Home Blog Page 32

Pengamanan Ketat, Laga Persik Kediri vs Persijap Jepara Berakhir Imbang Tanpa Gol

0

Kediri Kota – Aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur pendukung berhasil mengamankan jalannya pertandingan sepak bola BRI Super League musim 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Persijap Jepara yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin (6/4/2026).

Pengamanan dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan total 404 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Sebanyak kurang lebih 1.827 penonton hadir langsung menyaksikan pertandingan yang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.

Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Iwan, yang memimpin apel pengamanan menegaskan pentingnya langkah preventif dalam menjaga keamanan pertandingan. Seluruh personel ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk pintu masuk stadion untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton.

“Pengamanan dilaksanakan secara profesional dan humanis. Kami mengantisipasi potensi gangguan, termasuk mencegah masuknya barang terlarang seperti minuman keras maupun senjata tajam,” ujarnya saat memberikan arahan.

Ia juga menekankan bahwa pengamanan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk pembagian zona pengamanan, di mana petugas steward bertugas di ring 1, sementara TNI-Polri berada di ring 2 dan siap membantu apabila diperlukan.

Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung sengit. Kedua tim, baik Persik Kediri maupun Persijap Jepara, saling menekan sepanjang laga. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.

Sejumlah pemain kunci dari kedua tim turut tampil, di antaranya kapten Persik Kediri Bayu Otto serta kapten Persijap Jepara Wahyudi Hamisi yang memimpin permainan di lapangan.

Usai pertandingan, situasi di Stadion Brawijaya berangsur kondusif. Pada pukul 17.50 WIB, seluruh penonton telah meninggalkan area stadion dengan tertib. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kediri Kota sebagai bagian dari evaluasi pengamanan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pengamanan pertandingan berjalan lancar tanpa adanya gangguan menonjol, mencerminkan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan seluruh pihak terkait dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali.

751 Atlet Bertanding, Bripda Petra Polri Raih Emas: Dari Perawatan K9 Alma hingga Juara Nasional KASAL Cup V 2026

Jakarta – Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum dalam ajang KASAL Cup V 2026, seorang anggota Polri berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali emas. Ia adalah Bripda Petra Julio Alexandro Sihombing, personel Subdit Cakal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Kejuaraan Nasional karate bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han Secara Langsung Membuka kejuaraan KASAL CUP V Tahun 2026. Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 POMAL. Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada 4–5 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Di balik keberhasilan meraih medali emas kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -60 Kg Putra, terdapat keseharian yang penuh disiplin dan tanggung jawab. Bripda Petra bukan hanya seorang atlet, tetapi juga handler K9 “Alma”, satwa Polri yang memiliki kemampuan deteksi bahan peledak (handak).

Setiap hari, Bripda Petra memulai tugas dengan memastikan kondisi kesehatan Alma, memberikan pakan, menjaga kebersihan kandang, serta melaksanakan latihan rutin untuk mempertajam kemampuan deteksi. Dalam pelaksanaan tugas operasional, ia memastikan Alma selalu dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung pengamanan maupun penanganan situasi berisiko tinggi.

Ikatan antara handler dan satwa menjadi fondasi utama keberhasilan. Ketelitian, kesabaran, serta konsistensi latihan menjadikan Alma sebagai K9 yang andal, sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan presisi.

Selain Bripda Petra, prestasi juga diraih oleh rekan satuannya, Bripda Salma Aulia, yang berhasil meraih medali perunggu pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -68 Kg Putri.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa personel Polri mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas operasional dan pengembangan kapasitas diri. Disiplin yang dibangun dalam keseharian menjadi modal utama dalam meraih prestasi di berbagai bidang.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. Mulya Hasudungan Ritonga, M.Si. menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Polri melalui fungsi Korsabhara akan terus berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia unggul serta kesiapsiagaan operasional, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kakorsabhara dalam keterangannya.

“Yang satu mahir deteksi bom, yang satu jago karate,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sosok personel Polri yang tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga berprestasi sebagai individu.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri berjalan selaras antara peningkatan kemampuan operasional dan pengembangan potensi personel. Polri akan terus mendorong lahirnya anggota yang tangguh, berprestasi, serta siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pecatur Mi Nuris Kota Lumajang , menjadi yang terbaik di Kejuaraan catur Milad ke-6 MTSN 03.

Lumajang, Gempur News.

— Adalah Anindia Akrimna Ailova dan Abbad Najib Almunna menjadi yang terbaik di masing masing kategori lomba catur tingkat SD/Mi SE Kabupaten Lumajang dalam kejuaraan Catur Milad Ke-6 MTSN 03 Lumajang, yang diselenggarakan pada hari Senin ( 06/04/2026). Di Aula MTSN 03 Lumajang.

Kejuaraan Catur yang dikemas dengan model catur Cepat ( Rapid Chess) dengan waktu pikir 10 menitan ini berlangsung dalam 5 Babak sistem Swiss di ikuti oleh 60 pecatur muda usia se kabupaten Lumajang yang berlangsung mulai jam 08: 00 SD. Jam 12 30 ,ini memperebutkan Trofi piala tetap dan piagam penghargaan.

Kepala Madrasah Nuris Kota Lumajang Adan Kahirulloh merasa bangga dengan Raihan prestasi dari para siswa siswi Mi kota yang dibinanya dan menyatakan akan selalu terus mengikuti kejuaraan Catur baik di dalam kota maupun di luar kota, dalam rangka meningkatkan kemampuan bermain dan meningkatkan kualitas permainan anak didiknya yang nanti targetnya adalah menjuarai Porseni Mi Kabupaten Lumajang.( JOE).

Polres Pasuruan Takziah dan Berikan santunan untuk Korban Laka di Perlintasan Kereta

PASURUAN – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan melaksanakan takziah sekaligus membarikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan di perlintasan kereta Senin (6/4/2026).

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di rumah duka, Dusun Sobo RT 03/RW 06, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26), perempuan, warga Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. Korban ditemukan meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB di jalur rel kereta api petak Porong–Bangil Km 40+900, tepatnya di wilayah Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Korban meninggalkan seorang suami dan dua anak laki-laki yang masih berusia balita.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, menyampaikan bahwa kegiatan takziah ini merupakan bentuk empati sekaligus kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kami,” ujar AKP Sunarti.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk memberikan perhatian kepada individu yang berpotensi mengalami tekanan psikologis.

“Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli dan segera melaporkan apabila ada warga yang membutuhkan pendampingan atau perhatian khusus,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dan personel Polres Pasuruan, antara lain Kasat Samapta, Kasubbag Binkar Bag SDM, Kanit Bhabinkamtibmas, serta anggota Satbinmas.

Polres Pasuruan berharap kehadiran mereka dapat memberikan kekuatan bagi keluarga korban dalam menghadapi duka yang mendalam.

Kapolda Sumsel Akselerasi Kompetensi SDM Polri Dukung Asta Cita Presiden

PALEMBANG, gempurnews.com — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi institusi melalui akselerasi peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Polri guna mendukung program pembangunan nasional dan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, dalam kegiatan evaluasi dan paparan tugas pokok fungsi Biro SDM yang digelar di Ruang Cafe 96 Gedung Promoter Polda Sumsel, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tugas kepolisian di era modern.

Ia menekankan bahwa evaluasi tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah personel, tetapi harus menyentuh aspek kualitas yang mencakup kompetensi, keterampilan teknis, serta etika profesi.

“Kompetensi anggota adalah syarat utama agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan profesional. Kualitas harus menjadi prioritas,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dan integritas personel sebagai fondasi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Lebih lanjut, Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan internal.

Menurutnya, peningkatan kemampuan tidak harus selalu bergantung pada anggaran besar, tetapi dapat dilakukan melalui optimalisasi pengetahuan dari personel berpengalaman, pelatihan rutin, serta pembelajaran mandiri.

Dengan demikian, transformasi SDM Polri dapat berjalan lebih cepat, adaptif, dan efisien.

“Pelatihan harus menjadi kebutuhan dasar, bukan sekadar formalitas. Personel harus siap menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa arah kebijakan SDM tahun 2026 berfokus pada digitalisasi pelayanan serta sistem rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada modernisasi organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen mempercepat peningkatan kompetensi anggota di seluruh jajaran agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Peningkatan kualitas SDM ini secara langsung berdampak pada penguatan pelayanan publik serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

Dengan personel yang profesional, adaptif, dan berintegritas, Polri mampu memberikan jaminan keamanan yang optimal sekaligus mendukung iklim investasi dan pembangunan daerah.

Melalui langkah strategis ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendukung penuh agenda nasional menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.

MOH.SANGKUT

Polres Ogan Ilir Sikat Jaringan Narkotika, 4,2 Kg Sabu dan Dua Pelaku Diamankan

Ogan Ilir, gempurnews.com – Polres Ogan Ilir melalui Sat Res Narkoba berhasil menyikat jaringan peredaran narkotika dengan mengamankan dua orang pelaku serta menyita barang bukti sabu seberat bruto 4.239 gram. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Aula Panaluan II Polres Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi tertanggal 4 April 2026 serta wujud keseriusan Polres Ogan Ilir dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

Dua tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial E.S. (40) dan Y. (47), keduanya merupakan warga Kota Palembang. Dari tangan pelaku, petugas turut menyita barang bukti lainnya berupa dua unit handphone, uang tunai, sebuah tas, serta satu unit mobil yang digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Kapolres menyampaikan bahwa dengan pengungkapan kasus tersebut, diperkirakan ribuan jiwa masyarakat dapat terselamatkan dari bahaya narkoba. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

“Polres Ogan Ilir akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas dan menekan angka peredaran narkotika secara signifikan,” tegas Kapolres.

Kegiatan press release tersebut turut dihadiri oleh pejabat utama Polres Ogan Ilir, personel Sat Res Narkoba, serta perwakilan insan pers dan PWI Kabupaten Ogan Ilir.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan KUHP terbaru, dengan ancaman hukuman berat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Polresta Banyuwangi Optimalkan Buffer Zone Bulusan Kepadatan Terurai, Sopir Puji Polisi

BANYUWANGI – Sejumlah sopir logistik memuji upaya Polisi di Banyuwangi yang mengatur antrian kendaraan yang akan menyeberang ke Gilimanuk dari Ketapang Banyuwangi.

Pasalnya, berkat skema pengaturan yang terintegrasi ini, jalur utama Situbondo-Banyuwangi kini kembali berfungsi normal.

Koordinator lintas asosiasi sopir logistik Indonesia, Slamet Barokah menyebut, upaya petugas layak diacungi jempol.

Menurutnya, Polisi tetap mampu bersikap humanis meski menghadapi ratusan sopir yang kelelahan.

Ia mengatakan, pola – pola petugas dari Polresta Banyuwangi itu memberikan kenyamanan bagi para pengemudi maupun warga lokal yang melintas.

“Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan melintas dengan aman bahkan tercatat tanpa kecelakaan,” ungkap Slamet di buffer zone Bulusan, Minggu (5/4/26).

Begitu pula Koordinator Gerakan Alianza Pengemudi Indonesia Bersatu, Darmawan juga mengatakan upaya intensif personel Polresta Banyuwangi Polda Jatim dalam mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang kini membuahkan hasil nyata.

“Kami dari jajaran lintas komunitas sopir mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolresta dan jajarannya, khususnya Satlantas Polresta Banyuwangi yang sudah bahu membahu yang mana sangat bekerja secara maksimal, siang malam mengurai kemacetan,”ujarnya.

Sementara itu, pantauan terkini di lapangan menunjukkan arus kendaraan, khususnya kendaraan pribadi dan roda dua, telah mengalir dengan lancar dan tertib.

Meskipun situasi sudah mulai melandai, kesiapsiagaan anggota Polri tidak kendor.

Sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas kelancaran di jalur utama, Polresta Banyuwangi Polda Jatim tetap memberlakukan skema pengaturan khusus bagi kendaraan bertonase besar.

Kendaraan-kendaraan besar tersebut diarahkan untuk tetap memasuki kantong parkir atau buffer zone di wilayah Bulusan guna menghindari potensi sumbatan baru di area pintu masuk pelabuhan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan mencairkan arus ini merupakan hasil dari manajemen traffic yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh jajarannya di lapangan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras personel di lapangan, saat ini arus menuju ASDP Ketapang sudah kembali lancar,” ungkap Kombes Rofiq.

Ia menekankan fokus sekarang adalah mempertahankan kelancaran ini dengan mengatur ritme masuknya kendaraan besar.

Melalui optimalisasi buffer zone di Bulusan,Kombes Rofiq juga memastikan volume kendaraan yang masuk ke area pelabuhan tetap seimbang dengan kapasitas dermaga, sehingga tidak terjadi penumpukan di badan jalan.

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kehadiran anggota di titik-titik penyekatan dan kantong parkir tetap menjadi prioritas hingga situasi benar-benar normal sepenuhnya.

“Kami tetap menyiagakan personel untuk mendampingi saudara-saudara kita para pengemudi kendaraan besar di kantong parkir. Kami ingin memastikan semua merasa aman dan terlayani dengan baik,” terang Kombes Rofiq.

Ia mengimbau kepada pengguna jalan lainnya, untuk melanjutkan perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

“Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran seluruh masyarakat selama proses penguraian arus ini,” pungkasnya.(*)

7 Tahun Buron, Pulan Wonda Akhirnya Dibekuk: Satgas Cartenz Tegakkan Hukum Profesional dan Transparan

0

Jayapura — Setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama kurang lebih 7 (tujuh) tahun, tersangka Pulan Wonda alias Kamenak kini menjalani proses hukum lanjutan di Jayapura. Tersangka sebelumnya diamankan dalam operasi penindakan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

Pada Sabtu (4/4/2026), tersangka dipindahkan ke Jayapura dan tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 10.25 WIT dengan pengawalan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.

Proses pemindahan dilakukan sesuai standar operasional prosedur, dengan pengawalan ketat serta tetap memperhatikan hak-hak tersangka, termasuk pendampingan oleh pihak keluarga.

Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K. saat ditemui media pada Sabtu (4/4) menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemindahan dilaksanakan secara terukur dan sesuai ketentuan.

“Proses pemindahan tersangka berlangsung aman dan sesuai prosedur. Pengawalan dilakukan secara ketat, serta seluruh tahapan dijalankan secara profesional dan transparan, dengan tetap memenuhi hak-hak tersangka, termasuk pendampingan keluarga,” ujarnya.

Setibanya di Jayapura, tersangka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari prosedur penanganan.

Menurut AKBP Andria, langkah tersebut merupakan bagian dari standar penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan.

“Setibanya di Jayapura, tersangka langsung menjalani pemeriksaan medis. Ini menunjukkan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh, dengan tetap memperhatikan kondisi dan keselamatan yang bersangkutan,” jelasnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penindakan hingga penanganan tersangka dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Seluruh proses, mulai dari penangkapan hingga pemindahan, dilaksanakan secara profesional dan sesuai prosedur. Kami memastikan setiap tahapan berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses penyidikan akan terus dikembangkan oleh tim investigasi.

“Penyidikan masih berjalan dan akan terus dikembangkan untuk mendalami peran tersangka serta kemungkinan keterlibatan pihak lain, sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Saat ini, tersangka tengah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Subsatgas Investigasi. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan pengungkapan perkara secara menyeluruh dan objektif.

AKBP Andria juga menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas.

“Ke depan, tersangka akan menjalani BAP dan proses penyidikan akan terus dikembangkan. Fokusnya adalah memastikan setiap tahapan berjalan objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum,” pungkasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan bahwa seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

Haji Jalal Hadiri Halal bi Halal DPD PKS Karawang dan Borong Produk UMKM

Momentum Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Karawang Jawa Barat pada hari Minggu 05 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar kader PKS dan masyarakat pasca Ramadhan. Kegiatan tersebut hadir pula anggota Komisi XII DPR RI Haji Jalal Abdul Nasir.

Dalam momentum tersebut Haji Jalal menegaskan bahwa acara Halal bi Halal ini bukan sekadar tradisi, tetapi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi kader PKS di tengah masyarakat. “PKS harus terus menjadi bagian dari solusi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya kepada Efendi report elshinta Jakarta. Minggu (05/04/2026).

Menyadur dari pemberitaan Efendi, bahwa narasumber sebagai wujud dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, Haji Jalal turut membeli produk-produk UMKM yang dipamerkan dalam acara tersebut. “Saya berharap produk-produk UMKM ini semakin berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi bagi Karawang,” ungkapnya.

Acara Halal bi Halal ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat, khususnya antara PKS dan pemerintah daerah, untuk mendorong kemajuan Karawang. PKS Karawang terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi daerah. (Efendi)

Gelar Halal Bihalal, Ketua PCNU Harapkan Warga PSHT Jaga Nama Baik Organisasi

0

Kediri, Ratusan siswa dan warga Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, yang digelar di Padepokan PSHT, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto,Kota Kediri Minggu (5/4/2026).

Ratusan warga PSHT Kota Kediri dari berbagai wilayah memadati lokasi, sebagai simbol persaudaraan yang erat, sekaligus menciptakan atmosfer persaudaraan yang hangat dan solid.

Selain itu, acara Halal Bihalal tersebut juga dihadiri Ketua dan pengurus dari IPSI Kota Kediri, dan Juga Ketua PCNU KH Abdullah Abu Bakar Jalil, yang juga memberikan tausiyah dalam acara di Padepokan PSHT Kota Kediri.

Dalam tausiyahnya, Gus Ab (panggilan KH Abdullah Abu Bakar Jalil) menyampaikan, agar seluruh warga PSHT selalu menjaga nama baik organisasi, dengan mengedepankan etika dan norma. Yakni norma agama, norma hukum dan norma kesopanan.

“1. Norma agama, berisi perintah dan larangan Tuhan yang tertuang dalam kitab suci. Tujuannya mengatur kebahagiaan dunia dan akhirat. Contoh: Ibadah tepat waktu, tidak berbohong, menghormati orang tua.

  1. Norma Hukum: Peraturan yang dibuat oleh pemerintah atau lembaga resmi, mengikat seluruh warga negara, dan bersifat memaksa. Contoh: Mematuhi lalu lintas, tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
  2. Norma Kesopanan (Sosial): Tata krama atau kebiasaan yang disepakati oleh masyarakat setempat. Contoh: Sopan santun kepada orang tua, Guru atau pelatih, serta mampu membedakan baik dan buruk,” Terang KH Abdullah Abu Bakar Jalil, Ketua PCNU Kota Kediri.

Ketua PSHT cabang Kota Kediri Agung Sediana mengapresiasi kekompakan seluruh warga serta dukungan semua warga PSHT, sehingga acara Halal Bihalal sekaligus Pengukuhan Ketua Ranting berjalan dengan lancar

“Alhamdulillah, ini bukti nyata kebersamaan dan persaudaraan warga PSHT. Semua warga bergerak sesuai dengan tupoksinya masing-masing, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan sukaes.” Kata Agung Sediana, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri.

Kang mas Agung menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Apapun derajat dan pangkat kita, tetap satu dalam persaudaraan. Kami berharap, semua warga PSHT terus menjunjung tinggi jati diri organisasi, yakni menjalin persaudaraan yang tulus serta menjadi teladan di tengah masyarakat.” Tutup Agung.

Acara diakhiri dengan pengukuhan Ketua Ranting, yakni Ranting Mojoroto, Ranting Kota dan Ranting Pesantren.