Home Blog Page 318

Bhabinkamtibmas Polsek Kandat Hadiri Pengajian di Desa Ngreco dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80

0

Kediri, – Bhabinkamtibmas Aipda Sugianto menghadiri kegiatan pengajian sholawatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80 di Desa Ngreco, pada Minggu (17/8/2025). Kehadiran anggota Polsek Kandat Polres ini tentunya memberikan rasa aman dan nyaman.

Kapolsek Kandat Polres Kediri Iptu Abdul Aziz menuturkan kegiatan tersebut. Kegiatan pengamanan pengajian ini untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Pengamanan ini juga melibatkan anggota Koramil Kandat Kodim 0809 Kediri. Dengan kehadiran pengamanan TNI Polri ini sebagai bentuk upaya memberikan rasa aman dan nyaman,”tutur Kapolsek Kandat.

Dalam kegiatan tersebut anggota Polsek Kandat Polres Kediri juga berpesan kepada jamaah untuk bersama-sama mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami juga berpesan kepada jamaah untuk bersama-sama mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,”jelasnya

Warga Raci Melaksanakan Jantung Sehat Dalam Rangka HUT RI Ke – 80 RT03 /RT01 /RW03

0

Pasuruan – warga Raci melaksanakan jantung sehat dalam rangka memperingati HUT RI yang ke – 80 dan berbagai perlomba’an .

Kegiatan tersebut langsung meriah di desa raci setempat . Di hadiri oleh warga raci rt03 /rt01 , tokoh masyarakat , serta warga raci senin 18/08/20225.

Acara ini menjadi momentum untuk mempererat warga raci Rt03/Rt01/ Rw03.

Dalam sambut nya ., Pak Rt 03 Solehudin mengajak seluruh warga raci, untuk terus bersatu dan bergotong royong membangun desa lebih maju .
Ayo kita semua mulai dari Rt, RW kasun hingga BPD, harus rukun dan bekerja sama memajukan Desa Raci. Ujar pak Rt solehudin dengan penuh semangat.

Selain jantung sehat sebagai simbol syukur , rangkaian peringatan HUT RI ke – 80 di desa raci krajan juga di isi dengan berbagai lomba tradisional, yang di ikuti antusias oleh warga.

Kegiatan ini di harapkan tidak hanya memeriahkan hari kemerdekaan , tetapi juga memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan masyarakat.

Dengan semangat ” Bersatu Mebangun Desa”
Rt03 Raci krajan berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan , demi mewujudkan kesejahteraan bersama(zai)

RUTAN BATAM BERIKAN REMISI KEPADA WARGA BINAAN, 33 ORANG LANGSUNG BEBAS

0

Batam, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam memberikan remisi umum dan dasawarsa kepada warga binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.Sebanyak 372 mendapatkan Remisi dasawarsa dan 304 mendapatkan Remisi Umum,dari jumlah tersebut 33 orang langsung dinyatakan bebas dan dapat kembali ke masyarakat.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Seluruh Pejabat Struktural Rutan Kelas IIA Batam.Remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, aktif dalam program pembinaan, serta memenuhi syarat administratif dan substantif.

Suasana haru dan bahagia menyelimuti para warga binaan, terutama bagi 33 orang yang langsung dapat menghirup udara bebas hari ini. Mereka diharapkan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.

(Gokkon)

Polres Ponorogo Ungkap Produksi Obat Ilegal, Ribuan Botol Diamankan

0

PONOROGO – Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo Polda Jatim berhasil mengungkap praktik produksi dan peredaran obat pelangsing serta penambah berat badan ilegal di sebuah ruko kawasan Grand Azzalea, Kelurahan Purbosuman.

Seorang pria berinisial MQ (31), warga Lumajang yang tinggal di Ponorogo, diamankan bersama ribuan botol obat tanpa izin edar.

Saat penggerebekan, MQ tengah mengemas kapsul berlabel “Detox Lemax” dan “Vitamin Penambah Berat Badan”.

Dari lokasi, Polisi menyita 3.500 botol obat pelangsing, 90 botol vitamin penambah berat badan, 55 ribu kapsul tanpa keterangan kandungan, ribuan botol kosong, stiker label, hingga paket siap kirim.

Polisi juga mengamankan uang tunai, ponsel, serta peralatan pengemasan.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan, MQ tidak memiliki keahlian di bidang farmasi dan produknya tidak terdaftar di BPOM.

“Kandungan kapsul ini tidak jelas dan berisiko membahayakan kesehatan. Produksi serta peredaran tanpa izin edar melanggar UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” tegasnya Senin (18/8/25).

Hasil pemeriksaan mengungkap, MQ telah menjalankan bisnis ilegal ini selama tiga bulan dengan memasarkan produknya secara online, terutama ke wilayah Madura.

Meski omzetnya baru sekitar Rp1 juta per bulan, Polisi menilai peredaran obat ilegal ini sangat berbahaya.

Polres Ponorogo Polda Jatimpun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan obat instan yang dijual bebas di internet.

“Jangan terkecoh janji khasiat instan. Produk tanpa izin edar bisa merusak organ tubuh bahkan mengancam nyawa,” tambah Kapolres Ponorogo.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa gaya hidup sehat seharusnya dijalani dengan cara yang benar dan aman, bukan dengan obat-obatan ilegal yang berisiko tinggi bagi kesehatan. (*)

Tanamkan Nasionalisme 247 Siswa SPN Polda Jatim Gelar Ekspedisi Darat, Bagikan 800 Bendera dan Bansos

0

MOJOKERTO – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur tidak berhenti di lapangan upacara.

Seusai prosesi yang khidmat, 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan 57 T.A. 2025 langsung mengimplementasikan semangat perjuangan melalui kegiatan Ekspedisi Darat, Minggu (17/8/2025).

Dengan langkah tegap dan serentak, para siswa menyusuri rute jalan kaki yang melintasi sejumlah desa di sekitar Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Rute yang dimulai dari Gerbang Utama SPN Polda Jatim ini melewati Desa Puloniti, Peterongan, Sukosari, Kutoporong, Ngastemi, hingga kembali ke Pintu Timur SPN, menjadi ajang pembuktian ketahanan fisik sekaligus sarana mendekatkan diri dengan masyarakat.

Barisan terdepan dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., yang didampingi Waka SPN AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU).

Kehadiran para pimpinan ini memberikan suntikan motivasi langsung kepada para siswa yang berbaris rapi per peleton, dipandu oleh jajaran pengasuh langsung mulai dari Danton hingga Koordinator Pengasuh Langsung Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim.

Misi utama dalam ekspedisi ini tidak hanya sebatas uji fisik, namun sarat dengan nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Untuk menggelorakan semangat nasionalisme, para siswa membagikan 800 bendera Merah Putih kepada warga di sepanjang rute.

Disisi lain, misi kemanusiaan diwujudkan melalui pembagian 10 sak kantong beras bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Momen paling menyentuh terjadi di Desa Puloniti, saat seorang siswa Diktukba menghampiri Suryadi, seorang buruh tani yang tengah tekun memupuk padi di tengah sawah.

Tanpa diduga, siswa tersebut menyerahkan satu sak beras kepadanya. Suryadi, yang awalnya terkejut, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya.

“Kaget saya, Pak. Tiba-tiba didatangi dan diberi beras. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak), ini berkah di hari kemerdekaan,” ucap Suryadi dengan mata berkaca-kaca.

Pertemuan singkat itu ditutup dengan pekik semangat dari keduanya, “Merdeka!”, yang menggema di antara hamparan padi yang menghijau.

Kehadiran rombongan siswa yang berjalan kaki sambil berbagi ini sontak menarik perhatian warga.

Di sepanjang jalan, masyarakat menyambut dengan hangat, tak segan memberikan tepuk tangan dan teriakan penyemangat kepada para calon abdi negara tersebut.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menjelaskan filosofi di balik kegiatan ini.

“Kegiatan ini adalah implementasi nyata dari semangat kemerdekaan. Kami rancang kegiatan ini agar siswa memiliki empati dan peduli kepada masyarakat, Kami ingin para calon Bintara tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kondisi sosial dan jiwa nasionalisme yang mendarah daging.” ujar Kombes Pol Agus.

Ia menambahkan, dengan turun langsung ke masyarakat, para siswa belajar esensi utama tugas kepolisian.

“Mereka melihat langsung saat berinteraksi dengan warga. Itu adalah pelajaran paling berharga yang tidak akan mereka dapatkan di dalam kelas. Inilah cara kami mencetak polisi yang humanis, penuh empati, peduli dan dicintai rakyat,” pungkasnya. (*)

Menguatkan Karakter Bangsa Merupakan Bentuk Mengisi Kemerdekaan,Dirgahayu RI ke-80

Cimahi,Minggu(17/08/2025)
Menguatkan Karakter Generasi Muda terhadap nilai-nilai kebangsaan adalah bentuk untuk membangun Kemerdekaan RI ke-80 serta Menghindari pengaruh negatif, seperti mengkonsumsi narkoba,melakukan tindakan kekerasan yang merugikan orang lain dan lainnya, harus kita ganti dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat dengan cara berpartisipasi aktif dalam rangka mengisi kegiatan HUT RI ke-80, yakni meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas.

Wali Kota Cimahi, Letkol Purn Ngatiyana, dalam sambutannya pada kegiatan peringatan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapang Rajawali mengungkapkan,
” Kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya” ungkapnya. Minggu (17/8/2025).

Upacara Peringatan HUT RI ke-80 turut dihadiri Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan peserta dari TNI, Polri, ASN, pelajar,para jurnalis hingga organisasi kemasyarakatan.

“Kemerdekaan ini bukanlah hadiah, melainkan buah dari pengorbanan air mata dan darah para pejuang. Mereka berjuang dengan semangat persatuan meski penuh keterbatasan. Semangat itulah yang harus terus kita warisi,” tambahya.

Ngatiyana menekankan bahwa tema HUT RI ke-80, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata pembangunan di Cimahi.

“Bersatu berarti merangkul seluruh elemen masyarakat. Berdaulat berarti mandiri dalam pembangunan. Rakyat sejahtera berarti semua kebijakan bermuara pada peningkatan kualitas hidup warga. Dan Indonesia maju berarti kita wajib berkontribusi terbaik bagi bangsa,” imbuh Ngatiyana.

Menurutnya, mengatasi kemiskinan, stunting, pengangguran, serta berbagai bentuk ketidakadilan, menjadi sasaran pemerintah untuk mewujudkannya sebagai bentuk nyata mengisi kemerdekaan. Terangnya kepada sejumlah wartawan yang meliput.

Wali Kota berpesan untuk generasi muda agar tidak melupakan sejarah dan tetap berpegang pada empat pilar kebangsaan.

“Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa. Jagalah moral, jauhi narkoba dan pengaruh negatif, serta jadilah pemimpin masa depan yang berkarakter Pancasila,” pungkas Ngatiyana kepada awak media.

Achmad Syafei

CAK SOLEH KOK GAK GARANG KE BUPATI JOMBANG ADA APA ?

0

JOMBANG – gempurnews.com. Aktifis kawakan Jombang Faizuddin FM mengaku kaget dan merasa kehilangan seorang tokoh yang sangat Garang mengkritik Gubernur Jawa Timur Bernama julukannya Cak Sholeh. Gus Faiz mengaku rindu akan kritik Cak Sholeh kepada pemerintah.
Hal itu disampaikan Gus Faiz saat dihubungi awak media melalu telpon, saat ditanya perihal viralnya video Cak Sholeh bertemu Bupati Jombang.

Saya sempat tidak mengenali orang yang bertemu dengan Bupati Jombang dalam video tersebut kalau itu Cak Sholeh, pasalnya saya cukup mengikuti video-vdeo Cak Sholeh yang garang terhadap Gubernur Jawa Timur saat ini, serta selalu membela kepentingan rakyat kecil, namun kenapa saat bertemu dengan Bupati Jombang kok garangnya hilang, kata pria yang selama ini cukup kritis.

Gus Faiz menuturkan saat ini masyarakat jombang sangat membutuhkan tokoh-tokoh yang membela Hak Asasi mereka dari kebijakan pemerintah jombang yang dirasa mencekik mereka (Masyarakat Jombang), seperti adanya kenaikaan pajak hingga 400% disaat perekonomian Masyarakat Jombang lagi tidak baik-baik saja. Disaat yang sama ada tokoh cukup fenomenal dari Surabaya bahkan sudah menjadi idola bagi masyaraakat Jawa Timur atas garangnya dalam mengkritik Gubernur Jawa timur, namun itu tidak terjadi saat bertemu dengan Bupati Jombang. Dia mengatakan, video yang lagi viral di jombang saat ini cukup membuat kaget dan shok, Karena itu, Gus Faiz merindukan sosok Cak Sholeh yang dikenaal Garang.

Sekarang ini Bupati Jombang dan DPRD menunda pemberhentian kenaikan pajakj jombang yang mencapai 400% sampai tahun 2026, padahal Kemendagri sudah membuat SE (Surat Edaran) NOMOR 900.1.13.1/4528/SJ Tentang Penyesuaian Penetapan Kebijakan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri 14 Agustus 2025, khusunya pada Huruf a poin 2 edaran ini, gubernur dan bupati/wali kota diminta bahwa dalam hal menetapkan kebijakan pengenaan pajak daerah dan retribusi daerah, untuk memperhatikan kondisi masyarakat agar tidak menimbulkan beban khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Huruf b. Penyesuaian tarif, nilai objek pajak daerah dan retribusi daerah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-.undangan dan berlandaskan asas keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum. tuturnya. Huruf d.1 Dalam penetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) agar mempertimbangkan hal sebagaimana dimaksud huruf a, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Huruf d.2. Dapat menunda atau mencabut Perkada pemberlakukan kenaikan tarif dan/atau kenaikan NJOP, PBB-P2 dan memberlakukan Perkada tahun sebelumnya terutama kenaikan yang memberatkan masyarakat sesuai dengan kondisi wilayah, tuturnya.
Saya berharap Cak Sholeh Kembali ke hittah perjuangan rakyat teritindas dan jaga integritas diri yang selama ini sangat dirasakan rakyat Jawa, untuk memperteguh komitmen dan cinta rakyat. Kehadiran Cak Sholeh di Tengah rakyat bukan saja pengayom dan teladan bagi rakyat, tetapi pembebas bagi kaum tertindas. Salah satu komunitas sangat tertindas pada zaman ini adalah entitas rakyat yang kedaulatanya tercerabut dari mindset pemimpin yang menganggap sembago satu-satunya alat untuk pembungkaman nalar kritis, pungkas pria yang cepat tanggap kebijakan pemerintah kabupaten jombang yang dirasa tidak pro pada rakyat. (Adi Facdiar )

Kapolres Probolinggo Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

PROBOLINGGO,
Upacara penurunan Bendera Merah Putih pada HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di Alun-Alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/8/2025) Sore.

Selaku Inspektur Upacara pada penurunan bendera tersebut yakni AKBP M Wahyudim Latif. Turut hadir dan mengikuti pelaksanaan upacara penurunan bendera tersebut yakni Forkopimda Probolinggo, anggota TNI/Polri, Mahasiswa, Organisasi kepemudaan dan pelajar di Kabupaten Probolinggo.

Pelaksanaan upacara penurunan bendera diawali dengan penampilan marching band Gita Wibawa Praja Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya tim paskibraka Kabupaten Probolinggo memasuki lapangan upacara guna menurunkan bendera Merah Putih dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan upacara kemerdekaan dapat menggelorakan semangat dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang telah diperjuangkan para pahlawan sejak dulu kala.

“Mari kita merefleksikan dan menggelorakan semangat dalam merayakan Bangsa Indonesia yang telah memasuki usia kemerdekaan ke-80 tahun. Semoga bangsa Indonesia selalu diberikan rahmat oleh Tuhan Yang maha Kuasa,” kata Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Kabupaten Probolinggo yang selama ini telah terjaga dengan kondusif.

“Perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat dan seluruh perangkat yang ada di Kabupaten Probolinggo ini. Kami berharap semoga semuanya dapat bekerja sama dan momentum hari kemerdekaan membuat kita semakin solid dalam menjaga kondisi kamtibmas di Kabupaten Probolinggo ini,” ucap Kapolres.(Ali)

Upacara HUT Ke 80 RI Cabdin Wilayah XII Provinsi Jateng Libatkan Siswa SMA/SMK

Gempurnews | Pemalang – Memperingati hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 80 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jateng menggelar Upacara Kebesaran hari Kemerdekaan Republik Indonesia,di halaman Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jateng. Minggu (17/8/25) pagi.

Para peserta Upacara terlihat sangat bersemangat untuk mengikuti Upacara Bendera,yang diikuti dari staf,pengawas hingga perwakilan dari sekolah menengah atas.

Sebagai petugas upacara pengibaran bendera merah putih ini dari SMKN 1 Pemalang, sedangkan sebagai Inspektur Upacara dipimpin oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jateng, (Sukamto). Upacara berlangsung dengan khidmat, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan Pancasila, teks Proklamasi hingga pembacaan UUD 1945.

Saat ditemui usai Upacara Kepala Cabdin Wil XII (Sukamto) menyampaikan Pelaksanaan Upacara bendera ini adalah sebagai bentuk kewajiban warga negara Indonesia yang baik, sesuai dengan Tag yaitu Bersatu Berdaulat,Rakyat Sejahtera Indonesia Maju. “ucap Sukamto.

Baginya momen Upacara bendera di hari Kemerdekaan Indonesia kali ini adalah momen dimana kita semua untuk bisa merenungkan dalam misi memajukan dunia Pendidikan di era digital sekarang ini.

Sukamto berharap Dinas Pendidikan Cabdin Wil XII Jateng ini tetap terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan kemudian kualitas pendidikan semakin meningkat, dan hasil produk dari pembelajaran bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,anak anak didik serta Orangtua. “ujarnya.

Upacara peringatan HUT Ke 80 RI berjalan lancar sesuai harapan dan ini menjadi momen refleksi dan semangat baru bagi seluruh keluarga besar cabdin Wil XII Provinsi Jateng untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui dunia Pendidikan.

(yn26)

Warga Ngasbuntung dan Kapolres Tulungagung Gelar Upacara HUT RI ke-80 Penuh Semangat

Gempur News, Tulungagung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, warga Dusun Ngasbuntung, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung upacara bendera dengan penuh semangat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tulungagung bersama jajaran, termasuk Kapolsek Ngantru dan personel kepolisian lainnya.

Keterlibatan aparat kepolisian dalam pelaksanaan upacara ini menunjukkan sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Susunan Petugas dan Jalannya Upacara

Upacara berlangsung khidmat dengan susunan pejabat dan petugas sebagai berikut

Inspektur Upacara: Kompol Alpo Gohan, S.H. (Kabagsumda Polres Tulungagung)

Perwira Upacara: Iptu Medianto,S.H. (Wakapolsek Ngantru)

Komandan Upacara: Aiptu Fuadudin, S.H. (Bhabinkamtibmas Polsek Ngantru)

Pengibar Bendera Merah Putih:
Nanda Ulya Darorat
Ria Yunita Ekasari
Silvia Lovellia Nita

Pembaca Teks UUD 1945: Arif Saifudin

Pembaca Teks Proklamasi: Imam Muslim

Pembawa Acara: Alifya Zhafira Apriliyana

Ajudan: Briptu Rizky Bayu Seputra (Banit Sabhara Polsek Ngantru)

Paduan Suara: Kelompok Wanita Tani Dewi Lestari

Pembaca Doa: Kyai Chamim Tohari
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara Kompol Aldo Gohan menyampaikan bahwa tema peringatan HUT RI ke-80 tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun negeri.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan menjaga semangat nasionalisme,” ujar Kompol Aldo Gohan .

Upacara ini tidak hanya menjadi simbol peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara warga dan kepolisian, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat kemerdekaan. Tutupnya (fd,sdr)