Home Blog Page 88

2027 Dispangtan difokuskan mendukung agenda nasional terkait penguatan ketahanan pangan

0

Cimahi,Selasa(17/02/1026)
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2026 sebagai langkah awal merumuskan arah kebijakan dan program kerja tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi, Minggu (15/02/2026).

Forum ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), khususnya untuk memperkuat sektor pangan dan pertanian di wilayah perkotaan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhisthira, yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa forum ini merupakan momentum strategis bagi Dispangtan untuk merancang program dan kegiatan secara terukur dengan pendekatan inovatif serta melibatkan berbagai pihak.

Adhitia menilai, sektor ketahanan pangan dan pertanian memiliki peran vital dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi salah satu indikator kemajuan daerah.

Karena itu, Dispangtan diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pangan.

Masih menurut Adhitia, pada tahun 2027, Dispangtan akan difokuskan untuk mendukung agenda nasional terkait penguatan ketahanan pangan.

Hal ini sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah pusat, termasuk pengembangan koperasi, penguatan ekosistem pangan, serta upaya menuju kemandirian pangan nasional.

Adhitia juga menyoroti keterbatasan lahan dan sumber daya alam yang dimiliki Cimahi sebagai tantangan tersendiri.

Meski demikian, ia optimistis potensi pangan lokal tetap dapat dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya yang ada secara optimal.

Meski demikian, ia optimistis potensi pangan lokal tetap dapat dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya yang ada secara optimal.

Ia mendorong Dispangtan untuk terus menggali potensi sentra pangan yang tersedia serta memperkuat strategi yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap dapat menghasilkan perencanaan yang matang, inovatif, dan tepat sasaran, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat pada tahun 2027.

Achmad Syafei

Menko IPK dan Mentrans Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Batam, Amsakar Tekankan Harmoni Keberagaman

0

Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Senin (16/2/2026). Acara berlangsung meriah dan sarat nuansa kebersamaan dengan kehadiran sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, serta Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, bersama tokoh masyarakat dan perwakilan komunitas Tionghoa.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran para menteri dan tamu undangan. Ia menegaskan, perayaan Imlek di Batam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol kuat harmoni dalam keberagaman.

“Atas nama masyarakat Batam, khususnya masyarakat Tionghoa, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menko dan Bapak Menteri Transmigrasi. Kehadiran Bapak menjadi kehormatan sekaligus penguat semangat kebersamaan kami,” ujarnya.

Menurut Amsakar, perayaan Imlek tahun ini terasa istimewa karena mencerminkan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis di tengah keragaman. Ia menilai Batam sebagai wilayah multikultural dengan tingkat heterogenitas tinggi, namun tetap mampu menjaga persatuan.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Walaupun masyarakatnya beragam, kehidupan sosial berjalan harmonis. Setiap perayaan keagamaan selalu disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat. Ini menunjukkan visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani tidak hanya tertulis, tetapi telah terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memandang Batam sebagai rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat. Ia berharap Tahun Baru Imlek 2577 membawa keberkahan, kesehatan, serta mempererat persaudaraan lintas suku, etnis, dan agama.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengajak masyarakat terus memperkuat fondasi kebangsaan di tengah kemajemukan.

“Di momen yang berbahagia ini, mari kita kokohkan fondasi kebangsaan dan menjaga semangat kebinekaan. Kita boleh berbeda suku, agama, ras, dan etnis, tetapi tetap satu Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga. Menurutnya, tidak semua negara memiliki tingkat kerukunan dan toleransi seperti Indonesia, sehingga nilai tersebut perlu terus dirawat bersama.

Agus juga menegaskan komunitas Tionghoa memiliki kontribusi besar dalam pembangunan, termasuk di Batam yang sejak awal dirancang sebagai kawasan strategis ekonomi. Ia berharap kepemimpinan daerah mampu melanjutkan transformasi pembangunan kota.

“Semoga Batam terus berkembang sesuai desain awalnya sebagai gerbang ekonomi Asia Tenggara dan dunia,” katanya.

Perayaan Imlek 2577/2026 di Batam malam itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat. (Gokkon)

Wakil walikota Probolinggo ikut merayakan tahun baru imlek

0

PROBOLINGGO,
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek tahun 2577 Kongzili/ 2026 Masehi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Sumber Naga, Minggu (16/2). Meski diguyur hujan, acara malam itu berlangsung khidmat.

Tidak hanya umat dari etnis Tionghoa yang datang untuk merayakan, masyarakat sekitar pun turut memenuhi kllenteng berusia lebih dari 150 tahun tersebut. Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari juga turut hadir di tengah masyarakat. Kehadirannya sebagai bentuk dukungan serta untuk memastikan rangkaian kegiatan Imlek di TITD Sumber Naga berjalan lancar.

Wawali Ina menuturkan bahwa tradisi Imlek di Klenteng Sumber Naga tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan dan harmoni sosial di Kota Probolinggo. “Hujan yang turun malam ini menjadi berkah, meneguhkan semangat toleransi dan persatuan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Probolinggo akan terus mendukung pelestarian tradisi dan keberagaman budaya sebagai kekuatan dalam mewujudkan kota yang religius, harmonis, dan bermartabat.

Sementara itu Ketua II TITD Sumber Naga, Erfan Sutjianto mengungkapkan, bahwa puncak perayaan Imlek 2577 Kongzili ini juga disediakan hiburan masyarakat dengan tampilan wayang kulit sembari menunggu untuk ibadah malam imlek yang dilaksanakan pukul 22.45 WIB hingga tengah malam.

“Setelah selesai sembahyang adatnya kita itu saling mengucapkan selamat tahun baru kepada rekan-rekan yang ada disini. Sembari menunggu malam untuk ibadah, ada hiburan Wayang Kulit Ki Mokyan Guno Sabdo kami datangkan dari Malang dan diiringi Karawitan Jack Nicklaus kebanggaan Kota Probolinggo,” terangnya.

Dalam perayaan tersebut, umat Tionghoa melaksanakan rangkaian tradisi Imlek mulai dari doa bersama, penyalaan lilin dan hio sebagai simbol harapan dan keberkahan, hingga wayang kulit semalam suntuk yang menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Suasana religius dan kultural berpadu dalam nuansa kebersamaan yang hangat.(Ali)

Polresta Malang Kota Pertebal Pengamanan Imlek, Personel Disiagakan di Klenteng hingga Pusat Perbelanjaan

0

MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menyongsong Ramadhan 1447 H dan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polresta Malang Kota Polda Jatim meningkatkan pengamanan secara menyeluruh di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana mengatakan, langkah tersebut ditunjukkan saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat melakukan pengecekan di Klenteng Eng An Kiong Jalan Martadinata Kota Malang.

Diketahui Klenteng tersebut yang menjadi pusat perayaan Imlek bertema “Harmony of Love & Prosperity” mulai 14–17 Februari 2026 di Kota Malang.

Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern hingga pasar tradisional.

“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mall, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” kata Kombes Pol Putu Kholis.

Ia menerangkan, strategi ini merupakan bagian dari langkah preventif dan preemtif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, copet, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintas di Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.

Pengamanan di Lokasi Klenteng Polresta Malang Kota melibatkan 47 personel.

Selain itu personel juga patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik ibadah saat Imlek maupun aktivitas ekonomi, berjalan kondusif,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

Sementara itu Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapsiagaan apparat, khususnya Polresta Malang Kota, yang sudah menjalin koordinasi intensif serta melakukan pengamanan sejak tahap awal persiapan perayaan.

“Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan Polresta Malang Kota, sejak persiapan Imlek sudah melakukan berkoordinasi hingga puncak acara “Harmony of Love & Prosperity” hari ini berlangsung lebih aman.” ujar Rudi Phan. (*)

Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

0

Jakarta – Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.

Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga.

“Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin,” kata Sugeng, Selasa (17/2/2026).

Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi.

“Modalnya pribadi,” ujarnya.

Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.

Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis.

“Kopinya nanti gratis untuk masyarakat,” tuturnya.

Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.

Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana.

Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.

Gebyar Lomba Kicau: Ukir Sejarah Baru, Pedamaran Gelar Event Burung Berkicau Perdana

0

Pedamaran OKI, gempurnews.com – Ribuan pasang mata tertuju pada arena gantangan yang megah di Lokasi balai Desa Pedamaran 3 (Tiga) kecamatan Pedamaran Minggu, 15/02/2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kecamatan Pedamaran menjadi tuan rumah gelaran lomba burung berkicau bergengsi, “Gebyar Lomba Kicau Launching Bedolor BC OKI Feat Brothers”. Event ini menandai babak baru bagi dunia kicau mania di wilayah OKI.

Lima kelas unggulan menjadi rebutan para kicau mania, yaitu Murai Batu Dewasa, Murai Batu Muda, Kacer, Kenari, Konin, dan Lovebird. Namun, perhatian khusus tertuju pada persaingan sengit di kelas Murai Batu Dewasa.

“Raja Salman, Penguasa Arena Gantangan”

Kejutan besar datang dari Bpk. H. Ibrahim. Dengan burung andalannya yang legendaris, Murai Batu Raja Salman. Mb Raja Salman berhasil melakukan “sapu bersih” dengan meraih Juara 1 di ketiga kelas Murai Batu Dewasa yang dipertandingkan. Prestasi fenomenal ini langsung mengukuhkan Murai Batu Raja Salman sebagai Best of the Best Murai Batu sepanjang gelaran lomba. Nama Raja Salman pun bergema di seluruh arena, mendapat decak kagum dari para peserta dan pengunjung.

Tidak kalah seru, kategori Best of the Best Murai Batu Muda menjadi milik Bpk. Alven. Sementara di kelas Kacer, aksi gemilang Kacer Super Mario milik Bpk. Gebrial berhasil memukau dewan juri dan mengantarkannya meraih gelar Best of the Best Kacer.

Profesionalitas dan Pesona di Satu Panggung

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerja sama profesional antara Bedolor BC OKI dan tim juri Brothersdari Palembang. Kehadiran mereka menjamin jalannya kompetisi yang objektif dan berkualitas. Kemeriahan pun semakin lengkap dengan kehadiran Mba Ceysea Valencia, yang memukau audience dengan pesona bunga gantangan di sela-sela lomba.

Apresiasi untuk Pedamaran

Di penghujung acara, panitia menyampaikan rasa haru dan bangga atas terselenggaranya event bersejarah ini. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada:

· Bapak Kepala Desa Pedamaran 3, yang telah memberikan restu dan dukungan penuh.
· Seluruh sponsor yang telah berkontribusi.
· Seluruh masyarakat Pedamaran yang telah menyambut hangat dan meriah event perdana ini.

“Semoga ini menjadi awal dari tradisi baru yang membawa kemajuan bagi dunia kicau di OKI, sekaligus membuktikan bahwa Pedamaran menjadi tuan rumah event berkualitas

ALI IMRON

Polrestabes Surabaya Amankan 2 Tersangka Pengedar Narkoba,109gr Sabu dan 2.000 Pil LL Disita

0

SURABAYA – Upaya Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam memutus mata rantai narkoba yang menyasar lingkungan permukiman padat penduduk terus dilakukan.

Seperti operasi yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di kawasan Tambaksari Surabaya, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB bulan lalu.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan dari operasi tersebut, dua pemuda asal Tambaksari berinisial M.S (21)dan F.R (19) diamankan petugas.

“Keduanya terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu serta sediaan farmasi tanpa izin edar berupa Pil LL,” ujar AKBP Dodi, Selasa (17/2/26).

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya juga mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang lebih dahulu menjerat M.S.

Berdasarkan informasi dan penyelidikan lanjutan, tim Satresnarkoba melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang sama, yakni wilayah Tambaksari, Surabaya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan F.R dalam peredaran narkotika.

“Dalam rangkaian tindakan tersebut, kami mengamankan F.R dan beberapa barang bukti termasuk telepon seluler, plastik klip berisi sabu, serta timbangan digital,” tutur AKBP Dodi Pratama.

Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan mengungkap bahwa F.R memperoleh sabu dari M.S, yang diketahui menggunakan nama samaran L.

Penyerahan barang haram tersebut dilakukan secara langsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Tambaksari.

Dalam pertemuan itu, F.R menerima sabu seberat sekitar 10 gram dengan tujuan untuk diedarkan sesuai arahan.

“Peran FR disebut sebagai kurir lapangan, dengan sistem upah berbasis titik ranjauan. Untuk setiap titik distribusi, F.R dijanjikan imbalan sebesar Rp20 ribu,” kata AKBP Dodi.

Ia menjelaskan skema ini mencerminkan pola klasik peredaran narkoba yang menyasar anak muda, memanfaatkan tekanan ekonomi serta minimnya kesadaran hukum untuk melancarkan distribusi barang terlarang.

“Dari pengungkapan tersebut, kami menyita barang bukti 49 poket sabu dengan berat keseluruhan 109,31 gram, ” kata AKBP Dodi.

Selain itu, petugas juga menemukan dua botol plastik berisi sekitar 2.000 butir Pil LL berlogo Y yang diduga kuat diedarkan tanpa izin resmi.

Kedua terduga pelaku dijerat pasal berlapis. Mereka diduga melanggar ketentuan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP terbaru.

Selain itu, peredaran Pil LL tanpa izin edar juga menjerat mereka dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata, terutama di wilayah perkotaan.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus hadir, menindak tegas pelaku, serta melindungi generasi muda dari jeratan narkoba yang merusak masa depan. (*)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu adengan 10 Poket Sabu

0

PASURUAN – Polres Pasuruan melalui Satresnarkoba berhasil menangkap seorang pria berinisial A.K (32), warga Desa Cukur Guling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari tangan tersangka yang diduga sebagai pengedar, polisi menyita 10 poket sabu dengan berat netto 15,73 gram beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Penangkapan dilakukan di rumah tersangka setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran sabu yang berlangsung tertutup dan hanya melayani pembeli tertentu di wilayah Lumbang. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim 4 Satresnarkoba yang melakukan pengintaian selama tiga hari.

Saat hendak diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas setelah terjadi aksi kejar-kejaran singkat.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 10 poket sabu seberat 15,73 gram, satu unit timbangan elektrik, satu bendel plastik klip kosong, satu dompet warna kuning, serta satu unit telepon seluler merek Oppo warna hitam.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Pasuruan. Tersangka ini dikenal cukup licin dan menjalankan sistem peredaran yang tertutup, namun berkat kerja keras anggota di lapangan, akhirnya berhasil kami amankan beserta barang bukti sabu seberat 15,73 gram,” tegas AKBP Harto Agung Cahyono.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk membongkar jaringan di atasnya.

“Kami akan melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok maupun pihak-pihak lain yang terlibat. Perang terhadap narkoba adalah komitmen bersama demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.

Saat ini, tersangka telah ditahan di Rutan Polres Pasuruan guna proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP Jo Pasal VII ke-50 Ayat (2) Huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Polisi memastikan akan terus melakukan pengejaran terhadap jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan tersangka.

Bumdes Desa Darul Aman terjadi dua kepemimpinan Ada apa?

0

BOnDOWOSO- GARDANUSANTARA NEWS.COM
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia merupakan tupuan harapan desa supaya lebih maju dan ketergantungan pada DANA DESA .

“Masih banyak yang tidak selaras, antara potensi desa yang ada dengan usaha yang dijalankan, sehingga banyak BUMDes yang tidak jelas arah dan tujannya, kata LSM CAKRAWALA.

Lebih lanjut diungkapkan, pada tahun 2019 pembentukan Bumdes Desa Koncer Darul Aman Kec.Tenggaran Kabupaten Bondowoso menghabiskan Dana Rp 50 juta namun sampai saat ini belum memberikan kontribusi Ke Desa Koncer Darul Aman.

“Jika dilihat lebih detail ada BUMDes seharusnya sudah berkembang dengan suntikan dana pada tahun 2021.penyertaan modal Rp 40.716.856 ,pada tahun 2025 suntikan dana Bumdes Rp 96.919 200.

Problem lain yakni tak selaras antara kepala desa dan direktur BUMDes, selebihnya tidak selaras kebijakan.

Kondisi yang demikian disebabakan karenadi desa koncer darul aman karena ada dua kepemimpinan dan belum ada pelimpaham dari ketua yang lama ke ketua yang baru.sehingga penanganan Bumdes tersebut berantakan .

Ketika Tiem Investigasi menemui kepala desa ” Abdus salam
Mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan mengupulkan ketua bumdes yang lama dan yang baru namun sampai saat ini masih belum ada penyerahan atau pelimpahan ke ketua yang baru.

Menurut peraturan KEMENDES dalam satu Desa hanya ada satu ketua Bumdes.
Namun kami selaku awak media dan LSM merasa yang melakukan klarivikasi ke kepala Desa Darul Aman terkait Bumdes hanya mengumbar janji ADA APA?

Sementara itu RIZQI LSM CAKRAWALA mengungkapkan, kunci sukses agar BUMDes berjalan dengan baik adalah transparansi pengelolaan yang dilakukan pengurus.

Lebih lanjut pengelolaan BUMDes seluruh warga bisa melihat bagaimana pengelolaan mulai dari pemasukan hingga operasional yang telah digunakan.

“Semua bisa dilihat di web yang dimiliki dan ini sangat terbuka karena bagian dari transparansi dalam pengelolaan. Ini penting untuk menghindarkan tudingan yang tidak baik dalam pengoperasian,” katanya.

Menurutnya, pendirian BUMDes harus jelas ,laporan ketua Bumdes yang lama harus menyerahkan ke ketua Bumdes yang baru melalui musyawarah Desa ( MUSDES) ,dan ketua Bumdes bertanggung jawab ke komisaris desa ( kepala desa di depan musyawarah desa) bukan malah sebaliknya tidak transparan atau main kucing kucingan.
Lantas ada apa dengan Bumdes yang ada di Desa Koncer Darul Aman? ( 421)

Walkota Cimahi Buka Bimtek,OSN Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026

0

Cimahi,Senin(16/02/2026)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan Kota Cimahi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kota Cimahi Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung PKG Kecamatan Cimahi Tengah, dan diikuti oleh guru pendamping serta perwakilan sekolah dasar se-Kota Cimahi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan sains siswa sekaligus membentuk karakter yang jujur, disiplin, dan sportif melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengungkapkan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Ngatiyana menilai kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak terbentuk dari kenyamanan semata, tetapi melalui proses kompetisi yang mampu membentuk karakter yang kuat.

“Saya titipkan, bahwa mencetak anak unggul itu tugas yang tidak ringan. Melalui proses belajar-mengajar, guru bukan hanya men-transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membina karakter dan mental peserta didik,” ungkap Ngatiyana.

Menurutnya, peran guru sangat strategis dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan karakter yang kuat.

Ngatiyana juga menyoroti pentingnya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif agar proses pendidikan berjalan efektif.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan kedisiplinan dan nilai-nilai karakter siswa.

“Tolak ukurnya adalah bagaimana anak-anak kita bisa menimba ilmu bukan hanya dari materi pelajaran, tapi juga disiplin pribadi, disiplin kelompok, dan disiplin organisasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, lingkungan belajar yang positif akan membantu siswa berkembang secara optimal, baik dari sisi intelektual maupun kepribadian.
Lebih lanjut, Ngatiyana menegaskan bahwa OSN tingkat kota merupakan wadah penting dalam menjaring dan membina bibit-bibit pelajar unggul yang nantinya dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi penerus Kota Cimahi yang cerdas, kompetitif, dan mampu menjadi kebanggaan daerah di masa depan.

“Oleh karena itu, kita berharap semoga melalui penyelenggaraan OSN SD tingkat Kota Cimahi ini, benar-benar mampu melahirkan bibit-bibit pelajar unggul yang berkualitas, kompetitif dan menjadi kebanggaan bagi Kota Cimahi,” imbuhnya.

Ngatiyana juga menyebut OSN sebagai ajang bergengsi yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan kemampuan dan penguasaan ilmu pengetahuan yang mereka miliki.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana menekankan bahwa peran tenaga pendidik sangat penting dalam membimbing siswa, tidak hanya untuk memahami materi, tetapi juga menikmati proses belajar sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Melalui kegiatan Bimtek OSN ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap para guru dapat semakin siap dalam membina dan mendampingi siswa, sehingga mampu mencetak generasi unggul yang berintegritas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Achmad Syafei