Home Blog Page 577

Selundupkan Narkoba Dalam Koper, Dua Calon Penumpang Pesawat Diamankan Bea Cukai Batam

0

Batam, (22/01/2025). Tegas Berantas Narkotika, Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika oleh WNI dengan modus menyembunyikan narkoba menggunakan koper bagasi di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Zaky Firmansyah, selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam, yang didampingi oleh Muhtadi, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, serta Evi Octavia, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, menyatakan bahwa dari penindakan tersebut berhasil diamankan dua tersangka beserta barang bukti berupa 3.195 gram methamphetamine (sabu).


Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa penindakan ini bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai Batam terhadap dua koper bagasi milik penumpang yang teridentifikasi milik saudara F (21) dan saudara A (17).

Keduanya berangkat melalui Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional Hang Nadim pada 10 Januari 2025 dengan rute penerbangan Super Air Jet IU954 (BTH-SRG) dan IU506 (SRG-BPN). Zaky menjelaskan bahwa dari hasil pemindaian X-ray, koper milik saudara F menunjukkan citra dua bungkusan yang mencurigakan, sementara koper milik saudara A terdeteksi membawa satu bungkusan dengan indikasi serupa.
Berdasarkan temuan tersebut, petugas melakukan penegahan terhadap barang tersebut untuk pendalaman lebih lanjut.

Petugas segera menuju area boarding gate A6 untuk mencari kedua penumpang yang teridentifikasi atas nama saudara F dan saudara A. Setelah ditemukan, kedua calon penumpang diminta untuk mengikuti petugas ke ruang rekonsiliasi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan terhadap koper tersangka juga ditemukan beberapa helai pakaian, sepatu, serta bungkusan yang dicurigai merupakan barang larangan berupa methamphetamine (sabu). Berdasarkan pemeriksaan mendalam terhadap koper penumpang, pada koper milik saudara F ditemukan 2 (dua) bungkusan serbuk kristal putih yang diduga methamphetamine seberat ± 2.130 gram (dua ribu seratus tiga puluh gram). Sementara itu, pada koper milik saudara A ditemukan 1 (satu) bungkusan serbuk kristal putih yang diduga methamphetamine seberat ± 1.065 gram (seribu enam puluh lima gram),” tambah Muhtadi.

Barang yang diduga sebagai sabu tersebut diuji menggunakan Narcotest dengan reagen U, dan hasilnya menunjukkan positif mengandung methamphetamine. Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan urine terhadap kedua penumpang. Hasilnya, saudara F positif menggunakan narkoba, sementara saudara A negatif. Barang bukti dan kedua penumpang tersebut kemudian dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam untuk diproses lebih lanjut. Dari hasil uji laboratorium, serbuk kristal bening tersebut dinyatakan positif mengandung senyawa narkotika golongan I jenis methamphetamine.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka merupakan bagian dari jaringan penyelundupan narkotika yang dikendalikan oleh RX dan ZR, yang berperan sebagai pemilik barang melalui penghubung saudara Pon. Atas arahan dari Pon, saudara F dan saudara A diperintahkan menuju Batam untuk bertemu dengan seseorang bernama Walet. Walet berperan sebagai kurir penghubung yang menyerahkan barang berupa narkotika kepada saudara F dan saudara A. Selanjutnya, kedua pelaku diberi tugas untuk membawa barang tersebut ke Balikpapan menggunakan jalur udara. Mereka dijanjikan upah sebesar Rp60 juta untuk setiap kilogram barang yang berhasil dibawa,” lanjut Muhtadi.

Muhtadi menambahkan, tersangka dan barang bukti selanjutnya diamankan dan diserahterimakan ke Dirresnarkoba Polda Kepulauan Riau guna pengembangan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. Penindakan ini juga mampu menyelamatkan 16.000 orang generasi bangsa dari bahaya narkoba serta berpotensi menghemat biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp25.000.000.000 (dua puluh lima miliar) rupiah.
“Penindakan ini merupakan komitmen Bea Cukai Batam bersama aparat penegak hukum lainnya untuk menangkal penyelundupan Narkotika terutama yang melalui wilayah Kepulauan Riau. Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, yaitu memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika.” pungkas Zaky mengakhiri. (Gokkon)

Pemkot Gandeng PPATK, Sosialisasi APU PPT Ke Pelajar

PROBOLINGGO,
Pemerintah Kota Probolinggo berkolaborasi dengan lembaga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kali ini dalam agenda PPATK Mengajar Goes to SMK Negeri 1 Probolinggo yang dilaksanakan pada Rabu (22/1) pagi. Puluhan siswa-siswi perwakilan dari kelas X dan XI berkumpul di aula sekolah untuk mengikuti sosialisasi tentang Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah mengaku bangga bahwa Kota Probolinggo dipilih sebagai mitra pembinaan APU PPT dari PPATK. “Ini merupakan sebuah kebanggaan, bagi kita khususnya Pemerintah Kota Probolinggo yang telah dipilih menjadi salah satu sasaran pelaksanaan PPATK mengajar,” terang Kadisdikbud itu.

Menurut Siti Romlah, generasi muda merupakan kelompok yang cukup beresiko, baik sebagai korban maupun pelaku tindak pencucian uang. “Ini merupakan usia rentan menjadi korban, rentan juga untuk menjadi pelaku karena mereka tidak paham terhadap pencucian uang, mereka tidak paham terhadap alur pendanaan terorisme, kemudian mereka juga mudah tergiur dan terpengaruh oleh situasi lingkungan pertemanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan APU PPT PPATK Supriadi, menyampaikan bahwa pencucian uang adalah hasil dari berbagai tindak kejahatan, seperti korupsi, narkoba, penipuan, pencurian sumber daya alam dan judi daring (online). Dirinya mengingatkan kepada para pelajar untuk tidak mencoba maupun terjerumus dalam kejahatan tersebut.

“Saya berharap anak-anakku semua tidak ada yang mencoba, jangan pernah sekali-kali pengen merasakan keuntungan dari judi online. Karena sekali mencoba, sama seperti kejahatan narkoba, itu akan kecanduan dan terus ingin bermain dan berharap menang. Sementara kemenangan itu hanya ilusi,” jelas Supriadi.

Agenda hari itu tidak hanya mendengarkan materi sosialisasi saja, namun juga diisi dengan aktivitas partisipatif. Seperti, diskusi, presentasi, pemilihan Duta APU PPT, pembahasan studi kasus, kuis interaktif serta panggung kreatifitas. Pada akhir acara dipilih beberapa pemenang untuk tiga kategori lomba. Yakni nilai kuis terbaik, kelompok terbaik dan 2 orang Duta APU PPT.

Salah satu peserta, Rizka Mustika, menyampaikan bahwa materi APU PPT ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan para pelajar seperti dirinya. Menurutnya, bentuk pencucian uang kini banyak ditemukan di berbagai aplikasi yang mudah diakses. “Agar mereka bisa menghindari, kan sekarang di gadget, sering ditemui seperti iklan-iklan tentang game yang dapat menghasilkan uang secara instan, itu kan mudah untuk mempengaruhi anak-anak muda. Bahkan saya pun pernah mengalami, ketika mendapat tawaran dari sebuah perusahaan yang menjanjikan keuntungan secara instan,” terang siswi kelas XI Akuntansi 3 itu.

Hadir serta di agenda PPATK Mengajar, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo, perwakilan Divisi Kepatuhan Bank Jatim Kantor Pusat dan Cabang Probolinggo serta Kepala SMK Negeri 1 Probolinggo.(Ali)

SMP Negeri 39 Surabaya Hadirkan Program Unik Tidur Siang Bersama di Sekolah

0

SURABAYA – Program unik dilakukan SMP Negeri 39 Surabaya di Jalan Prapen Surabaya. Sekolah ini menerapkan program tidur siang yang dilakukan setiap hari rabu usai pelaksanaan belajar mengajar.

Mulai pukul 1.00 siang para siswa sudah mempersiapkan tempat tidur mereka. Dimulai dari meminggirkan bangku bangku dan alas tikar sebagai alas tidur mereka.

Ruang kelas pun dibagi menjadi dua bagian, yakni sisi putra dan sisi putri, dengan dibatasi bangku sekolah. Saat siswa siap pada posisi, mereka pun membaca do’a tidur serta sambil diiringi alunan lagu relaksasi.

Kepala SMPN 39 Surabaya Rini Aswinarti menjelaskan, program tidur siang ini merupakan program yang dirancang pihaknya dari hasil diskusi dalam rapat kemajuan sekolah.

“Kegiatan ini agar siswa lebih rilek dan santai usai mengikuti pelajaran, sehingga siswa lebih nyaman dalam bersekolah,” kata Rini, Senin (20/1/2025).

Ia menyebut, program ini belum resmi diterapkan secara penuh. Pihak sekolah masih mengevaluasi kegiatan itu untuk menyempurnakan pelaksanaannya.

“Semua siswa kami coba, kelemahannya di mana akan kami perbaiki. Kelebihannya apa? Berhubung kelemahannya, anak-anak itu ada yang bawa tikar. Pikiran saya nggak seperti itu. Memang kecerdasan itu berbeda-beda, kemampuan juga berbeda-beda,” ungkapnya.

Program tidur siang ini baru dua kali dilaksanakan. Sebelum pelaksanaan tidur siang, semua telpon genggam milik siswa wajib dikumpulkan. Selama kurang lebih 1 jam, para pelajar ini dapat menikmati tidur siang bersama di sekolah. (bam)

Polisi Sahabat Anak Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Anak TK Lil Wathon Kenal Lalu Lintas Sejak Dini

0

Tanjungperak – Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menebar benih kesadaran akan keselamatan berlalu lintas sejak dini. Kali ini, giliran anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) Lil Wathon Surabaya yang menjadi sasaran sosialisasi program Polisi Sahabat Anak, Rabu (22/1/2025).

Dengan semangat ceria, para petugas Satlantas menyambangi TK Lil Wathon. Kegiatan diawali dengan perkenalan diri dan peragaan seragam lalu lintas yang membuat anak-anak antusias. Tak hanya itu, petugas juga membawa spanduk bergambar rambu lalu lintas. Anak-anak diajak untuk memahami makna dari setiap rambu lalu lintas yang kerap ditemui dijalan.

AKP Imam Sayfudin Rodji, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui Kasi Humas Iptu Suroto menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan pemahaman tentang aturan lalu lintas sejak usia dini.

“Dengan mengenalkan rambu-rambu lalu lintas sejak kecil, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tertib dan sadar akan keselamatan di jalan raya, ” katanya.

Sosialisasi dilakukan dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Petugas mengajak anak-anak berinteraksi secara aktif. Selain itu, petugas juga menjelaskan pentingnya menggunakan helm saat berkendara.

Antusiasme anak-anak sangat terlihat. Mereka dengan ceria menjawab pertanyaan-pertanyaan dari petugas dan mengikuti arahan dengan penuh semangat. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Kasi humas menambahkan, Program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan mendekatkan diri kepada anak-anak sejak usia dini, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi penerus. Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, diharapkan kelak anak anak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, ” pungkasnya. (*)

Gugur dalam Tugas, Jenazah Bripka Anumerta Ronald M. Enok Diterbangkan ke Jayapura dan Dimakamkan di Sentani

0

Puncak Jaya, Mulia 22 Januari 2025- Jenazah Bripka (Anumerta) Ronald M. Enok, anggota Polres Puncak Jaya yang gugur dalam tugas, telah diterbangkan dari Kabupaten Puncak Jaya ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu, 22 Januari 2025. Prosesi penghormatan terakhir dilakukan di Mako Polres Puncak Jaya.

Bripka Anumerta Ronald M. Enok gugur dalam tugas pada Selasa, 21 Januari 2025, di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Insiden tersebut terjadi akibat serangan Kelompok KKB pimpinan Bumiwalo Telenggen.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa prosesi pengantaran jenazah dimulai pada pukul 07.00 WIT di Mako Polres Puncak Jaya. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan dari Bandara Mulia menuju Bandara Sentani untuk kemudian diantar ke rumah duka di Kompleks Jalan Pandang Pasir, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara pelepasan dengan penuh penghormatan. Sebelum keberangkatan, ibadah pelepasan digelar di Aula Sosialisasi Polres Puncak Jaya.

Dalam kesempatan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan mendukung upaya aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Yusuf.

Penghormatan terakhir bagi Bripka Anumerta Ronald M. Enok menjadi wujud penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas demi keamanan dan kedamaian di Tanah Papua.

Sat Reskrim Polres Dairi Amankan Pemilik Akun Tiktok Escobar Kasus Penghinaan Suku Pakpak

0

DAIRI // Sat Reskrim Polres Dairi akhirnya menangkap tersangka kasus dugaan penghinaan Suku Pakpak yang beredar di media sosial. Hal itu dikatakan Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo, SH, SIK, M.M., M.Si yang didampingi Waka Polres Dairi, Kompol Husnil Mubarok Daulay, dan Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Meetson Sitepu. Rabu (22/1/2025).

AKBP Faisal Andri Pratomo mengatakan, tersangka berinisial JTST (32) warga Kecamatan Manokwari Barat Kabupaten Manokwari.

“Tersangka sudah kami amankan di kediaman keluarganya yang berada di Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, ” ujarnya.

Adapun penangkapan tersangka dilakukan dengan sikap humanis, dan mengedepankan asas kekeluargaan. Dimana petugas meminta kepada pihak keluarga, untuk membujuk tersangka untuk pulang kerumah.

“Setelah dilakukan langkah persuasif, pihak keluarga kemudian menyetujuinya, dan akhirnya membujuk tersangka untuk pulang ke rumah orangtuanya yang berada di Kecamatan Tarutung, ” jelasnya.

Setelah dilakukan penangkapan, tersangka akhirnya di bawa ke Mapolres Dairi untuk dilakukan pemeriksaan.

Saat ini pihak Sat Reskrim masih melakukan penyelidikan terkait motif tersangka yang diduga melakukan penghinaan Suku Pakpak.

Penetapan tersangka didasari laporan polisi ke Mapolres Dairi. Setelah dilaporkan, petugas kemudian meminta ahli bahasa dan ahli ITE, untuk menentukan apakah pernyataan tersebut masuk kategori pidana atau tidak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh para ahli, ditetapkan bahwa pernyataan tersebut merupakan tindak pidana, ” tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, JTST dikenakan pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang – Undang RI Nomor 1 tahun 2024 tentang informasi dan transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.(L.Tumangger)

Sebulan, Polres Mojokerto Kota Amankan 139.830 Pil Double L dan Sabu dari 7 Tersangka

0

Kota Mojokerto – Guna mendukung 100 hari program Asta Cita Presiden, Polres Mojokerto Kota gelar Konferensi Pers pengungkapan kasus Narkoba pada Rabu, (22/01/2025).

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kasat Resnarkoba AKP Moch. Suparlan, S.H., M.H., menyelenggarakan press release bersama KASUBSI PIDM Sie Humas IPDA Slamet yang dilaksanakan di Aula Hayam Wuruk Polres Mojokerto Kota.

Awal pengungkapan kasus di bulan Januari, terdapat 9 kasus narkoba dengan 7 orang tersangka. Dari 7 tersangka ini terkena 3 pasal yang berbeda.

TY, YW, FS, EP melanggar pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun Tentang Narkotika ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda 10 milliar.

PD dan AS melanggar pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun tentang Narkotika ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, hukuman mati atau seumur hidup dengan denda 10 milliar.

PD dan RF juga melanggar pasal 435 sub 436 UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan denda paling banyak 5 miliar.

Atas perlakuannya terkumpul barang bukti berupa Narkotika Gol 1 jenis sabu total bruto 67,89 gram, tablet pil double L sebanyak 139.830 butir, 7 buah timbangan elektrik, 8 buah handphone, 4 sepeda motor dan uang tunai Rp. 415.000.- dengan total nilai BB keseluruhan Rp. 507.747.000.-.

AKP Suparlan menyampaikan bahwa salah satu tersangka yang merupakan pekerja proyek bangunan mendapat tawaran menjadi kurir dengan keuntungan 2 Juta rupiah/ons dan juga sebagai pemakai.

Dalam konferensi Pers ini, AKP Suparlan menekankan komitmen untuk terus mendukung upaya penegakan hukum dan memberantas penyalahgunaan narkoba demi menciptakan masyarakat yang lebih aman dan sehat.

“Saya harap kedepannya tidak ada lagi kasus-kasus seperti ini di wilayah Mojokerto, karena pemantauan kami sangat mudah untuk menjangkau wilayah Mojokerto” tutup AKP Suparlan.  [NS]

Pemkab Pakpak Bharat Dapat Penghargaan Dari Gubernur Sumut

0

PAKPAK BHARAT – Pj. Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni mengapresiasi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor atas Sinergitas dan Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam “Cultural Event”, acara budaya di Sumatera Utara. Piagam penghargaan ini diterima oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pakpak Bharat, Maranatha M Padang Bth, M.Si pada acara Peluncuran Calender Of Event 2025 di Pos Bloc, Medan (21/01/2025).

Sebuah apresiasi atas keikutsertaan kita dalam even budaya di Sumatera Utara, mudah-mudahan kedepan nanti kita bisa lebih eksis lagi, ucap Maranatha Padang di Medan.

Pemerintah Sumatera Utara melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) resmi meluncurkan Calender of Event 2025 dengan membawa tema “Discover North Sumatra: The Heart of Indonesia”
Pj. Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni mengatakan, akan ada 24 event berskala Nasional hingga Internasional yang akan berlangsung selama tahun 2025.

Calender of Event ini baru pertama kali diluncurkan di Sumatera Utara, kaya dengan budaya, seni, dan potensi alam yng luar bisa. Ada banyak sekali kegiatan mulai yang bertaraf Internasional, hingga ke suguhan desa wisata untuk menarik wisatawan donestik dan mancanegara, ujar Agus Fatoni dalam sambutannya.

Pj Gubsu mengungkapkan melalui kalender event ini agar bisa mempromosikan potensi wisata dan budaya Sumatera Utara di tingkat Nasional maupun Internasional.(L.Tumanggor)

Polres Lumajang Dukung Progam Swasembada Pangan, Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar

0

Lumajang – Gempur Newscom/Dalam upaya mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan, Polres Lumajang bersama Forkopimda menggelar aksi nyata dengan menanam jagung seluas 1 juta hektar. Kegiatan yang dipusatkan di lahan Perhutani Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang,pada Selasa (21-01-2025) tersebut mendapat sambutan antusias dari berbagai pihak.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, memaparkan bahwa kegiatan ini adalah merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

“Ini bukan hanya sekadar menanam jagung, akan tetapi juga merupakan upaya kita untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal,”tuturnya.

Program ini merupakan adalah bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan nasional melalui Kementerian Pertanian dan Gugus Tugas Polri. Kapolres Lumajang juga menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Program ini adalah wujud nyata kerja sama yang terintegrasi antara pemerintah, Polri, TNI, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis target satu juta hektar jagung akan tercapai dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” Jelas AKBP Alex Sandy Siregar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penanaman jagung ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional tetapi juga mendukung ketersediaan pangan lokal. Dengan adanya partisipasi petani setempat, hasil panen diharapkan dapat menopang kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi bagi stabilitas pangan nasional

AKBP Alex juga menjelaskan, bahwa program penanaman jagung seluas 1 juta hektar ini merupakan inisiatif strategis pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Gugus Tugas Polri.

“Kami yakin dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Polri, TNI, dan masyarakat, target penanaman satu juta hektar jagung akan tercapai dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan Indonesia pada tahun 2025. Pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan sektor pertanian melalui berbagai dukungan, termasuk pendampingan bagi petani dan pemanfaatan lahan secara optimal.

Dengan adanya langkah konkret ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari program ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi daerah.

Gotong Royong Demi Ketahanan Pangan
Semangat gotong royong begitu terasa di lokasi penanaman. Petani jagung di Candipuro tampak antusias berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Mereka berharap hasil panen jagung nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan berkontribusi pada ketersediaan pangan di daerah.

“Kami sangat mendukung program ini. Selain meningkatkannk produksi jagung, kegiatan ini juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar salah seorang petani yang ditemui.

Polres Pasuruan Bersama Kementan RI Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar

0

PASURUAN – Polres Pasuruan bersama Kementerian Pertanian RI menggelar kegiatan penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektar. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, dengan lokasi utama di lahan Perhutani Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, serta Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB Selasa, (21/01/25) ini diawali dengan pembukaan dan pemberian bantuan sosial kepada kelompok tani. Acara dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Forkopimda Kabupaten Pasuruan yang hadir, termasuk Pj. Bupati Pasuruan Dr. Nurcholis S. Sos., M.Si., Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, serta pejabat dari Dinas Pertanian, Muspika, dan tokoh masyarakat.

Secara virtual, kegiatan diisi dengan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan Menteri Pertanian. Ketua Satgas Pangan Komjen Pol Prof. Dedi Prasetyo turut memaparkan pentingnya program ini dalam mendukung prioritas Presiden RI, Asta Cita, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam Zoom Meeting, Kapolda dari berbagai wilayah seperti Jawa Timur, Sulawesi Utara, NTT, dan Kalimantan Barat menyampaikan program masing-masing. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si., memaparkan inovasi benih jagung Bhayangkara, yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat. Menteri Pertanian menyatakan komitmennya untuk membeli benih ini dan menyebarkannya ke seluruh Indonesia.

Bantuan Traktor dan Kolaborasi Nasional
Sebagai bagian dari program ini, Menteri Pertanian RI memberikan bantuan 10 unit traktor untuk Polda Jawa Timur, Sulawesi Utara, NTT, dan Jabar. Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian secara resmi meluncurkan program penanaman jagung serentak 1 juta hektar sebagai langkah strategis untuk memanfaatkan lahan kering dan perkebunan di seluruh Indonesia.

Langkah Menuju Swasembada Pangan 2025
Program ini merupakan komitmen Polres Pasuruan dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian, sektor swasta, dan petani swadaya, target nasional untuk menggarap total lahan 1,7 juta hektar diharapkan tercapai.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani serta stabilitas ekonomi nasional,” ujar Menteri Pertanian.(Qomar)