Home Blog Page 372

Klarifikasi RSUD Cibabat Terkait Penanganan Pasien Darurat Yang Viral di Media Sosial

Cimahi,Rabu(09/07/2025)
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Cibabat merilis Klarifikasi terkait Penangan Pasien Darurat yang Viral du Media Sosial dengan No.Press Rilis : 445/1295/RSUD Cibabat yang isinya menjelaskan :
Sehubungan dengan beredarnya Video Viral di media sosial yang menpilkan keluhan seorang suami terhadap penanganan medis istrinya dalam kondisi kritis di RSUD Cibabat, bersama ini kami sampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di Masyarakat.

1.Kronologi Kejadian
Pasien dirukuk ke RSUD Cibabat pada tanggal 27 Juni 2025,Setelah sebelumnya menjalani perawatan sebelumnya di beberapa fasilitas Kesehatan,Pasien kemudian dirawat di ruang rawat inap kelas III hingga 29 Juni 2025.Selama perawatan, pasien dalam pengawasan intensif oleh Tim Tenaga Kesehatan.

2.Penangan Medis
Setibanya di IGD, pasien segera ditangani oleh Team Tenaga Kesehatan dan dilakukan pemeriksaan sesuai kondisi klinis.Pasien kemudian dirawat inap dengan kondisi awal yang stabil. Pada tanggal 29 Juni 2025,saat terjadi perburukan kondisi, Tim Tenaga Kesehatan segera melakukan tindakan penyelamatan sesuai protokol pengaman gawat darurat,termasuk Resusitasi jantung paru(RJP) saat padien mengalami henti napas.Seluruh Prosedur dilakukan sesuai Standar Operation Prosedur(SOP) RSUD Cibabat.

3.Tanggapan atas Video Viral
Kami memahami reaksi emosional dari pihak keluarga dalam situasi krisis tersebut,Namun kami menegaskan bahwa dugaan keterlambatan penanganan tidak sesuai dengan Fakta medis yang terjadi.Tim Tenaga Kesehatan RSUD Cibabat telah bertindak cepat dan Profesional.Untuk memastikanTransfaransi, RSUD Cibabat akan melakukan Audit Klinis terhadap seluruh proses pelayanan kepada Padien yang bersangkutan.

4.Komitmen Pelayanan untuk Seluruh Pasien
RSUD Cibabat berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang adil,Profesional dan berkualitas kepada seluruh Pasien,baik peserta BPJS maupun non-BPJS.Kami juga selalu membuka dialog dan evaluasi bersama keluarga pasien demi perbaikan layanan yang lebih baik dan manusiawi.

5.Himbauan Kepada Masyarakat dan Media
Kami menghimbau bagi masyarakat dan media untuk tidak menyebarkan informasiyamg belum diverifikasi terlebih yang menyangkut kondisi medis dan data pribadi pasien.Potongan video yang beredar tidak mencerminkan secara utuh proses penanganan pasien yang telah dilakukan oleh Tim Tenaga Kesehatan RSUD Cibabat.

Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah.Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.Pabila dalam proses pelayanan terdapat hal-hal yang dirasakan kurang optimal, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan.Atas perhatian dan dukungan masyarakat,Kami ucapkan terimakasih.
RSUD Cibabat akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan demi keselamatan dann
kenyamananPasien.

Dirut RSUD Cibabat

RED.

Polres Lumajang Gencarkan Patroli 4C, Situasi Wilayah Tetap Kondusif

Lumajang, (DOC) – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang terus menggencarkan patroli antisipasi gangguan keamanan 4C (Curat, Curas, Curanmor, dan Curhewan) di wilayah hukum Polres Lumajang, Selasa malam (8/7/2025).

Kegiatan patroli tersebut diawali dengan apel persiapan di Mapolres Lumajang, kemudian dilanjutkan menyusuri kawasan Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto.

Patroli dilakukan dengan menggunakan sepeda motor dan dipimpin langsung oleh Katim, Ipda Firdaus Nugraha Wiratama, bersama sejumlah personel gabungan.

Selama patroli berlangsung, petugas aktif melakukan pemantauan situasi jalan raya serta pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang melintas di jalur rawan kejahatan.

“Patroli malam hingga dini hari ini merupakan upaya preventif dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Hasil pemantauan, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan dan situasi terpantau aman serta kondusif,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Untoro, Rabu (9/7/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan patroli rutin ini juga merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap meningkatnya potensi kejahatan konvensional, khususnya pada malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya. Partisipasi aktif warga sangat membantu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman,” pungkas Ipda Untoro.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara rutin ini, Polres Lumajang berharap masyarakat dapat merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Dua Tersangka Curanmor Sasar 3 TKP

SURABAYA — Dua terduga pelaku pencurian motor (curanmor) akhirnya diringkus oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim.

Penangkapan bandit motor ini merupakan hasil tindak lanjut dari Tiga laporan Polisi yang masuk sejak awal Februari hingga awal Juli 2025.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan ketiga peristiwa pencurian ini terjadi di wilayah Tambaksari dan Gubeng, Kota Surabaya.

“Tempat kejadian perkara (TKP) dan modusnya berbeda,”kata Kombes Pol Luthfie, Rabu (9/7).

Pertama, kejadian pada Selasa, 4 Februari 2025, sekitar pukul 04.39 WIB.

Pelaku mencuri sepeda motor milik Mukhtadi saat korban tertidur di sebuah warung kopi di Jalan Tambaksari.

Pelaku mengambil kunci motor dari saku celana korban, lalu membawa kabur motor Honda Beat warna putih biru nopol L 4596 AAD.

Kedua, pada Selasa, 25 Maret 2025, sekitar pukul 22.35 WIB di depan rumah korban Jalan Karanggayam.

Sepeda motor korban, Honda Beat tahun 2018 warna biru putih nopol L 6398 BN, dicuri dengan cara merusak kunci kontak. Peristiwa ini sempat terekam CCTV.

Ketiga, pada Rabu, 14 Mei 2025, sekitar pukul 20.30 WIB, sepeda motor milik Fikri Armansyah, yaitu Honda Beat 2023 warna hitam nopol L 5192 ABX.

Pelaku mencuri motor saat diparkir di depan warung tempe penyet di Jalan Kertajaya 2A.

“Motor hilang saat korban sedang melayani pembeli,”kata Kombes Pol Luthfie .

Berkat penyelidikan mendalam dan gerak cepat tim Jatanras, Kedua pelaku berhasil diamankan pada Kamis, 3 Juli 2025.

Penangkapan dilakukan di lokasi yang sama namun waktu berbeda.

Pelaku G.W., pria (24) ditangkap pukul 18.15 WIB di Jalan Kedungmangu.

Ia berperan sebagai eksekutor atau pelaku utama dalam pencurian.

Tak berselang lama, Y.I pria (22) warga Kedungmangu, ditangkap pukul 19.45 WIB.

Ia berperan sebagai joki yang membantu membawa motor hasil curian.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya 1 unit sepeda motor Honda Supra warna hitam, 2 kunci T dan 2 mata kunci T, 1 alat pembuka rumah magnet kunci dan Pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya.

Barang bukti ini memperkuat dugaan bahwa keduanya merupakan pelaku spesialis pencurian sepeda motor.

“Motif di balik aksi pencurian ini adalah ekonomi,” ujar Kombes Pol Luthfie.

Setelah mencuri motor, pelaku menjual hasil kejahatan kepada penadah untuk mendapatkan uang yang kemudian digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

“Kami akan terus hadir dan responsif demi menciptakan rasa aman bagi warga Surabaya,” ungkap Kapolrestabes Surabaya dalam keterangan persnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengunci kendaraan dengan kunci ganda, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. (*)

Kapolresta Banyuwangi bersama Tim Gabungan merilis hasil Identifikasi 2 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama Tim Gabungan dari DVI Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Jatim, Tim Identifikasi Ditreskrimmum Polda Jatim, Polresta Banyuwangi dan RSUD Blambangan melaksanakan Press Release Hasil Identifikasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Selasa (8/07/2025).

Kapolresta Banyuwangi Kombes Rama Samtama Putra memastikan keduanya adalah jenazah yang merupakan penumpang dari KMP Tunu Pratama Jaya, dengan nomor kantong Jenazah 009 dan 0010.

“Dua jenazah yang ditemukan oleh tim gabungan pada dini hari tadi satu jenazah di sekitar sembulungan dan juga pagi tadi ditemukan di sekitar perairan yang sama dua duanya alhamdulillah berkat kerja keras tim DVI yang tidak kenal lelah berhasil mengidentifikasi dua jenazah dimaksud dan terkonfirmasi adalah penumpang KMP Tunu Pratama Jaya,” kata Kombes Pol Rama.

Kasubdit Dokpol Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro menyebut Identitas jenazah yang diketemukan pertama dengan nomor kantung jenazah 009 bernama Muhammad Aris Setiawan laki-laki 23 tahun beralamat di lingkungan Babatan RT 4 Blitar Jawa Timur.

“Kantong jenazah nomor 009 terdiri dari satu individu dan dapat diidentifikasi berdasarkan sidik jari medis dan properti barang kepemilikan,” terang Adam.

Sementara jenazah kedua dengan nomor kantong 0010 bernama Ridho Anggoro laki-laki berusia 29 tahun. Diketahui bernama Ridho Anggoro.

“Kantung jenazah 0010 terdiri dari satu individu dapat diidentifikasi atas nama Ridho Anggoro laki-laki 29 tahun berdasarkan gigi, rekam medis dengan properti barang kepemilikan,” tambah Adam.

Ridho Anggoro merupakan warga Dusun Godean RT 02 RW 01 Kabat Banyuwangi. Dengan hasil identifikasi 2 jenazah hari ini, seluruh jenazah korban yang berhasil teridentifikasi menjadi 10 orang.(*/Biro)

Ratusan Guru dari Berbagai Daerah di Indonesia Kumpul di Banyuwangi Bahas Pendidikan tentang Perubahan Iklim

Banyuwangi – Gempurnews.com. Sebanyak 885 tenaga pendidik dari berbagai daerah di Indonesia hadir di Banyuwangi dqlam acara Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII. Mereka hadir di Banyuwangi untuk membahas pengembangan pendidikan terkait perubahan iklim serta saling sharing praktik di sektor pendidikan.

Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, Selasa-Kamis, 8-10 Juli 2025, di Banyuwangi dan dibuka langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Mereka mengangkat tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim”.

Menurut Ipuk, tema tersebut sangat relevan dengan isu lingkungan di era sekarang. Tidak hanya mengajak semua untuk membangun iklim pendidikan yang adil, sehat dan inklusif, namun juga menyadarkan akan peran strategis sektor pendidikan dalam mengatasi perubahan iklim.

“Para guru harus semakin menguatkan pendidikan berbasis lingkungan. Misalnya, bagaimana mengurangi sampah, mitigasi bencana, dan sebagainya. Motivasi anak didiknya untuk selalu mencintai lingkungan,” kata Ipuk.

Banyuwangi sendiri telah menginisiasi berbagai program pendidikan berbasis lingkungan. Salah satunya, Sekolah Asuh Sungai, dimana siswa diedukasi untuk merawat lingkungan sungai di sekitar sekolah dan rumahnya. Saat ini audah 65 dari 68 aliran subgai yangvtersentuh program ini.

“Banyuwangi juga menggagas Sekolah Asuh Siaga Bencana sebagai pencegahan dan budaya tanggap terhadap bencana. Serta Sekolah Asuh Sister Say (sistem terpadu ternak ikan dan sayur) untuk support program ketahanan pangan di lingkungan sekolah dan keluarga,” kata Ipuk.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno menambahkan, kegiatan TPN XII di Banyuwangi diikuti 885 peserta.

“Peserta terdiri atas guru, kepala sekolah, dan pengawas dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Selain dari Banyuwangi, para peserta juga datang dari berbagai daerah, seperti antaranya Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Jember, ujarnya.

TPN XII di Banyuwangi diisi berbagai kegiatan peningkatan kualitas iklim pendidikan dan tenaga pendidik. Mulai talkshow pendidikan, pamer karya, pasar inovasi pendidikan, kelas pendidik dan kelas pemimpin, focus group discussion, hingga debat pendidikan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Jatim, Abu Khaer; perwakilan Balai Besar Penjamin Mutu Kependidikan, Al Badrotus Tsaniyah; Ketua Kampus Guru Cikal Jakarta, Marsaria Primadona.

“Dalam kegiatan ini para tenaga pendidik bisa saling menularkan inovasi yang sudah mereka lakukan di sekolah masing-masing. Sehingga bisa diadopsi oleh sekolah lainnya untuk meningkatkan daya saing,” pungkas Suratno. (*/Biro)

Kapolres Barito Utara Dampingi Kapolda dan Pangdam XII Tanjungpura Saat Kunker ke Makodim 1013/Mtw

BARITO UTARA- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Inspektur Jendral Polisi Iwan Kurniawan dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura, Mayor Jendral (Mayjen) Tentara Nasional Indoneaia (TNI) Jamalulael, S. Sos. M. Si tiba di Markas Komando Militer (Makodim) 1013 Muara Teweh, bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S. Kom beserta jajaran pejabat utama Komando Daerah Militer (Kodam) dan Polisi Daerah (Polda) Selasa ( 8/7/2025).

Kunjungan kerja Pangdam XII Tanjungpura didampingi oleh Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Pebiyanto, SH. SIK di Makodim 1013 Muara Teweh, disambut tokoh Adat, tokoh agama, dan masyarakat Barito Utara. Kedatangan rombongan disambut meriah dengan prosesi tradisional, dimulai dari potong pantan, pengalungan selempang kehormatan, penyambutan dengan jajar kehormatan, penampilan tarian tradisional khas Dayak, dilanjutkan dengan ramah tamah, pengarahan kepada prajurit Kodim 1013 Muara Teweh dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Setelah seremoni pembukaan, tepat pukul 10.15 WIB kegiatan dilanjutkan di Aula Kodim 1013 Muara Teweh, dengan pengarahan langsung dari Pangdam XII Tanjung Pura, Mayjen Jamalulael. Dirinya menegaskan bahwa Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Kabupaten Barito Utara, yang masih berlangsung dua kali menjadi perhatian serius dari jajaran TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

“Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Kodim, Polres dan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan kelancaran saat proses demokrasi belangsung.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap arahan Pangdam, dan berharap seluruh prajurit Kodim menjaga keamanan agar tidak terjadi PSU lanjutan.

Sementara itu, Kapolda Kalteng menegaskan bahwa tugas utama Polri dan TNI, sesuai UU No. 34 tahun 2004, adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI; dalam konteks Pilkada, mereka diharapkan mampu mendukung pelaksanaan PSU yang aman dan tertib.

Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsi Penmas, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menunjukkan sinergi solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika politik lokal. Kehadiran Kapolres Barito Utara di setiap agenda menjadi bukti komitmen bersama menjaga stabilitas selama tahapan kritis PSU Pilkada.

“Kami dari Polres Barito Utara akan terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dan pemerintah daerah, agar tahapan PSU berjalan aman, damai, dan sesuai dengan ketentuan perundang- undangan,” ujar Iptu Novendra. (SS)

Pemkab Gelar Rakor Persiapan PSU Pilkada 2025

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara tahun 2025. Kegiatan ini dilangsungkan  bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Barito Utara, Selasa (8/7/2025).

Kegiatan Rakor tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Jamalluael, Kapolda Kalteng Irjen Polisi Iwan Kurniawan, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, serta unsur Forkopimda, KPU, Bawaslu, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan undangan terkait lainnya.

Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para pejabat provinai Kalteng yang memberikan dukungan moril dan perhatian serius terhadap pelaksanaan PSU di Barito Utara.

la menilai kehadiran tersebut merupakan bentuk kecintaan terhadap masyarakat Barito Utara serta dorongan semangat bagi pemerintah daerah dalam menjaga transisi demokrasi yang tertib dan damai.

“Kunjungan kerja Gubernur Kalteng bersama Pangdam, Kapolda, dan Danrem ke Barito Utara menambah semangat kami dalam mengisi masa transisi ini, sekaligus menjadi motivasi untuk menyukseskan PSU Pilkada secara aman, damai, dan demokratis,” ujar Indra Gunawan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki luas wilayah 8. 300 km² dengan 9 kecamatan, 93 desa, dan 10 kelurahan serta jumlah penduduk sekitar 158. 514 jiwa. Meski heterogen dalam suku, ras, dan agama, masyarakat Barito Utara selama ini hidup rukun, damai dan harmonis.

Indra Gunawan, menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan PSU Pilkada, dirinya berharap Kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemda dapat terus terjalin kuat demi terciptanya suasana yang aman dan sejuk selama proses pemilu ulang berlangsung.

“Kami mohon doa dan dukungan agar pelaksanaan PSU berjalan lancar dan menjadi bagian dari demokrasi yang sehat serta bermartabat di Barito Utara,” pintanya.

Rakor ini sekaligus menjadi saat penting dalam memastikan seluruh sudut pandang teknis dan non- teknis PSU dapat berjalan Maksimal, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap integritas demokrasi di daerah Barito Utara.   (SS)

Jaka Prasetya : Penambang Legal Maupun Ilegal Tetap Wajib Kena Pajak

Blitar –
Polemik seputar aktivitas pertambangan di wilayah Blitar Raya terus menjadi sorotan. Baik penambang legal maupun ilegal kini sama-sama dikenakan pajak, namun terdapat perbedaan mendasar dalam pelaksanaannya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), Jaka Prasetya, saat ditemui pada Selasa (8/7/2025).

Menurut Jaka, penambang legal secara otomatis dikenakan berbagai jenis pajak yang telah melekat pada proses perizinan. Hal itu meliputi izin pemurnian, pengangkutan, penjualan, dan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP – OP).

“Kalau tambang legal otomatis sudah wajib pajak. Di antaranya melalui izin pemurnian, izin pengangkutan, izin penjualan, IUP – OP, dan lain-lain,” jelasnya.

Namun, untuk penambang ilegal, Jaka menegaskan bahwa mereka pun tidak lepas dari kewajiban perpajakan, terutama dalam bentuk retribusi pajak. Hal ini juga berlaku untuk pengambilan sumber daya alam lain yang digunakan untuk kepentingan bisnis.

“Penambang ilegal tetap wajib bayar retribusi. Misalnya, pengambilan air dari sumber alam yang dimanfaatkan untuk bisnis juga tetap wajib bayar pajak retribusi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jaka menyoroti perlakuan yang dialami oleh para pengusaha tambang legal. Ia mengkritisi sikap pemerintah daerah yang masih menarik retribusi dari pengusaha legal, padahal menurutnya, kewajiban perpajakan mereka sudah inklusif dalam proses perizinan resmi.

“Kalau pemerintah daerah memaksakan untuk menarik retribusi bagi penambang legal, seharusnya pemerintah juga wajib memberikan rasa nyaman dan aman bagi investor. Karena pengusaha legal tidak punya kewajiban lagi untuk bayar retribusi, pajaknya sudah termasuk dalam izin yang saya sebutkan tadi,” tegas Jaka.

Ia juga menyoroti banyaknya hambatan yang dihadapi para penambang legal, termasuk penutupan jalan oleh warga hingga gangguan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Masih ada fasilitas jalan yang ditutup oleh sebagian warga, juga ada oknum gado-gado yang sering mengganggu aktivitas tambang. Kasus-kasus seperti ini semestinya menjadi perhatian pemerintah daerah. Mereka wajib hadir untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi pelaku usaha. Kalau perlu, aparat penegak hukum (APH) harus bertindak tegas terhadap siapapun yang mengganggu kegiatan tambang legal,” tegasnya.

Sebagai penutup, Jaka berharap agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama terkait dunia pertambangan, agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Semoga apa yang kami sampaikan bisa menjadi edukasi dan pembelajaran bagi semua pihak – baik pengusaha, pemerintah daerah, maupun masyarakat,” pungkasnya. ( fen/red )

Pangdam XII Tanjungpura Kunjungan Kerja ke Kodim 1013/Mtw 

BARITO UTARA- Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XII Tanjungpura, Mayor Jenderal Tentara Nàaional Indoneaia (TNI)  Jamalulael, S. Sos. M. Si. menjalakan kunjungan kerja ke Markas Kodim (Makodim) 1013 Muara Teweh, di Kabupaten Barito Utara. Kunjungan Pangdam ini didampingi oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda)  Kalimantan Tengah, Inspektur Jendral (Irjen)  Polisi Iwan Kurniawan, SIK.  M. Si serta Danrem 102 Pqnju Panjung, Brigadir Jendral (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Wimoko, pada Selasa (08/07/25)

Kunjungan kerja Pangdam  ini, menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melihat langsung kesiapan personel dan sarana prasarana Kodim 1013 Muara Teweh, dalam mendukung program pertahanan wilayah serta pembinaan teritorial.

Kegiatan kunjungan kerja ke Kodim 1013 Muara Teweh, Mayjen TNI Jamallulael dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi dalam menjaga ketahanan nasional “Kebersamaan dan kekompakan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, adalah kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan mendukung pembangunan nasional. Kunjungan kerja ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk nyata kolaborasi yang terus kita bangun dan pelihara untuk masyarakat,” ujar Pangdam.

Sementara itu, dalam Sambutannya Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengapresiasi kehadiran Pangdam dan Kapolda Kalimantan Tengah,  sebagai bentuk perhatian dan kolaborasi yang luar biasa antara Pemerintah Daerah TNI dan Polri.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin erat ini. Dengan kolaborasi yang solid, berbagai program pemerintah di sektor infrastruktur, kesehatan, hingga ketahanan pangan akan lebih mudah dijalankan bersama TNI dan Polri,” tutur Gubernur Kalteng.

Dalam kesempatan yang sama. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Polisi Iwan Kurniawan, SIK. M. Si. menambahkan bahwa kolaborasi antar instansi,  adalah pilar utama dalam menjamin stabilitas keamanan “TNI dan Polri bukan hanya mitra kerja, juga saudara dalam pengabdian. Sinergitas ini harus terus kita rawat demi kepentingan rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kapolda.

Kebanggaan juga disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP dalam sesi ini, juga menyampaikan rasa hormat dan bangga atas kunjungan kehormatan dari para pimpinan daerah dan TNI- Polri “Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi kami di Kodim 1013/Mtw atas kunjungan Pangdam, Gubernur,Kapolda,dan Danrem . Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ucap Dandim 1013 Muara Teweh.

Kedatangan pejabat utama dari Kodam XII Tanjungpura ini, bahwa kunjungan kerjanya membuktikan soliditas antar lembaga di Kalimantan Tengah berjalan dengan baik, menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan dan keamanan daerah.  (SS) 

Gubernur Kalteng Bersama Kapolda dan Pangdam  Kunker ke Barut

BARITO UTARA- Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng)  Agustiar Sabran didampingi tiga orang Jenderal, menjalankan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara, Selasa (8/7/2025).

Gubernur didampingi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjung Pura (TPR) Mayor Jendral (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jamallulael, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Iwan Kurniawan, dan Komandan Resor Militer (Danrem) 102 Panju Panjung (Pjg) Brigadir Jendral (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Wimoko dan beberapa kepala OPD Kalteng.

Rombongan dari Provinsi Kateng tersebut menggunakan Heli Kopter Sesampainya di Stadion Swakarya Muara Teweh, sekitar pukul 09. 00 WIB, rombongan langsung ke Makodim 1013 Muara Teweh dan disambut Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP beserta seluruh jajarannya.

Gubernur Kalteng. Pangdam XII/TPR beserta Kapolda Kalteng memberikan, arahan kepada ratusan prajurit lingkup Kodim 1013 Muara Teweh di Balai Komando selama satu jam.

Dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB, Gubernur Kalteng dan rombongan menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Pemkab Barito Utara, Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, damang, mantir adat, dan kepala desa. Agenda membicarakan soal PSU.

Sebelum Rakor dilaksanakan, terlebih dahulu Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan rombongan mengunjungi SMAN- 1 Muara Teweh.    (SS)