Home Blog Page 319

*Desa Penanggal Santuni anak Yatim-piatu di hari Kemerdekaan RI *

0

Lumajang, Gempur News

  • Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, mengadakan acara santunan untuk anak yatim piatu. Sebanyak 45 anak yatim piatu di desa tersebut menerima santunan dari pemerintah desa dengan besaran antara Rp400.000 hingga Rp500.000 per anak.

Acara santunan ini dilaksanakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB, di Desa Penanggal. Kepala Desa Penanggal, Cik Ono SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan desa yang biasanya dilaksanakan pada acara sedekah desa atau perayaan kemerdekaan.

“Tujuan utama kami mengadakan acara ini adalah untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yatim piatu agar mereka merasa tidak sendirian dan dapat bergembira bersama anak-anak lain di hari kemerdekaan,” ujar Cik Ono.

Pemerintah Desa Penanggal telah menyiapkan anggaran untuk santunan ini dan juga membuka peluang donasi dari masyarakat untuk menambah jumlah bantuan yang diberikan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak yatim piatu dapat merasakan kebahagiaan dan dukungan dari masyarakat sekitar di hari kemerdekaan.

“Besaran santunan yang kami berikan berkisar antara Rp400.000 hingga Rp500.000 per anak. Kami berharap bahwa dengan adanya santunan ini, anak-anak yatim piatu dapat merasa lebih bahagia dan memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan mereka,” tambah Cik Ono.

Acara santunan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Desa Penanggal untuk berbagi kasih dan perhatian kepada anak-anak yatim piatu. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak yatim piatu dapat merasa lebih dihargai dan didukung oleh masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Cik Ono juga mengajak masyarakat Desa Penanggal untuk terus berbagi kasih dan perhatian kepada anak-anak yatim piatu. “Kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Penanggal dapat semakin peduli dan berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu,” ujarnya.

Dengan demikian, acara santunan anak yatim piatu di Desa Penanggal menjadi salah satu kegiatan yang sangat berarti dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.( Jo/BB).

Upacara HUT Ke 80 RI Cabdin Wilayah XII Provinsi Jateng Libatkan Siswa SMA/SMK

Gempurnews | Pemalang – Memperingati hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 80 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jateng menggelar Upacara Kebesaran hari Kemerdekaan Republik Indonesia,di halaman Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jateng. Minggu (17/8/25) pagi.

Para peserta Upacara terlihat sangat bersemangat untuk mengikuti Upacara Bendera,yang diikuti dari staf,pengawas hingga perwakilan dari sekolah menengah atas.

Sebagai petugas upacara pengibaran bendera merah putih ini dari SMK PGRI 1 Taman, sedangkan sebagai Inspektur Upacara dipimpin oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jateng, (Sukamto). Upacara berlangsung dengan khidmat, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan Pancasila, teks Proklamasi hingga pembacaan UUD 1945.

Saat ditemui usai Upacara Kepala Cabdin Wil XII (Sukamto) menyampaikan Pelaksanaan Upacara bendera ini adalah sebagai bentuk kewajiban warga negara Indonesia yang baik, sesuai dengan Tag yaitu Bersatu Berdaulat,Rakyat Sejahtera Indonesia Maju. “ucap Sukamto.

Baginya momen Upacara bendera di hari Kemerdekaan Indonesia kali ini adalah momen dimana kita semua untuk bisa merenungkan dalam misi memajukan dunia Pendidikan di era digital sekarang ini.

Sukamto berharap Dinas Pendidikan Cabdin Wil XII Jateng ini tetap terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan kemudian kualitas pendidikan semakin meningkat, dan hasil produk dari pembelajaran bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,anak anak didik serta Orangtua. “ujarnya.

Upacara peringatan HUT Ke 80 RI berjalan lancar sesuai harapan dan ini menjadi momen refleksi dan semangat baru bagi seluruh keluarga besar cabdin Wil XII Provinsi Jateng untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui dunia Pendidikan. 

(yn26)

Kapolres Probolinggo Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI

PROBOLINGGO,
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan, pada Minggu (17/8/2025).

Apel kehormatan sekaligus renungan suci yang digelar tepat pukul 00.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelaksanaan upacara ini dilakukan sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengabdi kepada nusa dan bangsa.

“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami hadir hari ini, Minggu 17 Agustus 2025, pukul 00.00 WIB, pada apel mengenang jasa para pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di taman makam ini,” kata AKBP Latif di TMP Kraksaan.

Lebih lanjut Kapolres mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang mencerminkan kepribadian dan karakter bangsa.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan arti kemerdekaan dan memperkuat semangat nasionalisme sebagai bagian dari Bangsa Indonesia,” tutur Kapolres.

Kegiatan Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini diakhiri dengan tabur bunga dan penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan, sebelum para peserta meninggalkan lokasi.(Ali)

Kapolres Probolinggo Ikuti Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kraksaan

PROBOLINGGO,
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Probolinggo dipusatkan di Alun-alun Kraksaan, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan lancar ini dipimpin Bupati Probolinggo dr Mohammad Haris dengan dihadiri Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif, Forkopimda Probolinggo, serta diikuti TNI-Polri, PNS, Dishub, Mahasiswa, Pelajar, organisasi kepemudaan dan para tamu undangan.

Upacara pengibaran bendera merah putih peringatan detik-detik proklamasi dalam rangka hari ulang tahun ke 80 kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Kapolres Probolinggo mengatakan upacara kemerdekaan merupakan sebuah bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Momentum kemerdekaan ini harus kita peringati selalu karena dahulu sangat banyak pejuang yang mengorbankan jiwa dan nyawa untuk bangsa ini,” kata Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut Kapolres Probolinggo mengajak seluruh elemen bangsa untuk maju bersama-sama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir.

“Mari masyarakat harus saling mencerminkan semangat kolektif, harmoni, kolaborasi, dan sinkronisasi irama dalam gerak dan sinergi pikiran untuk meraih satu tujuan yang dicita-citakan bangsa Indonesia,” ucap Kapolres Probolinggo.

Sementara itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dalam amanatnya menyampaikan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia yang dinikmati masyarakat saat ini bukanlah didapat dari hadiah melainkan dengan pengorbanan darah para pahlawan.(Ali)

WUJUDKAN KABUPATEN LUMAJANG YANG INKLUSI, PDL LUMAJANG GELAR UPACARA BENDERA

0

Keterbatasanbukanlah sebuah penghalang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya, mereka membuktikan dalam momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 80 dengan menggelar upacara yang berlangsung di jl raya mojosari Sumbersuko, Suasana khidmat namun penuh keceriaan di tunjukkan oleh segenap anggota Paguyuban Disabilitas Lumajang (PDL) hari ini,

Ketua panitia, Akmal menerangkan dalam anjangsana rutin bulan ini sengaja digelar kegiatan yang bernuansa peringatan hari kemerdekaan RI ke 80, kami swadaya dan mendapatkan support dari berbagai pihak hingga acara terselengara dengan meriah kami berharap semangat kaum difabel dapat menginspirasi masyarakat sekitar Dusun Krajan Wetan Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko sebagai lokasi anjangsana saat ini

Dewi masita selaku pembina upacara yang juga ketua PDL menyampaikan harapan besar tentang kesetaraan antara kaum di fabel dan non difabel, pekerjaan kita masih panjang untuk mewujudkan Kabupaten yang inklusi, kecamatan yang inklusi bahkan Mewujudkan Desa inklusi.
Tidak lupa kami ucapkan terima kasih pada PPDI Jawa Timur, BPBD Lumajang PERTUNI, NPCI, HWDI, DMI, SPMAA FORMASI, PPDI Lumajang, Tagana Rajawali, Tagana Dinsos, Semut Peduli, Group FB Wolu, Pemdes Mojosari, KIM Mojosari, Karang Taruna Mojosari dan SKD Mojosari atas kerja kerasnya dan sinerginya yang cukup luar biasa, kegotongroyongan inilah jati diri bangsa kita.

Acara ini juga didukung para sponsor yaitu Binar Dunia, Rin’s shop, Lab Persada dan YDA Beauty untuk mensupport hadiah untuk pemenang lomba lomba

Subkhan warga setempat merasa terharu dan cukup terkesan adanya kegiatan positif ini sampai usia saya 55 tahun baru kali ini kami berbaur dengan teman teman Disabilitas yang memiliki semangat yang cukup tinggi, hingga kami merasa malu, dan merasa bukan apa apa atas kegigihan semngat mereka.

Erlin relawan tagana rajawali menuturkan rasa haru yang luar biasa, teman teman disabilitas menggugah kami agar terus bermanfaat dan berbuat kebaikan bagi sesama, apa yang kita lakukan selama ini belum apa apa di banding semangat teman teman difabel, semoga perjuangan mereka untuk menuntuk Lumajang sebagai kabupaten inklusi bisa terwujud. (Manda-ER)

Momentum HUT RI ke 80 , SH Terate Kota Kediri Nyatakan 5 Sikap

0

Kediri,

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri dalam momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 tahun mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih. Dalam kesempatan itu SH Terate Kota Kediri juga menyatakan deklarasi dukungan terhadap pemerintahan yang sah.

Ketua Cabang PSHT Kota Kediri Pusat Madiun Agung Sediana mengatakan jika pernyataan sikap ini sesuai instruksi pengurus pusat Madiun untuk memupuk jiwa patriotisme serta meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa,

“Setelah selesai upacara seluruh peserta upacara agar membentuk formasi untuk membaca Deklarasi Bersama
dengan naskah sebagaimana terlampir. Selanjutnya kegiatan tersebut agar didokumentasikan baik dalam
” kata Agung Sediana

Pernyataan sikap dilakukan dilapangan upacara Omah Sawah Kelurahan Burengan, Kemacamatan Pesantren, Kota Kediri. berikut isi pernyataan Sikap warga PSHT cabang Kota Kediri.

  1. SENANTIASA MENJAGA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA DEMI KEMAJUAN DAN
    KEJAYAAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
  2. MENDUKUNG SEPENUHNYA PEMERINTAHAN YANG SAH DIBAWAH KEPEMIMPINAN
    PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO.
  3. MENDUKUNG PENUH KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENJAGA STABILITAS KEAMANAN
    DAN MENCEGAH SEGALA BENTUK ANCAMAN YANG DAPAT MENGGANGGU KEUTUHAN NKRI.
  4. MENDUKUNG PENEGAKAN HUKUM, MENJUNJUNG TINGGI KEADILAN DAN MENGHORMATI
    PENYELESAIAN PERMASALAHAN BERDASARKAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN YANG BERLAKU.
  5. MENOLAK KERAS AKSI-AKSI ANARKISME, RADIKALISME DAN SEPARATISME YANG DAPAT
    MENGANCAM PANCASILA, UNDANG-UNDANG DASAR 1945, NEGARA KESATUAN REPUBLIK
    INDONESIA DAN BHINNEKA TUNGGAL IKA.

Bupati Pakpak Bharat pimpin Upacara HUT RI Ke-80,Paskibraka Kibarkan Merah Putih

0

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI ke 80 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat berlangsung dengan khidmad. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bertidak sebagai Inspektur Upacara, sementara Elson Angkat, SS, Ketua DPRD Pakpak Bharat membacakan teks Proklamasi.

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ini diisi dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Reyna Karin Esteriza Ginting, pembawa baki Bendera Merah Putih melangkah tenang kehadapan Bupati, menerima Sang Merah Putih untuk dikibarkan di tiang utama.

Seperti biasa, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ini ramai disaksikan oleh masyarakat yang datang dari berbagai wilayah disekitar tempat Upacara.

Berikut nama-nama Anggota Paskibraka yang bertugas membawa dan mengibarkan bendera.
PEMBAWA BENDERA
Nama : Reyna Karin Esteriza Ginting
Anak dari Bapak: Agus S Ginting
Ibu: Ermian Br Hasugian
Asal Sekolah: SMA Negeri 1 Salak
PENGIBAR BENDERA

  1. Nama: Raden Suherman Solin
    Anak dari Bapak: Ingot Solin
       Ibu : Malina Boangmanalu
    Asal Sekolah: SMA Negeri 1 Salak
  2. PENGIBAR BENDERA
    Nama: Rehan Limbong
    Anak dari Bapak:Muslimin Limbong
    Ibu: Aleh Br Sinamo
    Asal Sekolah: SMA Negeri 1 Kerajaan
    4.PENGIBAR BENDERA
    Nama: Liston Nainggolan
    Anak dari Bapak: Jansen Nainggolan
    Ibu: Dokmen Sinamo
    Asal Sekolah: SMA Negeri 1 Salak

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Inf. Aspan Siregar, (Komandan Rayon Militer 06 Kerajaan), sementara Perwira Upacara Kapten Inf. A F Sagala (Komandan Rayon Militer 07 Salak).(Tumangger)

Hadiri Renungan Suci Jelang HUT ke-80 Wakapolda Jatim : Semangat Juang Pahlawan Harus Terus Kita Teladani

0

SURABAYA – Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, menghadiri kegiatan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Surabaya, Sabtu malam (16/8/2025).

Upacara sakral itu dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Kegiatan renungan malam yang digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini berlangsung khidmat dan penuh makna.

Seluruh peserta upacara menundukkan kepala, menyalakan obor, dan mengheningkan cipta sebagai wujud rasa syukur sekaligus penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

Gubernur Khofifah menyampaikan Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini menjadi momen untuk mengingat jasa, perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

“Ini menjadi bagian dari pengingat kita semua bahwa bangsa ini hadir, tumbuh, berkembang itu karena jasa perjuangan pengorbanan para pahlawan bangsa,” ujarnya.

Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk bersatu dalam membangun negeri guna mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Persatuan itu kunci dari proses pembangun negeri ini, dan kedaulatan itu adalah harga diri bangsa, kejahteraan umum itu kejahteraan rakyat, kejahteraan umum itu bagian dari pembukaan UUD 1945,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. usai mengikuti upacara renungan suci.

Wakapolda Jatim menegaskan bahwa momen renungan malam ini menjadi pengingat bagi seluruh generasi penerus bangsa, termasuk Polri tentang perjuangan para Pahlawan dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajah.

Brigjen Pol Pasma juga menegaskan, agar generasi penerus bangsa terus meneladani semangat juang, dedikasi, dan pengorbanan para pahlawan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat juang para pahlawan harus terus kita teladani. Polri bersama seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi keutuhan NKRI,” tutup Wakapolda Jatim.

Polres Ngawi Berhasil Ungkap Upaya Penjualan Ilegal 17,8 Ton Pupuk Bersubsidi

0

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur (Jatim) mengamankan 7 orang tersangka dalam kasus dugaan penjualan ilegal pupuk bersubsidi dari wilayah lain ke Kabupaten Ngawi.

Para tersangka diamankan oleh Polres Ngawi Polda Jatim karena kedapatan menyelundupkan pupuk bersubsidi.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H di Polres Ngawi, Minggu (17/8/25).

“Ada 17,8 ton pupuk bersubsidi jenis phonska atau sebanyak 356 sak, dua unit truk pengangkut kami amankan,” ujar AKBP Charles Pandampotan Tampubolon

Terbongkarnya penjualan ilegal phonska ini, kata Kapolres Ngawi berawal dari aduan masyarakat.

Dari penyelidikan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Ngawi, akhirnya pada 30 Juli 2025 pukul 05.45 WIB di Jl. Ahmad Yani Kota Ngawi mendapati Dua truk nopol M 9587 UN dan M 8735 UP memuat pupuk NPK jenis Phonska.

Petugas pun mengamankan dua sopir asal Sampang, berinisial MR (37 tahun) dan AF (30 tahun).

Setelah diinterogasi, kedua pengemudi mengaku disuruh B, pria asal Sampang.

Tersangka B mendapatkannya dari Probolinggo dan akan dijual di Ngawi dengan harga Rp 180 ribu per sak.

“Harga ini diketahui jauh di atas HET yang hanya Rp115 ribu per sak,” ujar Kapolres Ngawi.

Tersangka B mengumpulkan pupuk itu dengan menghubungi rekannya inisial NH di Probolinggo.

Sedangkan NH membeli pupuk dari ZA namun baru tersedia tujuh kwintal.

Lalu ZA mencarikan tambahan ke kios pupuk milik M dan mendapatkan delapan ton, seharga Rp120 ribu per sak.

Karena pupuk masih kurang, M juga turut mencarikan tambahan sebanyak 9,1 ton phonska dari kios milik ZH.

Menurut Kapolres Ngawi, pupuk yang diedarkan itu merupakan sisa dari jatah gapoktan yang tidak diambil dan juga tidak sesuai RDKK (Rencana Dasar Kebutuhan Kelompok).

Kapolres Ngawi AKBP Charles P. Tampobolon menargetkan membongkar seluruh sindikat penjualan ilegal pupuk bersubsidi di Ngawi.

Kini ke 7 orang tersangka sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut dan ditahan di Polres Madiun. (*)

Satlantas Polres Pasuruan Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi di Perempatan Gudang Garam Bangil

0

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menggelar upacara detik-detik proklamasi di tengah perempatan traffic light Gudang Garam, Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (17/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Deri, bersama jajaran Satlantas. Hal yang membuat upacara ini berbeda dari biasanya adalah partisipasi langsung para pengguna jalan. Semua kendaraan yang melintas di perempatan tersebut dihentikan sejenak, lalu para pengendara diminta turun untuk mengikuti prosesi detik-detik proklamasi.

Bendera Merah Putih yang sudah disiapkan Satlantas dikibarkan di tengah jalan. Seluruh peserta, baik anggota Satlantas maupun masyarakat pengguna jalan, berdiri tegap, menghormat, dan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana haru dan khidmat terasa di tengah terik matahari, ketika lalu lintas sejenak berhenti total demi menghormati momentum bersejarah bangsa Indonesia.

Menurut Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Deri, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Satlantas yang bertujuan menanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti upacara secara formal di instansi atau lapangan.

“Setiap tahun kami melaksanakan kegiatan ini di perempatan Bangil. Tujuannya agar masyarakat, khususnya para pengguna jalan, tetap bisa merasakan khidmatnya detik-detik proklamasi meskipun mereka berada di perjalanan. Dengan begitu, nilai kebangsaan tetap terjaga di mana pun mereka berada,” ungkap AKP Deri.

Salah seorang warga yang kebetulan melintas, Sutikno (45), mengaku sangat terharu dengan pengalaman tersebut. Ia menuturkan baru kali ini merasakan upacara kemerdekaan di jalan raya bersama polisi dan pengguna jalan lainnya.

“Rasanya luar biasa. Saya sampai merinding saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan di tengah jalan. Selama ini saya belum pernah ikut upacara karena kesibukan kerja, tapi hari ini bisa merasakan momen yang sangat membanggakan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Selain menjadi pengingat akan pentingnya menghargai jasa pahlawan, kegiatan ini juga mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Satlantas Polres Pasuruan berkomitmen melanjutkan tradisi unik ini sebagai bentuk edukasi nasionalisme dan penghormatan terhadap HUT RI.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk menghargai arti kemerdekaan, sekaligus menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.