Home Blog Page 4

Wakil Ketua BAKN DPR RI: ICOR Tinggi dan Temuan BPK RI Jadi Alarm Perbaikan Fundamental Ekonomi Nasional

0

Wakil Ketua BAKN DPR RI, Amin Ak memahami keluhan Presiden Prabowo terkait tingginya Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia yang berada di level 6,5. Angka tersebut jauh diatas nilai ICOR negara tetangga, seperti Singapura (3), Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam yang nilai ICOR-nya berada di kisaran 4.

Presiden menegaskan kondisi tersebut menunjukkan Indonesia perlu melakukan pembenahan struktural agar pertumbuhan ekonomi lebih berkualitas dan kompetitif.

Menyikapi hal tersebut legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak para pembantu presiden terutama jajaran anggota kabinet untuk menaruh perhatian serius dengan tingginya in-efisiensi dalam belanja pembangunan Indonesia. Tingginya nilai ICOR Indonesia juga diperkuat oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang menilai belanja pemerintah selama ini sangat tidak efisien.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa perekonomian nasional masih membutuhkan modal yang jauh lebih besar untuk menghasilkan pertumbuhan dibanding sejumlah negara lain di kawasan Asia Tenggara.

“ICOR yang tinggi menandakan efisiensi ekonomi kita masih rendah. Artinya, investasi yang masuk belum sepenuhnya mampu diubah menjadi output secara optimal. Ini harus menjadi alarm penting bagi pemerintah,” ujar Amin di Jakarta, Rabu (29/04/2026) yang disampaikan kepada Efendi reporter Elshinta.

Menurut Amin, persoalan ICOR tidak bisa dipandang semata-mata sebagai masalah investasi. Akar persoalannya jauh lebih luas, mulai dari kepastian regulasi, kualitas birokrasi, biaya Logistik, produktivitas tenaga kerja, hingga efektivitas belanja negara.

“Masalah kita bukan sekadar kurang modal, tetapi bagaimana modal itu dikelola menjadi produktif. Kalau tata kelola lemah, birokrasi lambat, dan kebijakan tidak konsisten, maka biaya ekonomi akan terus tinggi,” tegasnya.

Amin juga menyoroti temuan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025 yang dirilis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam laporan tersebut, BPK merangkum 685 laporan hasil pemeriksaan, terdiri atas 7 pemeriksaan keuangan, 237 pemeriksaan kinerja, dan 441 pemeriksaan kepatuhan.

Menurutnya, dominasi audit kepatuhan menunjukkan masih banyak persoalan mendasar dalam pengelolaan negara, seperti lemahnya administrasi, ketidakpatuhan terhadap aturan, pengadaan yang bermasalah, serta kualitas belanja yang belum efektif.

“Ini menegaskan bahwa tantangan ekonomi kita bukan hanya soal angka pertumbuhan, tetapi juga kualitas tata kelola negara. Negara rajin belanja, tetapi hasilnya belum optimal,” kata legislator dari Fraksi PKS itu.

Ia menambahkan, sektor-sektor strategis seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga BUMN harus dibenahi secara serius. Jika tidak, anggaran besar yang digelontorkan berisiko tidak menghasilkan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Program pangan harus didukung data yang akurat dan distribusi yang efisien. Pendidikan dan kesehatan harus menghasilkan SDM unggul. BUMN harus profesional dan tidak dibebani kepentingan di luar fungsi bisnisnya,” ujarnya.

Amin menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki momentum penting untuk melakukan reformasi ekonomi secara menyeluruh. Menurutnya, laporan BPK seharusnya menjadi peta jalan untuk menutup kebocoran fiskal, meningkatkan kualitas belanja, menyederhanakan regulasi, dan memperkuat iklim investasi.

“Pemerintah harus berani menjadikan temuan-temuan BPK sebagai dasar pembenahan. Jangan sampai laporan audit hanya menjadi dokumen rutin tanpa tindak lanjut nyata,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk fokus pada tiga agenda utama, yakni menciptakan kepastian hukum dan regulasi, meningkatkan kapasitas SDM dan efisiensi birokrasi, serta membuka ruang persaingan usaha yang sehat agar modal dapat mengalir ke sektor-sektor produktif.

“Indonesia punya potensi besar. Tapi potensi saja tidak cukup. Kita butuh keberanian memperbaiki mesin ekonomi agar mampu berlari lebih cepat, lebih efisien, dan lebih adil bagi semua,” pungkasnya.

Komitmen Berantas Narkoba, Polresta Barelang Musnahkan Barang Bukti Sabu, Ekstasi dan Liquid Vape

Batam – Polresta Barelang melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) menggelar konferensi pers sekaligus kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polresta Barelang. Kegiatan ini dilaksanakan di Lobby Mapolresta Barelang, guna mempertanggungjawabkan secara transparan kepada publik atas hasil kerja aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika periode Februari hingga April 2026. Selasa, (28/04/2026).

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resort Kota Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Polresta Barelang, AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M.; Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang, Kompol Dr. Arsyad Riyandi, S.IP., M.H.; serta Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Barelang, AKP Budi Santosa,S.H., Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah perwakilan instansi terkait, antara lain: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam, Kombes Pol. I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K.; P2 Kasi Penindakan Bea dan Cukai Kota Batam, Lucky Tamo; Jaksa dari Kejaksaan Negeri Batam, Martua, S.H.; PFM Ahli Muda dari Balai POM Kota Batam, Maya, S.H.; perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Batam Kelas IA, yaitu Hakim Rinaldi, S.H., M.H.; serta para advokat, yakni Muhammad Ilyas, S.H. dan perwakilan Dr. Juhrin Pasaribu, S.H., M.H., yang diwakili oleh Suhariyadi, S.H.

Dalam konferensi pers tersebut dijelaskan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Barelang. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan dari 13 laporan polisi dengan jumlah tersangka sebanyak 13 orang laki-laki. Seluruh tersangka merupakan hasil kerja intensif Satresnarkoba dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu sebanyak 6 bungkus dengan total netto 1.075,65 gram, ekstasi sebanyak 47 butir merek tertentu, serta zat etomidate yang dicampur dalam liquid vape sebanyak 1.931 pcs dengan berbagai merek dan kemasan. Pemusnahan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik dan untuk memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pengungkapan kasus ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 39.835 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Perhitungan tersebut berdasarkan asumsi jumlah konsumsi masing-masing jenis narkotika, di mana sabu, ekstasi, dan liquid vape memiliki tingkat penyebaran penggunaan yang signifikan di masyarakat.

Dalam aspek penegakan hukum, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 609 Ayat (1) dan Ayat (2) huruf a dan b Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026, Tentang Penyesuaian Pidana serta Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dikenakan kepada para tersangka bervariasi mulai dari 10 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara, serta pidana denda paling sedikit Rp200.000.000 hingga paling banyak Rp2.000.000.000.

Kapolresta Barelang juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergitas antar instansi serta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Kolaborasi dengan BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, Pengadilan, serta stakeholder lainnya menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kota Batam.

Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika serta meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Polresta Barelang berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas dan berkelanjutan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Batam.(Gokkon)

Polres Tanjungperak Amankan Tersangka Pencurian Tandon Air yang Viral di Medsos

TANJUNG PERAK – Aksi pencurian besi yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran Unit 1 Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Seorang pria berinisial AFF (44) ditangkap setelah diduga kuat menjadi pelaku pencurian dengan pemberatan di sebuah kantor ekspedisi di kawasan Perak Timur, Surabaya.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 27 April 2026, setelah polisi mengantongi bukti kuat dari rekaman CCTV serta hasil penyelidikan mendalam.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 26 April 2026.

Korban, yang merupakan pihak dari kantor ekspedisi PT Lie Jasa Transportasi di Jalan Perak Timur No. 68-A, mendapati sejumlah komponen besi penting telah hilang.

Saat membuka area pagar, korban menemukan tutup tandon air dan tutup alat ukur air milik PDAM sudah tidak berada di tempat.

Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal membawa kabur barang-barang tersebut sekitar pukul 17.45 WIB.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Dari hasil laporan dan pengecekan di lokasi, benar telah terjadi pencurian. Rekaman CCTV menjadi petunjuk awal yang sangat penting dalam mengidentifikasi pelaku,” tutur Iptu Suroto, Selasa (28/04).

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah video pencurian beredar luas di media sosial.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unit 1 Jatanras bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi.

Anggota Jatanras kemudian melakukan analisis terhadap beberapa titik CCTV di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, termasuk kendaraan yang digunakan saat beraksi.

Informasi tersebut dikembangkan hingga akhirnya mengarah pada identitas tersangka yang diketahui tinggal di kawasan Kalimas Baru, Perak Utara.

Saat dilakukan penangkapan di rumah pelaku, Polisi menemukan sejumlah barang yang identik dengan yang terekam dalam CCTV,diantaranya pakaian yang dikenakan saat beraksi serta kendaraan yang digunakan pelaku.

Barang bukti yang diamankan meliputi rekaman CCTV, dokumen pembelian tutup besi dari pihak korban, serta pakaian dan sepeda motor milik tersangka yang sesuai dengan visual rekaman.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) dan (2) KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. (*)

Polres Ngawi Rampungkan Perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi di Blandongan

NGAWI – Warga Dusun Blandongan Ngawi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas rampungnya perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polres Ngawi.

Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak, kini telah selesai diperbaiki, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menunjang aktivitas sehari-hari warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan cukup memprihatinkan dan berisiko bagi para pengguna.

Perbaikan yang dilakukan selama kurun waktu kurang lebih seminggu itu, menghadirkan perubahan signifikan.

Struktur jembatan kini lebih kokoh, dilengkapi pagar pengaman yang lebih kuat hingga di bagian ujung jembatan, sehingga memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas.

Tak hanya itu, jembatan juga dicat lebih cantik sehingga nyaman dipandang bagi yang melintas.

Warga setempat yang diwaliki oleh Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Ngawi Polda Jatim.

Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama yang dinilai peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur, sekarang akses sudah aman dan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan nyaman tanpa rasa takut,” ungkapnya, Rabu (29/4/26).

Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat menunjang aktivitas warga serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.

Dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut, diharapkan konektivitas warga semakin lancar serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di wilayah Dusun Blandongan, Desa Ngawi Kecamatan Ngawi. (*)

Satlantas Polres Pasuruan Terapkan Tilang Hand Held, Digital untuk Tertib Berlalu Lintas

PASURUAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan resmi mengoperasikan sistem tilang Hand Held mulai tanggal 23 April 2029. Implementasi perdana teknologi ini dilaksanakan dalam rangkaian Operasi Gabungan Pajak yang berlokasi di kawasan Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan.

Inovasi ini merupakan langkah maju kepolisian dalam melakukan penegakan hukum lalu lintas berbasis digital. Berbeda dengan tilang manual konvensional, sistem Hand Held memungkinkan petugas di lapangan bekerja secara lebih cepat, akurat, dan transparan.

Mekanisme tilang ini dilakukan oleh anggota Satlantas dengan cara mengambil foto (capture) pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas. Setelah foto diambil, petugas memasukkan data Nomor Polisi (Nopol) kendaraan ke dalam perangkat. Secara otomatis, mesin printer yang dibawa oleh petugas akan mencetak kertas berisi barcode tilang.

Kertas barcode tersebut memuat informasi detail mengenai Nopol kendaraan serta identitas pelanggar. Melalui scan barcode tersebut, pelanggar dapat melakukan konfirmasi mandiri untuk mengetahui jadwal persidangan di pengadilan.

Salah satu keunggulan sistem ini adalah integrasinya dengan data perpajakan kendaraan. Tilang Hand Held menerapkan sistem blokir otomatis. Hal ini berarti masyarakat yang kendaraannya terekam melanggar oleh kamera Hand Held petugas, wajib menyelesaikan denda tilangnya terlebih dahulu sebelum dapat memproses pembayaran pajak kendaraan tahunan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Aries Setyandono, SH, menjelaskan bahwa sistem ini pada prinsipnya sama dengan Tilang Elektronik (ETLE) statis yang berada di persimpangan jalan.
“Tilang Hand Held ini seperti halnya Tilang Elektronik, tapi yang membedakan sekarang semua petugas Lalu Lintas di jalan bisa mengcapture pelanggar dengan menggunakan HP Hand Held. Kami Satlantas Pasuruan mendapatkan dua unit ponsel Hand Held khusus untuk mengoperasionalkan tilang tersebut,” ujar Ipda Aries.

Lebih lanjut, beliau memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan agar senantiasa menjaga kedisiplinan di jalan raya.

“Kami menghimbau kepada pengguna jalan serta masyarakat Kabupaten Pasuruan khususnya untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan. Tujuannya jelas, yakni untuk mengurangi angka fatalitas kecelakaan di jalan,” pungkasnya.

Dengan adanya teknologi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas semakin meningkat, demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dinas PU CKPP Bersama Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi Gelar Sosialisasi PBG dan SLF

Gempurnews.com | Banyuwangi – Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi kegiatan Sosialisasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) berlangsung interaktif, melalui kegiatan ini diharapkan peserta dapat memahami pentingnya aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan dalam penyelenggaraan pembangunan. Selasa (28/04/2026).

Diikuti oleh 14 RA/Madrasah penerima Program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) tahun 2026, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi melalui Bidang Cipta Karya.

Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E. melalui Pelaksana tugas (Plt) Kabid Cipta Karya Dinas PU CKPP Kab. Banyuwangi, Meylia Maharani, ST., M.Si. menyampaikan, Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman pentingnya legalitas bangunan gedung.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi kami dari Dinas PU CKPP berharap bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya legalitas bangunan gedung serta pemenuhan standar layak fungsi.” Tandasnya, Rabu (29/04/2026).

Materi yang disampaikan berkaitan dengan dasar hukum,
persyaratan teknis dan administratif serta prosedur pengajuan PBG dan SLF sesuai ketentuan yang berlaku.

“Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan dalam penyelenggaraan pembangunan,” Terangnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, Diharapkan melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat segera mengurus PBB dan SLF secara tertib dan sesuai regulasi.

“Dengan adanya kegiatan ini kami juga berharap, seluruh peserta dapat segera mengurus legalitas bangunan gedung secara tertib dan sesuai regulasi.” Ujarnya.

Meylia juga menambahkan, “Sebenarya tidak hanya bangunan madrasah yang perlu PBG atau SLF tapi semua bangunan gedung. Dalam hal ini kami dari Dinas PU CKPP siap membantu dan mensosialisasikan jika ada yang merasa kesulitan dalam pengurusan PBG maupun SLF.” Imbuhnya.

Konsultasi Administratif dan Teknis Gratis telah tersedia di Mall Pelayanan Publik (MPP), pelayanan juga bisa dilakukan langsung ke kantor Dinas PU CKPP Banyuwangi atau dengan menghubungi kontak Hotline WhatsApp di 0822-2001-2317. (*/Sgt)

Pengamanan Nobar Arema vs Persebaya di Candipuro Berjalan Aman, Polisi Siaga Antisipasi Kerawanan

Lumajang – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang digelar di Cafe Tegal Sawah, Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (28/4/2026).

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, jajaran Polsek Candipuro diterjunkan langsung ke lokasi. Pengamanan dipimpin Kapolsek Candipuro AKP Lugito bersama lima personel.

Sekitar 80 orang suporter yang didominasi Bonek hadir memadati lokasi nobar. Mereka tampak antusias menyaksikan jalannya pertandingan, bahkan turut memeriahkan suasana dengan penampilan musik lokal dan lantunan lagu-lagu dukungan untuk Persebaya.

Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib.

“Kami melaksanakan pengamanan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menonton nobar. Alhamdulillah kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif,” ujar AKP Lugito saat ditemui di lokasi.

Ia juga mengapresiasi para suporter yang tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung, meskipun suasana cukup ramai dan penuh euforia.

“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta nobar yang sudah menjaga situasi tetap kondusif. Ini menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim kebanggaan,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas Arema FC. Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali itu disambut sorak sorai para pendukung Bajul Ijo yang hadir di lokasi nobar.

Meski sempat diwarnai luapan kegembiraan, kegiatan nobar tetap berjalan lancar hingga selesai tanpa adanya insiden berarti. Petugas kepolisian tetap bersiaga hingga seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib.

Pengamanan kegiatan seperti ini, lanjut AKP Lugito, akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan di setiap kegiatan keramaian.

Kapolres Lumajang Terima Kunjungan Konsul-Jenderal Australia, Bahas Keamanan Wilayah

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menerima kunjungan Konsul-Jenderal Australia di Surabaya, Christine Bui, di Mapolres Lumajang, Senin (28/4/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi terkait situasi keamanan di wilayah Lumajang.

Kedatangan Konsul-Jenderal Australia disambut langsung oleh Kapolres Lumajang didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Kasat Reskrim AKP Pras Adinata, Kasat Intelkam Iptu Andrie Setyo Wibowo, serta Kabag Ops Kompol Jauhar Ma’arif.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian daerah dengan perwakilan pemerintah asing.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi keamanan di wilayah Lumajang.

Menurutnya, komunikasi lintas institusi sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama yang berkaitan dengan keberadaan warga negara asing.

“Kami menyambut baik kunjungan Konsul-Jenderal Australia di Surabaya sebagai bentuk silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kerja sama. Dalam pertemuan ini, kami juga menyampaikan situasi kamtibmas di wilayah Lumajang yang secara umum aman dan kondusif,” ujarnya.

Alex menambahkan, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga negara asing yang berada di wilayah hukumnya.

Ia juga menegaskan kesiapan jajarannya dalam menjalin koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Konsul-Jenderal Australia di Surabaya, Christine Bui, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Polres Lumajang.

Ia menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat hubungan serta memahami lebih dalam kondisi keamanan di daerah, khususnya terkait keberadaan warga negara Australia.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjalin komunikasi yang baik dengan aparat keamanan setempat. Kami ingin memahami situasi keamanan di Lumajang serta memastikan bahwa warga negara Australia yang berada di wilayah ini mendapatkan perlindungan yang baik,” ungkapnya.

Christine Bui juga menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Australia di Surabaya memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga negaranya, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Oleh karena itu, koordinasi dengan aparat keamanan daerah dinilai sangat penting.

PELAKSANAAN POSYANDU BALITA DAN POSYANDU LANSIA DESA KARANGTENGAH PRANDON

NGAWI – GN,, Pelaksanaan Posyandu balita dan lansia merupakan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang terintegrasi ,sering menggunakan sistem 5 langkah untuk memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan warga lanjut usia secara rutin, biasanya dilaksanakan sebulan sekali.
Kegiatan ini meliputi pendaftaran, penimbangan/pengukuran, pencatatan, penyuluhan, hingga pelayanan medis dasar.

Kegiatan ini didukung oleh kader posyandu, bidan desa, dan tokoh masyarakat untuk mewujudkan generasi sehat dan lansia yang mandiri.

Pelaksanaan posyandu balita dan lansia merupakan pusat kegiatan dan pelayanan kesehatan terpadu berbasis masyarakat untuk lansia (usia 60 tahun ke atas), yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka melalui kegiatan promotif (peningkatan) dan preventif (pencegahan) seperti pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan, aktivitas fisik (senam), dan kegiatan sosial agar tetap mandiri, aktif, dan produktif.
Pelaksanaan posyandu balita dan lansia bertempat di Balai posyandu Ngandong,Desa KarangTengah Prandon, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April 2026.

Diharapkan kegiatan Posyandu Desa KarangTengah Prandon ini bisa menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan serta peningkatan pelayanan desa, termasuk pelayanan kesehatan. (adv /din)

KEGIATAN SUBUH BERGERAK DESA GRUDO BERSAMA FORPIMCAM NGAWI

NGAWI – GN,, Pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah dilakukan oleh Perangkat Desa (Perades) Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, bersama dengan unsur Forpimcam Ngawi meliputi Camat Ngawi Arin Royanto, Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro beserta jajaran, Koramil Ngawi Kapt M. Nur Volasohi beserta jajaran,Kepala KUA Kec.Ngawi,Kepala Desa Grudo Triono,ST serta staf Perades Grudo, Bidan Desa Grudo, Takmir masjid, dan warga setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan bersama untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara aparatur pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.
Contoh pelaksanaannya dalam subuh bergerak adalah kegiatan Subuh berjamaah bersama Camat Ngawi, takmir Masjid Nurul Huda, dan jajaran Danramil serta Polsek Ngawi di Desa Grudo, pada Jumat 17 April 2026.

Selain kegiatan tersebut Adapun kegiatan lain yang dilaksanakan yakni Santunan anak yatim, Cek kesehatan gratis, Penyerahan sembako dan Home visit lansia meliputi ( Katmiati, Wakijo, Kasmiran) mereka semua perwakilan dari masyarakat desa Grudo.

” Kepala Desa Grudo, TRIONO, ST menyampaikan bahwa, dengan berlangsungnya kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjama’ah ,Kades Triono mengajak masyarakat untuk mengikuti gerakan sholat subuh berjamaah dan mengajak umat muslim untuk menjaga kerukunan agar tidak mudah terpecah belah,tandasnya”.
Pada kesempatan yang sama pihaknya menambahkan dengan gerakan subuh berjamaah tersebut bukan hanya untuk meningkatkan amalan ibadah umat Islam, melainkan juga untuk mempererat silaturahim, serta untuk menyukseskan gerakan subuh berjamaah tersebut. ( adv/Din)