersebut total Delapan orang meninggal dunia dan 44 mengalami luka – luka.

Direktur RS Bina Sehat, dr.Faida mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut.

“Tujuh jenazah di Rumah Sakit Mohamad Saleh sudah disucikan dan sudah di atas ambulance Merah Putih. Satu jenazah berangkat dari Rumah Sakit Daerah Tongas,” kata dr. Faida, Minggu (14/9).

Mantan Bupati Jember itu menjelaskan, semua korban luka ringan di Puskesmas Sukapura dan Puskesmas Wonomerto sudah dibawa turun dengan Elf dan kendaraan lainnya.

“Kami dibantu Kapolres Probolinggo Pak Latif dan ditambah Satu patroli pengawalan lagi dari Probolinggo,” kata dr.Faida.

Sementara itu Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif yang langsung mendatangi tempat kejadian menyampaikan bus dengan Nopol P-7221-UG yang dikemudikan Al-Bahri berisi 52 orang melaju dari arah barat ke Timur.

Lebih lanjut AKBP Latif menambahkan, pasca kejadian petugas dibantu warga berupaya mengevakuasi penumpang didalam bus.

“Untuk 44 orang yang mengalami luka-luka sudah menjalani perawatan di beberapa puskesmas dan rumah sakit yang ada di Probolinggo,”ujar AKBP Latif.

Ia menegaskan, bahwa Polres Probolinggo Polda Jatim berupaya semaksimal mungkin untuk menangani tragedi ini.

“Untuk penyebab kecelakaan, masih kita lakukan penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Jalankan Misi Kemanusiaan, 247 Siswa Diktuk Bintara SPN Polda Jatim Tempuh Ekspedisi Darat 15 KM

0

MOJOKERTO – Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN ) Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K memimpin prosesi flag off melepas 247 siswa Diktuba Polri untuk memulai ekspedisi yang sarat makna.

Ratusan siswa Bintara Polri itu akan menempuh jarak impresif sejauh 15 kilometer pada Minggu (14/9/2025).

Kombes Pol Agus mengatakan, para siswa Diktuba Polri ini akan menapaki jejak pengabdian dalam kegiatan Ekspedisi Darat III.

Ia menegaskan bahwa Ekspedisi Darat merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan pembentukan Bintara Polri yang modern dan adaptif.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk mencapai tujuan membentuk fisik yang prima dan mental yang humanis.

“Ini sebuah agenda yang menguji ketahanan fisik sekaligus memupuk kepekaan sosial di sanubari para calon Bhayangkara negara,” ungkap Kombes Agus, Minggu (14/9/25).

Ka SPN Polda Jatim juga menegaskan tujuan utama kegiatan ini tidak hanya untuk mengukur daya tahan dan kekuatan fisik para siswa, tetapi yang lebih fundamental adalah menanamkan jiwa korsa, empati, dan kepekaan sosial sejak dalam kandungan pendidikan.

Rute yang dilalui bukanlah jalanan protokol, melainkan jalur yang membelah jantung perdesaan, melintasi Dusun Glonggongan, Singopadu, Ngastemi, Kutoporong, Tunggulmoro, Kenunguneng, Karangnongko, Sumberkarang, Kedunguneng, Sukosari, Peterongan, hingga Puloniti, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.

“Ekspedisi darat kali ini tak hanya sekadar pembinaan fisik, ratusan siswa Diktukba membawa misi mulia, menebar kebaikan melalui bakti sosial kemanusiaan dan bakti religi,” terang Kombes Agus.

Di sepanjang rute, mereka menyapa warga dan membagikan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan.

Senyum tulus dan sapa warga menjadi penyemangat bagi para siswa.

Sementara itu Kepala Korps Siswa (Kakorsis) AKBP Agung Setyono mengatakan, puncak dari misi kemanusiaan ini adalah saat rombongan singgah untuk melaksanakan bakti religi di Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah.

“Di sana, para siswa menyerahkan bantuan beras yang diterima langsung oleh pengasuh pondok pesantren,” ujar AKBP Agung.

Tiba di pesantren, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah, Gus Muwafiqul Huda, menyambut hangat kehadiran para siswa Diktukba Polri.

Dengan wajah berseri, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh institusi Polri melalui para calon penerusnya.

Gus Muwafiqul Huda mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran serta kepedulian para calon Bhayangkara negara ini.

“Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan beras, tetapi sebuah pesan simbolis yang kuat bahwa Polri hadir dan peduli terhadap lembaga pendidikan keagamaan seperti kami,” ungkapnya.

Gus Muwafiqul Huda mengatakan kehadiran para siswa Diktuba Polri SPN Polda Jatim itu menjadi teladan yang baik bagi para santri yang diasuhnya.

“Ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian harus ditanamkan sejak dini.” ujar Gus Muwafiqul.

Ia pun mendoakan agar para siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim kelak menjadi abdi negara yang amanah.

“Semoga langkah baik ini menjadi ladang ibadah, dan kelak mereka semua menjadi polisi yang profesional, amanah, dekat dengan ulama, dan senantiasa dicintai oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Bupati Ipuk Angkat 4.909 Honorer Banyuwangi Jadi PPPK Paruh Waktu

0

Gempurnews.com | BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengangkat 4.909 honorer di lingkungan Pemkab Banyuwangi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka terdiri atas guru, tenaga kesehatan dan teknis.

Dengan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu, ribuan honorer tersebut akan menyandang status kepegawaian sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Ada 4 ribu honorer yang akan kami angkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap, dengan kebijakan ini kinerja mereka ini terus meningkat dalam melayani publik,” kata Bupati Ipuk, Minggu (14/9/2025).

PPPK paruh waktu adalah pegawai ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja secara paruh waktu dan diberikan upah sesuai dengan ketersediaan anggaran instansi pemerintah.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli bahwa kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.

Mereka yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu merupakan pegawai non-ASN yang pernah mengikuti seleksi PPPK tahap I dan II namun tidak lulus tes.

“Bagi kabupaten/kota yang tidak memiliki cukup anggaran, mungkin saja hanya mengambil separuh, atau menyesuaikan kemampuan anggaran mereka. Alhamdulillah Bupati Ipuk mengambil kebijakan bagi honorer yang tidak lulus seleksi PPPK tahap I dan II diangkat menjadi PPPK Paruh waktu,” jelas Ilzam.

Ditambahkan Ilzam, di Banyuwangi terdapat 4.953 honorer yang tidak lulus pada seleksi PPPK tahap I dan II. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.909 orang diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.

“Sisanya sebanyak 44 orang dikeluarkan dari database karena meninggal dunia, tidak aktif bekerja, ataupun juga mereka yang saat ini telah memasuki usia pensiun,” urai Ilzam.

Sebanyak 4.909 honorer tersebut, saat ini tengah melaksanakan pemberkasan untuk pengusulan penetapan Nomor Induk (NI) PPPK paruh waktu. Mereka terdiri atas 1.541 guru, 259 tenaga kesehatan, dan 3.109 tenaga teknis lainnya.

Para honorer tersebut wajib melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) secara elektronik melalui laman http://sscasn.bkn.go.id , dimulai pada 12-22 September 2025.

Saat mengisi DRH, mereka wajib mengunggah sejumlah dokumen pendukung. Seperti pas foto terbaru, ijazah dan transkrip nilai asli, surat pernyataan bermaterai, surat keterangan sehat, serta surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

“Semua berkas tersebut harus di-scan dari dokumen ASLI berwarna, utuh dan tidak terpotong. Pastikan dokumen yang diunggah memiliki kualitas baik dan dapat terbaca dengan jelas,” kata Ilzam.

Setelah proses pemberkasan selesai, mereka tinggal menunggu penetapan NIPPPK paruh waktu dari BKN, untuk selanjutnya dilakukan pelantikan oleh bupati.

“Penetapan NIPPPK paruh waktu dari BKN diperkirakan tidak sampai Oktober. Setelah dari BKN keluar, daerah akan menetapkan SK Bupati. Penempatannya, sementara sesuai dengan formasi yang dipilih saat mendaftar seleksi PPPK,” terang Ilzam. (*)