Home Blog Page 321

Upacara HUT ke-80 RI, Pesan Kapolres Pasuruan: Jaga Persatuan dan Keamanan Bangsa

0

PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Mako Polres Pasuruan, Minggu (17/8/2025).

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dipimpin oleh Wakapolres Pasuruan, Kompol Andy Purnomo, dan diikuti oleh personel Polres serta ASN.

Pelaksanaan upacara tahun ini berbeda. Sejumlah pejabat utama Polres Pasuruan tidak hadir di Mako, melainkan mengikuti upacara di polsek jajaran sesuai instruksi Kapolri. Hal ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pejabat kepolisian dengan masyarakat serta tokoh daerah di wilayah masing-masing.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan bangsa di tengah dinamika masyarakat.
“Polri harus lebih peduli, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta bertanggung jawab kepada masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin meningkat,” tegasnya.

Ia juga berharap momentum peringatan HUT ke-80 RI menjadi pengingat akan nilai perjuangan para pahlawan.
“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai dorongan untuk lebih cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memperkuat hubungan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.(Qomar)

Bupati Pakpak Bharat Ikut Sidang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di HUT RI Ke-80

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor mengikuti Sidang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Pidato Kenegaraan yang mengangkat tema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati mengikuti Sidang ini dari ruang Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pakpak Bharat yang menggelar Sidang dengan agenda tunggal, Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80.

Kita patut menghormati jasa para pendahulu kita, dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, yang telah meletakkan fondasi penting bagi kemajuan Indonesia, ucap Presiden Prabowo mengawali pidatonya.

Beberapa point penting dari pidato Presiden diantaranya proses transisi kepemimpinan yang berjalan mulus, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,12 persen, program Makan Bergizi Gratis yang dipandang mampu meningkatkan prestasi siswa, serta pihaknya yang tidak kebal kritik. Prabowo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menuntaskan perilaku korupsi, serta kepentingan segelintir oknum dslam berbagai praktek tambang-tambang ilegal.

Diakhir pidatonyaPresiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja sama demi Indonesia yang lebih maju.

Kami ingin nelayan kita sejahtera, dan ini bukan mimpi. Ini kerja nyata, pungkas Prabowo.(Tumangger)

Pemdes Oro-Orobulu Gelar Tumpengan dalam Rangka HUT RI ke-80

0

Pasuruan – Pemerintah Desa (Pemdes) Oro-Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara tumpengan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di halaman kantor desa setempat, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar, Sabtu (16/08/2025).

Acara ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan warga Oro-Orobulu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Oro-Orobulu, Syaikhu SH mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga perangkat desa seperti Kasun dan BPD, untuk terus bersatu dan bergotong royong membangun desa.

“Ayo kita semua, mulai dari RT, RW, Kasun, hingga BPD, harus rukun dan bekerja sama untuk memajukan Desa Oro-Orobulu,” ujar Syaikhu dengan penuh semangat.

Selain tumpengan sebagai simbol syukur, rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Desa Oro-Orobulu juga diisi dengan berbagai lomba tradisional, yang diikuti antusias oleh warga.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan masyarakat.

Dengan semangat “Bersatu Membangun Desa”, Pemdes Oro-Orobulu berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan, demi mewujudkan kesejahteraan bersama.(Qomar)

Jenazah Terakhir Korban KMP Tunu Pratama Jaya Teridentifikasi, Edi Purwanto Warga Banyuwangi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Seluruh korban meninggal dalam tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang berhasil ditemukan telah teridentifikasi.

Jenazah terakhir teridentifikasi atas nama Edi Purwanto, pemuda 20 tahun asal Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Edi merupakan korban ke 43 yang ditemukan di perairan Blimbingsari, Banyuwangi, pada 11 Juli. Ia tercatat dalam kantong jenazah bernomor 017.

Kaur Doksik Subiddokpol Biddokkes Polda Jatim, Pembina Satu dr. Tutik Purwanti menyebut, jenazah teridentifikasi berdasarkan data antemortem, metode primer DNA dan sekunder pemeriksaan medis.

Proses pembanding dilakukan dengan sampel DNA ayah kandung korban yang diambil akhir Juli. Sampel tersebut dicocokkan dengan tulang korban di laboratorium Biddokkes Polri.

“Hasilnya, identitas korban terkonfirmasi 100 persen tak terbantah atas nama Edi Purwanto,” jelas dokter spesialis forensik ini saat memberikan keterangan di Post Mortem RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu malam (16/8/2025).

Dengan teridentifikasinya Edi Purwanto, lanjut dr. Tutik, maka seluruh korban meninggal KMP Tunu Pratama Jaya berhasil teridentifikasi.

“Alhamdulillah dari 19 jenazah yang kita temukan telah berhasil teridentifikasi semua. Sehingga tidak ada jenazah yang berada di RSUD Blambangan,” imbuhnya.

Menurut dr. Tutik, jenazah Edi Purwanto sebelumnya telah dimakamkan lebih dulu di pemakaman RSUD Blambangan. Atas kesepakatan keluarga, jenazah tidak dipindahkan, hanya batu nisannya diganti sesuai nama korban.

“Keluarga sepakat jenazah tidak dipindah. Hanya batu nisan diganti Edi Purwanto,” jelasnya.

Pihak keluarga yang hadir di RSUD Blambangan telah melakukan serah terima jenazah. Mereka kemudian mengunjungi makam Edi, mengganti batu nisan, menabur bunga, dan memanjatkan doa bersama.

Rudi Sujianto (40), paman korban, menceritakan jika Edi bekerja sebagai kuli bangunan di Klungkung, Bali. Ia berangkat menggunakan travel.

Pihak keluarga lalu menerima kabar jika kapal yang ditumpanginya tenggelam. Informasi itu diperkuat dari informasi teman kerjanya di Bali bahwa korban tidak kunjung tiba.

“Edi tidak ada dalam data manifest,” katanya.

Sejak KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada 2 Juli lalu, pihak keluarga terus menunggu kabar Edi. Setelah 45 hari, keluarga baru menerima kabar jika jenazah terakhir yang belum teridentifikasi adalah Edi Purwanto.

“Edi merupakan anak tunggal, ibunya sudah meninggal, ayahnya kerja di Bali. Selama ini, ia tinggal bersama kakek dan neneknya,” kata Rudi.

Sebagai informasi, berdasarkan data manifes kapal korban KMP Tunu Pratama Jaya berjumlah 65 orang. Sebanyak 49 korban berhasil ditemukan. Rinciannya, 30 orang ditemukan selamat, 19 meninggal dunia, dan 16 orang dinyatakan hilang. (*/Biro)

Jelang HUT Kemerdekaan, Bupati Ipuk Gelar Tasyakuran Bersama Ulama, Veteran dan Berbagai Elemen Masyarakat

Banyuwangi – Gempurnews.com. Jelang Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menggelar tasyakuran dan doa bersama di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (16/8/2025) sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan negeri ini.

Tasyakuran ini dihadiri oleh oara tokoh lintas agama, veteran, bufayawan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Sekretaris Daerah Guntur Priambodo, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, serta perwakilan Dandim 0825.

Acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dilantukan oleh semua yang hadir. Dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa sebagai ungkapan syukur sekaligus pengharapan agar nikmat kemerdekaan yang telah dicapai bisa langgeng dan penuh dengan keberkahan.

“Alhamdulillah kita semua masih mendapatkan kesempatan kembali berkumpul dan bersyukur untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung besok,” kata Ipuk.

“Tasyakuran ini adalah wujud rasa syukur sekaligus momen refleksi. Kita bersyukur atas nikmat kemerdekaan, namun kita juga diingatkan bahwa kemerdekaan adalah sebuah amanah besar,” imbuhnya.

Ipuk mengajak agar Hari Proklamasi Kemerdekaan dijadikan momen untuk menjalin dan menguatkan silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.

“Mari bersama-sama bergandengan tangan membangun dan memajukan negeri ini,” kata Iouk.

Tasyakuran juga diisi dengan tausiah oleh Kyai Wahyudi. Ia mengajak agar semua yang hadir banyak bersyukur. Serta menjadi insan yang mampu bertindak adil serta berhati-hati dalam menerima setiap informasi yang datang. Demi terjaganya kondusivitas daerah agar keberlangsungan pembangunan berjalan dengan lancar demi kemaslahatan bersama. (*/Biro)

Momen HUT Kemerdekaan RI, Bupati Ipuk Beri Reward Rp 1,75 Miliar pada 389 Attlet Banyuwangi Berprestasi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan reward kepada ratusan atlet dan pelatih berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah. Total reward yang diberikan sebesar Rp. 1,75 miliar bagi 389 peraih medali di berbagai kejuaraan.

Di antaranya atlet yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional PON XXI tahun 2024, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025, Pekan Olahraga Daerah (POPDA) 2024, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPAPERDA), Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).

Penyerahan reward tersebut berlangsung pada momen tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 RI di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Sabtu (16/8/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ipuk kepada 21 perwakilan atlet dan pelatih berprestasi.

“Pemberian reward ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Semoga bisa memotivasi atlet di Banyuwangi untuk meraih pretasi,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan para atlet berprestasi tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tapi juga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun karakter positif.

“Kami berharap para atlet dan pelatih bisa menjadi inspirasi membangun karakter yang positif bagi yang lain. Bagaimana nilai-nilai disiplin dan kerja keras bisa berbuah prestasi,” ujarnya.

Ditambahkan Plt. kepala Dinas Pemuda dan Olahraga M. Alfin Kurniawan reward kepada para atlet tersebut telah ditransfer ke masing masing penerima pada Jumat 15 Agustus.

“Total reward sebesar Rp. 1,75 miliar diberikan kepada 389 atlet dan pelatih, yang meraih medali baik emas, perak dan perunggu. Reward sudah dikirim ke rekening masing-masing penerima,” kata Alfin.

Setiap atlet dan pelatih mendapat reward yang bervariasi. Seperti peraih medali Emas PON untuk atlet mendapatkan reward sebesar Rp. 25 juta sedangkan pelatih Rp. 15 juta, peraih perak untuk atlet Rp. 20 juta dan pelatih Rp. 10 juta, medali perunggu atlet mendapatkan reward Rp. 15 juta dan pelatih RP. 7,5 juta. (*/Biro)

Polres Lumajang Ungkap Kasus Pencurian Motor Milik Mahasiswa KKN di Balai Desa Ranuyoso

0

Lumajang, – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dua unit sepeda motor milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di Balai Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/8/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Dua motor yang dicuri merupakan milik Ika Wahyu Rohmawati (23), mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Sidiq (UIN KHAS) Jember, serta Thoriq (25), mahasiswa Universitas Jember (Unej).

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengamankan pelaku berinisial SM (32), warga Ranuyoso, setelah dilakukan penyelidikan intensif.

“Tersangka melakukan pencurian dengan cara memanjat dinding balai desa menggunakan tangga bambu milik warga sekitar. Setelah itu, pelaku mencongkel jendela kecil untuk masuk ke dalam dan merusak kunci kontak motor yang saat itu dalam keadaan terkunci setir. Motor kemudian dikeluarkan melalui pintu selatan dengan cara merusak kunci pintu utama,” ungkap Kapolres, Sabtu (9/8/2025).

Kapolres menambahkan, sebelum berhasil masuk, pelaku sempat berusaha membobol tembok dengan cairan HCL, namun usahanya tidak berhasil. Setelah membawa keluar dua motor, pelaku menyembunyikannya di semak-semak tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tersangka bahkan sempat berpura-pura ikut panik bersama mahasiswa KKN agar tidak dicurigai. Setelah itu, dua motor tersebut diserahkan kepada rekannya untuk dijual. Saat ini, rekan pelaku masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO,” jelasnya.

Berkat laporan cepat masyarakat dan kerja keras tim Satreskrim, polisi berhasil menangkap pelaku tak lama setelah kejadian.

Kepada Polisi, tersangka SM mengaku nekat mencuri karena sakit hati. Ia merasa tersinggung lantaran sebagian mahasiswa KKN di desanya tidak mau menyapanya.

Saya sakit hati dan kesal karena mahasiswa KKN kalau disapa enggak mau menyapa,” ujar SM.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Kami tegaskan, Polres Lumajang akan terus menindak tegas setiap aksi kriminal yang meresahkan masyarakat, apalagi menyasar mahasiswa yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat,” tutup Kapolres.

Pelaksanaan Malam Tirakatan di Dusun Genengan antusias dan Penuh Semangat Nasionalisme

0

Gempur News Blitar-
Warga Dusun Genengan memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 pada malam 16 Agustus 2025 dengan menggelar acara malam tirakatan yang berlangsung dalam suasana damai dan khidmat. Acara ini diselenggarakan oleh panitia PHBN( Panitia Hari Besar Nasional) Dusun Genengan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, RT/RW, dan tokoh masyarakat setempat.

Acara dimulai dengan sambutan pembuka oleh protokol panitia, Azis, dan dipimpin langsung oleh Direjen Subeky. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi yang dipimpin oleh Sunoto, serta pembacaan teks Pancasila oleh perwakilan warga.

Dalam sambutannya, Ketua PHBI Aripin menyampaikan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia sejak tahun 1945. Ia menekankan pentingnya generasi penerus untuk terus menghargai dan mengenang jasa para pahlawan. “Kita patut bersyukur karena bangsa kita telah merdeka. Ini adalah anugerah dari perjuangan para pendahulu kita. Banyak negara seperti Palestina yang hingga kini masih belum merdeka dan terus dirundung duka,” ujar Aripin.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Dusun Genengan serta para ketua RT dan RW yang telah bergotong royong dan bekerja sama dalam mempersiapkan acara malam tirakatan ini.

Acara dilanjutkan dengan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Suwarno, yang secara khusus mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengumandangkan lagu perjuangan “17 Agustus 1945” dengan penuh semangat dan rasa nasionalisme. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. Maksud.

Malam tirakatan ini menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan warga, mempertebal rasa cinta tanah air, serta mengenang jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.penutup (fd/sdr)

Sebuah Surat Terbuka Untuk Para Penguasa

Cimahi, Sabtu(16/08/2025)
Masih segar dalam ingatan kita,Peristiwa demi peristiwa yang menyangkut pekayanan RS Cibabat Kota Cimahi.Dalam momentum menyingsing Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-80 Salah seorang Warga Kota Cimahi mengirim Surat terbuka yang berisi beberapa pertanyaan dan tuntutan atas pelayanan dan Fasilitas RS Cibabat,

SURAT TUNTUTAN TERBUKA UNTUK WALI KOTA CIMAHI

Gedung B RSUD Cibabat Cimahi
(Untuk Wali Kota Cimahi, Direktur RS Cibabat, dan Dewan Pengawas)
(limawaktu.Id)
(gempurnews.com)

Kepada Yth.

Wali Kota Cimahi

Direktur RS Cibabat

Dewan Pengawas RS Cibabat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pak Wali,

14 Agustus 2025 adalah hari di mana nyawa Ust.Tatang Jajuli warga Cigugur Tengah, Cimahi Tengah hilang bukan karena takdir semata, tapi karena pembiaran.

Alat rontgen rusak, tindakan medis tak dilakukan, dan para perawat malah sibuk memberi jawaban pembenaran seolah kelalaian adalah prosedur resmi di RS Cibabat.

Kami bertanya dan harap dijawab tanpa drama kamera:

  1. Apakah RS Cibabat memang tempat warga diuji kesabarannya sampai nyawa lepas?
  2. Mengapa alat rontgen bisa rusak tanpa ada rencana darurat? Apa anggaran perawatan alat hanya angka di kertas APBD?
  3. Mengapa manajemen RS bisa santai sementara pasien meregang nyawa?
  4. Apakah Dewan Pengawas hanya hadir saat rapat dan tanda tangan honor, lalu lenyap saat nyawa pasien dipertaruhkan?
  5. Apakah Wali Kota hanya bergerak cepat untuk membela citra, bukan untuk menyelamatkan rakyat?
  6. Kalau korban ini keluarga pejabat, apakah akan diperlakukan sama? Atau akan langsung ada tindakan cepat, alat baru, dan dokter siaga?
  7. Mengapa pembenaran lebih cepat keluar daripada pertolongan medis?
  8. Sampai kapan nyawa rakyat Cimahi akan diletakkan di bawah prioritas administrasi dan rapat-rapat?

TUNTUTAN KAMI:

a.Turunkan Direktur RS Cibabat.

b.Ganti total manajemen RS Cibabat.

c.Evaluasi dan bersihkan Dewan Pengawas yang hanya menjadi hiasan jabatan.

d.Perbaiki fasilitas medis sekarang, bukan nanti.

Pak Wali,

Kami ingatkan: -Anggaran RS Cibabat berasal dari uang rakyat,Nyawa rakyat bukan barang percobaan. dan setiap pembiaran yang mematikan adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan.

Jika Bapak memilih diam, artinya Bapak menyetujui pembiaran ini.

Jika Bapak bergerak, buktikan dengan tindakan, bukan kata-kata manis.

Hormat Kami,

Anton Sugianto.

Keluarga Besar Pasien RS Cibabat

Polres Lumajang Tangkap Dua Pelaku Pencurian 91 Meter Air Perumdam Tirta Mahameru

0

Lumajang Polres Lumajang berhasil menangkap dua pelaku pencurian meter air milik Perumdam Tirta Mahameru. Kedua tersangka adalah BS (48), warga Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, dan JP (40), warga Desa Sukosari.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan, aksi pencurian ini terungkap setelah pihak Perumdam melaporkan kehilangan 91 unit meter air sejak April 2025. Pencurian terjadi di wilayah Kecamatan Lumajang, Sukodono, Tempeh, Pasirian, dan Senduro, dengan total kerugian mencapai Rp32.760.000.

“Setelah menerima laporan, kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua pelaku. Namun, dua pelaku lainnya masih buron dan sudah kami tetapkan sebagai DPO,” ungkap Kapolres, Sabtu (16/8/2025).

Penangkapan BS dilakukan tim Resmob Polres Lumajang pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan Alun-Alun Lumajang. Dua jam kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB, JP ditangkap di rumahnya.

Kedua tersangka mengakui perbuatannya. “Mereka mengaku telah mencuri meteran air di enam lokasi berbeda, yaitu Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kelurahan Citrodiwangsan, Jatisari, dan Pulo, Kecamatan Tempeh,” tambah Kapolres.

AKBP Alex, menambahkan, dari hasil pengembangan kasus, terungkap bahwa kedua tersangka tidak bekerja sendirian. Tersangka BS diketahui melakukan pencurian seorang diri di lima lokasi. Sedangkan JP beraksi bersama seorang pelaku berinisial NR yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saat ini, kami masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang berinisial NR dan satu pelaku lain yang masih belum teridentifikasi. Mereka semua telah kami tetapkan sebagai DPO,” tegas AKBP Alex Sandy Siregar.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit sepeda motor Honda Astrea Prima, engkol Inggris, obeng, tang, besi, dua pisau belati, serta lima unit meter air yang tertinggal di lokasi pencurian.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.