Home Blog Page 87

Jelang Ramadan, Polres Kediri Ungkap 22 Kasus Narkoba, 26 Tersangka Diamankan

0

KEDIRI— Upaya penindakan peredaran narkoba menjelang Ramadan 1447 H / 2026 M membuahkan hasil.

Selama 20 hari sejak 28 Januari hingga 19 Februari 2026, Polres Kediri Polda Jatim berhasil mengungkap sebanyak 22 kasus narkoba dengan total 26 tersangka.

Hasil pengungkapan tersebut disampaikan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Sujarno, S.H., M.H. dalam konferensi pers yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Rabu (18/2/2026).

Dari jumlah tersangka yang diamankan, 19 orang berperan sebagai pengedar dan 7 orang sebagai pemakai. Polisi juga mencatat lima tersangka merupakan residivis, yang kembali terlibat dalam kasus serupa.

Pengungkapan tersebut mencakup 11 kasus narkotika dengan 14 tersangka serta 11 kasus obat keras dengan 12 tersangka. Barang bukti yang diamankan didominasi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 280,56 gram, disusul pil XTC seberat 5,95 gram, serta 2.388 butir obat keras jenis LL.

Selain narkotika dan obat keras, petugas turut mengamankan sejumlah barang pendukung peredaran dan penyalahgunaan narkoba, antara lain 23 unit telepon genggam berbagai merek, 5 bong, 4 pipet kaca, 7 timbangan digital, dan 2 korek api gas.

AKP Sujarno menegaskan bahwa pengungkapan ini menunjukkan peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata, khususnya menjelang bulan Ramadan.

“Selama 20 hari pelaksanaan, berhasil diungkap 22 kasus dengan 26 tersangka. Ini menunjukkan masih kuatnya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kediri, sehingga diperlukan penindakan yang konsisten dan berkelanjutan” ungkap AKP Sujarno.

Beliau menambahkan, penindakan ini merupakan langkah tegas untuk menekan peredaran narkoba sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.

Polres Kediri juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba.

Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Rutan Batam Gelar Gotong Royong

0

Batam-Dalam rangka menyambut dan menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan sosial berupa kerja bakti di Masjid Syahrhom Ba’Dawi yang berlokasi di sekitar Rutan.(18/02)

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan kebersihan tempat ibadah menjelang bulan suci Ramadhan. Kerja bakti dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Struktural,Pengurus masjid, Staf Rutan Batam, peserta magang, serta warga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga ruang utama ibadah.

Kepala Rutan Batam menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan agar menumbuhkan rasa kepedulian sosial, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersihan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan kerja bakti ini, Rutan Batam berharap hubungan antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus menghadirkan suasana yang bersih, nyaman, dan penuh keberkahan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.(Gokkon)

Atlet FKTI dari Dojo Gagak Timur Meriahkan Pelantikan KORMI Batam 2025-2029

0

Batam – Suasana khidmat pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Batam periode 2025–2029 yang dipimpin Hendrik, S.H., di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Minggu (15/2/2026), semakin semarak dengan penampilan atraktif atlet karate dari INORGA Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Korca Batam.

Sebanyak sembilan atlet binaan Dojo Gagak Timur Batam tampil membawakan KATA dan BUNKAI dalam tiga kelompok usia. Penampilan dibuka kategori Pra-Kadet 3 usia 7–9 tahun melalui KATA Beregu Putra-Putri yang diperagakan dengan kompak dan penuh semangat. Selanjutnya, kelompok Pra-Kadet 1 dan Kadet usia 12–15 tahun menampilkan KATA Beregu serta BUNKAI Putra yang menunjukkan ketepatan teknik, kekuatan, serta harmonisasi gerakan. Penampilan ditutup kategori Junior dan Pemuda usia 16–20 tahun melalui KATA Perorangan Putra-Putri yang memperlihatkan kematangan teknik dan mental bertanding.

Kesembilan atlet tersebut bukan nama baru di dunia karate tradisional. Mereka telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat antar klub, zona Sumatera, hingga kejuaraan nasional sepanjang 2020–2025. Deretan juara 1, 2, dan 3 pada nomor KATA, KUMITE, BUNKAI hingga FUKUGO menjadi bukti keseriusan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang.

Ketua FKTI Korca Batam, M. Khoiry, menyampaikan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan kepada atlet karate untuk tampil dalam momen penting tersebut.

“Ini bukan sekadar tampil memeriahkan acara, tetapi menunjukkan bahwa karate tradisional memiliki kontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda Batam. Anak-anak ini adalah bukti bahwa pembinaan yang konsisten akan melahirkan prestasi,” ujar M. Khoiry.

Ia menambahkan, FKTI Korca Batam terus berkomitmen memperluas pembinaan hingga ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat.

“Kami berharap kepengurusan KORMI Batam yang baru dapat bersinergi dengan FKTI untuk meningkatkan kualitas event, fasilitas latihan, serta dukungan terhadap atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Ketua KORMI Kota Batam, Hendrik, S.H., menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh INORGA.

“KORMI Batam siap menjadi rumah besar bagi olahraga masyarakat. Kami ingin melihat lebih banyak atlet muda berprestasi lahir dari Batam,” katanya.

Pelatih Dojo Gagak Timur Batam, Paulus Pela (Senpai Arnold), yang menyandang DAN III, menekankan pentingnya disiplin dan pembinaan karakter.

“Karate bukan hanya soal teknik bertarung, tetapi pembentukan mental, etika, dan rasa hormat. Kami mendidik mereka menjadi pribadi yang tangguh di dalam dan di luar dojo,” ujarnya.

Perwakilan orang tua atlet, Batara Zionathan Tampubolon (8) sabuk hijau dan Abara Immanuel Tampubolon (7) sabuk hijau, berharap perhatian lebih terhadap atlet berprestasi.

“Prestasi anak-anak ini adalah kebanggaan daerah. Kami berharap ada dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan KORMI, baik dalam bentuk fasilitas maupun kesempatan mengikuti kejuaraan,” kata Verawati Dongoran.

Lianni Nababan, perwakilan orang tua atlet lainnya, dari ananda Nelly Laurentia Sinurat (8) sabuk hijau dan Cornelius Nielsen Sinurat (12) sabuk biru, berharap perhatian lebih terhadap atlet berprestasi.

“Kami sebagai orang tua bangga, tetapi juga berharap ada dukungan nyata bagi anak-anak yang sudah mengharumkan nama daerah. Prestasi mereka adalah kebanggaan Batam,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan atlet senior, Bilgets Ouenang (17), mengaku bangga bisa tampil dalam acara pelantikan tersebut.

“Kami merasa dihargai. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih dan membawa nama Batam ke tingkat lebih tinggi,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Nelly Laurentia Sinurat (8) atlet sabuk hijau, “Awalnya saya grogi, tapi karena disemangati Senpai sama Ayah saya, akhirnya saya lebih semangat,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Ketua FKTI Korca Batam M. Khoiry bersama Ketua KORMI Batam menyerahkan uang pembinaan kepada seluruh atlet yang tampil. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Wali Kota Batam, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, serta Ketua KORMI Provinsi Kepri.(Gokkon)

Dari Cimahi Untuk Bencana Alam Sumatera,Wujud Solidaritas dan Kepedulian Pemkot Cimahi

0

Cimahi,Rabu(18/02/2026)
Pemerintah Kota Cimahi beberapa waktu yang lalu menyampaikan laporan resmi penghimpunan dan pendistribusian Donasi Cimahi Mantap Peduli Bencana pada apel pagi di lapangan apel Pemkot Cimahi, Senin (9/2/2026), sebagai bentuk transparansi sekaligus wujud solidaritas untuk korban banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera. Berangkat dari kepedulian tersebut, Pemerintah Kota Cimahi membuka rekening khusus di Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Kota Cimahi atas nama Donasi Cimahi Mantap Peduli Bencana yang kemudian menjadi wadah utama partisipasi publik.

Selama enam minggu masa penggalangan, dukungan mengalir dari beragam pihak, mulai dari para ASN Kota Cimahi, PMI Kota Cimahi, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Cimahi, Dekopinda Kota Cimahi, satuan pendidikan, anggota PUK SP TSK SPSI PT. Kahatex, hingga berbagai individu, lembaga, komunitas, dan instansi lain. Semangat kebersamaan tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp458.948.027, menggambarkan kepedulian warga Cimahi dalam membantu masyarakat di daerah terdampak.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat Cimahi dalam membantu sesama. “Bantuan ini merupakan hasil sinergi dan kepedulian bersama, sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang menghadapi bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta membantu mempercepat proses pemulihan,” ungkapnya.

Dana yang telah terhimpun didistribusikan melalui transfer resmi dari Rekening BJB Cabang Cimahi ke sejumlah rekening lembaga penanganan bencana di wilayah yang terkena dampak, yaitu Bank Aceh Syariah atas nama Satgas Bencana Baitul Mal Aceh untuk Provinsi Aceh, Bank Sumut atas nama Posko Bencana Banjir Provinsi Sumatera Utara, serta Bank Nagari atas nama RKUD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kepedulian Pemerintah Kota Cimahi tidak berhenti pada masyarakat di luar daerah, tetapi juga menjangkau delapan ASN Kota Cimahi yang terkena dampak bencana. Penyaluran bantuan kepada ASN ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Cimahi dalam memastikan perlindungan tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi aparatur yang turut menjadi bagian dari pelayanan publik.

Melalui rangkaian kegiatan ini, gerakan Cimahi Mantap Peduli Bencana tidak hanya memperlihatkan kemampuan pemerintah daerah dalam menghimpun solidaritas, tetapi juga menunjukkan nilai gotong royong yang hidup di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban serta menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi bencana, kepedulian dan kebersamaan adalah fondasi paling kokoh untuk bangkit kembali.

Achmad Syafei

PERESMIAN JALAN SOEDARNA TRESNA MANGGALADAN JALAN DANN SUGANDHA

0

CIMAHI,Rabu(18/02/2026)
Pemerintah Kota Cimahi meresmikan perubahan nama dua ruas jalan, yakni Jalan Jati Serut menjadi Jalan Soedarna Tresna Manggala dan Jalan Aruman menjadi Jalan Dann Sugandha, Rabu (18/2/2026). Peresmian dilaksanakan di Food Court Citra Cihanjuang dan dihadiri oleh Forkopimda, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Maria Fitriana, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Cimahi Hendra Gunawan, Kepala Dinas di lingkungan pemerintah Kota Cimahi, instansi vertikal dari BPN dan BPS, pejabat dari Biro Otda Provinsi Jawa Barat, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga kedua tokoh.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa penetapan nama jalan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah dan masyarakat.
“Penamaan jalan ini bukan sekadar perubahan administratif. Ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian dan keteladanan para tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Cimahi dan Jawa Barat,” ujar Ngatiyana.
Ia menjelaskan, proses penetapan nama jalan telah melalui tahapan panjang selama kurang lebih delapan bulan, mulai dari pengkajian, verifikasi, hingga penetapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah Kota Cimahi mengacu pada Peraturan Badan Informasi Geospasial Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi sebagai dasar hukum dalam proses tersebut.
Menurut Ngatiyana, Jalan Soedarna Tresna Manggala diambil dari nama tokoh yang pernah menjabat sebagai Kepala Pemerintahan (Kotip) Cimahi sebelum menjadi kota otonom dan kemudian mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. Sementara Jalan Dann Sugandha diabadikan untuk mengenang sosok yang juga memiliki kontribusi besar dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Nama jalan adalah identitas sekaligus penanda sejarah. Ketika masyarakat melintasinya, kita ingin nilai pengabdian dan semangat juang para tokoh tersebut tetap hidup dan menjadi inspirasi generasi penerus,” katanya.

Peresmian ini juga merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Forum Pemuda Dinamika Abdi Rakyat (FOPDAR) Kota Cimahi. Pemerintah Kota Cimahi menilai aspirasi tersebut sebagai bagian dari partisipasi publik dalam menjaga memori kolektif daerah.
Ngatiyana memastikan, perubahan nama jalan tidak akan mengganggu hak-hak masyarakat dalam pelayanan publik. Pemerintah telah menyiapkan langkah teknis untuk penyesuaian administrasi kependudukan dan sinkronisasi data lintas perangkat daerah agar proses transisi berjalan tertib dan tidak menyulitkan warga.
“Kami pastikan pelayanan tetap berjalan normal. Penyesuaian data dilakukan secara terintegrasi sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa kebijakan penamaan jalan ke depan akan terus mempertimbangkan aspek historis, nilai keteladanan, serta kontribusi nyata bagi Kota Cimahi. Pemerintah juga membuka ruang kajian terhadap tokoh-tokoh lain yang dinilai layak untuk diabadikan sebagai bagian dari identitas kota.
Peresmian dua nama jalan ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas ruang kota, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan Cimahi bertumpu pada sejarah panjang pengabdian para pendahulunya. Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga sarat makna dan nilai sejarah.

Achmad Syafei

Kapolres Lumajang Terima Silaturahmi IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), Tegaskan Mahasiswa Mitra Strategis Polri

0

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H. menerima kunjungan silaturahmi dari (IMM) Lumajang di Lobby Mapolres Lumajang, Rabu (18/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi antara kepolisian dengan kalangan mahasiswa sebagai elemen strategis dalam kehidupan bermasyarakat.

Rombongan IMM Lumajang dipimpin langsung oleh Ketua Umum IMM Lumajang, Muhammad Esa Nurkarim.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Kapolres Lumajang menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan (agent of change) sekaligus mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.

“Mahasiswa memiliki peran besar dalam memberikan kritik yang membangun serta menjadi penghubung aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara kepolisian dan mahasiswa sangat diperlukan agar setiap persoalan sosial dapat disikapi secara bijak dan konstruktif,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Lumajang selalu membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat melalui diskusi, kolaborasi, dan kegiatan positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Lumajang Muhammad Esa Nurkarim menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolres Lumajang beserta jajaran. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi langkah awal yang baik untuk membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan institusi kepolisian.

“Kami berharap komunikasi dan sinergi ini dapat terus terjalin. IMM siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polri, khususnya Polres Lumajang, dalam rangka menjaga keamanan serta mengawal isu-isu sosial di masyarakat,” ungkap Muhammad Esa.

Ia juga menambahkan bahwa IMM Lumajang berkomitmen untuk mengedepankan cara-cara dialogis dalam menyampaikan aspirasi serta turut berperan aktif menciptakan iklim yang sejuk dan kondusif di Kabupaten Lumajang.

Patroli Dialogis, Sampaikan Himbauan Kamtibmas kepada Tokoh Pemuda

0

Lumajang – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Pasrujambe Polres Lumajang melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar tokoh pemuda di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, mulai pukul 10.45 WIB hingga selesai.

Patroli dilakukan sebagai upaya preventif untuk mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Purwaningsih, menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi kepolisian untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

“Kegiatan patroli dialogis ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh pemuda dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat serta mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKP Purwaningsih

Sasaran patroli dialogis difokuskan kepada tokoh pemuda setempat, di antaranya Saudara Yoga dan rekan-rekannya, yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.

Menurut AKP Purwaningsih, peran tokoh pemuda sangat strategis dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar para pemuda turut aktif mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti perkelahian, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Kami mengajak para pemuda untuk segera melapor apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan. Sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya tokoh pemuda, sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif,” jelasnya.

Hasil dari kegiatan patroli dialogis tersebut menunjukkan respons positif dari masyarakat. Terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh pemuda, serta selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan terkendali.

AKP Purwaningsih menegaskan bahwa Polsek Pasrujambe akan terus melaksanakan patroli dialogis secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kamtibmas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap keamanan dan ketertiban di wilayah Pasrujambe dapat terus terjaga, serta masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Jogo Jawa Timur : Kapolda Jatim Tinjau Perayaan Imlek di Vihara Buddayana Surabaya

0

SURABAYA – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Pahlawan berlangsung dengan suasana penuh ketenangan dan kekhidmatan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melakukan peninjauan langsung ke Vihara Buddayana Surabaya, Selasa (17/2/26).

Kunjungan ini guna memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib dan memberikan rasa nyaman bagi umat yang merayakan.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa pengamanan perayaan Imlek merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Seluruh personel ditempatkan secara strategis dengan mengedepankan pendekatan humanis agar umat dapat beribadah dengan khusyuk,” ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jawa Timur juga mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Surabaya dalam mengelola pengamanan.

Menurut Kapolda Jatim, perayaan keagamaan merupakan momentum penting yang harus dijaga bersama sebagai bagian dari keberagaman dan persatuan bangsa.

“Perayaan Imlek di Surabaya tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol harmonisasi antar umat beragama,” tutur Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga menegaskan, kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat menjadi representasi negara dalam menjamin kebebasan beribadah serta memperkuat nilai-nilai toleransi.

“Dengan pengamanan yang maksimal dan pendekatan yang persuasif, umat yang melaksanakan doa dan ritual bisa merasa aman, nyaman dan khusuk,” kata Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim menekankan, pengamanan perayaan Imlek menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur sebagai komitmen Jogo Jawa Timur.

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengatakan pendekatan preventif dan dialogis oleh Polrestabes Surabaya terus dikedepankan untuk membangun kepercayaan publik.

Ia menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama perayaan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif.

Sinergi antara kepolisian, pengurus vihara, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang tertib dan penuh toleransi.

“Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap momentum penting, termasuk perayaan hari besar keagamaan,” ujar Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.

Kunjungan Kapolda Jatim di Vihara Buddhayana Putat Gede Surabaya tersebut tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga wujud nyata pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. (*)

Terkait Misteri Hilangnya Ganti Rugi Rp400 Juta di Cigugur,DPKP Kota Cimahi Resmi Dilaporkan ke Ombudsman

0

Cimahi,Rabu(18/02/2026)
Dalam ​Proyek normalisasi sungai di kawasan Cigugur,Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, kini menuai polemik serius terkait dugaan menguapnya anggaran sekitar 400 juta rupiah.Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi diduga kuat melakukan mal-adminstrasi setelah dana pembayaran non-fisik bagi warga terdampak senilai lebih dari Rp400 juta raib tidak jelas keberafaannya,tanpa dasar hukum yang jelas.
​Anton Sugianto, selaku kuasa dari warga terdampak, mengungkapkan kekecewaannya atas sikap bungkam pihak DPKP.
Menurut Anton, pada awalnya terdapat kesepakatan pembayaran yang mencakup aspek fisik dan non-fisik. Namun, saat realisasi pembayaran, komponen non-fisik yang menjadi hak warga justru tidak dibayarkan.

​”Tanah warga sudah diserahkan untuk kepentingan negara, namun hak mereka justru dikebiri.Diduga ada dana senilai 400 juta lebih untuk kompensasi non-fisik yang tiba-tiba “Menguap” tanpa alasan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan oleh DPKP Cimahi,” tegas Anton Sugianto dalam keterangan persnya.
Terakhir Anton Sugiono yang lebih akrab di sapa kang Anton Jeprut sebagai kuasa warga melakukan upaya dengan melaporkan DPKP Kota Cimahi ke Ombudsman Perwakilan Jawabarat.

AS

Satlantas Polres Lumajang Gelar Poros Malam di Alun-Alun Utara, Wujudkan Kamseltibcarlantas

0

Lumajang – melaksanakan kegiatan poros malam di Jalan , tepatnya di depan , Selasa (17/2/2026) malam.

Kegiatan poros malam tersebut dilaksanakan dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Lumajang, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan arus lalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, petugas Satlantas terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Utara yang ramai aktivitas masyarakat.

Selain itu, petugas juga membantu menyeberangkan pejalan kaki serta pengguna jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Lumajang, , mengatakan bahwa kegiatan poros malam merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kegiatan poros malam ini bertujuan untuk menciptakan Kamseltibcarlantas, sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pengguna jalan,” ujar AKP Yulian Putra Prasviawan.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Apabila ditemukan pelanggaran kasat mata, petugas memberikan teguran secara humanis sebagai bentuk edukasi agar masyarakat lebih tertib berlalu lintas,” jelasnya.

AKP Yulian menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polres Lumajang dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.