Home Blog Page 36

Polres Kediri Berhasil Amankan Tersangka Peracik Mercon Yang Meledak pada Malam Takbir

0

Kediri– Kasus ledakan yang terjadi di pekarangan kebun bambu Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Kediri Polda Jatim.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (20/3/2026) tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka berat.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. menjelaskan, pengungkapan kasus dilakukan setelah serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

“Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan diketahui bahan peledak atau mercon tersebut dibeli dan diracik oleh tersangka,” ujar AKP Joshua.

Ledakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di pekarangan kebun bambu milik warga. Saksi mendengar ledakan keras disusul beberapa ledakan kecil, lalu menemukan salah satu korban dalam kondisi luka berat sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka bakar serius, termasuk dua korban yang mengalami trauma amputasi pada bagian tangan dan kaki. Ketiganya sempat mendapatkan penanganan medis di RS HVA Tulungrejo Pare.

AKP Joshua menambahkan, setelah kejadian, tersangka sempat membantu membawa korban ke rumah sakit, namun kemudian melarikan diri. Petugas lalu melakukan pelacakan hingga akhirnya mengetahui keberadaan tersangka.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka MNB (22) berhasil diamankan pada Selasa (31/3/2026) dini hari di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Beliau.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui membeli bahan petasan secara daring dan meraciknya bersama para korban sebelum terjadi ledakan. Saat pengisian bahan ke dalam selongsong, tersangka sempat meninggalkan lokasi, kemudian ledakan terjadi tidak lama setelahnya.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, meliputi mercon aktif, selongsong petasan, sumbu, bubuk mercon, pipa paralon, dan peralatan yang diduga digunakan untuk meracik bahan peledak. Dua unit telepon genggam yang diduga terkait pembelian bahan juga turut diamankan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau meracik bahan peledak secara mandiri karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa,” tegas AKP Joshua.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bahwa penggunaan bahan peledak secara ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Soroti Ruang Belajar Di TK Sultan Agung, Wabup Sidoarjo Juga Berikan Sentuhan Kepedulian Kepada Anak Anak.

Sidoarjo | Gempurnews – Gembiranya tawa polos anak-anak menggema di halaman TK Dharma Wanita Persatuan Sultan Agung, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/4/2026). Keceriaan itu semakin lengkap saat Wakil Bupati Mimik Idayana hadir langsung menyapa mereka dengan penuh kehangatan.
Dengan senyum ramah, Mimik menyapa satu per satu siswa yang tampak antusias. Tangan-tangan kecil terulur menerima bingkisan sederhana, namun penuh makna. Bagi anak-anak itu, kehadiran seorang pemimpin bukan sekadar kunjungan resmi, melainkan momen bahagia yang akan mereka kenang.
Di tengah suasana hangat tersebut, Mimik juga menyempatkan diri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada para guru. Ia mengungkapkan rasa hormatnya atas pengabdian para pendidik yang dengan sabar menanamkan nilai dan membentuk karakter generasi penerus sejak usia dini.
Namun, di balik tawa yang menghangatkan hati, terselip keprihatinan yang tak bisa diabaikan. Saat meninjau ruang kelas di TK Sultan Agung, Mimik menemukan kondisi plafon yang mulai rapuh. Sebuah kenyataan yang mengingatkan bahwa di tempat anak-anak belajar dan bermimpi, keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Temuan tersebut menjadi alarm bagi semua pihak. Ruang belajar seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman, bukan menyimpan potensi risiko. Anak-anak yang setiap hari datang dengan semangat, berhak mendapatkan lingkungan yang melindungi mereka sepenuhnya.
Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan jumlah 44 siswa dan tiga tenaga pendidik, mereka terus berupaya memberikan pendidikan terbaik, meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dimulai dari ruang-ruang kecil seperti taman kanak-kanak. Di sanalah mimpi anak-anak tumbuh, dan di sanalah pula tanggung jawab bersama diuji—untuk memastikan setiap anak belajar dalam rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.(Yl)

Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Gantung Bantaragung di Pemalang, Perkuat Akses dan Konektivitas Warga

GempurNews | Pemalang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung yang menghubungkan Dusun Bantaragung, Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading dengan Dusun Kalilanang, Desa Payung, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan gantung Bantaragung ini merupakan hasil kerja sama antara Kodam IV/Diponegoro dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses penghubung antarwilayah.

Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro di wilayah Kodim 0711/Pemalang, sekaligus wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Setibanya di lokasi kegiatan di Dusun Kalilanang, Desa Payung, Pangdam didampingi Kepala BBPJN Jawa Tengah–DIY Muhammad Ikbal Tamher, S.T., M.T., disambut oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., serta Bupati Pemalang Anom Widyantoro bersama jajaran Forkopimda, para perwira staf, Danramil, kepala desa, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widyantoro menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam IV/Diponegoro beserta jajaran TNI atas kontribusi nyata dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari TNI, termasuk dukungan material seperti aramco dan jembatan bailey yang sangat membantu penanganan bencana banjir di wilayah Kabupaten Pemalang. Ke depan, kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, SE., M. Han., menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program strategis nasional untuk membuka keterisolasian wilayah.

“Program pembangunan jembatan gantung ini merupakan program dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memberikan akses bagi masyarakat, khususnya di daerah terisolir, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih mudah, aman, dan lancar,” ungkapnya.

Pangdam juga menambahkan, pembangunan infrastruktur serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Pemalang, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses transportasi.

Rangkaian kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Pangdam IV/Diponegoro, dilanjutkan pemotongan tumpeng bersama Danrem 071/Wijayakusuma dan Forkopimda Kabupaten Pemalang. Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan meninjau langsung kondisi jembatan gantung yang telah selesai dibangun.

Keberadaan Jembatan Gantung Bantaragung diharapkan menjadi sarana vital yang mampu menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari. Jembatan ini sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Bodeh, sehingga membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pemalang.

(yn26)

Halal Bi Halal Perumda Tirta Mulia Pemalang : Sarana Memperkuat Kekompakan Antar Pegawai Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat

GempurNews | Pemalang – Momentum halalbihalal dimanfaatkan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia Kabupaten Pemalang untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi kerja. Kegiatan tersebut digelar di halaman kantor PDAM Tirta Mulia, Rabu (1/4/2026), dan dihadiri Bupati Pemalang beserta jajaran pemerintah daerah.

Direktur Teknik PDAM Tirta Mulia, Djulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga sarana memperkuat kekompakan antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan kerja yang solid dan komunikasi yang baik, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai pihak di luar instansi, sangat penting untuk mendukung peningkatan pelayanan air bersih di Kabupaten Pemalang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi dan kekompakan dalam bekerja serta dalam membangun komunikasi, baik di lingkungan kantor maupun dengan masyarakat dan instansi lainnya. Hal tersebut tentu berdampak pada peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Pemalang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir didampingi Ketua TP PKK Noor Faizah Maenofie serta sejumlah pejabat daerah, berharap PDAM Tirta Mulia terus berkembang menjadi perusahaan daerah yang maju dan berdaya saing.

Ia mendorong agar PDAM mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan distribusi air bersih bagi masyarakat.
“Harapannya PDAM Tirta Mulia bisa menjadi perusahaan daerah yang semakin kuat, tidak hanya di tingkat Jawa Tengah tetapi juga mampu bersaing secara nasional,” kata Anom.

Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan daerah salah satunya dapat dilihat dari luasnya cakupan pelayanan kepada masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang terlayani dengan baik, maka kinerja perusahaan pun akan semakin optimal.

Ia mengajak seluruh jajaran PDAM Tirta Mulia untuk terus bekerja dengan semangat dan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pemerintah daerah.

“Jika pelayanan semakin baik, tentu pendapatan perusahaan juga akan meningkat. Itu menjadi indikator keberhasilan sebuah BUMD yang dikelola oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XII : Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Untuk Peningkatan Kualitas SDM

Gempurnews | Pemalang – Sebelumnya muncul isu yang menyatakan bahwa Pemerintah akan menerapkan skema sekolah daring untuk menghemat komsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan pasokan energi global akibat konflik geopolitik di Timu Tengah, dan wacana ini sempat beredar di tengah masyarakat mengenai sistem pembelajaran daring mulai April 2026.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XII melalui Kasi SMA / SLB, Lebdo Wiharso memastikan tidak ada pembelajaran secara Daring sebagai dampak kebijakan Pemerintah dalam penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik, pernyataan ini disampaikan di ruang kerjanya. Rabu ( 1/4/26).

Kasi SMA / SLB Lebdo Wiharso juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM) khususnya di bidang Pendidikan. Ia juga menyampaikan proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learing loss, oleh karena itu pembelajaran siswa harus tetap di jalankan dengan tatap muka seperti biasa. “tegas Lebdo Wiharso.

Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Wilayah XII untuk kebijakan Work From Home ( WFH) atau berkerja dari rumah, untuk para ASN yang rencananya akan di berlakukan setiap hari Jumat dalam rangka menjaga efektivitas kerja sekaligus mendorong efesiensi bahan bakar minyak ( BBM) dan keputusan tersebut masih menunggu surat edaran resmi dari Pemprov Jateng.

WFH bukan berarti libur tetapi seluruh ASN wajib melaksanakan tugas sesuai perannya masing masing untuk melakukan presensi secara komitmen serta melaporkan hasil kinerjanya sebagai bentuk akuntabilitas kerjannya. “tambahnya.

(yn26)

Harga Cabai Mulai Turun, Polres Pasuruan Jamin Stok Pangan Aman

PASURUAN — Harga cabai di Pasar Bangil mulai menunjukkan tren penurunan pasca-Lebaran. Polres Pasuruan melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil.

Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.

“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.

Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.

Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.

“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.

Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil.

Polres Pasuruan Wujudkan Seleksi Polri 2026 yang Bersih dan Humanis

PASURUAN – Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan pakta integritas.

Kegiatan tersebut digelar di Rupatama Polres Pasuruan pada Selasa (31/3/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh peserta calon Taruna Akpol, calon Bintara, serta Tamtama Polri, juga dihadiri jajaran pejabat utama dan perwakilan orang tua peserta.

Kabag SDM Polres Pasuruan, Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa pakta integritas menjadi landasan penting dalam menjaga kualitas proses seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas ini merupakan komitmen kami untuk menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sesuai kebijakan Polri.

Selain itu, pihaknya juga mencatat jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini jumlah pendaftar Akpol sebanyak 10 orang dan Bintara 83 orang. Secara umum terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, turut menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas seleksi.

“Kami memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri di Polres Pasuruan berjalan objektif dan tanpa pungutan liar. Siapapun yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi, itulah yang akan lolos,” tegasnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi pembukaan oleh MC, pembacaan doa, sambutan Karo SDM Polda Jatim, arahan Kabag Dalpers Ro SDM Polda Jatim, hingga penutup.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib sebagai wujud keseriusan Polres Pasuruan dalam menghadirkan seleksi anggota Polri yang berintegritas.

Seleksi Ketat Honda Kepri Hasilkan Talenta Unggul untuk Ajang Nasional KLHN 2026

Kepulauan Riau – Sebagai bagian dari rangkaian Kontes Layanan Honda Regional Kepulauan Riau 2026 yang telah dilaksanakan pada Februari lalu, jaringan Honda wilayah Kepulauan Riau melanjutkan tahapan seleksi untuk kategori Dealer/AHASS Head dan Customer Retention Officer (CRO). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk berkompetisi di tingkat nasional dalam ajang Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2026. (28/4)

Sebanyak 15 peserta Dealer/AHASS Head dan 10 peserta Customer Retention Officer mengikuti proses seleksi ketat yang dilakukan secara komprehensif. Pada tahap awal, masing-masing kategori disaring menjadi 5 peserta terbaik yang melaju ke tahap berikutnya. Adapun penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari grooming, kemampuan komunikasi (artikulasi, intonasi, dan bahasa tubuh), kepercayaan diri, hingga sistematika penyusunan materi dan presentasi berbasis metode 8 Step. Selain itu, peserta juga dinilai dari originalitas ide, keterlibatan tim dalam proyek, penggunaan data, hasil dan dampak proyek terhadap bisnis Honda.

Untuk kategori Dealer/AHASS Head, persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya Bakri dari PT CDN Sales Office Mukakuning berhasil meraih juara pertama, disusul Dede Alberto dari PT CDN Capella Service Centre Mukakuning sebagai juara kedua, serta Peter Lim dari PT Indoprof Motor Sejati di posisi ketiga.

Sementara itu, pada kategori Customer Retention Officer (CRO), Ema Nuranggraini dari PT CDN Sales Office Bengkong berhasil keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh Zulfa Lidia dari PT Dinamik Intan Pimasda sebagai juara kedua, dan Nabilla Elva dari PT CDN Sales Office Tanjung Pinang sebagai juara ketiga.

Seluruh peraih juara pertama di masing-masing kategori selanjutnya akan mewakili wilayah Kepulauan Riau untuk berkompetisi pada Kontes Layanan Honda tingkat Nasional yang akan diselenggarakan pada 13–17 Juli 2026, dengan mengusung tema “Satu Hati Indonesia: Membangun Kedekatan, Menghadirkan Kehangatan”.

Syaiful, Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.

“Melalui kempetisi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap insan Honda memiliki kompetensi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu memahami kebutuhan konsumen secara lebih mendalam. Ini merupakan wujud nyata semangat sinergi bagi negeri dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Syaiful.

Melalui kegiatan ini, Honda wilayah Kepulauan Riau optimistis dapat mengirimkan perwakilan terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional, sekaligus terus memperkuat kualitas layanan yang profesional, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kepuasan konsumen. (Gokkon)

Personel Sat Tahti Polres Ogan Ilir Pastikan Keamanan Tahanan Tetap Terjaga

Ogan Ilir, gempurnews.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah tahanan, personel Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Ogan Ilir secara rutin melaksanakan kegiatan kontrol dan pengecekan tahanan, khususnya pada jam-jam rawan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa malam (31/03/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di Rutan Polres Ogan Ilir. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh meliputi pengecekan jumlah tahanan, kondisi ruang tahanan, gembok, terali besi bagian dalam dan luar, serta administrasi seperti buku mutasi dan surat perintah penahanan.

Selain itu, personel juga memastikan barang bawaan tahanan dalam kondisi aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna mencegah adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan personel dalam melaksanakan tugas penjagaan tahanan. “Kontrol tahanan harus dilakukan secara rutin dan maksimal, terutama pada jam rawan, untuk memastikan tidak terjadi gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Dari hasil kegiatan pengecekan, seluruh fasilitas dalam kondisi baik dan tidak ditemukan adanya kerusakan. Jumlah tahanan tercatat sebanyak 4 orang dan seluruhnya dalam keadaan lengkap.

Secara keseluruhan, situasi dan kondisi di Rutan Polres Ogan Ilir terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

BANGUNAN PASAR PLOSO UNTUK KALI KEDUA AMBRUK LBHAM MINTA BUPATI JOMBANG BERTANGGUNG JAWAB

JOMBANG – gempurnews com. Peristiwa bangunan ambruk pasca revitalisasi pasar Ploso ini yang kali kedua, pasti menimbulkan kerugian materi dan potensi korban jiwa, kejadian ini juga menunjukkan adanya kegagalan dalam sistem struktur bangunan.

Suasana mencekam menyelimuti pasar Ploso Kabupaten Jombang pada Senin (30/3/2026) sore. Salah satu bangunan di area pasar Poloso hasil revitalisasi tersebut tiba-tiba ambruk, menyebabkan kepanikan luar biasa hamper saja menelan korban jiwa.
Ambruknya bangunan Pasar Ploso memicu tanda tanya besar di masyarakat. Pasalnya, bangunan ini tergolong baru seumur jagung. Bahkan, pasar ini baru saja selesai menjalani program revitalisasi hanya berselang sekitar 2 bulan sebelum insiden ini terjadi. Padahal, proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari APBD provinsi Jawa Timur.

LBHAM mempertanyakan Secara analisis teknis kualitas material, desain structural, pelaksanaan konstruksi, modifikasi bangunan, mengingat bangunan ini baru saja selesai dibangun, namun baru seumur jagung sudah ambruk. Wajib dilakukan penyelidikan, berdasarkan regulasi dan praktik hukum di Indonesia, ambruknya bangunan dikategorikan sebagai kegagalan bangunan, yang menuntut investigasi menyeluruh. Maka LBHAM mendorong kepada POLDA Jawa Timur untuk melakukan Analisis penyebab keruntuhan, pemeriksaan sisa struktur yang masih berdiri, identifikasi kesalahan desain atau pelaksanaan, penyusunan laporan teknis dan rekomendasi perbaikan atau pembongkaran total.

Penyelidikan diperlukan untuk memastikan penyebab pasti runtuhnya bangunan, apakah karena kelalaian dalam perencanaan, pelaksanaan, atau pengawasan. Yang melibatkan pemeriksaan teknis menyeluruh yang dikenal sebagai forensic engineering. LBHAM mendorng Aparat penegak hukum, POLDA Jawa Timur membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, meminta keterangan ahli untuk menganalisis kegagalan konstruksi tersebut, POLDA Jawa Timur harus berani menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan bangunan tersebut serta adakah tindakan korupsi dalam proyek revitalisasi pasar Ploso tersebut.

“Jangan menunggu ambruk yang kali ketiga baru mengambil Tindakan, audit dan evaluasi struktur secara berkala adalah investasi keselamatan jangka Panjang. Bupati wajib bertanggung jawab atas ambruknya bangunan pasar Ploso, karena pasar tersebut dikelola Pemda, berdasarkan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (telah diubah dalam Perppu Cipta Kerja). Tanggung jawab ini mencakup pengawasan teknis (SLF), penanganan korban, hingga perbaikan, karena pasar merupakan fasilitas publik di bawah naungan dinas”, ujar aktivis HAM.

Ketua LBHAM (Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia) Gus Faiz sapaan akrapnya, menegaskan tidak ada toleransi terhadap kelalaian yang membahayakan keselamatan manusia, menyusul insiden ambruknya bangunan pasar Ploso kali kedua ini. Ia meminta kepada Bupati Jombang untuk mengambil langkah tegas dalam menjamin keamanan publik.

“Keselamatan nyawa rakyat adalah hal yang tidak bisa ditawar, Rakyat harus merasa aman dalam beraktivitas di pasar Ploso, oleh karenanya Bupati Jombang harus mengambil langkah tegas”.

“Jika bangunan pasar Ploso ambruk akibat kelalaian dalam pengawasan atau ketidak patuhan terhadap standar konstruksi, pihak yang bertanggung jawab harus dikenai sanksi pidana berdasarkan Pasal 46 UU Bangunan Gedung”, pungkasnya. (AFR)