Home Blog Page 90

Satlantas Polres Kediri Kota Tahan Bus Bagong Usai Terobos Lampu Merah di Simpang Muning

0

Pelanggaran Berulang Jadi Alasan Satlantas Polres Kediri kota Bertindak Tegas Tahan Bus Bagong karena Ngeblong

Kediri Kota — Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menahan satu unit Bus Bagong bernomor polisi N 7953 UG setelah terbukti menerobos lampu merah di perempatan Muning, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu pagi (15/2/2026).

Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Bus tersebut dikemudikan oleh Yajidun Khoirun (50). Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, bus melaju dari arah timur menuju Terminal Baru Tamanan dan menerobos lampu lalu lintas saat arus kendaraan cukup padat. Setelah dilakukan pengejaran, bus akhirnya dihentikan dan ditindak di kawasan Terminal Baru Tamanan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastiawan, S.H , mengatakan penindakan tegas dilakukan karena pelanggaran yang dilakukan bersifat berulang dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

“Bus dari arah timur menuju Terminal Baru menerobos lampu merah di perempatan Muning. Langsung kami tindak tegas di Terminal Baru Tamanan Kota Kediri dan kami tahan agar ada efek jera, tidak hanya bagi Bus Bagong tetapi juga bus-bus lain,” kata AKP Yudho.

Menurut dia, Satlantas Polres Kediri Kota dalam beberapa minggu ini telah menindak sedikitnya 37 bus lain yang melakukan berbagai pelanggaran lalu lintas. Dalam penindakan tersebut, polisi menahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sebagai bentuk sanksi administratif.

“Bus Bagong ini sudah berulang kali melakukan pelanggaran, sehingga kami ambil tindakan tegas. Prinsipnya sama, bus mana pun yang melanggar aturan lalu lintas akan kami tindak,” ujar AKP Yudho.

Penindakan terhadap Bus Bagong dilakukan langsung oleh AKP Tutud Yudho Prastiawan didampingi Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, Ipda Arifin Rio Ananto. Keduanya memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan aspek keselamatan publik.

Langkah tegas ini tidak terlepas dari pengalaman kecelakaan lalu lintas serius yang sebelumnya terjadi di lokasi yang sama. Pada Jumat sore, 23 Januari 2026, sekitar pukul 16.17 WIB, sebuah bus milik Harapan Jaya terlibat kecelakaan beruntun di Simpang Empat Muning. Bus jurusan Surabaya–Trenggalek dengan nomor polisi AG 7662 UT diduga melaju kencang dan menerobos lampu merah saat kondisi lalu lintas ramai.

Dalam peristiwa tersebut, bus kehilangan kendali saat mencoba mendahului kendaraan lain dari arah Terminal Tamanan menuju pusat kota. Bus menyerempet sepeda motor Yamaha Mio, menabrak mobil Daihatsu Xenia, menghantam sepeda motor Honda Scoopy, dan baru berhenti setelah menabrak sebuah rumah warga di sisi selatan jalan.

Akibat kecelakaan itu, sedikitnya 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat. Tidak ada korban jiwa, namun kerusakan parah terjadi pada satu unit mobil, beberapa sepeda motor, serta satu bangunan rumah warga.

Hasil penyelidikan Satlantas Polres Kediri Kota menetapkan sopir bus berinisial TH (33) sebagai tersangka. Yang bersangkutan dijerat Pasal 311 ayat 3 atau Pasal 310 ayat 2 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

AKP Yudho menegaskan, pengalaman kecelakaan tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pengemudi angkutan umum agar lebih disiplin dan mematuhi rambu lalu lintas. Menurut dia, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas berkendara.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Penegakan hukum ini bukan semata-mata penindakan, tetapi upaya mencegah kecelakaan dan melindungi masyarakat,” kata AKP Tutud Yudho.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya oleh kendaraan angkutan umum, akan terus ditingkatkan demi menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Kota Kediri.*

Pastikan Keamanan Tetap Kondusif, Wakapolres Polres Kediri Kota Sidak Piket dan Ruang Tahanan

0

Kediri Kota – Polres Kediri Kota menggelar Apel Kesiapan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guankamtibmas), Sabtu malam (14/2/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 00.00 WIB di Mako Polres Kediri Kota.

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Kediri Kota, Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri Kabagops Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., KBO Reskrim, KBO Intelkam, Kanit Dalmas Samapta, Kasubag Dalpers selaku Perwira Pengawas (Pawas), serta personel yang melaksanakan piket fungsi.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap kesiapan anggota yang melaksanakan piket di masing-masing fungsi. Hasil pengecekan menunjukkan seluruh personel hadir lengkap dan dalam kondisi sehat serta siap menjalankan tugas.

Tidak hanya itu, jajaran juga melaksanakan pengecekan ruang kerja setiap fungsi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan ruang tahanan guna memastikan kondisi tahanan lengkap, sehat, serta sarana dan prasarana pengamanan dalam keadaan baik.

Sebagai Wakapolres Kediri Kota yang baru, Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko menegaskan komitmennya dalam menjaga soliditas dan kesiapsiagaan personel.

“Kegiatan KRYD dan pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh anggota siap siaga, terutama pada jam-jam rawan. Saya ingin memastikan pengawasan internal berjalan optimal, termasuk pengamanan ruang tahanan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Dengan dilaksanakannya apel kesiapan dan pengecekan secara menyeluruh, Polres Kediri Kota menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Kediri.

1.800 PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian, DPRD Kota Probolinggo Usul THR Dibayar Dari Skema ” Majukan Gaji”

0

Probolinggo,
Polemik Tunjangan Hari Raya (THR) untuk sekitar 1.800 PPPK paruh waktu di Kota Probolinggo mulai menghangat. Di tengah kebingun effectgan regulasi dan keterbatasan anggaran, DPRD Kota Probolinggo melontarkan skema alternatif yang tak biasa: memajukan alokasi gaji bulan ke-12 untuk dibayarkan sebagai THR.(sabtu 14/2/2026)

Usulan ini disampaikan anggota Komisi I, Sibro Malisi. Menurutnya, PPPK paruh waktu tetap berstatus ASN, sehingga secara moral dan prinsip keadilan mereka patut mendapatkan THR sebagaimana aparatur lainnya.

Skema yang ditawarkan cukup teknis namun sederhana: anggaran gaji bulan terakhir dalam satu tahun dialihkan lebih dulu sebagai THR menjelang Lebaran. Kekurangan anggaran di akhir tahun nantinya akan dimasukkan kembali melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026.

“Kalau ada kemauan, jalannya ada. Tinggal bagaimana eksekutif berani mengambil langkah,” kira-kira begitu garis besarnya.

Selama ini, dalam struktur APBD, PPPK paruh waktu hanya dianggarkan untuk 12 bulan gaji tanpa pos khusus gaji ke-14 atau THR. Artinya, secara teknis memang tidak tersedia ruang anggaran eksplisit untuk THR.

Di sisi lain, jumlah 1.800 orang bukan angka kecil. Jika rata-rata gaji PPPK paruh waktu berkisar di angka UMR atau di bawahnya, kebutuhan anggaran THR bisa mencapai miliaran rupiah. Bagi daerah dengan fiskal terbatas, ini jelas bukan keputusan ringan.

Pemerintah kota melalui Pemerintah Kota Probolinggo belum langsung mengiyakan. Sekretaris Daerah, Rey Suwito, menyatakan bahwa kebijakan harus tetap berpijak pada regulasi dan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, gaji PPPK paruh waktu selama ini diposisikan sebagai upah jasa, yang secara administrasi berbeda dengan skema PPPK penuh waktu.

Bahasanya birokratis. Intinya: jangan sampai niat baik justru menabrak aturan.

Di lapangan, PPPK paruh waktu tetap menjalankan fungsi pelayanan publik. Mereka mengajar, membantu administrasi, mengisi kekosongan tenaga teknis. Bebannya nyata. Maka ketika ASN lain menerima THR sementara mereka tidak, wajar jika muncul pertanyaan: statusnya ASN, tapi haknya separuh?

Inilah yang sedang dipertaruhkan—bukan sekadar angka dalam APBD, tetapi persepsi keadilan di internal birokrasi.

Skema “majukan gaji” memang bukan solusi ideal. Secara fiskal, itu seperti memindahkan beban dari depan ke belakang. Namun dalam situasi transisi regulasi, langkah ini dinilai sebagai jalan tengah agar ribuan pegawai tidak pulang Lebaran dengan tangan kosong.

Sekarang bola ada di tangan eksekutif. Apakah Pemkot akan berani mengambil keputusan dengan risiko administratif yang terukur, atau memilih aman sambil menunggu regulasi pusat?

Satu hal pasti: 1.800 orang sedang menunggu kepastian. Dan waktu menuju Lebaran tidak berjalan lambat.

Tingkatkan Layanan Ruang Masuk Berbasis Barcode-QR Code, Satpas Colombo Wujudkan Polri Presisi

0

AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik : Barcode-QR Code Digitalisasi dan Transparansi, Bagian dari Modernisasi di Satpas Colombo

SURABAYA – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) Polri adalah untuk memberikan pelayanan maksimal, cepat, mudah, transparan, dan humanis guna mencapai kepuasan masyarakat.

Meningkatkan Kepuasan dan Kepercayaan Masyarakat, Memberikan pengalaman pelayanan yang ramah, sopan, dan sigap agar masyarakat merasa nyaman, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan terhadap Polri.

Dalam keterangan Kanit Regident Satpas SIM Colombo yakni AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik, didampingi Kasubnit Ipda Hariyo Indarto didampingi Ipda Dani Kurniawan, serta Aipda Wage Santoso (Tim Pokja Praktek) mengatakan, Sesuai arahan Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M, dalam pelayananan, khusunya terkait di Satpas SIM Colombo, Kami (Kanit Regident Satpas SIM Colombo) berpedoman Visi-Misi yaitu Mewujudkan Pelayanan yang Bersih, Mempermudah Prosedur (Cepat dan Mudah), Mewujudkan Polri Presisi, Memberikan Edukasi Lalu Lintas Melalui pendekatan humanis (seperti program “Polantas Menyapa”).

“Petugas harus dapat mengedukasi masyarakat tentang keselamatan dan etika berkendara, serta Inovasi Layanan terus berinovasi, termasuk menggunakan teknologi (seperti aplikasi SIM Nasional Presisi/SINAR) dan menyediakan sarana yang nyaman untuk meningkatkan kualitas layanan, seperti penggunaan Barcode/QR Code saat pemohon masuk ruangan pelayanan di Satpas SIM Colombo Polrestabes Surabaya,” ujar Tri Arda, Juma’at (13/02/2025).

Secara keseluruhan, masih kata Tri Arda, pelayanan prima ini bertujuan untuk mengubah citra Polri menjadi lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan pelayanan publik terbaik.

“Dan terkait Penggunaan Barcode atau QR Code untuk pemohon masuk ruangan pelayanan di Satpas SIM (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, ketertiban, dan transparansi pelayanan publik, yakni Memastikan antrean berjalan secara adil dan teratur, di mana pemohon yang datang pertama dilayani lebih dulu, sehingga menciptakan pelayanan yang lebih profesional dan sistematis,” ucapnya.

Keamanan dan Pembatasan Akses, masih lanjut kata Tri Arda, Mencegah orang yang tidak berkepentingan atau tidak memiliki janji atau keperluan (bukan pemohon) masuk ke area ruang pelayanan, sehingga ruang tunggu lebih kondusif.

“Dengan Digitalisasi dan Transparansi, merupakan Mengubah prosedur konvensional menjadi berbasis teknologi (digital) untuk meminimalisir interaksi langsung yang tidak perlu, serta Mempermudah verifikasi awal apakah pemohon telah melakukan registrasi atau memenuhi syarat (seperti pendaftaran online) sebelum memasuki ruang antrean inti, dan langkah ini merupakan bagian dari modernisasi di Satpas Colombo untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.

Perlu untuk kami tegaskan, sambung Kanit Regident Satpas SIM Colombo, pemberitahuan Tata Tertib menggunakan Barcode atau QR Code ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, ketertiban, dan keamanan di ruang pelayanan.

“Hanya Pemohon yang Boleh Masuk di Area pelayanan utama hanya diizinkan untuk pemohon langsung/pemilik kepentingan (kecuali untuk kondisi khusus seperti lansia, anak-anak, atau penyandang disabilitas yang didampingi),” tegasya.

Masih sambung kata Kanit Regident Satpas SIM Colombo, pengantar pemohon SIM pun tidak boleh masuk ke dalam Satpas, pengantar (pendamping) Menunggu di Ruang Tunggu, diruang layanan utama dan menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan,” tutup AKP Tri Arda Meidiansyah, S.TR.K, Sik dihadapan awak media. (…..)

Wakil Wali Kota Cimahi Hadiri Pelantikan Orda ICMI dan Pemuda ICMI Kota Cimahi

0

Cimahi,Sabtu(14/02/2026)
Wakil Walikota Cimahi Adhitya Yudisthira menghadiri pelantikan Organisasi Daerah (Orda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia(ICMI) Kota Cimahi serta kepengurusan Pemuda ICMI,Di Aula Graha Panca Bakti IKIP Siliwangi Sabtu (24/02/2026),dalam pantauan Awak media Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan yang digelar di Kota Cimahi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran cendekiawan Muslim di tingkat daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Adhitya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Orda ICMI dan Pemuda ICMI Kota Cimahi.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital dan transformasi sosial yang cepat,
“ICMI dan Pemuda ICMI diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya gagasan-gagasan inovatif, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Cimahi,” ungkapnya.

Pelantikan tersebut menjadi simbol regenerasi kepemimpinan intelektual di kalangan Muslim Cimahi.
Kehadiran Pemuda ICMI dinilai strategis dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, teknologi, ekonomi kreatif, hingga sosial kemasyarakatan.

Acara ditutup dengan doa bersama serta komitmen untuk memperkuat sinergi antara Orda ICMI, Pemuda ICMI, dan Pemerintah Kota Cimahi demi mewujudkan Cimahi Mantap dan makin Hepi.

Achmad Syafei

Walikota Dan Wakil Walikota Cimahi Hadiri Giat Forum Perangkat Daerah Sekretariat Daerah

0

Cimahi,Kamis(12/02/2026)Pemerintah Kota Cimahi menggelar Forum Perangkat Daerah,Sekretariat Daerah dengan mengusung tema “Peran Sekretariat Daerah dalam Memperkuat Fungsi Koordinasi dalam Rangka Peningkatan Kapasitas dan Tata Kelola Internal”, Kamis (12/2/2026), bertempat di Aula Gedung A lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Maria Fitriana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Hendra Gunawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Achmad Nuryana, serta Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Mochamad Ronny, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Forum ini menjadi wadah penting dalam menyelaraskan program, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Dalam sesi tanya jawab, Asisten III Mochamad Ronny menyampaikan capaian positif Kota Cimahi, di mana nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) mencapai 86,38 persen, yang menunjukkan kualitas pelayanan publik terus mengalami peningkatan dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Asisten II Achmad Nuryana dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah, membahas prioritas pembangunan, serta memperkuat koordinasi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Walikota Cimahi Ngatiyana Dalam Sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh jajaran dalam merumuskan rencana program pembangunan di Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antar dinas guna menghindari ego sektoral yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.l Pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada soliditas kerja tim.

“Kalau semua mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta saling membantu, maka pekerjaan tidak akan terasa berat,” ungkapnya.

Ngatiyana menjelaskan, penyusunan program tahun 2027 harus mengacu pada 17 program prioritas yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Setiap rencana kegiatan diminta disusun secara matang, terukur, dan realistis, termasuk dalam aspek penganggaran, agar pelaksanaannya berjalan efektif serta tepat.

Dalam kesempatan tersebut,Walikota Cimahi juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah proyeksi keuangan daerah yang perlu disesuaikan.

Perangkat daerah diminta memilah dan memprioritaskan program yang benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian utama agar tetap optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Selain itu, Wali Kota mendorong percepatan operasional fasilitas kesehatan yang telah dibangun.

Ia menegaskan agar sarana tersebut tidak hanya menjadi aset fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Jajaran terkait diminta segera merumuskan solusi konkret agar layanan dapat segera berjalan.

Terkait program strategis nasional, Pemerintah Kota Cimahi juga dituntut responsif terhadap berbagai agenda, seperti pembentukan Koperasi Merah Putih dan penguatan sekolah rakyat.

Ngatiyana menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan pusat sepanjang direncanakan secara matang dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap sinergi antar perangkat daerah semakin kuat sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja birokrasi, kualitas pelayanan publik, serta tata kelola internal yang lebih profesional dan berintegritas.

Achmad Syafei

Lurah Baros Hadiri Kegiatan Silaturahmi Bersama Warga,Sinergi Pemerintah dan Warga RW 09 Baros

0

Cimahi,Sabtu(14/02/2026)
Lurah Baros Kecamataj Cimahi Tengah, Gugun Tristanto,S.IP.,hadiri kegiatan silaturahmi warga RW 09 Kelurahan Baros dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus mempererat kebersamaan dan silaturahmi dengan para pengurus RT terpilih.

Kehadiran Lurah Baros menjadi wujud kepedulian pemerintah setempat dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayahnya.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri pengurus RT terpilih yakni,RT 01 dan RT 03, unsur RT di lingkungan RW 09, serta tokoh masyarakat setempat.

Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, pengurus lingkungan, dan warga sekitar.
Dalam keterangannya kepada awak media, Lurah Baros Gugun Tristanto,S.IP., menyampaikan rasa syukur dapat hadir langsung di tengah masyarakat.
Gugun menegaskan, kegiatan silaturahmi memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan dan kekompakan warga menjelang Ramadan.

“Alhamdulillah, kami bisa menghadiri silaturahmi bersama warga RW 09 yang dihadiri pengurus RT terpilih sekaligus penyerahan SK,bersama tokoh masyarakat,
Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan silaturahim, meningkatkan kepedulian sosial, dan membawa keberkahan menjelang bulan suci Ramadan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Baros juga menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Cimahi, termasuk program prioritas dari Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira yang telah terealisasi maupun yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut Sekaligus dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada pengurus RT terpilih sebagai bentuk penguatan kelembagaan di tingkat lingkungan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kelurahan, pengurus RT/RW, dan masyarakat terus terjalin baik sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif selama Ramadhan serta berkelanjutan ke depannya.

Achmad Syafei

HUT Satu Tahun Media Suara Rakyat +62 Gelar Syukuran dan Santunan Anak Yatim

0


​PASURUAN | GEMPURNEWS.COM – Media Suara Rakyat +62 (sering dikenal dengan akronim JSR – Jeritan Suara Rakyat) merayakan hari jadinya yang pertama dengan penuh khidmat. Mengusung semangat dedikasi dalam dunia informasi, menggelar acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) perdana di Hotel Semeru, Kota Pasuruan, pada Sabtu 14/02/2026
​Perjalanan satu tahun ini dinilai penuh makna, di mana media tersebut terus berupaya menjadi wadah informasi yang tajam, terpercaya, dan menjadi penyambung lidah bagi masyarakat luas.

​Acara ini tidak hanya menjadi ajang internal, tetapi juga dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kota Pasuruan. Tampak hadir dalam undangan:

  • ​Imam Subekti, Kepala Dinas Kominfo Kota Pasuruan.
  • ​Ayi Suhaya, Tokoh Masyarakat, Ketua GM-FKPPI Pasuruan, sekaligus Wagub LIRA Jatim.
  • ​Perwakilan NGO/LSM.
  • ​Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas).
  • ​Advokat serta puluhan jurnalis dari berbagai media.

    ​Menandai rasa syukur atas eksistensinya, Suara Rakyat +62 tidak hanya menggelar seremoni formal. Acara diwarnai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu. Suasana haru menyelimuti ruangan saat santunan diberikan satu per satu sebagai bentuk kepedulian media terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

    ​Dalam sambutannya, Ayi Suhaya memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Suara Rakyat +62 selama setahun terakhir. Ia menekankan pentingnya sinergitas antara media dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, serta sesama insan pers.
    ​”Terus berinovasi dan kreatif dalam penyampaian informasi yang mengedukasi. Jaga marwah jurnalisme dengan pemberitaan berbasis data, fakta akurat, dan narasumber kredibel agar menjadi jembatan aspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ayi.
    ​Senada dengan hal tersebut, Kepala Kominfo Imam Subekti menambahkan harapannya agar media ini tetap menjaga kedekatan dengan rakyat Pasuruan namun mampu berbicara di kancah nasional. Kehadiran pemerintah dalam acara ini juga menjadi simbol dukungan terhadap kebebasan pers yang bertanggung jawab.

    ​Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberlanjutan media Suara Rakyat +62 dalam mengawal demokrasi serta mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.( Tim )

Operasi Keselamatan Semeru Polres Lamongan Ajak Ojol Jadi Pelopor Tertib Lalin

0

LAMONGAN – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim menggelar kegiatan Polantas Menyapa Warkop Ojol Kamtibmas, Rabu (11/02).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan Iptu Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., bersama anggota Satlantas Polres Lamongan dan perwakilan komunitas ojek online (ojol) di wilayah Lamongan.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, jajaran Satlantas Polres Lamongan berdiskusi ringan bersama para driver ojol terkait Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas) dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan.

Para pengemudi ojol diajak untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Selain itu, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim juga mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, dengan menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Para ojol diimbau untuk melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan sosialisasi layanan darurat Call Center 110 serta layanan Lapor Lur Kapolres Lamongan sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat.

Diharapkan para pengemudi ojol dapat memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian darurat di lapangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada komunitas ojol, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim juga membagikan bantuan beras serta helm kepada para pengemudi yang hadir.

Ditempat terpisah Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat termasuk komunitas ojek online (Ojol).

“Ojol memiliki mobilitas tinggi dan peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari, oleh karenanya kami ajak komunitas ojol sebagai pelopor tertib lalu lintas,” kata Ipda Hamzaid.

Dengan kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polantas dan komunitas ojol dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Lamongan Polda Jatim. (*)

Polres Ogan Ilir Perkuat Kerukunan Umat Beragama Melalui Silaturahmi Bersama FKUB dan Tokoh Agama

0

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo,S.I.K menggelar kegiatan silaturahmi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Ogan Ilir (FKUB) serta tokoh agama Islam dan Nasrani, Sabtu (14/2/2026), bertempat di Mapolres Ogan Ilir.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan serta memperkuat sinergitas antara kepolisian dengan para tokoh lintas agama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Polri dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan, serta menjaga toleransi umat beragama agar tetap terpelihara dengan baik.

Dalam sambutannya, Kapolres Ogan Ilir menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua FKUB dan seluruh tokoh agama yang telah hadir. Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami sangat membutuhkan peran serta FKUB dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berharap, silaturahmi dan sinergi yang telah terjalin antara Polres Ogan Ilir dan FKUB dapat terus berjalan dengan baik serta semakin ditingkatkan ke depannya, khususnya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Ogan Ilir, Ustadz Ridho, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“FKUB siap menjadi mitra Polri dalam menjaga Harkamtibmas. Kami menyadari bahwa tugas merukunkan umat beragama membutuhkan sinergi yang kuat dengan aparat kepolisian,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini hubungan antara FKUB dan Polres Ogan Ilir telah terjalin dengan baik dan akan terus dipertahankan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan silaturahmi ini turut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, Kapolsek Indralaya, perwakilan Kementerian Agama, pengurus FKUB, serta perwakilan dari berbagai gereja di Kabupaten Ogan Ilir.

Selama berlangsungnya kegiatan, suasana diskusi berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta saling bertukar pandangan terkait upaya menjaga toleransi, persatuan, dan stabilitas keamanan di tengah keberagaman masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujudnya persatuan dan kerukunan umat beragama, meningkatnya toleransi antarumat, serta terpeliharanya stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT