Home Blog Page 31

Pendonor Terbantu dengan Program Bunga Desaku, Donor darah bisa dilakukan tepat waktu

0

Jember, GempurNews – Ajang silaturahmi sekaligus serap aspirasi masyarakat desa kembali digelar oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait lewat Program Unggulan “Bunga Desaku” yang bertempat di kecamatan Mumbulsari mulai 06-07 April 2026. Dalam program tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasinya secara langsung pada pemerintah, begitu pula pemerintah juga menjelaskan capaian programnya yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan dua program unggulan pemerintah kabupaten, yakni Universal Health Coverage (UHC) untuk berobat gratis dan beasiswa daerah. Kegiatan Bunga Desa tersebut dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Palang Merah Indonesia yang hadir di lokasi mendukung program pemerintah daerah kabupaten jember.

Pada program tersebut, PMI Jember melakukan aksi kemanusiaan donor darah untuk memberi kemudahan masyarakat di Kecamatan Mumbulsari yang sudah waktunya melakukan donor darah namun tidak bisa datang ke gerai donor karena kesibukan pekerjaan, seperti yang dialami Rahmadia (32) warga dusun krajan, desa mumbulsari.

Dua hari lalu Rahma sebenarnya sudah waktunya untuk melakukan donor darah pasca dua bulan melakukan donor. “Saya sudah waktunya donor, biasanya donor darah di masjid namun karena di acara Bunga Desaku ada donor sehingga saya datang kesini saja,” tutur Rahma usai menyumbangkan darahnya untuk PMI jember.

Selain Rahma juga ada dua warga lainnya yang selama ini menjadi pendonor aktif dan melakukan donor darah di lokasi Program Unggulan Bupati Jember “Bunga Desaku” di Kecamatan Mumbulsari. Kehadiran PMI Jember di lokasi “Bunga Desaku” tidak hanya donor darah, namun juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

“Setiap kegiatan program “Bunga Desaku” PMI Jember selalu hadir ditengah masyarakat, di acara tersebut masyarakat bisa langsung melakukan donor darah atau masyarakat juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis pada petugas dari PMI Jember,” ujar Zainullah, S.Pd, Ketua PMI Jember.

Pada program “Bunga Desaku” di Kecamatan Mumbulsari, Bupati Jember Muhammad Fawait diantaranya melakukan penguatan kesehatan dan lingkungan, pemberdayaan peternak, serap aspirasi masyarakat, dukungan UMKM dan petani, bakti sosial anak yatim hingga peninjauan infrastruktur. (Son)

Bripda Sakti Terima Penghargaan Usai Insiden Viral Hentikan Bus Langgar Jalur

0

KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Bripda Prasetywanto Sakti Aji yang akrab disapa Sakti, anggota Satuan Lalu Lintas yang sempat viral usai insiden bus yang melindas kakinya saat bertugas.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, keberanian, dan loyalitas Bripda Sakti dalam menjalankan tugas di lapangan.

Meskipun mengalami insiden yang cukup serius, Bripda Sakti dinilai tetap menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi sebagai anggota Polri.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, S.I.K, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk perhatian institusi kepada anggota yang telah menunjukkan kinerja dan pengorbanan luar biasa.

“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberanian Bripda Prasetyawanto Sakti Aji dalam menjalankan tugas, ” ujar AKBP Wiwin, Senin (6/4/26)

Kapolres Madiun Kota menegaskan, apa yang dilakukan Bripda Sakti tersebut merupakan cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam bertugas, tanpa mengurangi semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga apa yang dialami Bripda Prasetywanto Sakti Aji menjadi pelajaran sekaligus motivasi bagi seluruh anggota untuk tetap profesional, humanis, dan selalu berhati-hati di lapangan,” tambahnya.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memacu semangat anggota lainnya untuk terus memberikan kinerja terbaik serta menjaga komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, Seorang anggota Satlantas Polres Madiun Kota mengalami patah kaki setelah tertabrak bus pariwisata di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Kota Madiun.

Insiden tersebut terjadi saat petugas berupaya menghentikan bus yang melanggar lalu lintas dengan memasuki ruas jalan yang ada rambu larangan untuk kendaraan besar karena membahayakan pengguna jalan lainnya.

Peristiwa pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB itu terekam kamera dan videonya viral di media sosial. (*).

Kapolres Gresik Sidak Satpas hingga Mall Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Prima Tanpa Celah Pungli

0

GRESIK – Komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan humanis terus diperkuat oleh jajaran Polres Gresik. Hal itu ditunjukkan langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik layanan masyarakat pada Senin (6/4/2026).

Sidak ini menyasar beberapa lokasi, di antaranya SIM Ling dan SKCK keliling, Mall Pelayanan Publik Kabupaten Gresik, serta Gedung Satpas SIM dan unit layanan Laka. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal, cepat, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menelusuri langsung alur pelayanan, mulai dari ruang tunggu, loket pendaftaran, hingga proses teknis di lapangan. Ia memastikan tidak ada hambatan birokrasi yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan publik kepolisian berjalan prima dan humanis. Kami ingin masyarakat mendapatkan haknya dengan nyaman serta tanpa celah pungli,” ujar mantan Kapolsek Menganti tersebut.

Selain memastikan kualitas pelayanan, Polres Gresik juga terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem layanan.

Salah satunya melalui penerapan pendaftaran antrean secara online guna mengurangi antrian dan mempercepat proses pelayanan.

Di sela kegiatan, Kapolres juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan masyarakat yang tengah mengurus SIM, perpanjangan STNK, maupun pembayaran pajak kendaraan.

Dari hasil komunikasi tersebut, masyarakat mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas.

Tak hanya itu, Kapolres turut memberikan arahan kepada para petugas agar senantiasa mengedepankan sikap disiplin dan empati dalam melayani masyarakat.

“Layani dengan hati, tetap disiplin, dan berikan kemudahan. Petugas adalah wajah kepolisian di mata publik, sehingga keramahan dan profesionalisme harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Melalui kegiatan sidak ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polres Gresik semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Jakarta – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.

“Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
“Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan.
“Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.

Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.

Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan.
“Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.
“Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.

Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.

Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi.

Jelang Big Match Arema vs Bonek, Polisi Rangkul Korwil Aremania Jalur Bromo untuk Cegah Konflik

PASURUAN – Satuan Binmas Polres Pasuruan menggelar koordinasi dan pembinaan bersama para koordinator wilayah (korwil) suporter Aremania Jalur Bromo sebagai langkah mitigasi guna menjaga keamanan dan ketertiban menjelang laga besar antara Arema FC dan Persebaya Surabaya (Bonek). Kegiatan ini berlangsung di Mapolsek Purwodadi, Senin (6/4/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, bersama Kapolsek Purwodadi AKP Mochammad Yusuf dan dihadiri sejumlah korwil suporter, di antaranya perwakilan Aremania Nongkojajar, Gerbo Fanatif, Zona Terong, hingga Aremania Jalur Bromo.

Dalam pertemuan tersebut, kepolisian mendorong seluruh elemen suporter untuk bersatu dalam satu wadah komunikasi resmi guna memudahkan koordinasi dengan aparat keamanan.

“Kami mengimbau agar seluruh korwil bisa masuk dalam satu wadah, yakni Aremania Jalur Bromo, sehingga komunikasi dengan pihak keamanan lebih mudah dan terarah,” ujar AKP Sunarti.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya provokasi melalui media sosial yang kerap memicu konflik antar suporter, termasuk ajakan tawuran di lokasi tertentu.

“Media sosial sering dijadikan sarana provokasi. Ini yang harus kita antisipasi bersama agar tidak terjadi bentrokan yang merugikan semua pihak,” tegasnya.

AKP Sunarti juga mengungkapkan bahwa konflik di tingkat akar rumput tidak sepenuhnya terjadi antara suporter utama, melainkan kerap dipicu oleh kelompok atau sekutu suporter tertentu.

“Pada dasarnya akar rumput Aremania dan Bonek tidak selalu bermasalah. Namun ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan suporter dan justru memicu konflik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, polisi juga memberikan sejumlah imbauan, di antaranya larangan mengonsumsi minuman keras dan narkoba saat menonton pertandingan, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta tidak mudah terprovokasi oleh kelompok lain, termasuk potensi gesekan dengan komunitas pencak silat.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami berharap seluruh elemen suporter dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya singkat.

Kegiatan koordinasi dan pembinaan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan dalam situasi aman terkendali.

Survei KedaiKOPI: 88,8 Persen Masyarakat Puas dengan Manajemen Pemerintah dalam Mudik Lebaran 2026

JAKARTA — Sebagian besar masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026 mengaku puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah. Lembaga Survei KedaiKOPI mencatat, sebanyak 88,8 persen responden merasa puas, dengan nilai rata-rata kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 sampai 10.

Hasil itu disampaikan oleh Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, dalam pemaparan survei tahunan KedaiKOPI terkait pelaksanaan mudik Lebaran, Senin (6/4/2026). Survei dilakukan pada 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 responden yang memenuhi kriteria sebagai pemudik Lebaran 2026.

“Dari skala 1 sampai 10, kita mendapatkan nilai sebesar 7,18. Maka dari skala tersebut kita dapat kategorikan bahwa responden yang melakukan mudik cukup puas dengan layanan atau manajemen mudik yang telah dilakukan oleh pemerintah,” kata Ashma.

Ashma mengatakan, kepuasan tersebut diukur dari dua aspek besar, yaitu layanan armada transportasi umum, serta infrastruktur dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan.

Pada aspek layanan armada, kepuasan tertinggi secara konsisten tercatat pada kenyamanan armada yang berlaku untuk bus, kereta api, maupun travel atau shuttle resmi. Namun, masing-masing moda juga mencatatkan titik lemah tersendiri.

Untuk pengguna bus, aspek yang mendapat penilaian paling rendah adalah kenyamanan terminal bus. Bagi penumpang kereta api, keluhan terbesar datang dari ketersediaan kuota tiket, di mana angkanya turun signifikan dibanding tahun lalu, dari 84,8 persen menjadi 76,1 persen atau berkurang 8,7 persen. Sementara itu, pengguna travel resmi mengeluhkan kenyamanan saat menunggu di pool atau titik penjemputan.

Di moda kapal laut, kepuasan tertinggi dirasakan saat proses antrean masuk ke kapal, sedangkan aspek terendah adalah keteraturan saat mengantri membeli tiket di pelabuhan. Adapun untuk pengguna pesawat, kenyamanan di dalam kabin mendapat apresiasi tertinggi, sementara ketersediaan kuota tiket menjadi aspek terendah, meski angkanya justru naik dari 76,2 persen tahun lalu menjadi 80 persen tahun ini.

“Kesulitan yang dirasakan dalam mengakses tiket kereta api lebih banyak dirasakan oleh responden tahun ini dibandingkan tahun lalu. Turun tertingginya ada pada ketersediaan kuota tiket kereta api, yang tahun lalu 84,8 persen, sekarang hanya 76,1 persen,” kata Ashma.

Dari sisi infrastruktur jalan, kepuasan terhadap jalan tol secara konsisten lebih tinggi dibanding jalan non-tol. Pada pengguna jalan tol, kepuasan di hampir semua aspek berkisar di angka 91–92 persen. Aspek yang paling diapresiasi adalah kondisi saat memasuki jalan tol (92,7 persen) dan keamanan serta penerangan jalan tol (92,2 persen). Khusus untuk penerangan jalan tol, angka ini melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya 77,2 persen, atau naik 15 persen.

Sebaliknya, untuk jalan non-tol, ketersediaan rambu lalu lintas yang dinilai cukup dan jelas mendapat apresiasi tertinggi di angka 85,8 persen. Aspek yang paling dikeluhkan adalah kemulusan jalan di dalam kabupaten atau kota tujuan (73,1 persen), turun dari 82,9 persen pada 2025.

“Ada peningkatan di aspek keamanan dan penerangan jalan tol. Yang tahun lalu puas hanya sebesar 77,2 persen, tahun ini naik menjadi 92,2 persen. Jadi memang ada peningkatan penerangan di jalan tol tahun ini dan itu diapresiasi dalam menjaga keamanan mudik 2026,” kata Ashma.

Ashma lalu menjelaskan, kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow, mendapat sambutan positif dari 80,8 persen responden. Sementara itu, 82 persen pemudik menyatakan puas dengan layanan posko kesehatan yang tersedia selama perjalanan mudik.

“Kepuasan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas sebelumnya mencapai 91,2 persen dan posko kesehatan 92,9 persen di tahun 2025. Pola yang sama kami temukan di tahun ini, mayoritas masih puas, namun persentasenya turun dibanding tahun lalu,” ujar Ashma.

Di rest area, ketersediaan bahan bakar menjadi aspek yang paling diapresiasi, dengan 87,1 persen responden merasa puas. Namun, kebersihan toilet menjadi catatan tersendiri, hanya 77,8 persen yang merasa puas, turun dari 86,2 persen pada tahun sebelumnya.

“Ini mungkin juga dikarenakan memang pengguna toilet di saat periode mudik lebih banyak, sehingga kebersihan toiletnya cukup agak sulit untuk dijaga secara konsisten,” ujar Ashma.

Untuk layanan darurat, 77,8 persen responden menyatakan puas, turun 12,5 persen dari 2025. Sementara kepatuhan pengendara lain mendapat angka kepuasan paling rendah di antara semua aspek yang diukur, yakni 71,9 persen, turun 10,1 persen dibanding tahun lalu.

Salah satu kebijakan yang paling diapresiasi pemudik adalah pemisahan akses pelabuhan berdasarkan jenis kendaraan, yang berlaku di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk mulai 13–29 Maret 2026. Sebanyak 91,5 persen responden menyatakan setuju dengan kebijakan tersebut, dengan nilai rata-rata dukungan 7,66 dari skala 10.

Adapun survei KedaiKOPI juga mengukur kinerja kepolisian dari dua sisi, yaitu polisi lalu lintas (Polantas) yang bertugas di jalan, serta polisi yang menjaga keamanan lingkungan rumah yang ditinggal pemudik.

Dari sisi Polantas, Ashma menjelaskan 80,6 persen responden merasa puas terhadap kinerja Polantas dalam menjaga kelancaran arus mudik, dan 81,7 persen puas terhadap kinerjanya dalam menjaga keamanan arus mudik. Meski masih di atas 80 persen, Ashma mengatakan kedua angka ini turun dibanding 2025, di mana masing-masing turun 5,7 persen dan 6,2 persen.

Dari sisi keamanan rumah, 86,7 persen responden percaya bahwa aparat lingkungan seperti RT/RW atau satpam mampu menjaga rumah mereka selama ditinggal mudik, dengan nilai rata-rata kepercayaan 7,78. Adapun kepercayaan terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan permukiman tercatat pada angka 79,4 persen dengan rata-rata 7,20.

“Jika kita fokus pada seluruh aspek yang ditanyakan terkait kinerja polisi, yaitu menjaga kelancaran lalu lintas, menjaga keamanan arus mudik, hingga menjaga keamanan di lingkungan rumah, maka nilai rata-rata kepuasannya adalah 7,81. Jumlah responden yang merasa puas terhadap kinerja Polri secara keseluruhan sebanyak 84,1 persen,” pungkas Ashma.

Satlantas Polres Lumajang Edukasi Tertib Lalu Lintas dan Anti-Bullying Sejak Dini di TK Bhayangkari 23

Lumajang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang terus mengintensifkan edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kali ini, kegiatan sosialisasi digelar saat menjadi pembina upacara bendera hari Senin di TK Bhayangkari 23 Lumajang, Senin (6/4/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Lumajang bersama jajaran Binmas memberikan pemahaman kepada para peserta didik terkait pentingnya keselamatan di jalan raya serta pencegahan perilaku bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

Materi yang disampaikan meliputi cara aman dan selamat saat berangkat ke sekolah, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, serta pentingnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.

Selain itu, anak-anak juga diberikan edukasi tentang bahaya bullying dan bagaimana bersikap baik terhadap teman sebaya.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menyampaikan bahwa edukasi sejak dini sangat penting dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran hukum pada anak.

“Penanaman disiplin berlalu lintas dan pemahaman tentang bahaya perundungan perlu diberikan sejak usia dini. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tertib, peduli sesama, serta memiliki empati yang tinggi,” ujar Ipda Suprapto.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

“Melalui pendekatan edukatif seperti ini, kami berharap pesan-pesan keselamatan dan nilai-nilai positif dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

HBP Ke-62, Komitmen Nyata Kalapas Batam Wujudkan Lapas Bersih dari Narkoba dan Halinar

Batam – Lapas Batam menggelar kegiatan razia gabungan, tes urine, dan pemusnahan barang bukti pada Senin, 6 April 2026, dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, Kegiatan ini melibatkan sinergi dari unsur TNI dan Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia. dengan bekerja sama dengan APH di Kota Batam yaitu TNI, Polri dan BNN Kota Batam yaitu pemberantasan narkoba dan melakukan sinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif

Melalui pemusnahan barang bukti hasil razia selama setahun dan pelaksanaan tes urine, diharapkan seluruh jajaran semakin solid dalam menjaga marwah institusi serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan kerja nyata Pelayanan Prima.

Dalam arahannya, Yosafat Rizanto menyampaikan bahwa tindakan tegas ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk mewujudkan Lapas Batam yang bersih dari barang terlarang. Ia menekankan pentingnya integritas bagi seluruh petugas dalam memberikan pelayanan yang profesional serta pembinaan yang manusiawi bagi warga binaan.(Gokkon)

Wakil Wali Kota Cimahi Laksanakan Monitoring Tes Kemampuan Akademik SMP Tahun 2026 di SMP 1 Cimahi

Cimahi,Senin(06/04/2026)
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 di SMP Negeri 1 Cimahi, Senin (6/4/2026).

Dalam Kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, Kepala SMPN 1 Cimahi, Asep Jamaludin, beserta jajaran sekolah.

Pelaksanaan TKA di Kota Cimahi dijadwalkan berlangsung selama enam hari dengan sistem pengawasan rolling antar sekolah guna menjaga objektivitas dan kualitas pelaksanaan ujian.

Dalam penjelasannya kepada awak media, Adhitia Yudistira menjelaskan bahwa TKA merupakan bagian dari proses evaluasi akhir bagi siswa, khususnya kelas 9 SMP serta kelas 6 untuk jenjang SD dan MTs. Ia menyebutkan, terdapat dua mata pelajaran utama yang diujikan, yakni matematika dan Bahasa Indonesia.

“Alhamdulillah pelaksanaan TKA berjalan lancar, Sistemnya dilakukan secara bergelombang sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut,Wakil Walikota Cimahi menuturkan bahwa TKA tidak hanya sekadar ujian, tetapi juga menjadi bagian dari siklus evaluasi pendidikan. Hasil yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk memetakan kebutuhan masing-masing sekolah, baik dalam aspek literasi maupun numerasi.

“Hasil dari TKA ini akan menjadi dasar evaluasi,Nantinya akan terlihat sekolah mana yang perlu penguatan di bidang literasi atau numerasi, sehingga bantuan dari pemerintah pusat bisa lebih tepat sasaran,” terangnya.

Selain itu, penilaian dalam TKA juga mencakup aspek karakter dan lingkungan sekolah, yang dinilai penting dalam mendukung kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Terkait kelulusan, Adhitia menegaskan bahwa TKA saat ini lebih difokuskan sebagai salah satu syarat dalam jalur prestasi pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB), bukan sebagai penentu utama kelulusan siswa.

Di SMPN 1 Cimahi sendiri, pelaksanaan TKA dilakukan dengan pembagian sesi setiap harinya. Dalam satu hari, terdapat dua sesi ujian, dan kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 13 April 2026.

Pemerintah Kota Cimahi berharap pelaksanaan TKA tahun ini dapat berjalan optimal serta memberikan gambaran yang komprehensif terhadap kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.

Achmad Syafei

Dominasi Pecatur Muda Lumajang di Milad ke-6 MTsN 03, Kuda Putih dan MI Nuris Unjuk Kualitas.

Lumajang , Gempur News.

– Kejuaraan Catur dalam rangka Milad ke-6 MTsN 03 Lumajang menjadi ajang unjuk kemampuan para pecatur muda terbaik di Kabupaten Lumajang. Digelar pada Senin (06/04/2026) di Aula MTsN 03 Lumajang, kompetisi ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 60 peserta tingkat SD/MI.
Turnamen yang menggunakan sistem Swiss lima babak dengan format catur cepat (rapid chess) 10 menit ini menghadirkan persaingan sengit sejak babak awal. Para peserta tampil penuh strategi dan konsentrasi tinggi demi meraih hasil terbaik.
Dalam kejuaraan tersebut, dominasi terlihat dari para pecatur binaan Klub Catur Kuda Putih Lumajang yang sukses memborong gelar di kategori putra. Abbad Najib Almunna tampil gemilang dengan meraih juara pertama, disusul Firmansyah Furqon Jadid sebagai juara kedua, serta Moh. Istisam di posisi ketiga. Sementara itu, Bima Adyaksa menempati posisi harapan satu.
Di kategori putri, Anindia Akrimna Ailova tampil tak kalah impresif dan berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang pertandingan.
Menariknya, para juara tersebut juga merupakan bagian dari pembinaan catur usia dini yang cukup aktif di Lumajang, termasuk dari MI Nuris Kota Lumajang yang turut menyumbangkan atlet terbaiknya dalam ajang ini.
Kepala MI Nuris Lumajang, Adan Kahirulloh, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari latihan rutin dan komitmen dalam pembinaan.
“Kami akan terus mendorong siswa untuk mengikuti berbagai kejuaraan, baik di dalam maupun luar daerah. Ini penting untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding mereka,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi seperti ini merupakan bagian dari persiapan menuju target yang lebih besar, yakni meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MI tingkat Kabupaten Lumajang.
Hal senada disampaikan Ketua Klub Catur Kuda Putih Lumajang, Joe Efendi. Ia mengapresiasi kerja keras para atlet muda yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih tinggi ke depan,” katanya.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul pecatur muda di Lumajang. Dengan potensi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin daerah ini akan melahirkan atlet catur berprestasi di tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang.
(JOE)