Home Blog Page 320

Dimeriahkan Tari Kolosal dan Atraksi Dirgantara, Upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Banyuwangi Berlangsung Meriah

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Kabupaten Banyuwangi menggelar Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Blambangan, Minggu (17/8/2025). Upacara berlangsung cukup meriah dengan menampilkan atraksi tarian nusantara kolosal hingga atraksi dirgantara.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Tepat pukul 08.00 upacara dimulai yang diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan Paskibraka.

Menariknya, saat pengibaran bendera mereka membentuk formasi angka 17 dan 45 bila dilihat dari udara.

75 Paskibraka tersebut berhasil menjalankan tugasnya mengibarkan bendera Merah Putih yang dilanjutkan dengan pembacaan pembukaan UUD 1945. Disusul pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan RI oleh Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.

Upacara HUT RI kali ini semakin semarak dengan berbagai atraksi. Mulai dari pertunjukan tari kolosal yang dibawakan ratusan pelajar Banyuwangi. Mereka tampil memukau membawakan sendratari dengan mengenakan pakaian adat nusantara yang merepresentasikan berbagai suku yang ada di Banyuwangi. Di antaranya, suku Bugis, Bali, Osing, dan Madura.

Upacara semakin meriah saat manuver terbang (flypass) dua pesawat latih Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi menghiasi langit Banyuwangi.

Diikuti kemudian atraksi 3 atlet paramotor Jawa Timur yang salah satunya membawa bendera Merah Putih. Mereka terbang dari Pantai Boom menuju Taman Blambangan dan berputar sebanyak 3 kali selanjutnya mendarat dengan apik di tengah Taman Blambangan.

Usai mendarat, salah satu pilot perempuan paramotor, Zamitah Dea Rhein, menyerahkan buket bunga kepada Bupati Ipuk.

“Seru banget bisa ambil bagian dari Peringatan Kemerdekaan RI di Banyuwangi. Alhamdulilah lancar karena lokasinya memang proper,” kata atlet Jatim yang pernah memenangi kejuaraan PON Aceh tahun 2024 itu.

Bertindak sebagai petugas pengibaran bendera antara lain Jasmine Azzahra Adya Putri (pembawa baki), Revalizha Nazzar Syahzidane
(pengerek bendera), Andreas Oktaviani (pembentang bendera), Andrian Edi Chandra (pengulur bendera), dan Dinar Ayu Wulandari (pemberi aba-aba). (*/Biro)

Semarak Gebyar Full Hiburan Pemdes Penanggal Candipuro Dalam Sambut HUT RI Ke 80

0

Lumajang,– Gardanusantaranews,com/Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang (HUT) ke-80, Pemerintahan Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menggelar Karnaval yang dimeriahkan oleh 34 peserta dari instansi pemerintah dan masyarakat. Acara ini merupakan salah satu upaya Pemdes Penanggal untuk meningkatkan semangat kemerdekaan dan mempromosikan kearifan lokal di tengah masyarakat

Kepala Desa, Penanggal Cik ono SH, menyampaikan bahwa Pemdes Penanggal sangat antusias dalam memperingati HUT RI ke-80 ini. “Kami ingin membahagiakan masyarakat desa dan sekitarnya dengan menampilkan tarian-tarian adat budaya Indonesia, khususnya masyarakat Desa Penanggal, dalam Moment Karnaval ini,” jelas sang kades Cik ono SH.

Dalam acara tersebut, peserta dari instansi pemerintah peserta dari masyarakat turut serta memeriahkan Karnaval semua Peserta menampilkan berbagai kreativitas dan inovasi dalam menampilkan budaya dan kearifan lokal Desa penanggal Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan hampir 90% masyarakat ikut serta dalam memeriahkan acara tersebut.

“Kami berharap dengan adanya acara ini, masyarakat dapat lebih kompak dan kondusif dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Ayo, kita jaga kekompakan dan kondusifitas hari ini untuk memeriahkan Karnaval

Acara Karnaval ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan kearifan lokal, serta mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa. Dengan demikian, Desa penanggal Supaya dapat terus maju dan berkembang dalam semangat kemerdekaan yang tinggi.tutupnya(Djk.P)

Peringatan HUT ke-80 RI, Warga Binaan Rutan BangilTerima Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa

0

Pasuruan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur memberikan Remisi Umum (RU) dan Remisi Dasawarsa (RD) kepada Warga Binaan. Prosesi penyerahan remisi secara simbolis dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, Bapak Rusdi Sutejo bertempat di Alun-Alun Bangil, Minggu (17/08).

Sebanyak 163 Narapidana menerima Remisi Umum (RU), terdiri dari 151 Narapidana memperoleh pengurangan masa pidana sebagian (RU I), 12 Narapidana langsung dinyatakan bebas (RU II). Sementara itu, 212 Narapidana lainnya menerima Remisi Dasawarsa (RD I) berupa pengurangan masa pidana sebagian. Remisi Umum rutin diberikan setiap tanggal 17 Agustus. Sementara itu, Remisi Dasawarsa diberikan bertepatan dengan HUT ke-80 RI yang juga merupakan peringatan dasawarsa.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan. “Pemberian remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga simbol apresiasi negara atas upaya perbaikan diri Warga Binaan. Ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan yang kami lakukan di Rutan,” ujarnya.

Selain berdampak pada motivasi Warga Binaan, pemberian remisi juga memberi manfaat positif pada pengelolaan Rutan. Dengan pengurangan masa pidana tersebut, negara berhasil menghemat anggaran makan Warga Binaan.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai semangat untuk bangkit dan memperbaiki diri. “Kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu merdeka dari kebiasaan buruk dan membangun diri menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga pemberian remisi ini menjadi dorongan bagi Warga Binaan untuk terus berbenah dan kembali ke masyarakat dengan semangat baru,” tutur Bupati.

Dengan adanya remisi ini, diharapkan Warga Binaan semakin termotivasi untuk berperilaku positif, menaati aturan, serta aktif dalam setiap program pembinaan yang diberikan, sehingga ketika bebas nanti mampu berkontribusi kembali di tengah masyarakat.(Qomar)

Santri Ponpes DALWA Bersama TNI-Polri Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Upacara Khidmat**

0

Pasuruan – Ratusan santri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) bersama personel Polres Pasuruan dan Kodim Pasuruan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 dengan upacara penghormatan bendera di depan pintu masuk pesantren, Selasa (17/8).

Kegiatan yang digelar pukul 10.00 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh warga serta pengguna jalan yang turut berpartisipasi.

Acara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh drumband santri DALWA. Suasana haru dan kebanggaan terlihat jelas saat seluruh peserta upacara menyanyikan lagu tersebut dengan penuh semangat.

Tak sedikit pengendara yang berhenti sejenak untuk ikut memberikan penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

Habib Zein bin Hasan Ahmad Baharun, Pimpinan Ponpes DALWA, menyatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan agenda tahunan pesantren sebagai wujud syukur atas nikmat kemerdekaan.

“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus sarana menumbuhkan semangat kebangsaan para santri. Kami ingin mereka termotivasi menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Polres dan Kodim Pasuruan yang turut serta memastikan kelancaran acara. “Sinergi antara santri, TNI, dan Polri dalam memperingati kemerdekaan ini menunjukkan persatuan yang kuat dalam menjaga nilai-nilai perjuangan,” tambah Habib Zein.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa nasionalisme, tetapi juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara lembaga pendidikan dan aparat negara dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.(Qomar)

Bupati Barut, Inspektur Upacara Pada Peringatan HUT ke- 80 RI

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, menggelar kegiatan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 80 Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan di Arena Terbuka Stadion Mini Tiara Batara Muara Teweh. 

Upacara peringatan ini dihadiri oleh Kapolres Barito Utara AKBP. Singgih Febiyanto, SH. SIK, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf. Agussalim Tuo, SH. M.IP, Ketua DPRD Ir. Mery Rukaini, M. IP, unsur FKPD, staf ahli bupati Pj. Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Kepala Perangkat Daerah, dan Segenap para Purnawirawan TNI dan Polri 

Upacara Dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA sebagai inspektur upacara, dan IPTU Ade Soemarna sebagai komandan upacara. Sementara itu, Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP sebagai pembaca teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penjabat. (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, dalam sambutannya menyampaikan, ucapan selamat memperingati HUT ke- 80 RI yang tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan maju.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa. Maka, kita sebagai generasi penerus wajib menjaga, mengisi, dan meneruskan cita-cita mereka melalui pembangunan yang berkelanjutan,” ucap Indra Gunawan.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati juga memberikan apresiasi kepada para veteran, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Barito Utara, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, maupun kebudayaan.

Indra Gunawan berharap momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan, memajukan kesehatan masyarakat, hingga memperkuat pembangunan infrastruktur hingga pelosok desa.   (SS)

PLN UP3 Madura dan PIKK Gelar Bakti Sosial di Hari Kemerdekaan ke-80

0

Pamekasan, 17 Agustus 2025 — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura bersama Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Madura mengadakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako dan santunan tunai kepada masyarakat dhuafa di Kabupaten Pamekasan.

Aksi sosial ini difokuskan kepada para lansia kurang mampu yang tinggal di sekitar wilayah kerja PLN UP3 Madura. Para penerima manfaat mendapat bantuan secara langsung, yang diserahkan dengan mendatangi kediaman mereka. Penyaluran dipimpin oleh Ketua PIKK PLN UP3 Madura, Munawarah Fitriah, didampingi Ketua YBM PLN UP3 Madura, Agus Mujiyono, serta jajaran anggota PIKK lainnya.

Momen penyerahan berlangsung penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyambut dengan rasa syukur, seraya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban hidup mereka, khususnya untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satunya, R. Syafrudin, seorang marbot masjid, menyampaikan ungkapan terima kasih dan mendoakan agar para donatur PLN senantiasa diberi keberkahan rezeki.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat sekitar. “Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga lewat aksi nyata membantu sesama. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi untuk menumbuhkan budaya berbagi,” ujarnya.

Melalui program ini, PLN UP3 Madura menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut peduli dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.

Upacara HUT ke-80 RI, Pesan Kapolres Pasuruan: Jaga Persatuan dan Keamanan Bangsa

0

PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Mako Polres Pasuruan, Minggu (17/8/2025).

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dipimpin oleh Wakapolres Pasuruan, Kompol Andy Purnomo, dan diikuti oleh personel Polres serta ASN.

Pelaksanaan upacara tahun ini berbeda. Sejumlah pejabat utama Polres Pasuruan tidak hadir di Mako, melainkan mengikuti upacara di polsek jajaran sesuai instruksi Kapolri. Hal ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pejabat kepolisian dengan masyarakat serta tokoh daerah di wilayah masing-masing.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan bangsa di tengah dinamika masyarakat.
“Polri harus lebih peduli, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta bertanggung jawab kepada masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin meningkat,” tegasnya.

Ia juga berharap momentum peringatan HUT ke-80 RI menjadi pengingat akan nilai perjuangan para pahlawan.
“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai dorongan untuk lebih cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memperkuat hubungan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.(Qomar)

Bupati Pakpak Bharat Ikut Sidang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di HUT RI Ke-80

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor mengikuti Sidang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Pidato Kenegaraan yang mengangkat tema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati mengikuti Sidang ini dari ruang Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pakpak Bharat yang menggelar Sidang dengan agenda tunggal, Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80.

Kita patut menghormati jasa para pendahulu kita, dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, yang telah meletakkan fondasi penting bagi kemajuan Indonesia, ucap Presiden Prabowo mengawali pidatonya.

Beberapa point penting dari pidato Presiden diantaranya proses transisi kepemimpinan yang berjalan mulus, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,12 persen, program Makan Bergizi Gratis yang dipandang mampu meningkatkan prestasi siswa, serta pihaknya yang tidak kebal kritik. Prabowo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menuntaskan perilaku korupsi, serta kepentingan segelintir oknum dslam berbagai praktek tambang-tambang ilegal.

Diakhir pidatonyaPresiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja sama demi Indonesia yang lebih maju.

Kami ingin nelayan kita sejahtera, dan ini bukan mimpi. Ini kerja nyata, pungkas Prabowo.(Tumangger)

Pemdes Oro-Orobulu Gelar Tumpengan dalam Rangka HUT RI ke-80

0

Pasuruan – Pemerintah Desa (Pemdes) Oro-Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara tumpengan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di halaman kantor desa setempat, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar, Sabtu (16/08/2025).

Acara ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan warga Oro-Orobulu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Oro-Orobulu, Syaikhu SH mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga perangkat desa seperti Kasun dan BPD, untuk terus bersatu dan bergotong royong membangun desa.

“Ayo kita semua, mulai dari RT, RW, Kasun, hingga BPD, harus rukun dan bekerja sama untuk memajukan Desa Oro-Orobulu,” ujar Syaikhu dengan penuh semangat.

Selain tumpengan sebagai simbol syukur, rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Desa Oro-Orobulu juga diisi dengan berbagai lomba tradisional, yang diikuti antusias oleh warga.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan masyarakat.

Dengan semangat “Bersatu Membangun Desa”, Pemdes Oro-Orobulu berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan, demi mewujudkan kesejahteraan bersama.(Qomar)

Jenazah Terakhir Korban KMP Tunu Pratama Jaya Teridentifikasi, Edi Purwanto Warga Banyuwangi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Seluruh korban meninggal dalam tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang berhasil ditemukan telah teridentifikasi.

Jenazah terakhir teridentifikasi atas nama Edi Purwanto, pemuda 20 tahun asal Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Edi merupakan korban ke 43 yang ditemukan di perairan Blimbingsari, Banyuwangi, pada 11 Juli. Ia tercatat dalam kantong jenazah bernomor 017.

Kaur Doksik Subiddokpol Biddokkes Polda Jatim, Pembina Satu dr. Tutik Purwanti menyebut, jenazah teridentifikasi berdasarkan data antemortem, metode primer DNA dan sekunder pemeriksaan medis.

Proses pembanding dilakukan dengan sampel DNA ayah kandung korban yang diambil akhir Juli. Sampel tersebut dicocokkan dengan tulang korban di laboratorium Biddokkes Polri.

“Hasilnya, identitas korban terkonfirmasi 100 persen tak terbantah atas nama Edi Purwanto,” jelas dokter spesialis forensik ini saat memberikan keterangan di Post Mortem RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu malam (16/8/2025).

Dengan teridentifikasinya Edi Purwanto, lanjut dr. Tutik, maka seluruh korban meninggal KMP Tunu Pratama Jaya berhasil teridentifikasi.

“Alhamdulillah dari 19 jenazah yang kita temukan telah berhasil teridentifikasi semua. Sehingga tidak ada jenazah yang berada di RSUD Blambangan,” imbuhnya.

Menurut dr. Tutik, jenazah Edi Purwanto sebelumnya telah dimakamkan lebih dulu di pemakaman RSUD Blambangan. Atas kesepakatan keluarga, jenazah tidak dipindahkan, hanya batu nisannya diganti sesuai nama korban.

“Keluarga sepakat jenazah tidak dipindah. Hanya batu nisan diganti Edi Purwanto,” jelasnya.

Pihak keluarga yang hadir di RSUD Blambangan telah melakukan serah terima jenazah. Mereka kemudian mengunjungi makam Edi, mengganti batu nisan, menabur bunga, dan memanjatkan doa bersama.

Rudi Sujianto (40), paman korban, menceritakan jika Edi bekerja sebagai kuli bangunan di Klungkung, Bali. Ia berangkat menggunakan travel.

Pihak keluarga lalu menerima kabar jika kapal yang ditumpanginya tenggelam. Informasi itu diperkuat dari informasi teman kerjanya di Bali bahwa korban tidak kunjung tiba.

“Edi tidak ada dalam data manifest,” katanya.

Sejak KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada 2 Juli lalu, pihak keluarga terus menunggu kabar Edi. Setelah 45 hari, keluarga baru menerima kabar jika jenazah terakhir yang belum teridentifikasi adalah Edi Purwanto.

“Edi merupakan anak tunggal, ibunya sudah meninggal, ayahnya kerja di Bali. Selama ini, ia tinggal bersama kakek dan neneknya,” kata Rudi.

Sebagai informasi, berdasarkan data manifes kapal korban KMP Tunu Pratama Jaya berjumlah 65 orang. Sebanyak 49 korban berhasil ditemukan. Rinciannya, 30 orang ditemukan selamat, 19 meninggal dunia, dan 16 orang dinyatakan hilang. (*/Biro)