Home Blog Page 1106

Relawan PMI bantu Potong Pohon, Bersihkan dan Perbaiki Rumah Korban Angin Puting Beliung

0

Jember – Sebanyak 19 personel PMI Kabupaten Jember yang terdiri dari staf dan relawan turun tangan membantu korban angin puting beliung di Dusun Langsatan Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Selasa (28/2). Relawan PMI melakukan assessment, membantu para korban angin puting beliung. Mulai memperbaiki rumah, memotong pohon-pohon yang roboh tak beraturan sampai bersih-bersih.

“PMI kabupaten Jember melakukan asesmen di Dusun Langsatan, Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung untuk penanganan bencana pasca angin puting beliung,” kata kepala Markas PMI kabupaten Jember Rupiyanto.

Dia menjelaskan, relawan fokus membantu korban angin puting beliung di Dusun Langsatan. Di dusun ini banyak rumah yang atapnya beterbangang terbawa angin, rumah karena tetimpa pohon roboh. “Teman-teman selain asesmen juga melakukan bersih-bersih membantu warga yang memperbaiki rumah dan memotong bambu yang menimpa rumah warga,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyampaikan laporannya ada 91 rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung Senin (27/2). Mulai dari rusak ringan, sedang sampai berat. Selain ada sekitar 50 pohon yang roboh.

Dia menjelaskan para relawan fokus membantu warga mulai pagi sampai selesa sore. “Kalau sampai sore belum selesai maka relawan PMI akan diterjunkan lagi membantu warga besok Rabu,” ujarnya. (Son)

Polres Ponorogo Berhasil Amankan Pelaku Tipu Gelap Bermodus Jual Beli Kendaraan

0

PONOROGO – Polres Ponorogo adakan kegiatan konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penipuan atau penggelapan bertempat di Mapolres Ponorogo, Jum’at (24/02/2023).

Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa tersangka yang berinisial EN warga Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo melakukan penipuan atau Penggelapan terkait jual beli kendraan roda empat jenis Truk.

“Ini berkaitan dengan penipuan atau penggelapan berawal dari jual beli truk antara tersangka dan korban, tapi sampai waktunya barang pun tidak ada,” ujar AKBP Catur

kejadian, lanjut Kapolres pada tanggal 2018 dan dilaporkan pada tahun 2020.

“Alhamdulillah akhirnya terungkap pada tahun 2023 karena memang pelaku ini lincah dan sigap dalam bergerak,” ungkapnya

Sementara itu Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Guling Sunaka juga merangkan bahwa kejadian berawal dari kesepakatan antara korban dengan tersangka terkait pembelian 1 (satu) untuk kendaraan jenis Truk.

Terkait kesepakatan itu, dibayarkan sejumlah uang sebesar 160 juta oleh korban kepada tersangka.

“Setelah di tunggu beberapa bulan hingga tahun, ternyata truk tersebut tidak kunjung dihadirkan kepada korban,” terang Ipda Guling

Lanjut Ipda Guling, pada tahun 2020 korban membuat laporan ke polres Ponorogo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan atas peristiwa dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan tersebut.

“Akhirnya pada tahun 2023 pelaku EN berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Ipda Guling

“Untuk TKP Penangkapan disebuah warung kopi mbah ragil turut Desa Badegan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo,” sambungnya

Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satreskrim Porles Ponorogo untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui perbutannya.

“tersangka akan kita jerat dengan pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” tegas Ipda Guling

Ditanya soal estimasi waktu kejadian dan pengungkapan perkara tersebut yang begitu lama, Ipda Guling Sunaka mengatakan bahwa tersangka berdalih terkait dengan uang maupun yang di tawarkan itu belum menemukan kesepakatan.

“Sehingga dengan dalih dalih itu hanya untuk mengulur waktu terkait transaksi jual beli truk dengan korban,”imbuhnya 

(Humas)

Respon Cepat Polisi Bersama TNI dan BPBD Tangani Pohon Tumbang, Lalulintas Kembali Normal

0

Pasuruan Kota – Hujan disertai angin kencang akibatkan pohon berukuran besar tumbang melintang di Jl Raya Wonosari – Wonojati Dusun Ngepreng Desa Wonosari Kec. Gondangwetan Kab. Pasuruan. Selasa (28/2/2023).

Menindak lanjuti informasi dari warga, personel Polsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota bersama koramil dan BPBD respon cepat lakukan evakuasi berupa pemotongan pohon tumbang jenis Trembesi dan Jati yang roboh dikarenakan hujan disertai angin kencang.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H S.I.K, M.Si. melalui Kapolsek Keboncandi AKP Eko Agus S, SH saat ditemui di lokasi menyampaikan pohon tumbang tersebut tumbang karena angin kencang hingga menutup jalan namun tidak terdapat korban jiwa dan kejadian ini murni bencana alam.

“Hal ini merupakan respon cepat kepolisian atas informasi yang didapat dari masyarakat sehingga personel kami langsung segera ke TKP melakukan evakuasi pohon tumbang guna mengatasi kemacetan lalulintas,” kata Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, petugas juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrim dan selalu berhati-hati pada saat melakukan perjalanan. Sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terimakasih kepada warga yang telah memberikan informasi kepada kami atas terjadinya pohon tumbang, sehingga kami bersama sama TNI dan BPBD cepat dalam melakukan penanganan atau evakuasi,” pungkasnya.(Topa)

Gercep Polres Jember Bantu Penanganan Bencana Puting Beliung

0

Jember, – Polres Jember Menerjunkan personilnya untuk membantu penanganan bencana Angin puting beliung yang terjadi pada Senin (27/2) sekitar pukul 15.15 WIB di wilayah Dusun Langsatan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, yang mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan di sebagian besar bagian atap bangunan, serta 3 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa atap bangunan

Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH.,melalui Kabag ops Kompol Toha SH.menyatakan, bahwa ada 20 rumah yang mengalami kerusakan akibat dari puting beliung yang melanda kawasan Ajung, dan 2 warga yang terluka,” ujar kompol Toha

Kabag Ops Polres Jember menambahkan, adanya bencana ini, pihaknya bersama tim gabungan terdiri dari TRC BPBD Jember, relawan samping, relawan Baret Rescue, Tagana Dinsos Jember, TNI/Polri, langsung melakukan asesment dan pendataan, serta langsung melakukan pembersihan material rumah dan pohon tumbang dengan dibantu warga sekitar.

“Dari info sementara beberapa pohon tumbang Akibat angin puting beliung dan data sementara ada kurang lebih 20 rumah yang mengalami kerusakan. sedang, ataupun berat,” kata Kabag ops“dan juga ada kerusakan fasum (fasilitas umum) satu musala, satu masjid Baitul Mutaqin, dan kandang ayam milik warga,” sambungnya.

Terkait korban luka dari musibah angin puting beliung “Atas nama Siti Fatimah mengalami luka di kepala akibat tertimpa genteng atau atap rumah, Fatimah umur 80 tahun juga sama. Juga ada warga atas nama Imam Fadoli 46 tahun yang jatuh dari atas atap rumahnya,” sebutnya.

“Korban jatuh dari atas atap rumahnya saat bermaksud memperbaiki genteng yang rusak akibat terpaan angin puting beliung. Untuk para korban langsung ditangani di Puskesmas Ajung,” sambungnya.

“ Pagi ini,selasa 28 Pebruari 2023 kami bersama-sama Tim membantu masyarakat bergotong royong membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang gentengnya rubuh,” tutur Kabag ops.(jen+hms)

Bangunan Liar di Kota Cimahi Kian Menjamur dan Masih Belum Ada Tindakan Dari Pihak Terkait

0

Cimahi – Selasa (28/02/2023)
Bangunan liar (Bangli)yang ada di Kota Cimahi semakin banyak berdiri dan sudah tidak dapat dihitung dengan jari,mulai dari bangunan yang berdiri diatas sempadan sungai maupun yang berdiri gagah dibadan sungai tentu saja hal ini menjadi sebuah pertanyaan,Sejauh mana langkah yang telah diambil oleh Dinas terkait yang berhubungan langsung dengan bangunan liar.Dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.28/PRT/M/2015 tentang penetapan garis sempadan sungai dan garis sempadan sepanjang danau Pasal 5 Ayat (1) Garis sempadan pada sungai yang tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan,sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (2)hurup a ditentukan :
a.paling sedikit berjarak 10 meterdari tepi kiri dan kanan paling sungai sepanjang alur sungai,dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan 3 meter.
Sementara di Kota Cimahi banyak bangunan berdiri di tepi bantaran bahkan melintang di badan sungai.

Kabid Tata ruang Dinas PUPR Kota Cimahi Dewi,saat ditemui beberapa waktu yang lalu di ruang kerjanya menjelaskan bahwa Pihaknya sedang menginventarisir jumlah bangunan liar yang ada di Kota Cimahi,
“Cukup banyak bangunan yang berdiri di Kota Cimahi ini bahkan ada yang berada di badan sungai diantaranya berada di Kelurahan Karang mekar,Kami dengan Dinas DPKP sedang menginventarisir bangunan liar,Pak Kabid DPKP pak Sambas baru menyisir di wilayah kelurahan Citeureup dan Kelurahan Cimahi,Kami melakukan pemantauan juga ke lapangan dibantu oleh krlurahan,Namun karena DPKP sudah memulai duluan akhirnya kami menunggu hasil dari DPKP lalu kita bersama-sama menginventarisir mana yang harus ditindak lanjuti,nanti akan ada tim dari DPKP dan Kita,maksudnya agar terkorinir semua karena Bangunan liarnya tidak hanya satu,dua dan tiga namun banyak.Jadi langkah kami tidak terfokus satu objek saja namun harus dilakukan secara keseluruhan dan merupakan salah satu upaya penanggulangan banjir,nah untuk masalah banjir leading sektor nya adalah DPKP jadi kita akan bergerak bersama.Lalu kami akan melakukan kajian skala prioritas,mana yang harus segera di eksekusi.”Jelas Dewi Kabid PUPR Kota Cimahi.

Kabid DPKB yang membawahi saluran dan Sungai Sambas menjelaskan,terkait langkah yang dilakukan bidangnya,
“Pembangunan gedung dibadan sungai sudah jelas melakukan pelanggaran,karena jangankan dibadan sungai di bantaran sungai pun tidak boleh dilakukan,namun dalam hal tindakan merupakan kewenangan Satpol PP. sebagai penegak Perda.seperti halnya dua tahun yang lalu di Kelurahan Melong RW 30 kami melakukan tindakan penertiban sebanyak 5 bangunan,namun sebelumnya sosialisasi dulu,lalu Satpol.PP. akan melakukan pembinaan selama satu bulan,lalu diminta membongkar sendiri bangunan liarnya oleh pemilik Karen kami tidak memiliki anggaran untuk melakukan pemnongkaran juga mungkin saja masih ada bahan bangunan yang masih bisa dipergunakan namun jika sampai batas waktu yang sudah ditentukan masih berdiri maka Satpol pp yang yang lakukan pembongkaran dibantu oleh tim kami.Peringatn pertama satu Minggu,lalu dipantau kembali selama kembali jika belum dibongkar dilayangkan surat peringatan kedua setelah itu tidak dibongkar juga baru Satpol PP yang melakukan Eksekusi.”Jelasnya
Sementara Anggota Dewan dari PDIP sekaligus Ketua Komisi 3 Iyus Rusnaya menanggapi adanya bangunan liar yang ada di Kota Cimahi,
” Bahwa tahapan yang dilakukan jika melaporkan kepada kami adalah berdasarkan laporan dari warga masyarakat terkait adanya bangunan liar,melalui RT dan RW serta diketahui oleh pihak Kelurahan layangkan kepada kami maka kami akan melakukan sidak terhadap bangunan yang dianggap liar,tetapi tentunya melalui tahapan yang jelas dan normatif.” Terang Iyus kepada wartawan.
Pihak Satpol PP saat dimintai penjelasan mengenai langkah yang diambil terkait Bangunan liar menuturkan,
” Pihak kami tentunya bekerja berdasarkan Disposisi dari Dinas terkait,jika Surat Disposisi sudah sampai ke meja kami,pasti kami lakukan tindakan sesuai SOP tentunya,namun jika surat disposisi tidak sampai ke pihak Satpol PP, masa kami harus lakukan tindakan yang tidak ada dasarnya.”Pungkas Salah seorang anggota Satpol PP yang enggan namanya di tulis.

(Achmad $)
Editor : dhw_robhin

DPRD : Kesimpulan Rapat Pembahasan Raperda, Akan dilakukan Kaji Bading

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara (Kalteng) menggelar rapat pembahasan mengenai Raperda, tentang penyelenggaraan pengembangan anak usia dini Holistik Integratif, telah dilangsungkan di ruang rapat DPRD, Senin (27/2/2023).

Hadir pada rapat pembahasan Raperda itu, Aaisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Barito Utara, Everedy Noor, SE. Kabag Hukum, Marda, SH. Kadisdik Barut, Dra. Ardian beserta Staff.

Rapat pembahasan tersebut, dipimpin Bapemperda anggota DPRD Komisi III, Henny Rosgiati Rusli, SP. MM didampingi Wakil Ketua I, Parmana Setiawan, ST serta lima anggota Dewan lainnya.

Dari pembukaan oleh pimpinan rapat,  pembahasan Raperda telah dilakukan tanya jawab anggota Dewan bersama dengan Pemkab Barut dan penjelasan-penjelasannya, sehungga Reperda yang dibahas mendapat kesimpulan.

DPRD Barito Utara dan Pemkab Barut. Dalam kesimpulan rapat pembahasan Raperda anak usia dini Holiatik Integratif, bahwa DPRD Barut dengan Instansi terkait melakukan kaji banding ke daerah, yang sudah melaksanakan Perda dimaksud.   (SS)

Tuntut Tunjangan Naik. Ratuaan Anggota BPD Berdemo ke Pemkab Barut

0

BARITO UTARA- Ratusan anggota Badan Permusyawatan Desa (BPD), bernaung di bawah Asosiasi BPD Nasional atau Abpednas berdemo ke Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Senin (27/2/2023) siang. 

Mereka tiba di kantor Bupati dengan berjalan kaki dari titik kumpul di Rumah Betang, samping Stadion Swakarya. Para pendemo ini membawa beberapa spanduk, isinya meminta perhatian pemerintah untuk mensejahterakan dan memperbaiki nasib anggota BPD. 

Jumlah massa anggota BPD se-Barito Utara yang melakukan demo sekitar 557 orang. Tetapi tak semuanya bisa datang ke kantor Bupati, Pasalnya bertepatan pelaksanaan musyawarah desa khusus atau musdesus penentuan penerima BLT di desanya. 

“Kami minta tunjangan BPD dinaikkan. Kalau kenaikan yang Rp. 200.000 itu berlaku sama rata untuk semua pegawai lingkup Pemkab Barito Utara, ” kata Ketua Abpednas Barito Utara, Imran Rosadi kepada Media ini. 

Koordinator Lapangan juga Ketua BPD Muara Pari, Supriono, mengatakan, selain kenaikan tunjangan minimal sebesar Rp. 500.000, Abpednas meminta agar dana BPJS Kesehatan ditanggung oleh Pemkab Barito Utara. 

Sebagai informasi, berdasarkan Perbup Barito Utara nomor. 25/2020 diatur tunjangan BPD sebagai berikut;
(1) Ketua BPD Rp.1.250.000
(2) Wakil Ketua Rp.1.050.000
(3) Sekretaris Rp.950.000
(4) Anggota BPD Rp.900.000

Sedangkan perbandingan dengan daerah lain, misalnya di Barito Selatan 
1) Ketua BPD Rp.1.815.000
(2) Wakil Ketua Rp.1.615.000
(3) Sekretaris Rp.1.500.000
(4) Anggota BPD Rp.1.200.000

Di Kabupaten Murung Raya 
1) Ketua BPD Rp.2.100.000
(2) Wakil Ketua Rp.2.000.000
(3) Sekretaris Rp.1.800.000
(4) Anggota BPD Rp.1.400.000

Di Kabupaten Barito Timur
1) Ketua BPD Rp.2.050.000
(2) Wakil Ketua Rp.1.450.000
(3) Sekretaris Rp.1.250.000
(4) Anggota BPD Rp.1.050.000

Kendati demikian, dari hasil hearing di DPRD tahun lalu, terungkap dana operasional bagi 93 BPD di Barito Utara relatif besar jika dibandingkan daerah lain. Jumlahnya ditentukan berdasarkan jumlah anggota BPD. 

Rinciannya BPD dengan jumlah 5 orang biaya operasional Rp.50.000.000 per tahun, jumlah 7 orang biaya operasional Rp.60.000.000 per tahun, jumlah anggota 9 orang, biaya operasional Rp.70.000.000 per tahun. Sedangkan daerah lain di Kalteng menganggarkan operasional BPD antara Rp.20.000.000-Rp.25.000.000.

“Tetapi dana operasional BPD diambil untuk petugas sekretariat yang di-SK-kan oleh Kades, ” kata seorang pengurus Abpednas saat hearing dengan DPRD Barito Utara, Selasa (8/11/2022). 

Biaya operasional BPD memang masuk dalam APB Des, sehingga perlu diawasi apakah benar-benar dicairkan sesuai dengan aturan tersebut, atau malah berkurang untuk keperluan pos lain. 

Wakil Bupati Barito Utara,  Sugianto Pahala Putra, SH menemui ratusan anggota BPD di halaman kantor Setda. “Pemda menyambut baik aspirasi BPD. Tolong beri kesempatan kami mengkaji dan mempelajari lebih dahulu, “ujarnya. 

BPD Deadline 10 Hari Jawaban Pemkab Barito Utara.

Akhirnya perwakilan BPD berdialog secara tertutup dengan Wakil Bupati, Kepala Dinas Sosial PMD, dan pihak terkait. Dialog berlangsung sekitar sejam. 

Usai dialog, Ketua Abpednas Imran Rosadi dan Korlap Supriono datang menemui rekan-rekannya. “Berhubung Sekda dan Bupati tak berada di tempat, kami minta waktu 10 hari sudah ada keputusan, ” kata Supriono. 

Dia berharap, tenggang waktu tersebut bisa dipercepat, misalnya jadi 3 hari bila Sekda sebagai ketua tim anggaran dan Bupati selaku penentu keputusan sudah berada di Muara Teweh. “10 hari kita tunggu. Kalau tidak, akan ada aksi lebih besar lagi, ” ucap korlap Demo. 

Aksi unjuk rasa BPD berjalan aman dan tertib. Mereka pulang ke titik kumpul, Rumah Betang, melalui Jalan Pramuka. Tampak ikut mengawal Kabag Ops Kompol Budiman, Kasat Intel Polres Barito Utara  AKP. Masriwiyono, personil Polres, Polsek Teweh Tengah, Kodim 1013 Muara Teweh, Koramil Teweh Tengah, dan Satpol PP.   (SS) 

Giat Operasi Beras Murah Disambut Antusias Oleh Warga Masyarakat Kota Cimahi

0

Cimahi,Senin(27/02/2023)
Operasi beras murah yang dilaksanakan oleh Disdagkoperin Kota Cimahi dilaksanakan di tiga Kecamatan mendapat respon yang cukup antusias,terpantau dari jumlah masyarakat yang berbondong-bondong mengantri untuk mendapatkan beras murah tersebut.
Tidak kurang dari 20 ton beras akan dijual dengan harga 42.500 perzak isi 5kg,dengan syarat membawa KTP warga Kota Cimahi dan hanya boleh membeli 2 zak saja setiap pemegang KTP.Kegiatan operasi pasar beras murah ini hasil kerjasama antara Bulog dan Disdagkoperin Kota Cimahi.
Operasi pasar beras murah yang dilaksanakan di Kecamatan Cimahi Selatan dilaksanakan di Technopark tepatnya lapangan belakang Kantor Kecamatan Cimahi Selatan.

Warga masyarakat Kecamatan Cimahi Selatan yang ditemui menyatakan bersyukur dengan adanya operasi pasar beras murah,karena beras dipasaran berkisar antara 13.000 sampai 15.000 perkilonya.Beberapa warga yang berasal dari Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan mengungkapkan kegembiraannya terkait operasi pasar beras murah,Ibu Suharti(65 tahun) dan rekannya,warga Hujung RT 09 – RW 05 Kelurahan Utama,Kecamatan Cimahi Selatan Mengungkapkan,
“Alhamdulillah dengan diadakannya operasi pasar beras murah ini sangat membantu kami,karena diwarung harga beras paling murah harganya Rp13.000, jadi kalau dapat uang Rp 30 saya dapat membeli kebutuhan yang lain sebagai lauknya,semoga kedepan harga beras bisa turun juga sembako agar bisa terjangkau oleh kami yang berpenghasilan kecil.”Ungkapnya.

Kepala Bulog Cabang Bandung Yuliyani Alzam,saat ditemui menjelaskan mengenai operasi pasar beras murah kepada awak media,
“Bulog Cabang Bandung hati ini mendistribusikan beras medium sebanyak 60 ton di tiga Kecamatan di Kota Cimahi, masing-masing Kelompok Penerima Manfaat(KPM) berhak membeli 10 Kg beras dibagi dalam 2 kantong dengan harga Rp 85.000,-yang artinya perkantong beras dibeli dengan harga Rp 42.500,- isi 5 Kg, sebenarnya perkilo harga beras itu Rp 8.800,- namun dari Bank Infonesia memberikan subsidi senilai Rp 300,- perkilo maka harganya hanya Rp 8.500,- saja perkilonya.Operasi pasar ini untuk sementara hari ini saja karena wilayah kerja Bulog Cabang Bandung itu 5 Kabupaten /Kota,namun penjualan beras medium ini tidaklah hanya operasi pasar namun dipasar tradisional pun sudah kami distribusikan tapi harganya tidak seperti hari ini artinya bervariatif,di retail modern juga kami masuk juga dengan koperasi.Semoga masyarakat dengan didistribusikan nya beras ini terbantu karena diakui bahwa beras saat ini harganya sedang naik dan ini dapat membantu masyarakat.Kami berharap dari Bulog jangan panik buying,karena jika itu terjadi akan ada oknum yang memanfaatkan situasi.”Jelas Kepala Bulog Cabang Bandung Yuliyani Alzam.

Sementara ditempat yang sama Kabid perdagangan Disdagkoperin Yuni mengungkapkan,
“Pada hari ini tanggal hari Senin tanggal 27 Februari 2023,Kami bekerjasama dengan Bulog dan Bank Indonesia,mengadakan operasi pasar beras murah terkait dengan Inflasi,karena tingkat inflasi ini yang utama adalah beras yang kedua adalah cabai,Setiap kecamatan mendapatkan kuota 20 ton,sehingga untuk Kota Cimahi mendapatkan pasokan 60 ton tiap KPM boleh membeli 2 kantong beras berisi 5 Kg perkantong beras.Harga sesungguhnya adalah Rp 8.800,- perkilo namun disubsidi sebesar Rp 300,- oleh Bank Indonesia perkilonya,sehingga harga perkilonya hanya Rp 8.500,- saja.Kami hari ini diberikan jatah hanya 20 ton perkecamatan,jika ternyata belum cukup kami mohon maaf akan stop dulu,namun pihak Bulog tadi menghitung katanya estimasinya masih cukup.Saya berharap dengan digelarnya operasi pasar beras murah ini dapat meringankan beban masyarakat terkait harga beras yang cukup tinggi.”Pungkas Yuni sebagai Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi kepada wartawan.

Achmad $

Tak Kunjung selesai Masalah di RW 17 Kelurahan Leuwigajah, HinggaMenuai Polemik

0

CIMAHI – Senin (27/02/2023)
Surat Keputusan (SK) Camat Cimahi Selatan No. Surat 149.2/Kep.24/01/CMSEL/2023, tanggal 30 Januari 2023 tentang Penetapan Panitia Pemilihan Ketua Rukun Warga 17 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan,Terhitung mulai tanggal tersebut panitia yang berjumlah 9 orang mewakili dari RT 01 sampai dengan 09 RW 17 Kelurahan Leuwigajah Kota Cimahi sudah bekerja untuk mensukseskan Pemilihan Ketua RW 17 Klelurahan Leuwigajah Kota Cimahi.

Tahapan demi tahapan Pemilihan sudah dilakukan on the track sesuai dengan Permendagri no.18 tahun 2018 dan Perwal no. 53 tahun 2021, mulai Rapat Internal Panitia, pembuat an draft Tata Tertib dan Membuat Mekanisme Pemilihan,sosialisasi serta penjaringan Bakal Calon Ketua juga Penetapan Calon Ketua RW 17 Kelurahan Leuwigajah, Cimahi 27/02/2023.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemilihan Ketua RW 17 pada saat itu (tahun 2021) ada 3 Kandidat yaitu Asnim Supriatna mendapatkan suara sebanyak 36 suara, Wahyu Widyatmoko mendapatkan suara 284 suara dan H. Agus Legi 114 suara dan Pemenangnya adalah Wahyu Widyatmoko, Wahyu Widyatmoko selaku Pemenang Legowo dan kooperatif karena beliau adalah Ketua Partai politik, walau cukup panjang dua tahun baru mengambil sikap,dua tahun tersebut jabatan ketua RW hanya PJ, ini sebenarnya sudah menyalahi aturan.

Deddy Supriadi selaku Ketua DPC Paku Padjadjaran Kota Cimahi sekaligus selaku Ketua Panitia Pemilihan menyampakan pada Awak Media,”Sejak bulan Januari 2021 proses pemilihan Ketua RW 17 Kelurahan Leuwigajah Cimahi Selatan tidak kunjung selesai, apa yang jadi penyebab dan masalahnya.Warga kini mengeluhkan kepemimpinan di wilayahnya,
Kami kecewa tentang sikap Ketua RW 17 Kelurahan Leuwigajah terkait dengan Anggaran yang di ajukan Panitia Pemilihan Ketua RW 17, sampai saat ini belum direalisasikan, padahal kerja kami sudah 70 %, tinggal Proses Sosialisasi Calon Tetap juga proses Pemilihan selesai. Komunikasi yang kami lakukan dengan Ketua RW, hanya mendapat jawaban nanti di komunikasikan / dikoordinasikan dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan,sampai kapan komunikasi dan koordinasi itu tersebut rampung.”Paparnya.
Kemudian Dedi menambahkan,
“Jika saja Ketua RW 17 masih bersikap Apriori kami akan meminta transparansi uang kas RW 17 yang setiap bulannya dari para RT 01 sampai dengan 09 memberikan Iuran dari Iuran masyarakat yang dipungut dari warga, disamping itu di lingkungan RW 17 ada Swakelola Artesis yang bersumber dari dana hibah Pemerintah dan di jual kepada warga yang seharusnya menjadi pendapatan lingkungan ini harus kita tanyakan, karena alasan ketua RW 17 selama ini tidak punya Uang, satu hal menjadi ganjalan Kami, Bendahara RW 17 merangkap Bendahara PKK ini sudah menyalahi aturan, saya akan melanjutkan Laporan ke Camat dan BKD Kota Cimahi. Padahal kegiatan ini adalah bagian yang terpenting dari segala kegiatan RW,.”Tambah Dedi.

Pada kesempatan yang sama Hendra Saputra Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Gerindra menyampaikan,
“oh..ini sudah keterlaluan 2 tahun tidak selesai, 2 tahun jadi PJ RW..bagainana dengan Insentif bulanan dan serapan APBD selama ini jika RW nya bukan Definitif,Keterlaluan ini RW, kok ada pembiaran Masyarakat yg punya semangat mau membenahi tidak difasilitasi,
Apalagi Pengajuan RAB tersebut sejak tanggal 13 Februari 2023, sudah cukup lama, progress Panitia sudah 70 % , kasian mereka panitia yang sudah bekerja, saya sarankan pada Panitia minta Audensi saja ke Komisi 1 DPRD Kota Cimahi, SKPD yang terkait dengan itu saya akan panggil dalam Audensi.”Pungkas Hendra Saputra mengakhiri pembicaraan.

Saat dikonfirmasi terkait Polemik di RW 17 kepada Lurah Leuwigajah Lukman melalui aplikasi WA,Lurah Leuwigajah menjelaskan,”Alhamdulillah Kelurahan sudah membantu,Insya Allah pada saatnya nanti kami juga akan membantu.”Jelas Lukman.
Sampai berita ini diturunkan Camat Leuwigajah sedang ada acara di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi dan tidak dapat dihubungi.

(Achmad $)
Editor : dhw_robhin

LANTIK 82 ORANG CPNS, PJ. WALI KOTA CIMAHI BERPESAN UNTUK JAGA SEMANGAT MENGABDI

0

CIMAHI – Senin (27/02/2023)
Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dikdik S. Nurgahawan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus mengambil sumpah dan janji PNS Formasi Tahun 2021 pada Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Senin (27/02). Pengambilan Sumpah Jabatan 82 orang CPNS yang ditempatkan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cimahi dilakukan di Aula Gedung Techno Park Kota Cimahi.
Pada para CPNS yang telah resmi dilantik menjadi PNS Kota Cimahi yang Sebagian besar merupakan Generasi Z ini, Dikdik yakin akan membawa Kota Cimahi ke arah yang lebih baik, terutama untuk mendukung visi Kota Cimahi untuk menjadi Smart City.

“Rekan-rekan merupakan generasi PNS yang mendapat pendidikan yang sangat baik di bidangnya, dan lahir dari masa angkatan kerja yang menjadikan teknologi informasi sebagai media untuk ekspresi diri dalam bergaul dan bekerja,” tutur Dikdik dalam sambutannya.

“Karena itu, saya harap rekan-rekan dapat memberikan pemikiran yang terbaik, kreatif dan inovatif, di manapun rekan-rekan bertugas,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pengambilan sumpah janji ini bukan hanya sekedar kegiatan ceremonial juga bukan juga hanya untuk menggugurkan kewajiban sesuai Undang-Undang Pokok Kepegawaian, tetapi merupakan sumpah untuk menjadi abdi negara yang baik, berbakti kepada nusa, bangsa dan negara.

“Pertahankan lah prestasi yang sudah diraih oleh Kota Cimahi dan para PNS senior di Kota Cimahi,” pesan Dikdik.

Dikdik berharap peningkatan status dari CPNS menjadi PNS ini akan membuat meningkatkan semangat dalam pelaksanaan tugas, karena memiliki tanggung jawab harus memberikan tauladan bagi personil di lingkungan kerjanya dan masyarakat.

“Semoga rekan-rekan sekalian dapat mengemban amanah yang diberikan oleh negara dengan bekerja sekuat tenaga untuk masyarakat,” tutupnya.
Selain 82 orang CPNS, Pj. Wali Kota juga mengambil sumpah 3 orang lulusan STPDN dan 7 orang PNS yang belum diambil sumpah jabatannya, sehingga total PNS yang diambil sumpah jabatannya adalah sebanyak 92 orang.

Pengambilan sumpah jabatan PNS ini dihadiri Plt. Sekda Kota Cimahi Herry Zainy, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi Maria Fitriana, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi Lilik Setyaningsih, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi Hendra Gunawan.

Achmad $
Sumber : (Bidang IKPS/Dy)
Editor : dhw_robhin