Home Blog Page 287

Gerak Cepat Polresta Banyuwangi Bongkar Sindikat Curanmor, Yang Sempat Viaral Saat Beraksi di Perumahan Adimas Sobo.

0

BANYUWANGI | Gempurnew.com – Tak butuh waktu lama, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral saat beraksi di Perumahan Adimas Sobo, empat tersangka dengan peran berbeda diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Pengungkapan terdiri dari dua perkara, yakni penipuan-penggelapan sepeda motor serta pencurian motor oleh sindikat antarwilayah. Hal ini disampaikan langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K, M.Si., M.H., Kamis (11/9/2025).

“Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polresta Banyuwangi dalam memberantas curanmor yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kombes Pol Rama Samtama Putra dalam konferensi pers di Mapolresta Banyuwangi.

Tersangka pertama, M, merupakan residivis yang beraksi dengan modus jual-beli motor. Ia berpura-pura membeli kendaraan, lalu meminta kunci dan surat motor untuk uji coba sebelum akhirnya membawa kabur. Aksinya sempat viral karena terekam CCTV di kawasan Perumahan Adimas Sobo, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, pada Minggu sore (31/8/2025).

Dari M, polisi menyita dua unit sepeda motor, uang tunai Rp600.000, satu BPKB, dan satu STNK. Ia dijerat Pasal 362, 372, dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Selain M, polisi juga menangkap tiga tersangka lain, yakni NH, BH, dan AR. NH berperan sebagai eksekutor, sedangkan BH sebagai penadah. Keduanya menggunakan kunci leter T untuk merusak kendaraan, bahkan membobol pagar rumah. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara serta Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Sementara itu, AR beraksi dengan menyamar sebagai penghuni kos, lalu mencuri motor ketika penghuni lain sedang tertidur. Ia berhasil dibekuk dalam waktu kurang dari 24 jam.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan delapan unit sepeda motor, pakaian yang digunakan tersangka, serta dokumen kendaraan.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Banyuwangi juga mengembalikan motor hasil curian kepada pemilik sahnya.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kapolresta kepada korban, salah satu pengemudi ojek online sdr Imron H. (52 th) Momen itu berlangsung haru ketika korban menerima kembali kendaraannya yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian.

“Alhamdulillah motor saya kembali. Hari ini saya telah membuktikan sendiri betapa berartinya peran kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, terima kasih kepada Polresta Banyuwangi,” ucap korban dengan mata berkaca-kaca.

Kapolresta menegaskan bahwa pengembalian barang bukti kepada pemilik akan terus diupayakan setelah proses identifikasi dan pembuktian hukum selesai dilakukan.(*/Sgt)

44 Orang Pejabat di Pemkab Barito Utara Ikuti Proses Seleksi Jabatan Strategis

0

BARITO UTARA- Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara memberikan arahan penting kepada pejabat yang mengikuti Seleksi Terbuka (SETLER)  Jabatan Tinggi Pimpinan Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara  yang dilaksanakan pada Aula Sekretariat Daerah (Setda) Muara Teweh, Kamis (11/09/202

Pj.Bupati Barito Utara, Indra Gunawan,SE. MPA dalam arahannya menekankan pentingnya keseriusan, ketenangan, dan kejujuran dalam mengikuti proses seleksi, agar pejabat dapat menunjukkan kemampuan dan potensi sebenarnya  serta memahami bahwa proses seleksi ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan potensi diri.

“Dikatalakan Indra Gunawan bahwa proses seleksi akan dilakukan, secara transparan dan objektif. Dengan demikian, hasil seleksi dapat mencerminkan kemampuan dan potensi pejabat yang sebenarnya, adapun 
Tujuan seleksi adalah untuk meningkatkan kinerja pejabat dan organisasi di pemerintahan.

Bupati Indra Gunawan, bahwa dirinya berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan dan potensi pejabat, bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi Kabupaten Barito Utara kedepan,” katanya.

Kepala BKPSDM Barito Utara, Sri Hartati mengatakan proses seleksi ini telah memperoleh ijin dari Kementrian Dalam Negeri, (Kemendagri) Surat Pengantar dari Gubernur Kalimantan Tengah serta pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)

“Untuk Pejabat Barito Utara yang mengikuti tahapan seleksi berjumlah 44 orang, memasuki tahapan ke- 3 uji makalah dan tahapan ke- 4 uji wawancara.

Seleksi ini untuk mengisi 7 jabatan strategis, yakni Asisten Bidang Perekonomian dan pembangunan Setda Barito Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan,” ungkap Sri Hartati.

Kemudian Kapala BKPSDM Menambahkan yang perlu proses selekai juga antara lain Sekretaris DPRD. (Sekwan) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pertanian serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset. 
(SS)

Polresta Malang Kota Kembali Gelontorkan 22 Ton Beras Murah Warga Senyum Sumringah

0

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat dengan menggulirkan program Gerakan Pangan Murah.

Sebanyak 22 ton beras Subsidi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kembali digelontorkan dan didistribusikan ke 10 kelurahan, dengan pengawasan Bhabinkamtibmas hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) untuk memastikan tepat sasaran, Rabu ( 10/09)

Komitmen Layanan Polresta Malang Kota Polda Jatim juga menyentuh kebutuhan pokok masyarakat dengan menggandeng Perum Bulog Kota Malang pada Gerakan Pangan Murah ini.

Total 22 ton beras jenis SPHP dikemas dalam 4.400 sak masing-masing 5 kilogram untuk dijual kepada warga di bawah harga pasar, yakni hanya Rp 55.000 per kemasan.

Sebelumnya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi sudah memberangkatkan 84,5 Ton beras SPHP pada pertengahan bulan Agustus yan lalu dan mendapat animo positif dari masyarakat.

“Sebagai anggota Polri,kami komitmen membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus berperan dalam menstabilkan harga pangan di tingkat akar rumput,” ungkap Kombes Nanang, Rabu (10/9).

Sementara itu Kanit Binmas Polsek Lowokwaru, Iptu Tri Sulistyo SH, yang mengkoordinir para Bhabinkamtibmas dalam pendistribusian di wilayahnya, menyatakan bahwa peran Bhabin sangat krusial.

“Para Bhabinkamtibmas memastikan soliditas program dari hulu ke hilir, sekaligus memastikan beras murah ini benar-benar sampai ke tangan warga, mencegah adanya oknum yang sengaja menimbun ataupun permainan harga,” ujar Iptu Tri.

Ia menjelaskan, pendistribusian 22 ton beras ini disebar ke 10 kelurahan termasuk di mako kecil Polsek Lowokwaru

Salah satu titik distribusi terbesar adalah di Kelurahan Merjosari yang menerima 4 ton atau sekitar 800 sak beras.

Penyaluran 4.400 sak beras ada yang dipusatkan di rumah Ketua RT setempat.

“Wilayah Polsek Lowokwaru warganya multi kultur, kami juga membantu para mahasiswa yang kost bisa mendapatkan beras murah” ungkap Iptu Tri.

Hingga Kini Gerakan Pangan Murah Polresta Malang Kota sudah menggelontorkan sekitar 106.5 Ton Beras SPHP untuk masyarakat, jumlah ini diperkirakan masih terus bisa meningkat, pendistribusianpun agar lebih merata hingga lingkup terkecil.

Untuk mencegah penyalahgunaan, Anggota Bhabinkamtibmas setempat, selain monitoring juga terus mengupdate jumlah beras subsidi yang sudah tersalurkan.

Selain itu para Bhabinkamtibmas juga membantu mengangkatkan beras milik kelompok rentan.

Sinergi Polresta Malang Kota Polda Jatim dengan Bulog menciptakan kondusivitas nasional, serta turut andil meringankan masalah perekonimian masyarakat. (*)

Maulid Nabi 1447 H, Rutan Bangil Ajak Warga Binaan Teladani Akhlak Rasulullah

0

Pasuruan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 yang berlangsung khidmat di Aula Blok Hunian, Kamis (11/09). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, dan diikuti oleh seluruh warga binaan.

Peringatan Maulid Nabi di Rutan Bangil menghadirkan Ustad Rahmat Efendi dari Mendalan, Bangil, sebagai pengisi tausiyah. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, khususnya sifat jujur, sabar, dan rendah hati yang menjadi bekal utama bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan.

Suasana penuh kebersamaan terasa ketika seluruh warga binaan mendengarkan tausiyah dengan antusias. Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah antara warga binaan dan jajaran petugas Rutan Bangil.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri. “Kami ingin kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengambil teladan dari Rasulullah SAW, agar semakin kuat dalam menghadapi ujian hidup dan mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujarnya.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan makan bersama antara petugas dan warga binaan. Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kekeluargaan, saling menghargai, serta semangat kebersamaan dalam menjalani kehidupan di Rutan Bangil.

Polres Pasuruan Bersama Pemdes Orobulu Laksanakan Gerakan Pangan Murah

0

Pasuruan – Gerakan Pangan murah Polri untuk masyarakat Polres Pasuruan berlangsung di Desa Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kamis, (11/8/2025) pagi.

Kegiatan ini, dihadiri oleh Kapolres Pasuruan diwakili Kompol Marwan beserta jajaran dan Ibu-Ibu Bhayangkari, juga Kepala Desa Orobulu, Saikhu, para Perangkat Desa, serta dari beberapa anak Yatim Piatu.

Hal ini, merupakan dalam rangka sinergitas Polres Pasuruan dengan Bulog Cabang Malang sosialisasi pasokan dan harga pangan beras.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan diwakili Kompol Marwan mengatakan, bahwa kegiatan pangan murah adalah untuk membantu masyarakat Indonesia.

“Hal ini wajib dan dilaksanakan, yang dimana untuk mendukung program-progam Pemerintahan. Kami juga sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini,” ujarnya.

Ditempat sama, Kepala Desa Orobulu, Saikhu, mengucapkan terimakasih kepada Polres Pasuruan dengan adanya pangan murah Polri untuk masyarakat tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Polres Pasuruan dengan adanya progam kegiatan seperti ini,” jelasnya.

“Semoga dengan adanya program pangan murah yang dilakukan Polres Pasuruan tersebut, bisa membantu masyarakat setempat.” Pungkasnya.

Saikhu juga berharap, semoga kedepannya pangan murah tersebut, nantinya bisa untuk lebih banyak kembali. Hal ini, guna untuk meringankan sedikit beban dari masyarakat terutama beras.

Kegiatan ini, ditutup secara simbolis oleh Kapolres Pasuruan diwakili Kompol Marwan dan Kepala Desa Orobulu, Saikhu dengan pemberian santunan dan bansos kepada beberapa anak yatim piatu.(zai)

Lembaga Hukum IYW Memberikan Pendampingan ke PKTH Danar Kelud Untuk Mendapatkan Hak.

0

Gempur News-Kediri.11/092025. Ratusan warga Desa Asmoro bangun kecamatan Puncu Kabupaten kediri,di dampingi Lembaga Hukum IYW (IRO YUDHO Wicaksono) membuktikan janjinya turun menggelar”Aksi Damai” di balai Desa Asmoro bangun,kecamatan Puncu,Kabupaten kediri Jawa Timur dan di jalan puncak no.1,untuk menuntut hak atas program pengelolaan hutan sosial,sabtu/8/2025. Berdasarkan surat nomor 3710592 KDR DIVRE Jatim 2021,tanggal 26 BLN 1 THN 2021 Dengan luas 363,4 Ha.penguasaan lahan Perhutani di desa Asmoro bangun ini tidak untuk kepentingan pribadi atau golongan,tetapi untuk pemanfaatan sumber daya alam tersebut untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh Rakyat dan masyarakat desa.

Polres Gresik dan Forkopimda Tindak Tegas Truk Langgar Jam Operasional

Gresik Forkopimda bersama Polres Gresik menggelar rapat koordinasi membahas kepatuhan jam operasional angkutan barang, galian C, dan batubara di Kabupaten Gresik.Kegiatan berlangsung di Gedung Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Selasa (9/9/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, serta dihadiri Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Kajari Gresik Yanuar Utomo, Ketua DPRD M. Syahrul Munir, hingga jajaran OPD dan perwakilan perusahaan.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, memaparkan dasar hukum dan evaluasi terkait pembatasan jam operasional truk. Ia menegaskan pelanggaran masih kerap terjadi karena minimnya kesadaran pengemudi dan kurangnya rambu lalu lintas di lapangan.

Truk sering melintas pada jam larangan karena alasan efisiensi, mengikuti Google Maps, hingga lokasi gudang yang berada di dalam kota.

Polres Gresik juga mengusulkan sejumlah solusi, mulai dari pembukaan kembali Jalan Harun Thohir, penambahan rambu, hingga pembangunan kantong parkir untuk truk di wilayah selatan Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa kepatuhan jam operasional truk adalah bentuk perlindungan terhadap masyarakat.
Setiap bulan, pengaduan terbanyak dari warga adalah soal truk yang melanggar jam operasional.

“Larangan ini dibuat hasil kajian untuk mengurangi kemacetan, menjaga keselamatan,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan agar perusahaan benar-benar disiplin mengatur armadanya.

“Kami tidak segan memberikan teguran bahkan mencabut izin jika masih ada perusahaan atau sopir yang membandel. Ini semua demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Gresik,” tegas AKBP Rovan.

Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan-perusahaan dalam mendukung penerapan aturan ini.

“Kehadiran pemerintah mengatur apa yang disampaikan oleh Dishub maka dari itu butuh dukungan tidak hanya pada perusahaan angkutan tetapi juga ada keterlibatan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar mengingatkan kembali kepada perusahaan yang khususnya logistik, angkutan barang atau minerba benar-benar kita punya rasa empati kepedulian bahwasanya ada hak pengguna jalan yang lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab bersama Forkopimda akan terus mengawal aturan agar bisa berjalan efektif.

“Masyarakat butuh dukungan dari bapak ibu perwakilan perusahaan agar bisa berdampingan dan hak masyarakat bisa mendapatkan jaminan keamanan kemudian keselamatan bisa berdampingan dengan baik,” imbuh Bupati Yani.

Rapat ditutup dengan penandatanganan deklarasi oleh para pengusaha angkutan barang, galian C, dan batubara. Mereka berkomitmen mematuhi aturan larangan operasional pada jam sibuk, Pukul 05.00 – 08.00 WIB dan Pukul 15.00 – 18.00 WIB. Para pengusaha juga menyatakan siap menerima sanksi jika terbukti melanggar.

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penelantaran dan Kekerasan Berat Anak di Jakarta Selatan

0

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penelantaran dan kekerasan berat terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun berinisial AMK. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu dini hari (11/6/2025) di depan sebuah kios di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Saat ditemukan, korban terbaring lemah di atas kardus, dengan tubuh penuh luka dan tanda-tanda malnutrisi. Wajahnya mengalami luka bakar, tangan patah, tubuh penuh memar, dan kondisinya sangat memprihatinkan. Petugas yang menerima laporan segera mengevakuasi korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Kasubdit II Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri bergerak cepat memimpin proses penyelidikan. Prinsip penanganan yang dipegang adalah memastikan korban tidak hanya mendapatkan keadilan hukum, tetapi juga perlindungan dan pemulihan menyeluruh, termasuk perawatan medis, pendampingan psikologis, dan pengasuhan sementara di bawah pengawasan Dinas Sosial serta UPTD PPA.

Dalam proses pemeriksaan yang didampingi pekerja sosial, korban mengungkapkan secara polos bahwa dirinya kerap disiksa oleh EF alias YA (40), yang dipanggilnya “Ayah Juna”. Pelaku disebut sering memukul, menendang, membanting, menyiram bensin dan membakar wajah korban di sawah, memukul dengan kayu hingga tulang patah, membacok dengan golok, hingga menyiram tubuh korban dengan air panas.

Korban juga menyebut SNK (42), ibu kandungnya, mengetahui penyiksaan tersebut dan bahkan setuju meninggalkan korban di Jakarta. Dalam kesaksiannya, korban dengan lirih berkata, “Aku tidak mau bertemu Ayah Juna, aku mau dia dikubur dan dikasih kembang.”

Kesaksian AMK diperkuat oleh saudara kembarnya, SF, yang menjadi saksi kunci. Selain itu, tersangka EF alias YA telah mengakui perbuatannya, sementara SNK juga mengakui perannya dalam penelantaran korban.

Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, menyampaikan bahwa kedua pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami sangat prihatin atas penderitaan yang dialami korban. Ini adalah bentuk kekerasan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. Polri akan memproses kasus ini secara tegas tanpa kompromi terhadap para pelaku,” tegas Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah di Jakarta, Selasa (10/9/2025).

Ia menambahkan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti lengkap, termasuk keterangan saksi, hasil visum et repertum, keterangan ahli, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 76B jo 77B dan Pasal 76C jo 80 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimal adalah 8 tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Brigjen Nurul menegaskan, kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak sering kali terjadi bukan di jalanan, melainkan di rumah sendiri.

“Ruang keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi seorang anak. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli, lebih peka, dan berani melapor bila melihat atau mendengar dugaan kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Polri juga membagikan sejumlah tips pencegahan dan penanganan kekerasan anak, antara lain:

  • Jadilah tetangga yang peka terhadap tanda-tanda kekerasan pada anak.
  • Dengarkan suara anak dan ciptakan ruang aman bagi mereka.
  • Segera laporkan dugaan kekerasan ke Unit PPA Polri, UPTD PPA setempat, atau hubungi 110, hotline SAPA KemenPPPA 129, dan Tepsa Kemensos 1500771.
  • Bentuk komunitas peduli anak di tingkat sekolah, RT/RW, dan masyarakat.
  • Dukung pemulihan korban dengan memberi rasa aman dan tidak menyalahkan anak.

Polri memastikan akan terus meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak dan memperkuat sinergi dengan masyarakat, lembaga sosial, dan pemerintah daerah.

Polri Siapkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Bali

0

Bali – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memastikan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berhenti pada proses evakuasi korban, tetapi juga menyentuh pemulihan kondisi masyarakat terdampak. Polri bersama instansi terkait menyalurkan bantuan logistik, mendirikan posko darurat, serta menyiapkan program trauma healing bagi para pengungsi, terutama anak-anak dan keluarga korban.

Trauma healing menjadi perhatian penting karena bencana alam tidak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga berdampak pada psikologis masyarakat. Melalui tim psikolog kepolisian, Polri berupaya membantu para pengungsi mengatasi rasa takut, cemas, dan stres yang muncul akibat banjir dan longsor. Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di lokasi pengungsian hingga kondisi masyarakat dinilai stabil.

Tidak hanya fokus pada penyelamatan fisik, Polri juga menaruh perhatian pada kondisi psikologis para korban. Kapolda Bali menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar pulih. “Kami tidak hanya hadir untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan logistik, tetapi juga memastikan pemulihan mental warga. Trauma healing menjadi bagian penting agar masyarakat terdampak dapat kembali bangkit,” ujarnya.

Kehadiran Polri dalam penanganan bencana ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat Bali yang terdampak. Dengan sinergi lintas instansi dan dukungan penuh masyarakat, proses pemulihan pascabencana diyakini dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

“Bupati Pakpak Bharat Terima Kunjungan Tim Survei Kemenhan RI untuk Pembangunan Batalyon Teritorial”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menerima kunjungan Tim Survay Kementerian Pertahanan RI, Kolonel CZI Gunawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Pakpak Bharat (10/09/2025). Dandim 0206/Dairi, Letkol Czi. Nanang Sujarwanto dan sejumlah pejabat lainnya turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat rumah dinas Bupati Pakpak Bharat ini.

Kehadiran utusan Kementrian Pertahanan RI ini untuk meninjau langsung lokasi Pembangunan Satuan YTP (Bataliyon Teritorial Pembangunan) Kabupaten Pakpak Bharat. Sebelumnya Tim Survei telah meninjau lokasi YTP (Bataliyon Teritorial Pembangunan) di Desa Sibongkaras Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat.

Franc bernhard Tumanggor berharap, adanya Satuan Teritorial Pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat nantinya bisa membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat.

Dengan dibangunnya nanti Batalyon Teritorial Pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat, tentu bisa membawa nilai tambah bagi kita, tentu dengan kehadiran satu batalyon TNI nantinya akan ikut menaikkan ekonomi kita, mereka akan membelanjakan uangnya di sini, mereka akan juga membantu kita dalam berbagai sektor pembangunan kedepan, ini harapan kita, ucap dia.(Tumangger)