Home Blog Page 322

Polres Lumajang Tangkap Tiga Oknum LSM Diduga Memeras Kepala Desa Tunjung

0

Lumajang– Tiga oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LBSI Lumajang ditangkap Polisi setelah diduga melakukan aksi pemerasan terhadap Kepala Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Ketiganya yakni FA (33) warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, SB (57) warga Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, serta AM (39) warga Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa ketiga oknum tersebut diamankan pada Kamis (14/8/2025) di sebuah warung makan Daleme Pak Dhe, Kecamatan Gucialit, saat tengah melakukan transaksi.

“Awalnya, ketiga oknum ini menghubungi Kepala Desa Tunjung dan meminta sejumlah uang. Mereka mengancam akan menyebarkan permasalahan desa ke media sosial dan melaporkannya ke Inspektorat Lumajang bila permintaan tidak dipenuhi,” ungkap Kapolres, Sabtu (16/8/2025).

Menurut Kapolres, permintaan uang semula sebesar Rp30 juta, namun setelah adanya negosiasi, Kades hanya menyanggupi Rp20 juta.
Sebelum pertemuan berlangsung, Kades Tunjung telah berkoordinasi dengan Polsek Gucialit. Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap ketiganya saat transaksi berlangsung.

Dalam operasi itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp20 juta serta tiga unit handphone milik para tersangka.

Lebih lanjut, Kapolres membeberkan modus yang digunakan para pelaku. Mereka mencari-cari alasan untuk menakut-nakuti dengan dalih adanya masalah di desa, di antaranya soal kendaraan dinas, penggunaan tanah kas desa, hingga renovasi fasilitas yang sebenarnya belum masuk anggaran.

“Padahal permasalahan yang dijadikan alasan sudah ada penyelesaian di tingkat kecamatan. Jadi ini murni modus untuk menakut-nakuti dan meminta uang secara tidak sah,” jelas Kapolres.

AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan, pihaknya akan terus bertindak tegas terhadap segala bentuk pemerasan berkedok LSM yang meresahkan masyarakat.

“Atas perbuatannya, ketiga oknum LSM ini kami jerat dengan Pasal 369 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Kami tegaskan, Polres Lumajang tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik seperti ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya pemerasan serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasny

Diskusi Kalcer Talk, Polres Lumajang dan Mahasiswa Sepakat Perkuat Keamanan Daerah

0

Lumajang- Komunitas Kalcer Talk menggelar diskusi dengan mengundang Polres Lumajang. Diskusi publik mengambil tema “Seperti Rindu, Keamanan Juga Harus Diperjuangkan” dilaksanakan Pring Pitu, Jalan Demokrasi, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kabagops Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma’arif, S.Sos., M.Hz, Ps. Kasat Intelkam Polres Lumajang, IPTU Andrie Setyo Wibowo, S.H, Ps. Kasi Humas Polres Lumajang, IPDA Untoro, S.H, 100 perwakilan mahasiswa se-Kabupaten Lumajang, dan 10 perwakilan masyarakat.

Diskusi menghadirkan tiga pemantik forum serta satu narasumber utama dari Polres Lumajang. Salah satu pemantik, Reihan, seorang mahasiswa Filsafat UGM, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi keamanan di Lumajang yang dinilai konsisten memiliki angka kriminalitas yang tinggi.

Ia meminta pertanggungjawaban dari para pemangku kepentingan untuk mengambil langkah nyata dalam menanggulangi masalah ini.

“Kami meminta pertanggung jawaban kepada para pemangku kepentingan untuk mengambil langkah nyata dalam penanggulangan kriminalitas, memperkuat penegakan hukum, dan memastikan keamanan bagi seluruh warga,” tegasnya.

Senada dengan Reihan, pengamat ekonomi Agil Zawawi menjelaskan bahwa faktor ekonomi dan kemiskinan menjadi pemicu utama sebagian masyarakat untuk melakukan tindakan kriminal.

Sementara itu, mahasiswa Politik Universitas Brawijaya Malang, Haikal, mempertanyakan peran pemerintah dalam mencegah dan memberantas tindak kriminal.

“Apakah kriminalitas dan kerawanan dapat dibentuk atau sengaja dibiarkan? Jawabannya bisa, dan salah satu penyebab utamanya adalah lemahnya peran pemerintah,” ujarnya.

Polres Lumajang Tegaskan Komitmen dan Kinerja Maksimal

Menanggapi masukan dan kritik, Ps.Kasihumas Polres Lumajang, IPDA Untoro, S.H, menegaskan bahwa Polres Lumajang selalu solid dan tidak ada istilah ketidak kompakan dalam menjalankan tugas.

“Polres Lumajang tetap solid, merah putih, dan tidak ada kata ‘tidak kompak’,” kata IPDA Untoro.

Ia mengakui bahwa upaya kepolisian mungkin belum dirasakan maksimal oleh masyarakat. Namun, ia memastikan bahwa Polres Lumajang telah bekerja secara maksimal sesuai kapasitas yang ada, termasuk mengungkap beberapa kasus besar.

“Polres Lumajang sudah beberapa kasus yang berhasil diungkap, di antaranya penangkapan dua tersangka pencurian sepeda motor di Alun-Alun Ranuyoso, percobaan pencurian, perampokan, pencurian sapi, perkara ekskavator, hingga kasus pemerasan oleh tiga oknum LSM di Gucialit,” jelasnya.

IPDA Untoro juga menambahkan bahwa tidak ada wilayah di Jawa Timur yang sepenuhnya bebas dari kriminalitas. Berdasarkan data, angka kriminalitas di Lumajang berada di peringkat 19 dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Kami selalu terbuka terhadap keluhan, masukan, dan unek-unek dari mahasiswa maupun masyarakat,” tambahnya.

Untuk memudahkan laporan, Polres Lumajang telah menyediakan nomor WhatsApp khusus, yaitu 081-133-399-966 dan call center 110.

Acara ditutup dengan penandatanganan tiga komitmen oleh perwakilan mahasiswa, masyarakat, dan Polres Lumajang. Salah satu poin utamanya adalah kolaborasi sinergitas untuk menjaga stabilitas dan ekonomi di Lumajang, serta peran aktif mahasiswa yang tidak hanya berdiskusi, tetapi juga melakukan aksi nyata di masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan tiga komitmen bersama antara mahasiswa, masyarakat, dan Polres Lumajang:

  1. Menjaga citra dan nama baik Kabupaten Lumajang.
  2. Berkolaborasi menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi daerah.
  3. Peran aktif mahasiswa tidak hanya dalam diskusi, tetapi juga aksi nyata di lapangan.

Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Narkoba Selama Agustus 2025 Amankan 10 Tersangka Sita 4,4Kg Sabu dan Ribuan Butir Okerbaya

BANYUWANGI — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Polda Jawa Timur (Jatim) kembali menegaskan komitmennya memberantas peredaran gelap narkotika.

Dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Banyuwangi, Jumat (15/8/2025), Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra didampingi Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, dan para pejabat utama memaparkan capaian pengungkapan kasus narkoba sepanjang Agustus 2025.

Selama periode tersebut, Satresnarkoba berhasil mengungkap 8 kasus dengan total 10 tersangka.

Pengungkapan ini Polisi juga mengamankan barang di antaranya Sabu-sabu: 4,4 Kg, Ganja: 332,48 gram,Ekstasi: 4.726 butir,Daftar G: 2.552 butir,Uang tunai: Rp.2.200.000, 4 unit sepeda motor,14 unit telepon genggam dan 6 unit timbangan digital.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa dari seluruh kasus tersebut, terdapat Dua tersangka diamankan dengan barang bukti terbanyak.

Kasus pertama diungkap pada Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 00.30 WIB di Dusun Tunggurejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, dengan tersangka IS alias Kacung.

“Dari rumah tersangka diamankan sabu seberat 4.077,9 gram yang dibagi menjadi 5 paket, serta 18 paket berisi total 4.409 butir ekstasi,” jelas Kombes Pol. Rama.

Pengembangan kasus tersebut mengarah pada tersangka kedua, R alias kimin, yang ditangkap di lokasi tidak jauh dari TKP pertama, setengah jam setelah penangkapan IS.

Dari tangan R itu Polisi menyita 12 paket sabu seberat 317,87 gram dan satu plastik berisi 236 butir ekstasi.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda hingga Rp l13 miliar.

“Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras jajaran kami dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Banyuwangi,” kata Kombes Rama.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan, kasus ini masih dalam tahap pengembangan untuk menelusuri asal barang bukti serta jaringan pemasok yang terlibat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para tersangka mengaku baru beroperasi selama dua bulan.

Namun, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Penelusuran akan terus dilakukan demi memastikan tidak ada lagi ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkoba di Banyuwangi,” tambahnya.

Polresta Banyuwangi Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

“Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika,”pungkasnya.(***)

KLHN 2025 Hadirkan Semangat Layanan “Lebih Dekat, Lebih Hangat” Bagi Konsumen Motor Honda

0

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada konsumen setia sepeda motor Honda dengan menyelenggarakan Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2025. Memasuki tahun ke-16 pelaksanaannya. KLHN menjadi ajang strategis untuk mengasah kompetensi dan memperkuat budaya layanan Satu Hati dengan konsumen, sekaligus apresiasi atas dedikasi layanan tim garda terdepan jaringan penjualan dan purna jual sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

Dengan mengusung tema “Lebih Dekat, Lebih Hangat”, KLHN 2025 merefleksikan semangat untuk membangun koneksi antara jaringan sepeda motor Honda dan konsumennya. Tema ini tidak hanya menjadi semangat dalam menghadirkan pelayanan yang lebih personal, empati, responsif dan tulus, namun juga memperkuat peran tim layanan dalam memberikan pelayanan yang hangat dan penuh kepedulian di setiap titik interaksi, baik secara langsung maupun digital.

Sebagai ajang tahunan yang ditunggu-tunggu, KLHN 2025 mempertandingkan tujuh kategori, yakni Dealer/AHASS Head, Team Leader, Sales People, Non-Sales People (Cashier, Admin, Part Counter), Deliveryman, Customer Retention Officer, serta Best Main Dealer.

Antok Yuniarso, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM menyampaikan bahwa KLHN bukan hanya sebuah kontes, melainkan bentuk nyata dari investasi berkelanjutan perusahaan terhadap kualitas sumber daya manusia dalam ekosistem bisnis Honda.

“Melalui KLHN, kami ingin memperkuat semangat kolaboratif dan pendekatan yang berfokus pada empati di seluruh jaringan Honda. Pelayanan yang tulus dan hangat bukan hanya membangun kepuasan, tetapi juga menciptakan kepercayaan dan loyalitas jangka panjang dari konsumen,” ujarnya.

Kontes KLHN tahun ini diikuti oleh 9.192 peserta dari berbagai lini layanan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Para peserta melewati proses seleksi ketat di tingkat regional yang dikelola oleh 29 Main Dealer Honda, hingga akhirnya terpilih 200 peserta terbaik sebagai finalis untuk mengikuti tahapan penilaian nasional yang berlangsung di Jakarta pada 11–14 Agustus 2025. Para finalis ini terdiri dari talenta terbaik yang siap menunjukkan keunggulan keterampilan, pengetahuan, dan sikap dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi ekspektasi konsumen, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman yang berkesan.

KLHN 2025 juga menghadirkan berbagai sesi pembekalan inspiratif yang dibawakan oleh para profesional industri dan perwakilan konsumen. Proses penjurian pun dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif, dengan melibatkan para pakar dan praktisi layanan untuk memastikan standar yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kualitas layanan terbaik.

PT Capella Dinamik Nusantara Kepuluan Riau mengirimkan perwakilan terbaik untuk berlaga di ajang Kontes Layanan Honda tingkat nasional. Para finalis ini merupakan representasi dari berbagai kategori yang telah menunjukkan komitmen, dedikasi, dan semangat untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen Honda.

Perwakilan tersebut terdiri dari Yusiza Aini Rizli dari Tajelin Sejahtera kategori Front Line People Sales, Dorma Parulian Sipahutar dari Mitra Krida Perkasa kategori Koordinator Sales, Dewi Juliana dari CDN SO Muka Kuning kategori Non-Sales People, Yudhi Eka dari Mitra Pinasthika Mustika Kategori Deliveryman, Vegga Ruganda kategori dari Tajelin Sejahtera kategori Customer Retention Officer, serta Darwin Effendi dari CDN SO Tanjung Pinang kategori Pimpinan Jaringan Dealer. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen PT Capella Dinamik Nusantara untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan sekaligus membawa semangat Satu HATI hingga di tingkat nasional.

Untuk Kontes Layanan Honda Nasional 2025 berhasil melahirkan para juara yang menjadi teladan dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen di seluruh Indonesia. Pada ajang tahun ini, Dedi Kristiawan dari Tunas Dwipa Matra berhasil meraih Juara 1 kategori Dealer/AHASS Head, sementara kategori Team Leader dimenangkan oleh Siska W. dari Astra Motor Yogyakarta. Untuk kategori Sales People, Dewi Quartia K. dari Asia Surya Perkasa tampil sebagai Juara 1, disusul Zarra Viernia C. dari Tunas Dwipa Matra yang menorehkan prestasi di kategori Non Sales People. Pada kategori Deliveryman, Juara 1 diraih oleh Syaparuddin dari Indako Trading Coy, dan kategori Customer Retention Officer dimenangkan oleh Reza Pragita D. dari Astra Motor Yogyakarta. Sementara itu, Astra Motor Yogyakarta dinobatkan sebagai Best Main Dealer pada Kontes Layanan Honda Nasional 2025, mengukuhkan komitmen dalam menghadirkan standar layanan prima Honda di Indonesia.

(Gokkon)

Polwan Polres Pasuruan Berikan Edukasi Keselamatan dan Pencegahan Kekerasan Asusila kepada Santri

PASURUAN – Polres Pasuruan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Dalwa, Raji, Bangil, Pasuruan, pagi ini, Sabtu, (16/08/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh Iptu Sunarti dan Iptu Santi, beserta 30 polwan dan PNS Polres Pasuruan.

Ratusan santri Pondok Dalwa menyambut hangat kunjungan ini. Dalam sambutannya, Habib Assegaf, pengasuh Pondok Dalwa, menekankan pentingnya silaturahmi untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan menambah umur yang panjang serta banyak rezeki.

“Pertingnya silaturahmi untuk menambah ukuwah islamiyah, mempererat silaturahmi akan menambah umur yang panjang dan banyak rizki,” ujar Habib Assegaf.

Polwan Polres Pasuruan memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kekerasan seksual di pondok pesantren. Materi lainnya yang disampaikan adalah tentang bahaya narkoba, undang-undang Perlindungan Anak, dan kejahatan seksual.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengatakan, “Dengan diadakannya acara silaturahmi ke pondok ini, semoga mempererat hubungan silaturahmi antara Pondok Dalwa dan Polres Pasuruan.”

Pengasuh Pondok Dalwa mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan penyampaian materi oleh polwan Polres Pasuruan. “Kunjungan dari ibu-ibu polwan Polres Pasuruan membuat santri kami mendapatkan ilmu yang akan berguna kelak di masyarakat,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Assegaf, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. Dengan kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Pondok Dalwa dan Polres Pasuruan semakin erat dan bermanfaat bagi masyarakat.(Qomar)

Polres Pasuruan Ringkus Wanita Warga Pandaan yang Fasilitasi Peredaran Narkoba

0

PASURUAN – Satresnarkoba Polres Pasuruan menangkap APH (25), warga Sidomukti, Pandaan, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Pandaan, pada Jumat (8/8/2025) malam.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan menjelaskan penangkapan APH merupakan hasil pengembangan dari kasus yang melibatkan tersangka lain berinisial K, MA, dan DA. “APH berperan membantu serta menyediakan sarana dan prasarana untuk peredaran sabu, dan mendapatkan keuntungan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan, keterlibatan APH terungkap setelah penyidik menemukan bukti komunikasi dan transaksi yang mengarah pada aktivitas peredaran narkoba. Saat penggeledahan, polisi menyita satu unit mobil Honda Brio warna abu-abu, dua ponsel, buku tabungan, dan kartu ATM yang diduga digunakan untuk transaksi narkotika.

APH dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara hingga maksimal hukuman mati.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku peredaran narkoba di wilayahnya. “Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkotika. Penindakan akan dilakukan tegas demi melindungi generasi muda Pasuruan,” tegasnya.(Qomar)

Dikukuhkan Bupati Ipuk, 75 Paskibraka Banyuwangi Siap Bertugas di Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dikukuhkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat malam (15/8/2025). Mereka akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Taman Blambangan, 17 Agustus 2025.

Pengukuhan Paskibraka dijalani seluruh anggota Paskibraka yang telah melalui pemusatan latihan selama 12 hari sejak 4 Agustus.

“Selamat. Kalian adalah putra-putri terpilih dan terbaik Banyuwangi untuk menjalankan amanah ini,” kata Ipuk.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Seluruh lampu pendopo dimatikan saat para Paskibraka membacakan Ikrar Putra Indonesia dengan lantang. Mereka juga tampak larut mengucapkan dan melakukan prosesi mencium bendera Merah Putih sembari diiringi lagu Padamu Negeri.

Ipuk mengingatkan bahwa misi Paskibraka tidak berhenti pada upacara peringatan kemerdekaan. Nilai nasionalisme, patriotisme, kepeloporan, dan kepemimpinan yang terbentuk harus terus hidup dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini kalian dikukuhkan bukan hanya untuk gagah sehari, tetapi akan menjadi teladan sepanjang waktu,” ujarnya.

Koordinator Pelatih Paskibraka, Kapten Laut (KH) Lanal Banyuwangi, Rianto menjelaskan, formasi yang digunakan untuk pengibaran bendera tahun ini adalah formasi angka 17 dan 45.

“Ini baru pertama kali kita adakan. Mudah-mudahan ini jadi tonggak sejarah bagi mereka, dan formasi ini akan ditiru di tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Selain itu, untuk upacara penurunan bendera, formasi yang digunakan juga berbeda. Para anggota akan membentuk formasi huruf U, memberikan sentuhan unik pada prosesi penurunan bendera merah putih.

“Semoga dilancarkan sampai mereka selesai bertugas,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Mujiono, Pj. Sekda Guntur Priambodo, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, Kajari Banyuwangi, dan perwakilan Kodim 0825 Banyuwangi.

Pada Upacara HUT ke – 80 Kemerdekaan RI bertindak sebagai pembawa baki bendera Jasmine Azzahra Adya Putri (SMA 1 Glagah)

Petugas pengerek bendera, Revalizha Nazzar Syahzidane (SMAN Glenmore); pembentang Andreas Oktaviani (SMKN Kalibaru); pengulur Andrian Edi Chandra (SMAN 1 Giri Taruna Bangsa); dan pemberi aba-aba Dinar Ayu Wulandari (SMAN 2 Taruna Bhayangkara).

Di sore hari, petugas penurunan bendera terdiri atas pengerek Muh. Darvesh Rizqy G (SMAN 2 Taruna Bhayangkara); pembentang Samuel Billy Umbu Kaleka P (SMAN 2 Taruna Bhayangkara); pengulur Firmansyah Revanliandra P (SMAN Dharussholah); pemberi aba-aba Nola Navila Nurmasari (SMAN 1 Gambiran).

Petugas pembawa baki bendera Nesya Kalista Riandini (SMAN Purwoharjo). (*/Sgt)

Bupati Pakpak Bharat kukuhkan PASKIBRAKA 2025, Siap Bertugas di HUT RI

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Pakpak Bharat 2025 di Aula Balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, Cikaok 15/08/2025).

Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025 yang akan bertugas di lapangan Upacara Balai Diklat Cikaok tanggal 17 agustus 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan rahmat, dan kemudahan dalam menjalankan tugas Negara, ucap Bupati.

Sebanyak empat puluh lima anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Pakpak Bharat ini akan bertugas dalam Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi pada tanggal 17 agustus nanti, baik dalam Penaikan maupun Penurunan Bendera pada sore harinya. Mereka dipilih dari berbagai Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat melalui seleksi yang sangat ketat. Mereka juga telah mengikuti serangkaian pelatihan yang dipusatkan di Balai Diklat ini.(Tumangger)

Semarak Lomba Warnai Perayaan HUT Ke 80 RI Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jateng

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke – 80, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Kabupaten Pemlang menggelar serangkaian lomba 17 an yang diikuti seluruh pegawai yang berada di lingkungan kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII. Jumat (15/8/25).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lebdo Wiharso, menyampaikan dalam wawancara dengan awak media, bahwa kegiatan lomba ini adalah untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke 80, sekalian juga sebagai ajang silahturahmi dan guyub dengan rekan rekan kerja,sehingga Kami mengadakan berbagai lomba seperti Jalan Sehat, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Pentung air di dalam Plastik, Lomba Karaoke, Lomba balap kardus dan lomba memancing pensil dalam botol.

Kami juga berterima kasih kepada Bank Jateng, Bisnet,SPBU,Mandiri Taspen, CV Pasific Outsoursing Pekalongan dan CV Anggrek Jingga Pekalongan yang sudah ikut berpartisipasi mensupport dalam acara perlombaan 17an, semoga kerja sama ini dapat terjalin dalam setiap kegiatan kegiatan positif di tingkat Capdin Wilayah XII. “ungkap Kasubag TU Lebdo Wiharso.

Melalui kegiatan ini kita ingin menguatkan semangat nasionalisme,Persaudaraan dan gotong royong dengan semangat Persatuan menjaga kekompakan agar semua program program Cabang Dinas Wilayah XII dapat berjalan dengan baik dan lancar. “ujarnya.

Lebdo Wiharso juga menambahkan bahwa perlombaan ini menjadi sarana untuk menunjukan kreativitas sekaligus menjaga tradisi perayaan Kemerdekaan agar tetap hidup di tengah masyarakat. “tambahnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT Ke – 80 Republik Indonesia, semangat kompetisi yang sehat diharapkan dapat menginspirasi para pegawai untuk terus berkontribusi positif memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam membangun dunia Pendidikan yang lebih maju.

(yn26)

Lomba Remi meriahkan HUT RI ke-80 di Desa Yosowilangun Kidul

0

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT )Republik Indonesia ke-80,masyarakat Krajan Desa Yosowilangun Kidul mengadakan lomba Remi yang menarik.Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meriahkan peringatan Kemerdekaan,tetapi juga untuk meningkatkan kepedulian dan kekompakan masyarakat setempat.


Pak Isbandi,Ketua panitia lomba Remi ,menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memupuk rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat setempat.


Pak Isbandi,ketua panitia lomba Remi,menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memupuk rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat Krajan”. kami ingin masyarakat Krajan dapat merasakan kebersamaan dan kekompakan melalui kegiatan yang kami adakan,” Ujarnya ( Red )