Home Blog Page 79

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing E-Tilang Palsu, Lima Tersangka Ditangkap

0

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penipuan daring bermodus phishing yang menyamar sebagai situs resmi pembayaran e-tilang milik Kejaksaan Agung. Dalam aksinya, para pelaku membuat situs palsu yang tampilannya menyerupai laman resmi https://etilang.kejaksaan.go.id dan menyebarkan tautan jebakan melalui metode SMS blast kepada masyarakat.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang mengalami kerugian setelah menerima pesan singkat dari nomor tak dikenal. “Korban menerima SMS yang menginformasikan adanya tagihan denda pelanggaran lalu lintas dan disertai tautan. Ketika tautan tersebut diklik, korban diarahkan ke website palsu yang tampilannya sangat mirip dengan situs resmi Kejaksaan. Karena meyakini situs tersebut asli, korban kemudian memasukkan data pribadi dan data kartu kreditnya,” ujar Brigjen Pol. Himawan.

Berdasarkan laporan tersebut, penyidik melakukan pendalaman dan menemukan sedikitnya 124 tautan website phishing yang digunakan pelaku, serta mengidentifikasi enam nomor handphone tambahan yang dipakai untuk melakukan SMS blast dari total lima nomor awal yang telah terdeteksi.

Hasil pengembangan penyidikan, Polri berhasil mengamankan lima orang tersangka di dua lokasi berbeda, yakni di Jawa Tengah dan Banten. Dari pemeriksaan terungkap bahwa kejahatan ini dikendalikan oleh seorang warga negara asing asal Tiongkok. Sementara para tersangka di Indonesia berperan sebagai operator lapangan yang menerima dan menjalankan perintah.

“Kelima tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari operator SMS blasting, penyedia perangkat SIM box, penyedia kartu SIM yang telah diregistrasi, hingga pengelola operasional. Mereka merupakan bagian dari jaringan terorganisir yang dikendalikan dari luar negeri,” tegas Brigjen Pol. Himawan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp12 miliar.

Polri mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan singkat dari nomor tidak dikenal, terutama yang mencantumkan tautan dan mengatasnamakan instansi pemerintah. Masyarakat diingatkan untuk selalu memastikan alamat situs resmi sebelum memasukkan data pribadi maupun data keuangan guna menghindari kejahatan siber serupa.

Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama Bareng Insan Pers, Kapolri: Suara Media Suara Publik

0

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil hingga buka puasa bersama dengan insan pers. Acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus menguatkan sinergisitas antara Polri dengan media.

“Dan ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan,” kata Sigit di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Acara dimulai dengan rangkaian berbagi takjil untuk masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama dan para insan pers bersatu padu membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri.

Masyarakat, pengendara hingga ojek online menyambut baik pembagian takjil tersebut. Kapolri dan insan pers bersatu padu membagikan bingkisan tersebut.

Setelah membagikan takjil, Kapolri, PJU dan para jurnalis melanjutkan kegiatan berbuka puasa bersama. Acara ini berjalan hangat dan penuh kebersamaan.

Menurut Sigit, Pers adalah mitra yang sangat strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik.

“Dan oleh karena itu tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi,” ujar Sigit.

“Dan tentunya hal-hal tersebut menjadi tolak ukur, begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar,” tambah Sigit menegaskan.

Sigit menekankan, institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media. Mengingat, hal itu mewakili kepentingan masyarakat.

“Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, perkembangan teknologi informasi dewasa ini berkembang sangat pesat. Perkembangan AI hingga Deepfake melahirkan tantangan tersendiri untuk Bangsa Indonesia.

“Salah satunya adalah masalah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya itu juga yang saat ini tidak hanya berada di dalam tataran global, namun juga masuk ke situasi dalam negeri, situasi kehidupan kita sehari-hari. Dan tentunya, ini menjadi tantangan kita semua,” papar Sigit.

Karena itu, Sigit berharap, media bisa menjawab tantangan tersebut. Menurutnya, insan pers harus menyajikan informasi yang jujur, akurat dan dipercaya untuk masyarakat luas.

“Harapan kita tentunya media, sebagai salah satu alat kontrol, alat komunikasi yang mewakili suara publik, tentunya terus bisa mewakili publik untuk menjadi alat penghubung, alat komunikasi, khususnya bagi kami-kami, ataupun bagi institusi untuk bisa terus mendengarkan apa yang menjadi harapan masyarakat yang disuarakan melalui media,” tutur Sigit.

“Dan tentunya harapan kita, dan kami menyadari bahwa media memiliki peran yang sangat luar biasa untuk turut menjaga stabilitas keamanan nasional,” kata Sigit mengakhiri.

Merajut Kebersamaan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Buka Bersama Insan Pers dan Santuni Anak Yatim

0

TANJUNG PERAK – Semangat berbagi dan silaturahmi mewarnai bulan suci Ramadan di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Tepat pada hari ketujuh Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (25/2), jajaran kepolisian setempat menggelar agenda buka puasa bersama awak media dan mahasiswa, sekaligus menyantuni puluhan anak yatim.

Bertempat di Masjid Al-Hidayah Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, kegiatan tersebut berlangsung khidmat. Mengusung tema “Merajut Kebersamaan di Bulan Ramadan, Silaturahmi dan Buka Bersama Insan Pers, Mahasiswa, serta Anak Yatim”, acara ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas elemen.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat menuturkan, agenda tersebut bukan sekadar seremoni buka puasa biasa.

Melainkan upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dengan insan pers dan mahasiswa sebagai mitra strategis.

“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkuat sinergi dengan rekan-rekan media serta menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar perwira dengan dua melati di pundak tersebut.

Selain ramah tamah, pemberian santunan kepada anak yatim menjadi inti dari kegiatan tersebut. Menurut AKBP Wahyu, hal ini merupakan wujud kepedulian sosial Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap masyarakat yang membutuhkan di bulan penuh berkah.

Ia pun berharap, melalui hubungan yang makin solid, semua pihak dapat bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Tanjung Perak.

“Harapannya, kemitraan ini mampu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri mendatang,” imbuhnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Ahmad Kaisar, salah satu perwakilan awak media yang hadir. Ia menilai langkah Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam merangkul jurnalis dan mahasiswa sangat positif untuk menjaga arus informasi di masyarakat.

“Kami berharap sinergitas ini terus terjalin dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta puluhan mahasiswa yang tampak berbaur bersama anak-anak yatim piatu hingga waktu berbuka tiba. (*)

Tiga Bulan Proyek Tanggul Bronjong Ambrol, Kabid Drinase PUBM Sidoarjo Upayakan Perbaikan

0

Sidoarjo | Gempurnews – Selama tiga bulan lebih warga desa Kepunten merasakan kecewa terjadinya tanggul Bronjong yang longsor dan terkesan tidak ada perhatian oleh dinas PUBM Sidoarjo, Camat Tulangan Moch. Andi Sulistiono, S.STP., M.SI.. langsung sidak lokasi dan memastikan seberapa parahnya pekerjaan tanggul yang longsor di sungai Kedunguling kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo Rabu (25/2/26).
Moch. Andi dilokasi Tanggul tersebut menyampaikan akan berkoordinasi dengan desa untuk bersurat ke dinas terkait.
“Kami selaku camat Tulangan akan berkoordinasi dengan desa dan bersurat ke dinas PUBM dan Sekda Sidoarjo untuk segera dilakukan perbaikan tanggul ini mas”. Sampainya Camat Moch. Andi
Warga desa Kepunten sebut saja (W) juga selaku pegawai Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi sangat menyayangkan adanya pekerjaan tanggul Bronjong yang dilihat tidak sesuai spesifikasi sehingga mengakibatkan longsor dengan derasnya air disungai Kedunguling.
“Spesifikasi kalau dengan anggaran 179 itu seharusnya kokoh tanggul ini mas. Kenapa ? kalau saya lihat sampai longsor ini sudah pasti tidak ada dudukan pondasi, dan hanya sebatas kawat Bronjong terus baru kalinya ditata sebatas diberi penahan Bambu”. Ucap (W) yang merasakan Kontraktor bekerja asal asalan.
Disisi lain Sutris Ketua RW 1 Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan mengatakan, seharusnya kontraktor kena denda terkait keteledoran proyek tersebut tapi gak tahu mekanisma dari dinas terkait seperti apa.” Kata Sutris ketua RW.
Pihak PUBM Drinase ini seharus tanggal karena sungai ini debit airnya sangat keras sehingga paling rentan dengan Abrasi.” Pungkasnya Sutris
Diwaktu berbeda di kantor Dinas PUBM Sidoarjo Rabu, 25/2/26 Ahmad Farid Kabid Drinase membenarkan adanya kejadian tanggul Bronjong yang longsor, dan terkait kontraktor yang sudah putus kontrak terkait pekerjaan tanggul Bronjong di sungai Kedunguling Desa Kepunten.
“Memang benar mas, untuk yang sudah publikasi di LPSE Pemkab Sidoarjo pagu sebesar 180 juta dan nilai HPS paket 179 juta itu. Tapi pihak PT. Menara Hijau juga tidak terbayarkan. Nanti kita PAKkan lagi mas, ditahun 2026 ini akan segera ada perbaikan lagi mas”. Kata Ahmad Farid Kabid.
Masih kata Ahmad Farid, Kita berupaya mas, anggaran tersebut masih ada dan tidak terbayarkan, secepatnya di tahun ini, dan menunggu musim panas, kita akan kerjakan,” pungkasnya (Yl)

SOSIALISASI DAN RAPAT KERJA KIMTAHUN 2026

0

CIMAHI,Rabu(25/02/2025)
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Kemitraan dengan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Rapat Kerja KIM Kota Cimahi Tahun 2026 di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran KIM sebagai mitra resmi pemerintah daerah dalam ekosistem keterbukaan informasi publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Achmad Saefulloh, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari Peraturan Kementerian Komunikasi dan Digital Nomor 4 Tahun 2024 yang mengamanatkan pemerintah daerah membina, memfasilitasi, dan menjalin kemitraan strategis dengan KIM.
“KIM bukan lagi sekadar kelompok relawan informal. KIM adalah mitra resmi pemerintah daerah dengan hak, tanggung jawab, dan mekanisme kerja yang jelas. Karena itu, petunjuk teknis kemitraan tahun 2026 harus dipahami bersama agar implementasinya terukur dan berdampak,” ujar Achmad.

Ia menekankan, tantangan komunikasi publik ke depan semakin kompleks. Masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi informasi yang relevan, tepat waktu, akurat, dan dapat ditindaklanjuti. Dalam konteks itu, KIM berperan sebagai simpul informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam diseminasi program pembangunan hingga ke tingkat akar rumput.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik serta Statistik (IKPS) Diskominfo Kota Cimahi, Andri Nurwantoro, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menyelaraskan pemahaman terhadap petunjuk teknis kemitraan KIM tahun 2026 sesuai amanat regulasi, merumuskan rencana kerja yang terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah, serta mendorong percepatan pembentukan KIM di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Keberadaan KIM selama ini telah menunjukkan peran signifikan sebagai penyaring hoaks di media sosial dan grup percakapan warga, penyampai informasi program pemerintah dalam bahasa yang mudah dipahami, hingga mitra aktif dalam forum-forum partisipatif di wilayah,” ungkapnya.

Ketua KIM Kota Cimahi, Septian Anggi Suryana, dalam kesempatan yang sama menyampaikan komitmen KIM untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggota. Ia menilai, penguatan kemitraan dengan Diskominfo dan dukungan camat serta lurah menjadi kunci dalam memperluas jangkauan informasi yang valid dan terpercaya.
“Kami siap menyusun rencana kerja berbasis dampak, bukan sekadar berbasis kegiatan. Target kami, KIM dapat tumbuh di setiap kecamatan dan kelurahan sehingga komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat semakin efektif,” tegas Septian.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara KIM, unsur kewilayahan, dan perangkat daerah. Dengan jejaring informasi yang semakin solid, keterbukaan informasi publik di Kota Cimahi diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Penguatan kemitraan ini sekaligus diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan daerah.

Achmad Syafei

Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim, Kapolres Kediri: Ramadan Momentum Pererat Kebersamaan

0

KEDIRI– Memasuki hari ke-6 Ramadan, jajaran Polres Kediri Polda Jatim memanfaatkan momentum ibadah untuk memperkuat soliditas sekaligus berbagi dengan sesama.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim bersama anggota Polsek jajaran Rayon 1 di Depot Titin, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Selasa (24/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan undangan, termasuk Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri, Kapolsek Rayon 1 beserta anggota (Kepung, Pare, Kandangan, dan Puncu) serta tokoh agama setempat.

Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Budi Utomo Badas dan Budi Mulya Puncu menerima santunan dalam kegiatan yang dikemas sederhana namun penuh makna itu.

Dalam arahannya, Kapolres Kediri menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesehatan untuk menjalankan ibadah puasa sekaligus bisa berkumpul bersama anggota Rayon 1.

“Di hari ke-6 Ramadan ini kita masih diberi kesempatan berkumpul. Momentum seperti ini harus kita jaga untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat soliditas,” ujar Beliau.

Kapolres Kediri juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya di wilayah Rayon 1 yang menjadi penyangga Ibu Kota Kabupaten sekaligus kawasan perbatasan.

“Antisipasi balap liar, 3C, dan potensi gangguan lain harus ditingkatkan. Para Kapolsek juga saya minta aktif mensosialisasikan layanan 110 agar masyarakat mudah melapor,” tegas AKBP Bramastyo.

Beliau turut menyinggung pentingnya gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan mako sebagai bagian dari pembenahan internal dan peningkatan kualitas pelayanan.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi sarana memperkuat soliditas internal serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bergiliran di seluruh jajaran Polres Kediri sebagai ruang konsolidasi rutin dan penguatan kebersamaan selama Ramadan.

Aksi Heroik Polisi di Lumajang Gendong Siswa SD Seberangi Lahar Dingin Semeru

0

LUMAJANG – Kepedulian dan respons cepat Polri kembali ditunjukkan dalam membantu masyarakat di tengah kondisi alam yang ekstrem.

Anggota Polsek Candipuro, Polres Lumajang, turun langsung membantu para pelajar dan warga menyeberangi derasnya aliran lahar dingin di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Selasa (24/2/2026) pagi.

Di lokasi, tampak Tiga personel Polsek Candipuro bergantian menggendong siswa SD Negeri 03 Jugosari asal Dusun Sumberlangsep saat menyeberangi sungai demi masuk sekolah.

Hal itu sebagai langkah antisipasi dan upaya pencegahan pascakejadian seorang siswi yang sebelumnya terseret banjir lahar hujan Semeru saat hendak berangkat sekolah pada Senin (23/2/2026) yang lalu.

Peristiwa terseretnya bocah SD bersama ayahnya itu menjadi perhatian serius jajaran Polres Lumajang Polda Jatim guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Diketahui, para pelajar tersebut terpaksa melintasi Sungai Regoyo karena satu – satunya jalan untuk menuju sekolah.

Sementara arus lahar dingin masih cukup deras akibat tingginya intensitas hujan di kawasan hulu.

Selain membantu para pelajar, personel Polsek Candipuro juga sigap menolong warga yang hendak melintas untuk beraktivitas.

Warga pejalan kaki dituntun satu per satu agar tetap seimbang, sementara pengendara sepeda motor dibantu dengan cara didorong bersama-sama guna menghindari risiko tergelincir dan terseret arus lahar dingin.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah rawan bencana.

“Melihat kondisi arus Sungai Regoyo yang cukup deras dan membahayakan, anggota Polsek Candipuro langsung turun membantu masyarakat. Alhamdulillah, anak-anak yang hendak berangkat sekolah dapat menyeberang dengan aman,” ujar Ipda Suprapto.

Ia menambahkan, Polres Lumajang Polda Jatim terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat atau bencana alam, guna memberikan rasa aman serta membantu kelancaran aktivitas warga.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Apabila kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilintasi, diharapkan menunda aktivitas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)

Bupati Subandi Sidak Atap SMPN 1 Gedangan Ambruk, Melalui Skema BTT Minta Segera Diperbaiki

0

Sidoarjo | Gempurnews – Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 1 Gedangan, Selasa (24/2/26), menyusul laporan ambruknya atap salah satu ruang kelas.

Dalam sidak tersebut, Subandi menegaskan perbaikan harus segera dilakukan demi menjamin keselamatan siswa dan kelancaran proses belajar-mengajar.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan yang memprihatinkan. Satu ruang kelas terlihat dengan atap jebol, sementara tiga ruang kelas lainnya mengalami pelapukan cukup parah dan dinilai rawan ambruk. Selain itu, lantai kelas kerap tergenang banjir saat hujan deras, sehingga berpotensi mengganggu aktivitas belajar dan membahayakan siswa maupun guru.

“Ini tidak bisa ditunda. Anak-anak membutuhkan sekolah yang aman dan layak. Itu tanggung jawab pemerintah daerah,” tegas Subandi Selasa sore.

Sidak tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Dinas Pendidikan, camat setempat, serta kepala desa.

Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan perbaikan dilakukan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT). Skema ini dipilih agar proses pengerjaan tidak menunggu perubahan anggaran reguler yang biasanya memerlukan waktu lebih panjang.

Subandi menjelaskan, pekerjaan mendesak meliputi pembangunan ulang atap yang ambruk serta penggantian konstruksi kayu yang telah keropos dengan material yang lebih kuat dan tahan lama.
“Atap harus dibangun ulang, dan lantainya kita tinggikan sekalian karena sering banjir. Jadi tidak kerja dua kali,” ujarnya.

Berdasarkan estimasi awal, kebutuhan anggaran diperkirakan sekitar Rp250 juta per ruang kelas. Namun angka tersebut masih akan difinalisasi setelah kajian teknis rampung, termasuk mempertimbangkan penggunaan rangka baja ringan agar bangunan lebih kokoh dan aman.

Pemkab menargetkan kajian teknis segera selesai agar proses perbaikan bisa langsung dilaksanakan. Diharapkan, selepas libur Lebaran, para siswa sudah dapat kembali belajar dengan tenang di ruang kelas yang aman dan nyaman. (Yl)

Lapas Batam Melaksanakan Salat Tarawih Bersama Penghuni Warga Binaan

0

Batam – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam melaksanakan ibadah salat tarawih secara bergantian di setiap blok hunian warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian Islam yang rutin dilaksanakan selama Ramadan, sekaligus memastikan seluruh warga binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk beribadah dengan tertib dan khusyuk.

Pelaksanaan tarawih dilakukan secara terjadwal per blok hunian guna menjaga keamanan, ketertiban, serta menghindari penumpukan jumlah jamaah dalam satu lokasi. Petugas pengamanan dan staf pembinaan turut hadir mengawal jalannya kegiatan agar berlangsung aman, lancar, dan penuh kekhidmatan.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum pembinaan spiritual yang sangat penting bagi warga binaan. “Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan pembelajaran. Melalui tarawih bergilir di setiap blok hunian, kami ingin memastikan seluruh warga binaan tetap dapat meningkatkan kualitas ibadahnya tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan tarawih secara bergantian ini, Lapas Batam menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual warga binaan, sehingga Ramadan menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. (Gokkon)

Buku Kegiatan Ramadhan Diperjualbelikan Di SDN 01 Pedurungan : Dinas Pendidikan Angkat Bicara

0

Gempurnews | Pemalang – Sekolah Dasar Negeri 01 Pedurungan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang di duga menjual buku ramadhan sebesar Lima Ribu Rupiah per murid menuai pertanyaan publik. Pasalnya berdasarkan UU No 20 Tahun 2003 dalam pasal 34 yaitu menjamin pendidikan gratis bagi siswa pendidikan Dasar sehingga orangtua tidak perlu membayar dan seluruh kebutuhan sekolah di SD negeri sudah di bantu oleh Bantuan Operasional Sekolah ( BOS).

Undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pun juga mengatur bahwa Pemerintah Daerah harus mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk pendidikan, dan sesuai dengan amanat Permendikbud No 75 Tahun 20016 melarang adanya penjualan buku dan penarikan biaya bagi siswa.

Kepala Sekolah SD negeri 01 Pedurungan saat di komfermasi oleh media mengatakan benar ada penarikan biaya beli buku ramadhan sebesar Lima ribu rupiah,dan pada tahun lalu juga seperti itu dikarenakan dana BOS belum cair, itupun atas arahan dari Ketua Dabin. (Katanya).

Di kesempatan yang sama perwakilan Dinas Pendidikan Fadjril Qoriati Wachyudieni, mengatakan dengan tegas terkait kasus pungutan biaya buku Ramadhan di SDN 01 Pedurungan Kecamatan Taman di anggap sebagai pungutan liar (Pungli) dan melanggar aturan.

Berdasarkan peraturan yang berlaku khusus sekolah Negeri, pihak sekolah dilarang melakukan pungutan biaya dalam bentuk apapun kepada siswa atau orang tua murid termasuk pembelian buku karena itu sudah ada anggarannya di dalam dana BOS. ” Tegas Dini.

Dini juga menambahkan ” Jika buku ramadhan diperlukan pihak sekolah seharusnya memfasilitasi tanpa harus membebankan biaya secara wajib kepada siswa atau siswa diperbolehkan menggunakan catatan mandiri. “Tambahnya.

Dinas pendidikan berjanji akan mengambil tindakan tegas kepada SDN 01 Pedurungan dan setiap sekolahan yang terlibat dalam pungutan biaya tidak sah tersebut. Selasa (24/2/26).

(yn26)