Home Blog Page 336

Polres Sumenep Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba Tersangka Diamankan di Pelabuhan Pasongsongan

0

SUMENEP – Satresnarkoba Polres Sumenep Polda Jatim kembali menunjukkan komitmen tegasnya dalam memerangi peredaran narkoba.

Seorang pria berinisial S (35), warga Kabupaten Sampang, berhasil ditangkap saat membawa narkotika jenis sabu dengan berat kotor mencapai ±201 gram, dalam operasi yang digelar di area pelabuhan Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (1/8/2025) pekan lalu.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K mengatakan, saat diamankan Polisi, pelaku berada di sebuah gardu pelabuhan.

“Hasil penggeledahan, ditemukan Dua plastik bening berisi sabu yang disembunyikan di dalam kardus merah bertuliskan Nga’-Anga’ ayam crispy rempah,” ujar AKBP Rivanda, Selasa (5/8).

Polisi juga telah mengamankan barang bukti lainnya berupa handphone, kresek, tisu, dan sepeda motor turut diamankan.

“Total sabu yang disita mencapai berat bersih ±199,42 gram,” tambah AKBP Rivanda.

Saat diperiksa Polisi, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.

“Tersangka telah kami amankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,”ujar AKBP Rivanda.

Kapolres Sumenep menegaskan bahwa Polres Sumenep Polda Jatim tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sumenep.

“Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga generasi muda dari kehancuran akibat narkotika,” tegas AKBP Rivanda.

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Proses penyidikan tengah berlangsung, termasuk pemeriksaan saksi, pengiriman barang bukti ke Labfor, serta gelar perkara untuk penuntasan kasus. (*)

Jelang HUT RI ke-80 Polres Pasuruan Gandeng Mahasiswa, LSM, dan Media Bagikan 500 Bendera untuk Supir Truk dan warga perumahan

PASURUAN. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polres Pasuruan melalui Satuan Intelijen Keamanan (Intelkam) berkolaborasi dengan elemen mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), LSM, dan awak media membagikan sebanyak 500 bendera merah putih kepada para supir truk di kawasan Terminal Cargo, Luwung, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan inisiasi Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan sebagai bentuk kepedulian dalam menanamkan semangat nasionalisme di seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja sektor logistik.

Meskipun cuaca panas menyengat, semangat anggota Polres Pasuruan tak surut. Terlihat jajaran Satlantas dan Intelkam turut aktif membagikan bendera secara langsung bersama Kapolsek Beji dan Kasatlantas Polres Pasuruan yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat persatuan bangsa. Melalui pembagian bendera ini, kami ingin menumbuhkan semangat cinta tanah air, khususnya bagi para supir truk yang menjadi bagian penting dalam roda ekonomi nasional,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Senada dengan itu, Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Lubis Ibroril Chosam, S.A.P., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membumikan nilai-nilai kebangsaan.

“Bendera ini bukan sekadar simbol, tetapi pengingat tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk mencintai dan menjaga NKRI,” tegasnya.

Salah satu supir truk lintas provinsi, Yono, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Polres Pasuruan. Ia mengaku bangga bisa ikut menyemarakkan HUT RI dengan mengibarkan bendera merah putih di kendaraannya.

“Kami sangat menghargai inisiatif ini. Semoga ke depan hubungan Polri dan masyarakat semakin erat,” tuturnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Para mahasiswa dan perwakilan LSM berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan yang terus berkobar, Polres Pasuruan berkomitmen menjaga persatuan bangsa melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

LOWONGAN PERANGKAT DESA MANCILAN UNTUK JABATAN KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN (KASI KESRA)

0

JOMBANG – gempurnews.com. Pemerintahan Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, menyelenggarakan proses seleksi calon perangkat desa untuk mengisi posisi Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) yang kosong.

Proses seleksi dimulai dengan pendaftaran calon perangkat desa dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 juli sampai dengan 30 Juli 2025 dengan melibatkan tim seleksi perangkat desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang di ketua oleh Sekdes Irsyad Ramadhan S.pd dan Sekretaris Syaifudin Kasi Pemerintahan Desa Mancilan.

Seleksi perangkat desa ini dirancang untuk menjaring individu yang kompeten dan berkualitas untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Kasi Kesra. Adapun tahapan seleksi yang wajib diikuti oleh para calon meliputi ujian tertulis, praktik penggunaan perangkat lunak Microsoft Word dan Excel, serta wawancara. Ujian tertulis bertujuan untuk mengukur pemahaman calon terkait peraturan perundang-undangan yang berlaku, pengetahuan umum pemerintahan, serta wawasan tentang bidang kesejahteraan masyarakat. Ujian praktik bertujuan untuk menilai kemampuan teknis calon dalam mengoperasikan program komputer yang relevan dengan tugas keseharian Kasi Kesra. Sementara itu, tahap wawancara dilakukan untuk menggali lebih dalam motivasi, komitmen, serta kemampuan komunikasi dan interpersonal calon.

Proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini diharapkan dapat menghasilkan Kasi Kesra yang mumpuni dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mancilan. Keberadaan Kasi Kesra yang handal merupakan aset penting bagi pemerintahan desa dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program pembangunan desa, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Mancilan Atim Ridwan berkomitmen dalam perekrutan perangkat desa ini tidak ada transaksional jabatan, dan sudah ada 9 (sembilan) orang yang sudah mendaftar berita acara sudah di pasang dan diumumkan di depan kantor pelayanan desa Mancilan ” tidak ada proses transaksional untuk jabatan ini mas, dan sudah 9 orang yang mendaftar untuk berita acara sudah di Pampang di depan kantor pelayanan desa” Kata Atim Ridwan pada Jurnalis gempurnews.com. ( Adi Facdiar ).

Panen Raya Jagung di Malang, Wujud Nyata Komitmen Polri dalam Ketahanan Pangan Nasional

POLDA JATIM – Suasana semarak panen raya jagung menyelimuti hamparan lahan pertanian di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025). Ribuan tongkol jagung berwarna keemasan menandai keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo ikut merasakan dan memetik jagung. Ia pun menyapa para petani dan ikut memanen hasil bumi bersama kelompok tani serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Panen raya ini merupakan puncak dari program kolaboratif antara Polres Malang, kelompok tani, unsur Forkopimda, serta sektor swasta, termasuk PT Syngenta Indonesia dan Bulog.

Program ini bukan hanya sekadar kegiatan pertanian, melainkan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan memulihkan ekonomi rakyat pasca pandemi dan tantangan global.

Sebanyak 200 hektare lahan jagung yang dikelola 354 petani lokal dipanen serentak. Dengan masa tanam antara 105 hingga 115 hari, estimasi hasil panen mencapai 8 hingga 10 ton per hektare.

Berdasarkan perhitungan kelompok tani, rata-rata pendapatan bersih petani dari panen kali ini menembus angka Rp55 juta per hektare.

“Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tapi juga hasil sinergi semua pihak. Polri siap terus mendukung program pertanian sebagai bagian dari solusi pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan,” ujar Komjen Dedi di lokasi.

Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari penanaman serentak yang dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya di lahan yang sama. Saat itu, Polres Malang terlibat aktif dalam pendampingan dan fasilitasi, mulai dari tahap persiapan lahan hingga distribusi benih.

PT Syngenta Indonesia berkontribusi penting dalam program ini dengan menyediakan bibit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas petani. Di sisi hilir, Bulog mengambil peran dalam penyerapan dan distribusi hasil panen, sehingga petani tidak perlu khawatir mengenai pemasaran.

Komjen Dedi menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukanlah hal simbolik semata.

“Ini adalah wujud nyata peran Polri di sektor strategis. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini. Kehadiran Polri bukan hanya soal keamanan, tapi juga memastikan petani bisa sejahtera,” tegasnya.

Model kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan lembaga distribusi pangan seperti Bulog. Menurutnya, hal ini patut dijadikan contoh untuk wilayah lain di Indonesia dengan sinergi, swasembada pangan bukan sekadar wacana, tetapi visi yang bisa diwujudkan.

Panen raya di Desa Rembun ini bukan hanya soal jagung, tetapi juga tentang harapan, kesejahteraan, dan ketangguhan bangsa menghadapi masa depan.

“Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tapi juga hasil sinergi semua pihak,” pungkasnya.

Polres Probolinggo Bersama Balai Besar TNBTS Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau

PROBOLINGGO,– Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan kawasan hutan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar Apel Siaga Perlindungan Kawasan di Lembah Watangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, Polisi Kehutanan (Polhut), Masyarakat Mitra Polhut, serta mahasiswa kehutanan.

Apel siaga ini bertujuan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS, terutama memasuki musim kemarau Agustus–Desember 2025.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahya Nugraha, dalam amanatnya menyampaikan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kelestarian kawasan TNBTS.

“Selain memiliki keindahan alam, kawasan TNBTS juga kaya akan keanekaragaman hayati serta budaya lokal yang harus kita lestarikan bersama,” kata Rudijanta.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur, baik dari Polri, BPBD, maupun elemen masyarakat dalam penanggulangan karhutla.

Menurutnya, sinergi tersebut merupakan modal penting dalam membangun kesepahaman kolektif untuk menjaga kemanfaatan kawasan TN BTS dari berbagai ancaman, termasuk kebakaran hutan.

“Sejak ditetapkan pada tahun 1982 dan dikukuhkan secara resmi melalui keputusan Menteri Kehutanan pada tahun 2005, TNBTS mengemban tiga tugas utama yaitu perlindungan, pengawetan keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujar Rudijanta.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menuturkan, pentingnya menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi, lindung, dan produksi.

Pihaknya menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi di kawasan TNBTS, seperti pencurian, perburuan satwa, serta kebakaran hutan, yang menjadi ancaman serius terhadap keberlangsungan ekosistem.

“Mengacu pada kejadian karhutla tahun 2023 yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas wisata. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada wisatawan agar  mematuhi peringatan dan peraturan yang disampaikan petugas agar kejadian tersebut tidak terulang apalagi saat ini sedang musim kemarau,” ucap AKBP Latif.

Apel Siaga ditutup dengan pemeriksaan peralatan pemadam kebakaran hutan serta simulasi penanggulangan karhutla oleh tim gabungan. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman berkat dukungan pengamanan dari Polres Probolinggo, Polda Jatim. (*)

Kades Sumbersuko Moh.Taufik Lantik Tiga perangkat Desa Terpilih.

Lumajang, Gempur News.

Rabu, 6 Agustus 2025, Pemerintah Desa Sumbersuko menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa yang baru. Acara ini berlangsung di Balai Desa Sumbersuko dan dihadiri oleh pejabat kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga desa. Suasana penuh haru dan semangat memenuhi ruangan saat ketiga perangkat desa terpilih dilantik dan diambil sumpahnya.

Kepala Desa Sumbersuko, Moh. Taufik, melantik tiga perangkat desa terpilih, yaitu:

  • Kaur Umum
  • Kasun Suko 1
  • Kasun Krajan

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumbersuko menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan amanah dan profesional. “Kami berharap pejabat yang baru dilantik dapat bekerja sama dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Sumbersuko. Mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan desa kita,” ujarnya dengan penuh semangat.

Camat Sumbersuko, Atma Teguh Priambudi, juga menyampaikan bahwa dengan dilantiknya tiga perangkat desa ini, maka kekosongan jabatan perangkat desa sudah terisi semua. “Maka nanti bisa membantu pak Kepala Desa melayani masyarakat dengan baik. Kami berharap perangkat desa yang baru dilantik dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa ini berlangsung dari pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB dan dihadiri oleh Muspika Kecamatan Sumbersuko, perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Desa Sumbersuko. Suasana acara penuh dengan keakraban dan kekeluargaan, mencerminkan semangat gotong royong dan kerja sama yang kuat di antara masyarakat Desa Sumbersuko.

Dengan pelantikan ini, diharapkan pemerintahan Desa Sumbersuko semakin lengkap dan sempurna dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga dengan ini, Desa Sumbersuko bisa semakin maju dan berkembang, serta masyarakatnya dapat menikmati kesejahteraan dan kemakmuran yang lebih baik dan lebih nyaman.( Joe/BB).

Rapat Koordinasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Ulujami 2025

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang mengadakan Rapat Koordinasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana ( KSB) yang diselenggarakan di aula Kecamatan Ulujami dihadiri dari Kementerian Sosial,Dinas Sosial Provinsi,Dinas Sosial Kabupaten Pemalang,Camat Ulujami,Tagana dan Warga dari Kecamatan Ulujami. Rabu ( 6/8/25).

Kegiatan diawali dengan pembukaan dari Camat Ulujami Mukhibin, dalam sambutannya Ia mengungkapkan bahwa Kecamatan Ulujami yang terdiri dari 18 Desa, dan ada 11 Desa dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi terutama bencana Rob.

Pembentukan Kampung Siaga Bencana ( KSB) ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dalam rangka mengantisipasi dan kesiapan warga untuk siap siaga terhadap resiko bencana, kesiapsiagaan warga menjadi faktor utama untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.”ujar Camat.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini Camat Mukhibin berharap melalui kegiatan ini akan mendukung terwujudnya komunitas yang siapsiaga dan mampu bertindak cepat ketika bencana rob terjadi khususnya di daerah yang terkena bencana.”harapnya.

lebih lanjut disampaikan oleh Kepala Bidang Dayalinjamsos Kabupaten Pemalang, Yustina Meiningtiyas.,M.KM.,M.Kes., bahwa rapat koordinasi ini lebih memberikan arahan strategis terkait pentingnya peran masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.

Ia menekankan bahwa KSB harus mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat sekaligus menjadi penghubung masyarakat dan Pemerintah.”ucapnya.

Ia berharap dengan terbentuknya KSB ini masyarakat Kecamatan Ulujami khususnya di 11 desa yang terkena bencana rob dapat lebih siap dalam menghadapi bencana rob,sehingga mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan,dan ini adalah langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan sadar akan pentingnya mitigasi bencana.”ujarnya.

Senada disampaikan oleh Penyuluh Sosial Ahli Madya Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos,Kus Budiharto., bahwa proses pembentukan KSB harus bisa mengidentifikasi daerah rawan bencana dalam pemetaan daerah yang rentan terhadap bencana tertentu, persiapan dan sosialisasi untuk memberikan pelatihan pemahaman kepada masyarakat tentang mitigasi bencana termasuk teori dan simulasi.”pungkasnya.

Lebih lanjut di jelaskan untuk penyediaan fasilitas seperti membangun lumbung sosial dan gardu sosial sebagai pusat kegiatan dan logistik penanggulangan bencana. “Tutupnya.

(Yn26)

PLN ULP Ambunten Sosialisasikan Bahaya Listrik kepada Warga Desa Rajun dalam Semarak HUT ke-80 RI

0

Sumenep, 6 Agustus 2025 — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN ULP Ambunten menggelar kegiatan sosialisasi bahaya ketenagalistrikan kepada masyarakat Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (6/8) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan keandalan jaringan listrik selama perayaan hari kemerdekaan. Tim dari PLN ULP Ambunten hadir langsung ke tengah warga, terdiri dari Manager ULP Ambunten, Rustam Bachtiar, didampingi oleh Team Leader K3L dan Team Leader Pelayanan Pelanggan.

Dalam kegiatan tersebut, tim PLN memberikan pemaparan mengenai sistem ketenagalistrikan PLN, manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari, serta potensi bahaya yang dapat ditimbulkan jika kelistrikan tidak ditangani dengan bijak.

Secara khusus, warga diberikan edukasi mengenai jarak aman pemasangan umbul-umbul dan lampu hias dalam menyambut perayaan HUT ke-80 RI. Hal ini penting guna mencegah risiko kecelakaan seperti sengatan listrik, korsleting, atau bahkan kebakaran akibat pemasangan atribut yang terlalu dekat dengan jaringan listrik.

“Masyarakat perlu terus diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri dan lingkungan, terutama dalam suasana semarak seperti peringatan Hari Kemerdekaan ini. Kami berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, risiko-risiko yang berkaitan dengan listrik dapat diminimalkan,” ujar Rustam Bachtiar, Manager PLN ULP Ambunten.

Warga Desa Rajun menyambut positif kegiatan ini. Antusiasme terlihat dari aktifnya para tokoh masyarakat dalam berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar keamanan kelistrikan di lingkungan mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Rumah Sosial Pasongsongan, Bapak Fatorrachman, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda desa yang berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, PLN berharap masyarakat dapat merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan meriah, tertib, dan yang terpenting, tetap aman dari bahaya kelistrikan.

Sambut HUT ke-80 RI, YBM PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan untuk Ponpes Nurul Cholil Bangkalan

0

Bangkalan, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura menyalurkan bantuan sosial untuk Pondok Pesantren Nurul Cholil yang berlokasi di Jl. KH. Moh. Kholil Gang 3/10, Demangan, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung dunia pendidikan dan keagamaan di wilayah Madura.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil, KH. Abdullah Zubair. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Manager ULP Bangkalan, Mohammad Ilham, serta perwakilan Muzaki PLN.

Bantuan yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PLN melalui YBM terhadap keberlangsungan kegiatan pesantren, khususnya dalam mendukung para santri dalam proses menuntut ilmu.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pondok dan para santri, serta menjadi wujud kontribusi PLN dalam memperingati kemerdekaan dengan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Fahmi Fahresi.

Pihak Pondok Pesantren Nurul Cholil menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mereka berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi mendukung pendidikan berbasis keagamaan di Madura.

Melalui kegiatan ini, YBM PLN tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mengisi kemerdekaan dengan aksi konkret yang membawa manfaat luas dan berkelanjutan.

Sambut HUT ke-80 RI, YBM PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan Usaha untuk Mustahik di Sampang

0

Sampang, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura menyalurkan bantuan berupa gerobak dan modal usaha kepada dua orang mustahik di wilayah Sampang. Program ini menjadi wujud kepedulian sosial PLN dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat kecil, khususnya para pelaku usaha mikro yang tengah berjuang memperbaiki kondisi hidup mereka.

Bantuan pertama diberikan kepada Ibu Istianah, seorang janda tangguh yang berdomisili di Dusun Kendal, Desa Baruh, Sampang. Selama ini, ia mengandalkan penghasilan dari berjualan martabak dan jajanan di depan SD Panggung 2, hanya menggunakan meja sederhana. Sejak enam tahun lalu, pasca wafatnya sang suami, Ibu Istianah harus menghidupi keluarganya seorang diri, dengan penghasilan harian berkisar Rp40.000.

Melalui bantuan gerobak dan tambahan modal dari YBM PLN, diharapkan usaha kecil yang dijalankannya dapat tumbuh lebih baik dan memberikan penghasilan yang lebih layak. Ibu Istianah mengungkapkan rasa syukurnya kepada para donatur PLN, seraya mendoakan keberkahan atas kebaikan yang telah diterimanya.

Penerima manfaat kedua adalah Ibu Khoirul Umami, warga asal Desa Blega, Bangkalan, yang kini tinggal bersama suami di rumah kontrakan di Jalan Mutiara, Sampang. Pasangan ini menjalankan usaha kuliner berupa soto dan sate di depan kantor PLN ULP Sampang, meski hanya bermodal gerobak sederhana dan dana terbatas. Dengan penghasilan harian sekitar Rp75.000, mereka berupaya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bantuan gerobak dan modal usaha dari YBM PLN diharapkan mampu memperkuat usaha kecil yang dijalankan Ibu Khoirul dan keluarga. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, serta mendoakan kesehatan dan kelancaran rejeki bagi seluruh muzaki PLN.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua YBM PLN UP3 Madura, Agus Mujiyono, kepada kedua penerima manfaat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik sekaligus bentuk pengabdian PLN dalam mengisi kemerdekaan dengan aksi nyata dan berkelanjutan.

“Melalui semangat kemerdekaan, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan membangun ekonomi kerakyatan, mulai dari lingkungan terdekat. Ini adalah kontribusi kecil untuk dampak yang lebih besar,” ujar Agus.

Program ini menjadi cerminan komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberi harapan dan peluang baru bagi mereka yang membutuhkan.