Home Blog Page 331

Saat Lagu Daerah Dibawakan dengan Aransemen Berkelas di Jazz Gunung Ijen Banyuwangi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Jazz Gunung Ijen 2025, konser musik yang memadukan musik jazz berbalut keindahan alam Gunung Ijen, menyuguhkan penampilan berkelas bagi pecinta musik, di Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi, Sabtu (9/8/2025) malam.

Di Series Ketiga Jazz Gunung itu, penyanyi Banyuwangi, Suliyana, membawakan lagu-lagu daerah yang familiar di telinga publik, dengan aransemen jazz bersama 13 personel Glam Orchestra.

Lagu-lagu daerah berbahasa Jawa seperti Cundamani, Kanggo Riko, Layang Sworo, dan lainnya dibawakan dengan nuansa jazz berkelas, mampu membius para penonton yang membuat mereka tak beranjak dari tempatnya meski malam itu diguyur gerimis.

“Suliyana mampu menyulap lagu-lagu daerah itu berkelas dunia. Jadi terasa mewah mendengarnya,” ungkap salah satu pengunjung, Aditya Purnama.

Founder Jazz Gunung, Sigit Pramono, mengatakan apa yang dilakukan Suliyana dan Glam Orchestra, sebagai upaya melahirkan cita rasa musik yang mendunia.

“Jazz terbukti mamu menjadi medium untuk merebranding sesuatu menjadi lebih berkelas,” terangnya.

Acara yang bertajuk BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen ini, merupakan rangkaian pagelaran musik jazz, yang dua series sebelumnya diselenggarakan di Gunung Bromo. Beberapa gunung lain di Indonesia juga bakal dihelat series tersebut. “Kita juga bakal menggelarnya di Gunung Golo Mori di Labuan Bajo,” sebut penghobi fotografi itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan Jazz Gunung Ijen, mengapresiasi pagelaran yang telah berlangsung secara konsisten sejak 2013 itu. Menurutnya, hal tersebut memperkaya segmentasi pariwisata di Bumi Blambangan.

“Ini merupakan bagian dari Banyuwangi Festival yang rutin diselenggarakan. Kami menghadirkan perhelatan seni, dari yang bersifat etnik hingga modern. Dari yang kolosal hingga yang segmented,” ungkap Ipuk.

“Kami juga mengapresiasi penyelanggara Jazz Gunung, yang menggandeng musisi lokal Banyuwangi, dan bisa membuktikan musik daerah bisa dipadu apik dengan balutan jazz,” tambah Ipuk.

Jazz Gunung Series 3 Ijen 2025 mengangkat konsep “jazz n beyond” mengusung konsep pemberdayaan ekonomi. Gerai-gerai UMKM lokal menjadi sajian utama di lokasi acara.

Para pengunjung dapat berbelanja dari warung-warung yang dikurasi dari sekitar Taman Gandrung Terakota. “Festival tak sekadar festival. Tapi, harus mengusung upaya pemberdayaan ekonomi lokal,” tambah Ipuk.

Selain Suliyana, di konser ini juga menghadirkan grup musik lokal, Jazz Patrol Kawitan, Temenggungan. Berbagi panggung dengan para musisi jazz kenamaan lainnya. Seperti The Aartsen ft. Adam Zagorski, Irsa Destiwi Trio, Dua Empat, Kevin Yosua Trio ft. Fabien Mary, hingga Surabaya Pahlawan Jazz.

Tak hanya itu, pada event jazz gunung tahun ini juga menggandeng ISI Yogyakarta yang menampilkan pameran seni visual bertajuk “Fora Fauna”, dan pameran batik bertemakan “Beta Jamur”. (*/Biro)

Polisi Peduli : Patroli Dialogis Polresta Banyuwangi Sambil Berbagi Nasi Untuk Abang Becak

BANYUWANGI — Dalam rangka menjaga kedekatan dengan masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Polresta Banyuwangi Polda Jatim menggelar patroli dialogis.

Pada kegiatan kali ini, sejumlah personel patroli yang juga diikuti oleh satuan fungsi dari seksi Propam, berdialog dengan warga di pangkalan abang becak dan ojek sambil membagikan nasi kotak.

Bukan hanya itu, personel Propam juga mengajak dialog bersama petugas kebersihan dan juru parkir yang tengah beraktivitas di sepanjang jalan utama Kota Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra melalui Kasipropam , AKP Hadi Waluyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program Mayur Kamtibmas yang rutin dilaksanakan setiap pekan.

“Kami ingin berbagi semangat dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang setiap hari bekerja keras di jalanan, sambil kami ajak untuk bersama – sama dalam menjaga Kamtibmas,” ujarnya, Minggu (10/8).

Petugas patroli juga menyampaikan himbauan, agar segera melapor kepada pihak kepolisian, apa bila mengetahui hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas di bumi Blambangan itu.

Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polresta Banyuwangi ini.

Mereka merasa diperhatikan dan menyambut baik langkah kepolisian yang turun langsung menyapa masyarakat.

“Alhamdulillah, dapat makan gratis dari pak Polisi,” ujar Sutik (60) tukang becak pangkalan.

Ia mengaku paguyubannya siap membantu kepolisian dalam menjaga kamtibmas dengan segera melaporkan bila melihat hal yang dinilai akan mengganggu keamanan Kota Banyuwangi. (*)

Ketua PGRI Kabupaten Pemalang Siap Dukung Program TKA

Gempurnews | Pemalang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pemalang siap mendukung kebijakan Peraturan Kemendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, terkait program Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan pada bulan November 2025 mendatang, untuk siswa SD, SMP dan SMA/SMK.

Ketua PGRI Kabupaten Pemalang Slamet, mengatakan TKA dirancang untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam pembelajaran materi di sekolah, meskipun secara nasional belum wajib dan tidak menentukan kelulusan siswa, akan tetapi siswa akan berhati hati dan bersungguh sungguh dalam belajar karena TKA akan mempengaruhi arah pendidikan mereka ke depan. “ungkapnya.

Program TKA adalah kebijakan yang tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi berpotensi membangkitkan motivasi serta tantangan baru untuk guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan berkualitas.

Slamet Ketua PGRI Pemalang, menilai dengan adanya Program TKA diharapkan muncul kembali semangat belajar di lingkungan sekolah serta peran Orang tua pun akan terdorong untuk lebih aktif mendukung anak belajar. “ujarnya.

Namun ia menekankan pentingnya pendekatan transformatif dalam pelaksanaan TKA agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan kepada siswa seperti yang terjadi di era Ujian Nasional (UN).

TKA diharapkan menjadi dasar bagi pemetaan kualitas pendidikan yang lebih komprehensif sehingga dapat mencerminkan kemampuan literasi, numerasi serta karakter siswa yang sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). “harapnya.

Ketua PGRI Kabupaten Pemalang (Slamet) menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah daerah dalam menghadirkan asesmen yang standar dan adil merata di seluruh wilayah, sehingga penerapan TKA menjadi upaya kita bersama dalam membangun kepercayaan siswa terhadap hasil belajar. “tutupnya. 

(yn26)

Marak curanmor,1328 mahasiswa KKN di Lumajang ditarik semua Kampus.

0

Lumajang , Gempur News.

–Marak curanmor, mahasiswa Unej KKN di Lumajang ditarik semua
Mahasiswa KKN Kolaboratif di salah satu desa di Lumajang berpamitan kepada perangkat desa dan perwakilan warga desa setempat, Jumat (8/8/2025)

  • Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (Unej) menarik seluruh mahasiswanya yang ikut serta dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur akibat maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Kebijakan itu diambil setelah terjadinya pencurian kendaraan bermotor milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025 sebanyak dua kali dan kemarin Jumat (8/8) ada motor warga yang hilang di dekat posko KKN,” kata Sekretaris LP2M Unej bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Ali Badrudin di Jember, Sabtu.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk memberikan rasa aman dan bentuk perlindungan kepada mahasiswa yang mengikuti KKN Kolaboratif di Kota Pisang tersebut.

“Kami sudah menggelar rapat secara daring dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Lumajang dan PIC dari kampus pengirim KKN Kolaboratif bahwa hasil keputusan bersama menarik seluruh mahasiswa KKN di Lumajang hari ini,” tuturnya.

Ia mengatakan beberapa kejadian yang pertama, kedua dan ketiga dengan modus yang hampir mirip dan sama, sehingga kejadian itu dinilai bukan kebetulan, karena hilangnya motor mahasiswa bukan dari faktor kelalaian dan hilangnya di tempat aman.

“Ini adalah momentum bersama melakukan perbaikan dalam hal kondusivitas keamanan di Lumajang, bukan berarti kami menilai Lumajang tidak baik-baik saja, tetapi diharapkan dari pemkab dan aparat kepolisian di Lumajang bergerak ke arah lebih baik,” katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, dalam rapat yang dilakukan bahwa disepakati semua PTN dan PTS menarik mahasiswanya di 105 desa dengan total mahasiswa sebanyak 1.328 orang.

“Para mahasiswa memulai KKN Kolaboratif tanggal 15 Juli 2025 dan seharusnya baru berakhir pada 20 Agustus 2025, namun dengan kejadian banyaknya curanmor, maka ditarik. Penarikan itu hanya untuk lokasi Lumajang, sementara di kota lain tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.

Seperti diketahui, terjadi pencurian kendaraan bermotor yang menimpa mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang. Kejadian pertama menimpa mahasiswa yang terjun di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso terdapat dua sepeda motor yang dicuri.

Baca juga: Memberdayakan desa melalui KKN inovatif mahasiswa Universitas Jember

Baca juga: KKN tematik universitas membangun desa Unej diapresiasi Australia

Sepeda motor itu milik mahasiswa FISIP Unej dan satu lagi milik mahasiswi UIN KHAS Jember. Kemudian, kejadian kedua menimpa mahasiswa Unej yang melaksanakan KKN Kolaboratif di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

Kejadian ketiga di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, sebuah sepeda motor warga hilang di dekat posko KKN, sehingga dengan penarikan itu tidak ada lagi mahasiswa KKN Kolaboratif yang menjadi korban curanmor di Lumajang.

Beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta dalam KKN Kolaboratif di Lumajang, yakni Unej, UIJ, UIN KHAS, STIA Pembangunan, Poltekes Jember, Unipar, UniLu, dan STKIP Lumajang.( BB).

KONI Lumajang Gelar Bimtek management Organisasi dan Keuangan Cabor.

0

Lumajang, Gempur News.

–KONI Lumajang selaku penerima dana hibah dari pemerintah daerah Kabupaten Lumajang, terus menerus melakukan peningkatan SDM bagi cabor Koni. Salah satunya dengan dilaksanakan Bimbingan Teknis dan Management serta Keuangan (bimtek) yang dilaksanakan di Hall Paramartha, Jl. Brantas 35 Jogoyudan (8/8/2025).

Bimtek yang melibatkan Sekretaris/ bendahara dari masing-masing cabang olahraga dimaksudkan agar didalam membelanjakan maupun dalam pembuatan laporan pertangungjawaban pada setiap kegiatan sesuai dengan aturan dan alur apa yang ditetapkan oleh hukum yang mengaturnya. Oleh sebab itu untuk semua cabor agar hal itu diperhatikan betul.

Hal ini ditekankan ketua Koni Lumajang Budi Satria Andhika pada pembukaan Bimtek jika kegiatan sudah selesai dilaksanakan agar segera menyelesaikan peng SPJ an. Kalau dulu seluruh cabor seluruh pemeriksaan melalui Koni Lumajang. Namun berbeda untuk tahun 2025 ini seluruh anggaran dikelola oleh cabor masing-masing. Termasuk nantinya adanya pemeriksaan baik inspektorat maupun BPKD seluruhnya tangungjawab cabor masing-masing, ujarnya.

Mengingat pelaksanaan PORPROV IX 2025 atlet Lumajang diluar predeksi mencapai medali yang luar biasa. Sehingga Bupati Lumajang Bunda Indah Amperawati untuk pelaksanaan PORPROV X 2027 Kabupaten Lumajang ditargetkan masuk 10 besar Jatim. Tentu ini tugas berat kita semua kalau tidak dari sekarang kita bersiap dalam berbenah serta koreksi dalam banyak hal baik prestasi atlet bagaimana kita mempertahankannya maupun unsur organisasinya serta penataan dalam keuangannya. Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta bimtek cabor agar mengikuti dengan seksama materi yang diberikan oleh nara sumber, ungkap Budi.

Selanjutnya nara sumber dari Pajak Pratama Probolinggo terkait dengan pembuatan bukti potong Coretax dari jenis pajak yang dipotong serta dari unsur Dispora Zainul Rofik dengan tema pengertian pemberian Dana Hibah serta peruntukkannya, Suryadi menyoroti tentang management organisasi serta tambahan dari Bendahara Koni Lumajang Ifalatifah tentang pembuatan laporan SPj serta lampiran pendukung yang sah yang dibutuhkan untuk sebuah pertangungjawaban masing-masing cabor.( Fen/ Kmf).

Meriahkan Hut RI Ke-80, Rutan Batam Ikut Pawai Pembangunan Tingkat Kota Batam

0

Batam – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam turut serta meriahkan Pawai Kendaraan Hias dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kota Batam. Acara ini berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian Masyarakat kota batam.
Kendaraan hias milik Rutan Batam tampil mencolok dengan tema “ketahanan Pangan Nasional,Tumbuh Harapan Dari Balik Jeruji” yang menampilkan ornamen hasil karya tangan warga binaan seperti kerajinan tangan, lukisan, dan hasil kebun Rutan Batam .

Kepala Rutan Batam, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata keterlibatan Rutan Batam dalam membangun citra positif pemasyarakatan di mata masyarakat kota Batam.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok Rutan, para warga binaan terus berkarya dan diberdayakan melalui berbagai program pembinaan. Pawai ini menjadi ajang kami untuk menampilkan hasil karya mereka kepada masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya sekedar mengikuti pawai, Rutan Batam juga membagikan hasil kebun seperti kangkung dan bayam secara gratis kepada masyarakat yang hadir.Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyak warga yang tertarik dan memberikan apresiasi atas kualitas produk yang dibagikan.

(Gokkon)

Lomba Layang Layang Untuk Melestarikan Budaya Lokal Dan Semangat Nasionalisme

Gempurnews | Pemalang – Ratusan layang layang terbang hiasi langit Desa Asemdoyong dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke- 80, para anak anak sangat antusias untuk mengikuti perlombaan layang layang yang diselenggarakan di area pesawahan depan rumah Bapak Budi Santoso. Minggu (10/8/25).

Kegiatan lomba ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat dari berbagai kalangan, dalam lomba tersebut ketangkasan dan keahlian para pemain diuji dalam mengendalikan layangan saat terbang.

Perlombaan ini atas inisiatif pribadi dari Bapak Budi Santoso untuk memeriahkan HUT RI Ke 80,menjadi daya tarik warga desa Asemdoyong untuk menonton keseruannya.

Dikatakan oleh Budi Santoso bahwa perlombaan layangan ini atas dasar inisiatif pribadi dengan menggunakan anggaran pribadi tanpa meminta donasi atau partisipasi dari pihak lain dan kebetulan perlombaan layangan ini baru pertama kali di adakan di desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. “kata Budi.

Budi mengungkapkan lomba layangan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi anak anak maupun masyarakat tetapi dapat menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antar warga, serta melestarikan budaya lokal dan semangat Nasionalisme. “ungkap Budi.

Budi juga menambahkan “kami sudah menyiapkan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti lomba Karaoke yang akan melibatkan masyarakat dan komonitas lokal Desa Asemdoyong”.

Lebih lanjut, Budi Santoso berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dalam menyambut dan memeriahkan hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan Isya Allah untuk tahun depan perlombaan layang layang akan lebih meriah lagi dengan hadiah hadiah yang lebih menarik lagi. “imbuhnya.

Suasana perlombaan berlangsung penuh keceriaan dan antusiasme para peserta maupun masyarakat,dan lomba layangan ini bukan hanya menciptakan kegembiraan tetapi juga menjadi simbol kebebasan dan semangat tinggi dalam menyambut HUT RI ke-80.

(yn26)

Polres Pasuruan Gelorakan Pasar Murah di 17 Polsek untuk Bantu Ekonomi Warga

0

PASURUAN — Dalam rangka membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, Polres Pasuruan menggelar program pasar murah di seluruh jajaran 17 Polsek wilayah Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menindaklanjuti program pemerintah dalam mendistribusikan beras murah melalui Polri.

Pelaksanaan perdana digelar di Polsek Pandaan pada Minggu (10/8/2025) mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dengan dihadiri Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucayo, Camat Pandaan, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, disediakan 1 ton beras yang dikemas dalam paket 5 kilogram. Dengan harga per paket Rp60.000, seluruh stok habis terjual hanya dalam waktu dua setengah jam.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Semua beras langsung habis terjual. Semoga kegiatan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan warga,” ujar Kompol Bambang Sucayo.

Kapolres Pasuruan AKBP Dani Jazuli menjelaskan bahwa pasar murah akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh Polsek jajaran. Masing-masing warga berhak membeli maksimal dua paket beras dengan menunjukkan KTP. Program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat di pelosok dan membantu menekan beban biaya hidup.

“Program pemerintah ini kami turunkan hingga ke Polsek jajaran, agar manfaatnya bisa langsung dirasakan warga. Semoga sedikit banyak dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat,” ujar Kapolres.

Salah satu warga penerima, Ibu Nina, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polri. “Kami sebagai ibu rumah tangga sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ungkapnya.(Qomar)

Kalah dari Persedikab PSIL Lumajang Finis di urutan ke-4 , Persebaya juara.

0

Lumajang, Gempur News.

— PSIL Lumajang gagal mengatasi Persedikab Kediri dalam final’ perebutan tempat ke -3 harus menerima kekalahan 0-2 , sementara juaran1 diraih Persebaya Surabaya setelah sukses Menekuk Gen-B.Mojokerto dengan skor 1- 0, dalam laga Final Piala Suratin U-17 Zona Jatim di stadion Dirgantara Abd.Saleh Kita malang Sabtu 09 Agustus 2025.

Ketua PSIL Lumajang, Bambang Herikartono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen, mulai dari pembinaan pelatih, manajemen, hingga dukungan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi, tapi simbol kebangkitan sepak bola Lumajang yang selama ini menjadi ladang subur regenerasi atlet berbakat. Kami bangga anak-anak kami mampu menunjukkan kualitas dan mental juang yang membanggakan,” ujarnya dengan penuh optimisme saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Perjalanan PSIL U-17 hingga semifinal juga menjadi bukti bahwa investasi pada pembinaan usia dini adalah fondasi utama pengembangan olahraga berkelanjutan. Bambang menegaskan pentingnya membangun mental, teknik, dan karakter atlet sejak usia muda agar mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.

“Menghadapi Persebaya, kami belajar banyak. Ini menjadi motivasi agar pembinaan semakin kuat, agar ke depan Lumajang dapat melahirkan bibit-bibit pemain profesional yang tidak hanya kompeten secara teknik, tetapi juga berjiwa nasionalis,” tambahnya.

PSIL Lumajang menutup turnamen dengan di posisi 4 setelah laga perebutan tempat ketiga kita kalah dari Persedikab yang digelar Sabtu (9/8/2025). “Kami berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengalir agar kedepannya anak-anak kami mampu memberikan yang terbaik,” harap Bambang.

Keberhasilan PSIL U-17 ini menjadi momentum penting dalam perjalanan panjang olahraga di Lumajang, menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi dan meneguhkan semangat nasionalisme melalui olahraga. Sebuah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, sistem pembinaan yang terarah, Alhamdulillah setelah kita membuat Akademi PSIL hasilnya sudah terasa sekarang kita membuat sejarah Piala Suratin U-17, PSIL Lumajang lolos sampai babak semifinal ungkapnya bangga.( Joe).

Anggota Polsek Ngasem Beri Penyuluhan di Sekolahan

0

Kediri, -Anggota Polsek Ngasem Polres Kediri melakukan penyuluhan di sekolahan MI Hidayatus Shibyan, di Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, pada Sabtu (9/8/2025). Penyuluhan itu terkait seputaran bahaya kenakalan remaja.

Kapolsek Ngasem Polres Kediri Ipda Heri Priyadi menuturkan kegiatan tersebut. Bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya pencegahan sejak dini potensi kriminalitas.

Pada kegiatan tersebut, anggota Polsek Ngasem Polres Kediri mengimbau agar anak-anak ini tidak melakukan bullying sesama teman karena berdampak negatif.

” Jangan sampai ada perkelahian, perundungan atau bullying. Ini bisa mengarah ke negatif dan kriminalitas,” tutur Ipda Heri.

Selain itu, penyuluhan juga disampaikan terkait bahaya mengkonsumsi narkoba dan minuman keras. Karena berdampak buruk dan negatif. Untuk itu diharapkan kepada para pelajar dalam memilih pergaulan teman agar berhati-hati.

” Penyuluhan ini terus kami lakukan sebagai upaya pencegahan sejak. Namun demikian mari kita bersama-sama mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.