Sampang, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura menyalurkan bantuan berupa gerobak dan modal usaha kepada dua orang mustahik di wilayah Sampang. Program ini menjadi wujud kepedulian sosial PLN dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat kecil, khususnya para pelaku usaha mikro yang tengah berjuang memperbaiki kondisi hidup mereka.
Bantuan pertama diberikan kepada Ibu Istianah, seorang janda tangguh yang berdomisili di Dusun Kendal, Desa Baruh, Sampang. Selama ini, ia mengandalkan penghasilan dari berjualan martabak dan jajanan di depan SD Panggung 2, hanya menggunakan meja sederhana. Sejak enam tahun lalu, pasca wafatnya sang suami, Ibu Istianah harus menghidupi keluarganya seorang diri, dengan penghasilan harian berkisar Rp40.000.
Melalui bantuan gerobak dan tambahan modal dari YBM PLN, diharapkan usaha kecil yang dijalankannya dapat tumbuh lebih baik dan memberikan penghasilan yang lebih layak. Ibu Istianah mengungkapkan rasa syukurnya kepada para donatur PLN, seraya mendoakan keberkahan atas kebaikan yang telah diterimanya.
Penerima manfaat kedua adalah Ibu Khoirul Umami, warga asal Desa Blega, Bangkalan, yang kini tinggal bersama suami di rumah kontrakan di Jalan Mutiara, Sampang. Pasangan ini menjalankan usaha kuliner berupa soto dan sate di depan kantor PLN ULP Sampang, meski hanya bermodal gerobak sederhana dan dana terbatas. Dengan penghasilan harian sekitar Rp75.000, mereka berupaya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Bantuan gerobak dan modal usaha dari YBM PLN diharapkan mampu memperkuat usaha kecil yang dijalankan Ibu Khoirul dan keluarga. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, serta mendoakan kesehatan dan kelancaran rejeki bagi seluruh muzaki PLN.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua YBM PLN UP3 Madura, Agus Mujiyono, kepada kedua penerima manfaat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik sekaligus bentuk pengabdian PLN dalam mengisi kemerdekaan dengan aksi nyata dan berkelanjutan.
“Melalui semangat kemerdekaan, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan membangun ekonomi kerakyatan, mulai dari lingkungan terdekat. Ini adalah kontribusi kecil untuk dampak yang lebih besar,” ujar Agus.
Program ini menjadi cerminan komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberi harapan dan peluang baru bagi mereka yang membutuhkan.


