Home Blog Page 330

Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang Gencar Patroli Antisipasi 4C dan Balap Liar

0

Lumajang – Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang terus meningkatkan patroli malam hari guna mengantisipasi tindak kriminalitas 4C (Curat, Curas, Curanmor, dan Curhewan) serta aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Patroli kali ini digelar pada Minggu (10/8/2025) dini hari.

Dipimpin Katim, Ipda Wahib, patroli dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dengan menyasar pertigaan Jalan Lintas Timur (JLT) bagian selatan, Kecamatan Kota Lumajang. Petugas memantau jalur yang sepi serta memeriksa kendaraan yang melintas untuk mencegah potensi tindak kriminal.

“Patroli ini merupakan upaya preventif kami dalam mencegah kejahatan jalanan. Selain memantau situasi, kami juga fokus mengantisipasi balap liar yang kerap terjadi di titik-titik tertentu pada malam hingga dini hari,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Untoro.

Setelah memantau JLT Selatan, tim melanjutkan patroli ke perempatan Pelita (Semar) di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Citrodiwangsan, sekitar pukul 02.30 WIB.

Lokasi ini diketahui sering dijadikan arena balap liar oleh kelompok anak muda pada jam-jam tertentu.

“Hasil patroli malam ini, situasi terpantau aman dan kondusif. Namun, kami akan terus mengintensifkan kegiatan ini agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin,” tambah Ipda Untoro.

Polisi akan erus berupaya menciptakan rasa aman bagi warga. Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan dapat mengurungkan niat pelaku kejahata

Sementara itu, Avan Kurniawan, salah satu warga Lumajang, menyambut positif kegiatan patroli tersebut.

“Kami merasa lebih aman ketika ada patroli polisi di malam hari. Balap liar memang sering bikin resah, apalagi suaranya bising dan membahayakan pengguna jalan lain. Dengan patroli seperti ini, kami berharap anak-anak muda berpikir ulang sebelum melakukan aksi tersebut,” ujarnya.

Polres Lumajang memastikan patroli serupa akan rutin dilaksanakan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan warga, terutama pada malam hingga dini hari.

DPRD Barito Utara Laksanakan RDP Mengenai Pelayanan Kesehatan di RSUD Muara Teweh

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tata laksana manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Senin (11/8/2025), 

RDP ini membahas beragam  keluhan dan masukan terkait obat- obatan dan juga alat kesehatan (Alkes) serta peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Muara Teweh. 

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, dan dihadiri Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Gazali Montallatua, Sos. M. AP, Direktur RSUD Muara Teweh, dr. Tiur Maida dan jajarannya serta para anggota DPRD Barito Utara, di ruang rapat DPRD.

Asisten II Sekda Gazali Montallatua,Sos. M. AP menyampaikan harapannya agar pelayanan RSUD Muara Teweh,   dapat terus ditingkatkan. “Kami mohon penjelasan dari Direktur RSUD terkait keluhan masyarakat yang disampaikan melalui DPRD,” ujarnya.

Direktur RSUD Muara Teweh, Tiur Maida, menjelaskan bahwa pihaknya siap menerima setiap masukan. “Kami mendapat surat dari DPRD untuk melaksanakan RDP. Kami siap mendengarkan apa saja yang menjadi saran dan masukan demi perbaikan pelayanan RSUD Muara Teweh, agar bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat daerah kita,” katanya.

Dalam rapat, sejumlah anggota DPRD menyampaikan keluhan warga. Patih Herman AB menyoroti ketersediaan obat- obatan bagi peserta BPJS, terutama yang tidak ditanggung BPJS agar pihak rumah sakit memberikan informasi jelas kepada pasien.

la juga menyinggung masalah parkir, di mana keluarga pasien yang keluar untuk menebus obat dan masuk kembali masih dikenakan tarif parkir. Selain itu, ia menyoroti ruang bersalin yang tidak memiliki toilet khusus pasien, serta memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD yang selalu merespon keluhan masyarakat dengan cepat.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, H Taufik Nugraha, mengkritisi iklim kerja di RSUD yang menurutnya kurang nyaman, sehingga membuat sejumlah dokter spesialis memilih meninggalkan tugas. “Kalau saya dengar, dokter di RSUD banyak yang kurang, ini harus dicari penyebabnya,” tegasnya.

Sementara itu, H Tajeri menyoroti adanya laporan keliru diagnosis penyakit, serta harapannya agar fasilitas rumah sakit dilengkapi, termasuk pemeriksaan MCU yang menjadi salah satu syarat administrasi bagi tenaga pendidik atau Dosen. la juga mengusulkan agar biaya parkir dihapuskan di RSUD Muara Teweh. “Pendapatan lain di luar parkir kita masih ada,” katanya.

Rapat tersebut menjadi wadah bagi DPRD dan RSUD untuk mencari solusi bersama demi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara.

Dalam rapat tersebut menghasilkan dua kesimpulan yaitu pertama penambahan alat kesehatan, obat- obatan dan bahan habis pakai (BHP) serta operasional RSUD lainnya akan dibicarakan DPRD dengan tim anggaran Pemerintah daerah.

Kesimpulan kedua yaitu DPRD Barito Utara dan Pemkab Barito Utara, menjadwalkan kunjungan ke RSUD Muara Teweh dalam waktu dekat.   (SS)

Polres Lumajang dan HMI Siap Usut Tuntas Kasus Curanmor yang Menimpa Mahasiswa KKN

0

LUMAJANG –Gardanusantaranews, com/Polres Lumajang bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Lumajang sepakat mengusut tuntas kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang menimpa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Ranuyoso dan Tempeh.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam audiensi yang berlangsung di Lobi Mapolres Lumajang pada Senin (11/8/2025). Pertemuan ini dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama perwakilan HMI Lumajang.

Kapolres Lumajang menegaskan pihaknya telah mengerahkan langkah-langkah penindakan tegas terhadap pelaku curanmor, khususnya kasus yang dialami mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Jember.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan penuh dari HMI Lumajang. Fenomena curanmor di Ranuyoso dan Tempeh yang menimpa adik-adik mahasiswa KKN menjadi perhatian serius kami. Mohon doanya, pelaku segera tertangkap dan kasus ini terungkap,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Kapolres juga menegaskan, pihaknya akan memperkuat patroli dan melakukan pengawasan di wilayah rawan, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi aktif memberikan informasi terkait keberadaan pelaku.

Sementara itu, Ketua HMI Lumajang Intan Nuryani menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Polres Lumajang untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kami dari HMI Lumajang mendukung penuh Kapolres untuk menindak tegas pelaku curanmor yang menimpa mahasiswa KKN. Kami juga meminta agar proses penanganan dilakukan secara transparan, sehingga publik mengetahui langkah-langkah yang diambil,” tegas Intan.

Ia menambahkan, kasus curanmor yang menimpa mahasiswa bukan sekadar persoalan kehilangan aset, melainkan juga menyangkut rasa aman dan kelancaran program pengabdian masyarakat.

“Kami berharap ada pernyataan tegas dari Kapolres agar pelaku mengetahui bahwa kasus ini tidak main-main. Ini demi keamanan mahasiswa dan warga secara umum,”tutupnya.(Djk.P)

Bupati Pemalang Lantik Pejabat, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Gempurnews | Pemalang – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melantik sejumlah pejabat administrasi dan fungsional di lingkungan Pemkab Pemalang, Senin 11/8/25 Pelantikan berlangsung di Pendopo Kabupaten, dihadiri Wakil Bupati Nurkholis, Ketua DPRD Martono, Sekda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Anom mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik dan mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah. Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai anti-KKN, transparansi, akuntabilitas, serta menjadi teladan etika kerja.

Menurut Anom, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari penyegaran organisasi dan optimalisasi SDM. Tujuannya memperkuat manajemen pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan reformasi birokrasi yang profesional dan adaptif.

Kepada pejabat baru, ia berpesan segera beradaptasi, membangun kolaborasi lintas OPD, meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme, serta menjalankan program prioritas sesuai visi-misi pembangunan daerah.

Bupati juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi kreatif untuk efektivitas kerja. “Jadilah pejabat yang hadir di tengah persoalan rakyat dan memberi solusi nyata,” pesannya.

Pelantikan ini mengacu pada peraturan perundang-undangan ASN dan beberapa surat rekomendasi BKN, termasuk Nomor 05378-RAK.02.03-ST-K-K-2025, 05383-RAK.02.03-ST-K-K-2025, 08286-RAK.02.03-ST-K-2025, dan 08285-RAK.02.03-ST-K-2025.

Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Ranoto SH MH sebagai Sekretaris BKD, Tri Wahyu Listiani SH MF sebagai Kabag Umum Setda, Eko Daryanto SE sebagai Sekretaris Diskoperindag, Prasetyo Widyatmoko SIP sebagai Camat Pemalang, serta sejumlah pejabat kecamatan, perangkat daerah, dan RSUD.

Selain pejabat administrasi, dilantik pula pejabat fungsional seperti Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, dan lainnya. Pemkab berharap roda pemerintahan semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Polres Pasuruan Tingkatkan Peran Polisi RW untuk Dekatkan Layanan ke Pelosok

0

PASURUAN — Polres Pasuruan menggelar apel besar Polisi RW sebagai langkah awal peningkatan peran dan fungsi Polisi RW di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Pasuruan pada Senin (11/8/2025), dihadiri Kapolres Pasuruan beserta pejabat utama dan seluruh anggota Polisi RW dari jajaran Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla. menjelaskan, program ini bertujuan memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama di wilayah pelosok. Polisi RW diharapkan mampu menjalin komunikasi intensif dengan warga, menyerap aspirasi, sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

Dalam pelaksanaannya, Polisi RW akan terlibat langsung dalam penanganan masalah stunting dan gizi buruk, memberikan pendampingan kepada kelompok tani, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sebanyak 877 personel diterjunkan menjadi Polisi RW, yang berasal dari berbagai fungsi kepolisian dan tersebar di seluruh Polsek jajaran. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjembatani kebutuhan warga dengan pelayanan Polri, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat desa.

“Polisi RW bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat warga di setiap lingkungan. Mereka akan aktif mendengarkan, membantu, dan mencari solusi bersama atas permasalahan yang ada,” ujar Kapolres Pasuruan.

Program ini menjadi bagian dari strategi Polres Pasuruan untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan pelayanan kepolisian merata hingga ke pelosok.(Qomar)

Polres Pasuruan Galakkan Pasar Murah, 200 paket Beras di Polsek Winongam Ludes Terjual

0

PASURUAN – Polsek Winongan menyalurkan 1 ton beras dalam program Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Mapolsek Winongan, pada Senin (11/8/2025).

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, S.H., mengatakan kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga.

“Hari ini kami mendistribusikan 200 sak beras SPHP Bulog atau setara 1 ton kepada masyarakat. Per sak berisi 5 kilogram dengan harga Rp60.000 atau Rp12.000 per kilogram,” ujarnya.

Dalam penyaluran ini, setiap warga yang membawa KTP dapat membeli maksimal dua sak beras berukuran 10 kilogram. Seluruh stok 200 sak beras ludes terjual dengan total hasil penjualan sebesar Rp12 juta.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dihadiri Kapolsek Winongan beserta anggota, serta anggota Bhayangkari Polsek Winongan. Proses pembelian berlangsung tertib dan lancar.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan kondusif dan terkendali. Warga sangat antusias dan kami berharap ini bisa meringankan beban kebutuhan pangan mereka,” tambah AKP Nanang.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di tengah situasi harga bahan pokok yang cenderung berfluktuasi.(Qomar)

Meriah! Karnaval “Merpati Local Culture” Kelurahan Jati Warnai Peringatan HUT ke-80 RI

PROBOLINGGO,
Minggu (10/8) sore, suasana di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan diwarnai kemeriahan. Karnaval Merpati Local Culture, gelaran warga RW 1 dan RW 8 dalam rangka HUT ke-80 RI berhasil menyita perhatian masyarakat yang begitu antusias menonton di sepanjang jalan tersebut.

Karnaval yang menjadi agenda tahunan sejak tahun lalu ini melintasi rute Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Pelita, Jalan Lumajang, hingga Jalan Panglima Sudirman. Sebanyak 12 kontingen tampil memukau dengan berbagai kreasi yang memadukan budaya lokal, gerakan tari, busana tradisional, dan sentuhan khas Nusantara. Penampilan ini menjadi cerminan keberagaman budaya Indonesia sekaligus semangat persatuan bangsa.

Ketua RW 1, Abdul Fakir, mengungkapkan bahwa acara ini lahir dari swadaya masyarakat. “Acara ini adalah acara yang diinginkan warga sendiri, dan kami membantu mewujudkannya. Supaya lebih semangat, acara ini kita lombakan. Saya berharap kegiatan semacam ini akan terus terlaksana dengan meriah,” ujarnya.

Telah disiapkan hadiah untuk juara 1 tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Penilaian lomba fokus pada kreativitas dan keunikan, kekompakan dan kerapian, penampilan, serta unsur tambahan.

Salah satu juri, Feri, mengaku kagum dengan penampilan peserta. “Semua peserta bersemangat dan memukau dengan kreativitasnya masing-masing, serta kekompakan yang ditunjukkan dalam tampilan,” tuturnya.

Lurah Jati, Dedy Ristantama turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Karnaval ini adalah wujud kebersamaan dan cinta tanah air. Dengan semangat gotong royong, kita tunjukkan bahwa persatuan dan kerukunan adalah kekuatan terbesar kita sebagai bangsa Indonesia. Terima kasih kepada panitia dan warga yang telah memeriahkan,” katanya.

Dengan antusiasme yang begitu besar dari warga, Merpati Local Culture tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa.(Ali)

Polresta Banyuwangi Serta Polsek Jajaran Dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Puluhan Ton Beras Serentak di Berbagai Wilayah

BANYUWANGI— Gempurnews.com. Dalam rangka mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan, Polresta Banyuwangi berserta polsek Jajaran dan Bulog Kancah Banyuwangi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di berbagai wilayah, Minggu (10/8/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga melibatkan polsek jajaran yang mengadakan GPM diwilayahnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di tengah tren kenaikan harga bahan pokok.

“Beras SPHP dijual seharga Rp 12.000 per kilogram atau Rp 60.000 per kemasan 5 kilogram. Total stok yang disalurkan di GPM ini mencapai puluhan ton, tersebar di beberapa titik wilayah Banyuwangi,” ujar Kombes Pol. Rama.

Beberapa titik distribusi GPM. meliputi: Car Free Day depan Pemkab Banyuwangi, depan SD Negeri 1 Kepatihan, RTH Maron Genteng, Pasar Gendoh, Pasar Tegalsari, Rest Area Jambu Licin, Pasar Benculuk Cluring, halaman Polsek Giri, depan Masjid Dadapan Kabat, Dpn Indomaret Pesanggaran, Simpang 4 Pedotan Bangorejo, Depan Polsek Wongsorejo, Pasar Rogojampi, Pasar Glagah, Simpang Tiga Glenmore. RTH Karetan Purwoharjo, perempatan Dam Buntung Tegaldlimo, Lapangan Krajan Jajag Gambiran, RTH Ketapang Kalipuro. Depan Pasar Srono, Perliman Siliragung, pasar Muncar, Pasar Songgon.

“Kegiatan ini bentuk komitmen kami mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan,” tambah Kombes Pol. Rama.

Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, memastikan bahwa stok beras SPHP di gudang Bulog masih aman. Ia menegaskan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pangan murah berkualitas.

Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak yang datang sejak pagi untuk mendapatkan beras berkualitas medium. Dalam waktu singkat, semua beras habis terjual.

Dengan sinergi antara Polresta Banyuwangi, polsek jajaran, dan Bulog, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek menekan inflasi pangan sekaligus memperkuat koordinasi lintas lembaga demi ketahanan pangan di Banyuwangi.(*/Biro)

Serasa di Akademi Internasional, Komando ‘Roll Call Begin!’ Menggema di Apel Siswa Bintara SPN Polda Jatim

0

MOJOKERTO – Pemandangan tak biasa tersaji di Lapangan Catur Prasetyo, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, pada Senin (11/8/2025) pagi.

Sebanyak 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2025 melaksanakan Apel Batalyon dengan nuansa internasional.

Seluruh prosesi pelaporan, dari komandan peleton hingga instruksi pimpinan apel, dilaksanakan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris.

Di bawah langit pagi yang cerah, barisan tegap dan rapi para siswa telah terbentuk sempurna.

Apel Batalyon yang dipimpin langsung oleh Kepala Korps Siswa (Kakorsis) SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., dimulai dengan sebuah komando yang tegas dan jelas, memecah keheningan pagi.

“Roll Call begin, all platoon commanders report! (Panggilan Absen dimulai, semua komandan peleton melapor),” seru AKBP Agung Setyono.

Seketika, aura disiplin dan kesigapan terpancar. Komandan peleton paling kanan dengan sigap mengambil alih, suaranya lantang dan penuh keyakinan.

“Roll call begin! Attention to Chief of Students Corps! (Absensi dimulai! Perhatian kepada Ketua Korps Mahasiswa!),”tegas Komandan pleton paling kanan.

Para komandan peleton lainnya menjawab serempak dengan gerakan penghormatan yang presisi, “Salute up!”.

Setelah pimpinan apel membalas penghormatan, komando lanjutan terdengar, “Salute down!”

Momen inti pun tiba. Satu per satu, para komandan peleton maju menghadap Kakorsis untuk melaporkan kekuatan pasukannya.

Bukan dengan bahasa Indonesia, melainkan dengan artikulasi Bahasa Inggris yang fasih dan terstruktur.

Salah satu komandan peleton dari Kompi A memberikan laporan dengan detail.

“Report, Sir! Platoon 1, Company A, Total number: 25, Minus: 1, Present: 24, Remarks: 1 on Flat Duty, Report finished!”, ucapnya tegas.

AKBP Agung Setyono mendengarkan dengan saksama setiap laporan yang masuk.

Usai laporan diterima, ia memberikan instruksi balasan. “Reports received, back in line, carry on!”.

“Carry on!” jawab komandan peleton tersebut, sebelum kembali ke posisinya dengan langkah tegap.

Prosesi ini berlanjut hingga seluruh komandan peleton selesai melaporkan kondisi pasukannya.

Tak berhenti di situ, AKBP Agung Setyono kemudian menyampaikan arahan dan amanat apelnya juga dalam Bahasa Inggris.

Ia memberikan penekanan pada pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan tugas kepolisian di era globalisasi.

Terobosan dalam kegiatan apel ini mendapatkan apresiasi penuh dari pimpinan tertinggi SPN Polda Jatim.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan cerminan dari visi lembaga untuk mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul.

Menurutnya, penggunaan Bahasa Inggris dalam kegiatan formal seperti apel adalah langkah strategis untuk membiasakan para siswa dengan standar internasional.

“Lembaga pendidikan yang berkualitas yang hasil didiknya profesional, cerdas, bermoral, modern dan tercerahkan, maka proses belajarnya dibangun atas dasar moralitas, literasi kesadaran, tanggung jawab, disiplin, dan berbudaya,” ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Ia menambahkan, kemampuan berbahasa asing bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sebuah kompetensi wajib bagi anggota Polri di masa depan.

Hal ini sejalan dengan program prioritas Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi, yang salah satu pilarnya adalah peningkatan kualitas SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Kegiatan apel pagi itu pun ditutup dengan optimisme. Para siswa Diktukba Polri tidak hanya mendapatkan pelajaran tentang disiplin baris-berbaris, tetapi juga sebuah pelajaran berharga tentang education leadership dan pentingnya mempersiapkan diri untuk menjadi Polisi yang modern, profesional, dan siap bertugas di panggung dunia. (*)

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-80 Polres Ngawi Gelar Dzikir dan Doa Bersama

0

NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Kemerdekaan di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, pada Minggu malam (10/8/2025).

Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh Polsek jajaran Polres Ngawi Polda Jatim.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon yang diwakili Wakapolres Ngawi, Kompol Asrori Khadhafi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan, sekaligus momentum untuk mendoakan bangsa agar senantiasa diberikan kedamaian, keamanan, dan keberkahan.

“Dzikir dan doa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan serta melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata,” ujarnya.

Dengan Dzikir dan doa bersama ini juga diharapkan, kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Ngawi,Polda Jatim dapat terus terpelihara.

Selain anggota Polres Ngawi, turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah TNI yakni perwakilan dari Kodim 0805 Ngawi, Batalyon Armed 12 Ngawi, dan Ketua MUI Kab. Ngawi serta para ulama Kabupaten Ngawi.

“Sinergi TNI, Polri, dan tokoh agama ini diharapkan dapat semakin mempererat persatuan demi mewujudkan Indonesia yang aman dan damai,” pungkas Wakapolres Ngawi. (*)