Home Blog Page 366

Polwan Polres Pasuruan Kota Beri Pendampingan Keluarga 3 Pemancing yang Hilang di Perairan Lekok

KOTA PASURUAN – Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, TNI AL, Basarnas, BPBD Kabupaten Pasuruan, serta dibantu oleh nelayan dan masyarakat setempat, hingga hari ini masih terus melakukan pencarian terhadap Tiga orang pemancing yang dilaporkan hilang akibat kapal terbalik di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa naas ini terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025, saat sebuah perahu nelayan milik warga setempat yang dinakhodai oleh Jalaludin, tengah membawa sejumlah pemancing yang hendak pulang dari wilayah tangkapan ikan di sekitar Banjang, perairan Lekok.

Ketika mendekati bibir pantai Wates, kondisi cuaca memburuk secara tiba-tiba.

Ombak tinggi dan angin kencang menghantam perahu, hingga akhirnya kapal terbalik dan seluruh penumpangnya tercebur ke laut.

Sebagian korban berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini tiga orang pemancing masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian terus dilakukan secara intensif dengan menyisir area laut menggunakan perahu karet dan kapal patroli untuk memperluas jangkauan pencarian.

Hingga saat ini telah ditemukan dua orang korban atas nama Achan Asfiani (19) warga Kec. Karang Ploso Kabupaten Malang dan Winarso (33) warga Kec. Singosari Kab. Malang.

Keduanya ditemukan pada hari Senin 14 Juli 2025 oleh nelayan sekitar dibantu dengan dari Basarnas, Sar Brimob Polda, BPBD dan Marinir.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel dari Satpolairud, Sat Samapta, serta personel Polsek Lekok untuk memperkuat proses pencarian dan memberikan pengamanan di sekitar area pesisir.

“Kami bersinergi dengan semua unsur terkait untuk memaksimalkan upaya pencarian. Titik pencarian difokuskan di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat,” ujarnya.

Sementara itu, suasana haru masih menyelimuti Posko di Desa Wates, di mana keluarga dari tiga korban masih menunggu dengan penuh harap.

Polres Pasuruan Kota Polda Jatim pun turut menghadirkan Tim Trauma Healing dari Bag SDM dan Polwan, guna memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak dan anggota keluarga yang mengalami tekanan emosional mendalam akibat kehilangan orang tercinta.

“Ini adalah wujud nyata empati kami kepada masyarakat yang tengah berduka. Selain melakukan pencarian, kami juga berupaya menjaga kondisi psikologis keluarga korban agar tetap kuat,” ungkap Kapolres Pasuruan Kota.

Selain upaya evakuasi dan pendampingan, Satbinmas Polres Pasuruan Kota juga terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat pesisir agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di laut, terutama saat cuaca tidak bersahabat.

Cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi menjadi faktor risiko besar yang perlu diwaspadai oleh para nelayan dan pemancing tradisional.

“Kami mengimbau seluruh nelayan dan warga pesisir agar tidak memaksakan diri melaut jika cuaca tidak mendukung, serta melengkapi peralatan keselamatan karena keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Kasat Satbinmas AKP Saiful Anam.

Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus berkoordinasi dengan semua unsur SAR untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal hingga seluruh korban ditemukan dan terus memeriksa saksi-saksi terkait kejadian tersebut.

Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat sangat diharapkan dalam menghadapi musibah ini. (*)

Sekolah Rakyat Banyuwangi Resmi Dimulai.

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi resmi memulai pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru 2025/2026. Bersama perwakilan Kementerian Sosial, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melaunching langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat yang digelar di Gedung Balai Diklat PNS, di Desa Licin, Kecamatan Banyuwangi, Senin (14/7/2025).

“Mohon doa dan dukungannya semoga Sekolah Rakyat ini menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak kita. Semoga mereka senang, sehat, dan bisa belajar dan tumbuh dengan baik,” ucap Ipuk.

Sekolah Rakyat merupakan program inisiasi Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan pendidikan berasrama untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sekolah Rakyat Banyuwangi diikuti 125 siswa yang terdiri dari 50 siswa SMA, 50 SMP, dan 25 siswa SD. Khusus jenjang SD, sekolah hanya menerima siswa kelas 4, 5, dan 6.

Bupati Ipuk menyapa langsung para siswa dan orang tua yang hadir mengantar anak-anaknya. Ipuk juga mengecek fasilitas yang ada di Sekolah Rakyat itu. Seperti ruang asrama dan ruang kelas yang sudah siap difungsikan.

“Awal masuk sekolah anak-anak masih menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Tadi para siswa juga dilakukan pengecekan kesehatan, untuk memastikan kesiapan mental dan fisik mereka mengikuti proses belajar mengajar,” ujar Ipuk.

Sejak hari pertama ini, lanjut Ipuk, para siswa sudah mulai tinggal di asrama. Ipuk meminta pihak sekolah agar melakukan pengawasan, karena siswa berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta terdiri dari putra dan putri.

“Keamanan dan kenyamanan anak-anak harus menjadi prioritas. Karena ini sistem berasrama, perlu dipastikan pengawasan selama 24 jam,” imbuhnya.

Inspektur Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Afrizon Tanjung, mengapresiasi kesiapan Banyuwangi dalam menyelenggarakan Sekolah Rakyat. Banyuwangi menjadi satu dari 63 titik peluncuran Sekolah Rakyat secara nasional pada 14 Juli 2025.

“Tahun ini Kemensos menargetkan 200 Sekolah Rakyat yang direncanakan berdiri di berbagai daerah. Banyuwangi menjadi salah satu yang telah memenuhi syarat kelayakan,” ujarnya.

Afrizon mengaku gembira melihat antusiasme Banyuwangi dan masyarakat dalam menyukseskan program ini. Ia menyebut peluncuran ini sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan dan kemiskinan.

Untuk media pembelajaran, sekolah ini dilengkapi sistem pembelajaran berbasis digital melalui Learning Management System (LMS) yang telah disiapkan oleh Kementerian Sosial.

“Perangkat media pembelajaran seperti laptop, dan lainnya, akan segera didistribusikan guna mendukung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat ini,” ucap Afrizon.

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi, Chitra Arti Maharani, menjelaskan, sekolah memiliki lima ruang kelas dan empat unit asrama dengan total kapasitas 126 siswa. Terdapat 21 tenaga pengajar dan 12 wali asrama yang mendampingi siswa selama 24 jam.

“Dua bulan awal ini siswa menjalani masa adaptasi. Bagaimana beradaptasi dengan lingkungan dan teman baru, kebiasaan baru, serta kehidupan berasrama. Pembelajaran akademik baru akan dimulai pada September,” katanya. (*/Biro)

Polres Barito Utara Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang 2025

BARITO UTARA- Polisi Resor (Polres) Barito Utara menggelar apel gabungan gelar pasukan dalam rangka, dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Telabang (OPT) 2025 pada Senin (14/07/2025) pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dilangsungkan pada halaman Mapolres Barito Utara dan diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta mitra kamtibmas lainnya.

Operasi Patuh Telabang ( OPT) 2025 resmi dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menegakkan hukum lalu lintas, meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berkendara. Dengan mengusung moto “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, operasi ini bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Barito Utara.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsi Penmas, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa pelaksanaan apel gelar pasukan ini menandai kesiapan personel dan sinergitas antarinstansi dalam mendukung keberhasilan operasi.

“Operasi Patuh ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, namun juga mengedepankan upaya preventif dan edukatif kepada masyarakat. Kami ingin membangun budaya tertib lalu lintas sejak dini sebagai pondasi menuju Indonesia Emas,” ujar Iptu Novendra.

Iptu Novendra juga menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas seperti menggunakan helm standar, sabuk pengaman, tidak menggunakan handphone saat berkendara, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab bersama demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Polres Barito Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan turut serta dalam Operasi Patuh Telabang 2025. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan pelanggaran lalu lintas maupun kejadian darurat lainnya, dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.   (SS)

Tersangka “AL” Bersama Barbuk 54, 80 Gram Sabu Diamankan Satresnakoba Polres Barito Utara

BARITO UTARA- Satuan Reserse Naskoba (Satresnarkoba) Polisi Resror (Polres) Barito Utara, Polisi Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Katwng)  menggalkan sekaligus mengamankan tersangka berinisiàl “AL” umur 30 tahun asal jalan Keladan nomor 25 Kelurahan Lanjas. “AL” ditangkap saat transaksi narkoba jenis sabu seberat 54, 80 gram, di jalan Yetro Sinseng Kelurahan Lanjas Muara Teweh, pada Rabu (9/7/2025) pukul 02 WIB. 

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsi Penmas, Iptu. Novendra W.P. pada Senin (14/7/2025) Siang membenarkan penangkapan tersebut. Dalam keterangannya, Iptu.  Novendra menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat yang aktif memberikan informasi.

“Berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di kawasan Jalan Yetro Singseng sering terjadi transaksi jual beli narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud dan menemukan tersangka sedang berada di belakang Dinas Kehutanan Petugas kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap tersangka yang disaksikan oleh dua warga, yakni SA (22) dan EV (23)” , ungkap Iptu. Novendra WP.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil menyita satu paket sabu dengan berat bruto 54,80 gram, satu unit handphone Nokia berwarna biru, satu buah jaket cokelat, dan satu unit sepeda motor Honda Beat putih”, terannya.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu pihak kepolisian memberantas peredaran narkotika. Penangkapan ini adalah bukti nyata bahwa laporan masyarakat sangat berarti dalam menciptakan Kota Muara Teweh bersih dari narkoba,” ujar Iptu Novendra.

Lebih lanjut, Iptu Novendra mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika melalui call center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

Tersangka dan seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Polres Barito Utara guna proses hukum lebih lanjut. Polres Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus memburu jaringan peredaran narkoba hingga ke akar- akarnya demi menciptakan Barito Utara yang aman dan bersih dari narkoba.   

Tersangka “AL” dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 dan Jo Pasal 127 Undang- Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Iptu. Novendra WP.   (SS)

Kantor Bersama Samsat Mojokerto Kabupaten Raih Apresiasi Berkat Pelayanan Prima

Mojokerto – Kantor Bersama (KB) Samsat Mojokerto Kabupaten meraih apresiasi dari masyarakat berkat pelayanan prima yang diberikan. Sikap ramah, sabar, dan responsif para petugas menjadi sorotan positif, dirasakan langsung oleh wajib pajak saat mengurus kewajibannya.

Tak jarang, masyarakat yang awalnya bingung atau belum memahami prosedur pembayaran pajak kendaraan mendapat bimbingan jelas dan sabar dari petugas. Pendekatan humanis yang diutamakan menciptakan rasa nyaman, dihargai, serta memudahkan wajib pajak dalam bertanya.

Salah satu warga, Supriyono, mengaku puas dengan pelayanan tersebut. “Saya sempat bingung soal proses pajak tahunan, tapi petugas dengan ramah menjelaskan langkah-langkahnya. Sangat membantu,” ujarnya.

Apresiasi ini sejalan dengan komitmen KB Samsat Mojokerto Kabupaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sesuai arahan pimpinan dan program Polri Presisi.

Kanit Regident Satlantas Polres Mojokerto, IPTU M. Ibnu Katsir Rizka, S.Tr.K., S.H., S.I.K., menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi fokus utama pelayanan di KB Samsat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan cepat, tepat, dan manusiawi. Kepuasan wajib pajak adalah prioritas, dan kenyamanan mereka menjadi tolok ukur keberhasilan kami,” jelasnya, Sabtu (12/7).

Upaya peningkatan kualitas terus dilakukan melalui pelatihan petugas, optimalisasi sistem digital, serta evaluasi rutin kinerja pelayanan.

Dengan layanan yang ramah dan informatif, KB Samsat Mojokerto Kabupaten tak hanya membangun kepercayaan publik, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya taat pajak sebagai kontribusi bagi pembangunan daerah.(Qomar)

Polres Pasuruan Siap Laksanakan Operasi Patuh Semeru 2025, Kapolres: Tertib Berlalu Lintas Butuh Kesadaran Kolektif

PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025 di halaman Mapolres Pasuruan, Senin pagi (14/7/2025).

Kegiatan ini menandai dimulainya operasi kepolisian bersandi Operasi Patuh Semeru 2025 yang berlangsung serentak di seluruh wilayah Jawa Timur selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Irwan, memimpin langsung jalannya apel. Dalam amanatnya, ia menegaskan komitmen Polres Pasuruan untuk mendukung penuh pelaksanaan operasi dengan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, serta penegakan hukum yang humanis.

“Keselamatan berlalu lintas bukan semata urusan polisi. Ini adalah tanggung jawab kita semua. Operasi Patuh Semeru ini menjadi momentum untuk memperbaiki disiplin bersama di jalan raya,” ujar Kapolres.

Ia menyebut, selama operasi berlangsung, pihaknya akan fokus pada delapan jenis pelanggaran yang kerap memicu kecelakaan fatal, di antaranya pengendara di bawah umur, tidak memakai helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, penggunaan HP saat berkendara, hingga pengemudi dalam pengaruh alkohol dan melawan arus.

“Penindakan tetap dilakukan secara tegas, tapi dengan cara yang manusiawi. Harapan kami, masyarakat bisa lebih memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi nyawa semua,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam apel yang sama, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan secara virtual bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Jatim selama Januari–Juni 2025 mengalami penurunan signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, peningkatan pelanggaran lalu lintas masih menjadi perhatian serius.

“Peningkatan pelanggaran disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat, terutama di area wisata dan hiburan. Tantangan terbesar kita adalah membangun budaya disiplin,” jelas Kapolda.

Operasi Patuh Semeru 2025 mengangkat tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dan menggabungkan pendekatan preemtif 25%, preventif 25%, serta represif 50%. Dalam pelaksanaannya, Polres Pasuruan akan bersinergi dengan stakeholder terkait seperti Dinas Perhubungan, TNI, serta instansi pemerintah lainnya.

Kapolres mengakhiri amanatnya dengan mengajak seluruh masyarakat Pasuruan untuk menjadi pelopor keselamatan.

“Lebih baik tertib sebelum ditertibkan. Kita ingin jalanan di Pasuruan menjadi tempat yang aman, bukan medan yang membahayakan,” pungkasnya.(Qomar)

Hari Pertama Masuk Sekolah SMPN 3 Belik : Menyambut Sekolah Ramah Anak

Gempurnews | Pemalang – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026, SMPN 3 Belik Kabupaten Pemalang, menyambut kedatangan Siswa baru kelas 7, para siswa baru terlihat bahagia karena bertemu teman dan guru baru di Sekolah Menengah Pertama.

Kegiatan hari pertama masuk di awali dengan Upacara bendera dan apel pagi dengan para peserta didik mulai dari kelas 7 sampai kelas 9 serta para tenaga pendidik guru, upacara berlangsung dengan khidmat di lapangan sekolah.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Sekolah SMPN 3 Belik, Bapak Budiman, dalam sambutannya Kepala sekolah menyampaikan pesan pesan inspiratif kepada seluruh siswa siswi yang harus menjadi perhatian selama menjalani sekolah.
Senin (14/7/25)

Kepala Sekolah SMPN 3 Belik Budiman juga menekankan akan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), bagi peserta didik baru dalam menjalani orentasi dan adaptasi terhadap lingkungan baru, serta mentaati tata tertib sekolah. “ungkapnya.

Kegiatan MPLS ini akan di laksanakan selama 5 hari berturut turut dan dimulai pada pukul 07.00 s/d 13.00 WIB, dalam hal ini para peserta didik akan di bekali dengan penguatan dalam hal menciptakan lingkungan belajar yang inklusif,berkebhinekaan, serta edukasi untuk mengembangkan ketrampilan dan menanamkan karakter dan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bagi para peserta didik, sesuai dengan prinsip “Ramah Anak”.

(yn26)

Polres Lumajang Gelar Apel Operasi Patuh Semeru 2025, Tegaskan Komitmen Tertib Lalu Lintas

Lumajang– Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2025, Selasa pagi (14/7/2025), di halaman Mapolres Lumajang.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K, S.H, M.H dan diikuti oleh Wakapolres, para pejabat utama (PJU) Polres Lumajang, Kodim 0821, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta seluruh personel yang terlibat.

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, dengan tujuan meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta koordinasi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru.

“Melalui apel ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat siap secara personel maupun sarana dan prasarana. Sinergitas antarinstansi sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan operasi ini,” jelas AKBP Alex.

Ia menegaskan bahwa Operasi Patuh Semeru 2025 akan mengedepankan tiga pendekatan, yakni preemtif (edukasi), preventif (pencegahan), dan represif (penegakan hukum).

“Penindakan akan kita lakukan secara proporsional dengan pembagian: 25 persen kegiatan preemtif seperti edukasi dan sosialisasi, 25 persen preventif melalui patroli dan pengawasan, dan 50 persen berupa penegakan hukum atau tilang bagi pelanggar lalu lintas,” lanjutnya.

Adapun sasaran prioritas pelanggaran dalam Operasi Patuh Semeru 2025 meliputi:

Berboncengan lebih dari dua orang

Melebihi batas kecepatan

Pengemudi di bawah umur

Pengendara roda dua tidak menggunakan helm

Pengendara roda empat tidak memakai sabuk pengaman

Menggunakan ponsel saat berkendara

Mengemudi di bawah pengaruh alkohol

Melawan arus atau melanggar rambu lalu lintas

Kapolres berharap, melalui operasi ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, serta mampu menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan tertib berlalu lintas. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, dan dimulai dari kesadaran individu dalam menaati aturan yang berlaku,” pungkas Kapolres.

Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang Gelar Patroli Antisipasi 4C di Wilayah Tekung

Lumajang – Guna menekan angka kejahatan jalanan, Tim Pemburu Kejahatan (TPK) Polres Lumajang kembali melaksanakan patroli rutin dalam rangka mengantisipasi tindak kriminal 4C (Curat, Curas, Curanmor, dan Curhewan), Senin (14/7/2025) dini hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Ipda Wahib dengan menyasar kawasan rawan kejahatan, salah satunya Desa Klampokarum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menyampaikan bahwa patroli malam hari ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk menciptakan rasa aman dan mencegah tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Kami intensifkan patroli malam hingga dini hari, khususnya di titik-titik yang rawan tindak kriminalitas. Tim Pemburu Kejahatan bertugas memantau situasi, memberi imbauan kepada warga, serta melakukan pemeriksaan apabila ditemukan aktivitas mencurigakan,” ujar Ipda Untoro.

Menurutnya, patroli ini menyasar sejumlah jalan desa, akses antar kecamatan, hingga lokasi yang selama ini kerap dijadikan tempat berkumpul oleh remaja pada malam hari.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Polres Lumajang berkomitmen hadir dan sigap menjaga keamanan,” tambahnya.

Hingga dini hari, patroli berlangsung lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Petugas juga sempat memberikan edukasi kepada warga yang masih beraktivitas agar tetap waspada dan menjaga barang berharga miliknya.

Dengan adanya patroli berkala ini, Polres Lumajang berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta mampu mencegah potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Lumajang.

Hancurkan PS Hizbul Wathan, PSIL Lumajang melangkah ke 32 Besar Piala Suratin U-17 Zona Jatim.

Lumajang, Gempur News.

— PSIL Lumajang berhasil berhasil lolos ke 32 Besar Piala Suratin U-17 Zona Jatim setelah hari ini Minggu ( 13/07/2025) mengalahkan HWFC dengan skor 2:0 , dengan hasil ini PSIL bersama Persikap Kota Pasuruan lolos ke 32 Besar mewakili Grup N.

PSIL Lumajang yang tampil pada pertandingan kedua di stadion Semeru tampil dominan setiap serangan selalu membahayakan gawang HWFC , serangan terus menerus dari tuan rumah akhirnya menciptakan 2 gol yang membuat Tim kebanggaan kota pisang ini lolos ke 32 Besar menyusul Persikap Kota Pasuruan yang pada pertandingan pertama menghancurkan Arema Indonesia dengan skor telak 5 :0 , dengan hasil ini Persikap tinggal bermain seri dengan PSIL, sedangkan PSIL sedangkan PSIL kalau ingin menjadi juara grup N harus menang lawan Persikap pada pertandingan terakhir walaupun sama sama meraih nilai 6 namun Persikap unggul selisih gol, adapun pertandingan terakhir akan di gelar pada Hari Selasa ( 15/07/2025) , yaitu HWFC melawan Arema uang sama sama sudah tersisih karena mengalami 2 kali kekalahan, sedangkan PSIL akan melawan Persikap Pasuruan untuk memperebutkan juara Grup.

Ketua PSIL Lumajang Bambang Herikartono, mengaku cukup puas dengan penampilan PSIL dan sesuai target pertandingan terakhir akan tetap memasang Tim inti untuk meraih kemenangan sapu bersih untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain muda kita Ungkapnya ( Joe).