Home Blog Page 59

Polres Blitar Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 230,23 gram Sabu dan 14.447 Butir Pil LL

0

BLITAR – Komitmen memberantas Narkoba terus dibuktikan oleh Polres Blitar Polda Jawa Timur (Jatim).

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blitar Polda Jatim kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda., S.I.K. melalui Kasatresnarkoba Polres Blitar AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan dari pengungkapan ini terdapat 2 kasus merupakan target operasi (TO) dan 4 Kasus Non TO.

Sehingga total kasus yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Blitar selama periode Januari hingga 10 Maret 2026 bertambah menjadi 25 kasus.

“Untuk periode Januari hingga awal Maret 2026 ini total menjadi 25 kasus terdiri dari 10 kasus sabu dan 15 kasus okerbaya jenis double L yang berhasil kita ungkap,” jelas AKP Yussi, Rabu (11/3/26).

Dari 25 kasus tersebut, lanjut AKP Yussi, Polisi mengamankan 29 tersangka menyita barang bukti sabu 230,23 gram, Okerbaya 14.447 butir LL.

AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan bahwa semua pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Kabupaten Blitar.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti sabu ,” kata AKP Yussi Purwanto.

Ia juga mengatakan saat ini masih mendalami pemeriksaan tersangka untuk mengungkap jaringan di atasnya termasuk pemasok yang saat ini masih dalam pencarian.

“Polres Blitar berkomitmen terus melakukan pengembangan guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak taku melaporkan ke Polisi jika melihat atau mencurugai adanya peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Blitar.

“Jangan takut melapor, karena indentitas pelapor kami lindungi,” pungkasnya. (*)

Pastikan Disiplin Anggota, Wakapolres Kediri Kota Pimpin Pemeriksaan Gaktibplin

0

Kediri Kota – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan serta kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh anggota pada Rabu (11/3/2026) pagi di halaman Mako Polres Kediri Kota.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kediri Kota Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko serta didampingi Kasipropam Polres Kediri Kota Herman Susilo bersama personel Propam.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan gampol (seragam polisi), sikap tampang, serta kelengkapan administrasi pribadi anggota. Setiap personel diperiksa satu per satu, mulai dari kelengkapan identitas seperti SIM, KTP, hingga Kartu Tanda Anggota (KTA).

Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko mengatakan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan langkah pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap menjaga disiplin, penampilan, serta kelengkapan administrasi dalam menjalankan tugas.

“Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal agar seluruh anggota tetap disiplin, tertib administrasi, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan personel menjadi hal yang sangat penting mengingat Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri, termasuk arus mudik dan arus balik masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Kediri Kota dapat terus menjaga profesionalitas, kedisiplinan, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat selama rangkaian pengamanan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Pastikan Keselamatan Perjalanan Polres Tanjung Perak Cek Urine 43 Sopir Truk dan Bus Jelang Mudik Lebaran.

TANJUNG PERAK – Keselamatan dalam perjalanan menjadi prioritas kepolisian baik bagi angkutan orang maupun barang. Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan langkah antisipatif dengan melakukan cek urine pada sopir truk dan bus antarpulau di Jalan Prapat Kurung dan Gate Pelabuhan Jamrud, Surabaya, Rabu (11/3) sore.

Sebanyak 43 orang pengemudi angkutan baik penumpang maupun barang dilakukan tes urine di dua lokasi. Pemeriksaan dilakukan pada seluruh sopir baik truk maupun bus yang berada di lokasi.

“Kami lakukan tes urine ini untuk memastikan mereka melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto.

Ia mengungkapkan, pemeriksaan pada sopir truk dan bus ini dilakukan secara mendadak oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hal ini dilakukan menjelang lebaran atau Idulfitri untuk memastikan perjalanan mudik lancar dan aman.

Hasilnya, dari 43 sopir yang dilakukan cek urine, seluruhnya negatif menggunakan narkoba. “Kami juga berpesan agar sopir tidak ugal-ugalan da tetap tertib berlalu lintas. Ini menyangkut keselamatan bersama,” ungkapnya. (*)

Permudah Pemudik, Layanan Dispenduk Banyuwangi Tetap Buka Saat Libur Lebaran

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Kabar gembira bagi warga Banyuwangi yang mudik lebaran tahun ini. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi tetap membuka layanan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) selama libur lebaran, sehingga warga yang mudik bisa tetap mengurus KTP atau dokumen lainnya.

“Meski libur Lebaran, kami tetap memberikan layanan ke masyarakat. Warga yang pulang kampung, silakan berlebaran sekaligus tetap bisa mengurus dokumen-dokumen kependudukan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu (11/3/2026).

Ipuk menambahkan, di momen libur ini lebaran banyak warga perantauan yang pulang kampung. Selain untuk berkumpul bersama keluarga, tak sedikit dari mereka sekaligus ingin mengurus berbagai kebutuhan adminduknya.

“Karena itu kami memfasilitasi mereka. Mudik tapi masih bisa mengurus surat yang dibutuhkan, terutama surat-surat yang sifatnya mendesak,” ungkap Ipuk.

Layanan akan tetap buka mulai tanggal 18 – 24 Maret 2026, berlokasi di Kantor Dispendukcapil, Jl. Letkol Istiqlah Nomor 68. Jam operasionalnya mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB dengan layanan drive thru.

Masyarakat bisa datang langsung untuk mengurus berbagai dokumen adminduknya, seperti Kartu Identitas Anak (KIA), perubahan/perekaman KTP, mengganti KTP yang rusak, dan lainnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, Choiril Ustadi, menjelaskan pelayanan tersebut akan dibuka setiap hari selama masa libur lebaran. Bahkan pada hari H lebaran sekalipun.

“Hari H Lebaran tetap buka layanan, cuman jam kerjanya terbatas. Petugas kami nanti akan berbagai tugas,” jelas Ustadi.

Ustadi juga mengimbau warga untuk memanfaatkan aplikasi Smart Kampung untuk pengurusan adminduk.

“Dokumennya bisa diunduh, sehingga lebih efektif dan efisisen. Namun kalau cetak dokumen seperti KTP, tetap harus datang ke kantor,” jelas Ustadi. (*)

Jelang Lebaran, Stok dan Kualitas Daging di Banyuwangi Dipastikan Aman

BANYUWANGI | Gempurnews.com- Permintaan daging sapi di Banyuwangi meningkat tajam menjelang Lebaran. Jika hari biasa pemotongan hanya 20-30 ekor sapi, kini bisa mencapai 60 ekor per hari.

Lonjakan permintaan turut mendongkrak harga. Di Pasar Blambangan, Rabu (11/3/2026), harga daging sapi tembus Rp145-150 ribu per kilogram, dari harga normal sekitar Rp125 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang daging sapi, Badrus, mengaku penjualan naik signifikan. Biasanya ia menjual daging dari dua ekor sapi per hari, kini bertambah menjadi tiga ekor. “Permintaan naik menjelang Lebaran. Sekarang sehari bisa tiga ekor, dan selalu habis,” ujarnya.

Tingginya permintaan menjadi berkah bagi Badrus dan pedagang lainnya. Stok daging yang dijualnya selalu habis karena langsung terjual setelah pemotongan.

Untuk memastikan daging yang beredar tetap aman, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi melakukan pengecekan di pasar-pasar tradisional. Tim diterjunkan memeriksa kualitas daging sapi secara serentak.

Seperti di Pasar Blambangan, petugas melakukan rapid test guna memastikan daging yang dijual memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Kepala Dispertan Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan daging aman dan layak dikonsumsi. “Tidak ditemukan daging oplosan, gelonggongan, maupun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar dia.

Ia menyebut konsumsi daging meningkat hingga 80 persen dibanding hari biasa. Hingga pukul 01.00 WIB, tercatat 41 ekor sapi dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) dan jumlahnya masih bertambah.

Rata-rata produksi daging di Banyuwangi mencapai 3-3,5 ton per hari, dan saat ini meningkat hampir dua kali lipat dari kondisi normal.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, menambahkan kenaikan konsumsi dipicu tingginya kebutuhan bahan baku pentol bakso jelang Lebaran.

“Biasanya mendekati Lebaran konsumsi bisa naik hingga hampir 100 persen. Tapi stok aman karena populasi sapi di Banyuwangi sekitar 100 ribu ekor,” ucapnya.

Selain daging sapi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap daging ayam yang beredar di pasar. Hasilnya, daging ayam yang dijual pedagang juga dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat. (*)

Jaga Kamtibmas, Polres Bangkalan Bubarkan Kerumunan Warga Hendak Balap Liar

0

Polres Bangkalan – Demi menjaga kenyamanan dan kondusifitas wilayah selama Bulan Ramadhan, Polres Bangkalan terus meningkatkan keamanan dengan melaksanakan Patroli Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di akhir pekan.

Sabtu lalu (7/3) hingga Minggu dinihari (8/3) KRYD yang dilakukan oleh Polres Bangkalan menyasar keramaian warga di Kecamatan Sepulu dan Tanjung Bumi.

Dengan menerjunkan tim gabungan serta menggandeng anggota Polsek rayon, patroli ini ampun untuk membubarkan kerumunan warga yang hendak melakukan balap liar maupun perang sarung.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli kamtibmas yang rutin dilakukan kepolisian, khususnya selama bulan Ramadan.

“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari selama bulan Ramadan,” ujar Ipda Agung Intama.

Ipda Agung menjelaskan, aksi perang mercon dan balap liar yang kerap dilakukan oleh anak-anak muda di wilayah tersebut sudah sering dikeluhkan warga. Selain menimbulkan kebisingan, aktivitas tersebut juga dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Apalagi Jalan Raya Sepulu merupakan jalur Pantura Madura yang cukup ramai dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Kegiatan seperti perang mercon dan balap liar tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga bisa mengancam keselamatan pengguna jalan lain,” tegas Kasihumas.

Polres Bangkalan pun memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan selama Ramadan. Polisi juga mengingatkan para pemuda agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. (Red/Hum)

Kakorlantas Hadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga, Kolaborasi dan Sinergitas Kunci Keberhasilan

0

Jakarta- Bentuk sinergi dan kolaborasi lintas sektoral, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di TMII, Selasa (10/3). Apel ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Hadir dalam kegiatan, Kementerian Pekerja Umum Wilan Octavian Direktur Utama PT. Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dan Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa berbagai pihak telah menyiapkan diri untuk mendukung kelancaran operasi pengamanan Lebaran tahun ini dengan sinergi antarinstansi yang telah dibangun sejak awal.

“Semua kesiapan dalam rangka Operasi Ketupat, baik dari stakeholder, sinergitas, baik dari Kementerian Perhubungan, dari Kementerian PUPR, semua menteri Kabinet Merah Putih Dirut Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruhnya sudah siap,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Apel terpadu yang digelar bersama jajaran Jasa Marga menjadi penanda bahwa seluruh unsur yang terlibat telah berada dalam kondisi siaga. Ia menilai keberhasilan pengamanan pada tahun sebelumnya menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan tahun ini.

“Pagi ini kita melaksanakan apel terpadu Jasa Marga Siaga, tentunya ini menandakan bahwa kita semuanya sudah siap. Suksesi pengamanan Operasi Ketupat 2025 tahun lalu cukup bagus, tetapi tahun ini tentunya harus kita tingkatkan,” tambah Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Kakorlantas juga mengapresiasi Apel Terpadu Siaga yang dilaksanakan Jasa Marga. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan stakeholder dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

“Saya sebagai pihak yang mewakili Bapak Kapolri, tentunya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, terutama Jasa Marga yang saat ini mempersiapkan apel terpadu,” jelas Kakorlantas Polri.

Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul fitri.

“Operasi Ketupat tahun 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya kita mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat tahun ini, negara hadir bersama untuk bisa menjamin momen sosial dan spiritual, menjaga rangkaian kegiatan masyarakat dari bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri,” tegas Kakorlantas Polri.

Kunci keberhasilan Operasi Ketupat adalah kolaborasi bersama, Kakorlantas yakin dengan sinergitas kebersamaan dapat mensukseskan kelancaran arus mudik lebaran Idul fitri.

“Kami yakin kata kunci dari keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan. Together we can, bersama kita kuat, dan bersama kita berhasil,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

Respon Aduan Warga, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Sabung Ayam di Kediri

0

KEDIRI– Polisi menertibkan sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai arena sabung ayam di Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Selasa (10/3/2026).

Penertiban dilakukan oleh Polres Kediri melalui Polsek Plemahan setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah tersebut.

Kapolsek Plemahan AKP Gatot Pesantoro, S.H., mengatakan petugas segera melakukan patroli dan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung kami turunkan untuk melakukan pengecekan di lokasi,” ujar AKP Gatot.

Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian maupun kerumunan orang yang melakukan sabung ayam. Namun di area tersebut masih terdapat sejumlah sarana yang diduga pernah digunakan untuk kegiatan tersebut.

Sebagai langkah penertiban dan pencegahan agar lokasi tidak kembali digunakan, petugas kemudian melakukan pembersihan sekaligus pembakaran terhadap sarana yang ada di lokasi.

AKP Gatot menegaskan pihaknya akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Penertiban ini dilakukan agar lokasi tersebut tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar hukum dan dapat meresahkan masyarakat,” jelas Beliau.

Polsek Plemahan juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas perjudian maupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua

0

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan catatan sejarah baru dalam transformasi institusinya. Tepat pada Selasa, 10 Maret 2026, Polri resmi meresmikan tahap ketiga operasionalisasi 7 dari 16 Pusat Studi Kepolisian yang berkedudukan di bawah naungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) antara lain:

  1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian, yang dikepalai oleh Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H.
  2. Pusat Studi Forensik Kepolisian, yang dikepalai oleh Komjen Pol. (Purn) Prof. Dr. Petrus R. Golose
  3. Pusat Studi Internasional Kepolisian, yang dikepalai oleh Irjen Pol. Dr. dr. Asep Herdradiana, Sp.An-TI., Subsp.T.I.(K)., M. Kes.
  4. Pusat Studi Keamanan Nasional, yang dikepalai oleh Prof. Muradi, M.Si., M.Sc., Ph.D.
  5. Pusat Studi PPA, yang dikepalai oleh Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si.
  6. Pusat Studi Keadilan Restoratif & Transformasi Konflik, yang dikepalai oleh Andrea H. Poeloengan, S.H., M.Hum., MTCP.
  7. Pusat Studi Intelijen Kepolisian, yang dikepalai oleh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H.

Kemudian untuk 9 pusat studi kepolisian lain yang sudah diresmikan pada tahun 2025, sebagai berikut:

  1. Pusat Studi Polmas
  2. Pusat Studi Anti Korupsi
  3. Pusat Studi Terorisme
  4. Pusat Studi Ilmu Kepolisian
  5. Pusat Studi Kamsel Lantas
  6. Pusat Studi Siber
  7. Pusat Studi SDM
  8. Pusat Studi Pasifik Oseania
  9. Pusat Studi Kehumasan Polri

Peresmian ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa Polri tidak lagi hanya mengandalkan tindakan taktis dan teknis di lapangan. Sebagaimana penyampaian Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian (10/03/2026)

“Diharapkan dengan peresmian 16 Pusat Studi Kepolisian ini dengan bidang keilmuan masing-masing, pusat studi kepolisian ini menjadi wadah riset dan diskusi akademik terkait pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia”

Hal tersebut menjadi bukti bahwa Polri kini secara sadar bergerak menuju penguatan intelektual melalui paradigma berbasis bukti (Evidence Based Policy) yakni sebuah pendekatan kepolisian yang mendasarkan setiap kebijakan dan tindakan pada bukti-bukti ilmiah serta riset yang mendalam.

Kolaborasi Pentahelix: Dari Aceh hingga Maluku
Strategi besar yang diusung Polri kali ini melibatkan kolaborasi Pentahelix, yang menempatkan dunia akademis sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan negara. Ekspansi intelektual ini tidak hanya berpusat di Jakarta, melainkan telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia demi menjaring perspektif lokal yang beragam. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 8 dari 77 Pusat Studi Kepolisian di PTN/PTS yang sudah meresmikan Pusat Studi Kepolisian, di antaranya:

  1. Universitas Syiah Kuala
  2. Universitas Negeri Sebelas Maret
  3. Universitas Pattimura
  4. Universitas Muhammdiyah Karanganyar
  5. Universitas Islam Sultan Agung
  6. Universitas Negeri Semarang
  7. Universitas Bangka Belitung
  8. Universitas Jenderal Soedirman
    Keberadaan pusat-pusat studi di daerah ini diharapkan mampu membedah tantangan keamanan spesifik di tiap wilayah dengan pisau analisis akademis yang tajam. Selain itu, masih terdapat 69 PTN/PTS yang tengah memasuki tahap penandatanganan kerja sama (PKS) yang membentang dari Aceh hingga Papua. Dengan diresmikannya pusat-pusat studi ini, Polri berharap budaya ilmiah dapat mendarah daging di tubuh institusi, memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil telah melalui uji publik dan kajian akademis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Polri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri

0

Jakarta – Mabes Polri bersama para jurnalis menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat dengan membagikan sekitar 1.500 paket makanan dan takjil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik di sekitar kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudho Wisnu Andiko, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

“Seperti para pengemudi ojek online dan juga pengemudi kendaraan umum lainnya. Mereka yang masih bekerja di jalan tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudho juga berharap pelaksanaan arus mudik masyarakat ke depan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ia memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah serta pelayanan maksimal guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Keselamatan adalah hal yang paling utama dalam perjalanan mudik. Yang terpenting bukan seberapa cepat sampai, tetapi bisa tiba di tujuan dengan selamat,” jelasnya.

Selain itu, Trunoyudho mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan situasi di lingkungan tempat tinggal ataupun memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan dan rumah yang ditinggalkan selama mudik kepada kepolisian.

Menurutnya, masyarakat dapat berkoordinasi dengan RT maupun RW setempat, serta memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

“Bisa juga menitipkan kendaraan di Polsek atau kantor kepolisian terdekat. Silakan fasilitas ini dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.