Home Blog Page 611

Silaturahmi Penuh Kehangatan: SMK Muhammadiyah Jatiroto Sambut Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publick Muhammadiyah Lumajang

0

Lumajang, Senin 23 Desember 2024, SMK Muhammadiyah Jatiroto menerima kunjungan hangat dari Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publick Muhammadiyah (LBH APM) Lumajang, Senin, 23 Desember 2014. Kunjungan ini menjadi momen istimewa dalam mempererat silaturahmi dan membangun sinergitas antara dunia pendidikan dan lembaga advokasi hukum.

Rombongan LBH APM Lumajang yang terdiri dari dua advokat, paralegal, sekretaris, dan tim media hadir memimpin pertemuan ini. Mereka adalah Mas Wachid, Mas Sahrul, Advokat Cucuk, Advokat Idrus, serta Slamet Efendi, S.Pd.I., yang mewakili divisi non-litigasi.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Jatiroto menyambut hangat kedatangan tim LBH APM. Dialog berjalan penuh keakraban, membahas berbagai isu terkait penguatan peran lembaga pendidikan dan pendampingan hukum. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi strategis dapat memberikan dampak positif, baik bagi siswa maupun masyarakat luas*

“Kami berharap, ke depan SMK Muhammadiyah Jatiroto dan LBH Muhammadiyah Lumajang dapat bersinergi dalam membangun Negeri, memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan dan advokasi hukum,” ujar Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Jatiroto.

Silaturahmi ini diakhiri dengan suasana hangat, penuh senyuman, dan optimisme. Kerja sama antara SMK Muhammadiyah Jatiroto dan LBH Muhammadiyah Lumajang diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap keadilan sosial.

SMK Muhammadiyah Jatiroto, Sekolah Unggul yang Berkomitmen Membangun Masa Depan
Sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan kualitas dan nilai-nilai Islami, SMK Muhammadiyah Jatiroto terus menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi muda yang unggul. Dengan silaturahmi ini, sekolah kembali membuktikan keterbukaannya terhadap inovasi dan kerja sama demi kemajuan bersama.
(Penulis : Slamet Efendi)

Pemdes Sumbermujur Laksanakan Musdes Pembahasan dan Penetapan R-APBDes T.A 2025

0

LUMAJANG – Pemerintah Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang telah melaksanakan Musyawarah Desa Pembahasan dan Penetapan R-APDes T.A 2025 bertempat di Baiai Desa Sumbermujur, Senin (23/12/2024).

Rencana Kerja Pemerintah Desa berikutnya merupakan dokumen penjabaran pembangunan dalam periode 1 (satu) tahun. Pembahasan ini menjadi dasar pembahasan dan penetapan R-APBDes 2025 dan akan diusulkan Pemerintah Desa kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Candipuro, Kepala Desa dan Perangkat Desa, Babinsa, Babinkantibmas, BPD, Bidan Desa, LPMD, KPMD, Ketua RT, Ketua RW, TP. PKK Desa, Pendamping Desa, dan Karang Taruna.

Kepala Desa Yayuk Sri Rahayu menyampaikan bahwa semua rencana pembangunan untuk tahun anggaran 2024 lalu, sudah direalisasikan sesuai dengan program pemerintah desa.

“Alkhamdulillah, untuk pembangunan tahun 2024 lalu sudah terealisasikan semua. Namun acara musdes hari ini kita melakukan pembahas dan penetapan R-APBDesa 2025,” ujar Kades Yayuk.

Sedangkan program berikutnya merupakan kegiatan utama meliputi Asman toga, Pawon Urip, SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat), Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), artinya Pilar transformasi bidang kesehatan. (Markasan)

Perjalanan Karier Imron Mashadi Dalam Dunia Olahraga Karate di (BKC) Cabang Kota Depok.

0

Depok,Senin(23/12/2024)
Perjalanan Imron Mashadi dimulai bergabung BKC(Bandung Karate Club) saat kelas 1 di SMA SUNANKALIJOGO disemarang tahun 1996
saya berlatih dan mengikuti ujian setiap 6 bulan sekali sampai 3 tahun hingga lulus, menyandang sabuk coklat
Setelah lulus Tahun 1999 bekerja,karena waktu itu keinginan untuk kuliah ternyata berat disebabkan faktor ekonomi Maka saat itu Imron yang sudah yatim piatu tidak meneruskan kuliahnya.


Dalam menggeluti Dunia Karate Imron sempat Vakum di BKC kurang lebih 18 tahun dan aktif kembali tahun 2017 karena jiwa BKC nya tergerak untuk bergabung kembali kemudian. Imron mendaftarnya anak anaknya untuk mulai berlatih karate di dojo Cilangkap dan Imron pun resmi bergabung di dojo cilangkap september 2017.
Kemudian di Desember 2017 mengikuti Ujian Masa Bhina(UMB) di GASHUKU NASIONAL di Bandung
Kemudian Desember 2018 saya mengikuti Ujian Sabuk Hitam(USH)di GASHUKU NASIONAL.
“Motivasi saya setelah menyandang sabuk Hitam saya bisa berbagi ilmu karate khususnya BKC karena metode pembelajaran di BKC dibagi 3
1.Beladiri
2.Prestas
3.Keilmuan
Kalau di perguruan hanya beladiri dan prestasi tetapi nanti anak-anak BKC kalau sudah usia 17 tahun ke-atas bisa mempelajari keilmuan
Untuk belajar beladiri pasti memerlukan fisik yang kuat maka para anggota bisa berlatih di Dojo minimal 2 kali dalam seminggu dan berlatih dirimah masing2 setiap hari
Dan untuk mengukur kemampuan anak2 dalam berlatih maka kami mendorong untuk berprestasi,mengikuti kejuaran baik di internal maupun di eksternal.
Kejuaraan intern seperti 1.Kejuaraan antar dojo di cabang kota depok september 2023
2.kejuaraan antar wilayah 31 Juli 2024
3.Kejuaraan provinsi November 2023
4.GASHUKU CUP yg diadakan setiap ada even gashuku
Untuk kejurnas BKC direncanakan diadakan bulan mei 2025,
Sedangkang untuk kejuaraan eksternal diluar BKC
1.kejuaraan SENKAIDO PIALA KEMENPORA di GOR CIRACAS Jakarta Timur
2.Kejuaraan YAMAHA yang diadakan di GOR TANGKAS Kab.Bogor
3.Kejuaraan JKOF diGOR CIRACAS Jakarta Timur
4.Kejuaraan BATARA di GOR CIRACAS Jakarta Timur,Ungkap Imron Mashadi.

Kemudian Imron melanjutkan,
“Manfaat belajar beladiri selain badan sehat jarang sakit-sakitan yaitu bisa melindungi diri sendiri dan bisa melindungi orang lain serta membentuk karakter anak,menjadi disiplin,berani,tanggung jawab disamping itu bisa untuk berprestasi bekal nanti kalau ingin masuk TNI atau POLRI akan sangat bermanfaat
Salah satu Prestasi anggita BKC Depok, Alif terakhir ikut kejuaraan Kemenpora Senkaido juara I medali Emas,
Orang tua akan bangga setelah melihat perubahan pada anaknya menjadi lebih disiplin,mandiri,berani,dan bertanggung jawab dalam setiap kehidupan sehari-hari
Yang tadinya sering membantah jadi patuh
Yang tadinya malu-malu ketemu orang jadi berani,
Yang tadinya bangun siang sekarang disiplin bangun pagi karena latihan pagi,
Yang tadinya tidak bisa merapihkan baju sekarang bisa
Dan tanggung jawab buang sampah pada tempatnya.
Kebanggaan orang tua juga terlihat setelah anaknya mengikuti kejuaraan dan berani tampil di depan orang banyak tanpa malu dan ragu setelah itu keluar mendapat medali,”Tegasnya.

“Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pendiri perguruan BKC
YTH PANGADEG PAGURON BKC KANG IWA RAHADIAN ARSANATA.”pungkas Imron Mashadi
Tingkatan Dan III Bandung Karate Club(BKC) Cabang Kota Depok.

Achmad Syafei

MILANGKALA YAYASAN GAPURA SADULUR SAJATI KE-2 DISELENGGARAKAN SECARA HIKMAT.

0

Cimahi,Senin(23/12/2024)
Tasyakuran Milangkala 2 tahun berdirinya Yayasan Gapura Sadulur Sajati yang bertempat di sekretariat Jalan Kebon Kopi no. 150 A Cibeureum Cimahi Selatan kota Cimahi Jawa Barat.

Menurut Ketua Umum Yayasan Ade Irwan Suryana dalam sambutannya mengungkapan,
“Yayasan Gapura Sadulur Sajati berkomitmen untuk pemajuan Kebudayaan khususnya budaya Sunda, yang kini hampir punah tergerus oleh jaman modernisasi . Untuk itu Yayasan Gapura Sadulur Sajati hadir dan terbentuk untuk dapat berkontribusi memberikan sumbangsih bagi nusa dan bangsa serta kehadirannya bisa bermanfaat untuk khalayak Umum. Kemudian menurut Ade mempertahankan dan melestarikan kebudayaan itu hal yang tidak mudah, perlu sinergitas semua pihak. Terutama yang paling penting adalah menyamakan persepsi, visi dan misi di Internal Yayasan Gapura sehingga akan menjadi satu kekuatan dan semangat untuk membangkitkan kembali budaya Sunda Yang seutuhnya,”Ungkapnya.

Etnis Sunda adalah etnis terbesar di Indonesia dengan demikian kehadiran   Yayasan Gapura Sadulur Sajati berharap menjadi pelopor bangkitnyabudaya Sunda itu sendiri.

Milangkaya milad ke-2 tahun ini selain dihadiri oleh para pemdiri dan pengurus juga dihadiri oleh para sesepuh tokoh  budayawan kota Cimahi, insan Pers, para Akademisi dan Advokad.

Tokoh budayawan ujang La’if mengatakan sekaligus memberi wejengan kepada Yayasan Gapura.
Agar Berkomitmen dan selalu eksis dalam upaya pemajuan kebudayaan jangan sampai Yayasan Gapura ini surut di tengah jalan.
Seorang Akademisi dan Dosen DR. Bambang Suprihatin mengatakan ” Yayasan Gapura Sadulur Sajati harus eksis terus berkontribusi berkomitmen membangun budaya Sunda agar mendunia tentunya dengan memahami cara berorganisasi yang baik dan benar serta mempunyai AD/ART yang baik sebagai landasannya dalam berorganisasi,”Katanya

Tokoh Masyarakat dan juga Ketua Komunitas MASTER,Nunu Nugraha menimpali,
“Etnis Sunda adalah Etnis terbesar di Indonesia untuk menuju Indonesia Emas 2045 tentunya harusnya dipersiapkan dari sekarang agar menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkualitas sehingga Yayasan Gapura ini menjadi salah satu pelopor menuju Indonesia emas.
Target Indonesia emas yang di gaungkan pemerintah” Ucap H. Nunu Nugraha selain sebagai ketua Ormas beliau sebagai praktisi pendidikan serta tokoh seni Kota Cimahi.

Komitmen Yayasan Gapura Sadulur Sajati yang mempunyai keinginan dapat kontribusi terhadap masyarakat dalam lingkup kecil ,lebih luasnya untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini. Yayasan Gapura Sadulur Sajati selain “ngumumule” seni Sunda Yayasan Gapura juga mempunyai bidang-bidang usaha dengan memanfaatkan asset-asset Milik Yayasan. Salah satunya menjalin kerjasama dengan LPP PBNU Jawa Baratu dalam berbagai bidang.dalam waktu dekat ini Yayasan Gapura dengan LPP PBNU Jawa Barat akan menandatangani kontrak kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak.salah satu item/bidang yang akan di kerjasamakan adalah dalam bidang pertanian dan perkebunan.
“Semoga cita-cita mulia Yayasan Gapura Sadulur Sajati bisa terwujud dengan izin Allah SWT dan dapat bermanfaat,dan dengan kehadirannya di tengah- tengah masyarakat semoga menjadi berkah untuk semua” Pungkas Ade Irwan,Ketua Yayasan Gapura Sadulur Sajati.

Achmad Syafei

“Gedang Maspur”, Simbol Kegiatan Warga Purwosono Taat Pajak

0

LUMAJANG – Ketaatan dalam memenuhi kewajiban pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat desa dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Demikian juga dengan masyarakat Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Mereka telah menunjukkan kesadaran dan komitmen yang tinggi terhadap kewajiban pajaknya.

Melalui berbagai sosialisasi dan penekanan akan pentingnya pembayaran PBB secara tepat waktu, masyarakat desa semakin memahami bahwa ketaatan dalam membayar pajak adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam upaya memudahkan proses pembayaran PBB, Pemdes Purwosono juga terus mengoptimalkan pelayanan dan sistem pembayaran agar lebih efisien dan transparan. Berbagai fasilitas dan layanan pun disediakan guna mempermudah masyarakat dalam melaksanakan kewajiban pajaknya.

Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada warganya, Pemdes Purwosono menggelar acara Gelar Dagangan Masyarakat Purwosono (Gedang Maspur) di Balai Desa pada Minggu (22/12/2024).

Kepala Desa, Hendrik Dwi Martono menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas partisipasi aktif masyarakat dalam membayar PBB.

“Ketaatan masyarakat ini merupakan cerminan kesadaran bersama akan tanggungjawab bersama dalam upaya membangun desa yang lebih baik,” ujarnya.

Hendrik menambahkan, melalui pembayaran PBB yang lancar dan konsisten, tentunya dapat menyediakan berbagai program dan layanan publik yang lebih baik. Tak terkecuali gelaran hari ini.

“Tidak hanya semisal gedang maspur, bahkan pemeliharaan infrastruktur, peningkatan sarana kesehatan dan pendidikan, serta berbagai fasilitas umum lainnya, akan kita upayakan agar dapat bermanfaat bagi seluruh warga desa,” imbuh Hendrik.

Sebagai informasi, Desa Purwosono berhasil mencapai target pembayaran PBB-P2 2024 dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, yang merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara masyarakat dan perangkat desa dalam mensosialisasikan pentingnya membayar pajak.

Dengan demikian, semangat ketaatan masyarakat desa Purwosono dalam memenuhi kewajiban pajak, terutama PBB, bukan hanya sekadar aspek hukum semata, tetapi juga merupakan wujud nyata dari kolaborasi dan kepedulian bersama dalam membangun desa yang sejahtera dan berkeadilan bagi semua warganya. (bam)

TPA Pesalakan Bakal Di Buka,Sekda Dan DPRD Mendatangi Lokasi

0

Gempurnews | Pemalang – Persoalan sampah yang masih menjadi polemik di wilayah Kabupaten Pemalang belum menemukan solusi yang baik untuk penanganannya.

Masih terlihat tumpukan sampah di sudut sudut kota,akibatnya bau busuk sampah yang menyengat semakin menyebar luas.

Masyarakat banyak yang menilai bahwa kinerja Pemkab Pemalang khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
dinilai tidak mampu dalam menangani sampah.

Minggu ( 22/12/24 ) pagi, rombongan anggota DPRD diantaranya Ketua H.Martono,Wakil Ketua Aris Ismail,dan Wakil Ketua 2, Slamet Ramuji,berserta anggotanya Heru Kundhi Miarso ( mantan aktivis )
dan turut hadir Sekda Pemalang, Heriyanto bersama Asisten II, mengunjungi lokasi TPA di Dukuh Pesalakan.

Dalam kunjungannya rombongan anggota DPRD bersama Sekda berencana membuka kembali Tempat Pembuangan Sampah ( TPA ) Pesalakan,yang sudah beberapa bulan terakhir di tutup.

Sekda Pemalang bersama tokoh pemuda dan Kadus setempat berkordinasi agar Senin 23/12/24, TPA tersebut bisa dibuka kembali.

Dalam kesempatan yang sama Sekda Pemalang Heriyanto S,pd,MSi,menyampaikan bahwa untuk menyelesaikan sampah yang ada di TPA Pesalakan,Pemkab Pemalang akan mempersiapkan anggaran Milyaran rupiah pada tahun 2025, untuk mengatasi persoalan sampah.ucapnya.

Pemkab Pemalang untuk tahun 2025,nantinya ada beberapa kegiatan di kawasan TPA seperti pembuatan pagar keliling dengan panjang 375m tinggi 3,5m , serta pembuatan taman bermain dan rehab Hanggar dan kelistrikan, dan Pemkab Pemalang akan mempersiapkan anggaran tersebut dengan APBD.imbuhnya.

Ia mengatakan kalau warga yang terdampak Pemkab sudah mempersiapkan anggaran untuk kesehatan warga sekitar.
sambungnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Pemalang, H.Martono mengatakan dengan di tutupnya TPA Pesalakan semua masyarakat resah,maka dengan rombongan datang ke TPA tersebut untuk melihat persoalan persoalan yang ada di wilayah TPA.pungkasnya

Dengan adanya kejadian penutupan TPA Pesalakan,yang begitu lama ” maka kita tidak boleh menyalahkan sepenuhnya kepada Pemerintah yang sekarang”.katanya

Kami dari dewan mengharap agar setelah dibukanya kembali TPA Pesalakan,seluruh masyarakat di sekitar harus di perhatikan khusunya adanya kompensasi kesehatan maupun yang lainnya.tegas Martono.

Hal lain juga di sampaikan oleh Heru Kundhi Miarso anggota DPRD dari fraksi PKB, menurutnya persoalan sampah ini segera diselesaikan dengan tindakan tidak hanya mengunakan kata kata saja,dan bagi masyarakat atau warga sekitar TPA yang belum mendapatkan BPJS untuk segera di data agar supaya bisa mendapatkan.ucapnya.

Selain itu juga Pemkab juga harus menyediakan mobil siaga sebagai sarana transportasi layanan keamanan dan kesehatan bagi warga sekitar.imbuhnya.

Selain itu Ketua ( MCP ) Pemuda Pancasila dan juga Wakil Ketua DPRD, (Aris Ismail ), yang diwakili oleh Ade Nurzaman selaku kordinator lapangan mengatakan bahwa pihak Pemuda Pancasila (PP ) dalam hal ini akan selalu bersinergis kepada Eksekutif dan Legislatif serta masyarakat guna menangani persoalan sampah,dan kami anggota Pemuda Pancasila ( PP ) akan selalu siap membantu demi tercapainya masyarakat sehat dan menuju Pemalang yang lebih baik.ucapnya.

Masih di waktu yang sama, Nur Toli yang merupakan tokoh masyarakat setempat saat dimintai keterangan nya oleh Gempurnews mengatakan ” kalau masyarakat sekitar tetep mintanya ditutup,dikarenakan dengan volume sampah yang sudah overload sudah sangat mengganggu kenyamanan warganya.ucapnya dengan tegas.

Kalau kita mengacu ke Undang undang nomer 18 tahun 2008 , secara jarak sudah tidak memenuhi karena minimalnya 1000 meter / 1km, sedangkan jarak TPA yang ada disini sangat terlalu dekat dengan pemukiman,” akan tetapi apabila dari Pemkab mau di olah dan dampak dari bau sampah bisa teratasi silahkan aja” dan juga masyarakat sekitar agar bisa di karyakan di TPA tersebut kami mempersilahkan,
Sekiranya keputusan sepenuhnya ada di warga.ucap Nur Toli.

(Yn 26)

Kapolres Pasuruan Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si., meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) di wilayah Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2024).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan lancar, memberikan rasa aman, dan kenyamanan kepada masyarakat yang berlibur.

Kapolres memulai tinjauan di Pos Yan Moh. Cheng Hoo, Pandaan, yang menjadi lokasi strategis bagi masyarakat beristirahat setelah mengunjungi tempat wisata. Ia memastikan fasilitas seperti layanan kesehatan, tempat bermain anak, hingga fasilitas pijat telah disiapkan dengan baik.

“Kami memastikan seluruh Pos Yan dan Pos Pam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Pos Cheng Hoo, misalnya, dilengkapi fasilitas istirahat yang nyaman sehingga pengunjung merasa aman dan terlayani dengan baik,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, terdapat delapan lokasi wisata di Pasuruan yang menjadi fokus pengamanan selama libur Nataru. Jalan Raya Gemol-Purwodadi, yang merupakan jalur utama menuju Malang, juga menjadi prioritas pengawasan karena tingginya volume kendaraan.

“Kami memprediksi peningkatan jumlah pengunjung di tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, langkah antisipasi sudah kami siapkan, termasuk pengamanan di jalur-jalur rawan macet dan lokasi wisata,” kata Kapolres.

Selain mengecek Pos Yan Cheng Hoo, Kapolres juga mengunjungi Pos Pantau Gereja Teresia di Pandaan untuk memastikan kesiapan pengamanan ibadah Natal. Ia menegaskan pentingnya koordinasi agar kegiatan ibadah berjalan aman dan kondusif.

Kapolres juga melakukan pengecekan kesehatan anggota yang bertugas di lapangan. “Kesehatan petugas menjadi perhatian kami. Selain menjaga keamanan masyarakat, kondisi anggota harus tetap prima,” jelasnya.

Kapolres menyoroti potensi peningkatan kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan bus pariwisata, seperti tahun lalu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia mengimbau Perusahaan Otobus (PO) menyediakan sopir cadangan untuk perjalanan jarak jauh.

“Setiap sopir bus akan diperiksa kesehatannya, termasuk tes bebas narkoba. Kami tidak ingin ada pengemudi yang lelah atau tidak fit dalam perjalanan, karena keselamatan penumpang adalah yang utama,” tegasnya.

Sementara itu, Kapos Yan Moh. Cheng Hoo, Iptu Khojin, melaporkan bahwa pada hari pertama pemberlakuan Pos Yan dan Pos Pam, arus lalu lintas masih terpantau normal tanpa lonjakan signifikan. “Kami terus memantau dan bersiap menghadapi puncak arus libur Nataru,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, Polres Pasuruan berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.(Qomar)

PJ BUPATI LUMAJANG BERIKAN SEMANGAT DI PERINGATAN HDI TAHUN 2024

0

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024 berlangsung meriah di Balai Desa Tukum, Minggu (22/12/2024). Acara ini diinisiasi oleh gabungan organisasi disabilitas Lumajang, seperti PPDI, DMI, NPC, PERTUNI, HWDI, Relawan FORMASI, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Tukum serta berbagai pihak kolaborasi lainnya.

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan berbagai agenda menarik, seperti bazar murah yang menampilkan karya disabilitas dan PKK Desa Tukum, pemeriksaan kesehatan gratis, serta unjuk seni kreatifitas dari para penyandang disabilitas.

Kepala Desa Tukum, Susanto, S.H., mengucapkan rasa bangga atas kehadiran Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, S.H., M.Si. “Suatu kehormatan bagi kami, Ibu Yuyun dapat hadir di acara ini. Kami sering berkegiatan bersama teman-teman disabilitas, dan semoga sinergi ini terus terjalin untuk mewujudkan lingkungan yang inklusi,” dan saat ini juga bertepatan dengan momentum Hari ibu, ujarnya

Dalam sambutannya, Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menyampaikan apresiasinya terhadap acara tersebut. “Saya mengucapkan selamat Hari Disabilitas Internasional. Penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berperan aktif dalam kepemimpinan masyarakat. Bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, mari kita wujudkan lingkungan yang inklusif,” tegasnya.

Ketua panitia, Dedy Mardiyanto, juga menyampaikan rasa terima kasih atas semangat kolaborasi semua pihak yang terlibat. “Terima kasih banyak atas dukungan semua pihak. Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan acara ini,” ujarnya dengan penuh haru.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang oleh ketua PPDI Jawa Timur, Ali muslimin dalam sambutannya memberikan ucapan selamat bertugas kepada pengurus yang baru semoga dapat memberikan manfaat pada anggota PPDI ujarnya.

Peringatan HDI 2024 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi disabilitas mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung peran aktif penyandang disabilitas di tengah masyarakat.(Had/Er)

Semua Orang Punya Hak, dan Undang – Undang Juga Mengaturnya

(Penulis : Slamet Efendi, S.Pd.I)

Setiap manusia di dunia ini dilahirkan dengan hak yang melekat pada dirinya, tanpa memandang suku, agama, ras, atau latar belakang sosial. Hak untuk hidup, hak untuk merasa aman, hak untuk hidup nyaman, hak untuk belajar, dan hak untuk berkembang adalah hak-hak dasar yang dijamin oleh undang-undang. Hak-hak ini adalah fondasi dari kehidupan bermasyarakat yang adil dan beradab.

Dalam sistem hukum Indonesia, perlindungan terhadap hak-hak ini diatur secara jelas dalam konstitusi dan berbagai peraturan perundang-undangan. Pasal 28A hingga 28J UUD 1945, misalnya, menjamin hak setiap warga negara untuk hidup, kebebasan, dan keadilan. Hak untuk belajar dan berkembang juga tercermin dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, yang memastikan bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Namun, penting diingat bahwa setiap hak memiliki batasan. Hak seseorang tidak boleh melampaui atau melanggar hak orang lain. Pelanggaran terhadap hak-hak ini memiliki konsekuensi yang diatur dalam hukum pidana maupun perdata.

Sebagai contoh, Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menyebutkan:
“Penganiayaan dihukum dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”
Ini melindungi hak seseorang untuk merasa aman dari ancaman fisik.

Selain itu, Pasal 335 KUHP juga mengatur larangan perbuatan tidak menyenangkan yang dapat mengancam kenyamanan seseorang. Pasal ini berbunyi:
“Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain untuk berbuat, tidak berbuat, atau membiarkan sesuatu, dengan menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain, dihukum dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda.”

Dalam ranah perdata, Pasal 1365 KUH Perdata mengatur soal ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum:
“Tiap perbuatan melawan hukum, yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut.”
Ini berarti, jika seseorang melanggar hak orang lain hingga merugikan pihak tersebut, maka pelaku wajib memberikan ganti rugi.

Seperti yang pernah dikatakan oleh Bung Karno, “Kemerdekaan hanyalah jembatan emas, di atasnya kita mengisi dengan hak-hak dan kewajiban yang adil dan seimbang.” Kutipan ini mengingatkan bahwa kebebasan, termasuk hak-hak dasar kita, harus digunakan dengan penuh tanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang harmonis.

Nelson Mandela juga pernah berkata, “To deny people their human rights is to challenge their very humanity.” Penolakan terhadap hak seseorang berarti menolak kemanusiaan itu sendiri. Hak asasi adalah inti dari keberadaan manusia, dan melindunginya adalah kewajiban bersama.

Pelanggaran terhadap hak-hak ini tidak hanya berdampak pada individu tetapi juga pada tatanan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, hukum hadir untuk menjaga keseimbangan. Dalam budaya Indonesia, konsep “gotong royong” mencerminkan betapa pentingnya hidup bersama dengan saling menghormati.

Pada akhirnya, penghormatan terhadap hak asasi manusia adalah inti dari kehidupan yang damai dan harmonis. Dengan saling memahami dan menghormati, kita tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menciptakan masyarakat yang berkeadilan dan beradab. Semua orang punya hak, dan hak itu harus dijaga dengan tanggung jawab, demi masa depan yang lebih baik untuk semua.

Penulis : Slamet Efendi, A.ma,. S. Pd.I,
Lahir : Lumajang, 19 Juli 1984, Guru, Juga menempuh Jurusan Hukum, Proses menyelesaikan Studi S2 M.H dan M.Pd di Unmuh Sidoarjo, Pemerhati Pemangku Kebijakan, aktif in Organisation Non Government, Mondok 7 Thn, Anggota Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah & Keadillan 2023 – 2024, Aktif di Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publick di Lumajang Periode 2023 – 2028), Aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat LBSI Divisi Hukum.

Seminar Tentang Pembuatan Pupuk Organik Dari Sampah

0

Gempurnews | Pemalang – Dr.Ramson Anggota DPR RI Komisi XII dari Fraksi Partai Gerindra melaksanakan Kegiatan Seminar di Desa Jati Rejo yang diikuti dari beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Bodeh,Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Comal,Kabupaten Pemalang.
sabtu ( 21/12/24 )

Seminar Pembuatan Pupuk Organik ini yang diselenggarakan dari Mind.ID menghadirkan narasumber dari Bank Sampah Bumi Lestari dari Pekalongan oleh Mujahidin SH.

Puluhan petani menghadiri acara seminar tentang pembuatan pupuk organik,kegiatan dari program pengabdian masyarakat yang di pimpin Dr.Ramson anggota DPR RI Komisi XII ini bertujuan untuk memperkenalkan ,zero waste dan berkelanjutan dalam pembuatan pupuk organik,serta meningkatkan kemampuan petani dalam mengolah limbah pertanian menjadi pupuk organik.

Menurut Mujahidin Emka SH,sampah merupakan sisa aktivitas manusia dan proses alam yang bisa berupa padat maupun cair,salah satunya berasal dari limbah pertanian,pengolahan sampah harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.ucapnya

Dalam kesempatan yang sama Dr.Ramson menyampaikan bahwa limbah rumah tangga masih menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik .

Sampah rumah tangga terdiri dari limbah organik dan anorganik,sampah organik bisa diolah menjadi pupuk organi cair maupun kompos.

Dalam seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga dan melakukan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat tentang cara mudah mengolah sampah menjadi pupuk organik,dengan metode ember tumpuk,dengan cara ini diharapkan bisa mengurangi limbah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga.tuturnya.

Penulis ( desta )