Home Blog Page 67

Ramadan Berkah, Kapolda Jatim Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Elemen Masyarakat

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si bersama Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce membagikan ratusan paket takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Mapolda Jatim, Kamis (5/3/2026).

Didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim, Irjen Pol Nanang turun langsung ke jalan menyapa dan menyerahkan kurang lebih 600 paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Dirbinmas Polda Jatim, Kombes Pol Eko Santoso didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa selain pembagian takjil juga dilaksanakan buka bersama dengan elemen masyarakat dan doa bersama anak yatim.

“Alhamdulillah, Bapak Kapolda dan Wakapolda Jatim hadir langsung di tengah masyarakat untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” kata Kombes Pol Eko.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di momentum Ramadan.

Selain berbagi takjil, Polda Jatim juga membagikan bikisan berupa sembako.

Kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang masih dalam perjalanan dapat terbantu untuk berbuka puasa tepat waktu,” kata Kombes Eko.

Langkah humanis ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan kepada masyarakat.

Pembagian takjil pun diakhiri dengan pesan agar seluruh pengguna jalan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. (*)

Pertandingan Persik Kediri vs PSBS Biak Berlangsung Aman, Macan Putih Menang 2-1

0

KEDIRI KOTA – Pertandingan sepak bola BRI Super League musim 2025/2026 antara Persik Kediri melawan PSBS Biak yang digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (5/3/2026) malam berlangsung aman, tertib dan kondusif. Dalam laga tersebut, tim tuan rumah Persik Kediri berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1.

Pengamanan pertandingan dilakukan oleh Polres Kediri Kota bersama unsur TNI dan instansi terkait dengan total kekuatan sebanyak 355 personel gabungan. Pengamanan dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., dengan melibatkan personel Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/WY, Yonif 521/DY, Brimob Subden C Kediri, Subden Pom Kediri serta dukungan dari Dishub, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, RS Bhayangkara dan steward panitia pelaksana.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh personel pengamanan mengikuti apel persiapan yang dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota pada pukul 17.00 WIB. Dalam arahannya, Wakapolres menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas pengamanan secara profesional serta memastikan tidak ada penonton yang membawa barang-barang terlarang seperti minuman keras maupun senjata tajam ke dalam stadion.

Selain itu, pengamanan dilakukan dengan sistem zonasi sesuai dengan regulasi pengamanan pertandingan sepak bola, di mana steward bertanggung jawab pada ring satu di dalam stadion, sementara personel TNI-Polri berada di ring dua dan area luar stadion untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. juga memberikan paparan melalui Tactical Floor Game (TFG) terkait skema pengamanan serta pembagian tugas personel di setiap titik pengamanan, mulai dari pintu masuk stadion hingga area luar stadion.

Pertandingan yang dimulai pada pukul 20.30 WIB tersebut disaksikan sekitar 1.611 penonton yang memadati Stadion Brawijaya. Sepanjang jalannya pertandingan, situasi berlangsung kondusif hingga pertandingan usai pada pukul 22.30 WIB dengan kemenangan Persik Kediri atas PSBS Biak dengan skor 2-1.

Setelah pertandingan berakhir, seluruh penonton meninggalkan stadion dengan tertib dan situasi di sekitar Stadion Brawijaya kembali kondusif. Kegiatan pengamanan kemudian ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan dan pihak terkait yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berjalan aman dan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan, panitia pelaksana, serta para suporter yang telah menjaga ketertiban sehingga pertandingan Persik Kediri melawan PSBS Biak dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh suporter agar terus menjaga sportivitas dan ketertiban dalam setiap pertandingan sepak bola.

“Kami berharap suasana kondusif seperti ini dapat terus terjaga pada setiap pertandingan, sehingga sepak bola dapat menjadi hiburan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Saber Pangan Intensif Pantau 38 Provinsi Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

JAKARTA, – Satuan Tugas (Satgas) Pangan memperkuat pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di berbagai daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi 2026.

Dari hasil analisa dan evaluasi Satgas Saber periode 5 Februari hingga 4 Maret 2026, tercatat sebanyak 37.857 kegiatan pemantauan telah dilakukan di 38 provinsi di Indonesia.

Pemantauan tersebut menyasar berbagai pelaku usaha pangan, mulai dari produsen, distributor, agen, hingga pedagang pengecer di pasar tradisional maupun ritel modern.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran dalam distribusi komoditas strategis.

Ketua Pengarah Satgas Pangan Pusat yang juga Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Drs Syahardiantono,M.Si menegaskan bahwa pengawasan distribusi pangan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari praktik curang.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh wilayah. Kami tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitasi harga pangan, tetapi juga menindak tegas pelaku usaha yang melakukan pelanggaran, seperti penimbunan, pengemasan ulang, hingga peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan,” kata Komjen Syahardiantono, Kamis (5/3/2026).

Dari sisi wilayah lokasi kegiatan pemantauan, Provinsi Jawa Barat mencatat aktivitas pemantauan tertinggi dengan 4.791 kegiatan.

Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Selatan sebanyak 3.207 kegiatan, Riau dengan 2.919 kegiatan, Jawa Tengah sebanyak 2.902 kegiatan, serta Jawa Timur dengan 2.500 kegiatan.

Sebaliknya, sejumlah provinsi di wilayah Timur Indonesia mencatat jumlah pemantauan relatif lebih rendah, di antaranya Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Kondisi geografis serta keterbatasan jumlah pasar dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor yang memengaruhi intensitas pengawasan di wilayah tersebut.

Berdasarkan jenis pelaku usaha yang dipantau, pedagang atau pengecer menjadi kelompok yang paling banyak diawasi dengan 25.426 titik pemantauan. Ritel modern tercatat 5.804 titik, disusul grosir atau toko besar sebanyak 3.744 titik.

Sementara itu, pemantauan terhadap distributor tercatat 2.056 kegiatan, produsen sebanyak 538 kegiatan, dan agen sebanyak 289 kegiatan.

Komjen Pol Syahardiantono, menegaskan bahwa Satgas Pangan tidak akan ragu menindak pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Apabila ditemukan praktik yang merugikan konsumen atau mengganggu stabilitas harga pangan, kami akan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera,” ujarnya.

Dari sisi perkembangan harga komoditas, laporan tersebut menunjukkan adanya dinamika pada sejumlah bahan pokok utama.

Harga beras premium dan beras medium secara nasional tercatat mengalami tren penurunan. Bahkan di sejumlah wilayah harga kedua jenis beras tersebut sudah berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Namun kondisi berbeda terjadi pada komoditas minyak goreng kemasan sederhana Minyakita.

Walaupun sudah mengalami trend penurunan, namun harga rata-rata nasional komoditas ini masih berada di atas HET, khususnya wilayah Indonesia Timur.

Komoditas bawang merah juga tercatat masih berada di atas harga acuan pembelian (HAP).

Sedangkan Harga bawang putih di beberapa wilayah juga menunjukkan variasi cukup besar. Di kawasan timur Indonesia, harganya masih stabil di atas HAP namun masih terkendali.

Sementara itu, harga cabai rawit merah masih berada di atas harga acuan dengan rata-rata nasional berkisar antara Rp61.888 hingga Rp70.271 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam ras tercatat mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp31.000 per kilogram. Harga daging ayam ras juga meningkat tipis di atas HAP.

Sebaliknya, harga daging sapi mengalami penurunan menjadi sekitar Rp139.801 per kilogram atau berada di bawah harga acuan pembelian.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Satgas Pangan yang juga Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menambahkan pengawasan dilakukan secara terpadu oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Menurut Ketut Astawa, pemantauan yang dilakukan tidak hanya bertujuan memastikan harga tetap terkendali, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar hingga tingkat konsumen.

“Pengawasan ini dilakukan secara berlapis oleh Satgas pusat dan daerah. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar,” ungkapnya. (*)

Dari hasil pengawasan tersebut, Satgas Pangan menemukan sejumlah pelanggaran yang kemudian ditindaklanjuti melalui langkah administratif maupun penegakan hukum.

Satgas Pangan pusat melaporkan terdapat 3.166 kegiatan pengecekan lanjutan terhadap distributor maupun produsen yang terindikasi melakukan pelanggaran. Selain itu, Satgas juga mengeluarkan 518 surat teguran kepada pelaku usaha.

“Dalam beberapa kasus, Satgas melakukan koordinasi dengan pelaku usaha untuk mengisi kembali stok komoditas yang mengalami kekosongan di pasar. Upaya tersebut tercatat sebanyak 1.200 kegiatan selama periode laporan minggu keempat ini,” jelasnya.

Selain pengawasan distribusi, Satgas Pangan juga melakukan pengambilan sampel produk pangan untuk diuji di laboratorium guna memastikan keamanan konsumsi. Dalam periode ini terdapat 35 sampel produk yang diuji.

Langkah tegas juga diambil terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan. Satgas Pangan merekomendasikan pencabutan dua izin usaha serta empat izin edar produk.

Selain itu, terdapat empat perkara yang ditingkatkan ke tahap penegakan hukum oleh aparat kepolisian. Kasus tersebut di antaranya penyelundupan daging impor ilegal yang ditangani oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

Kasus lain yang tengah ditangani aparat kepolisian di Nusa Tenggara Barat terkait praktik pengemasan ulang beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sementara di Jawa Barat, aparat mengusut peredaran mi yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks serta penjualan makanan kedaluwarsa.

Ketut Astawa mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk operasi pasar dan distribusi pangan.

“Berbagai intervensi terus dilakukan, seperti penguatan distribusi, operasi pasar, serta penyaluran beras program stabilisasi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses pangan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Dalam periode yang sama, Satgas Pangan juga menerima laporan pengaduan masyarakat melalui hotline yang telah disediakan. Tercatat terdapat 11 laporan yang masuk selama periode pengawasan tersebut.

Komoditas Minyakita menjadi yang paling banyak diadukan masyarakat dengan enam laporan. Selain itu, pengaduan juga berkaitan dengan komoditas cabai rawit, beras, telur ayam ras, daging ayam ras, dan daging sapi.

Selain melakukan pengawasan, Satgas Pangan juga memperkuat komunikasi publik melalui publikasi kegiatan di berbagai media. Selama periode laporan tercatat terdapat 25.372 tautan pemberitaan yang mengangkat aktivitas Satgas Pangan.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian harga pangan, pemerintah juga mengoptimalkan peran kios pangan atau toko pengendali inflasi. Hingga periode laporan ini tercatat sebanyak 939 kios atau toko di 32 provinsi telah melaporkan aktivitas distribusi pangan.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kios terbanyak, yakni 213 kios, disusul Nusa Tenggara Timur sebanyak 137 kios dan Jawa Tengah sebanyak 86 kios.

Sementara itu, penyaluran beras SPHP juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga beras di pasar.

Pada minggu keempat periode laporan, yakni 26 Februari hingga 4 Maret 2026, total penyaluran beras SPHP tercatat mencapai 34.636 ton.

Penyaluran beras tersebut dilakukan melalui berbagai jalur distribusi, antara lain instansi pemerintah dalam kegiatan gerakan pangan murah, pengecer pasar tradisional, serta jaringan Rumah Pangan Kita.

Ketut Astawa menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Pengawasan dan stabilisasi pangan harus dilakukan secara bersama-sama. Dengan sinergi yang kuat, kita berharap pasokan pangan tetap aman, harga stabil, dan masyarakat tidak dirugikan,” tutup Ketut Astawa. (*)

Sasar Pelajar, Satlantas Polres Lumajang Sosialisasi Safety Riding di SMA PGRI 01

LUMAJANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang terus masif memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada generasi muda. Melalui program “Police Go To School”, petugas menyambangi SMA PGRI 01 Lumajang guna memberikan sosialisasi safety riding, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula SMA PGRI Lumajang ini bertepatan dengan momen Polantas Menyapa Ramadhan.

Selain memberikan pemahaman aturan di jalan raya, petugas juga membagikan brosur imbauan untuk mempertegas pesan keselamatan.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, menjelaskan bahwa kalangan pelajar menjadi prioritas utama edukasi karena seringkali menjadi kelompok yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas.

“Kami hadir untuk menanamkan disiplin sejak dini. Fokus kami adalah bagaimana adik-adik pelajar ini paham cara aman dan selamat saat berangkat maupun pulang sekolah. Kami ingatkan kembali mengenai pengenalan rambu-rambu serta kewajiban penggunaan helm standar bagi pengendara motor,” ujar AKP Yulian.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada para pelajar agar selalu tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dan dimulai dari diri sendiri,” ujar AKP Yulian.

Ia juga menegaskan larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya serta larangan mengendarai sepeda motor bagi pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kami mengimbau kepada adik-adik pelajar untuk tidak mengendarai sepeda motor jika belum cukup umur. Selain melanggar aturan, hal itu sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas juga mengingatkan bahaya aksi balap liar maupun sekadar menonton balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan.

“Balap liar bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Kami tidak akan segan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran,” tambahnya.

1000 Pemudik Siap Diberangkatkan Dalam Program Mudik Gratis 2026 Pemkot Cimahi dan Pendaftaran Resmi Ditutup

Cimahi,Kamis(05/03/2026)
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi resmi menutup pendaftaran program mudik gratis pada Sabtu (28/02/2026).

Jumlah pendaftar tercatat telah melampaui kuota yang disediakan Pemerintah Kota Cimahi untuk Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data Dishub Kota Cimahi, sekitar 1.000 orang mendaftar secara online untuk mengikuti program mudik gratis tahun ini. Sementara itu, kursi yang tersedia hanya untuk 720 orang dengan fasilitas 15unit bus.

“Kalau kuota kita tahun ini 720 orang, tapi yang sudah mendaftar sudah sekitar 1.000 orang. Jadi sudah melebihi kuotanya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang Selasa (03/03/2026).

Endang, menjelaskan pihaknya kini tengah melakukan proses verifikasi data pendaftar untuk menyaring peserta sesuai kuota 720 orang.

Verifikasi dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, di antaranya domisili wajib Kota Cimahi, kondisi ekonomi, serta nomor urut pendaftaran. Setiap kepala keluarga (KK) dibatasi maksimal empat orang peserta.

“Sekarang sedang verifikasi, mudah-mudahan secepatnya beres dan segera diumumkan. Domisili tentunya harus Cimahi, dan kondisi ekonomi juga jadi pertimbangan. Kita juga akan urutkan dari yang lebih dulu mendaftar,” ujar Endang.

Program mudik gratis Pemkot Cimahi tahun ini melayani dua rute utama, yakni:
Cimahi – Semarang via Cirebon

Cimahi – Solo via Yogyakarta.

Para pemudik dijadwalkan diberangkatkan pada 18 Maret 2026 dari Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah.

Endang menegaskan, program ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan mengurangi angka pemudik yang menggunakan sepeda motor, yang dinilai memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.

“Banyak sekali warga Cimahi yang pulang ke kampung halaman menggunakan sepeda motor. Pemkot Cimahi lewat mudik gratis ingin mengurangi mudik menggunakan kendaraan roda dua,” pungkasnya.

Achmad Stafei

Walikota Cimahi,Kunjungi Mantan Stafnya Saat Berdinas

Cimahi,Kamis(05/03/2026)
Wali Kota Cimahi, Letkol (purn) Ngatiyana, S.A.P . melakukan kunjungan silaturahmi rumah Pak Endun, mantan stafnya saat berdinas di Pusbangsisop TNI AD pada tahun 1994. Kunjungan ini merupakan upaya Wali Kota untuk mempererat silaturahmi dan kasih sayang dengan mantan stafnya.(2/3/2026)

Dalam kunjungannya, Wali Kota Ngatiyana menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Pak Endun atas pengabdian dan jasanya selama ini. “Saya sangat berterima kasih atas kesempatan silaturahmi dengan Pak Endun, semoga hubungan baik ini terus terjaga,” ujar ngatiyana.

Pak Endun menyambut baik kunjungan Wali Kota dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kasih sayangnya.
“Saya sangat senang dan terharu dengan kunjungan Pak Wali Kota, semoga Pak Wali Kota dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” kata Pak Endun.

Kunjungan ini diakhiri dengan poto bersama, mencerminkan kebersamaan dan kasih sayang antara Wali Kota cimahi dan mantan stafnya.

Achmad Syafei

Polres Kediri Gandeng PT Mitra Jaya Farmindo Gelar Bakti Sosial di Plemahan

0

KEDIRI– Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus digelorakan oleh Polres Kediri Polda Jatim.

Kali ini, Polres Kediri bersama PT Mitra Jaya Farmindo menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Plemahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Plemahan AKP Gatot Pesantoro, S.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri. Turut hadir pemilik PT Mitra Jaya Farmindo, H. Sutrisno.

Dalam kegiatan itu, ratusan paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kapolres Kediri bersama pihak perusahaan kepada masyarakat penerima manfaat.

Kapolres Kediri mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat hubungan antara Polri dan warga.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar AKBP Bramastyo.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada PT Mitra Jaya Farmindo yang telah berkolaborasi bersama Polres Kediri dalam kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Mitra Jaya Farmindo yang telah bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Sinergi seperti ini sangat positif Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan kebersamaan antara Polri, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjaga, terutama dalam momentum Ramadan yang penuh makna kebersamaan dan kepedulian

Setelah Terpilih,Barkah Setiawan Fokus Benahi Para Pelatih Sepakbola

Cimahi,Kamis(05/03/2026)
Keberhasilan sepak bola Kota Cimahi, menjadi tantangan tersendiri ditengah anggaran yang minim,Namun bagi Barkah Setiawan, kesulitan akan ada jalan keluar bila semua yang berkepentingan mendukungnya termasuk pemerintah.

Adapun tantangan yang saat ini dihadapi PSSI Kota Cimahi adalah bagaimana cara, agar sepakbola cimahi bisa menuju Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jabar. Pasalnya ditengah anggaran yang minim dan terbatas diharapkan PSSI Kota Cimahi dapat berkontribusi dalam kejuaraan tersebut.

Langkah awal Barkah Setiawan yang saat ini duduk sebagai ketua Harian Askot PSSI Cimahi, akan segera membenahi organisasi PSSI. Menurutnya banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan, selain amanah yang diberikan PSSI Jawa Barat, yakni segera mengadakan pelatihan bagi para pelatih,”Ungkap Barkah.

Barkah menegaskan, untuk memajukan sepak bola Kota Cimahi dirinya tidak akan terlalu mengandalkan APBD, namun akan mencari solusi dari sisi lain. walaupun saat ini ada anggaran yang didapat dari APBD olah raga, itu akan kita pergunakan untuk oprasional murni pergerakan PSSI Kota Cimahi.

Terkait rekuitmen pelatih, dirinya tidak akan mencari pelatih dari luar, namun akan berfokus rekuitmen dilingkungan Kota Cimahi.

“PSSI Kota Cimahi tidak akan mencari pelatih dari luar, namun kita akan koordinasi dengan dinas pendidikan kota cimahi, dimana guru olah raga yang telah mendapatkan lisensi akan kita libatkan.” terang Barkah,Rabu (04/03/26).

Saat ini Kota Cimahi memoliki 40 SSB (Sekolah Sepak Bola), masing-masing SSB harus ada 2 pelatih. Dan kami akan menargetkan 90 pelatih untuk kita persiapkan dan ini bukan hal mudah untuk dilaksanakan,”tambahnya kepada awak media.

Barkah optimis akan kemajuan sepak bola Kota Cimahi menuju Porprov Jabar, terlebih dirinya telah berhasil meloloskan sepak bola perempuan menuju Porprov yang saat ini, dirinya masih bestatus sebagai manager. Jadi, mau tidak mau, siap tidak siap kita harus siap memajukan persebakbolaan Kota Cimahi,”Terang Barkah

Disisi lain sarana dan prasarana menjadi penting sebagai penunjang kemajuan sepak bola Kota Cimahi. Ia berharap kepada pemerintah dengan aset tanah yang dimiliki namun tidak optimal dipergunakan, agar dapat diupayakan sebagai lapangan yang repesentative. Kendati ada lapangan bola seperti lapang Poral di Leuwigajah, Stadion Sangkuriang, dan Lapangan Cibaligo, kan tidak ada salahnya bila aset tanah yang tidak optimal, untuk kita optimalkan.

“Kami yakin bila pemerintah mendukung dengan dukungan fasilitas sarana dan prasarana sepak bola, dapat saya pastikan yang menang bukan nama Barkah, tapi Kota Cimahi.”pungkasnya.

Achmad Syafei

Bupati Karimun Bersama Forkopimda Buka Puasa Bersama Masyarakat dalam Safari Ramadhan .

Pemerintah Kabupaten Karimun bersama unsur Forkopimda melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama masyarakat dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H/2026 M, Rabu (04/03/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung pukul 17.25 WIB hingga 19.30 WIB tersebut digelar di Masjid Darul Jannah Teluk Air, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karimun Bapak Ing H. Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marsiano Bawole, S.Sos, serta Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si. Turut hadir Danlanal TBK Letkol Laut (P) Samuel Christian Noya, M.Tr.Opsla, Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata, S.I.P, Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Denny Wicaksono, S.H., M.H, Anggota DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Firdaus serta masyarakat Kelurahan Teluk Air.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat dan unsur Forkopimda. Semoga kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi dalam membangun Kabupaten Karimun yang lebih maju,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kapolres Karimun menyampaikan komitmen jajaran Polres Karimun untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Bupati H. Subandi, Jelang Lebaran 2026 Sidak Keamanan Mamin Di Pusat Perbelanjaan

Sidoarjo | Gempurnews – Bupati Sidoarjo H. Subandi beserta jajaran Forkopimda inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin) di sejumlah pusat perbelanjaan kabupaten Sidoarjo, Kamis (5/3/2026).

Sidak dilmulai dari Ramayana Ciplaz Supermarket, Hypermart Lippo Plaza, dan Superindo Jenggolo guna memastikan keamanan, kelayakan konsumsi, serta kepatuhan terhadap standar kesehatan pangan yang beredar di masyarakat menjelang Lebaran 2026.

Subandi mengatakan, bahwa sidak dilakukan bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat menjelang Lebaran.

“Untuk makanan yang kita sidak, kesehatannya harus dipastikan. Apakah di situ ada bakteri atau tidak, itu nanti akan dicek ulang data lab dokter. Kalau memang ditemukan adanya bakteri, tentu akan kita sampaikan kembali dan ditindak lanjuti,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap temuan harus disisir kembali agar tidak terjadi kesimpangsiuran di masyarakat.

“Jangan sampai nanti muncul anggapan yang belum tentu benar. Misalnya terlihat merah-merah, itu harus dipastikan dulu, apakah memang ada bakterinya atau tidak. Nanti hasil pemeriksaannya akan disampaikan secara resmi,” jelasnya.

Terkait roti kaleng yang turut diperiksa, Subandi menyampaikan bahwa kemasan bagian dalam menjadi perhatian.

“Kalau roti kaleng tadi kita sampaikan, selama di dalamnya masih ada plastik pembungkus, berarti bakteri tidak bisa masuk. Itu yang kita sampaikan kepada pihak pengawas. Secara umum tadi kita lihat semuanya aman, dan kita juga sudah sampaikan bahwa insyaallah aman,” pungkasnya.

Terpisah dilokasi sidak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, kepada wartawan menyampaikan hasil sidak yang dilakukan bersama Bupati Sidoarjo di salah satu pusat perbelanjaan, bahwa secara umum hasil sidak menunjukkan makanan dan minuman kaleng dalam keadaan sesuai standar.

“Secara umum hasil sidak hari ini, makanan minuman kaleng dalam keadaan sesuai standar, hanya ditemukan beberapa yang penyok pada kaleng susu. Untuk biskuit kemasan kaleng, jika masih ada bungkus plastik di dalamnya masih aman, namun disarankan untuk tidak diperjualbelikan,” ujarnya.

Terkait bahan pangan lainnya, ia menambahkan bahwa untuk bahan mentah pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pertanian guna melakukan pemeriksaan kemungkinan adanya bakteri maupun bahan pengawet. Selain itu, parsel juga turut dicek dan tidak ditemukan adanya pelanggaran.

Sementara menjawab pertanyaan, “Langkah konkret apa yang akan diambil Dinkes jika ditemukan produk kedaluwarsa atau tidak memenuhi standar kesehatan di tempat perbelanjaan ini, khususnya terkait makanan dan minuman”

Ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan langsung di lokasi dan koordinasi lintas dinas terus diperkuat, termasuk pemeriksaan bahan mentah bersama Dinas Pertanian untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat,” pungkas dr.Lakhsmie.

Turut hadir dalam sidak, Bupati H. Subandi, Sekda Fenny Apridawati, Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Ainun Amalia, Ketua DPRD H. Abdillah Nasih, Kapolresta Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala BNNK Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto, Kasat Pol PP, Yany Setyawan, Kadinkes dr.Lakhsmie Herawati Yuwantina, Kadis Pangan dan Pertanian, Dr. Eni Rustianingsih, perwakilan Kejari dan pihak terkait lainnya. (Yl)