Home Blog Page 57

Sinergi Sibat dan Pemdes Kepanjen, dan Komunitas Macan Tutul Bagikan Ratusan Takjil

Jember, GempurNews – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh kolaborasi lintas elemen di Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Pada Kamis (12/3/2026), Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Desa Kepanjen bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Kepanjen dan grup senam Macan Tutul menggelar aksi sosial pembagian ratusan paket takjil bagi warga.

Sebanyak 350 bingkisan takjil dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di depan Kantor Desa Kepanjen. Kegiatan ini bertujuan untuk menebar kebaikan dan mempererat persaudaraan di bulan yang penuh berkah.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak acara dimulai. Meski sempat menyebabkan arus lalu lintas sedikit tersendat, suasana tetap berjalan tertib. “Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Kondisi di lapangan tetap kondusif meskipun jalanan sempat cukup padat oleh warga yang mengantre,” ujar Dimas Mahendra, salah satu anggota Sibat Kepanjen di lokasi kegiatan.

Ketua Sibat Desa Kepanjen, Haji Muklas, menjelaskan bahwa momen setahun sekali ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan buka puasa, melainkan upaya memperkuat kohesi sosial. “Harapannya, melalui momen ini kita bisa merajut tali silaturahmi antar elemen masyarakat agar terus bersinergi. Apalagi di tengah isu konflik global saat ini, kita harus memulai dari langkah kecil seperti ini di tingkat lokal. Jika tidak dimulai sekarang, tidak akan ada perubahan besar di masa depan,” tegas Haji Muklas.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif ini. Menurutnya, keterlibatan Sibat bersama pemerintah desa dan komunitas lokal seperti grup senam Macan Tutul menunjukkan kemandirian dan soliditas masyarakat Kepanjen dalam menjaga kerukunan warga.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini diakhiri menjelang waktu berbuka puasa, meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang melintas akan pentingnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Son)

Wujud Kepedulian, One Heart Community Kepri Gelar Aksi Sosial di Bulan Ramadan

Batam – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi berbagai komunitas motor Honda yang tergabung dalam One Heart Community Kepri untuk menebar kebaikan. Melalui inisiatif mandiri, sejumlah klub motor melaksanakan serangkaian kegiatan sosial guna membantu sesama dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di Kota Batam.

Aksi kepedulian ini dilakukan oleh berbagai chapter komunitas dengan konsep yang beragam. Komunitas CB150X Adventure Indonesia Chapter Kepri dan Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Batam secara khusus mengunjungi panti asuhan untuk menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan. Di sisi lain, Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Batam turun langsung ke jalanan untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat sekitar.

Ketua CB150X Adventure Indonesia Chapter Kepri, Muhammad Syaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan tulus para anggota untuk berbagi kebahagiaan.
“Di bulan suci Ramadan ini, kami mengunjungi sekaligus bertemu dengan adik-adik di panti asuhan untuk memberikan sedikit bantuan berupa paket sembako. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua HPCI Chapter Batam, Hidayat, menyampaikan harapannya agar aksi sosial ini dapat membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat menjadi berkah dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HAI Chapter Batam, Cahya, menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bukti nyata kepedulian komunitas terhadap lingkungan sosial mereka.
“Kegiatan berbagi ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas Honda tidak hanya sekadar hobi motor, tetapi juga memiliki kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Melihat semangat solidaritas yang ditunjukkan oleh klub yang beranggotakan para pengguna setia Honda tersebut, PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Kepulauan Riau memberikan apresiasi tinggi atas kemandirian dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh komunitas.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Duri Yanto, menyatakan rasa bangganya terhadap konsistensi komunitas dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari rekan-rekan One Heart Community Kepri. Kami berharap semangat kepedulian ini terus tumbuh sehingga komunitas mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang dijunjung tinggi oleh Honda.

“Komunitas bukan hanya sekadar tempat berkumpul dan hobi motor, tetapi telah bertransformasi menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat di Kepulauan Riau. Kami bangga dan akan terus mendukung semangat positif seperti ini agar terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak orang,” tutupnya.(Gokkon)

“Otoritas Ramadhan Berbagi 2026: Media Otoritas Bagikan Santunan ke 40 Anak Yatim”

0

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Media Otoritas (otoritas.co.id) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Otoritas Ramadhan Berbagi 2026” dengan memberikan santunan dan bingkisan kepada 40 anak yatim serta mengadakan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Jalan Pondasi No.55, Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan media, tokoh masyarakat, organisasi, serta para tamu undangan yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Ketua Panitia, Heri Soelaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus memperkuat kebersamaan antara insan media, masyarakat, serta para mitra yang selama ini mendukung kegiatan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Media Otoritas, Herlina Butarbutar, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen media untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Pimpinan Redaksi Bhayangkarapos.com, Effendi Nursalim, yang berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga mendapatkan dukungan dari berbagai organisasi. Ketua Umum APIKI, Anto Suroto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan santunan kepada anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang perlu terus didorong, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Hal senada juga disampaikan oleh Dewan Pembina IPJI, Nasir, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah positif dalam memperkuat solidaritas antar insan media, organisasi, dan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Nur Wahid, dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Sobirin yang mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada 40 anak yatim, yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama serta buka puasa bersama seluruh tamu undangan.

Melalui kegiatan “Otoritas Ramadhan Berbagi 2026”, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan. ( Rls/Fen )

Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) resmi melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 pascaapel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/26).

Ditegaskan sebelumnya oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bahwa operasi ini bukan sekedar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik,spiritual,sosial dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat.

Oleh karenanya Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar selama 13 hari (13 – 25 Maret 2026) oleh Polda Jawa Timur beserta satuan wilayah jajarannya tersebut, juga melibatkan TNI dan Instansi terkait serta Mitra Kamtibmas.

Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan ini fokus demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan hingga mudik pada libur lebaran.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan di Mapolda Jatim.

Untuk mendukung operasi Ketupat Semeru 2026 ini, Polda Jatim melibatkan 16.326 personel yang terdiri dari 1.190 personel Polda Jatim, 8.419 personel Polres/tabes/ta jajaran,1.313 personel TNI dan 5.404 personel dari instansi terkait beserta Mitra Kamtibmas (Pam Swakarsa).

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri, sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia bisa terwujud. (*)

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat Semeru 2026

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim pada Kamis (12/3/2026).

Apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri dan arus mudik lebaran tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jum’at, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.

Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang didahului dengan berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari operasi sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen Nanang.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat Semeru untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti takbiran, salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan.

Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh Polres jajaran di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramadhan Road Safety Wujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

SIDOARJO – Upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) terutama pada mudik dan balik lebaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim menggelar Ramadhan Road Safety.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa wilayah selama bulan Ramadhan, yang diisi dengan sosialisasi Kamseltibcar Lantas menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kali ini kegiatan dilaksanakan di Perumahan Kemiri Kabupaten Sidoarjo yang menghadirkan ibu – ibu kelompok PKK setempat.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasubdit Kamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan Ramadhan Road Safety merupakan bagian dari kegiatan Polantas Menyapa.

AKBP Edith menerangkan tujuan kegiatan tersebut untuk mengajak dan menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

“Melalui pendekatan kepada masyarakat, Ditlantas Polda Jatim ingin mengajak warga untuk membudayakan tertib berlalu lintas,” kata AKBP Edith, Rabu (11/3/26).

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pula tentang tata tertib dan tata krama bagi setiap pengguna jalan baik yang berkendara maupun berjalan kaki di jalan raya.

“Terlebih ini menjelang mudik, jadi kami ingin mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,”kata AKBP Edith.

Pada kegiatan tersebut Ditlantas Polda Jatim juga memberikan helm dan jas hujan gratis kepada peserta yang hadir. (*)

Siap Amankan Mudik Lebaran, Kapolres Mojokerto Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2026

Kota Mojokerto – Polres Mojokerto Kota mewujudkan komitmennya dalam memberikan keamanan dan kenyamanan pada mudik lebaran 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2026 di Lapangan Patih Gajah Mada pada Kamis (12/03).

Dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H. , dengan memasangkan pita tanda merah operasi menjadi tanda dimulainya Ops Ketupat 2026 yang akan dilaksanakan terhitung pada Jumat (13/03) pukul 00.00 nanti.

Apel ini diikuti personel gabungan TNI Polri dari Denpom V/2 Mojokerto, Kodim 0815 Mojokerto serta Polres Mojokerto Kota. Tak hanya itu, personel dinas terkait, orari, serta PMI Kota Mojokerto juga turut andil sebagai peserta apel.

Dengan menyampaikan arahan dari Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, AKBP Herdiawan menuturkan Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Ops Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari hingga Selasa (25/03), Polri telah mempersiapkan beberapa langkah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yaitu dengan pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan. Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan sistem first come first in.

Selain itu dengan menanggapi situasi global yang berpotensi menjadi kerawanan dalam bidang ekonomi, Polri juga memberikan pengawalan pada stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM. Dengan mapping kerawanan juga akan dilakukan pencegahan tindak kriminalitas kejahatan konvesional, premanisme, balap liar, perkelahian antar kelompok dengan dilakukan patroli rutin yang melibatkan pam swakarsa pada jam rawan.

Polres Mojokerto Kota sendiri mempersiapkan 4 Pos yang terdiri dari 1 Pos Terpadu di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto, 1 Pos Pelayanan di Simpang Sekarputih Kota Mojokerto, 2 Pos Pengamanan di Exit Tol Gedeg serta Jembatan Utara. Dengan menyediakan personel gabungan yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.

Pada akhir arahannya, AKBP Herdiawan berharap dengan sinergitas yang terjalin mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan liburan maupun mudik lebaran. “keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. tingkatkan soliditas dan sinergisitas bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,”. (*)

Polres Ogan Ilir Serahkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung Bantuan Kapolda Sumsel dan Bank BRI untuk Polres Jajaran dan Kelompok Tani

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pipil jagung dari Kapolda Sumatera Selatan bekerja sama dengan Bank BRI Sumsel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di lokasi perkebunan serai, Kelurahan Serai Indah, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H., kepada para Kasat Binmas Polres jajaran Polda Sumsel serta kelompok tani binaan Polres Ogan Ilir. Bantuan yang disalurkan berjumlah 25 unit mesin pipil jagung yang diperuntukkan untuk mendukung kegiatan pertanian serta meningkatkan produktivitas para petani di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir personel Sat Binmas Polres Ogan Ilir, di antaranya IPTU Yuliansyah selaku KBO Sat Binmas, IPDA Ardy Putrawan selaku Kanit Bhabinkamtibmas, AIPTU Sukaryono selaku Kanit Polmas, serta BRIPDA Taufik Wijaya sebagai Banit 2 Polmas.

Mesin pipil jagung tersebut diserahkan kepada beberapa Polres jajaran Polda Sumsel, antara lain Polres Banyuasin, Polres OKI, Polres Prabumulih, Polres Pagar Alam, Polres Musi Banyuasin, Polres PALI, Polres OKU, Polres Empat Lawang, Polres Lubuk Linggau, Polres OKU Selatan, serta Polres Muratara. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada tiga kelompok tani binaan Polres Ogan Ilir, yaitu Poktan Serai Makmur Sejahtera, Poktan Tunas Muda Desa Bakung, dan Poktan Muara Buay 7 Kecamatan Rantau Alai.

Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H., menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini diharapkan dapat membantu para petani dalam proses pengolahan hasil panen jagung sehingga lebih cepat dan efisien. Selain itu, bantuan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.

Seluruh bantuan mesin pipil jagung yang diserahkan berada dalam kondisi baik dan lengkap. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Ketua DPD SWI OKI: Mengecam Keras Bila Ada Oknum Wartawan Mengaku Tanpa Legalitas Lengkap

KAYUAGUNG, gempurnews.com — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Alimusa, mengecam keras tindakan seorang oknum yang diduga mencatut nama organisasi SWI dengan mengaku sebagai wartawan sekaligus anggota SWI OKI.

Oknum tersebut diketahui mengatasnamakan Edwar dan diduga mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung dengan tujuan meminta Tunjangan Hari Raya (THR).

Bahkan, oknum itu disebut-sebut mengancam akan memberitakan hal negatif terkait kondisi di dalam Lapas apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Peristiwa tersebut terungkap setelah salah seorang petugas sipir Lapas Kelas IIB Kayuagung menghubungi Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD SWI OKI, Hasan Indra Putra, melalui sambungan telepon seluler.

Dalam percakapan tersebut, petugas Lapas menyampaikan bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai anggota SWI bernama Edwar dan menemui Kepala Lapas dengan maksud meminta THR.

Menanggapi informasi tersebut, Plt Ketua DPD SWI OKI Alimusa segera melakukan klarifikasi langsung dengan menemui Kepala Lapas Kayuagung di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026).

Dari hasil klarifikasi tersebut dipastikan bahwa orang yang mengaku sebagai anggota SWI tersebut tidak memiliki hubungan resmi dengan organisasi SWI OKI.
“Kami mengutuk keras tindakan oknum yang mengaku sebagai anggota SWI OKI.
Hal tersebut tidak benar dan sangat mencederai marwah organisasi serta profesi wartawan,” tegas Alimusa.

Ia menegaskan bahwa pengakuan yang disampaikan oknum tersebut tidak memiliki dasar yang sah dan berpotensi menimbulkan kegaduhan, baik di tengah masyarakat maupun di kalangan insan pers.

Menurut Alimusa, berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) SWI, setiap anggota wajib memiliki kartu keanggotaan resmi yang masih berlaku. Apabila kartu anggota tidak diperpanjang hingga enam bulan setelah masa berlakunya habis, maka status keanggotaannya dinyatakan tidak aktif dan secara otomatis dianggap mengundurkan diri dari organisasi.Selain itu Anggota SWI yang Sah di bekali Kartu Anggota yang di keluarkan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) yang memiliki Nomor Register tercatat sebagai Anggota .

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan terhadap data kepengurusan dan daftar anggota DPD SWI OKI, nama Edwar tidak tercatat dalam struktur kepengurusan maupun dalam daftar anggota resmi organisasi.

“Berdasarkan data yang kami miliki, nama yang bersangkutan tidak ada dalam struktur kepengurusan maupun keanggotaan SWI OKI. Jadi sudah sangat jelas bahwa klaim tersebut tidak benar,” ujarnya.

Alimusa juga menyayangkan tindakan oknum yang mencatut nama organisasi wartawan demi kepentingan pribadi. Menurutnya, praktik semacam ini tidak hanya merugikan organisasi, tetapi juga dapat mencoreng nama baik profesi wartawan yang selama ini bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Ia menegaskan bahwa SWI sebagai organisasi profesi memiliki mekanisme dan aturan yang jelas terkait keanggotaan serta tata kelola organisasi. Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada semua pihak agar tidak sembarangan mengatasnamakan SWI tanpa legitimasi yang sah.

“Tidak boleh seseorang mengaku sebagai wartawan, apalagi mengaku sebagai anggota SWI OKI jika tidak memiliki keabsahan. Kami akan mengambil langkah tegas terhadap oknum yang mencatut nama organisasi,” tegasnya.

DPD SWI OKI juga mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah, lembaga, maupun masyarakat agar lebih berhati-hati dan melakukan konfirmasi apabila ada pihak yang mengaku sebagai anggota organisasi wartawan tertentu.

“Kami berharap semua pihak dapat melakukan verifikasi jika ada yang mengaku sebagai anggota SWI. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas organisasi dan marwah profesi wartawan,” pungkas Alimusa.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa profesi jurnalistik merupakan profesi yang diatur oleh kode etik serta regulasi organisasi. Oleh karena itu, tindakan yang mencatut nama wartawan untuk kepentingan pribadi tidak dapat dibenarkan dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap insan pers.

(Red/Tim)
SWI

Cooling System Satbinmas Polres Ogan Ilir Sambangi Komunitas Grab di Terminal Timbangan

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif, Satuan Binmas Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Cooling System dengan menyambangi komunitas pengemudi Grab di Terminal Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, AKP Asmun Zain, S.H, bersama KBO Sat Binmas IPTU Yuliansyah serta BRIPKA Desminggus selaku Ps. Kanit Kamsa Sat Binmas Polres Ogan Ilir.

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi Grab agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H menyampaikan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya pendekatan Polri kepada masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh komunitas pengemudi Grab untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Melalui kegiatan Cooling System ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas pengemudi transportasi online, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT